Surah Al-Mu'min

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Surah Al-Mu’min)
Lompat ke: navigasi, cari
al-Mu'min
المؤمن
Gafir.png
Informasi
Arti Orang Yang Beriman
Nama lain Ghafir
At-Tawl atau Zit Tawl
Ha Mim al-Mu'min
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 40
Juz Juz 24
Statistik
Jumlah ruku' 9 ruku
Jumlah ayat 85 ayat

Surah Al-Mu'min (Arab: المؤمن ,"Orang Yang Beriman") atau Surah Ghafir (Arab: غافر ) adalah surah ke-40 dalam Al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 85 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Surah ini diturunkan setelah surah Az-Zumar dan memiliki 3 nama yaitu Al-Mu'min, Ghafir, dan At-Tawl.

Nama[sunting | sunting sumber]

Surah ini memiliki 3 nama. Nama yang sering digunakan adalah Al-Mu'min. Sedangkan 2 nama lainnya adalah Ghafir dan At-Tawl atau Zit Tawl. Ketiga nama surah ini merupakan nama resmi dan memiliki kaitan dengan surah ini.

Nama Al-Mu'min (Arab:المؤمن ) diperoleh dari hadits nabi[1] yang menyebutnya sebagai surah Ha Mim Al-Mu'min dengan diawali huruf Ha Mim. Hal ini digunakan untuk membedakannya dengan surah lain yang dimulai dengan ayat Mutasyabihat Ha Mim yang sama seperti surah As-Sajdah yang juga disebut Ha Mim As-Sadjah. Selain itu, kata Al-Mu'min yang berarti "Laki-Laki Yang Beriman" merujuk pada kisah seorang laki-laki beriman yang terdapat dalam ayat 28 surah ini. Ia merupakan pengikut Fir'aun dan seorang Qibti. Namun, ia menyembunyikan keimanannya. Hingga suatu hari ia menerima dakwah Musa dan membelanya. Orang ini dijelaskan Al-Quran sebagai orang yang membela dakwah. Ada beberapa pendapat mengenai siapa nama orang ini. Dalam Tafsir Ibnu Katsir, ia adalah "Habib".[2] At-Tabari berpendapat bahwa ia adalah "Khair". Sedangkan Ibnu Abbas berpendapat bahwa ia adalah "Hazbil" atau "Hazfil". Dan ada juga yang menyebutnya "Syam'an"[3].

Nama Ghafir (Arab:غافر) diambil dari ayat ke-3 surah ini yang di dalamnya terdapat kata Ghafir. Kata Ghafir juga merupakan salah satu sifat Allah yang artinya "Mengampuni". Sedangkan nama At-Tawl juga diambil dari ayat ke-3 dari kata Zit Tawl yang terdapat di akhir ayat. At-Tawl memiliki arti "Mempunyai Karunia Yang Tidak Putus."[4]

Pokok-pokok terjemahan[sunting | sunting sumber]

  1. Ha Mim, Kitab ini dikirimkan dari Allah, Yang Maha Perkasa, Maha Mengetahui; Yang Mengampuni kesalahan serta Yang menerima taubat; Yang PenghukumanNya Keras serta Yang Mengatur karunia. Tiada Tuhan selain Dia serta kepada Dia merupakan tempat kesudahan. (Ayat:1-3)
  2. Tiada yang memperdebatkan ayat-ayat Allah, selain orang-orang kafir, maka jangan biarkan orang-orang itu berkeliaran di berbagai negeri,
    sebelum orang-orang itu, kaum Nuh telah mendustakan sebagaimana aliran-aliran sesudah mereka; bahwa setiap umat telah bersiasat terhadap Rasul mereka untuk menangkap dirinya bahkan umat itu membantah melalui kesia-siaan untuk melawan Kebenaran; oleh karena itu Aku menumpas umat itu, maka betapa dahsyat KemurkaanKu! demikianlah pasti berlaku Keputusan Tuhanmu terhadap orang-orang yang kafir, karena sungguh orang-orang itu merupakan golongan penghuni Neraka. (Ayat:4-6)
  3. Segala yang menopang 'Arsy beserta segala yang berada di sekeliling tempat itu memuliakan dengan puji-pujian terhadap Tuhan mereka; serta mereka beriman kepada Dia juga mereka memohonkan pengampunan untuk orang-orang beriman: "Wahai Tuhan kami, Kasih beserta IlmuMu meliputi segala sesuatu, maka ampunilah orang-orang yang bertaubat maupun orang-orang yang mengikuti KehendakMu, serta lindungilah mereka terhadap Azab Gejolak Neraka,  
    Wahai Tuhan kami, tempatkanlah mereka ke dalam surga 'Adn yang telah Engkau janjikan untuk mereka serta orang-orang yang berperilaku baik dari leluhur-leluhur mereka maupun istri-istri mereka juga keturunan mereka semua, sungguh Engkaulah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana, serta lindungilah orang-orang itu terhadap kejahatan; bahwa orang-orang yang Engkau lindungi terhadap kejahatan pada hari itu tentulah Engkau Mengasihi golongan itu bahwa itulah anugerah yang luar biasa". (Ayat:7-9)
  4. Kemudian diserukan kepada orang-orang yang kafir: "tentulah Kebencian Allah lebih dahsyat dibanding kebencian kalian terhadap diri kalian sendiri, oleh karena kalian telah diseru untuk beriman kemudian kalian mengingkar", orang-orang itu mengatakan: "Wahai Tuhan kami Engkau telah mematikan kami dua kali juga telah menghidupkan kami dua kali, kemudian kami mengakui kesalahan-kesalahan kami maka adakah suatu kesempatan untuk keluar?"  :"hal yang demikian itu akibat kalian membantah apabila hanya Allah yang diserukan serta kalian percaya apabila Allah dipersekutukan, maka Keputusan berada pada Allah, Yang Maha Luhur, Maha Dahsyat." (Ayat:10-12)
  5. Dialah yang memperlihatkan kepada dirimu, Bukti-Bukti pertandaNya, serta yang mengaruniakan untuk dirimu, rezeki dari langit. Dan tiada yang mendapat pelajaran terkecuali golongan yang bertaubat. (Ayat:13)
  6. Maka sembahlah Allah secara tulus untuk Dia, sekalipun golongan yang kafir membenci hal yang demikian. (Ayat:14)
  7. Yang Dipermuliakan, Yang menguasai Arsy, Yang mengutus Ruh melalui perintahNya kepada orang yang Dia kehendaki di antara hamba-hambaNya supaya orang tersebut memperingatkan Hari Pertemuan; sebuah Hari ketika mereka bangkit; tiada suatu pun yang tersembunyi bagi Allah, 
    ": "Milik siapakah kerajaan pada Hari ini? Milik Allah Yang Tunggal, Yang Maha Mengalahkan, pada Hari ini setiap jiwa dibalas sesuai yang telah ia usahakan; tiada satupun yang diperlakukan secara zalim pada Hari ini, ketahuilah bahwa Allah Maha Teliti PerhitunganNya." (Ayat:15-17)
  8. Peringatkan mereka tentang hari yang semakin mendekat, yakni ketika kalbu menyesak ke leher dengan menahan kesedihan; tiada kawan untuk orang-orang yang zalim, serta tiada perantaraan yang diterima. Dialah yang mengetahui pandangan yang berkhianat beserta hal-hal yang disembunyikan kalbu; Bahwasanya Allah menetapkan Hukum berdasar Kebenaran, sementara segala hal yang mereka seru selain Dia tiada layak menetapkan Hukum berdasar sesuatu apapun; ketahuilah bahwa Allah, Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Mengawasi. (Ayat:18-20)
  9. Dan tidakkah mereka menjelajahi bumi, lalu mereka memperhatikan bagaimana akhir riwayat generasi-generasi sebelum mereka, generasi-generasi itu merupakan lebih hebat dibanding mereka serta lebih berjasa di bumi kemudian Allah menumpas generasi-generasi itu akibat berbagai dosa generasi-generasi itu sendiri; generasi-generasi itu tidaklah mempunyai pelindung terhadap Allah,
    hal yang demikian itu karena para Rasul telah datang kepada generasi-generasi itu sambil membawa bukti-bukti jelas lalu generasi-generasi itu membantah; sehingga Allah yang menghukum generasi-generasi itu, sungguh Dialah Yang Maha Tangguh, Maha Tegas dalam Penghukuman. (Ayat:21-22)
  10. Dan sungguh telah Kami utus Musa disertai ayat-ayat Kami juga bukti-bukti jelas untuk menghadap kepada Fir'aun, Haman serta Karun; maka mereka mengatakan: "seorang penyihir yang berdusta",
    tatkala ia datang kepada orang-orang itu disertai Kebenaran dari sisi Kami mereka mengatakan: "Bunuhlah putra-putra dari orang-orang yang beriman yang berpihak dengannya, serta biarkan hidup perempuan-perempuan mereka", namun siasat golongan yang kafir itu tidak lain adalah kesia-siaan, lalu Fir'aun mengatakan: "Biarkan aku saja yang membunuh Musa lalu hendaklah ia berdoa kepada Tuhannya, sebab aku benar-benar mengkhawatirkan ia akan mengganti agama kalian atau ia akan menimbulkan kekacauan di muka bumi",  maka Musa berkata: "Sungguh aku berlindung pada Tuhanku maupun Tuhan kalian terhadap setiap orang angkuh yang tidak mengimani Hari Perhitungan." (Ayat:23-27)
  11. Bahwasanya terdapat seorang laki-laki beriman di antara para pengikut Fir'aun yang menyembunyikan keimanannya; orang tersebut menyerukan: "Apakah kalian akan membunuh seorang laki-laki karena ia menyatakan: "Tuhanku adalah Allah" padahal bukti-bukti jelas telah hadir kepada kalian dari Tuhan kalian; sekiranya ia memang seorang pendusta maka ia sendiri yang menanggung dusta itu; akan tetapi jika ia seorang yang benar niscaya sebagian perkara yang ia ancamkan terhadap kalian akan menimpa kalian" sebab Allah tidak membimbing orang-orang melampaui batas yang mendustakan,  
    : "Wahai kaumku, di pihak kalian kerajaan pada hari ini untuk berkuasa di bumi maka siapakah yang akan menyelamatkan kita terhadap Kegeraman Allah tatkala itu menimpa kita!" Fir'aun mengatakan: "tidaklah aku mengemukakan kepada kalian, melainkan hal yang aku kehendaki; serta aku tidak membimbing kalian selain kepada ketentuan yang semestinya", 
    maka orang beriman tersebut berkata: "Wahai kaumku, aku khawatir kalian akan ditimpa sebagaimana golongan yang bersekutu terdahulu, serupa keadaan kaum Nuh, 'Aad, Tsamud maupun orang-orang yang menggantikan mereka, sungguh Allah tiada ingin bertindak zalim terhadap hamba-hambaNya, 
    Wahai kaumku, sungguh aku khawatir terhadap diri kalian pada Hari panggil-memanggil, sebuah Hari ketika kalian mundur menghindar, tiada satupun yang menyelamatkan kalian terhadap Allah; maka barangsiapa yang diliarkan Allah niscaya tiada satu pun yang sanggup menjadi pembimbing, 
    sungguh sebelumnya Yusuf pernah hadir kepada kalian disertai bukti-bukti jelas akan tetapi kalian meragukan tentang hal-hal yang telah ia sampaikan kepada kalian, hingga ketika ia meninggal dunia; kalian mengatakan: "Allah takkan mengutus seorang pun sepeninggal dirinya," demikianlah Allah liarkan orang-orang yang berdosa serta yang meragu, orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa keterangan yang telah sampai kepada mereka; betapa besar Kemurkaan Allah beserta diri orang-orang yang beriman, Demikianlah Allah mengunci kalbu orang yang sombong serta zalim,  
    maka Fir'aun mengatakan: "Wahai Haman, dirikan untuk diriku sebuah bangunan yang menjulang tinggi sehingga aku sampai ke tingkap-tingkap di langit, supaya aku dapat melihat Tuhannya Musa; oleh karena aku menganggap ia sebagai seorang pendusta," demikianlah Fir'aun menganggap baik perbuatan buruk itu, maka orang itu terhalangi terhadap Ketentuan; akan tetapi tipu daya Fir'aun itu tidak lain mencelakakan diri mereka sendiri,
    Orang beriman tersebut berkata: "Wahai kaumku, ikutilah aku niscaya aku akan membimbing kalian menuju Jalan yang tepat, 
    Wahai kaumku, bahwasanya kehidupan dunia ini hanyalah hiburan; sebab Akhirat itulah negeri yang abadi; barangsiapa memperbuat kejahatan, maka orang tersebut tidak akan dibalas melainkan sebanding dengan kejahatan itu sendiri sedangkan barangsiapa yang memperbuat kebajikan; baik laki-laki maupun perempuan, yang berada dalam keadaan beriman; maka mereka itulah yang akan masuk Surga, mereka diberi karunia tanpa batas disana, 
    Wahai kaumku, bagaimanakah kalian ini, tatkala aku mengajak kalian menuju keselamatan akan tetapi kalian mengajak diriku menuju Neraka?  apakah kalian mengajak diriku supaya kafir terhadap Allah; melalui mempersekutukan Dia dengan sesuatu yang tidak kuketahui, sewaktu aku sedang mengajak kalian kepada Yang Maha Perkasa, Maha Pengampun? sudah pasti bahwa apapun yang kalian seru supaya aku beriman kepada hal demikian itu tiada dapat memperkenankan doa apapun baik di dunia maupun di Akhirat, sungguh kelak kita akan berpulang kepada Allah; maka sungguh orang-orang yang melampaui batas, orang-orang itu merupakan golongan penghuni Neraka, kelak kalian akan ingat mengenai hal yang kukatakan kepada kalian, bahwa aku menyerahkan urusanku pada Allah, sungguh Allah Maha Mengawasi hamba-hambaNya",
    maka Allah meluputkan orang itu terhadap perkara yang mereka ada-adakan, sedangkan kaum Fir'aun dikepung oleh Azab yang mengerikan, kepada mereka dinampakkan Neraka pada pagi serta petang, ketika Hari Kemestian terlaksana, : "Masukkan para pengikut Fir'aun ke dalam Azab yang sangat pedih". (Ayat:28-46)
  12. Ketika mereka berbantah-bantahan dalam Neraka, maka golongan yang lemah berkata kepada golongan yang menyombongkan diri: "bahwa kami adalah pengikut-pengikut kalian, maka dapatkah kalian menghindarkan kami terhadap Azab Neraka?" golongan yang menyombongkan diri mengatakan: "Sungguh kita semua bersama-sama di tempat demikian oleh karena Allah yang telah menetapkan keputusan terhadap hamba-hambaNya", 
    lalu orang-orang yang berada dalam Neraka berkata kepada para penjaga Jahannam: "Mohonkan kepada Tuhan kalian supaya Dia menghentikan Azab kepada kami untuk sehari saja",  mereka mengatakan: "Belumkah hadir kepada kalian; para Rasul kalian yang disertai keterangan-keterangan jelas?" mereka berkata: "tidak demikian", mereka mengatakan: "Berdoalah", namun doa golongan kafir itu tidak lain adalah kesia-siaan,  
    sungguh Kamilah yang menyelamatkan para Rasul Kami beserta orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia beserta pada Hari para saksi dihadirkan, sebuah Hari ketika pernyataan maaf dari golongan yang zalim tidak diterima lalu kutukan menimpa golongan itu serta kediaman yang buruk untuk golongan itu. (Ayat:47-52)
  13. Bahwa sungguh telah Kami berikan Bimbingan kepada Musa; serta telah Kami serahkan Al-Kitab kepada Bani Israel, sebagai Bimbingan serta peringatan bagi golongan yang berpemahaman baik,
    maka bersabarlah, sebab janji Allah merupakan Kebenaran, maka mohonkan pengampunan untuk kesalahan-kesalahanmu;
    lalu muliakanlah seraya memuja-muji Tuhanmu pada waktu petang serta pagi,
    orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa keterangan jelas yang sampai kepada mereka, sebenarnya tiada apapun dalam dada orang-orang itu selain keangkuhan yang takkan tercapai, maka mohonlah perlindungan kepada Allah, sungguh Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Mengawasi,  
    bahwa penciptaan langit beserta bumi merupakan hal lebih dahsyat dibanding penciptaan manusia akan tetapi sebagian besar umat manusia tidak mengetahui. (Ayat:53-57)
  14. Dan tidaklah setara orang buta dibanding orang yang dapat memandang, demikian halnya orang-orang yang beriman serta memperbuat berbagai kebajikan dibanding golongan durhaka, sedikit sekali kalian mengambil pelajaran. (Ayat:58)
  15. Sungguh Kemestian akan terlaksana, tiada keraguan tentang perkara yang demikian akan tetapi sebagian besar umat manusia tiada percaya. (Ayat:59)
  16. Bahwa Tuhan kalian berfirman: "Berdoalah kepadaKu! niscaya akan Kuperkenankan untuk kalian, sungguh orang-orang yang menyombongkan diri untuk menyembahKu, kelak orang-orang itu masuk Jahannam dalam keadaan terhina." (Ayat:60)
  17. Allah yang menjadikan malam untuk kalian supaya kalian beristirahat padanya; serta yang menjadikan siang terang, sungguh Allah benar-benar mengurus karunia untuk umat manusia akan tetapi sebagian besar umat manusia tidak berterima kasih, 
    demikian itu merupakan Allah, Tuhan kalian, Pencipta segala sesuatu, tiada Tuhan selain Dia; maka bagaimanakah kalian dipalingkan? maka dipalingkan orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah,  
    Allah yang menjadikan bumi untuk kalian sebagai tempat kediaman serta langit sebagai atap,
    Yang membentuk kalian lalu menyusun tubuh kalian maupun yang menghidupi kalian dengan berbagai hal yang bermanfaat, demikian itu adalah Allah Tuhan kalian, Maha Diagungkan Allah, Tuhannya semesta alam, Dialah Yang Hidup, tiada Tuhan selain Dia; maka sembahlah kepada Dia secara tulus dalam beragama untuk Dia, Terpujilah Allah, Tuhannya semesta alam. (Ayat:61-65)
  18. Katakanlah: "Sungguh aku dilarang menyembah segala yang kalian puja-puja selain Allah tatkala telah datang keterangan-keterangan jelas kepada diriku dari Tuhanku bahwa aku diperintahkan supaya berserah kepada Tuhannya semesta alam.
    Dialah yang telah menciptakan kalian berbahan debu kemudian nutfah, sesudah itu gumpalan, kemudian kalian dilahirkan sebagai seorang bayi, maka kalian berkembang sampai masa dewasa, kemudian menjadi tua, di antara kalian ada yang diwafatkan sebelum itu karena kalian mencapai batas yang telah ditentukan serta supaya kalian berpikir; Dialah Yang Menghidupkan serta Yang Mematikan, maka apabila Dia menetapkan sesuatu urusan, Dia hanya mengatakan tentang itu: "Jadi!" maka terjadi." (Ayat:66-68)
  19. Apakah kalian tidak memperhatikan orang-orang yang membantah ayat-ayat Allah? bagaimanakah orang-orang itu dipalingkan?
    orang-orang yang mendustakan Al-Kitab maupun hal-hal yang dibawa oleh para Rasul Kami yang telah diutus, kelak orang-orang itu memahami, ketika belenggu serta rantai dipasang di leher orang-orang itu seraya orang-orang itu diseret ke dalam air mendidih lalu orang-orang itu dibakar kemudian diserukan kepada orang-orang itu: "Dimanakah hal-hal yang kalian persekutukan selain Allah?" orang-orang itu mengatakan: "hal-hal yang demikian itu telah lenyap dari kami, sebenarnya kami dahulu tiada pernah menyeru apapun", seperti demikianlah Allah meliarkan golongan kafir
    :"Hal itu disebabkan kalian bersenang-senang di muka bumi secara sembarangan sebab kalian memang berlaku keji, masukilah gerbang-gerbang Jahannam, untuk selamanya disana, maka itulah seburuk-buruk kediaman untuk golongan yang menyombongkan diri." (Ayat:69-76)
  20. Maka bersabarlah, sungguh janji Allah adalah Kebenaran;
    meskipun Kami perlihatkan kepadamu sebagian perkara yang Kami ancamkan kepada mereka atau telah Kami wafatkan kamu, maka kepada Kami mereka berpulang. (Ayat:77)
  21. Bahwa sungguh telah Kami utus beberapa Rasul sebelum dirimu, sebagian mereka ada yang Kami kisahkan kepadamu sedangkan sebagian mereka ada yang tidak Kami kisahkan kepadamu,
    tiada mungkin seorang Rasul menyampaikan suatu ayat melainkan atas perintah Allah;
    apabila telah terlaksana Ketetapan Allah yang terjadi berdasar Kebenaran maka hancurlah golongan yang mengandalkan kesia-siaan. (Ayat:78)
  22. Bahwasanya Allah yang menjadikan hewan ternak untuk kalian, sebagiannya untuk kalian kendarai sedang sebagian lain untuk kalian makan. Dan terdapat berbagai manfaat lain pada hewan ternak itu untuk kalian serta supaya kalian merasa tentram dalam kalbu kalian sewaktu mengendarainya; Dan pada hewan itu serta para bahtera, kalian dapat diangkut; dan Dia memperlihatkan kepada kalian, Bukti-Bukti pertandaNya, maka manakah Bukti-Bukti pertanda Allah yang kalian ingkari? (Ayat:79-81)
  23. Maka apakah mereka tiada menjelajahi bumi lalu mereka memperhatikan bagaimana akhir riwayat generasi-generasi sebelum mereka; generasi-generasi tersebut lebih hebat dibanding mereka serta lebih berjasa di bumi, namun hal-hal yang generasi-generasi tersebut usahakan itu tidak berguna untuk diri generasi-generasi tersebut sewaktu para Rasul mereka beserta keterangan-keterangan jelas datang kepada generasi-generasi tersebut, generasi-generasi tersebut membanggakan diri dengan hal-hal yang berada pada diri sendiri;
    sehingga generasi-generasi tersebut diliputi oleh hal-hal yang mereka cemoohkan itu pada hari ini, ketika mereka mendapati Murka Kami, mereka mengatakan: "kami mengimani Allah saja serta kami ingkar terhadap hal-hal yang sebelumnya kami persekutukan terhadap Dia" maka iman mereka tidak bermanfaat untuk mereka tatkala mereka telah dihantam Kemurkaan Kami, demikianlah ketetapan Allah yang telah berlaku terhadap hamba-hambaNya, maka pada saat itu pula golongan yang kafir dibinasakan. (Ayat:82-85)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda, "Orang yang membaca ayat Kursi dan awal ayat surah Ha Mim Al-Mu'min, dilindungi pada hari kiamat dari pertanyaan. (HR At-Tirmizi, Al-Baihaqi dan Ad-Darimi)
  2. ^ Al-Mawardi. Kitab An-Nakt wal 'Uyun. Jilid 5, hal 152.
  3. ^ Kitab At-Ta'rif wal i'lam. hal. 131 dan 151.
  4. ^ EraMuslim. Ust. H. Ahmad Sarwat - Perbedaan nama surah dalam Al-Qur'an

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah Az-Zumar
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah Fussilat
Surah 40