Lompat ke isi

Perutusan Tetap Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Organisasi Perdagangan Dunia, dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Organisasi Perdagangan Dunia, dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa
Permanent Mission of the Republic of Indonesia to the United Nations, World Trade Organization, and Other International Organizations in Geneva
Koordinat46°12′15″N 6°07′36″E / 46.204055°N 6.126648°E / 46.204055; 6.126648
LokasiSwiss Jenewa, Swiss
Alamat16 rue de Saint-Jean
Geneva 1203, Switzerland
Duta BesarSidharto Reza Suryodipuro
Yurisdiksi United Nations
Organisasi Perdagangan Dunia
Situs webkemlu.go.id/jenewa/

Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Organisasi Perdagangan Dunia, dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa, Switzerland (PTRI Jenewa) (bahasa Inggris: Permanent Mission of the Republic of Indonesia to the United Nations, World Trade Organization, and Other International Organizations in Geneva) adalah misi diplomatik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), dan beberapa organisasi internasional lainnya yang bermarkas di Jenewa.[1] Misi diplomatik ini adalah salah satu dari tiga perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri yang berstatus sebagai sebuah Perutusan Tetap untuk organisasi multilateral, selain PTRI untuk PBB di New York dan PTRI untuk ASEAN di Jakarta.

Pada bulan Mei 1967, didirikan perutusan tetap di Jenewa untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa dan organisasi internasional lainnya. Sebagai utusan tetap pertama, ditunjuk Duta Besar Umarjadi Njotowijono. Lokasi perwakilan awalnya berada di Hotel Warwick di Place de Cornavin. Kemudian kantor perwakilan pindah ke 93 rue de la Servette dan kemudian ke lokasi sekarang yaitu 16 rue de Saint-Jean.[2]

Dalam kurun waktu tahun 2021 hingga 2025, PTRI Jenewa berperan aktif dalam memperjuangkan kepentingan nasional di berbagai forum Perserikatan Bangsa-Bangsa, Organisasi Perdagangan Dunia, dan Organisasi Internasional lainnya di Jenewa.

Peran aktif dan kepemimpinan Indonesia di berbagai forum multilateral di Jenewa selama tahun 2021 hingga 2025 mendapatkan apresiasi dari berbagai negara, organisasi internasional dan pemangku kepentingan nasional.  

Peran tersebut mewujud dalam banyak bentuk, antara lain, terpilihnya Watapri Jenewa sebagai Presiden Trade Development Board (TDB) UNCTAD periode 2023-2024 dan sebagai Wakil Presiden TDB UNCTAD periode 2024-2025, sebagai Presiden Conference on Disarmament periode Februari 2024, sebagai Wakil Presiden Dewan HAM PBB periode 2024, terpilihnya Indonesia sebagai Anggota Dewan ITU periode 2023-2026, sebagai Anggota Dewan HAM PBB periode 2024-2026, sebagai Chair dari Support Group of the UN Disaster Risk Reduction periode 2022-2023 terpilihnya Ibu Dwikorita Karnawati sebagai Anggota Executive Committee WMO periode 2024-2027, terpilihnya Ibu Duta Besar Siti Nugraha Mauludiah sebagai Board Member South Centre periode 2024-2027, kepemimpinan Indonesia sebagai koordinator Group-33 (G33) dalam perundingan pertanian di WTO dan koordinator Working Group G77 on Digital Economy and Digitalization.  

Periode tahun 2021 hingga 2025 ditandai dengan masa pemulihan paska pandemi global COVID-19 dan gejolak geopolitik di kawasan Eropa Timur dan Timur Tengah, khususnya di Ukraina dan Palestina. Proses negosiasi dalam berbagai isu-isu teknis di Jenewa terus berjalan dengan warna geopolitik tersebut, khususnya konflik antara Rusia dan Ukraina serta invasi Israel ke Palestina.

Daftar utusan tetap

[sunting | sunting sumber]
No. Foto Nama Mulai menjabat Selesai menjabat Diangkat oleh Ref.
1 Umarjadi Njotowijono 1967 1971   Soekarno [3]:1
2 Ismail Thayeb 1971 1975   Soeharto [3]
3 Ali Alatas 1976 1978 [3]
4 Atmono Suryo 1978 1981 [3]
5 Irawan Darsa 1981 1984 [3]
6 Poedji Koentarso 1985 1988 [3]
7 Wisber Loeis 1988 1991 [3]
8 Soemadi Djoko Moerdjono Brotodiningrat 1991 1995 [3]
9 Agus Tarmidzi 1995 1998 [3]
10 Hassan Wirajuda 1998 2000   Bacharuddin Jusuf Habibie [3]
11 Nugroho Wisnumurti 2000 2004   Abdurrahman Wahid [3]
12 Makarim Wibisono 2004 2007   Megawati Soekarnoputri [3]
13 Dian Triansyah Djani 2009 2012   Susilo Bambang Yudhoyono [3]
14 Triyono Wibowo 2012 [4]
15 Hasan Kleib 2017 November 2020   Joko Widodo [5]
16 Febrian Alphyanto Ruddyard 25 Oktober 2021
(Kredensial: 22 Desember 2021)
Oktober 2024 [6][7][8]
17 Sidharto Reza Suryodipuro 25 Agustus 2025
(Kredensial: 26 November 2025)
Petahana Prabowo Subianto [9][10]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk PBB, WTO, dan Organisasi-Organisasi Internasional lainnya di Jenewa". Perutusan Tetap Republik Indonesia di Jenewa. Diakses tanggal 2021-11-20.
  2. Selayang PandangPTRI Jenewa, PBB, WTO di Jenewa (Report). Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk PBB, WTO dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa. 2011.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Selayang Pandang PTRI Jenewa, PBB, WTO di Jenewa. Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Organisasi Perdagangan Dunia, dan Organisasi Interasional Lainnya di Jenewa, Swiss. Diakses tanggal 2019-09-06.
  4. "SBY Lantik 16 Dubes Baru". detikcom. 2012-09-03. Diakses tanggal 2019-09-06.
  5. Fabian Januarius Kuwado (2017-03-13). "17 Duta Besar Dilantik Presiden Jokowi". Kompas.com. Diakses tanggal 2019-09-06.
  6. "Presiden Jokowi Lantik 17 Duta Besar RI untuk Negara Sahabat". Sekretariat Presiden Republik Indonesia. 25 Oktober 2021. Diakses tanggal 29 Oktober 2021.
  7. "New Permanent Representative of Indonesia Presents Credentials to the Director-General of the United Nations Office at Geneva". United Nations Office at Geneva. 22 Desember 2021. Diakses tanggal 20 Februari 2022.
  8. "Dari PBB ke Kabinet Merah Putih, Mengenal Febrian Alphyanto Ruddyard Ditunjuk Jadi Wamen PPN". Jawa Pos. 25 Oktober 2024. Diakses tanggal 15 Mei 2025.
  9. Rochman, Fathur (25 Agustus 2025). Setiawan, Agus (ed.). "Prabowo lantik Duta Besar RI untuk Amerika Serikat hingga Jerman". AntaraNews. Diakses tanggal 25 Agustus 2025.
  10. @indonesiageneva (2 Desember 2025). "Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO, dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa, Duta Besar Sidharto Reza Suryodipuro, resmi menyerahkan Surat Kepercayaan kepada Dirjen UN Office in Geneva (UNOG), Ms. Tatiana Valovaya, yang mewakili Sekjen PBB (26/11)". Diakses tanggal 25 Desember 2025 via Instagram.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]