Lompat ke isi

Qatadah bin an-Nu'man

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Qatadah bin an-Nu'man (Arab: قتدة بن النعمان) adalah Sahabat Nabi Muhammad. Qatadah yang bernama asli Abdul Khatib merupakan penduduk Madinah, sehingga disebut golongan Anshar. Nasabnya Qatadah bin Nu'man bin Zaid bin Amir. Ia saudara seibu dengan Abu Said al-Khudri.[1]

Kehidupan

[sunting | sunting sumber]

Dalam Pertempuran Uhud, mata dia terluka hingga lepas dari rongga mata, kemudian Nabi Muhammad dengan didahului dengan doa mengembalikan bola mata Abu Qatadah seperti sediakala. Ia dijuluki sebagai "Ksatria rasulallah" (فارس رسول الله Faaris rasulullah).[2] Lalu Muhammad berdoa untuk Qatadah,"Ya Allah, kenakanlah padanya keindahan."[1] Pada hari penaklukan Makkah, panji Bani Zhufr dipegang olehnya.

Pada masa Khalifah Umar bin Khathab, ia ikut terlibat dalam pasukan pembebasan Syam sebagai ahli pemanah di bawah kepemimpinan panglima Abu Ubaidah bin Jarrah.[1]

Qatadah meninggal di kota Madinah tahun 54 H dalam usia 65 tahun. Menurut sebuah situs, Qatadah memiliki arti "pohon kayu keras."[3]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 3 Al-Mishri, Mahmud (2010). Sahabat-sahabat Rasulullah Jilid 4. Jakarta : Pustaka Ibnu Katsir. ISBN 9789797194386
  2. Shohih Muslim 1807.
  3. Arti nama Qatadah di Sheknows.com

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]