Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh
National emblem of Indonesia Garuda Pancasila.svg
Koordinat11°33′26″N 104°55′49″E / 11.55726°N 104.93014°E / 11.55726; 104.93014
LokasiKamboja Phnom Penh, Kamboja
AlamatNo. 33, Street 268
Preah Suramarit Boulevard
Phnom Penh, Kamboja
Duta BesarSudirman Haseng
Yurisdiksi Kamboja
Situs webkemlu.go.id/phnompenh/id

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh (KBRI Phnom Penh) adalah misi diplomatik Republik Indonesia untuk Kerajaan Kamboja.[1] Duta besar saat ini adalah Sudirman Haseng yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 20 Februari 2018.[2]

Daftar duta besar[sunting | sunting sumber]

No. Foto Nama Mulai menjabat Selesai menjabat Diangkat oleh Ref.
1 No image.svg Abdul Karim Rasyid Maret 1962 1965   Soekarno [3][4]
2 Boediardjo.jpg Boediardjo 1965 1968 [5]
3 No image.svg Suharnoko Harbani 1968 1971   Soeharto [6]:35
4 H. R. Dharsono.jpg Hartono Rekso Dharsono 1972 1975
5 No image.svg M. Ishak Juarsa 18 Januari 1975 April 1975 [6]:50[7][cat. 1]
6 No image.svg Taufik Rachman Sudarbo 1 September 1993 [6]:145[cat. 2]
7 No image.svg Hamid Alhadad 1996 [10]
8 No image.svg Nazaruddin Nasution 2000 2003   B.J. Habibie
9 No image.svg Nurrochman Oerip 29 Juli 2004   Megawati Soekarnoputri [11]
10 Ngurah-Swajaya.gif I Gede Ngurah Swajaya 2009 2010   Susilo Bambang Yudhoyono
11 Soehardjono Sastromihardjo.jpg Soehardjono Sastromihardjo 20 Januari 2010 [12]
12 Pitono Purnomo.jpg Pitono Purnomo 24 Desember 2013 [13]
13 Sudirman Haseng.jpg Sudirman Haseng 20 Februari 2018 Petahana   Joko Widodo [14]

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Perwakilan Indonesia di Kamboja dihentikan sementara pada tanggal 15 April 1975 menurut [6]:54. Sedangkan menurut,[8] tanggal penghentian adalah 19 November 1980.
  2. ^ Perwakilan Indonesia di Kamboja diaktifkan kembali pada tanggal 19 Oktober 1993.[9]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh, Kamboja". Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh, Kamboja. Diakses tanggal 26 November 2021. 
  2. ^ Ihsanuddin (20 Februari 2018). "Presiden Lantik 17 Duta Besar, dari Muliaman Hadad hingga Todung Mulya Lubis". Kompas. Diakses tanggal 2 Agustus 2019. 
  3. ^ "Hubungan Bilateral". Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh, Kamboja. Diakses tanggal 2019-08-24. 
  4. ^ "Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 1965 tentang Pembebasan/Pengangkatan Duta Besar Luar Biasa Dan Berkuasa Penuh Di Kamboja/Philipina (1965-04-24)" (PDF). Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2019-08-15. Diakses tanggal 2019-09-05. 
  5. ^ Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 1965 (1965-04-06)
  6. ^ a b c d Nazaruddin Nasution (2002). Indonesia-Cambodia: Forging Ties Through Thick and Thin. Phnom Penh: The Embassy of the Republic of Indonesia in Phnom Penh, Cambodia. 
  7. ^ "Indonesia Dimas di Piomotik dan Konsuler (kamboja) pelantikan Jakarta 18 Jan 1975, Presiden Suharto di Istana Negara Melantik dan mengambil sumpah 4 Duta Baru RI masing-masing [gambar] : 1. M. Ishak Juarsa, Mayen Kamboja, 2. Abdulah Kamil, Mayjen Kamboja, 3. Jend Polisi M. Hasan Malaysia, 4. Laksda TNI Rachmat Sungkar Nogeria". Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. 1975-01-18. Diakses tanggal 2019-09-03. 
  8. ^ G. Dwipayana; Nazaruddin Sjamsuddin, ed. (2003). Jejak Langkah Pak Harto 29 Maret 1978 – 11 Maret 1983. Jakarta: Citra Kharisma Bunda. hlm. 355. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-08-29. Diakses tanggal 2019-08-29. 
  9. ^ Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 93 Tahun 1993 tentang Pengaktifan Kembali Kegiatan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh, Kamboja (1993-10-19).[pranala nonaktif permanen]
  10. ^ Pewarta Departemen Luar Negeri RI., Volumes 77–80. Jakarta: Departemen Luar Negeri Republik Indonesia. 1996. hlm. 171. 
  11. ^ "Presiden Lantik Delapan Dubes RI". Detik News. 2004-07-29. Diakses tanggal 2019-08-07. 
  12. ^ "Inilah 20 Duta Besar RI yang Baru". Kompas. 2010-01-20. Diakses tanggal 2019-08-04. 
  13. ^ Widiyabuana Slay, ed. (2013-12-27). "Dianggap Turun Pangkat, Dubes Pitono Purnomo Tidak Masalah". Tribun News. Diakses tanggal 2019-08-07. 
  14. ^ Ihsanuddin (2018-02-20). "Presiden Lantik 17 Duta Besar, dari Muliaman Hadad hingga Todung Mulya Lubis". Kompas. Diakses tanggal 2019-08-02. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]