Daftar Duta Besar Indonesia untuk Tanzania

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Duta Besar Indonesia untuk Tanzania
Kementerian Luar Negeri.svg
Lambang Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
Triyogo Jatmiko.jpg
Petahana
Tri Yogo Jatmiko

sejak 17 November 2021
KantorDar es Salaam, Tanzania
Ditunjuk olehPresiden Indonesia
Situs webkemlu.go.id/daressalaam/id

Berikut adalah daftar diplomat Indonesia yang pernah menjabat Duta Besar Republik Indonesia untuk Tanzania:


No. Foto Nama Mulai menjabat Selesai menjabat Merangkap Diangkat oleh Ref.
...
No image.svg Muhammad Yasin 1967 1970   Soekarno [1]
No image.svg Otto Abdulrachman   Soeharto [2]
No image.svg Lalu Manambai Abdul Kadir 9 Februari 1974 [3]
No image.svg Mohammad Sabir 25 Februari 1978 Kenya
Zambia
[4][5]
No image.svg R. Gandoel Soegantyo Koesoemadigdo 12 Juni 1982 [6]
No image.svg Husein Joesoef 1985 [7][8]
No image.svg Hidayat Soemo 25 Maret 1989 Burundi
Komoro
Mauritius
Rwanda
Zambia
[9]
No image.svg Rizal Charis 1993 Burundi
Komoro
Mauritius
Rwanda
Zambia
[10]
No image.svg Thaufik Salim 1996 Burundi
Komoro
Mauritius
Rwanda
Zambia
[11]
No image.svg Hannief Djohan Burundi
Komoro
Mauritius
Rwanda
Zambia
[12]
No image.svg Trijono Marjono 7 Oktober 2004 Burundi
Komoro
Mauritius
Rwanda
Zambia
  Megawati Soekarnoputri [13][14]
No image.svg Yudhistiranto Sungadi 30 Januari 2009 Burundi
Komoro
Rwanda
  Susilo Bambang Yudhoyono [15]
Zakaria Anshar.jpg Zakaria Anshar 14 November 2012 Burundi
Komoro
Rwanda
[16]
Ratlan Pardede.png Ratlan Pardede 18 Mei 2017 Oktober 2021 Burundi
Komoro
Rwanda
  Joko Widodo [17]
Triyogo Jatmiko.jpg Tri Yogo Jatmiko 17 November 2021 Petahana Burundi
Komoro
Rwanda
[18]


Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Hendri F. Isnaeni. "Tanzania Pernah Tak Akui Soeharto Sebagai Presiden Indonesia". Historia. Diakses tanggal 2019-09-02. 
  2. ^ "Briefs". Daily Report: Asia & Pacific. The Service. 1970-07-08. hlm. i. Diakses tanggal 2019-09-02. 
  3. ^ G. Dwipayana; Nazaruddin Sjamsuddin, ed. (2003). Jejak Langkah Pak Harto 27 Maret 1973 – 23 Maret 1978. Jakarta: Citra Kharisma Bunda. hlm. 100. 
  4. ^ "Presiden: Kemantapan Keadaan Dalam Negeri Faktor Menentukan Kelancaran Politik Luar Negeri". ANTARA. 1978-02-25. Diakses tanggal 2019-09-03. 
  5. ^ Mohammad Sabir (1990). Quo Vadis Nonblok?. Jakarta: Haji Masagung. 
  6. ^ "7 Dubes Baru Dilantik: Peta Politik Bertambah Rumit Kata Presiden". Merdeka. 1982-06-12. Diakses tanggal 2019-08-29. 
  7. ^ "Dilantik sebagai Dubes Tanzania". TEMPO. Jakarta: Badan Usaha Jaya Press Japansan Jaya Raya. 1985-10-05. hlm. 58. 
  8. ^ "Seludup Gading: Bekas Duta Dipecat". Berita Harian. 1989-02-11. 
  9. ^ "Presiden Soeharto Lantik 12 Dubes Baru". ANTARA. 1989-03-25. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  10. ^ Pewarta Departemen Luar Negeri RI, Volumes 65–68. Jakarta: Departemen Luar Negeri Republik Indonesia. 1993. hlm. 76. 
  11. ^ Pewarta Departemen Luar Negeri RI., Volumes 77–80. Jakarta: Departemen Luar Negeri Republik Indonesia. 1996. hlm. 171. 
  12. ^ "Indonesian Missions Worldwide". Departemen Luar Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2000-11-17. Diakses tanggal 2019-09-15. 
  13. ^ Zulkaranen; Eko Purwanto (2004-10-07). "Presiden Megawati Melantik Empat Dubes Luar Biasa". Liputan 6. Diakses tanggal 2019-08-17. 
  14. ^ "Indonesian Missions Worldwide". Departemen Luar Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2004-10-27. Diakses tanggal 2019-09-15. 
  15. ^ "Presiden Lantik 15 Duta Besar Baru". Republika. 2009-01-30. Diakses tanggal 2019-08-17. 
  16. ^ "Presiden SBY Lantik Enam Dubes Baru". Berita Satu. 2012-11-14. Diakses tanggal 2019-08-17. 
  17. ^ Ihsanuddin (2017-05-18). "Jokowi Lantik Enam Dubes, Salah Satunya Rusdi Kirana". Kompas. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  18. ^ "Presiden Lantik 12 Duta Besar RI untuk Negara Sahabat". Sekretariat Presiden Republik Indonesia. 17 November 2021. Diakses tanggal 17 November 2021.