Lompat ke isi

Nglegok, Blitar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Nglegok
Candi Penataran
Candi Penataran
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenBlitar
Pemerintahan
  CamatDodot Darudono, S.STP., M.AP
Populasi
  Total76.294 jiwa
Kode pos
66181
Kode Kemendagri35.05.09 Edit nilai pada Wikidata
Kode BPS3505170 Edit nilai pada Wikidata
Luas92,56 km²
Desa/kelurahan11
Peta
PetaKoordinat: 7°59′42″S 112°12′50″E / 7.99500°S 112.21389°E / -7.99500; 112.21389

Nglegok adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Blitar. Lokasinya strategis karena berada tepat di utara Kota Blitar dan wilayahnya memanjang hingga kawasan lereng Gunung Kelud. Nglegok memiliki lahan yang subur dan ditanami berbagai komoditas seperti nanas, kopi, cengkeh, durian, dan lainnya. Dari sektor perikanan, Nglegok dikenal sebagai sentra ikan koi yang diabadikan dalam berbagai monumen di Blitar.[1] Sedangkan dari sektor pertambangan, Nglegok kaya akan pasir dari aliran lahar Kelud.[2] Nglegok adalah wilayah yang ramai dengan fasilitas seperti pasar (contohnya Pasar Nglegok dan Penataran), stadion, serta masjid. Kecamatan ini juga memiliki berbagai objek wisata populer yang menjadi ikon dari Blitar yaitu Candi Penataran dan Perkebunan Kopi Karanganyar.[3][4]

Candi Penataran adalah salah satu kompleks candi terbesar di Jawa Timur. Candi tersebut bercorak Hindu yang dibangun pada masa Kerajaan Kediri sekitar tahun 1200 M dan berlanjut hingga masa Kerajaan Majapahit. Di kompleks candi tersebut terdapat fasilitas lain seperti kolam renang hingga Museum Penataran yang menyimpan berbagai benda bersejarah dari seluruh wilayah Blitar.[3][5] Sedangkan Perkebunan Kopi Karanganyar (De Karanganjar Koffieplantage) merupakan perkebunan kopi tertua di Blitar yang dibangun tahun 1874. Wisata edukasi ini memiliki nuansa yang sejuk dan masih mempertahankan nilai historisnya. Salah satunya kamar dari Presiden Soekarno yang pernah singgah disini pada tahun 1957.[4][6]

Peta kecamatan di Blitar
(Nglegok terletak di utara Kota Blitar)

Nglegok adalah kecamatan yang terletak di utara Kota Blitar dan berada di lereng barat daya Gunung Kelud. Jalan utama di Nglegok adalah Jalan Raya Penataran yang melintas dari selatan di Kota Blitar menuju pusat kecamatan di Kelurahan Nglegok, kemudian berlanjut hingga kawasan Candi Penataran. Jalan tersebut juga menjadi salah satu alternatif menuju Kota Blitar dari arah Kediri.[7] Geografi Nglegok di dekat Kota Blitar berupa dataran rendah dengan lahan yang didominasi areal persawahan, sedangkan semakin mendekati Kelud mulai banyak ditemukan kawasan perkebunan yang luas seperti Perkebunan Gambar dan Karanganyar.[8] Di tengah perkebunan tersebut terdapat perkampungan terpencil seperti Kampung Kali Kuning dan Kali Badak. Sedangkan kawasan yang paling dekat dengan puncak Kelud berupa hutan lebat yang masih asri.[9]

Tambang Pasir Kali Bladak

Nglegok adalah salah satu kawasan yang dilintasi aliran lahar dari letusan Gunung Kelud. Letusan tersebut membawa material padat ke arah hilir dan merusak pemukiman yang ada. Sisa-sisa lahar tersebut masih ada hingga sekarang, yang terbesar adalah Kali Bladak. Kali Bladak merupakan salah satu pusat penambangan pasir Kelud di Blitar, tetapi kebanyakan penambang yang beraktivitas disini bersifat ilegal atau tak berizin sehingga menimbulkan kerusakan lingkungan sekitar dan mendapat protes dari masyarakat.[10][11] Pemerintah membangun infrastruktur berupa "sabo dam" atau "cekdam" yaitu bangunan untuk membendung derasnya aliran lahar. Sabo dam ini juga berfungsi sebagai jembatan penghubung antar desa walaupun bentuknya sempit dan tanpa pagar, salah satunya menghubungkan Nglegok dengan Ngancar (Kediri).[12][13]

Batas wilayah Kecamatan Nglegok adalah sebagai berikut:[14]

Utara Kabupaten Kediri (Kecamatan Ngancar)
TimurKecamatan Garum dan Gunung Kelud
Selatan Kota Blitar
BaratKecamatan Ponggok

Daftar desa dan dusun

[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Nglegok terdiri dari 1 kelurahan dan 10 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:[14]

Daftar kelurahan

[sunting | sunting sumber]
No. Nama Desa Nama Dusun / Dukuh / Lingkungan Ref
1 Nglegok Nglegok 1, Nglegok 2, Karanganom, Kedungwaru, Palulo, Selorejo, Sumberwungu [14]

Daftar desa

[sunting | sunting sumber]
No. Nama Desa Nama Dusun atau Dukuh Ref
1 Bangsri Bangsri I, Bangsri II, Banjarjo, Kledan, Tambakrejo [14]
2 Dayu Dayu, Kambingan, Ngentak, Sanan [14]
3 Jiwut Jiwut, Bendil, Darungan, Klampok, Ngrobyong [14]
4 Kedawung Kedawung, Salam, Sidodadi [14]
5 Kemloko Kemloko, Kuwut [14]
6 Krenceng Krenceng [14]
7 Modangan Modangan, Bulu, Karanganyar Barat, Karanganyar Timur, Karangnongko, Karangtalun [14]
8 Ngoran Pesantren, Rejosari [14]
9 Penataran Penataran, Candisewu, Kalibadak, Kalikuning, Pacuh, Sumberkecek [14]
10 Sumberasri Sumbersari, Bringin, Gambar Anyar, Kampung Anyar, Ngabru, Sumberasri [14]

Tempat terkenal

[sunting | sunting sumber]

Komplek Candi Penataran

[sunting | sunting sumber]
Museum Penataran
  • Candi Penataran
  • Museum Penataran
  • Situs Petirtaan Penataran
  • Amphiteater Penataran - tempat dilaksanakan berbagai event seperti Festival Kresnayana
  • Kolam Renang Penataran
  • Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar

Wisata sejarah lainnya

[sunting | sunting sumber]
  • De Karanganjar Koffieplantage
  • Candi Gambar Wetan
  • Situs Arca Warak
  • Situs Balekambang
  • Masjid dan petilasan Syekh Subakir
Monumen Ikan Koi Penataran
  • Pasar Nglegok
  • Pasar Penataran
  • Pasar Ngentak
  • Monumen Ikan Koi - koi adalah ikon dari Kecamatan Nglegok
  • Stadion Gelora Penataran - stadion utama Kabupaten Blitar, markas dari PSBI Blitar
  • Bukit Teletubis Sumberasri
  • Telaga Pacuh
  • Masjid Besar Mustawan - masjid besar di pusat kecamatan
  • PT Tjandi Sewu Baru - perusahaan perkebunan di lereng Kelud
  • Tambang pasir Kali Bladak
Festival Kresnayana di Amphiteater Penataran
Kirab Tumpeng Agung Nusantara di Candi Penataran
Reog Bulkiyo - kesenian asli Desa Kemloko, Nglegok

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Ikan Hias Koi Mascot Blitar Sejak "90-an". PUSAKA JAWATIMURAN - jawatimuran.disperpusip.jatimprov.go.id. Dinas Perpustakaan & Kearsipan Jawa Timur. 2018-11-07.
  2. Ninda Alivia (2025-05-03). "Dampingi Proses Perizinan Pertambangan, Bupati Blitar Bentuk Tim Khusus". RRI.
  3. 1 2 Elmy Tasya Khairally (2024-05-02). "Corak Candi Penataran, Sempat jadi Sarana Upacara Pemujaan Hindu". DETIK.
  4. 1 2 Erliana Riady (2021-11-04). "Menelusuri Jejak Kolonial di Pabrik Kopi Karanganyar Blitar". DETIK TRAVEL.
  5. Yanu Aribowo (2025-07-04). "Museum Penataran Blitar Simpan Ratusan Koleksi Peninggalan Masa Kerajaan Jadi Jujukan Outing Class Sekolah". BLITAR KAWENTAR - RADAR BLITAR.
  6. Choirurrozaq (2021-03-03). "Mengunjungi Kamar Bung Karno di Perkebunan Karangayar, Nglegok". RADAR TULUNGAGUNG.
  7. Yanu Aribowo (2025-06-11). "Warga Blitar Wajib Hati-hati Jika Melintas di Jalan Rusak di Wilayah Sini". BLITAR KAWENTAR - RADAR BLITAR.
  8. "Tindaklanjuti Aduan Masyarakat, Komisi I DPRD Kabupaten Blitar Tinjau Perkebunan Gambar Nglegok". SERAYU NUSANTARA. 2023-10-19.
  9. 2025-03-23. "Mengenal Kampung Kali Kuning Baru, Permukiman di Lereng Kelud Blitar yang Hanya Dihuni 28 KK". BICARA BLITAR.
  10. "Tambang Ilegal di Kali Bladak Tetap Operasi, Diduga Penertiban Oleh Aparat Terkesan Tebang Pilih". GEMPURNEWS. 2025-01-06.
  11. Ninda Kinanti (2025-04-30). "Area Tambang Pasir Kali Bladak Gunung Kelud Dihijaukan, Upaya Mitigasi Bencana Longsor". SUARA JATIM POST.
  12. M Yusuf Ashari (2020-07-03). "Sabo Dam, Jembatan Pengendali Lahar Kelud". KEDIRIPEDIA.
  13. Yanu Aribowo (2025-04-20). "Jalan Rusak Lagi di Cekdam Kali Bladak Blitar, Pengguna Jalan Harus Hati-hati saat Melintas". BLITAR KAWENTAR - RADAR BLITAR.
  14. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Kabupaten Blitar Dalam Angka 2012. BPS Kabupaten Blitar. 2012-08-16.