Stasiun Garum

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Garum
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun GRM.png
  • Singkatan: GRM
  • Nomor: 5021
Stasiun Garum.jpg
Emplasemen Stasiun Garum. Tampak KA Penataran sedang berhenti.
Lokasi
ProvinsiJawa Timur
KabupatenBlitar
KecamatanGarum
DesaTawangsari
AlamatJalan Stasiun Garum
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi VII Madiun
Kelas stasiunIII/kecil[1]
Ketinggian+244 m
Letak[2]km 115+673 lintas Bangil-Blitar-Kertosono
LayananPenataran
Pemesanan tiketSistem tiket online, melayani pemesanan langsung di loket khusus KA lokal/komuter yang melintasinya saja.
Operasi
Stasiun sebelumnya   Layanan lokal/komuter   Stasiun berikutnya
Penataran
Surabaya Kota–Malang–Blitar, p.p.
Terminus
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur3 (jalur 2: sepur lurus)
Jumlah peron3 (satu peron sisi yang rendah dan dua peron pulau yang agak tinggi)
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Fasilitas parkir: Ya
Toilet: Ya
Layanan pelanggan: Ya, satu tempat dengan loket
Tempat ibadah: Ya


Stasiun Garum (GRM) (bahasa Jawa: ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦒꦫꦸꦩ꧀, translit. Sêtasiyun Garum) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang berada di Tawangsari, Garum, Blitar. Stasiun yang terletak pada ketinggian +244 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi VII Madiun dan merupakan stasiun kereta api aktif yang berlokasi paling barat di Kabupaten Blitar. Dengan letak ketinggiannya tersebut, stasiun ini bersama dengan Stasiun Talun merupakan stasiun yang terletak pada ketinggian tertinggi di Daop VII. Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus.

Ke arah barat stasiun ini, sebelum Stasiun Blitar, terdapat Halte Gebang yang kini sudah tidak aktif lagi, tetapi bangunannya masih utuh.

Sejak 1 Agustus 2016, terkait adanya perubahan koordinasi kewilayahan stasiun-stasiun KA milik PT KAI, stasiun ini bersama dengan Stasiun Blitar dan Stasiun Talun yang sebelumnya termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya kini termasuk dalam Daerah Operasi VII Madiun.[3]

Hanya satu kereta api yang singgah di stasiun ini, yaitu KA Penataran.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang lokal ekonomi AC[sunting | sunting sumber]

Penataran, tujuan Blitar dan tujuan Surabaya (Gubeng atau Kota) via Malang

Persilangan dan persusulan[sunting | sunting sumber]

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Garum per 1 Desember 2019 (sesuai Gapeka 2019).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
450 Penataran Surabaya Kota (SB) Lokal Ekonomi AC 04.20 04.22
447 Blitar (BL) 09.34 09.41
452 Surabaya Kota (SB) 10.40 10.49
449 Blitar (BL) 12.59 13.01
454 Surabaya Gubeng (SGU) 15.27 15.29
451 Blitar (BL) 17.07 17.09
456 Surabaya Kota (SB) 18.06 18.08
453 Blitar (BL) 22.55 22.57

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ "Daop Madiun Tambah Tiga Stasiun Kereta Api - ANTARA News Jawa Timur". Antara News. Diakses tanggal 2018-03-31. 
Stasiun sebelumnya   Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg Lintas Kereta Api Indonesia   Stasiun berikutnya
menuju Kertosono
Kertosono–Bangil
menuju Bangil

Koordinat: 8°04′25″S 112°13′01″E / 8.073480°S 112.216933°E / -8.073480; 112.216933