Dekristenisasi Prancis pada Revolusi Prancis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Dekristenisasi Prancis pada Revolusi Prancis adalah sebuah deskripsi konvensional dari akibat sejumlah kebijakan terpisah yang dibuat oleh berbagai pemerintahan Prancis antara permulaan Revolusi Prancis pada 1789 dan Konkordat 1801, membentuk dasar kebijakan-kebijakan laïcité yang kurang radikal pada masa berikutnya. Tujuan kampanye antara 1793 dan 1794 meliputi reklamasi publik dari sejumlah masif lahan, kekuasaan dan uang yang dipegang oleh Gereja Katolik di Prancis untuk menekan praktik agama Katolik dan agama itu sendiri.[1][2][3] Terdapat perdebatan besar soal apakah gerakan tersebut dimotivasi secara luas.[1]

Catatan dan referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Tallet 1991, hlm. 1-17.
  2. ^ Spielvogel 2006, hlm. 549.
  3. ^ Tallet 1991, hlm. 1.

Bacaan tambahan[sunting | sunting sumber]

Dalam bahasa Inggris[sunting | sunting sumber]

  • Aston, Nigel. Religion and Revolution in France, 1780-1804 (Catholic University of America Press, 2000), pp 259–76
  • Byrnes, Joseph F. Priests of the French Revolution: Saints and Renegades in a New Political Era (2014)
  • Cooney, Mary Kathryn (2006). "'May the Hatchet and the Hammer Never Damage It!': The Fate of the Cathedral of Chartres during the French Revolution". Catholic Historical Review. 92 (2): 193–214. Diakses tanggal 9 May 2017. 
  • Desan, Suzanne (1988). "Redefining Revolutionary Liberty: The Rhetoric of Religious Revival during the French Revolution". Journal of Modern History. 60 (1): 1–27. JSTOR 1880404. 
  • Furet, François and Mona Ozouf, eds. A Critical Dictionary of the French Revolution (1989), pp 21–32
  • Gliozzo, Charles A. "The Philosophes and Religion: Intellectual Origins of the Dechristianization Movement in the French Revolution." Church History (1971) 40#3
  • Kley, Dale K. Van (2003). "Christianity as casualty and chrysalis of modernity: the problem of dechristianization in the French Revolution". American Historical Review. 108 (4): 1081–1104. JSTOR 10.1086/529789. 
  • Kley, Dale K. Van. The Religious Origins of the French Revolution: From Calvin to the Civil Constitution, 1560-1791 (1996)
  • Lewis, Gwynne. Life in Revolutionary France. London: New York: Batsford; Putnam, 1972. ISBN 978-0-7134-1556-8
  • McManners, John. The French Revolution and the Church (Greenwood Press, 1969) . ISBN 978-0-313-23074-5
  • Spielvogel, J.J. (2006). Western Civilization (edisi ke-Combined Volume). Wadsworth. ISBN 978-0-534-64602-8. 
  • Tackett, Timothy. Religion, Revolution, and Regional Culture in Eighteenth-Century France: The Ecclesiastical Oath of 1791 (1986)
  • Tallett, Frank (1991). "Dechristianizing France: The year II and the revolutionary experience". Dalam Tallett, F.; Atkin, N. Religion, Society and Politics in France Since 1789. Bloomsbury Academic. hlm. 1–28. ISBN 978-1-85285-057-9. Diakses tanggal 9 May 2017. 
  • Vovelle, Michel (1991) [1988], The revolution against the Church: From reason to the Supreme Being, diterjemahkan oleh José, Alan, Columbus, OH: Ohio State University Press, ISBN 0-8142-0577-1, diakses tanggal 9 May 2017 

Dalam bahasa Prancis[sunting | sunting sumber]

  • La Gorce, Pierre de, Histoire Religieuse de la Révolution Française. 10. éd. Paris: Plon-Nourrit, 1912– 5 v.
  • Langlois, Claude, Timothy Tackett, Michel Vovelle and S. Bonin. Atlas de la Révolution française. Religion, 1770-1820, tome 9 (1996)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]