Wikipedia:Warung Kopi (Bahasa)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Warung Kopi - diskusi bahasa   kirim topik baru

Bagian ini digunakan untuk mendiskusikan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bahasa Indonesia di Wikipedia berpedoman kepada ejaan yang disempurnakan. Lihat pula:

Ingat beri tanda tangan dan tanggal pada akhir pesan Anda dengan cara mengetikkan ~~~~. Harap menambahkan topik baru hanya di bagian bawah halaman ini.
Warung Kopi
Kebijakan
Usulan
Teknis
Bahasa
Berita
Lain-lain
Facebook
Semua
Kembali ke atas
Pengguna yang berulang tahun hari ini, Sabtu, 25 April 2015
Nuvola apps cookie.svg Selamat ulang tahun, Red meteor!
Lihat pula tokoh yang berulang tahun hari ini
(Tambahkan tanggal lahir Anda, dan jangan lupa mengucapkan selamat {{ulang tahun}} kepada mereka)

Huruf miring[sunting | sunting sumber]

Selain untuk penamaan karya, apa saja sih yang harus kita tulis dengan huruf miring? Apakah kata serapan dari selain bahasa Indonesia yang belum dibakukan boleh dimiringkan? Apakah judul acara televisi semisal Sentilan Sentilun boleh dimiringkan ketika ditulis di tengah kalimat? Apakah nama media massa seperti Kompas, Media Indonesia, Suara Merdeka harus dimiringkan? Saya cuma khawatir, barangkali terlalu seringnya memiringkan kata di wikipedia lantaran hanya berpatokan pada apa yang sering saya baca di media massa atau buku melanggar kebijakan. Terimakasih - Andriana Suke (bicara) 24 Februari 2015 19.13 (UTC)

Sudah ada pedomannya untuk penulisan teks tersebut. Salam.  ‹› Iwan Novirion™ Kirim Pesan  Rabu, 25 Februari 2015 - 09:08 wib.
Ya, sebelumnya sudah saya baca. Pertanyaan ini, secara tersirat, hanya untuk mengingatkan pentingnya sebuah pedoman. Andriana Suke (bicara) 25 Februari 2015 02.29 (UTC)

Terjemahan kata household[sunting | sunting sumber]

Sebaiknya untuk kata household diterjemahkan sebagai rumah/ tempat tinggal atau keluarga/ kepala keluarga? Salam. Wagino 20100516 (bicara) 8 Maret 2015 15.46 (UTC)

"Rumah tangga" kan? ·· KℇℵℭK 9 Maret 2015 12.06 (UTC)
-- Terima kasih atas masukannya dan akan saya pedomani untuk suntingan berikutnya. Salam. Wagino 20100516 (bicara) 10 Maret 2015 03.35 (UTC)

Bantu terjemah[sunting | sunting sumber]

Ada yang bisa bantu terjemahkan calon artikel ini? Ada beberapa frasa atau kalimat yang sudah saya pikirkan masak-masak, tanya ke Google Translate, atau googling pun, masih bingung apa terjemahannya. Contohnya: en route, fifth columnists, baize. Mungkin ada yang minat di novel atau ahli bahasa Inggris, penerjemahan ke bahasa Indonesia khususnya, minat bantu saya. Trims. Redyka94 (bicara) 9 Maret 2015 16.36 (UTC)

Oh iya, tambahan oot dari Warkop Bahasa. Saya lagi pengen membirukan dan memperbaiki artikel-artikel terkait James Bond, barang kali ada yang tertarik membantu juga. Sayangnya cuma terjemahan, belum bisa buat artikel sendiri. Redyka94 (bicara) 9 Maret 2015 16.38 (UTC)

Istilah mengulang[sunting | sunting sumber]

Menggunakan istilah linguistik di WBI, maka kita akan mendapati "denti-alveolar" diterjemahkan akan menjadi "rongga-gigi gigi", sementara "voiceless palatal-velar fricative" diterjemahkan menjadi "konsonan desis langit-langit langit-langit belakang nirsuara". Apa yang harus dilakukan sehingga tidak ada istilah "redundant" atau mengulang seperti ini? --MaxiManuel111 (bicara) 11 Maret 2015 08.51 (UTC)

Pertanyaan sulit, alternatif pertama. Pakai koma. Yang kedua, pertahankan istilah asing. Jadi terjemahan fonem kedua misalkan, menjadi "konsonan desis palatal-velar nirsuara". Meursault2004ngobrol 14 Maret 2015 11.00 (UTC)

Berhasil di-[sunting | sunting sumber]

"Aksi 13 Desember 1964 adalah aksi kecil antara kapal penyapu ranjau Australia dan dua perahu Indonesia pada tanggal 13 Desember 1964 semasa konfrontasi Indonesia–Malaysia. HMAS Teal ditembaki oleh perahu Indonesia di Selat Singapura. Tembakan balasan dari kapal Australia menewaskan tiga orang, sedangkan empat orang lainnya berhasil ditangkap." (artikel Aksi 13 Desember 1964 rintisan ‎Farras (bicara | kontrib))

Satahu saya, 'berhasil' adalah suatu kondisi yang merujuk pada pencapaian yang dilakukan oleh seseorang/pihak sebagai subjek, bukan objek. Sehingga, kata 'berhasil' mestinya merupakan kalimat aktif, bukan pasif. Mencermati kutipan di atas, lantas muncul pertanyaan, siapakah sebenarnya yang berhasil? Pihak Australia atau empat orang tersebut? Tentu saja empat orang yang ditangkap tersebut tak mungkin dengan sengaja mengupayakan diri untuk menyerahkan diri sehingga ketika ditangkap, kemudian memunculkan kebanggan suatu keberhasilan. Jadi, kalau boleh saya koreksi, mestinya kalimat tersebut berbunyi demikian:

"Tembakan balasan dari kapal Australia menewaskan tiga orang dan menangkap empat orang lainnya".

Jika penalaran saya dapat Anda terima, marilah kita perbaiki dan membangun kesepahaman cara mencantumkan kata 'berhasil' untuk kalimat yang menceritakan suatu prestai/pencapaian, agar artikel kita lebih ensiklopedis dan tidak salah kaprah. Terimakasih. Salam.

AdrianaSuke
11.26, 12 Maret 2015 (WIB)
Hai, mbak Andriana. Apabila menemui kekeliruan atau bahasa yang kurang halus di sebuah artikel, langsung perbaiki saja. Wikipedia boleh disunting oleh siapa saja. Saya sudah bantu hapus kata "berhasil" di artikelnya. Terima kasih atas perhatiannya. FarrasLa Poste 12 Maret 2015 04.48 (UTC)
Hai juga, Tuan Farras. Tadi, bisa saja saya langsung menyunting sesuai kaidah. Tujuan saya menulis di sini agar kita sama-sama mengupayakan yang terbaik, sehingga setelah posting ini, para pengguna dapat mewaspadai kemungkinan kesalahan. Terimakasih, salam. Andriana Suke (bicara) 12 Maret 2015 05.21 (UTC)
Oh iya, Tuan Farras. Anda bukan membantu saya, tapi membantu Anda sendiri. Karena artikel yang saya komentari lantas Anda sunting itu rintisan Anda sendiri. Salam.... Andriana Suke (bicara) 12 Maret 2015 10.20 (UTC)

Judul karya dalam daftar[sunting | sunting sumber]

Yang saya ingin sampaikan ini sebenarnya tidak mengurangi kualitas artikel, tapi perlulah disepakati bersama. Sampai sekarang saya masih ragu, apakah judul karya yang dalam daftar kita tulis dengan huruf miring atau tegak. Tapi menurut hemat saya, karena tidak masuk dalam kalimat narasi, sebaiknya huruf tegak. Contoh

Contoh 1 - Sebagian karya Chairil Anwar

  • Aku
  • Doa
  • Cintaku Jauh di Pulau


Contoh 2 - Sebagian karya Chairil Anwar

  • Aku
  • Doa
  • Cintaku Jauh di Pulau

Menurut Tuan-tuan, manakah yang semestinya kita sepakati? Salam - Andriana Suke (bicara) 12 Maret 2015 15.52 (UTC)

Maaf kalau salah, setahu saya menulis dengan huruf miring, jika kata atau kalimat tersebut adalah kekecualian misalnya ditulis dalam bahasa Indonesia, tetapi terselip kata-kata bukan bahasa Indonesia, misalnya, Ia mulai mengumpat, anjing, asu, monyet. Sedangkan dalam kasus di atas huruf tegak saya pikir lebih tepat.Gsarwa (bicara) 19 Maret 2015 12.44 (UTC)
Sesuai aturan, kata yang dimiringkan bukan hanya kata serapan yang belum dibakukan dalam bahasa Indonesia. Judul karya, judul acara, nama media massa (cetak/elektronik/cyber), dan (kalau tak salah, nama spesies) semestinya dimiringkan apabila diselipkan dalam rangkaian kalimat. Sedangkan istilah asing yang merupakan nama gelar, nama tempat, nama jabatan, nama benda, tetap harus tegak. Saya juga berpikir, kalau untuk daftar semestinya ditegakkan. Andriana Suke (bicara) 19 Maret 2015 13.09 (UTC)

Artikel ganda di Wikipedia bahasa Jawa[sunting | sunting sumber]

Ada permasalahan nih di Wikipedia bahasa Jawa (WBJ):

  • Untuk artikel tentang burung hantu, ada 2 artikel yang merujuk ke hal tersebut, yakni jv:Manuk Beluk & jv:Darès, menurut Anda, manakah yang penamaannya benar & harus dialihkan (maaf, saya kurang mengetahui bahasa Jawa soalnya)
  • Untuk artikel tentang M. Natsir, ada 2 artikel yang merujuk ke hal tersebut, yakni jv:Muhammad Natsir (pakai "u") jv:Mohammad Natsir (pakai "o"), seperti halnya poin yang pertama, manakah yang penamaannya besar & harus dialihkan ?

--Erik Fastman (bicara) 16 Maret 2015 03.37 (UTC)

Penanda tumor atau Penapis tumor[sunting | sunting sumber]

Dalam bahasa Inggris dikenal tumor marker dan biomarker, hal inilah yang mungkin menjadi dasar penamaan Penanda tumor, tetapi di Indonesia tidak pernah orang mengatakan 'tumornya mau ditandain', yang ada adalah mau 'screening tumor', jadi saya menggunakan istilah Penapis tumor. Kedua artikel tersebut mungkin perlu digabungkan. Yang mana ke mana yaa penggabungannya. Dan apakah setelah penggabungan Google dapat menemukan kedua kata kunci tersebut (Penanda tumor dan Penapis tumor).Gsarwa (bicara) 18 Maret 2015 16.22 (UTC)

Penamaan kelompok etnik[sunting | sunting sumber]

Dalam penamaan suatu kelompok etnis di Wikipedia bahasa Inggris, saya kok menemukan hal yang berbeda ya. Ada yang nama golongannya dulu baru nama negaranya (contoh en:Chinese American), ada juga yang nama negaranya baru nama golongannya (contoh: en:Malaysian Siamese) Kalau saya sih menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia berdasarkan pada penamaan Tionghoa Indonesia (nama golongannya dulu baru nama negaranya) Tapi yang jadi pertanyaan, apakah boleh penempatan nama golongannya & nama negaranya bisa dibolak-balik seperti yang ada di Wikipedia bahasa Inggris ? --Erik Fastman (bicara) 19 Maret 2015 09.20 (UTC)

Kalau menurut saya, Chinese American itu warga negara AS keturunan China, sedangkan Malaysian Siamese adalah suku Siam berkebangsaan Malaysia. Pengertian berbeda mungkin terjadi bila penempatannya dibolak-balik. -- Adiputra बिचर -- 23 Maret 2015 06.22 (UTC)
Kalau kita cantumkan dalam artikel berbahasa Indonesia dan merujuk kepada hukum D-M (diterangkan-menerangkan) dalam bahasa Indonesia, saya lebih sepakat dengan Tuan Erik Fastman.

Salam Wikipedia!
 Andriana  Suke  13.29, 23 Maret 2015 (WIB) 

Angkatana ke-dua dan kedua angkatan[sunting | sunting sumber]

Alumni SMA 133 Jakarta angkatan pertama dan angkatan kedua akan mengadakan reuni akbar. Kedua angkatan telah mengumpulkan dana untuk menyumbang perpustakaan sekolah mereka.

Selitas, kalimat tersebut sama sekali tidak janggal dalam penulisan. Baik-baik saja dan mudah dipahami. Tapi jika ditelisik lebih lanjut, dua kalimat tersebut menggunakan satu kata untuk makna berbeda. Kalimat pertama menggunakan kat 'kedua' untuk keperluan urutan angkatan. Sedangkan kalimat selanjutnya menggunakan kata 'kedua' untuk mengakumulasikan dua angkatan. Saya sering menemui kalimat jenis ini, dan cukup terganggu, bagaimana bisa satu kata dengan susunan huruf yang sama memiliki arti berbeda? Oleh karena itu, saya mengusulkan, semestinya kalimat tersebut kita tulis begini:

Alumni SMA 133 Jakarta angkatan pertama dan angkatan ke-dua akan mengadakan reuni akbar. Kedua angkatan telah mengumpulkan dana untuk menyumbang perpustakaan sekolah mereka. - Andriana Suke (bicara) 22 Maret 2015 21.16 (UTC)

Kata kedua pada kedua kalimat tsb mudah dimengerti. Selama tidak menimbulkan kerancuan, tanda pisah tidak diperlukan. Beda kasusnya dengan berevolusi, karena dapat merujuk pada be-revolusi atau ber-evolusi, kecuali pendahuluannya sudah gamblang. -- Adiputra बिचर -- 23 Maret 2015 06.26 (UTC)

Bullying[sunting | sunting sumber]

Saya mau usul, bagaimana kalau artikel penindasan diganti judulnya menjadi "perundungan"? Mengingat artikel ini diterjemahkan dari kalimat "bullying" dalam bahasa Inggris, dan kata "penindasan" saya rasa kurang sepadan maknanya. Menurut KBBI, penindasan, dari kata tindas, bermakna [1] menindih (menghimpit, menekan) kuat-kuat atau dng barang yg berat [2] memperlakukan dng sewenang-wenang (dng lalim, dng kekerasan); menggencet; memperkuda (memeras dsb) [3] memadamkan (pemberontakan dsb) menguasai dng paksa; memerangi (memberantas dsb) dng kekerasan. Sedangkan kata "rundung" menurut KBBI bermakna "mengganggu; mengusik terus-menerus; menyusahkan". Kalau menurut saya lebih tepat menggunakan kata "perundungan" ketimbang "penindasan" karena maknanya lebih mendekati. Media-media nasional seperti Kompas umumnya juga menggunakan kata "perundungan". Misalnya ini dan ini. Salam Karmachameleon (bicara) 5 April 2015 15.44 (UTC)

Saya juga senang merujuk kepada Harian Kompas karena harian ini lebih taat bahasa. – Andriana Suke pada 5 April 2015 - 23:01 WIB

Perdana Menteri atau Menteri Besar?[sunting | sunting sumber]

Disalin dari HP artikel Perdana Menteri Skotlandia karena tak ada yang menanggapi:

Kepala pemerintahan di negara konstituen Britania Raya (Irlandia Utara, Skotlandia, dan Wales) mendapat gelar "First Minister", sebagai pembeda dengan kepala pemerintahan di tingkat pusat, yakni Perdana Menteri ("Prime Minister") Britania Raya. Gelar ini perlu dibedakan, sebab kepala pemerintahan di tingkat negara konstituen secara hierarkis lebih rendah daripada kepala pemerintahan tingkat pusat. Merujuk pembedaan dalam bahasa Inggris tersebut, tidakkah lebih tepat jika terjemahan "First Minister" diubah menjadi "Menteri Besar" untuk mencegah kerancuan yang sama dalam bahasa Indonesia? Harian Kompas, misalnya, menggunakan gelar Menteri Besar bagi kepala pemerintahan Skotlandia dan "Perdana Menteri" untuk kepala pemerintahan Britania Raya.

Cc: Farras, Mimihitam, Dikaalnas

--Stefano Tampubolon (bicara)

Mungkin komentar saya tidak relevan dengan judul usulan. Tapi saya sekadar (bukan sekedar) mengingatkan kepada kita semua, beberapa kata yang sering salah kita tuliskan karena pengaruh bahasa Inggris yang menggunakan pola M-D (diterangkan-menerangkan):
Salah Betul
perdana mentri mentri perdana
banyak terimakasih terimakasih banyak
pertama kali kali pertama
kembali terpilih terpilih kembali

Dan masih banyak lagi. Salam. – Andriana Suke pada 6 April 2015 - 01:12 WIB

Saya rasa lebih tepat disebut Menteri Pertama hal ini merujuk pada penggunaan istilah tersebut oleh sejumlah situs berita online. Berikut hasilnya jika dilakukan pencarian di Google: Hasil Pencarian Menteri Pertama Skotlandia Lukman Tomayahu | Bicara 8 April 2015 06.54 (UTC)
Kata Menteri Pertama memang sepadan dengan Perdana Menteri (sumber:KBBI). Namun, istilah Ment(e)ri Perdana itu apakah memiliki rujukan yang bonafide? -- Adiputra बिचर -- 8 April 2015 13.43 (UTC)
Permasalahan pada topik ini adalah mencari pembeda istilah Prime Minister dengan First Minister yang dalam artikel Wikipedia diterjemahkan dengan nama Perdana Menteri untuk kedua istilah tersebut. Nah menurut saya lebih tepat First Minister diterjemahkan menjadi Menteri Pertama merujuk pada KBBI dan terjemahan dari kata First itu sendiri. Menteri Besar saya rasa kurang tepat karena tidak disebutkan dalam KBBI. Jadi untuk membedakannya untuk Prime Minister = Perdana Menteri dan First Minister = Menteri Pertama.
Sementara untuk istilah Mentri Perdana saya kira rujukan utama adalah KBBI yang telah jelas menyebut Perdana Menteri bukan Mentri Perdana.Salam Lukman Tomayahu | Bicara 9 April 2015 01.24 (UTC)
Andai saja saya punya kuasa untuk mengamandemen KBBI, maka Perdana Mentri akan saya ubah menjadi Mentri Perdana. Dan menurut saya, Wikipedia yang sudah punya nama besar ini semestinya punya andil ikut merevolusi kesalahan-kesalahan yang dianggap lumrah, baik yang dilakukan oleh khalayak umum maupun institusi pemegang kebijakan masalah bahasa. Jika perlu, Wikipedia bahasa Indonesia mengajukan petisi terkait hal-hal yang kurang mengena di dalam konten KBBI itu sendiri. Terimakasih. Salam. – Andriana Suke, 9 April 2015 - 08:40 WIB
Jika ingin turut serta merevisi KBBI, maka bergabunglah dalam redaksinya.[1] -- Adiputra बिचर -- 9 April 2015 13.36 (UTC)