Duta Besar Indonesia untuk Tanzania

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Duta Besar Indonesia untuk Tanzania
Kementerian Luar Negeri.svg
Lambang Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
Ratlan Pardede.png
Petahana
Ratlan Pardede

sejak 18 Mei 2017
Ditunjuk olehPresiden Indonesia
Situs webkemlu.go.id/daressalaam/id

Berikut adalah daftar diplomat Indonesia yang pernah menjabat Duta Besar Republik Indonesia untuk Tanzania:

No. Nama Mulai menjabat Selesai menjabat Merangkap Ref.
...
No image.svg Muhammad Yasin 1967 1970 [1]
No image.svg Otto Abdurrachman [2]
No image.svg Lalu Manambai Abdul Kadir 9 Februari 1974 [3]
No image.svg Mohammad Sabir 25 Februari 1978 Kenya
Zambia
[4][5]
No image.svg R. Gandoel Soegantyo Koesoemadigdo 12 Juni 1982 [6]
No image.svg Husein Joesoef 1985 [7][8]
No image.svg Hidayat Soemo 25 Maret 1989 Burundi
Komoro
Mauritius
Rwanda
Zambia
[9]
No image.svg Rizal Charis 1993 Burundi
Komoro
Mauritius
Rwanda
Zambia
[10]
No image.svg Thaufik Salim 1996 Burundi
Komoro
Mauritius
Rwanda
Zambia
[11]
No image.svg Hannief Djohan Burundi
Komoro
Mauritius
Rwanda
Zambia
[12]
No image.svg Trijono Marjono 7 Oktober 2004 Burundi
Komoro
Mauritius
Rwanda
Zambia
[13][14]
No image.svg Yudhistiranto Sungadi 30 Januari 2009 Burundi
Komoro
Rwanda
[15]
No image.svg Zakaria Anshar 14 November 2012 Burundi
Komoro
Rwanda
[16]
Ratlan Pardede.png Ratlan Pardede 18 Mei 2017 Petahana Burundi
Komoro
Rwanda
[17]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Hendri F. Isnaeni. "Tanzania Pernah Tak Akui Soeharto Sebagai Presiden Indonesia". Historia. Diakses tanggal 2019-09-02. 
  2. ^ "Briefs". Daily Report: Asia & Pacific. The Service. 1970-07-08. hlm. i. 
  3. ^ G. Dwipayana; Nazaruddin Sjamsuddin, ed. (2003). Jejak Langkah Pak Harto 27 Maret 1973 – 23 Maret 1978. Jakarta: Citra Kharisma Bunda. hlm. 100. 
  4. ^ "Presiden: Kemantapan Keadaan Dalam Negeri Faktor Menentukan Kelancaran Politik Luar Negeri". ANTARA. 1978-02-25. Diakses tanggal 2019-09-03. 
  5. ^ Mohammad Sabir (1990). Quo Vadis Nonblok?. Jakarta: Haji Masagung. 
  6. ^ "7 Dubes Baru Dilantik: Peta Politik Bertambah Rumit Kata Presiden". Merdeka. 1982-06-12. Diakses tanggal 2019-08-29. 
  7. ^ "Dilantik sebagai Dubes Tanzania". TEMPO. Jakarta: Badan Usaha Jaya Press Japansan Jaya Raya. 1985-10-05. hlm. 58. 
  8. ^ "Seludup Gading: Bekas Duta Dipecat". Berita Harian. 1989-02-11. 
  9. ^ "Presiden Soeharto Lantik 12 Dubes Baru". ANTARA. 1989-03-25. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  10. ^ Pewarta Departemen Luar Negeri RI, Volumes 65–68. Jakarta: Departemen Luar Negeri Republik Indonesia. 1993. hlm. 76. 
  11. ^ Pewarta Departemen Luar Negeri RI., Volumes 77–80. Jakarta: Departemen Luar Negeri Republik Indonesia. 1996. hlm. 171. 
  12. ^ "Indonesian Missions Worldwide". Departemen Luar Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2000-11-17. Diakses tanggal 2019-09-15. 
  13. ^ Zulkaranen; Eko Purwanto (2004-10-07). "Presiden Megawati Melantik Empat Dubes Luar Biasa". Liputan 6. Diakses tanggal 2019-08-17. 
  14. ^ "Indonesian Missions Worldwide". Departemen Luar Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2004-10-27. Diakses tanggal 2019-09-15. 
  15. ^ "Presiden Lantik 15 Duta Besar Baru". Republika. 2009-01-30. Diakses tanggal 2019-08-17. 
  16. ^ "Presiden SBY Lantik Enam Dubes Baru". Berita Satu. 2012-11-14. Diakses tanggal 2019-08-17. 
  17. ^ Ihsanuddin (2017-05-18). "Jokowi Lantik Enam Dubes, Salah Satunya Rusdi Kirana". Kompas. Diakses tanggal 2019-08-08.