Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bandar Seri Begawan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bandar Seri Begawan
National emblem of Indonesia Garuda Pancasila.svg
Embassy of the Republic of Indonesia in Bandar Seri Begawan at Simpang 336-43, Jalan Kebangsaan.jpg
Koordinat4°55′21″N 114°57′30″E / 4.922513°N 114.958362°E / 4.922513; 114.958362
LokasiBrunei Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam
AlamatSimpang 336-43
Jalan Kebangsaan
Kampong Kawasan Diplomatik
Mukim Kianggeh
Bandar Seri Begawan
Brunei Darussalam
Duta BesarSudjatmiko
Yurisdiksi Brunei Darussalam
Situs webkemlu.go.id/bandarseribegawan/id

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bandar Seri Begawan (KBRI Bandar Seri Begawan) adalah misi diplomatik Republik Indonesia untuk Brunei Darussalam.[1] KBRI Bandar Seri Begawan telah berlokasi di Simpang 336-43, Jalan Kebangsaan di Kampong Kawasan Diplomatik sejak tanggal 1 Juli 2014.[2] Sebelumnya kantor KBRI terletak di Simpang 528, Lot 4498, Jalan Muara di Kampong Sungai Hanching Baru.[3][4]

Hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Brunei Darussalam dimulai pada tanggal 1 Januari 1984.[3][4] Duta besar Indonesia pertama untuk Brunei Darussalam adalah Zuwir Djamal (1983–1987).[5] Ia menyerahkan surat-surat kepercayaan kepada Yang di-Pertuan Sultan Hassanal Bolkiah pada tanggal 13 Februari 1984.[3] Duta besar saat ini adalah Sudjatmiko yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 20 Februari 2018.[6]

Daftar duta besar[sunting | sunting sumber]

No. Foto Nama Mulai menjabat Selesai menjabat Diangkat oleh Ref.
1 No image.svg Zuwir Djamal 24 Desember 1983
(Kredensial: 13 Pebruari 1984)
1987   Soeharto [7][8]
2 No image.svg Ferdy Salim 1987 1990 [7]
3 No image.svg Azhari Boer 3 Januari 1991 1994 [9]
4 No image.svg Kusnadi Pudjiwinarto 1995 1998 [7]
5 No image.svg Rahardjo Djojonegoro 1998   B.J. Habibie [7]
6 No image.svg Yusbar Djamil 2002 31 Juli 2005   Megawati Soekarnoputri [10]
7 No image.svg Herrijanto Soeprapto 11 November 2005   Susilo Bambang Yudhoyono [11]
8 No image.svg Handriyanto Kusumo Priyo 20 Januari 2010 [12]
9 No image.svg Nurul Komar 24 Desember 2013 [13]
10 Sujatmiko.jpg Sudjatmiko 20 Februari 2018 Petahana   Joko Widodo [14]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam". Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam. Diakses tanggal 2019-11-18. 
  2. ^ "Rencana Strategis (Renstra) KBRI Bandar Seri Begawan 2015-2019". Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Diakses tanggal 2019-11-18. 
  3. ^ a b c "About Us". Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2000-09-16. Diakses tanggal 2019-11-18. 
  4. ^ a b "Republic of Indonesia". Kementerian Hubungan Luar Negeri dan Perdagangan Negara Brunei Darussalam. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-02-22. Diakses tanggal 2019-11-18. 
  5. ^ G. Dwipayana; Nazaruddin Sjamsuddin, ed. (2003). Jejak Langkah Pak Harto 16 Maret 1983 – 11 Maret 1988. Jakarta: Citra Kharisma Bunda. hlm. 94. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-08-22. Diakses tanggal 2019-11-18. 
  6. ^ Ihsanuddin (2018-02-20). "Presiden Lantik 17 Duta Besar, dari Muliaman Hadad hingga Todung Mulya Lubis". Kompas. Diakses tanggal 2019-11-18. 
  7. ^ a b c d "About Us". Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam. Diakses tanggal 2019-08-22. 
  8. ^ G. Dwipayana; Nazaruddin Sjamsuddin, ed. (2003). Jejak Langkah Pak Harto 16 Maret 1983 – 11 Maret 1988. Jakarta: Citra Kharisma Bunda. hlm. 94. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-08-22. Diakses tanggal 2019-08-23. 
  9. ^ Nazaruddin Sjamsuddin, ed. (2003). Jejak Langkah Pak Harto 21 Maret 1988 – 11 Maret 1993. Jakarta: Citra Kharisma Bunda. hlm. 387. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-08-07. Diakses tanggal 2019-08-07. 
  10. ^ "Presiden Kirim 20 Nama Calon Dubes RI ke DPR". Merdeka. 2005-06-24. Diakses tanggal 2019-09-01. [pranala nonaktif permanen]
  11. ^ "Marty Natalegawa Dilantik Jadi Dubes Inggris". Merdeka. 2005-11-11. Diakses tanggal 2019-07-30. 
  12. ^ "Inilah 20 Duta Besar RI yang Baru". Kompas. 2010-01-20. Diakses tanggal 2019-08-04. 
  13. ^ "SBY Lantik 14 Dubes Baru". Detik News. 2013-12-24. Diakses tanggal 2019-08-04. 
  14. ^ Ihsanuddin (2018-02-20). "Presiden Lantik 17 Duta Besar, dari Muliaman Hadad hingga Todung Mulya Lubis". Kompas. Diakses tanggal 2019-08-02. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]