Keperawanan Abadi Maria

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Theotokos of Vladimir (abad ke-12), pelindung Rusia. Istilah Aeiparthenos (Yang Selalu Perawan) digunakan secara luas dalam liturgi Ortodoks Timur.[1]:168

Keperawanan abadi Maria (bahasa Inggris: perpetual virginity of Mary), atau Maria tetap perawan selamanya, menegaskan keperawanan Maria yang nyata dan kekal bahkan dalam peristiwa melahirkan Yesus Sang Putra Allah yang menjadi manusia (inkarnasi). Menurut dogma ini, Maria selalu perawan (Bahasa Yunani: ἀειπάρθενος, aeiparthenos) sepanjang hidupnya, menjadikan Yesus sebagai satu-satunya putra biologisnya, dimana pembuahan dan kelahiran-Nya dianggap sebagai hal yang ajaib.[2][3]

Di abad ke-4 doktrin ini didukung secara luas oleh para Bapa Gereja, dan pada abad ke-7 ditegaskan dalam sejumlah konsili ekumenis.[4][5][6] Doktrin ini merupakan bagian dari ajaran Gereja Katolik dan Anglikan Katolik, serta Gereja Ortodoks Timur dan Gereja Ortodoks Oriental, sebagaimana terungkap dalam liturgi mereka yang berulang kali menyebut Maria sebagai "yang selalu perawan".[7][8][9] Gereja Asiria dari Timur, yang mana berasal dari Gereja dari Timur, juga menerima keperawanan abadi Maria dengan memberinya gelar "Tetap Perawan" (Ever Virgin), setelah gelar "Surga Kedua" (Second Heaven).[10][11][12]

Beberapa reformis Protestan awal seperti Martin Luther mendukung doktrin keperawanan abadi Maria, dan tokoh pendiri Anglikanisme seperti Hugh Latimer dan Thomas Cranmer turut mengikuti tradisi yang mereka warisi dengan menerima Maria sebagai "yang selalu perawan";[13] namun kebanyakan dari Calvinisme meninggalkannya.[14][1]:170 Saat ini banyak denominasi Protestan, seperti Anglikan dan Lutheran, terus mempertahankan doktrin keperawanan abadi Maria.[15][7][16][17] Selain itu John Wesley, pendiri Gereja Metodis, juga menegaskan keperawanan abadi Maria.[18]


Doktrin dan representasi[sunting | sunting sumber]

Dogma Keperawanan Abadi Maria menyatakan bahwa Maria adalah seorang perawan sebelum, selama dan sesudah melahirkan, dan oleh karenanya mencakup hal yang lebih luas daripada doktrin pembuahan perawan Yesus, yang seringkali disebut sebagai kelahiran perawan Yesus. (De fide).

Tradisi umum ini mengenai keperawanan abadi Maria adalah salah satu unsur dari teologi kuat tentang Theotokos baik di tradisi Timur maupun Barat, dan menjadi sebuah bidang penelitian yang dikenal dengan nama Mariologi.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b (Inggris) Terrence J. McNally (2009), What Every Catholic Should Know about Mary, ISBN 1-4415-1051-6 
  2. ^ (Inggris) Mark Miravalle (1993), Introduction to Mary, Queenship Publishing, hlm. 56-64, ISBN 978-1-882972-06-7 
  3. ^ (Inggris) Raymond Edward Brown, ed. (1978), Mary in the New Testament, hlm. 273, ISBN 0-8091-2168-9 
  4. ^ (Inggris) James Buckley, Frederick Christian Bauerschmidt, Trent Pomplun (2010), The Blackwell Companion to Catholicism, hlm. 315, ISBN 1-4443-3732-7 
  5. ^ (Inggris) Geoffrey W. Bromiley (1995), The International Standard Bible Encyclopedia, hlm. 271, ISBN 0-8028-3785-9 
  6. ^ (Inggris) Raymond Edward Brown, ed. (1978), Mary in the New Testament, hlm. 278-281, ISBN 0-8091-2168-9 
  7. ^ a b (Inggris) Merriam-Webster's encyclopedia of world religions, Merriam-Webster, Inc., 1999, hlm. 1134, ISBN 0-87779-044-2 
  8. ^ (Inggris) "Paragraph 2. "Conceived by the Power of the Holy Spirit and Born of the Virgin Mary" §499", Catechism of the Catholic Church, Libreria Editrice Vaticana 
  9. ^ (Inggris) Divine Liturgy of St John Chrysostom, Coptic Liturgy of St Basil, Liturgy of St Cyril, Liturgy of St James, Understanding the Orthodox Liturgy etc.
  10. ^ (Inggris) W.A. Wigram, M.A., D.D., An Introduction to the History of the Assyrian Church, Assyrian International News Agency (retrieved from www.peshitta.org), hlm. 88 
  11. ^ (Inggris) William McLoughlin, Jill Pinnock (2002), Mary for Earth and Heaven, Gracewing Publishing, hlm. 326, ISBN 9780852445563 
  12. ^ (Inggris) Bishop Mar Bawai Soro, "Mary in the Catholic-Assyrian Dialogue: An Assyrian Perspective", Centro Pro Unione N.54 - Fall 1998, hlm. 8, ISSN 1122-0384 
  13. ^ (Inggris) Timothy Bradshaw, Commentary and Study Guide on the Seattle Statement Mary: Hope and Grace in Christ of the Anglican – Roman Catholic International Commission 
  14. ^ (Inggris) Ted Campbell (1996), Christian confessions: a historical introduction, hlm. 47, ISBN 0-664-25650-3 
  15. ^ (Inggris) Longenecker, Dwight; Gustafson, David (2003). Mary: A Catholic Evangelical Debate. Gracewing Publishing. hlm. 64. ISBN 9780852445822. 
  16. ^ (Inggris) Richard R. Lorsch (2008), All the People in the Bible, Eerdmans, hlm. 283, ISBN 978-0-80282454-7 
  17. ^ (Inggris) Jackson, Gregory Lee (1993), Catholic, Lutheran, Protestant: a doctrinal comparison, hlm. 254, ISBN 978-0-615-16635-3 
  18. ^ (Inggris) Holden, Harrington William (1872). John Wesley in Company with High Churchmen. London: J. Hodges. hlm. 119. 

Bibliografi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]