Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Osaka

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Osaka
在大阪インドネシア共和国総領事館
National emblem of Indonesia Garuda Pancasila.svg
Koordinat34°41′17″N 135°29′06″E / 34.688059°N 135.484947°E / 34.688059; 135.484947
LokasiJepang Osaka, Jepang
AlamatNakanoshima Intes Building 22 F, 6-2-40 Nakanoshima
Kita-ku, Osaka, Jepang
Yurisdiksi
Konsul JenderalDiana Emilla Sari Sutikno
Situs webkemlu.go.id/osaka/id

Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Osaka (KJRI Osaka) (Jepang: 在大阪インドネシア共和国総領事館) adalah perwakilan konsuler Indonesia di Osaka, Jepang. Wilayah kerja KJRI Osaka mencakup wilayah Kansai, Chugoku, dan Shikoku.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Keberadaan perwakilan Republik Indonesia di wilayah Jepang Barat bermula dengan dibukanya sebuah perwakilan pada tingkat konsulat di Kobe pada tahun 1954. Kemudian sejak tanggal 10 April 1973, konsulat di Kobe ditingkatkan menjadi sebuah konsulat jenderal. Setelah terjadinya Gempa bumi besar Hanshin pada tahun 1995 yang menewaskan ribuan orang, pada tanggal 1 Mei 1995, KJRI untuk wilayah Jepang Barat dipindahkan ke Osaka.[1]

Sejak tahun 1966, kantor perwakilan di Kobe terletak di gedung perkantoran Kato Building. Kemudian pada tahun 1994, kantor perwakilan pindah ke gedung perkantoran Kiandai Building. Sedangkan pada waktu perwakilan pindah ke Osaka, mulanya kantor perwakilan terletak di gedung Bank Daiwa. Kemudian pada tanggal 7 April 2016, KJRI Osaka berlokasi di Nakanoshima Intes Building.[1]

Daftar Konsul Jenderal[sunting | sunting sumber]

Berikut adalah daftar diplomat Indonesia yang pernah menjabat sebagai Konsul Jenderal di KJRI Osaka:

  • R. Soenharjo (Konsul KRI Kobe), ca. 1956[2]
  • Moh. Jusuf Jatin (Konsul KRI Kobe), ca. 1958[3]
  • Sumiskum (Konsul KRI Kobe), ca. 1962[4]
  • Sjaiful Anwar (Konsul KRI Kobe), ca. 1969[5]
  • Yulwis Yatim, 1997–1999
  • Ibnu Sanyoto, 1999–2002
  • Hupudio Supardi, 2002–2004
  • Pitono Purnomo, 2004–2008[6]
  • Ibnu Hadi, 2010–2013[7]
  • Wisnu Edi Pratignyo, 2014–2017
  • Mirza Nurhidayat, 2018–2020[8]
  • Diana Emilla Sari Sutikno, 2020–Petahana[9]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Sejarah Perwakilan". Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Osaka, Jepang. Diakses tanggal 26 Desember 2021. 
  2. ^ Statistical Pocketbook of Indonesia 1956 [Buku Saku Statistik Indonesia 1956]. Jakarta: Biro Pusat Statistik. 1956. hlm. 218. 
  3. ^ Statistical Pocketbook of Indonesia 1958 [Buku Saku Statistik Indonesia 1958]. Jakarta: Biro Pusat Statistik. 1958. hlm. 262. 
  4. ^ Statistical Pocketbook of Indonesia 1961 [Buku Saku Statistik Indonesia 1961]. Jakarta: Biro Pusat Statistik. 1962. hlm. 270. 
  5. ^ Statistical Pocketbook of Indonesia 1968–1969 [Buku Saku Statistik Indonesia 1968–1969]. Jakarta: Biro Pusat Statistik. 1971. hlm. 420. 
  6. ^ "Dianggap Turun Pangkat, Dubes Pitono Purnomo Tidak Masalah". Tribun News. 27 Desember 2013. Diakses tanggal 28 Januari 2022. 
  7. ^ "DUBES RI UNTUK VIETNAM, IBNU HADI: "Pebisnis Kita Butuh Keadilan"". KABAR24. 4 Oktober 2018. Diakses tanggal 28 Januari 2022. 
  8. ^ "Duapuluhan pimpinan dan konjen baru RI dilantik hari ini". ANTARA News. 12 Januari 2018. Diakses tanggal 27 Desember 2021. 
  9. ^ "Menteri Luar Negeri Lantik 3 Konsul Jenderal". Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. 7 Desember 2020. Diakses tanggal 27 Desember 2021. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]