Daftar Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok
Merangkap Mongolia
Kementerian Luar Negeri.svg
Lambang Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
Petahana
Djauhari Oratmangun

sejak 20 Februari 2018
KantorBeijing, Tiongkok
Ditunjuk olehPresiden Indonesia
Pejabat perdanaArnold Mononutu
Dibentuk1953
Situs webkemlu.go.id/beijing

Berikut adalah daftar diplomat Indonesia yang pernah menjabat Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok:

No. Nama Mulai menjabat Selesai menjabat Merangkap Ref.
1 Arnold mononutu ris.jpg Arnold Mononutu 1953 1955 [1]
2 Sukardjo-Wirjopranoto-bw.jpg Sukarjo Wiryopranoto 1956 1960 [2]
3 Sukarni Kartodiwirjo Konstituante Murba.jpg Soekarni Kartodiwirjo 1961 1964
4 Djawoto, Indonesian ambassador to China.jpg Djawoto 1964 1966[cat. 1] [4]
5 Abdurrachman Gunadirdja.jpg Abdurrachman Gunadirdja 1990[cat. 2] 1994 [5]
6 No image.svg Yuwana 1994 1997 [5]
7 Danjen Kopassus Kuntara.jpg Kuntara 1997 2001 [5]
8 No image.svg Aa Kustia 2001 31 Juli 2005 [5][6]
9 Sudrajat West Java Election.jpg Sudrajat 2005 2009 Mongolia
10 Imron Cotan.jpg Imron Cotan 2010 2013 Mongolia [7]
11 Soegeng Rahardjo, Inspektur Jenderal Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.jpg Sugeng Rahardjo 24 Desember 2013
(Kredensial: 20 Maret 2014)
1 Desember 2017 Mongolia [8][9][10]
12 Djauhari Oratmangun.jpg Djauhari Oratmangun 20 Februari 2018
(Kredensial: 24 April 2018)
Petahana Mongolia [11][12]

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Hubungan diplomatik dengan Tiongkok dibekukan pada tanggal 30 Oktober 1967.[3]
  2. ^ Hubungan diplomatik dengan Tiongkok dipulihkan pada tanggal 8 Agustus 1990.[3]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Nalenan, Ruben (1981). Arnold Mononutu: Potret Seorang Patriot. Jakarta: Gunung Agung. hlm. 264. 
  2. ^ Hidayat, Syarif (2002). Menggali Potensi Eks-Karesidenan Banyumas. Banyumas: Yayasan Seruling Mas. 
  3. ^ a b Lucky Setyo Hendrawan (2019-03-02). "Kilas Balik Hubungan Indonesia dan China". Times Indonesia. Diakses tanggal 2019-07-29. 
  4. ^ "Jakarta Reported Firing Pro-Communist Envoys". The Globe and Mail. 1966-04-18. hlm. 10. 
  5. ^ a b c d Gitosardjono, Sukamdani (2006). Dinamika hubungan Indonesia-Tiongkok di Era Kebangkitan Asia. Jakarta: Lembaga Kerjasama Ekonomi, Sosial, dan Budaya Indonesia-China. hlm. 69. 
  6. ^ "Presiden Kirim 20 Nama Calon Dubes RI ke DPR". Merdeka. 2005-06-24. Diakses tanggal 2019-09-01. 
  7. ^ "Inilah 20 Duta Besar RI yang Baru". Kompas. 2010-01-20. Diakses tanggal 2019-07-29. 
  8. ^ "SBY Lantik 14 Dubes Baru". Detik News. 2013-12-24. Diakses tanggal 2019-07-29. 
  9. ^ "Chinese president receives credentials of 14 new ambassadors". Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di New York. 2014-03-21. Diakses tanggal 2019-08-16. 
  10. ^ M. Irfan Ilmie (2017-12-02). "Soegeng Rahardjo akhiri tugas sebagai Dubes RI di China". ANTARA News. Diakses tanggal 2019-08-16. 
  11. ^ Ihsanuddin (2018-02-20). "Presiden Lantik 17 Duta Besar, dari Muliaman Hadad hingga Todung Mulya Lubis". Kompas. Diakses tanggal 2019-07-29. 
  12. ^ "Indonesia dan Singapura Bahas Upaya Peningkatan Kerja Sama Ekonomi dan Investasi dengan Tiongkok". Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok. 2018-04-24. Diakses tanggal 2019-08-16.