Daftar Duta Besar Indonesia untuk Senegal

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Duta Besar Indonesia untuk Senegal
Merangkap Gambia, Guinea, Guinea-Bissau, Mali, Pantai Gading, Sierra Leone, dan Tanjung Verde
Kementerian Luar Negeri.svg
Lambang Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
Dindin Wahyudin.jpg
Petahana
Dindin Wahyudin

sejak 26 Oktober 2020
KantorDakar, Senegal
Ditunjuk olehPresiden Indonesia
Pejabat perdanaTaufik Rachman Sudarbo
Dibentuk1981[1]
Situs webkemlu.go.id/dakar/id

Berikut adalah daftar diplomat Indonesia yang pernah menjabat Duta Besar Republik Indonesia untuk Senegal:

No. Foto Nama Mulai menjabat Selesai menjabat Merangkap Diangkat oleh Ref.
1 No image.svg Taufik Rachman Sudarbo 12 Juni 1982 1985   Soeharto [2][3]
2 No image.svg Muhammad Hasan Adamy 1986 30 Oktober 1989 Gabon
Gambia
Pantai Gading
Zaire
[3][4]
3 No image.svg Pratjojo 30 Oktober 1989 1993 Gabon
Gambia
Pantai Gading
Zaire
[3][4]
4 No image.svg Utoyo Yamtomo 1993 1996 Gabon
Gambia
Pantai Gading
Zaire
[3][5]
5 No image.svg Trenggono 1996 1999 [3][6]
6 No image.svg Ridwan Yahya 2000 2003 Gabon
Gambia
Pantai Gading
Sierra Leone
Zaire
  Abdurrahman Wahid [3][7][8]
7 No image.svg Ahzam Bahdari Razif 20 November 2003 Gabon
Gambia
Guinea-Bissau
Republik Demokratik Kongo
Pantai Gading
Sierra Leone
  Megawati Soekarnoputri [9][10]
8 No image.svg Sukarni Sikar 27 Desember 2007 Gabon
Gambia
Guinea
Guinea-Bissau
Republik Demokratik Kongo
Mali
Pantai Gading
Sierra Leone
  Susilo Bambang Yudhoyono
9 Andradjati.jpg Andradjati 21 Desember 2011 Gabon
Gambia
Guinea
Guinea-Bissau
Republik Demokratik Kongo
Mali
Pantai Gading
Sierra Leone
[11]
10 Mansyur Pangeran.jpg Mansyur Pangeran 23 Desember 2015 2020 Gambia
Guinea
Guinea-Bissau
Mali
Pantai Gading
Sierra Leone
Tanjung Verde
  Joko Widodo [12]
11 Dindin Wahyudin.jpg Dindin Wahyudin 26 Oktober 2020
Kredensial:
27 April 2021 (Guinea-Bissau)
16 Juli 2021 (Sierre Leone)
Petahana Gambia
Guinea
Guinea-Bissau
Mali
Pantai Gading
Sierra Leone
Tanjung Verde
[13][14][15]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 1981 tentang Pembukaan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Dakar, Senegal (1981-12-28).
  2. ^ "7 Dubes Baru Dilantik: Peta Politik Bertambah Rumit Kata Presiden". Merdeka. 1982-06-12. Diakses tanggal 2019-08-29. 
  3. ^ a b c d e f "The Heads of Mission". Kedutaan Besar Republik Indonesia di Dakar, Senegal. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2005-02-04. Diakses tanggal 2019-09-12. 
  4. ^ a b Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 265/M Tahun 1989[pranala nonaktif permanen]
  5. ^ Pewarta Departemen Luar Negeri RI, Volumes 65–68. Jakarta: Departemen Luar Negeri Republik Indonesia. 1993. hlm. 76. 
  6. ^ Pewarta Departemen Luar Negeri RI., Volumes 77–80. Jakarta: Departemen Luar Negeri Republik Indonesia. 1996. hlm. 89. 
  7. ^ Gamma. 2. Jakarta: Garda Media Mandiri. 2000. hlm. 66. 
  8. ^ "Indonesian Missions Worldwide". Departemen Luar Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2000-11-17. Diakses tanggal 2019-09-15. 
  9. ^ "Presiden Melantik 12 Duta Besar". Tempo. 2003-11-20. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  10. ^ "Indonesian Missions Worldwide". Departemen Luar Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2004-10-27. Diakses tanggal 2019-09-15. 
  11. ^ Indra Akuntono (2011-12-21). "Presiden SBY Lantik 26 Duta Besar". Detik. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  12. ^ Indra Akuntono (2015-12-23). "Jokowi Lantik 10 Duta Besar Indonesia". Kompas. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  13. ^ "Presiden Jokowi Lantik 12 Duta Besar RI untuk Negara Sahabat". Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. 26 Oktober 2020. Diakses tanggal 26 Oktober 2020. 
  14. ^ Nindya Aldila (29 April 2021). "Dubes RI untuk Senegal Merangkap Guinea-Bissau Bidik Kerja Sama Pertahanan". Bisnis.com. Diakses tanggal 14 Mei 2021. 
  15. ^ "Serahkan Surat-Surat Kepercayaan Kepada Presiden Sierra Leone, Dubes RI Dakar Terima Tawaran Kerja Sama Sektor Pertanian Dan Perkebunan". Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. 21 Juli 2021. Diakses tanggal 13 November 2021.