Pandemi Covid-19 di Spanyol

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Pandemi koronavirus di Spanyol
COVID-19 outbreak Spain per capita cases map.svg
Jumlah kasus yang dikonfirmasi per juta penduduk dari wilayah otonom
COVID-19 outbreak Spain per capita map.svg
Jumlah kasus yang dikonfirmasi per juta penduduk menurut provinsi (per 1 April):
  Tidak ada data yang tersedia
  Terkonfirmasi <99
  Terkonfirmasi 100–249
  Terkonfirmasi 250–499
  Terkonfirmasi 500–999
  Terkonfirmasi 1,000–2,999
  Terkonfirmasi 3,000–4,999
  Terkonfirmasi ≥5,000
Pemerintah Catalonia tidak memberikan data di tingkat provinsi.
PenyakitCOVID-19
Galur virusSARS-CoV-2
LokasiSpanyol
Kasus pertamaLa Gomera, Kepulauan Canaria[1]
Tanggal kemunculan31 Januari 2020
(1 tahun, 10 bulan dan 1 hari)
AsalWuhan, Hubei, Tiongkok[2][3]
Kasus terkonfirmasi148,220[4]
Kasus sembuh48,021[4]
Kematian
14,792[4]

Pandemi koronavirus 2019–2020 di Spanyol pertama kali dikonfirmasi pada tanggal 31 Januaryi 2020, ketika seorang turis Jerman dites positif di La Gomera, Kepulauan Kenari.[1] Hingga 24 Februari 2020, setelah ledakan jumlah kasus di Italia, Spanyol menemukan banyak kasus yang berhubungan dengan kluster Italia, berasal dari seorang doktor Italia yang berlibur ke Tenerife. Setelah itu, banyak kasus yang ditemukan di Tenerife dari orang-orang yang mengontak dokter tersebut.[5] Kasus-kasus yang lain yang berhubungan dengan orang-orang yang mengunjungi Italia juga ditemukan di Spanyol.[6][7][8]

Hingga 31 Maret 2020, ada lebih dari 95 ribu kasus dengan 8.464 orang korban yang meninggal.[4] Jumlah sesungguhnya orang yang terjangkit penyakit ini diperkirakan lebih tinggi, karena orang-orang yang tidak memiliki gejala-gejala COVID-19 tidak dites.[9][10] Hingga 21 Maret 2020, ada lebih dari 350 ribu tes untuk COVID-19 yang telah dibagikan.[11]

Sejak 13 Maret, sudah ada kasus di setiap dari 50 provinsi di Spanyol. Madrid merupakan kota dengan jumlah kasus dan korban terbanyak di Spanyol. Tenaga medis dan orang-orang yang tinggal di panti jompo mengalami tingkat infeksi yang sangat tinggi.[12] Hingga 25 Maret 2020, jumlah korban meninggal di Spanyol melebihi jumlah di Tiongkok; kedua setelah Italia di seluruh dunia.[13]

Pandemi koronavirus adalah pandemi yang disebabkan koronavirus (COVID-19) dan menyerang sistem pernafasan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kemudian mengumumkan pandemi koronavirus sebagai pandemi dunia pada tanggal 11 Maret 2020.[14]

Kronologi[sunting | sunting sumber]

Pada 31 Januari 2020, Spanyol mengkonfirmasi kasus COVID-19 pertamanya di La Gomera, Kepulauan Canaria. Seorang turis dari Jerman dinyatakan positif dan dirawat di Rumah Sakit Universitas Nuestra Señora de Candelaria. Pada tanggal 9 Februari, kasus kedua melibatkan seorang turis pria Inggris di Palma de Mallorca, Kepulauan Balears, yang tertular penyakit tersebut setelah melakukan kontak dengan seseorang di Prancis yang kemudian dinyatakan positif.[1][15] Pada 13 Februari, kematian pertama di Spanyol tercatat melibatkan seorang pria berusia 69 tahun yang berada di Nepal. Dia meninggal di Valencia dan didiagnosis post-mortem. Pada 24 Februari, setelah wabah COVID-19 di Italia, seorang dokter dari Lombardia, Italia, yang sedang berlibur di Tenerife, dinyatakan positif di Rumah Sakit Universitas Nuestra Señora de Candelaria di Spanyol. Istana H10 Costa Adeje di Tenerife dikunci.[16]

Pada 25 Februari, empat kasus baru terkait dengan klaster Italia dikonfirmasi di Spanyol. Di Kepulauan Canaria, istri dokter medis dari Lombardia, yang sedang berlibur di Tenerife, dinyatakan positif. Di Catalunya, seorang wanita Italia berusia 36 tahun yang tinggal di Spanyol, yang mengunjungi Bergamo dan Milan dari 12 hingga 22 Februari, juga dinyatakan positif di Barcelona. Seorang pria 24 tahun dari Madrid, yang baru saja kembali dari Italia Utara, dinyatakan positif dan dirawat di Rumah Sakit Carlos III. Di Wilayah Valencia, seorang pria dari Villarreal, yang baru-baru ini bepergian ke Milan, dinyatakan positif dan dirawat di Rumah Sakit Universitario De La Plana, Castellón.[17]

Pada 29 Maret 2020, Kementerian Kesehatan Spanyol mengonfirmasi 838 orang meninggal akibat virus COVID-19 selama 24 jam terakhir, jumlah harian tertinggi yang pernah ada. Pasien di Spanyol yang berada didalam perawatan intensif tercatat melampaui kapasitas nasional, menggunakan sekitar 4.400 tempat tidur di rumah sakit setempat, memaksa petugas kesehatan untuk memutuskan siapa yang akan dirawat terlebih dahulu. Spanyol telah mencatat total 6.528 kematian terkait dengan COVID-19.[18]

Spanyol mengalami gelombang kedua virus COVID-19 di bulan Agustus 2020. Wabah baru yang paling parah terlihat di Aragón, Catalonia, Kepulauan Balearic, Navarre, Almería, Salamanca, Soria, dan Valencia. Menurut angka regional, 898 orang tercatat dirawat di rumah sakit dalam dua minggu hingga 20 Agustus 2020. Menurut Our World in Data, Spanyol memiliki tingkat kepositifan tertinggi kedua di Uni Eropa, setelah Kroasia.[19]

Dampak dan reaksi[sunting | sunting sumber]

  • 6 Maret, tersebar misinformasi[20] yang menyebabkan orang-orang menyerbu tempat-tempat perbelanjaan.[21]
  • 20 Maret, Presiden Wilayah Madrid mengumumkan bahwa hingga 80% penduduk Madrid dapat terjangkit penyakit ini.[22]
  • 23 Maret, surat kabar The Guardian memberitakan bahawa rumah sakit dan panti jompo di Madrid kewalahan dengan pasien koronavirus.[23][24] Di beberapa panti jompo, orang-orang manula penghuni panti ditemukan ditelantarkan di tempat tidur mereka. Tentara Spanyol memberikan bantuan darurat. Menteri Pertahanan Spanyol mengatakan bahwa siapa pun yang ditemukan bersalah menelantarkan orang-orang tersebut akan dituntut.[23]
  • 28 Maret, surat kabar El País memberitakan bahwa paling tidak ada 9.444 tenaga medis yang terkena COVID-19, namun hanya 8,8% yang memerlukan perawatan rumah sakit.[25]

Pandemi ini juga telah mempengaruhi ekonomi Spanyol yang rapuh, dan diperkirakan akan membutuhkan suntikan 200 juta Euro.[24][26][27] As of 28 March, Goldman Sachs was predicting a double-digit GDP decline for Spain.[28]

Mulai tanggal 23 November sampai sepanjang bulan Desember, turis yang berasal lebih dari 60 negara yang ingin memasuki Spanyol, harus memberikan tes Covid-19 negatif tidak lebih dari 72 jam, sebelum mereka terbang. Sejumlah wilayah yang sering dijadikan tempat wisata di Spanyol telah memutuskan untuk menutup perbatasannya. Madrid tutup antara tanggal 4 sampai 14 Desember 2020, Basque Country dan Andalusia ditutup hingga 10 Desember 2020, Valencia dan Murcia juga ditutup hingga 9 Desember 2020. Daerah lain juga melukan penutupan perbatasan wilayah setelah periode Puente. Catalonia ditutup hingga 21 Desember 2020, La Rioja ditutup hingga tanggal 19 Desember 2020 dan Navarra hingga tanggal 18 Desember 2020.[29]

Dampak terhadap perekonomian[sunting | sunting sumber]

Wabah pandemi COVID-19 yang parah di Spanyol dan pengambilan keputusan pembatasan wilayah sebagai tanggapan mencegah penyebaran COVID-19 lebih luas sejak pertengahan Maret telah mengakibatkan kontraksi aktivitas perekonomian yang belum pernah terjadi sebelumnya pada paruh pertama tahun ini. Seluruh sektor penggerak perekonomian negara Spanyol terpengaruh khususnya sektor jasa menjadi yang paling terpengaruh. Sentimen dan indikator ekonomi mencapai titik terendah pada bulan April dan membaik pada bulan Mei ketika aturan pembatasan dicabut. Pada akhir Juni 2020, Spanyol memasuki 'normalitas baru' di mana tindakan jarak sosial tetap diberlakukan dan mulai beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen terhadap penyedia layanan, seperti makanan dan akomodasi, perdagangan eceran, layanan pribadi, serta seni dan hiburan. Dalam kasus pariwisata internasional, dampaknya akan diperburuk dengan berkurangnya konektivitas penerbangan, meskipun perbatasan dibuka secara bertahap. Kegiatan di sektor manufaktur diperkirakan akan pulih lebih cepat daripada di sektor jasa. Gangguan dalam rantai nilai global dan lemahnya permintaan dapat menghambat normalisasi aktivitas industri.[30]

Kepala bank sentral Spanyol mengatakan bahwa pemulihan ekonomi Spanyol dari pandemi COVID-19 diperkirakan lebih lambat dari yang diharapkan. Pemulihan yang lebih cepat tergantung pada peluncuran vaksin yang cepat. Bank Spanyol mengatakan ekonomi akan tumbuh 6,8% pada 2021 dan akan mencapai level pra-pandemi tahun depan. Namun, Pablo Hernandez de Cos, gubernur Bank Spanyol, mengatakan kepada surat kabar El Mundo bahwa PDB tahun ini mungkin akan lebih rendah. Ekonomi Spanyol diperkirakan tidak akan pulih ke level sebelum pandemi hingga 2023.[31]

Dampak terhadap sektor pendidikan[sunting | sunting sumber]

Di Spanyol, tidak termasuk bagian non-wajib dari kurikulum, setiap minggu penutupan sekolah mewakili sekitar 30 jam waktu pengajaran wajib tatap muka di sekolah artinya 2,9% dari tahunan waktu instruksi wajib. Sekolah terpaksa mengganti waktu ini di kelas dengan pembelajaran online dan home schooling, dalam banyak kasus difasilitasi oleh guru dan orang tua.[32]

Dialporkan bahwa 96% Universitas Spanyol telah meningkatkan protokol kesehatan dan keselamatan mereka sebagai hasil dari pengalaman menghadapi virus Covid-19. Spanyol telah menghadapi tantangan yang jauh lebih besar daripada negara lain, Spanyol termasuk di antara 3 negara pertama yang menghadapi pandemi dan memimpin dalam persentase kematian.[33]

Di tahun 2019, Spanyol tercatat memiliki angka putus sekolah tertinggi di Uni Eropa yaitu  17,3%. Sekarang, pemerintah memperkirakan hingga 12% atau sekitar hampir satu juta murid memilih untuk putus sekolah dikarenakan pemberlakuan lockdown sehingga sekolah terpaksa melakukan pembelajaran jarak jauh selama 14 minggu. Dalam masa lockdown, akses terbatas ke internet menciptakan penghalang sosial.  Siswa yang kurang beruntung di Spanyol yakni hampir sebanyak 14% siswa tidak memiliki kesempatan untuk dapat mengakses internet. Pelajar yang berada di keluarga kurang mampu di Spanyol sudah bernasib lebih buruk daripada banyak siswa di Eropa.[34]

Pada tanggal 9 Februari 2021, Kementerian Kesehatan Spanyol merilis data yang menunjukkan bahwa sekolah telah menjadi klaster utama penyebaran virus Covid-19 dalam seminggu terakhir. Tercatat sebanyak 1.678 wabah virus Covid-19 yang terdeteksi selama seminggu terakhir di Spanyol, sekolah adalah titik fokus utama penularan, menyalip atas klaster penyebaran dari pertemuan sosial atau keluarga, panti jompo, pusat kesehatan atau tempat kerja. Dalam gelombang ketiga Covid-19, Spanyol memilih untuk mulai mengatifkan kegiatan sekolah. Penularan di ruang kelas masih mendekati rekor tertinggi.[35]

Penyebaran ke negara-negara lain[sunting | sunting sumber]

  Spanyol
  Larangan masuk
  Karantina wajib
  • 29 Februari, seorang wanita berusia 70 tahun yang tiba di Ekuador dari Spanyol menjadi kasus pertama di negara tersebut.[36] Korban tersebut meninggal pada tanggal 13 Maret.[37]
  • 6 Maret, seorang pria berusia 25 tahun dari Peru yang mengunjungi Spanyol, Prancis, dan Ceko menjadi kasus pertama di negara tersebut.[38]
  • 8 Maret, Portugal mengonfirmasi kasus yang diimpor dari Spanyol[39] On 10 March, a further case was detected and the following day (11 March) another three cases.[40][41]
  • 10 Maret, seorang wanita berusia 40 tahun yang kembali ke Panama dari Madrid, Spanyol menjadi kasus pertama di negara tersebut.[42]
  • 10 Maret, seorang wanita hamil yang tiba di Honduras dari Spanyol menjadi kasus pertama di negara tersebut.[43]
  • 13 Maret, Venezuela mengonfirmasi dua kasus yang dibawa dari penerbangan Iberia 6673 dari Spanyol. Semua penumpang pesawat diminta untuk dikarantina.[44][45][46]
  • 14 Maret, seorang wanita yang tiba di Guinea Khatulistiwa dari Spanyol menjadi kasus pertama di negara tersebut.[47]
  • 20 Maret, seorang pekerja tambang yang tiba di Papua Nugini dari Spanyol menjadi kasus pertama di negara tersebut.[48]

Larangan masuk[sunting | sunting sumber]

Hingga 31 Maret 2020, negara-negara berikut ini telah menerbitkan larangan masuk bagi warga negara Spanyol:

Wajib karantina[sunting | sunting sumber]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c "Sanidad confirma en La Gomera el primer caso de coronavirus en España". El Pais (dalam bahasa Spanyol). 31 January 2020. Diarsipkan dari versi asli tanggal 31 January 2020. Diakses tanggal 31 January 2020. 
  2. ^ "Q&A on coronaviruses (COVID-19)". www.who.int (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 24 March 2020. the outbreak began in Wuhan, China, in December 2019. 
  3. ^ Sheikh, Knvul; Rabin, Roni Caryn (10 March 2020). "The Coronavirus: What Scientists Have Learned So Far". The New York Times. Diakses tanggal 24 March 2020. 
  4. ^ a b c d "El mapa del coronavirus en España: 14.792 muertos y más de 148.000 casos". RTVE (dalam bahasa Spanyol). 8 April 2020. 
  5. ^ "Sanidad confirma el primer positivo por coronavirus en Valencia". Las Provincias (dalam bahasa Spanyol). 27 February 2020. Diakses tanggal 27 February 2020. 
  6. ^ "Coronavirus, positivi due italiani a Tenerife. Mille persone nell'hotel in quarantena". la Repubblica (dalam bahasa Italia). 25 February 2020. Diakses tanggal 25 February 2020. 
  7. ^ "Coronavirus, dall'Italia si spande in Europa. Conte: "Inaccettabili limitazioni agli italiani". Ma molti Paesi prendono misure". la Repubblica (dalam bahasa Italia). 25 February 2020. Diakses tanggal 25 February 2020. 
  8. ^ "Woman in Barcelona tests positive to coronavirus, the first confirmed case on mainland Spain". thelocal.es. Diakses tanggal 26 February 2020. 
  9. ^ Lau, Hien; Khosrawipour, Veria; Kocbach, Piotr; Mikolajczyk, Agata; Ichii, Hirohito; Schubert, Justyna; Bania, Jacek; Khosrawipour, Tanja (2020-03-14). "Internationally lost COVID-19 cases". Journal of Microbiology, Immunology and Infection (dalam bahasa Inggris). doi:10.1016/j.jmii.2020.03.013. ISSN 1684-1182. 
  10. ^ Linde, Oriol Güell, Elena Sevillano, Pablo (2020-03-18). "Lack of testing hampering Spain's efforts to slow coronavirus outbreak". EL PAÍS (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-03-31. 
  11. ^ "¿Ha hecho España "355.000 tests" de detección del coronavirus? Los distintos cambios de criterio del Gobierno". Maldita (dalam bahasa Spanyol). 23 March 2020. Diakses tanggal 31 March 2020. 
  12. ^ Hedgecoe, Guy (March 26, 2020). "'Top of the curve'? Spain hopes Covid-19 peak reached as deaths pass 4,000". The Irish Times. Diakses tanggal 28 March 2020. 
  13. ^ "Coronavirus latest: Britain's Prince Charles tests positive for Covid-19". South China Morning Post. 25 March 2020. Diakses tanggal 25 March 2020. Spain’s coronavirus death toll overtook that of China on Wednesday, rising to 3,434 after 738 people died over the past 24 hours, the government said. 
  14. ^ "WHO Director-General's opening remarks at the media briefing on COVID-19 - 11 March 2020". www.who.int (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-03-14. 
  15. ^ "First confirmed coronavirus case in Spain in La Gomera, Canary Islands". Outbreak News Today (dalam bahasa Inggris). 3 February 2020. Diakses tanggal 28 February 2020. 
  16. ^ Sanidad, Ministerio de (31 January 2020). "El Centro Nacional de Microbiología ha confirmado, pasadas las diez de esta noche, que una de las muestras enviadas desde La Gomera ha dado positivo en #coronaviruspic.twitter.com/B21LojPzZD". @sanidadgob (dalam bahasa Spanyol). Diakses tanggal 28 February 2020. 
  17. ^ Levante-EMV. "Sanidad confirma el primer caso de coronavirus en la C. Valenciana". levante-emv.com (dalam bahasa Spanyol). Diakses tanggal 26 February 2020. 
  18. ^ Devereux, Charlie; Colten, Jerrold (30 Maret 2020). "Hospitals Swamped as Italy-Spain Virus Deaths Surpass 17,000". Bloomberg. Diakses tanggal 15 Maret 2021. 
  19. ^ LLANERAS, KIKO; GALOCHA, ARTUR (24 Agustus 2020). "What do the coronavirus data from August tell us about the new spread of the virus in Spain?". EL PAIS. Diakses tanggal 15 Maret 2021. 
  20. ^ Alberto García, Ramiro Fuente y Desirée García. "Las falsedades sobre el coronavirus se propagan por España" (dalam bahasa Spanyol). EFE. Diakses tanggal 28 March 2020. 
  21. ^ Al-Arshani, Sarah (10 March 2020). "Photos show how coronavirus precautions left everything from schools to stadiums deserted across Spain — as cases spike past 1,600". Business Insider. Diakses tanggal 28 March 2020. 
  22. ^ CNN, Laura Perez Maestro. "In Madrid, 80% of people expected to get Covid-19, official says". CNN. Diakses tanggal 28 March 2020. 
  23. ^ a b Jones, Sam (23 March 2020). "Spanish minister says older people found 'dead and abandoned'". The Guardian. Diakses tanggal 28 March 2020. 
  24. ^ a b Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama guardian
  25. ^ Ana Alfageme and Isabel Valdés (28 March 2020). ""Necesito volver a trabajar y sentir que hago algo"". EL PAÍS (dalam bahasa Spanyol). Diakses tanggal 29 March 2020. 
  26. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama stay at home
  27. ^ "The EU can't agree on how to help Italy and Spain pay for coronavirus relief". CNN. Diakses tanggal 28 March 2020. 
  28. ^ Fariza, Ignacio (28 March 2020). "El reto de congelar la economía". EL PAÍS (dalam bahasa Spanyol). Diakses tanggal 29 March 2020. 
  29. ^ "What changes about life in Spain in December 2020?". The Local. 1 Desember 2020. Diakses tanggal 15 Maret 2021. 
  30. ^ "Economic forecast for Spain" (PDF). European Commision (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 15 Maret 2021. 
  31. ^ Keeley, Graham (14 Maret 2021). "Lower Spanish growth expected this year, bank governor says, with hopes pinned on vaccine rollout". KELO (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 15 Maret 2021. 
  32. ^ "School Education During Covid-19: Were Teachers and Students Ready?" (PDF). OECD (dalam bahasa Inggris). 2020. Diakses tanggal 15 Maret 2021. 
  33. ^ "Spanish Universities Respond to the COVID-19 Pandemic" (PDF). Spain Education Programs (dalam bahasa Inggris). 2020. Diakses tanggal 15 Maret 2021. 
  34. ^ Dowsett, Sonya (23 Juni 2020). "Generation COVID: The Spanish learners lost to lockdown". REUTERS (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 15 Maret 2021. 
  35. ^ McMurtry, Alyssa (19 Februari 2021). "Spain: Schools become top source of COVID-19 clusters". AA (Anadolu Agency) (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 15 Maret 2021. 
  36. ^ "Coronavirus: España 'exporta' el primer caso con una mujer ecuatoriana diagnosticada de vuelta a su país". Correo Farmaceutico (dalam bahasa Spanyol). Unidad Editorial Revistas, S.L.U. 29 February 2020. Diakses tanggal 3 March 2020. 
  37. ^ "Ecuador confirma primera muerte por coronavirus". Infobae (dalam bahasa Spanyol). 13 March 2020. Diakses tanggal 13 March 2020. 
  38. ^ "Peru records first confirmed case of coronavirus, President Vizcarra says". Reuters. 6 March 2020. Diakses tanggal 14 March 2020 – via www.reuters.com. 
  39. ^ "RELATÓRIO DE SITUAÇÃO". Direção-Geral da Saúde (dalam bahasa Portugis). 8 March 2020. 
  40. ^ "RELATÓRIO DE SITUAÇÃO". Direção-Geral da Saúde (dalam bahasa Portugis). 10 March 2020. 
  41. ^ "RELATÓRIO DE SITUAÇÃO". Direção-Geral da Saúde (dalam bahasa Portugis). 12 March 2020. 
  42. ^ "The Latest: Panama confirms 1st case of coronavirus". ABC News (dalam bahasa Portugis). 10 March 2020. 
  43. ^ "Salud confirma los dos primeros casos de COVID-19 en el territorio hondureño" [Health confirms the first two cases of COVID-19 in the Honduran territory] (dalam bahasa Spanish). Secretaría de Salud Honduras. 13 March 2020. 
  44. ^ "Régimen de Maduro confirma dos primeros casos de coronavirus". NTN24.com (dalam bahasa Spanyol). 13 March 2020. Diakses tanggal 13 March 2020. 
  45. ^ "Venezuela confirms coronavirus cases amid public health concerns". Reuters. 13 March 2020. Diakses tanggal 13 March 2020. 
  46. ^ "Gobierno convoca a viajeros del vuelo 6673 presentarse para cumplir la cuarentena". El Pitazo (dalam bahasa Spanyol). 13 March 2020. Diakses tanggal 14 March 2020. 
  47. ^ "Equatorial Guinea announces first coronavirus case". Deccan Herald. 14 March 2020. Diarsipkan dari versi asli tanggal 15 March 2020. Diakses tanggal 15 March 2020. 
  48. ^ "PNG Confirms first Case of Coronavirus-COVID -19". Diakses tanggal 20 March 2020. 
  49. ^ Fearing Coronavirus, Abkhazia Extends Travel Ban on Foreigners Except Russians civil.ge
  50. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z aa ab ac ad ae af ag ah ai aj ak al am an ao ap aq ar as at au av aw ax ay az ba bb bc bd be bf bg bh bi bj bk bl bm bn bo bp bq br bs bt bu bv bw bx by bz ca cb cc cd ce cf cg ch ci cj ck cl cm cn co cp cq cr cs ct cu cv cw cx cy cz da db dc dd de df dg dh di dj dk dl dm dn do dp dq dr ds dt du dv dw dx dy dz ea eb ec ed ee ef eg eh ei ej ek el em Restricciones a los viajes de ciudadanos provenientes de España (31/03/2020) Ministerio de Asuntos Exteriores (dalam bahasa Spanyol)
  51. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q "IATA - International Travel Document News". www.iatatravelcentre.com. 
  52. ^ "Buenos Aires Times | Argentina to close schools for two weeks, borders to visitors". 
  53. ^ "Australia blocks arrival of all non-residents in expanded coronavirus travel ban". Diakses tanggal March 19, 2020. 
  54. ^ a b c Coronavirus: Some Of These 24 European Countries Have Closed Their Borders To Tourists Forbes
  55. ^ Travel restrictions update for Azerbaijan restrictions.info, accessed 25 March 2020
  56. ^ a b c d e f g h i j k l m n Más de 110 países prohíben ya la entrada a viajeros españoles o les obligan a guardar cuarentena elpais.com (15/03/2020) (dalam bahasa Spanyol)
  57. ^ Novel Coronavirus (COVID-19) - Information for Travellers, Govenment of Bermuda, 10 March 2020, diakses tanggal 2020-03-20 
  58. ^ Bolivia cierra fronteras, suspende vuelos y limita el transporte terrestre por el coronavirus | Los Tiempos
  59. ^ Botswana imposes travel ban on people entering from 18 high-risk countries newsghana.com.gh
  60. ^ "Brazil restricts land borders with neighbors due to coronavirus". Reuters. 19 March 2020. 
  61. ^ "Governo restringe entrada de passageiros estrangeiros de voos internacionais". g1.globo.com (dalam bahasa Portugis). 
  62. ^ COVID-19 live updates: Tally climbs to 114 with 5 new infections 27 March 2020 thescoop.co, accessed 27 March 2020
  63. ^ Minister Of Home Affairs Explained The Control Of Foreigner's Entry Into The Country 24 March 2020 www.brudirect.com, accessed 27 March 2020
  64. ^ a b c d e f Coronavirus: how countries are clamping down on arrivals South China Morning Post
  65. ^ "Canada to bar entry to travellers who are not citizens, permanent residents or Americans | CBC News". 
  66. ^ O'Hare, Maureen & Hardingham, Tamara (17 March 2020). "Coronavirus: Which countries have travel bans?". CNN. Diakses tanggal 17 March 2020. 
  67. ^ "COVID19: Governo declara situação de contingência a nível da Proteção Civil" (dalam bahasa Portuguese). Governo de Cabo Verde. 17 March 2020. Diakses tanggal 20 March 2020. 
  68. ^ "Governo declara situação de contingência, a nível de Proteção Civil, por causa do Covid-19". TCV (dalam bahasa Portuguese). 17 March 2020. Diakses tanggal 20 March 2020. 
  69. ^ a b c d e f g h i j Coronavirus Travel Restrictions, Across the Globe The New York Times
  70. ^ "Ministry of Foreign Affairs of the People's Republic of China, National Immigration Administration Announcement on the Temporary Suspension of Entry by Foreign Nationals Holding Valid Chinese Visas or Residence Permits". Ministry of Foreign Affairs of the People's Republic of China. 2020-03-26. 
  71. ^ "Colombia cierra sus fronteras durante los próximos 75 días". March 16, 2020 – via portfolio.co. 
  72. ^ "Nuevo coronavirus en Costa Rica: Gobierno decreta estado de emergencia nacional". La Nación, Grupo Nación. 
  73. ^ Cuba anuncia cierre de frontera: solo podrán entrar cubanos y extranjeros residentes adncuba.com, accessed 25 March 2020
  74. ^ "Cuba bars entry to foreign tourists in bid to contain coronavirus spread". Reuters. March 20, 2020. Diakses tanggal March 21, 2020 – via www.reuters.com. 
  75. ^ As it happened- Coronavirus on Friday, 19:55 13 March 2020- Cyprus limits entry to country /www.bbc.com, accessed 15 March 2020
  76. ^ "Dominican Republic closes borders over coronavirus, halts all incoming flights". March 18, 2020 – via nydailynews.com. 
  77. ^ "Egypt Shuts Down Airports, Suspends Air Travel: PM". March 16, 2020. 
  78. ^ "Estonia to close borders to foreign nationals from March 17". 15 March 2020. 
  79. ^ "Fiji closes borders". Diakses tanggal March 22, 2020. 
  80. ^ "Muutokset astuvat voimaan: Koronaviruksen aiheuttama poikkeustila sulkee koulut tänään, rajat kiinni torstaina". Yle (dalam bahasa Suomi). March 18, 2020. Diakses tanggal March 20, 2020. 
  81. ^ Ghana closes borders for arrivals from coronavirus hit countries 15 March 2020 www.bloomberg.com, accessed 20 March 2020
  82. ^ a b "Latin America takes steps to counter coronavirus, Brazil's Bolsonaro snubs warnings". france24.com. 16 March 2020. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-03-20. Diakses tanggal 2020-03-31. 
  83. ^ Government announces enhancements to anti-epidemic measures in four aspects www.info.gov.hk, accessed 25 March 2020
  84. ^ "UPDATED Coronavirus – Orbán: Hungary Closes Borders for All Passenger Transport, Gov't Bans All Events". 16 March 2020. 
  85. ^ "Coronavirus a pandemic: India shuts doors for outsiders, under self imposed quarantine". The Economic Times. 12 March 2020. Diakses tanggal 12 March 2020. 
  86. ^ Post, The Jakarta. "COVID-19: Indonesia suspends visa-free policy, expands ban for people from worst-hit countries". The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-03-18. 
  87. ^ a b c d e f g h i j k l m n 62 países han impuesto ya restricciones de entrada a españoles por el coronavirus elmundo.es (dalam bahasa Spanyol)
  88. ^ Coronavirus (COVID-19) advisory information Travel Japan - Japan National Tourism Organization (JNTO)
  89. ^ UPDATE 1-Lithuania to close border to foreigners Reuters
  90. ^ Updates and Health Advisory on COVID-19 (Corona Virus) Diarsipkan 2020-03-23 di Wayback Machine. Ethiopian Airlines
  91. ^ Coronavirus: Malawi imposes travel ban malawi24.com
  92. ^ "Malaysia to impose lockdown from Wednesday to March 31". Straits Times. March 17, 2020. 
  93. ^ Молдавия закрывает границу из-за коронавируса с 17 марта. tass.ru (15 March 2020)
  94. ^ "NZ to close its borders to anyone not a citizen or permanent resident., PM confirms". Diakses tanggal March 19, 2020. 
  95. ^ a b Coronavirus: Which countries have travel bans? CNN
  96. ^ O'Connor, Tom (30 January 2020). "China's neighbors close borders as country's coronavirus cases surpass SARS". Newsweek. Diarsipkan dari versi asli tanggal 9 February 2020. Diakses tanggal 10 February 2020. 
  97. ^ TRNC shuts border amid coronavirus outbreak aa.com.tr
  98. ^ "Norway to close ports, airports from Monday to stop coronavirus - PM". Reuters (dalam bahasa Inggris). 2020-03-14. Diakses tanggal 2020-03-15. 
  99. ^ "Oman suspends tourist visas, halts sports activities for month". 12 March 2020. 
  100. ^ "Palestinians announce West Bank tourism ban over coronavirus". 5 March 2020. 
  101. ^ "Perú anuncia el cierre de todas sus fronteras para evitar el avance de coronavirus: Vigente desde el martes". 16 March 2020. 
  102. ^ Portugal to close border with Spain to tourists Business Standard
  103. ^ "Russia closes borders until May amid coronavirus pandemic". The Independent. March 16, 2020. 
  104. ^ DECRETO-LEGGE 14 marzo 2020 n.51 Bollettino Ufficiale della Repubblica di San Marino (dalam bahasa Italia)
  105. ^ "Somaliland: Country Goes on High Covid-19 Alert, Establishes Stringent Virus Preventive..." menafn.com. Diakses tanggal 20 March 2020. 
  106. ^ South Sudan closes airports, borders over COVID-19 outbreak China.org.cn
  107. ^ Press, Europa (March 16, 2020). "Sudán declara el "estado de emergencia sanitaria" y cierra puertos, aeropuertos y cruces fronterizos por el coronavirus". europapress.es. 
  108. ^ "Suriname confirms first coronavirus case, authorities will close borders". Reuters. 13 March 2020. Diakses tanggal 13 March 2020 – via reuters.com. 
  109. ^ "UAE suspends issuance of all visas, bans travel to Italy, Turkey, among others". 14 March 2020. 
  110. ^ El Sahara afronta el COVID-19 blindado y con recursos limitados La Vanguardia (dalam bahasa Spanyol)
  111. ^ Imposition of a requirement to self-isolate by the Medical Officer of Health under the Emergency Powers (Coronavirus) (Bailiwick of Guernsey) Regulations, 2020 19 March 2020 "www.gov.gg", accessed 20 March 2020
  112. ^ Travel advice for coronavirus (COVID-19) All travellers to Jersey need to self-isolate 20 March 2020 www.gov.je, accessed 20 March 2020