Wikipedia:Warung Kopi (Bahasa)/Arsip (Jan-08)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari



Budha atau Buddha?

Hi tante/bapak/adek/kakak yang ada disini saya mau tanya nih tulisan yang bener itu Budha atau Buddha? kalo salah saya mo revert sendiri Fajar Adi Buana 08:37, 19 Desember 2007 (UTC)

Buddha. Sesuai ejaan Latin bahasa Sansekerta. Kalau tidak mau tulis Buda. Budha itu ejaan yang salah, artinya hari Rabu atau salah satu planet (kalau gak salah Merkurius). Meursault2004ngobrol 13:49, 19 Desember 2007 (UTC)
Dua-duanya ada artikelnya masing-masing: Budha dan Buddha yang mengacu pada hal yang berbeda. (-_-)V bennylin 404 11:12, 2 Januari 2008 (UTC)

Puting Beliung

Whey, Puting Beliung ntu klo dalam bahasa Inggris artinya apaan? en:Landspout or en:Waterspout? Gini, saya masih bingung! Kata mas Meursault, Landspout artinya Puting Beliung. Padahal setahu saya Puting Beliung dlm b.Inggris ditulis Waterspout. Trus, kata org indo yg slama ini Q dengerin! Mreka menyebut Puting Beliung menerjang daerah bla bla .... ! Yg dimaksud disitu sebenarnya Landspout or Waterspout? Klo Waterspout itu berbentuk spt tornado yg melintas di perairan. Klo Landspout itu terjadi di darat, but beda dg karateristik tornado (spt yg terjadi di Indonesia)! So, pertanyaan. waterspout n landspout klo diterjemahin dlm b.Indo artinya apa? Ga bisa klo keduanya disatuartikan jadi Puting Beliung cz keduanya punya karakter beda? (lihat en) NoiX180 02:25, 30 Desember 2007 (UTC)
Dikacangin nih? NoiX180 10:06, 15 Januari 2008 (UTC) Saya maklumi

Bisa digabung di bawah artikel tornado atau sejenisnya.

quote start. "Like waterspouts, they are also technically considered tornadoes since they are defined by an intensely rotating column of air in contact with both the surface and a cumuliform cloud." quote end.

dari sini. Hal-hal spt ini umum dalam alih bahasa. Bandingkan "rice" dengan "padi", "beras", dan "nasi". Kembangraps 17:00, 22 Januari 2008 (UTC)

Di Tornado memang ada subbagian artikel tentang keduanya! Tp, apakah boleh klo dalam WBI pake bahasa inggris Waterspout & Landspout untuk judul artikel? Saya masih belum tau apa bahasa indonesia yang cocok buwat kedua artikel ini! N btw klo padi itu nama tanamannya, n klo nasi itu nama makanan pokok! NoiX180 10:51, 27 Januari 2008 (UTC)

Penamaan dengan bahasa asing sedapat mungkin dicarikan padanan bahasa Indonesianya. Jika belum memungkinkan, istilah asing itu "diindonesiakan", mengacu pada "Pedoman Pembentukan Istilah" dan kebiasaan pada bidang ilmu yang mengeluarkan istilah itu (biasanya organisasi profesi punya acuan mengenai peristilahan). Jika tidak mungkin, baru digunakan istilah asingnya. Saya pribadi lebih suka kalau Waterspouts dan Landspouts dimasukkan dalam artikel tornado saja. Ngga usah memaksakan diri untuk tiap istilah ada artikelnya, nanti malah jadi stub. Kembangraps 19:07, 29 Januari 2008 (UTC)
Gini, saya pertama itu niatnya mengambangkan artikel tornado yg saya terjemahin dari wikipedia inggris, tapi berhubung di wikipedia inggris ada subhalaman waterspout & lanspout jd saya berhenti nerjemahin sampai karena belum dapet nama yg bener2 cocok untuk kedua itu! So, sy nulis ini dg alasan supaya artikel tornadonya ga kelamaan digandeng templat inuse! gitu lho mas! NoiX180 09:37, 30 Januari 2008 (UTC)

Kayak yang sudah saya tulis: digabung saja dengan tornado. Tentu saja perlu penyesuaian redaksional (tidak perlu terjemahan sama dengan teks aslinya to?). Misalnya bisa dibuat subtopik "jargon dalam kajian tornado", lalu sejumlah jargon diterangkan di dalamnya. Keep on writing! ;-) Kembangraps 09:38, 1 Februari 2008 (UTC)

Single

Untuk single mau diterjemahkan menjadi apa ya? Tetap single atau singel? borgx(kirim pesan) 03:46, 6 Oktober 2007 (UTC)

Di KBBI ada entri "singel" yang disebut sebagai permainan tunggal dan berhubungan misalkan dengan bulu tangkis. Meursault2004ngobrol 07:32, 6 Oktober 2007 (UTC)
Maksud saya single dalam musik, bung Revo. borgx(kirim pesan) 23:29, 6 Oktober 2007 (UTC)
Iya saya tahu. Mungkin nulisnya terlalu singkat ... Tapi KBBI hanya memuat entri mengenai singel dalam permainan dan ejaannya adalah demikian. Jadi kesimpulannya: ejaan seperti ini yang bisa dipakai. Meursault2004ngobrol 00:35, 7 Oktober 2007 (UTC)
Oke kalau begitu, akan saya ganti ke singel. borgx(kirim pesan) 01:11, 7 Oktober 2007 (UTC)
[OOT] cuma ingin tahu saja, pada tahun berapa KBBI terbaru diterbitkan? Arkwatem 09:07, 16 Januari 2008 (UTC)
[OOT] Menurut artikel KBBI terbaru tahun 2001

Pak Meursault yakin "singel"? kok di halaman 1070 KBBI yg ada di tempat saya (edisi ketiga) adanya "sing.gel" dan "si.nge.lar" artinya sama seperti yang Bapak tulis. --Kapan Lagi? 10:08, 16 Januari 2008 (UTC)


Pertanyaan tahun lalu. Baru kepikiran bahwa pengucapan "singel" adalah "si-ngel", yang tentu berbeda dengan pelafalan bahasa Inggris single yang saya rasa lebih tepat ditransliterasikan jadi "singgel" (baca: "sing-gêl"). Bagaimana pelafalannya menurut KBBI, bung? (-_-)V bennylin 404 07:10, 16 Januari 2008 (UTC)

Edisi berapa itu mas/mbak Kapan Lagi? Punya saya yang saya kutip itu edisi tahun 1997. Tahun 2008 ini saya baca di Kompas minggu lalu katanya mau terbit edisi baru. Meursault2004ngobrol 13:13, 16 Januari 2008 (UTC)
Punya kami edisi ketiga tahun 2001 cetakan tahun 2005, yang sampulnya merah. Alhamdulillah kalau ada yang baru. Semoga lebih tebal, biar tambah muantap buat nimpuk :D --Kapan Lagi? 14:18, 16 Januari 2008 (UTC)

Kalo solo beda yah sama singel? Di Indonesia sebenarnya ngga ngeluarin album singel sih - hanya album dengan multi singel (alias banyak) Serenity 14:46, 16 Januari 2008 (UTC)

Solo jelas beda dong dgn Singel, Solo dlm konteks ini artinya "penyanyi" tunggal bukan duet, trio atau grup, sedangkn Singel bisa diartikan "lagu" tunggal atau belum dibuatkan album, kayaknya sih gtu Caprie 14:09, 26 Januari 2008 (UTC)
Tapi album solo bukan berarti isinya cuman satu yah? Atau artinya dinyanyikan sendirian yah? Hmm *bingung sendiri* Serenity 15:11, 26 Januari 2008 (UTC)
Iya Caprie bener kok. Single itu isinya biasanya cuma satu lagu utama + bonus. Lalu Album isinya banyak lagu (kumpulan single). Misalnya CD Single Butterflies and Hurricanes isinya cuma lagu Butterflies and Hurricanes + satu bonus lagu live. Dan lagu ini masuk ke CD album, yang isinya selain Butterflies and Hurricanes, juga plus 13 lagu lainnya. CD Single itu biasanya dijualnya dengan harga seper-limanya harga CD Album.
Trus kalo album solo itu misalnya Beyonce, tadinya kan dia anggota Destiny's Child, tapi dia bikin album sendiri tidak sebagai anggota grup, jadinya dinamakan album solo. dragunovadiscuss 04:00, 29 Januari 2008 (UTC)
Atau album tentang Solo ^_^. Balik ke topik dong, bagaimana kalau diganti jadi "singgel" dengan dua "g" biar ejaannya sama dengan tulisannya dan vica-versa... (-_-)V bennylin 404 04:42, 29 Januari 2008 (UTC)

@Dragunova penggemar MUSE bukan? Fjr_ab 00:40, 3 Februari 2008 (UTC)

Ya. dragunovadiscuss 12:48, 7 Februari 2008 (UTC)

Tabel IPA

Apa di wikipedia ini sudah ada Tabel IPA (Alfabet Fonetis Internasional) untuk Bahasa Indonesia? Arkwatem 14:15, 18 Januari 2008 (UTC)

Sudah. Silakan melihat Bahasa Indonesia#Bunyi. Meursault2004ngobrol 09:15, 19 Januari 2008 (UTC)
Maksud saya yang lebih lengkap, ada contohnya. Kalau yang sekarang ini kan pembaca tidak tahu simbol-simbol tersebut bunyinya apa, dan hanya mencakup bunyi-bunyi yang ada dalam bahasa Indonesia. Lihat ini, misalnya [1] atau [2] Arkwatem 10:07, 19 Januari 2008 (UTC)
Sudah saya mulai Bantuan:Pengucapan, tapi belum lengkap. Arkwatem 09:23, 2 Februari 2008 (UTC)

Pipis atau Kencing?

Maaf, sudah terpikirkan sejak lama, karena selama ini kalau memberi tau anak di rumah bahwa kalau ingin buang air kecil itu harus mengatakan ingin pipis. Tapi setelah dipikir-pikir, apa memang ada kosa kata bahasa indonesia yang mengacu ke pipis? Karena setahu saya dalam bahasa indonesia yang mungkin lebih tepat adalah perkataan kencing? atau malah sebaliknya? atau apakah pipis ini berasal dari bahasa daerah (bahasa jawa?) yang mejadi bahasa serapan? mohon pencerahannya dari yang mungkin mengetahui. Trims. --Andri.h 03:21, 20 Januari 2008 (UTC)

Pipis itu kelihatannya diambil dari bahasa Eropa: bahasa Inggris to pee, bahasa Belanda pissen dan bahasa Prancis faire le pipi. Kelihatannya kata ini diserap karena kata "kencing" terdengar agak kasar. Jadi masalah tabu. Contoh lain kenapa kemaluan pria disebut "penis" dan wanita "vagina". Kenapa tidak disebut "butuh" dan "pungki" saja? Sama saja alasannya. Meursault2004ngobrol 05:43, 20 Januari 2008 (UTC)

Pertanyaan mengenai berbagai hal teknis di dalam penulisan

rekan-rekan sastrawan, penulis, dan editor,

ada yang mau saya tanyain donk. Berikut ini:

1. Apakah nama jabatan, mis: General Manager, bisa dipisah (karena keterbatasan halaman)? Misalnya menjadi Gene-ral Manager?

2. Apakah tema acara dan judul buku atau jurnal dalam penulisan artikel, berbahasa Indonesia ataupun asing, harus diapit tanda kutip dan ditulis miring? Misal: "Muscle Resolution" (miring) dan "Cara Alami Menuju Sehat" (miring).

3. Apakah nama makanan asing, misal sushi, harus ditulis miring? Dan bolehkah dipenggal?

4. Apakah nama orang yang terdiri lebih dari satu kata, misalnya Susi Handayani, bisa dipisah ke dalam 2 baris kalimat karena keterbatasan kolom? Contoh: . bla bla bla bla bla bla Susi (baris pertama) Handayani bla bla bla bla bla (baris ke dua).

5. Di dalam kalimat/artikel, apakah simbol % bisa ditulis dengan tetap menggunakan simbol %, atau sebaiknya ditulis menjadi "persen"?

6. Saya dengar, angka 1-15 harus ditulis dengan huruf kecuali diikuti dengan satuan, benarkah demikian? Sumbernya dari mana?

7. Mana penulisan yang benar, di dalam kalimat, 1-15 orang atau 1 hingga 15 orang?

8. Apakah satuan ukuran boleh disingkat di dalam kalimat, misalnya: milimeter menjadi mm atau selsius menjadi C?

9. Mana yang benar, selsius, atau Selsius, atau Celsius?

10. Mana yang benar, dalam satu penjabaran yang mengandung urut-urutan, kata "dan" harus diawali koma atau tidak? Misal: satu, dua, dan tiga? Atau satu, dua dan tiga?

11. Bolehkah kata "Misal" dan "Atau" ditaruh di awal kalimat, untuk menjelaskan kalimat sebelumnya?

Demikian pertanyaan saya untuk para praktisi sastra, editor, dan penulis....mohon pencerahan. Terimakasih banyak sebelumnya.

PS: Mohon agar bisa diberikan sumber-sumber yang rekan-rekan ketahui dari jawaban masing-masing. Thanks ya. – komentar tanpa tanda tangan oleh Lilyturangan (bk) .

Er.. menurut saya wikipedia bukan tempat yang tempat untuk bertanya seperti ini. Arkwatem 15:17, 23 Januari 2008 (UTC)
http://id.wikisource.org/wiki/Pedoman_Umum_Ejaan_Bahasa_Indonesia_yang_Disempurnakan -> EYD
  1. Pendapat: boleh saja, tapi itu istilah asing, jadi perlu dicari padanannya, kalau tidak perlu dicetak miring: General Manager
  2. Pendapat: kalau diberi tanda kutip biasanya lebih jelas, tapi apakah harus? Menurut EYD: Tanda petik mengapit judul syair, karangan, atau bab buku yang dipakai dalam kalimat.
  3. Pendapat: kalau istilah asing, maka sewajarnya dicetak miring. Dipisah/dipenggal sih semuanya boleh-boleh saja, cuma kalau bahasa asing pemenggalan katanya di mana, rasanya belum ada pedomannya
  4. Pendapat: bisa saja
  5. Pendapat: bisa saja. Coba baca lebih jauh kata EYD mengenai pemenggalan kata (belum saya baca sih)
  6. Peraturan: Lambang bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf kecuali jika beberapa lambang bilangan dipakai secara berurutan, sperti dalam perincian dan pemaparan. (EYD III:J:8)
  7. Peraturan: Tanda pisah [(—), bukan tanda hubung (-) yang lebih pendek]dipakai di antara dua bilangan atau tanggal dengan arti 'sampai ke' atau 'sampai dengan'. (EYD V:E-F)
  8. Pendapat: sebaiknya demikian (disingkat)
  9. Pendapat: Celcius (sesuai singkatan)
  10. Peraturan: Ya! Tanda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilangan. EYD
  11. Wah, saya tidak tahu... rasanya tidak boleh, pakai koma atau titik koma saja.
(-_-)V bennylin 404 23:28, 23 Januari 2008 (UTC)

Merubah? Analis atau analisa?

Senang juga ternyata banyak situs internet yang peduli bahasa.


Jika diberi awalan me- atau di-, kata dasar ubah jelas akan menjadi mengubah atau diubah, bukan merubah atau dirubah.

(polisiEYD)

Bahasa Indonesia menganut penyerapan istilah asing dari bahasa Inggris, kecuali jika memang tidak ada padanan dari bahasa Inggrisnya. kata analisis adalah bentuk serapan dari istilah asing (bahasa Inggris) analyze, sementara kata analisa merupakan serapan dari bahasa Belanda analyseer. jadi, kata yang baku adalah analisis, bukan analisa.

Kemudian kata bentukan mengubah, itu berasal dari awalan me dan kata dasar ubah, jadi me + ubah = mengubah. contoh lain:

  • me + urus = mengurus
  • me + ulang = mengulang
  • me + usap = mengusap

Jadi, kalau ada kata merubah, itu berarti menjadi rubah (atau berubah menjadi rubah, mirip seperti werewolf atau serigala jadi-jadian). jika masih berkeras menggunakan kata merubah walaupun yang dimaksud adalah mengubah, maka orang tersebut seharusnya punya pendirian tetap dengan pembentukan kata:

  • me + urus = merurus
  • me + ulang = merulang
  • me + usap = merusap
  • (www.ryaosaeba.wordpress.com)

Pertanyaan saya sekarang: mana yang benar, email atau e-mail? – komentar tanpa tanda tangan oleh Lilyturangan (bk) .

Lihat Surat elektronik, walaupun apa yang ditulis di wikipedia belum tentu resmi. (-_-)V bennylin 404 23:30, 23 Januari 2008 (UTC)
Kalau menurut Pusat Bahasa yang "benar" sekarang adalah "pos-el". Meursault2004ngobrol 15:19, 24 Januari 2008 (UTC)
Nanti malah keliru sama "ponsel", hahaha... Trus bacanya pos-él atau po-sél? (-_-)V bennylin 404 15:45, 24 Januari 2008 (UTC)


EYD dalam Penulisan

Akhirnya, setelah mendapat pencerahan di sana-sini, juga peperangan batin dengan 2 editor yang sangat menguji kesabaran, akhirnya saya memberanikan diri merilis ini:

EYD DALAM PENULISAN (2)

Pemenggalan kata berbahasa Inggris

Istilah asing yang dipakai di dalam suatu karangan berbahasa Indonesia, aturan tata bahasanya tetap menggunakan aturan tata bahasa asal. Salah satunya adalah masalah pemenggalan kata. Pemenggalan kata berbahasa Inggris tidak seperti bahasa Indonesia yang berdasarkan suku kata, melainkan berdasarkan pengucapan (pronouncation).

Misalnya:

  • General dipenggal menjadi Gen-e-ral, bukan Ge-ne-ral
  • Manager dipenggal menjadi Man-a-ger bukan Ma-na-ger.

– komentar tanpa tanda tangan oleh Lilyturangan (bk) .

Sumber? Menurut saya tergantung pengejaan bahasa indonesianya, kalau General dieja "Jé-nê-ral", maka pemenggalannya juga "Ge-ne-ral", kecuali kalau tiba-tiba lidah Indonesia "harus mengikuti" lidah Amerika (Inggris kan ada dua, Inggris Amerika dan Inggris Britania), maka barulah menurut saya bisa dipisah dengan cara lain. Alasan kedua, pembacanya siapa? bisa tidak pembaca yang tidak paham bahasa Inggris Amerika membacanya dengan benar? (-_-)V bennylin 404 01:39, 27 Januari 2008 (UTC)

Awalan me + kata yang diawali dengan "k", "p", "t", "s"

Konsensus antara ahli bahasa dan Forum Bahasa Media Massa yang diadakan sebulan sekali menyepakati peluruhan seluruh kata yang diawali dengan huruf k -p - t- s bila diberi awalan kata me-. Contoh, me + proses menjadi memroses dan bukan memproses.

Awalan me tidak dilebur jika huruf kedua kata dasar adalah huruf konsonan. Contoh:

  • me- + klarifikasi → mengklarifikasi.

Awalan me tidak dilebur jika kata dasar merupakan kata asing yang belum diserap secara sempurna. Contoh:

  • me- + konversi → mengkonversi.

Hmmm, hati-hati dengan kata-kata ini:

  • posisi; memposisikan atau memosisikan?
  • pesona; mempesona atau memesona?
  • penjara; mempenjarakan atau memenjarakan?
  • promosi; mempromosikan atau memromosikan?
  • perintah; memperintahkan atau memerintahkan?
  • peduli; mempedulikan atau memedulikan?
  • prioritas; memprioritaskan atau memrioritaskan?
  • parodi; memparodikan atau memarodikan?
  • prihatin; memprihatinkan atau memrihatinkan?
  • proklamasi; memproklamasikan atau memroklamasikan?
  • percaya; mempercayakan atau memercayakan?
  • protes; memprotes atau memrotes?
  • program, memprogram atau memrogram?
  • praktik; mempraktikkan atau memraktikkan?

Catatan: revisi pada KBBI akan diperkenalkan pada Kongres Bahasa 2008 yang akan diadakan pada tanggal 28 Oktober -- 1 November 2008. Kita tunggu saja! – komentar tanpa tanda tangan oleh Lilyturangan (bk) .


Bagaimana dengan kata "punya" yang mendapat imbuhan "meng-i"? Mau "mempunyai" atau "memunyai"? Jika direvisi, apakah berarti KBBI Edisi sebelumnya akan dinyatakan tidak berlaku lagi dalam menentukan "baku/tidak baku"?

125.163.249.192 08:57, 5 Februari 2008 (UTC)Joko Widiyatmoko

Tanda koma di dalam kalimat perincian atau pembilangan

Contoh:

  • Satu, dua, dan tiga. (benar)
  • Satu, dua dan tiga. (salah)
  • Rita, Erik, dan Ali. (benar)
  • Rita, Erik dan Ali. (salah)

– komentar tanpa tanda tangan oleh Lilyturangan (bk) .

Tanda pisah ( -- ) di antara dua bilangan

Sebelumnya harus dipahami perbedaan tanda pisah memiliki simbol yang berbeda dengan tanda hubung. Tanda pisah memiliki simbol "dua strip" ( -- ), sedangkan tanda hubung hanya satu strip ( - ). Jika diletakkan di antara dua bilangan, maka tanda pisah ( -- ) memiliki arti "hingga" atau "sampai".

Contoh:

  • Penelitian tersebut melibatkan 1--15 relawan, BUKAN 1-15 relawan, atau tuliskan saja 1 sampai 15 relawan.

– komentar tanpa tanda tangan oleh Lilyturangan (bk) .

Saya tidak setuju, saya rasa itu hanya berlaku di program pemroses kata (word processor) seperti MS-Word yang otomatis merubah dua tanda (-) menjadi tanda (─) yang lebih panjang. Kalau mau cara cepat mengetik tanda pisah (yang lebih panjang dari tanda hubung) dengan papan ketik komputer biasa, bisa menggunakan cara cepat Alt+196. (-_-)V bennylin 404 01:44, 27 Januari 2008 (UTC)

Tanda hubung (-)

Menghubungkan bahasa Indonesia dengan bahasa asing yang bergabung menjadi satu arti.

Contoh:

  • di-smash

Tanda hubung juga dipakai sebagai berikut:

  • se-Indonesia
  • se-Jawa Barat
  • hadiah ke-2
  • tahun 50-an
  • mem-PHK-kan
  • hari-H
  • sinar-X

– komentar tanpa tanda tangan oleh Lilyturangan (bk) .

Pendapat saya yang benar adalah "di-smash" (cetak miring). Lihat EYD untuk ketentuannya (alamat Wikisource-nya sudah saya berikan di atas).(-_-)V bennylin 404 01:45, 27 Januari 2008 (UTC)

Lambang bilangan

Lambang bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf kecuali jika dipakai secara berurutan, seperti dalam perincian dan pemaparan, atau jika diikuti dengan satuan.

Contoh:

  • Seminar tersebut diikuti oleh 15 ahli bedah, 2 dokter mata, dan 3 dokter anak.
  • Kantor kami memiliki dua puluh pegawai.
  • Ukuran yang seharusnya adalah 3 miligram.

Jika ingin menuliskan lambang bilangan dengan huruf dilakukan sebagai berikut:

  1. Bilangan utuh
    • dua belas 12
    • dua puluh dua 22
    • dua ratus dua puluh dua 222
  2. Bilangan pecahan
    • tiga perempat (BUKAN tiga per empat) ¾
    • seperenam belas 1/16
    • tiga dua pertiga (BUKAN tiga dua per tiga) 3 2/3
    • seperseratus 1/100
    • satu persen 1%
    • satu permil (BUKAN satu per mil) 1‰
    • satu dua persepuluh 1,2

Catatan: Kata "per" yang berarti "tiap" ditulis terpisah. Contoh:

  • Ia menuang obat miligram per milligram,

Simbol matematis seperti % di dalam kalimat yang tidak mengandung unsur bilangan ditulis dengan kata atau huruf. Contoh:

  • Entah ada berapa persen murid yang masih malas belajar.

Simbol mata uang Rp di dalam kalimat tidak diikuti titik. Contoh:

  • Rp 5.000,00

– komentar tanpa tanda tangan oleh Lilyturangan (bk) .

Sumbernya apa? "body language" dicetak miring... dan setahu saya "Ampere" menggunakan huruf besar (disingkat "A" kapital), demikian pula dengan "Volt" (V), "Newton" (N), dan kawan-kawan; saya kurang tahu mengenai diesel. (-_-)V bennylin 404 01:48, 27 Januari 2008 (UTC)


Ya, memang harusnya miring...maaf, ini copy paste dari word yang ternyata tidak langsung ikut miring si Wikipedia. Begitupun dengan di-smash.

Kalo nulis "ampere" dan/atau "volt" yang gue tau seeh harusnya ditulis pake huruf kecil. Kalo nulisnya disingkat baru deh pake huruf besar (jadi "A" ato "V"). Ya emang gitu, kalo istilahnya disingkat penulisannya harus wajib case-sensitive. Kalo enggak entar malah bikin orang bingung. Coba aja nyingkat istilah bit dan byte tanpa memedulikan besarnya huruf. Rea sekar 03:06, 3 Februari 2008 (UTC)
oh, gitu ya? singkatan dan kepanjangannya kapitalisasinya beda? bikin hidup lebih susah :( (-_-)V bennylin 404 03:45, 3 Februari 2008 (UTC)
tau neh, orang pinter di dunia bisanya cuma bikin susah. Gigabit dan Gigabyte kalo kapitalisasinya gak dibedain malah bikin orang bingung. GB dan Gb atau Gb dan GB? Haha...enjoy this world. Rea sekar 03:53, 3 Februari 2008 (UTC)

Kutipan Langsung dan Kutipan Tidak Langsung

Secara garis besar, ada dua jenis kutipan di dalam penulisan:

  1. Kutipan langsung.

Kutipan langsung pendek terdiri dari maksimal 3 baris atau tidak lebih dari 40 kata, diapit dengan tanda kutip, sumbernya hanya satu orang.

  1. Kutipan tidak langsung

Merupakan kutipan yang tidak persis sama dengan sumber aslinya, merupakan ringkasan atau pokok-pokok yang disusun menurut jalan pikiran pengutip, sumbernya lebih dari satu orang, tidak diperlukan tanda kutip dalam penulisannya, kalimatnya lebih panjang dari kutipan langsung.

Ada juga yang biasa disebut highlight (entah apa istilahnya dalam acuan penulisan bahasa Indonesia). Highlight adalah pokok pikiran yang dianggap menarik oleh pengarang, sehingga dipisahkan dari alinea atau ditulis tersendiri, mirip dengan kutipan.

Contoh highlight bisa Anda lihat di berbagai media di mana saja, antara lain:

  • artikel “Jocelyn, You’re Late”, O (Oprah), May 2005, pg. 108
  • artikel “Senora Carmen’s Secret”, Time July 2007, pg. 52
  • artikel “Soesilo Bambang Yudhoyono – A New Beginning”, Indonesian Tatler, November 2004, hal. 156.

– komentar tanpa tanda tangan oleh Lilyturangan (bk) .


Menurut saya kalau menulis diperhatikan dulu pembacanya siapa. Kebanyakan yang Anda tulis saya rasa sudah diketahui oleh Wikipediawan/wati di sini. Sebenarnya tulisan Anda hanya sebagai informasi, pertanyaan, atau ajakan sih?


Maaf. Terus terang, ini kebiasaan. Setelah banyak bertanya, saya akan membuat rangkuman yang akan saya rilis ke media tempat saya bertanya sebelumnya. Harapannya, semoga kalau sudah diringkas bisa lebih ringkes dibaca oleh pengguna yang lain yang membutuhkan tanpa perlu browsing berulang-ulang dengan menggunakan kata kunci yang berbeda-beda. Kalau ada yang tidak butuh, monggo diabaikan saja. Dihapus juga boleh. Himbauan di sini, sama sekali bukan buat pengguna wikipedia. Maaf, ini kesalahan saya. Dokumen ini hasil copy paste dari catatan saya buat anak-anak.

O ya, setahu saya di sini juga tempat buat mendiskusikan penggunaan bahasa agar sesuai EYD.

Distop dulu Mas Benny karena sudah tidak ada hubungannya lagi dengan bahasa. Kalau masih ada yang mau ditegur, silakan kirim email pribadi saja ke lilyairen@yahoo.co.uk. Trims buat usahanya merapi2kan tulisan saya.

Ga pa pa lah. COba dipindahin dulu aja ke halaman pembaca Mbak Lily sendiri. Nanti kalau sudah terkumpul dan rapi bisa dibuat ke halaman bantuan, supaya jadi pedoman buat yang lain. Hariadhi - Ngobrol 14:50, 31 Januari 2008 (UTC)

Istilah asing yang dimahfumkan

Dalam penulisan, sering ada istilah/kata asing yang belum di-Indonesiakan. Akibatnya, tulisan bertaburan kata-kata yang "terpaksa" dimiringkan.

Seseorang pernah berkata, istilah asing yang banyak orang sudah mahfum artinya, tidak perlu ditulis miring. Masih menurut orang ini, jika ada beberapa istilah asing yang sama muncul beberapa kali di dalam satu karangan, maka yang ditulis miring hanya kata yang pertama.

Bagaimana pendapat teman-teman mengenai pendapat "seseorang" tersebut?

Saya belum pernah mendengar referensi seperti itu kecuali dari "seseorang" itu.

– komentar tanpa tanda tangan oleh Lilyturangan (bk) pada pada 21:35, 26 Januari 2008.

Karena "seseorang" itu tidak bernama, maka saya tidak berkomentar. Tunggu "orang" itu mendaftar ke Wikipedia Indonesia dulu baru dibahas lagi ya... percuma berargumentasi dengan "seseorang". (-_-)V bennylin 404 01:58, 27 Januari 2008 (UTC)
Ini mungkin benar pada konteks tertentu, tapi yang jelas di Wikipedia dianjurkan supaya istilah asing dimiringkan terus sepanjang teks. Meursault2004ngobrol 08:11, 27 Januari 2008 (UTC)

Kemampuan untuk menghindari pengulangan berkali-kali istilah yang sama dalam suatu teks adalah salah satu indikasi kecakapan dalam teknik penulisan. Itulah gunanya "kata ganti" (pronomina). Kembangraps 14:35, 28 Januari 2008 (UTC)