Daftar benda cagar budaya di Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Halaman ini memuat daftar benda cagar budaya di Indonesia. Daftar ini tidak dimaksudkan sebagai suatu daftar yang lengkap atau selalu terbarui.

Klik nama provinsi untuk langsung menuju ke bagian tentang provinsi bersangkutan.

Aceh[sunting | sunting sumber]

Sumatra Utara[sunting | sunting sumber]

Sumatra Barat[sunting | sunting sumber]

  1. Menhir Bukit Domo II (berdasar Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata nomor PM. 54/PW.007/MKP/2010 Tahun 2010)
  2. Menhir Ronah II (berdasar Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.54/PW.007/MKP/2010 Tahun 2010)
  3. Menhir Ronah I (berdasar Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.54/PW.007/MKP/2010 Tahun 2010)
  4. Rumah Adat Padang (Ranah Binuang) (berdasar Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.54/PW.007/MKP/2010 Tahun 2010)
  5. Museum Bank Indonesia Padang (berdasar Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.54/PW.007/MKP/2010 Tahun 2010)
  6. Gudang PT Pantja Niaga (Geo Wehry) (berdasar Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.54/PW.007/MKP/2010 Tahun 2010)
  7. Eks Beutiks Hotel (berdasar Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.54/PW.007/MKP/2010 Tahun 2010)
  8. Balai Kota Padang (berdasar Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.54/PW.007/MKP/2010 Tahun 2010)
  9. Masjid Raya Ganting (berdasar Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.54/PW.007/MKP/2010 Tahun 2010)
  10. Rumah Gadang Engku Lareh Paninjauan (berdasar Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.54/PW.007/MKP/2010 Tahun 2010)
  11. Masjid Pincuran Gadang (berdasar Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.54/PW.007/MKP/2010 Tahun 2010)
  12. Bungker Jepang Taluk, (berdasar Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.54/PW.007/MKP/2010 Tahun 2010)
  13. Masjid Kubang Putih, (berdasar Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.54/PW.007/MKP/2010 Tahun 2010)
  14. Masjid Bangkudu, (berdasar Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.54/PW.007/MKP/2010 Tahun 2010)
  15. Menhir Balai Adat Guguk, (berdasar Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.54/PW.007/MKP/2010 Tahun 2010)
  16. Menhir Balubus, (berdasar Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.54/PW.007/MKP/2010 Tahun 2010)
  17. Batu Talempong, (berdasar Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.54/PW.007/MKP/2010 Tahun 2010)
  18. Menhir Bawah Parit, (berdasar Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.54/PW.007/MKP/2010 Tahun 2010)
  19. Menhir Balai-Balai Batu, (berdasar Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.54/PW.007/MKP/2010 Tahun 2010)
  20. Menhir Bukit Domo III (berdasar Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.54/PW.007/MKP/2010 Tahun 2010)

Riau[sunting | sunting sumber]

Jambi[sunting | sunting sumber]

  1. Masjid Kuno Pondok Tinggi
  2. Masjid Kuno Lempur Mudik
  3. Masjid Kuno Lempur Tengah
  4. Masjid Koto Tuo Pulau Tengah
  5. Masjid Kuno Tanjung Pauh Ilir
  6. Kelenteng Tuo Hok Tek
  7. Candi Astano
  8. Menapo-Menapo dan Lingkungannya
  9. Candi Gumpung
  10. Candi Tinggi I
  11. Candi Tinggi II
  12. Candi Kembar Batu
  13. Candi Gedong I
  14. Candi Gedong II
  15. Candi Kedaton
  16. Rumah Batu Olak Kemang
  17. Bunker Jepang Jambi Selatan
  18. Makam Belanda / Kerkhof Kecamatan Beringin
  19. Menara Air Kota Jambi
  20. Situs Candi Soloksipin
  21. Makam Taman Rajo-Rajo

Sumatra Selatan[sunting | sunting sumber]

  1. Masjid Agung Palembang
  2. Benteng Kuto Besak
  3. Situs Kerajaan Sriwijaya Bukit Siguntang
  4. Kawasan Kampung Kapitan
  5. Kawasan Kampung Arab
  6. Percandian Bumiayu
  7. Kawasan Megalitik Lahat
  8. Prasasti Karang Berahi

Bengkulu[sunting | sunting sumber]

  1. Masjid Jamik Bengkulu
  2. Rumah Pengasingan Ir Soekarno
  3. Monumen Thomas Parr
  4. Benteng Malboroug
  5. Tugu Helmington
  6. Rumah Kelahiran Ibu Fatmawati
  7. Benteng Anna
  8. Benteng York
  9. Bangunan Kediaman Rafless

Lampung[sunting | sunting sumber]

  1. Taman Pubakala Pugung Raharjo

Kepulauan Bangka Belitung[sunting | sunting sumber]

Kepulauan Riau[sunting | sunting sumber]

  1. Masjid Kesultanan Pulau Penyengat
  2. Istana Marhum Kantor Raja Ali Haji
  3. Kompleks Makam Raja Ali Haji
  4. Perigi Putri
  5. Benteng Bukit Kursi
  6. Gudang Mesiu

Jakarta[sunting | sunting sumber]

  1. Stasiun Jakarta Kota (surat keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 475 tahun 1993)

Jawa Barat[sunting | sunting sumber]

Jawa Tengah[sunting | sunting sumber]

  1. Candi Ngempon kab.Semarang ( peraturan menteri No.57/PW.007/MKP/2010)
  2. candi gedong songo

Yogyakarta[sunting | sunting sumber]

  1. Benteng Vredeburg (Ketetapan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 0224/U/1981 tanggal 15 Juli 1981)

Jawa Timur[sunting | sunting sumber]

  1. Stasiun Surabaya Kota (surat keputusan walikota Surabaya Nomor 188.45/251/402.1.04/1996, tanggal 26 September 1996)

Banten[sunting | sunting sumber]

Bali[sunting | sunting sumber]

Nusa Tenggara Barat[sunting | sunting sumber]

Nusa Tenggara Timur[sunting | sunting sumber]

Kalimantan Barat[sunting | sunting sumber]

- Masjid Jami Kesultanan Pontianak

- Istana Kadriah Pontianak

- Tugu Khatulistiwa

- Istana Keraton Tayan

- Istana Amantubillah

- Istana Azwazoekoebillah Sambas

- Istana Kerajaan Sanggau

- Istana Kerajaan Landak

- Istana Al-Mukarrom Sintang

- Masjid Jami Kesultanan Sambas

- Masjid Jami Kesultanan Landak

- Masjid Al-Mukkarom Sintang

- Rumah Betang Kapuas Hulu

- Masjid Kerajaan Tayan

- Masjid Kerajaan Sanggau

- Gereja Santo Fidelis Sejiram

- Situs Neolitik Nanga Balang

- Makam Kerajaan Selimbau

- Masjid Jami Al-Taqwa Selimbau

- Masjid Baiturrahman

Kalimantan Tengah[sunting | sunting sumber]

Kalimantan Selatan[sunting | sunting sumber]

- Masjid Jami Banjarmasin

- Makam Ratu Zaleha

- Benteng Pengaron dan Ex Pertambangan Batubara Orange-Nassau

- Benteng Madang

- Masjid Pusaka Banua Lawas

- Masjid Ba'angkat

- Museum Wasaka

- Komplek Makam Sultan Suriansyah

- Komplek Makam Pangeran Antasari

- Candi Agung Amuntai

- Situs Gua Babi Muara Uya

- Gereja Katedral Banjarmasin

- Tempat Ibadah Tridharma Banjarmasin / Kelenteng Soetji Nurani

- Masjid Sultan Suriansyah

- Rumah Banjar Di Daha Selatan

- Rumah Gajah Baliku Desa Penghulu

- Rumah Banjar Telok Selong Ulu, Martapura Barat, Banjar

- Kampus Perjuangan Kandangan

- Makam Tumpang Talu

- Masjid Keramat Pelajau

- Masjid Keramat Banua Halat

- Kubah Surgi Mufti

- Masjid Jami Syekh Abdul Hamid Abulung

- Rumah Bulat di Marabahan

- Makam 6 Orang Pejuang Kandangan

- Makam Datu Suban

- Makam Datu Sanggul

- Makam Datu Nuraya

- Makam Brigjend H. Hasan Basrie

- Rumah Bersejarah Simpur

- Masjid Al A'lla Jatuh

- Masjid Jami Sungai Banar

- Makam Penghulu Rasyid

- Makam Panglima Wangkang Marabahan

- Rumah Bubungan Tinggi Lawahan

- Komplek Makam Raja Sigam Kotabaru

- Makam Ratu Intan

- Rumah Bubungan Tinggi Tarangan Balangan

- Rumah Perjuangan Durian Rabung

- Masjid Pusaka Puain Kanan

- Reruntuhan Benteng dan Bangunan Zaman Belanda Taman Hutan Raya Sultan Adam

- Situs Candi Laras

- Kelenteng Karta Harja (Kelenteng Po An Kiong)

Kalimantan Timur[sunting | sunting sumber]

Kalimantan Utara[sunting | sunting sumber]

Sulawesi Utara[sunting | sunting sumber]

Sulawesi Tengah[sunting | sunting sumber]

Sulawesi Selatan[sunting | sunting sumber]

Sulawesi Tenggara[sunting | sunting sumber]

[1]

Kebudayaan Daerah, Upacara adat serta seni tradisonal di Sulawesi Tenggara[sunting | sunting sumber]

  • Upacara adat Posua (Masyarakat Buton Raya)
  • Upacara adat kabuenga (Wakatobi)
  • Upacara adat Karia (wangi-wangi Wakatobi)
  • Upacara adat Mataa (Kabupaten Buton)
  • Upacara adat Tururangiana andala (Makassar- Bau-Bau)
  • Upacara adar Religi Qunua ( Buton Raya)
  • Upacara adat mbaka Mbule-Mbule ( Kabupaten Wakatobi).

Seni Tari Tradisional daerah Sulawesi Tenggara[sunting | sunting sumber]

  • Tari Lariang (Kabupaten Wakatobi)
  • Tari Balumpa (Kabupaten Wakatobi)
  • Tari Potong Pisang (Kabaena, Bombana)
  • Tari Lulo Alu (Kabaena, Bombana)

Gorontalo[sunting | sunting sumber]

Sulawesi Barat[sunting | sunting sumber]

Maluku[sunting | sunting sumber]

Maluku Utara[sunting | sunting sumber]

Papua Barat[sunting | sunting sumber]

Papua[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ http://www.sulawesitenggaraprov.go.id/kesenian.php