Dampak pandemi koronavirus 2019–2020 terhadap pertelevisian

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Templat:2019–20 coronavirus pandemic sidebar Pandemi koronavirus 2019-2020 telah memiliki dampak besar pada industri televisi, mencerminkan dampak di semua sektor seni , menutup atau menunda produksi program televisi di banyak negara dengan konsekuensi negatif terhadap pendapatan (melalui penjualan hak dan iklan) dan pekerjaan.

Sektor animasi diharapkan berkembang karena kemudahan animator bekerja dari rumah.[1]

Produksi menurut wilayah[sunting | sunting sumber]

Asia-Pasifik[sunting | sunting sumber]

Australia[sunting | sunting sumber]

Di Network 10, The Project, Dancing with the Stars Australia musim ketujuh belas, Studio 10, dan Have You Been Paying Attention? musim kedelapan meniadakan penonton di studio mereka.[2][3]

Indonesia[sunting | sunting sumber]

Acara televisi di Indonesia mulai menerapkan imbauan pemerintah dalam mencegah penyebaran virus korona, baik dengan membatalkan pertunjukan maupun melakukan pertunjukan tanpa penonton. Pada 14 Maret, stasiun televisi antv membatalkan undangan menghadiri hari ulang tahun antv ke-27 dan mengadakan acara tanpa penonton,[4] disusul pembatalan undangan acara hari ulang tahun Kick Andy pada hari yang sama dan juga mengadakan acara tanpa penonton.[5] Pada 16 Maret, stasiun televisi Indosiar mengumumkan bahwa acara Liga Dangdut Indonesia 2020 digelar tanpa penonton.[6] Begitu juga dengan program Mata Najwa yang digelar tanpa penonton di studio mulai 18 Maret 2020.[7] Pada 19 Maret, konser grup musik Gigi tetap digelar namun tanpa menghadirkan penonton dan disiarkan secara langsung di televisi.[8]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Sweney, Mark (19 Mei 2020). "How coronavirus has animated one section of the film industry". the Guardian. Diakses tanggal 6 Agustus 2020. 
  2. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama AUSLive
  3. ^ Quinn, Karl (25 April 2020). "Have You Been Paying Attention, The Weekly return to a grave new world". Sydney Morning Herald. Diakses tanggal 9 Agustus 2020. 
  4. ^ "Gara-gara Corona, 4 Acara di Stasiun Televisi Indonesia Digelar Tanpa Penonton". merdeka.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-04-09. 
  5. ^ developer, mediaindonesia com (2020-03-15). "Andy F Noya: Pertama Kali Siaran tanpa Penonton". mediaindonesia.com. Diakses tanggal 2020-04-09. 
  6. ^ "Mulai Senin, Liga Dangdut Indonesia Digelar tanpa Penonton". Republika Online. 2020-03-16. Diakses tanggal 2020-04-09. 
  7. ^ "Cegah Penyebaran Virus Corona, Mata Najwa Tayang Tanpa Penonton di Studio". Tribun Palu. Diakses tanggal 2020-04-09. 
  8. ^ Antara. "Konser GIGI Tetap Berlangsung Walau Tanpa Penonton". tirto.id. Diakses tanggal 2020-04-09.