Duta Besar Indonesia untuk Turki

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Duta Besar Indonesia untuk Turki
Kementerian Luar Negeri.svg
Lambang Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
Petahana
Lalu Muhammad Iqbal

sejak 7 Januari 2019
Ditunjuk olehPresiden Indonesia
Situs webkemlu.go.id/ankara/id

Berikut adalah daftar diplomat Indonesia yang pernah menjabat Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki:

No. Nama Mulai menjabat Selesai menjabat Merangkap Ref.
1 R Subiakto, Jalesveva Jayamahe, p212.jpg Subiyakto 1 September 1959 1964 [1]
2 No image.svg Sugiarto 1964 1967 [1][2]
3 No image.svg Mohammad Iskandar Ishaq 1967 1970 [3][4]
4 No image.svg Mohammad Ali Mursyid 1970 1973 [4]
5 No image.svg Muchlas Rowi 9 Februari 1974 1977 [4][5]:100
6 No image.svg Nurmanli Aman 9 Juli 1977 1980 [4][5]:511
7 Mohammad Syafaat Mintaredja.jpg Mohammad Syafa'at Mintaredja 8 November 1980 1983 [6]
8 No image.svg Abdulrachim Alamsjah 24 Desember 1983 1987 [4][7]
9 Nasrun Syahrun.jpg Nasrun Syahrun 31 Agustus 1987 1991 [4][8]
10 No image.svg Sukarno Abdulrachman 1991 1994 [4][9]
11 SOELARSO 1.jpg Sularso Haknyo Subroto 7 Februari 1995 1998 Azerbaijan [4][10][11]
12 No image.svg Jacky Djumantara Wahyu 1999 2002 Azerbaijan [4][12]
13 Amin Rianom.jpg Amin Rianom 19 Februari 2003 Azerbaijan [13]
14 No image.svg Awang Bahrin 18 Oktober 2006 Azerbaijan [14]
15 Nahari Agustini.jpg Nahari Agustini 10 Agustus 2010 [15]
16 Wardana.jpg Wardana 15 Oktober 2014 [16]
17 Lalu Muhammad Iqbal.jpg Lalu Muhammad Iqbal 7 Januari 2019 Petahana [17]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 1964 tentang Pengangkatan Soegiarto S.H. Sebagai Duta Besar Dan Berkuasa Penuh Untuk Turki (1964-03-02).
  2. ^ Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1967 tentang Pemindahan Duta Besar Luar Biasa Dan Berkuasa Penuh Pada Pemerintah Turki R. Soegiarto S.H. Ke Jakarta (1967-02-06).
  3. ^ Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 1967 tentang Pengangkatan Muhammad Iskandar Ishaq Sebagai Duta Besar Luar Biasa Dan Berkuasa Penuh Pada Pemerintah Republik Turki (1967-02-14)
  4. ^ a b c d e f g h i "AMBASSADORS (1959 – 2002)". Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ankara, Turki. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2006-07-20. Diakses tanggal 2019-09-12. 
  5. ^ a b G. Dwipayana; Nazaruddin Sjamsuddin, ed. (2003). Jejak Langkah Pak Harto 27 Maret 1973 – 23 Maret 1978. Jakarta: Citra Kharisma Bunda. hlm. 100. 
  6. ^ G. Dwipayana; Nazaruddin Sjamsuddin, ed. (2003). Jejak Langkah Pak Harto 29 Maret 1978 – 11 Maret 1983. Jakarta: Citra Kharisma Bunda. hlm. 353. 
  7. ^ G. Dwipayana; Nazaruddin Sjamsuddin, ed. (2003). Jejak Langkah Pak Harto 16 Maret 1983 – 11 Maret 1988. Jakarta: Citra Kharisma Bunda. hlm. 94. 
  8. ^ "President Lantik 14 Duta Besar Indonesia". Suara Pembaruan. 1987-08-31. Diakses tanggal 2019-08-21. 
  9. ^ Presiden RI ke II Jenderal Besar H.M. Soeharto dalam berita: 1991. Jakarta: Antara Pustaka Utama. 2008. hlm. 40. 
  10. ^ "Hasjim, Wisber Named Ambassadors". Jakarta Post. 1995-02-07. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  11. ^ Directory Ministry of Health. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 1997. hlm. 61. 
  12. ^ "Presiden Kirim 20 Nama Calon Dubes RI ke DPR". Merdeka. 2005-06-24. Diakses tanggal 2019-09-01. 
  13. ^ "DPR Menolak, Siapa Peduli". TEMPO. 2013-07-27. hlm. 41. 
  14. ^ "Presiden Lantik 24 Dubes Untuk Negara Sahabat". ANTARA News. 2006-10-18. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  15. ^ Insaf Albert Tarigan (2010-08-10). "24 Dubes RI Dilantik Presiden". Okezone News. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  16. ^ Humas Setkab (2014-10-15). "Peter Gontha Dubes Polandia, faizasyah Dubes Kanada". Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 2019-08-08. 
  17. ^ Fabian Januarius Kuwado (2019-01-07). "Jokowi Lantik 16 Dubes di Istana Negara". Kompas. Diakses tanggal 2019-08-08.