Usamah bin Zaid

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Usamah bin Zaid bin Haritsah)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Usamah bin Zaid
Lahir612
Mekkah
Meninggal681
Madinah
Orang tua
KerabatAiman bin Ubaid (saudara tiri)

Nama lengkap beliau adalah Usamah bin Zaid bin Haritsah bin Syurahbil bin Ka'ab bin Abdil 'Uzza bin Yazid bin Umrul Qais (Bahasa Arab: أُسَامَة ٱبْن زَيْد بن حارثة بن شراحبيل بن كعب بن عبد العزى بن يزيد بن امرئ القيس) adalah salah seorang pemeluk Islam paling awal dan pembantu Nabi Muhammad. Mendapat julukan terhormat yaitu "Hibbu Rasulillah" (orang yang dicintai Rasulullah).[1]

Biografi[sunting | sunting sumber]

Beliau merupakan anak dari sahabat terkenal yang pernah menjadi anak angkat Nabi Muhammad yaitu Zaid bin Haritsah, secara nasab beliau masih termasuk dari keturunan Bani Kalb, sedangkan Ibunya yaitu Ummu Aiman, merupakan salah seorang yang merawat dan mengasuh Nabi Muhammad sewaktu kecil. sehingga akhirnya Ia mendapat julukan lain yaitu "al-Hibbu ibnu al-Hibbi" (anak tersayang dari yang tersayang). Wafat pada tahun 54 H di Madinah.[2]

Keutamaan[sunting | sunting sumber]

Selain karena faktor keturunan dari dua orang yang dikasihi oleh Nabi, beliau juga memiliki keutamaan lainnya, seperti :

Mendapat pembelaan dari Rasulullah langsung ketika para sahabat yang lebih tua mempertanyakan kepemimpinan Usamah atas mereka, dan mengatakan bahwa ia terlahir memang untuk memimpin.

Mendapat perlakuan istimewa sewaktu kecil sebanding dengan Hasan bin 'Ali bin Abi Thalib dengan memangku keduanya dalam satu waktu, dan Rasulullah bersabda : "Ya Allah, sungguh aku mengasihi keduanya, maka kasihanilah keduanya".

Umar bin Khattab menghormati dan mengutamakan Usamah atas anaknya sendiri Abdullah bin Umar dalam berbagai hak pemberian.

Beliau adalah salah satu sahabat Nabi yang menghindari fitnah ketika terjadinya perselisihan antara kelompok Ali dan Mu'awiyah.[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Ibnu Qani' Al-Baghdadi. Mu'jam As-Shahabah jilid 1. Beirut: Dar el-Fikr el-Islamiy. hlm. 197. 
  2. ^ Thabaqat Ibnu Sa'ad jilid 2. hlm. 189. 
  3. ^ Dalam kitab Shahih Bukhari jilid 7 hal. 87 dan dalam kitab Shahih Muslim jilid 4 hal. 1884