Kereta api Tumapel

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kereta api Tumapel
KA TUMAPEL.png
Info
Kelas Ekonomi AC
Sistem Kereta Api Lokal
Status Beroperasi
Lokal Daop 8 Surabaya
Stasiun terminus Surabaya (Gubeng atau Kota)
Malang Kota Baru
Jumlah stasiun 12-13
Rute pelayanan 2
Nomor KA 460 dan 467
Operasional
Dibuka 1 Juni 2014
Pemilik PT Kereta Api Indonesia
Operator Daerah Operasi VIII Surabaya
Depot Sidotopo (SDT), Untuk Lokomotif Kereta
Malang (ML), Untuk Rangkaian Kereta
Sarana yang dijalankan CC 201, CC 203, CC 206
Lebar sepur 1067 mm
Kecepatan operasi 50 s.d. 80 km/jam
Peta Rute
Surabaya Kota - Blitar
Untuk Kereta api Penataran, Tumapel      dan Dhoho, KRD Kertosono     
Surabaya Kota
Ke SDT
Ke SBI
Surabaya Gubeng
Wonokromo
Ke Waru
Ke Mojokerto
Waru
Sepanjang
Gedangan
Boharan
Sidoarjo
Krian
Tanggulangin
Tarik
Porong
Kedinding
Ke Jember
Mojokerto
Bangil
Curahmalang
Lawang
Sumobito
Singosari
Peterongan
Blimbing
Jombang
Malang
Sembung
Malang Kotalama
Ke Tulungagung
Kepanjen
Kertosono Ke Solo
Ngebruk
Ke Jombang
Sumberpucung
Papar
Pohgajih
Kediri
Kesamben
Ngadiluwih
Wlingi
Kras
Talun
Tulungagung
Garum
Sumbergempol
Ngunut
Rejotangan
Blitar
Ke Jombang
Ke Malang
Keterangan
  • KA Tumapel berteminus di Stasiun Malang
  • KA Tumapel berteminus di Stasiun Surabaya Gubeng (ke Malang)
  • KA Tumapel berteminus di Stasiun Surabaya Kota (dari Malang)
  • KA Lokal KTS berhenti di Stasiun bertanda bolong
  • KA Rapih Dhoho memutar di Stasiun Kertosono

Kereta api Tumapel adalah kereta api kelas ekonomi AC yang melayani relasi Malang Kota Baru - Surabaya Kota dan Surabaya Gubeng - Malang Kota Baru. Selama beberapa tahun, nama "Tumapel" sempat menghilang dan jalur Malang-Surabaya hanya dilayani oleh rangkaian Kereta api Penataran (Surabaya-Malang-Blitar PP). Namun sejak tanggal 1 Juni 2014, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi VIII Surabaya kembali menyematkan nama tersebut pada KA yang banyak dimanfaatkan oleh Kaum komuter dari Malang dan Sidoarjo yang bekerja di Kota Surabaya. Kereta api ini lebih sering disebut masyarakat sebagai KA Penataran juga meskipun rutenya hanya sampai Malang saja.

Susunan rangkaian[sunting | sunting sumber]

Lokomotif (CC201, CC203, CC204 Batch 1 atau CC206), enam kereta penumpang kelas ekonomi (K3), satu kereta penumpang ditambah fasilitas makan dan/pembangkit (KMP3/KP3), serta satu gerbong aling-aling berupa bagasi (B) atau KP3.

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal perjalanan KA Tumapel per 1 April 2017 (berdasarkan Gapeka 2017).

KA 430 Tumapel (Malang - Surabaya Kota)

Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Malang Kota Baru - 04.30
Blimbing 04.37 04.39
Singosari 04.48 04.50
Lawang 05.01 05.04
Bangil 05.41 05.51
Porong 06.04 06.06
Tanggulangin 06.11 06.13
Sidoarjo 06.20 06.23
Gedangan 06.32 06.38
Waru 06.44 06.47
Wonokromo 06.54 06.59
Surabaya Gubeng 07.05 07.08
Surabaya Kota 07.16 -

KA 437 Tumapel (Surabaya Gubeng - Malang)

Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Surabaya Gubeng - 19.50
Wonokromo 19.56 19.59
Waru 20.06 20.08
Gedangan 20.14 20.20
Sidoarjo 20.29 20.38
Tanggulangin 20.45 20.47
Porong 20.52 20.54
Bangil 21.07 21.16
Lawang 21.53 21.56
Singosari 22.07 22.09
Blimbing 22.18 22.20
Malang Kota Baru 22.28 -

Sejarah nama[sunting | sunting sumber]

Nama Tumapel diambil dari nama sebuah wilayah yang pernah dikuasai oleh Kerajaan Singasari oleh Ken Arok setelah membunuh Tunggul Ametung, dan saat ini termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Dan di daerah tersebut juga terdapat candi yang bernama sama, yaitu Tumapel, atau masyarakat lokal lebih sering menyebutnya Candi Singosari.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]