Abdullah bin Mas'ud

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Infobox orangAbdullah bin Mas'ud
عبد الله بن مسعود.png
Nama dalam bahasa asli(ar) عبد الله بن مسعود Edit the value on Wikidata
Biografi
Kelahiran6 abad Edit the value on Wikidata
Makkah Edit the value on Wikidata
Kematian32 M Edit the value on Wikidata
Madinah Edit the value on Wikidata
Tempat pemakamanJannatul Baqi Edit the value on Wikidata
Kelompok etnisArab Edit the value on Wikidata
AgamaSunni Edit the value on Wikidata
Kegiatan
Bidang ilmuFikih dan tafsir al quran Edit the value on Wikidata
PekerjaanQadi Edit the value on Wikidata
MuridAnas bin Malik Edit the value on Wikidata
KonflikPertempuran Badar, Pertempuran Uhud, Pertempuran Khandaq, Pertempuran Khaibar, Pertempuran Hunain dan Pembebasan Mekkah Edit the value on Wikidata
Keluarga
Pasangan nikahQ20393085 Terjemahkan Edit the value on Wikidata
SaudaraUtba ibn Masud (en) Terjemahkan Edit the value on Wikidata

Abdullah bin Mas'ud (bahasa Arab: عبدالله بن مسعود, lahir 596 wafat 653) adalah sahabat Nabi Muhammad dan orang keenam yang masuk Islam setelah Nabi Muhammad mengawali dakwah di Mekah. Abdullah adalah sahabat Nabi yang mempunyai ukuran badan paling kecil.[butuh rujukan] Ia juga disebut sebagai sahabat nabi yang bersahabat dengan sandal Nabi.

Biografi[sunting | sunting sumber]

Abdullah bin Mas'ud merupakan salah satu sahabat nabi yang menjadi Assabiqunal Awwalun. Beliau menjadi sahabat nabi semenjak remaja ( pada saat beliau masih menggembalakan kambing milik petinggi quraisy bernama Uqbah bin Abi Muayt ). Beliau menjadi sahabat karena melihat mukjizat dari Rasullulah SAW saat memerah susu kambing betina ( dalam riwayat tertentu domba ) yang belum dikawinkan. Melihat hal tersebut, Abdullah bin Mas'ud merasa keheranan sekaligus takjub dan ingin belajar lebih lanjut mengenai ucapan yang beliau anggap ajaib ( ucapan "bismillahirrahmanirahim" yang diucapkan oleh Rasullulah SAW yang saat itu bersama dengan Abu Bakar Ash Shiddiq yang dimana mereka tengah menghindari siksaan kaum quraisy Mekkah ). Beliau juga pernah dicambuk oleh Abu Jahal ( yang pada saat itu bersama anaknya 'Ikrimah bin Abu Jahal' ) saat tengah berjalan di sekitaran Mekkah. Abdullah bin Mas'ud nantinya akan mengakhiri hidup salah satu 'Adullah' yakni Abu Jahal Amr bin Hisyam al Makhzumi setelah Abu Jahal terluka kakinya diserang oleh 2 pemuda yakni Muawwidz bin Afra RA ( usia 13 tahun saat perang Badar terjadi ( terdapat riwayat yang menyatakan bahwa Muawwidz bersaudara dengan Muadz yang juga bersaudara dengan Khallad ) ) dan Muadz bin Amr bin Al Jamuh ( berusia 14 tahun saat perang Badar terjadi serta merupakan Anak sahabat yang terkenal akan kondisinya yang tua renta dan pincang kakinya yang syahid di Gazwatul Uhud yakni Amr bin al Jamuh as Salami RadiyaAllahu Anhu ). Abdullah bin Mas'ud bersama kafilahnya juga menjadi saksi wafatnya salah satu sahabat yang mahsyur namanya di kalangan para Alim Ulama serta ahli sejarah Islam yakni Abu Dzar al Ghifari ( yang wafat di sekitar Al Rabadha atau daerah gurun yang gersang di pinggiran Madinatul Munawarrah pada tahun 650 M ) serta juga Abdullah bin Mas'ud masuk dalam kategori Abadillah atau sahabat nabi yang bernama 'Abdullah'.

Referensi[sunting | sunting sumber]