Munajah Cinta (sinetron)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Munajah Cinta (sinetron)
MunajahCinta.jpeg
Siaran
Stasiun televisi RCTI.svg
Kronologi
Diawali oleh Cahaya
Dilanjutkan oleh Yasmin

Munajah Cinta adalah sebuah sinetron produksi Sinemart yang ditayangkan secara stripping (setiap hari) di televisi swasta di Indonesia, yaitu RCTI, pada pukul 20.00, mulai tanggal 4 Mei 2008, Sebanyak 92 Episode.

Pemain[sunting | sunting sumber]

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Attar (Baim Wong) adalah seorang pemuda kaya, tampan, dan cenderung playboy. Ia adalah anak pejabat yang sibuk berkampanye mencalonkan diri sebagai Gubernur. Meski begitu, sebenarnya ia adalah pemuda yang baik. Attar jatuh cinta pada teman masa kecilnya, Khumaira (Rianti Cartwright). Dan karena ingin mendapatkan hati Khumaira, Attar pun mulai mendalami agama di sebuah desa dengan bimbingan Kyai Siddiq (Mochtar Sum), paman Khumaira.

Saat mencari desa tempat tinggal Kyai Sidik, Attar bertemu dengan Maemunnah (Zaskia Adya Mecca), seorang gadis desa yang menolongnya menemukan alamat Kyai Sidik. Sejak itu, keduanya pun semakin akrab.

Waktu pun berlalu. Attar mulai berubah menjadi seorang pemuda yang shaleh dan bijaksana. Tutur kata & sikapnya pun menjadi lebih sopan. Hal itu membuat Khumaira semakin kagum dan menyayangi Attar. Ia tidak tahu, bahwa cinta Attar hanyalah milik seorang wanita, Khumaira.

Maemunah sebenarnya telah dijodohkan oleh ayahnya, Kasan (Pietra Jaya Burnama) dengan seorang rentenir, Bakrie (Adipura). Kasan terpaksa menjodohkan anaknya, karena ia terlilit hutang banyak dan tidak mampu membayarnya. Di saat akan dilaksanakan ijab Kabul, Maemunah kabur. Mae lari ke Musholla tempat Kyai Sidik dan Attar tinggal. Ia meminta Attar untuk menyelamatkannya. Atas bantuan Kyai Sidik, Maemunah diantarkan kembali ke ayahnya, dan pernikahan Maemunah pun ditunda.

Hari-hari berlalu. Kasan selalu disiksa oleh Bakrie, agar mau memaksa Maemunah untuk menikahinya dengan ikhlas. Tetapi Kasan tidak mau mengorbankan anaknya lagi. Ia meminta Maemunah untuk pergi jauh. Karena tidak tahu harus kemana, Maemunah kembali menemui Attar. Tapi betapa terkejutnya ia mendengar berita bahwa Attar telah kembali ke Jakarta. Maemunah pun dengan nekat menyusul Attar ke Jakarta.

Attar kembali ke Jakarta karena mengetahui ibu Khumaira sakit keras. Ia ingin selalu berada di sisi Khumaira dan mendampinginya melalui masa-masa sulit, karena tak lama kemudian ibu Khumaira meninggal dunia.

Maemunah berhasil menemukan alamat Attar di Jakarta. ia mendapatkannya dari surat yang dia temukan di musholla. Tapi sesampainya di sana, ia tidak mendapati Attar di sana. Dan Maemunah pun semakin sedih ketika mendengar alasan ketidakadaan Attar di rumah itu karena ia sedang melayat ke rumah calon mertuanya.

Melihat kehadiran Maemunah di rumah Attar membuat orang tua Attar tidak merasa nyaman. Mereka meminta Attar untuk segera mencari tempat tinggal bagi gadis desa itu. Karena keberadaan Maemunah di rumah mereka akan menimbulkan fitnah, dan itu tidak baik bagi karier SANJAYA (Dwi Yan), ayah Attar. Atas musyawarah dengan Khumairah dan Kyai Sidik, Memunah pun tinggal di rumah Khumairah. Selain karena Maemunah tidak mungkin dipulangkan ke desa, keberadaannya juga dibutuhkan untuk menemani Khumairah yang tinggal sendiri karena baru saja kehilangan ibunya.

Tetapi masalah tidak berhenti sampai di sana. maemunah yang menjalani hari-harinya di rumah Khumairah pun tanpa sadar menjadi “Khumaira wanna be”. Maemunah ingin menjadi sesempurna Khumairah, agar Attar tidak melupakannya. Hal ini membuat Attar merasa terganggu, ia menganggap Maemunah telah memanfaatkan Khumaira. Tetapi ia juga tidak tega terhadap Maemunah, karena sudah ia anggap sebagai adiknya sendiri.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]