Daftar Duta Besar Indonesia untuk Norwegia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Duta Besar Indonesia untuk Norwegia
Merangkap Islandia
Seal of the Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia.svg
Lambang Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
Todung Mulya Lubis.jpg
Petahana
Todung Mulya Lubis

sejak 20 Februari 2018
KantorOslo, Norwegia
Ditunjuk olehPresiden Indonesia
Dibentuk17 September 1981[1]
Situs webkemlu.go.id/oslo/id

Berikut adalah daftar diplomat Indonesia yang pernah menjabat Duta Besar Republik Indonesia untuk Norwegia:

No. Foto Nama Mulai menjabat Selesai menjabat Merangkap Diangkat oleh Ref.
1 No image.svg Usodo Notodirjo 1981 Oktober 1984   Soeharto [2]
2 No image.svg John Muzhar 1984 Februari 1988 Islandia [3][2]
3 No image.svg Cyrus Taihitu 17 Februari 1988 November 1991 Islandia [4][2]
4 No image.svg Tetty Catherine Anthoinette Latupapua 15 Januari 1992 November 1995 Islandia [5][2]
5 No image.svg Amiruddin Noor 1995 Februari 1999 Islandia [6][2]
6 No image.svg Tarmizi Taher 1999 Mei 2002 Islandia [7][2]
7 Hatanto Reksodiputro.jpg Hatanto Reksodiputro 30 September 2002 21 April 2005 Islandia   Megawati Soekarnoputri [8][9]
8 Retno Marsudi.jpg Retno Marsudi 2005 Juni 2008 Islandia   Susilo Bambang Yudhoyono [2]
9 Esti Andayani.jpg Esti Andayani 20 Januari 2010 Desember 2013 Islandia [10][2]
10 Yuwono Putranto.jpg Yuwono A. Putranto 24 Desember 2013
Kredensial:
6 Maret 2014 (Norwegia)
April 2018 (Islandia)
November 2017 Islandia [11][12][13][2]
11 Todung Mulya Lubis.jpg Todung Mulya Lubis 20 Februari 2018
Kredensial:
19 April 2018 (Norwegia)
27 November 2018 (Islandia)
Petahana Islandia   Joko Widodo [14][15][16]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Indonesia – Norway". Kedutaan Besar Republik Indonesia di Oslo, Norwegia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-08-19. Diakses tanggal 2019-08-19. 
  2. ^ a b c d e f g h i "Daftar Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Norwegia dan Republik Islandia". Kedutaan Besar Republik Indonesia di Oslo, Norwegia. Diakses tanggal 16 Januari 2022. 
  3. ^ Himpunan Pidato Presiden Republik Indonesia Bidang Polkam-Ekuin-Kesra. Jakarta: Departemen Penerangan Republik Indonesia. 1984. hlm. 161. 
  4. ^ "Presiden Soeharto: Penyelesaian Masalah Ekonomi Dunia Hanya Dengan Tata Ekonomi Baru". Business News. 1988-02-17. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-08-26. Diakses tanggal 2019-08-26. 
  5. ^ Nazaruddin Sjamsuddin, ed. (2003). Jejak Langkah Pak Harto 21 Maret 1988 – 11 Maret 1993. Jakarta: Citra Kharisma Bunda. hlm. 507–508. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-08-07. Diakses tanggal 2019-08-09. 
  6. ^ Zainulbahar Noor (2006). Bank Muamalat: Sebuah Mmimpi, Harapan, dan Kenyataan. Bening Publikasi. hlm. 588. 
  7. ^ Tarmizi Taher (2003). Meredam Gelombang Radikalisme: Hasil Konferensi Para Ulama dan Tokoh Agama se-Asia Tenggara Pertengahan Oktober 2003. Center for Moderate Moslem. hlm. 206. 
  8. ^ "Presiden Lantik 20 Dubes Indonesia". Kompas Cyber Media. 2002-09-30. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  9. ^ "Presiden Kirim 20 Nama Calon Dubes RI ke DPR". Merdeka.com. 2005-06-24. Diakses tanggal 2019-09-01. [pranala nonaktif permanen]
  10. ^ "Inilah 20 Duta Besar RI yang Baru". Kompas.com. 2010-01-20. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  11. ^ Novy Lumanauw (2013-12-24). "Presiden Lantik 22 Duta Besar Baru". Berita Satu. Diakses tanggal 2019-08-11. 
  12. ^ "Dubes Yuwono Serahkan Surat-surat Kepercayaan". detikcom. 2014-03-07. Diakses tanggal 2019-08-17. 
  13. ^ Gibbons, Zeynita (2014-04-06). RH, Priyambodo, ed. "Presiden Eslandia ajak Indonesia ikut Konferensi Artik". ANTARA News. Diakses tanggal 2019-08-17. 
  14. ^ Ihsanuddin (2018-02-20). "Presiden Lantik 17 Duta Besar, dari Muliaman Hadad hingga Todung Mulya Lubis". Kompas.com. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  15. ^ "New ambassadors from Indonesia, United Arab Emirates, Ecuador and Ghana". Pememerintah Norwegia. 2018-04-19. Diakses tanggal 2019-08-17. 
  16. ^ Kedutaan Besar Republik Indonesia di Oslo, Norwegia [@kbrioslo] (12 Desember 2018). "Duta Besar RI telah menyerahkan Surat Kepercayaan Presiden RI kepada Presiden Islandia, Yang Mulia Guðni Th. Jóhannesson pada tanggal 27 November 2018 bertempat di Kantor Kepresidenan Islandia di Reykjavik" (Tweet). Diakses tanggal 17 Agustus 2019 – via Twitter.