Varian Omicron SARS-CoV-2

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Varian Omicron dan varian yang diwaspadai lainnya dari SARS-CoV-2 digambarkan dalam pohon yang diskalakan secara radial berdasarkan jarak genetik, berasal dari Nextstrain pada 1 Desember 2021.

Varian Omicron, juga dikenal sebagai garis keturunan B.1.1.529, adalah sebuah varian SARS-CoV-2, sebuah koronavirus yang menyebabkan Covid-19. WHO menyatakannya sebagai varian yang diwaspadai dan menamakannya dari kata Yunani Omicron.[1][2][3]

Riwayat

Spesimen pertama yang diketahui dikumpulkan pada 9 November 2021 dari Botswana.[4] Varian tersebut juga terdeteksi di Afrika Selatan;[5] satu kasus datang ke Hong Kong,[6][7] satu kasus terkonfirmasi diidentifikasi di Israel pada seorang pelancong dari Malawi,[8] bersama dengan dua pelancong yang kembali dari Afrika Selatan dan satu pelancong dari Madagaskar.[9] Satu kasus terkonfirmasi di Belgia tampaknya melewati Mesir sebelum 11 November.[10]

Negara-negara yang mengumumkan pelarangan perjalanan dari Afrika selatan menanggapi identifikasi varian tersebut meliputi Jepang, Kanada, Uni Eropa, Israel, Britania Raya, dan Amerika Serikat.[11][12]

Pada 24 November 2021, varian tersebut mula-mula dilaporkan ke WHO dari Afrika Selatan.[1] Pada 26 November, Kelompok Penasehat Teknis WHO terhadap Evolusi Virus SARS-CoV-2 menyatakan bahwa B.1.1.529 adalah sebuah varian yang diwaspadai dan memberikannya sebutan Omicron.[1][2][3]

Adanya varian baru Omicron [13]sekaligus gangguan rantai pasok kembali menekan kegiatan perekonomian yang mulai pulih pada kuartal IV 2021 sehingga berimplikasi pada ekonomi tahun depan.

Pada Oktober 2021, IMF merilis proyeksi pertumbuhan ekonomi global pada 2021 sebesar 5,9 persen atau lebih rendah 0,1 persen dari perkiraan yang diumumkan pada Juli lalu.

Referensi

  1. ^ a b c "Classification of Omicron (B.1.1.529): SARS-CoV-2 Variant of Concern". World Health Organization. 26 Nov 2021. Diakses tanggal 26 Nov 2021. 
  2. ^ a b Parekh, Marcus; Platt, Poppie; Team, Global Health Security; Barnes, Joe (2021-11-26). "Coronavirus latest news: EU suspends all flights to southern Africa over omicron Covid variant fears". The Telegraph (dalam bahasa Inggris). ISSN 0307-1235. Diakses tanggal 2021-11-26. 
  3. ^ a b Meyer, David (2021-11-16). "What's Omicron? Here's what we know and don't know about the new COVID variant that's roiling markets and air travel". Fortune (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-26. 
  4. ^ Callaway, Ewen (2021-11-25). "Heavily mutated coronavirus variant puts scientists on alert". Nature (dalam bahasa Inggris). doi:10.1038/d41586-021-03552-w. 
  5. ^ "outbreak.info". outbreak.info (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-26. 
  6. ^ Covid: New heavily mutated variant B.1.1.529 in South Africa raises concern, 25 November 2021, BBC News, accessed 25 November 2021
  7. ^ Tracking SARS-CoV-2 variants (Tables: Currently designated Variants Under Monitoring -describes 529 variant as present in 'Multiple countries'- and 'Formerly monitored variants'- B.1.523 & B.1.619 Reclassified Nov 2021). www.who.int, accessed 25 November 2021
  8. ^ @BNODesk (26 November 2021). "Statement from Israel's health ministry reporting 1 confirmed case of new coronavirus variant B.1.1.529" (Tweet). Diakses tanggal 26 November 2021 – via Twitter. 
  9. ^ 14:30 4 מאומתים לווריאנט החדש התגלו בארץ, רה"מ יקיים מסיבת עיתונאים translated: "...Verified for the new strain 4 verified for the new variant were discovered in the country...", m.ynet.co.il, accessed 26 November 2021
  10. ^ Reuters (2021-11-26). "Belgium detects first case of new COVID-19 variant in Europe". Reuters (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-26. 
  11. ^ Linskey, Annie (26 November 2021). "U.S. to restrict travel from South Africa and other countries as it assesses risks of new omicron variant". Washington Post. Diakses tanggal 26 November 2021. 
  12. ^ Walsh, Marieke; Stone, Laura (2021-11-26). "COVID-19 variant of concern Omicron causes Canada to impose restrictions on travel from southern parts of Africa". The Globe and Mail (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-26. 
  13. ^ "IMF: Proyeksi Ekonomi Global Berpotensi Turun Akibat Omicron". Validnews.id. Diakses tanggal 2021-12-10.