Kedutaan Besar Republik Indonesia di Khartoum

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Khartoum
National emblem of Indonesia Garuda Pancasila.svg
Embassy of the Republic of Indonesia in Khartoum.jpg
Koordinat15°34′22″N 32°32′53″E / 15.572694°N 32.547971°E / 15.572694; 32.547971
LokasiSudan Khartoum, Sudan
Alamat35 St (Juba St), No 17, Block 11K, Amarat
Duta BesarSunarko
Yurisdiksi Sudan
 Eritrea
Situs webkemlu.go.id/khartoum/id

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Khartoum (KBRI Khartoum) adalah misi diplomatik Republik Indonesia untuk Republik Sudan dan merangkap sebagai perwakilan Indonesia untuk Eritrea.[1] Duta besar saat ini adalah Sunarko yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 12 Januari 2022.[2]

Daftar duta besar[sunting | sunting sumber]

No. Foto Nama Mulai menjabat Selesai menjabat Merangkap Diangkat oleh Ref.
No image.svg Andi Sjamsu 31 Agustus 1995   Soeharto [3]
No image.svg Abdul Hanan Hadi Adnan 17 Februari 1999   B.J. Habibie [4]
No image.svg Syamsuddin Yahya 30 September 2002   Megawati Soekarnoputri [5]
No image.svg Tajuddien Noor 18 Oktober 2006 Eritrea   Susilo Bambang Yudhoyono [6]
Sujatmiko.jpg Sujatmiko 10 Agustus 2010 2014 Eritrea [7][8]
Ambassador Burhanuddin Badruzzaman.jpg Burhanuddin Badruzzaman 14 Februari 2014 Eritrea [9]
Rossalis Rusman Adenan.jpg Rossalis Rusman Adenan 20 Februari 2018
Kredensial:
19 Mei 2018 (Sudan)
3 April 2021 Eritrea   Joko Widodo [10][11][12][cat. 1]
Sunarko.jpg Sunarko 12 Januari 2022 Petahana Eritrea [13]

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Wafat sebelum masa jabatan berakhir.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Kedutaan Besar Republik Indonesia di Khartoum, Sudan". Kedutaan Besar Republik Indonesia di Khartoum, Sudan. Diakses tanggal 26 November 2021. 
  2. ^ "Presiden Lantik Tiga Dubes RI untuk Negara Sahabat". Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. 12 Januari 2022. Diakses tanggal 12 Januari 2022. 
  3. ^ "President Appoints 17 New Ambassadors". Jakarta Post. 2005-08-31. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-08-31. Diakses tanggal 2019-08-31. 
  4. ^ "Baharuddin Lopa Jadi Dubes". Detik News. 1999-02-17. Diakses tanggal 2019-08-31. 
  5. ^ "Presiden Lantik 20 Dubes Indonesia". Kompas Cyber Media. 2002-09-30. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  6. ^ "Presiden Lantik 24 Dubes Untuk Negara Sahabat". ANTARA News. 2006-10-18. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  7. ^ Insaf Albert Tarigan (2010-08-10). "24 Dubes RI Dilantik Presiden". Okezone News. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  8. ^ Bambang Asrini Widjanarko (2018-10-21). "Sujatmiko Lulusan Fak Sastra Sukses Jadi Dubes". Viral Kata. Diakses tanggal 2019-09-23. 
  9. ^ Sabrina Asril (2014-02-14). "Presiden Lantik Delapan Duta Besar". Kompas. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  10. ^ Ihsanuddin (2018-02-20). "Presiden Lantik 17 Duta Besar, dari Muliaman Hadad hingga Todung Mulya Lubis". Kompas. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  11. ^ Yuni Arisandy Sinaga (2018-05-19). "Dubes Indonesia serahkan surat kepercayaan kepada presiden Sudan". ANTARA News. Diakses tanggal 2019-08-17. 
  12. ^ Nindya Aldila (4 April 2021). "Dubes RI di Sudan Rossalis Adenan Meninggal Dunia karena Covid-19". Kabar24. Diakses tanggal 2021-12/21. 
  13. ^ "Presiden Lantik Tiga Dubes RI untuk Negara Sahabat". Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. 12 Januari 2022. Diakses tanggal 12 Januari 2022. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]