Wikipedia:Warung Kopi (Bahasa)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Warung Kopi - diskusi bahasa   kirim topik baru

Bagian ini digunakan untuk mendiskusikan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bahasa Indonesia di Wikipedia berpedoman kepada Ejaan Bahasa Indonesia. Lihat pula:

Ingat beri tanda tangan dan tanggal pada akhir pesan Anda dengan cara mengetikkan ~~~~. Harap menambahkan topik baru hanya di bagian bawah halaman ini.
Warung Kopi
Kebijakan
Usulan
Teknis
Bahasa
Berita
Lain-lain
Komunitas
Semua
Kembali ke atas


Padanan untuk virreinato/viceroyalty[sunting sumber]

Saya iseng-iseng memadankan virreinato/viceroyalty menjadi "kewizuraian". Silogisme dari neologisme saya, jika virrey/viceroy diterjemahkan menjadi "wizurai", maka virreinato/viceroyalty dapat dipadankan menjadi "kewizuraian". Prefiks ke-, ditambah kata "wizurai" yang sudah baku, dan sufiks -an. Terimakasih. Pengetik-AMtext me! 14 September 2022 16:43 (WIB)

Iryna Vereshchuk[sunting sumber]

@Willy2000: "Dia mengklaim dia akan memilih dia karena 'Dia berbuat baik untuk Rusia.'" Ini "dia" 1 "dia" 2 siapa tolong diperjelas dan diberi rujukan. Ini terjemahan dari sini ya? "She claimed she would vote for him because 'He does good for Russia.'". Rujukannya juga bisa direview lagi jangan salin tempel. Seluruh kalimat yang belum dilengkapi rujukan silakan dilengkapi. RXerself (bicara) 15 April 2022 09.59 (UTC)Balas[balas]

Ini terjemahan mesin? RXerself (bicara) 15 April 2022 10.01 (UTC)Balas[balas]
Bukan. Ini terjemahan asli dari Google Translate. Willy2000 (bicara) 30 April 2022 04.56 (UTC)Balas[balas]

Jennifer Morrison: Ini terjemahan mesin? "minat cinta" di sini maksudnya "love interest" ya? Ini tidak perlu diterjemahkan tidak apa-apa, cukup perannya aja sebagai apa di seri apa. Lalu, "Dia membuat debut sutradara film fitur dengan Sun Dogs (2017)." Ini bisa diterjemahkan lagi. Gunakan tanda koma sebelum kata "dan" di kalimat pertama dan sebelum dan sesudah "Jesse Spencer". RXerself (bicara) 15 April 2022 10.07 (UTC)Balas[balas]

Artikel dan beberapa artikel lainnya saya hapus karena tidak ada tanggapan untuk pesan ini. RXerself (bicara) 29 April 2022 17.27 (UTC)Balas[balas]
Sudah ditulis ulang. Willy2000 (bicara) 30 April 2022 05.07 (UTC)Balas[balas]

Pembenahan istilah kepangkatan militer bintang lima[sunting sumber]

Barusan saya membenahi istilah kepangkatan militer yang (menurut saya) agak berantakan.

Saya juga ingin membenahi kepangkatan bintang lima lainnya, tapi masih agak bingung. Field Marshal sudah diterjemahkan jadi "Marsekal lapangan", tapi sepertinya General of the Army lebih susah dicari padanannya. Belum lagi pangkat bintang enam seperti Generalissimo. Gombang (bicara) 23 April 2022 18.02 (UTC)Balas[balas]

Setuju belum ada keberatan dari saya Azmi1995 (bicara) 23 April 2022 22.49 (UTC)Balas[balas]
Iya, tanda kepangkatan memang tidak mudah dicari padanannya, karena tidak ada sistem universal. Misalnya, di AS: "it is widely believed the US Armed Forces never adopted the rank of Field Marshall, opting for the five-star "General of the Army" instead, because George Marshall was the first person promoted to the rank and "Marshall Marshall" sounded undignified. en:Field_marshal#United_States". ꦱꦭꦩ꧀Bennylin komen 26 Mei 2022 17.04 (WIB)

Penamaan dan Romanisasi Slavia Timur (Kuno, Rusia, Ukraina, Belarus, dll)[sunting sumber]

Banyak nama-nama tempat dan tokoh Slavia Timur memakai kaidah nama dan romanisasi bahasa Rusia, padahal konsep negara dan bangsa yang umum di zaman modern ini belum eksis pada saat itu, perbedaan bahasa-bahasa Slavia Timur belum terlalu beda seperti sekarang, dan juga banyak tokoh-tokoh dahulu yang lahir di tempat yang sekarang bagian dari Ukraina dan Belarus, malah memakai kaidah penamaan Rusia (salah satunya Vladimir I yang asalnya dari Kyiv tetapi malah memakai kaidah Rusia).

Untuk mengurangi "Rusia-sentris", apakah sebaiknya tokoh-tokoh dahulu dan nama-nama tempat yang sekarang bukan bagian Rusia diganti menjadi nama dengan sesuai kaidah romanisasi setempat seperti Ukraina dan Belarus (salah satunya seperti pemindahan nama Kyiv ini dari Kiev: Istimewa:Diff/20748005)? Atau juga nama-nama tokoh Slavia Timur terdahulu memakai romanisasi Slavia Timur Kuno, jadinya kasus seperti Vladimir I diganti menjadi Volodimer I (Володимѣръ І), bukan Volodymyr I (Володимир I)?

Bagaimana pendapat kawan-kawan? -- Ivan Humphrey (bicara) 27 April 2022 18.42 (UTC)Balas[balas]

Nama Vladimir sudah menjadi standar baku sebutan Indonesia sedangkan Volodimer ataupun Volodymyr bukan standar baku. Jadi, saya tidak setuju Azmi1995 (bicara) 29 April 2022 00.21 (UTC)Balas[balas]
Menurut saya, jika nama orang sepatutnya dikecualikan dalam ejaan baku (pengecualian lagi untuk ejaan nama-nama tokoh yang sangat terkenal di Indonesia yang berbeda nama/ejaan aslinya, seperti nabi-nabi Samawi), dan nama tempat memang harus ada penamaan bakunya, tetapi beberapa kasus seperti ejaan "Kiev" yang lebih umum (karena pengaruh Soviet berbahasa Rusia yang lebih kuat di Indonesia dan dunia) tidak dipakai lagi karena ada permintaan dari Pemerintah Ukraina untuk lebih menggunakan Romanisasi bahasa Ukraina dan gerakan KyivNotKiev, bukan hanya untuk kasus Kyiv, tetapi juga untuk hal-hal yang berkaitan dengan Ukraina. Jadi untuk kasus ejaan Vladimir/Volodimer/Volodymyr disesuaikan dengan romanisasi bahasa aslinya. -- Ivan Humphrey (bicara) 29 April 2022 08.19 (UTC)Balas[balas]
Setuju dengan Ivan Humphrey khusus untuk kasus ini, dengan pemahaman bahwa baik bentuk Vladimir malupun Volodimer sama-sama boleh dipakai. Untuk kasus-kasus lain secara umum, perlu disadari bahwa bangsa-bangsa Eropa tidak punya masalah "menerjemahkan" atau "menyesuaikan" nama diri tokoh ke dalam bahasa, dialek, maupun ejaan lokal. Masalah "nama baku atau tidak baku" ini muncul karena ada kaidah kebahasaan di Indonesia untuk "tidak menerjemahkan nama diri".Stephanus Victor (bicara) 3 Mei 2022 09.10 (UTC)Balas[balas]
Hi @Stephanus Victor: hmmm boleh tanya ya, secara spesifik "kaidah kebahasaan di Indonesia" yang mana yang anda maksud (ada pranala kah)? Kalau kaidah itu tidak/belum menjadi bagian dari panduan/kebijakan menyunting di Wikipedia, maka tidak/belum dapat dijadikan alasan untuk diterapkan di Wikipedia. Saya tanyakan ini dengan asumsi niat baik ya, supaya kita terhindar dari penyamaran opini. Salam, Naval Scene (bicara) 9 Agustus 2022 14.13 (UTC)Balas[balas]
Terima kasih Bung Naval yang jeli sehingga langsung tahu bahwa kalimat terakhir saya sesungguhnya adalah penyamaran opini. Saya harap penggunaan tanda kutip sudah memperjelas maksud saya bahwa aturan itu sama sekali tidak ada, oleh karena itu jangan diada-adakan, bentuk penulisan nama diri yang dipakai di wikipedia bahasa Inggris tidak perlu dipertahankan mati-matian, dan tidak ada standar baku sebutan Indonesia untuk Vladimir. Stephanus Victor (bicara) 10 Agustus 2022 03.54 (UTC)Balas[balas]
Artikel menarik: Volodymyr (Zelensky) vs. Vladimir (Putin): How rival statues explain the Russia-Ukraine conflict ꦱꦭꦩ꧀Bennylin debat 2 Juni 2022 22.48 (WIB)

Pengguna yang gemar menambah istilah aneh buatan dia sendiri[sunting sumber]

Ada seorang pengguna yang hobi menambah kata dan istilah aneh buatannya sendiri. Misalnya dilatasi waktu dia menambahkan "pemekaran waktu" dan yang lainnya. Padahal tidak ada yang salah dengan istilah dilatasi waktu dan memang sudah umum dipakai di bidang fisika atau relativitas. Dia juga menambah, "kebagaimanadenganan" dan "bagaimanadenganisme" ke artikel whataboutisme. Mohon supaya diawasi pengguna tersebut. 180.254.13.214 6 Juni 2022 06.40 (UTC)

@180.254.13.214: Izin nimbrung, saya gak terlalu ahli dalam fisika, namun berdasarkan penelusuran yang saya peroleh, dilatasi waktu disebut juga sebagai pemekaran waktu, [1] Untuk "pelebaran waktu", saya kurang tahu apakah definisi di [2] sama dengan pengertian dilatasi waktu. Silahkan diperiksa kalau ada yang salah. Salam, Dedhert.Jr (bicara) 7 Juni 2022 04.17 (UTC)Balas[balas]

Data Sipebi untuk WP:AWB/Typos[sunting sumber]

Saya berpikir untuk melengkapi Wikipedia:AutoWikiBrowser/Typos dengan data Sipebi yang telah dibuka sejak beberapa waktu yang lalu. (dan mungkin lain waktu saya bisa jalankan AWB sendiri). Namun, saya belum tahu apa datanya dapat digunakan di WBI. Mungkin ada dari pembaca yang dapat membantu saya mengenai hal ini?

Mungkin tentang secara teknis, bisa dilakukan nanti. Bingung juga apa maksud dari "Dapat Diubah" Hans5958 bicara 7 Juni 2022 08.56 (UTC)Balas[balas]

Saya tidak ahli dalam AWB. Mungkin @Eddy bf dan Bennylin:? dwadieff 30 Juni 2022 10.36 (UTC)Balas[balas]
ada apa ini? Eddy bf (bicara) 16 Juli 2022 13.41 (UTC)Balas[balas]
WP:BAHASA? ꦱꦭꦩ꧀Bennylin bincang 1 Juli 2022 15.25 (WIB) 1 Juli 2022 08.25 (UTC)Balas[balas]
Saya rasa itu dapat kita gunakan untuk melengkapi Wikipedia:AutoWikiBrowser/Typos dahulu, namun sebenarnya pertanyaan saya mengenai apakah data Sipebi ini dapat digunakan di WBI, terutama di Wikipedia:AutoWikiBrowser/Typos. Hans5958 bicara 1 Juli 2022 13.39 (UTC)Balas[balas]

Judul artikel[sunting sumber]

Halo, saya ingin menerjemahkan artikel Checker shadow illusion. Sebaiknya artikel ini diberi judul 'Ilusi bayangan papan catur', 'Ilusi bayangan papan kotak-kotak' atau apa ya? Terima kasih. —Klrfl— B ¦ K 14 Juni 2022 04.53 (UTC) en:Checker shadow illusionBalas[balas]

@Klrfl: Izin menjawab, kalau dilihat dari konteksnya, harusnya diartikan sebagai "ilusi bayangan papan catur". Karena ada ilusi bayangan di papan catur. Barangkali bisa lihat di situs lain, seperti [3], khususnya di [4]. Mohon maaf kalau ada yang salah. Salam, Dedhert.Jr (bicara) 14 Juni 2022 14.09 (UTC)Balas[balas]

Terjemahan kata "Vicar"[sunting sumber]

Halo, ada yang bisa membantu untuk menemukan padanan kata en:Vicar? Soalnya, jika lihat halaman en:Vicar of Christ diartikan sebagai Vikar Kristus, sedangkan saat saya cari di KBBI, tidak ada yang namanya "vikar". Barangkali bisa dibantu. Salam, Dedhert.Jr (bicara) 14 Juni 2022 14.11 (UTC)Balas[balas]

Lebih cocok bila diterjemahkan ke wakil kristus Azmi1995 (bicara) 16 Juni 2022 03.48 (UTC)Balas[balas]

Khusus jabatan seperti vikar jenderal e.g. Keuskupan Bandung, itu memang sudah kesepakatan komuniti kristian di Indonesia Azmi1995 (bicara) 16 Juni 2022 03.50 (UTC)Balas[balas]

Di beberepa gereja protestan Batak, mereka menggunakan istilah "Vikar" dan/atau "Vikaris". Setelah saya cek di KBBI, memang tidak ditemukan kata "Vikar", namun ada untuk "Vikaris". Silakan cek disini dan disini. Salam, 27christian11 (bicara) 16 Juni 2022 04.12 (UTC)Balas[balas]

Terjemahan kata "Partners"[sunting sumber]

Kira-kira padanan yang benar-benar tepat untuk kata "partners" di templat {{Kotak info tokoh}} apa ya? Saat ini padanan terjemahannya adalah "pasangan serumah" tapi apakah kira-kira bisa diganti jadi "pasangan" saja? F1fans (bicara) 25 Juni 2022 03.44 (UTC)Balas[balas]

Setuju – komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 25 Juni 2022 06.07 (UTC)Balas[balas]
Setuju juga, yang penting ditulis konsisten berbeda antara "pasangan" dengan misalnya "pasangan calon gubernur" atau "pasangannya dalam pemilihan x". cmiiw. Handarii (bicara) 27 Juni 2022 08.11 (UTC)Balas[balas]
Saya setuju pasangan saja karena konteksnya tetap pasangan sejoli Agus Damanik (bicara) 27 Juni 2022 08.52 (UTC)Balas[balas]
Btw... bagaimana nih pendapat para rekan2 lain @Symphonium264 @Azmi1995 @Medelam @Dedhert.Jr @Veracious @Klrfl @Gervant of Shiganshina @NFarras F1fans (bicara) 29 Juni 2022 11.48 (UTC)Balas[balas]
Setuju Setuju per @Aris riyanto. Meskipun saya bukan ahli bahasa, namun kalau dilihat dari sudut pandang saya juga, kata "partner" dalam kotak info tokoh, konteksnya dipadankan sebagai "pasangan". Dari yang saya baca, penjelasan parameter mengatakan
Hal ini mengartikan bahwa partner dipadankan sebagai pasangan (dari kehidupan tokoh yang belum menikah). Mohon maklumkan dan beritahu saya secepatnya jika saya melakukan kesalahan. Salam, Dedhert.Jr (bicara) 29 Juni 2022 11.55 (UTC)Balas[balas]
Saya rasa kata 'partner' bisa diterjemahkan menjadi pasangan, mungkin bisa juga kompanyon (tapi saya ga tau istilah kompanyon dipakai secara luas atau tidak). —Klrfl— B ¦ K 29 Juni 2022 12.08 (UTC)Balas[balas]
@Klrfl: Menurut saya tidak masalah menggunakan kata "kompanyon". Meski kata ini dipakai luas atau tidak, namun kalau menurut pendapat saya, hal ini juga memperkaya kosakata bagi pembaca umum. Salam, Dedhert.Jr (bicara) 29 Juni 2022 13.36 (UTC)Balas[balas]
Setuju kalau diartikan sebagai "pasangan" saja. Naufal Farrasbicara 29 Juni 2022 13.44 (UTC)Balas[balas]
Setuju pasangan sahaja Azmi1995 (bicara) 29 Juni 2022 23.59 (UTC)Balas[balas]

Buat para pengurus, apakah hasil diskusi ini sudah bisa dijadikan pedoman untuk merevisi kata "partners" (diterjemahkan sebagai "pasangan serumah") di {{Kotak info tokoh}}? F1fans (bicara) 7 Juli 2022 11.09 (UTC)Balas[balas]

@F1fans Dari diskusi ini justru sebagian besar setuju diterjemahkan menjadi "pasangan" saja. Naufal Farrasbicara 7 Juli 2022 11.14 (UTC)Balas[balas]
 Selesai sudah diganti menjadi "pasangan" saja. Naufal Farrasbicara 7 Juli 2022 13.01 (UTC)Balas[balas]

Kastil Kastel Puri[sunting sumber]

Ejaan "kastil" salah menurut KBBI.

Apakah semua kategori harus ganti nama ke "kastel" atau "puri"? Taylor 49 (bicara) 27 Juni 2022 16.52 (UTC)Balas[balas]

Izin menjawab. Kedua kata tersebut, sebenarnya, bisa dipakai. Namun kalau dilihat lagi subkategorinya, kebanyakan menggunakan kata "kastel". Jadi lebih baik menggunakan kata "kastel" saja. Dedhert.Jr (bicara) 27 Juni 2022 17.28 (UTC)Balas[balas]
Sudah: AABot Taylor 49 (bicara) 28 Juni 2022 15.13 (UTC)Balas[balas]
Ada kemajuan drastis:
Taylor 49 (bicara) 29 Juni 2022 16.18 (UTC)Balas[balas]
@Taylor 49 Menurut saya, lebih menggunakan kata "kastil" untuk halaman Kastel. Jadi bisa ditulis begini saja:

Kastil atau puri (atau dalam bentuk kata bakunya, kastil) ...

Karena "kastil" juga banyak dipakai orang, menurut saya, maka tinggal beri saja penegasannya "dalam bentuk kata bakunya". Salam, Dedhert.Jr (bicara) 4 Juli 2022 01.37 (UTC)Balas[balas]
Saya sudah menambahkan bentuk tidak baku ke halaman: Kastel atau puri (atau bentuk kata tidak baku tetapi sering digunakan: Kastil) adalah jenis bangunan pertahanan. Taylor 49 (bicara) 4 Juli 2022 01.47 (UTC)Balas[balas]
@Taylor 49 Saya sudah perbaiki. Jangan pakai kapital sama tanda titik, saya ubah jadi tanda koma dan tanpa huruf kapital. Dedhert.Jr (bicara) 5 Juli 2022 07.07 (UTC)Balas[balas]

Year 1 dan Year 6[sunting sumber]

Pada kalimat "Year 1 and Year 6 of the England education system", apakah sebaiknya diterjemahkan secara harfiah untuk kata "Year 1" dan "Year 6" menjadi "Tahun 1 dan Tahun 6 berdasarkan sistem pendidikan di Inggris"? Mohon maaf bila saya kurang ahli dalam bidang seperti ini. Dedhert.Jr (bicara) 30 Juni 2022 10.33 (UTC)Balas[balas]

"Tahun 1 dan Tahun 6" menurut saya baik. dwadieff 30 Juni 2022 10.34 (UTC)Balas[balas]
@David Wadie Fisher-Freberg Terima kasih sarannya, tapi saya baru kepikiran apakah bisa menggunakan "tahun pertama" dan "tahun keenam"? Dedhert.Jr (bicara) 30 Juni 2022 11.09 (UTC)Balas[balas]

Lebih setuju tahun pertama dan kedua dan ketiga, @Dedhert.Jr:

Azmi1995 (bicara) 30 Juni 2022 17.36 (UTC)Balas[balas]

Padanan "hook" untuk DYK[sunting sumber]

Pada saat saya membaca halaman en:WP:DYK, saya menemukan kata "hook" di halaman tersebut, khususnya ketika sedang membahas sistem pengusulan TA. Berdasarkan Merriam-Webster, "hook" berarti

a device especially in music or writing that catches the attention

Sayangnya, pada kasus ini, saya tidak menemukan padanan yang tepat. Barangkali ada yang dapat membantu. Salam, Dedhert.Jr (bicara) 1 Juli 2022 10.01 (UTC)Balas[balas]

Sepertinya, ciri khas, kekhasan, penarik perhatian, atau yang menarik perhatian bisa jadi padanannya. Menurut Cambridge Dictionary, salah satu arti kata hook adalah sebagai berikut:
  • (dalam lagu) a repeated part of a song or piece of music that is particularly pleasing and easy to remember
  • (dalam pemasaran) something that is used to attract customers' attention, and encourage them to buy a product or service
Muhammad Rifqi Priyo Susanto (bicara) 4 Juli 2022 09.00 (UTC)Balas[balas]

Major third[sunting sumber]

Sejujurnya setelah melakukan penelusuran di Google, saya tidak menemukan padanan dari istilah "major third". Jangankan "major third", apalagi "just major third". Dedhert.Jr (bicara) 5 Juli 2022 07.05 (UTC)Balas[balas]

Google cukup buruk. Di halaman Interval_(musik) sudah ada istilah "mayor ketiga" yang rupanya sama sekali salah. Mungkin "ketiga mayor" atau "interval ketiga mayor" https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/mayor. Harus menemukan seorang musikus. Taylor 49 (bicara) 5 Juli 2022 16.11 (UTC)Balas[balas]
@Taylor 49 Hmm... setelah saya periksa lagi. Ternyata di https://id.eferrit.com/ketiga/ menyebutnya sebagai "Mayor ketiga". Meski ini tiada mengandung bahasa sumber dengan bahasa sasaran, namun pengertiannya sama. Kalau berdasarkan id.efferit: Sama dengan empat setengah langkah ; jarak antara G - B adalah sepertiga besar. Sedangkan menurut https://www.musictheory.net/lessons/31,

A minor interval has one less semitone than a major interval. For example: since C to E is a major third (4 half steps)

Saya rasa bahwa "major third" dapat dipadankan sebagai "mayor ketiga", yang berarti padanan "major third" di halaman Interval (musik) sudah benar. Sekarang masalah lainnya adalah padanan untuk "just major third". Apakah sebaiknya ini diterjemahkan harfiah saja, melalui hukum diterangkan-menerangkan? Dedhert.Jr (bicara) 6 Juli 2022 10.04 (UTC)Balas[balas]
@Pengguna:Dedhert.Jr "id.eferrit.com" ternyata sebuah sumber yang sama sekali tidak bagus:
Angle Akut - Ukuran sudut dengan ukuran antara 0 ° dan 90 ° atau dengan kurang dari 90 ° radian.
Cylinder - A Tiga dimensi bentuk dengan lingkaran paralel dan masing-masing ujung dan bergabung dengan permukaan melengkung.
Rupanya semua halaman diterjemahkan dari bahasa Inggris secara literal:
"a tree-dimensional form" -> "A Tiga dimensi bentuk" -- sebaiknya "bentuk berdimensi tiga"
"musictheory.net" mungkin bagus tetapi tidak dalam bahasa Indonesia. Saya mengusulkan istilah "ketiga mayor" sesuai "Hukum D-M", bukan "mayor ketiga", sama dengan "media sosial", bukan "sosial media". Untuk "just major third", halaman Just_intonation harus diterjemahkan dulu.
Malangnya hampir semua teks di internet yang kelihatannya dalam bahasa Indonesia sesungguhnya diterjemahkan dari bahasa Inggris secara otomatis dan literal. :-( Taylor 49 (bicara) 7 Juli 2022 19.20 (UTC)Balas[balas]
@Taylor 49 Sayang sekali. Mau tidak mau harus menggunakan padanan berbahasa asing. Tapi kalau bung usulkan menggunakan Hukum D-M, mungkin mau tidak mau "just major third" diterjemahkan saja menjadi "hanya ketiga mayor". Sejujurnya, saya tidak mau menerjemahkan langsung pakai hukum D-M, akan lebih baik diteruskan cari padanannya yang tepat. Dedhert.Jr (bicara) 8 Juli 2022 03.48 (UTC)Balas[balas]
Memang ... "just" (adverbia) -> "hanya"
kata "just" dalam istilah "just major third" -> ??? saya tidak tahu ... mungkin bukan "hanya" ... sumber berkualitas tinggi untuk terjemahan istilah "just intonation" harus ditemukan dulu
Taylor 49 (bicara) 9 Juli 2022 19.10 (UTC)Balas[balas]

"Piza" vs "Pizza"[sunting sumber]

Mengusulkan pemindahan Kategori:Pizza ke Kategori:Piza. Alasan: ejaan baku dan halaman Piza. Taylor 49 (bicara) 17 Juli 2022 10.12 (UTC)Balas[balas]

Kategori sudah dipindahkan, dan Templat:Pizza -> Templat:Piza juga, serta diperbaiki. Taylor 49 (bicara) 19 Juli 2022 18.14 (UTC)Balas[balas]

Padanan wine-gauger[sunting sumber]

Ada satu kalimat yang mengandung kata "wine-gauger". Sepertinya saya kesulitan menemukan padanannya. Adakah yang bisa memberikan bantuan terkait hal ini? Dedhert.Jr (bicara) 18 Juli 2022 07.02 (UTC)Balas[balas]

bunyi kalimat/paragrafnya seperti apa, yah?
ustad abu gosok (bicara) 18 Juli 2022 15.57 (UTC)Balas[balas]
@Ustad abu gosok Nih contohnya, The numerals were used by wine-gaugers in the Bruges area at least until the early eighteenth century. Sejujurnya, konteksnya mengacu pada alat, menurut saya, soalnya karena web di sini. Dedhert.Jr (bicara) 19 Juli 2022 13.04 (UTC)Balas[balas]
Komentar dari saya, jika melihat konteks dari pranala tersebut, gauger merujuk kepada orangnya. "...The city employed men to do the measuring, and Leeuwenhoek was appointed in 1679 as wine gauger (wijnroeier)". Mungkin dapat diartikan sebagai "para pengukur anggur" atau hanya "pengukur anggur". Mohon maaf bila tidak berkenan atau ada padanan lain. Henri Ngopi Lur? 19 Juli 2022 13.48 (UTC)Balas[balas]
@Henri Aja Aku awalnya juga berpikiran begitu. Namun adakah kata lain untuk "anggur" pada "wine", atau hanya itu saja? Dedhert.Jr (bicara) 19 Juli 2022 15.07 (UTC)Balas[balas]
Dalam konteks kalimat wine-gauger diatas, menurut saya, sepertinya belum ada padanan lain dari "wine" selain anggur, karena yang diukur memang minuman anggur dalam tong. Mungkin dapat ditambahkan catatan kaki singkat ({{efn}}), di belakang kata "pengukur anggur", yang menjelaskan tentang seseorang yang melakukan pengukuran volume anggur dalam tong, agar memudahkan pembaca dalam memahami konteks si "pengukur anggur" ini. Demikian pendapat saya, mohon dimaklumi jika ada padanan lain yang lebih sesuai. Henri Ngopi Lur? 19 Juli 2022 15.35 (UTC)Balas[balas]
Memang "pengukur anggur" atau "pengukur volume anggur" sesuai. Taylor 49 (bicara) 19 Juli 2022 17.21 (UTC)Balas[balas]

Penerjemah lieutenant governor[sunting sumber]

Ini cuma masalah kecil, cuma saya ingin bertanya. Bukankah lebih tepat lieutenant governor diartikan sebagai "letnan gubernur" daripada "gubernur letnan" seperti yang terlihat di halaman Gubernur jenderal.

Rasionalisasinya berasal dari "gubenur jenderal" itu dipahamkan sebagai gubernur keseluruhan (wilayah), sedangkan letnan adalah pangkat penanda bahwa pemegang ialah wakil/naib/deputi dari pemegang di atasnya. Maka dari itu, kalau diartikan "gubenur letnan" akan dipahami sebagai gubernur para letnan bukan wakil dari gubernur jenderal. Penggunaan lieutenant governor, juga didasari dengan keberadaan gubernur jenderal di India, yaitu atasan Thomas Raffles. FirmanNstLogo.jpg Firman.Nst  ✉  22 Juli 2022 11.39 (UTC)Balas[balas]

setuju, pak @Firman.Nst:!
ustad abu gosok (bicara) 29 Juli 2022 02.15 (UTC)Balas[balas]

Setuju per @Ustad abu gosok: – komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 29 Juli 2022 02.28 (UTC)Balas[balas]

Setuju Setuju Letnan Gubernur merupakan terjemahan yang tepat untuk lieutenant governor Urang Depok (Silakan Bertamu) 29 Juli 2022 02.53 (UTC)Balas[balas]

@Firman.Nst, @Ustad abu gosok, @Aris riyanto, @Urang Depok, saya Menolak Menolak dengan kata "lieutenant governor" diartikan sebagai "gubernur letnan". Menurut kamus Inggris-Indonesia oleh John M. Echols dan Hassan Shadily, lieutenant governor diartikan sebagai "wakil gubernur". Dedhert.Jr (bicara) 15 Agustus 2022 03.49 (UTC)Balas[balas]
Menolak Menolak. Setuju dengan Bung Dedhert.Jr, karena "lieutenant governor" diartikan sebagai "a deputy or subordinate governor" atau "Wakil Gubernur". Henri ngopi lur? 15 Agustus 2022 04.15 (UTC)Balas[balas]

Dedhert.Jr hm.... Bisa tuh artinya wakil gubernur kalau kita melihat [5] maka mungkin itu terjemahan yang tepat Urang Depok 🏠 15 Agustus 2022 04.21 (UTC)Balas[balas]

Di Wikipedia:Panduan_dalam_menerjemahkan_artikel#Pemerintahan sudah ada dijelaskan kalau Lieutenant Governor = Wakil Gubernur, bukan "letnan gubernur". GuerraSucia 15 Agustus 2022 07.58 (UTC)Balas[balas]
Kalau begitu saya sepakat Lieutenant governor adalah wakil gubernur Urang Depok 🏠 15 Agustus 2022 12.15 (UTC)Balas[balas]

Fonetis vs Fonetik[sunting sumber]

Halaman Alfabet Fonetis Internasional dipindahkah ke Alfabet Fonetik Internasional tanpa mencantumkan alasan (atau mungkin ada namun saya tidak tahu). Jika melihat istilahnya dalam bahasa Inggris, "Phonetic" merupakan adjektiva dan berfungsi sebagai pewatas dari "Alphabet". Entri untuk "fonetis" tidak tercantum dalam Kamus Linguistik Kridalaksana yang saya punya, namun definisi "fonetis" di KBBI ini cukup sepadan dengan definisi phonetic dalam bahasa Inggris: sesama adjektiva dan definisinya serupa. Sementara definisi "fonetik" di KBBI sepertinya lebih cocok sebagai padanan untuk phonetics. Salam. Mbee-wiki (bicara) 30 Juli 2022 05.30 (UTC)Balas[balas]

Setuju untuk fonetis. Lebih dekat dengan bahasa Belandanya fonetisch. Banyak kata sifat serapan di bahasa Indonesia yang berakhiran -is itu dari bahasa Belanda -isch. RXerself (bicara) 4 Agustus 2022 13.39 (UTC)Balas[balas]
saya juga setuju dengan kata fonetis Agus Damanik (bicara) 18 Agustus 2022 06.39 (UTC)Balas[balas]

Esa=Satu? (KBBI vs Bhagavant.com)[sunting sumber]

Begini, kasus ini sebetulnya sempat saya majukan pada Wikipedia:Artikel pilihan/Usulan/Piagam Jakarta, tapi saya tergelitik lagi untuk membahasnya ketika bung SV rupa-rupanya membuat dan menerjemahkan artikel en:Oneness Pentecostalism menjadi Pentakosta Keesaan. Nah, yang saya persoalkan apakah tepat "Oneness" bisa diterjemahkan jadi "Keesaan" ? Pasalnya saya jadi ingat dengan pernyataan dari website Bhagavant.com berikut ini:

Mayoritas masyarakat Indonesia percaya bahwa kata “esa” dalam kalimat “Ketuhanan Yang Maha Esa” berarti “satu” (mengacu pada bilangan). Jika mengacu pada KBBI, “esa” memang berarti satu, tunggal. Tapi harus diakui bahwa kata “esa” juga kata “maha” diambil dari bahasa Sanskerta, yang kemudian diadopsi oleh KBBI.

Kata “maha” dalam KBBI berarti 1. sangat; amat; teramat; 2. besar. Namun dalam bahasa Sanskerta ataupun bahasa Pali (satu keluarga dengan bahasa Sanskerta), kata “maha” juga berarti “agung”.

Kata “esa” itu sendiri dalam bahasa Sanskerta maupun bahasa Pali bukan berarti “satu” atau “tunggal”, tapi berasal dari kata “etad” yang berarti “ini” (Inggris: this), sebuah kata tunjuk, terutama yang menunjuk pada apa yang paling dekat dengan si pembicara (Sanskrit-English Dictionary, oleh M. Monier William dan Pali-English Dictionary, TW Rhys Davids, William Stede, ). Kata dalam bahasa Sanskerta yang berarti “tunggal” atau “satu” adalah kata “eka”.

Berikut contoh penerapan kata “esa” yang berarti “ini” dalam bahasa Sanskerta: esa mama sakhi (Skt: एषा मम सखी; baca: esha mam sakhee). Artinya: Ini teman saya.

Penerapan kata “esa” dalam bahasa Pali: “Tasmātihānanda, eseva hetu etaṃ nidānaṃ esa samudayo esa paccayo jarāmaraṇassa, yadidaṃ jāti” (Oleh karena itu Ānanda, ini adalah akar, ini adalah penyebab, asal-mula, kondisi bagi penuaan-dan-kematian—yaitu kelahiran) – Mahānidāna Sutta (Dīgha Nikāya 15. Tipitaka Pali).

Tidak diketahui sejak kapan kata “esa” yang bermakna “ini” menjadi berarti “satu” dalam bahasa Indonesia. Dan pada akhirnya, mengartikan kata “esa” sebagai “satu” yang mengacu pada bilangan, akan menimbulkan kontradiksi.

Ada kemungkinan kata yang dimaksud bukan kata “esa” tetapi sebenarnya adalah kata “eesha” (Skt: ईशा ;baca: isha) dari kata “eesh” (Skt: ईश ;baca: ish) yang terdengar hampir sama dengan kata “esa”. Kata “eesha” sendiri bisa berarti berkuasa, unggul, atau kuat, yang semuanya merupakan kata sifat.

Dari sudut pandang filsafat atau ajaran agama yang meyakini adanya sesuatu yang tidak bisa dilihat dan tidak berbentuk, tindakan memberikan atribut “esa” yang diartikan sebagai “satu” dalam pengertian bilangan, tentu merupakan suatu kesalahan tersendiri. Jika sesuatu dapat dihitung jumlahnya maka sesuatu tersebut berarti dapat dilihat dan ini menyalahi ajaran tersebut.

Secara filsafat keagamaan tersebut di atas jelas kata “esa” tidak mengacu pada arti “satu” dalam hal jumlah (bilangan).

Jika mengacu pada arti dalam KBBI maka “maha esa” berarti “sangat/teramat satu/tunggal” atau “sungguh-sungguh/hanya ada satu/tunggal”.

Berbeda jika kata “esa” yang dimaksud adalah kata “eesha” sehingga jika dipasangkan dengan kata “maha” menjadi maha berkuasa (sangat berkuat), maha unggul (sangat unggul), maha kuat (sangat kuat).

Dan jelas dalam bahasa Sanskerta tentu saja “maha esa” bukan berarti “sangat/teramat/sungguh-sungguh/hanya satu”, tetapi menunjuk pada keberadaan apa adanya.

Lalu juga ada ulasan dari Kaskus:

Nah masih banyak yang gagal paham soal pancasila terlebih sila pertama yg berbunyi, "Ketuhanan yang maha esa". Seharusnya, pahami dahulu bagaimana perumusan pancasila ini. Sejarah awalnya bagaimana, dan konteks ketuhanan yg dimaksud itu apa. Lalu arti ESA dalam kalimat tersebut itu maksudnya apa.

Singkatnya, esa dalam pancasila sila pertama bukan lah merujuk pada definisi bilangan yang berarti 1. Melainkan Esa adalah sifat tuhan dengan segala Maha nya. Esa berasal dari bahasa sansekerta yaitu estad atau isa yang berarti mutlak dan maha kuasa yg menunjukkan sifat bukan jumlah / bilangan, nah kalau jumlah itu ika atau eka seperti pada bhinneka tunggal ika yang artinya satu atau tunggal. Definisi Esa sebagai bilangan 1 ini adalah kbbi terbitan pemerintahan Orde Baru.

Padahal, definisi kata Esa dalam pancasila mengambil dari bahasa sansekerta bukan dari kbbi. Jika yang dimaksud tuhan dengan bilangan maksudnya 1 tuhan, maka seharusnya yang dipakai adalah Eka bukannya Esa.

— Kaskus

Nah, yang jadi pertanyaannya, apakah perlu judul Pentakosta Keesaan perlu diubah misalnya jadi "Pentakosta Kesatuan" atau "Pentakosta Manunggal" --Glorious Engine (bicara) 9 Agustus 2022 05.29 (UTC)Balas[balas]

Keberatan Keberatan Saya kurang setuju dengan usulan bung karena saya beranggapan begini. Keesaan sekarang ini telah diartikan secara resmi oleh KBBI sebagai "sifat yang satu". Meskipun, pemahaman "Esa" dahulu berbeda dengan sekarang, kita tidak bisa mengubah apa yang sudah dipahami oleh tidak hanya khalayak ramai, tetapi juga oleh lembaga resmi bahasa seenak hati. Karena demikian, saya merasa lebih baik mempertahankan penerjemahan Oneness ke "Keesaan", sebab akan sesuai dengan pemahaman khalayak dan lembaga resmi. FirmanNstLogo.jpg Firman.Nst  ✉  9 Agustus 2022 05.47 (UTC)Balas[balas]
Tidak setuju Tidak setuju saya sependapat dengan Firman.Nst bahwa kata Oneness artinya keesaan sedangkan Unity berarti kesatuan jadi judulnya tidak perlu diganti Urang Depok 🏠 9 Agustus 2022 07.36 (UTC)Balas[balas]
Tidak setuju Tidak setuju "kesatuan" dan "keesaan" memiliki makna yang berbeda. Walaupun kata "esa" yang ada di KBBI sudah bergeser makna asal-nya menjadi kata "1" (satu), dan bukan sesuai makna asli dalam bahasa Sansekerta, toh masalahnya di mana? Bukannya bahasa itu fleksibel ya? Beberapa kali KBBI direvisi pun karena ada beberapa makna yang bergeser, kan? – komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 9 Agustus 2022 10.50 (UTC)Balas[balas]

Lha, kalo KBBI "hanya mengikuti pergeseran makna", maka ini apa: Ternyata Masih Banyak yang Salah Mengartikan Kata-Kata Ini, Gan!. Ada istilah "canggih" yang tetap diartikan dalam KBBI sebagai "rumit" (karena jaman dulu komputer "canggih" itu rumit) tapi tidak diganti "modern" dalam pengartian saat ini, ada juga kata "acuh" yang tetap diartikan dalam KBBI sebagai "peduli" tapi tidak diganti jadi "tidak peduli" (antonimnya malah) dalam pengartian saat ini, dan masih banyak lagi --Glorious Engine (bicara) 9 Agustus 2022 11.11 (UTC)Balas[balas]

Memang ada kata-kata yang belum diganti karena kemungkinan belum diperhatikan sama redaksi. Kalau masalah seperti itu mending kita coba usulkan perubahan lewat KBBI daring. Kita keberatan karena sudah lama "keesaan" dipahami sebagai sifat Tuhan yang bermakna satu, kalau kita lihat dari tulisan-tulisan perihal akidah (teologi Islam) juga memaknai "esa" sebagai satu, seperti contohnya di "Aqidatul-Awam" terjemahan bahasa Indonesia yang diterbitkan oleh NU menerjemahkan "Wahdaniat"/"Wahid" menjadi "esa/satu". Maka alasan kami keberatan dengan perubahan penerjemahan bisa dirangkum:
1. Esa sudah lama dipahami sebagai "satu"
2. Pemahaman ahli akidah agama
3. Pemahaman khalayak ramai
4. Pengukuhan tersebut oleh KBBI

FirmanNstLogo.jpg Firman.Nst  ✉  9 Agustus 2022 12.35 (UTC)Balas[balas]

Betul kata bung @Firman.Nst:, jika ada kata-kata yang ada di KBBI yang tidak sesuai dengan penggunaan "umum" silakan usulkan perubahan, toh bahasa itu fleksibel. Yang pasti, jangan mengumumkan via Wikipedia, karena Wikipedia bukan tempat untuk mempopulerkan suatu istilah. Kalau kita kembali ke topik "esa", kata yang anda usulkan (1) tidak umum (2) tidak sesuai kaidah KBBI. Maka usul saya, (1) bisa populerkan via media lain, misal Kaskus yang anda kutip, (2) usulkan via KBBI perubahan makna dari kata "esa". Jika kedua hal tersebut terpenuhi, maka Wikipedia bisa mengikuti kaidah yang umum dan baku. Kalau saya boleh mengutip, saya setuju dengan statement bung Firman:

– komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 9 Agustus 2022 22.32 (UTC)Balas[balas]

Grenadier Guards dan sebagainya[sunting sumber]

Saya bingung mana yang lebih tepat untuk penerjemahan "Grenadier Guards", "Pengawal Penggranat" atau "Penggranat Pengawal". Saya ada kawan yang mengatakan "guards" itu bisa dimaknai sebagai "pasukan", tetapi kenyataannya Grenadier Guards itu berasal dari gabungan pasukan pengawal, sehingga disebut "pengawal". Istilah "penggranat" dari peng- (orang) dan granat, karena itu memang terjemahan langsung untuk istilah "grenadier", kalau memang sudah ada padanannya mohon diberitahukan. Kembali kepada masalah pokok, saya ragu menerjemahkannya ke "Pengawal Penggranat" karena bisa disalahpahami sebagai pengawalnya penggranat, karena "pengawal presiden" dipahami sebagai pengawalnya presiden.

FirmanNstLogo.jpg Firman.Nst  ✉  9 Agustus 2022 12.49 (UTC)Balas[balas]

"Guards" itu kata jamak dari "Guardian" yang berarti penjaga sedangkan "grenadiers" artinya granat maka kalau kita rangkai menjadi penjaga granat. Bagaimana menurutmu bung? Urang Depok 🏠 9 Agustus 2022 13.01 (UTC)Balas[balas]

Grenadier itu bukan berarti "granat", bung. Grenadier itu berarti pasukan yang menggunakan granat, karna itu kuterjemahkan menjadi penggranat sebab setahu saya enggak ada padanannya dalam bahasa Indonesia. FirmanNstLogo.jpg Firman.Nst  ✉  10 Agustus 2022 03.39 (UTC)Balas[balas]

@Firman.Nst: bagaimana kalau kita menerjemahkan "grenadiers guards" menjadi pasukan pengawal atau penjaga istana? Urang Depok 🏠 15 Agustus 2022 04.09 (UTC)Balas[balas]

@Urang Depok: Namun, ada pasukan lain yang juga disebut pengawal/penjaga istana dalam tentara Britania Raya FirmanNstLogo.jpg Firman.Nst  ✉  16 Agustus 2022 02.25 (UTC)Balas[balas]
Firman.Nst lantas apa arti yang tepat untuk grenadiers guards? Karena saya melihat gambar grenadiers guards di Google sebagai pengawal yang menjaga istana sembari membawa senapan. Kalau begitu saya izin mengundang @Agus Damanik: Urang Depok 🏠 18 Agustus 2022 07.33 (UTC)Balas[balas]
Gimana kalo dijadiin Garda Penggranat aja? Melihat dari arti guard bisa jadi garda juga dan grenadier bisa dipadankan jadi penggranat. Itu sih saran dari saya Agus Damanik (bicara) 19 Agustus 2022 17.59 (UTC)Balas[balas]

Kata guards sepengetahuan saya bisa diterjemahkan menjadi garda sebagaimana Swiss Guard menjadi Garda Swiss, untuk grenadier sampai sekarang memang belum ada padanannya, tapi bagaimana jika diterjemahkan menjadi pelempar granat? Ekirahardian (bicara) 19 Agustus 2022 07.40 (UTC)Balas[balas]

@Firman.Nst dan Ekirahardian: untuk sementara kalimat grenadiers guards tidak dipadankan dulu karena belum ada kata padanan yang tepat Urang Depok 🏠 19 Agustus 2022 13.55 (UTC)Balas[balas]

Setelah dipikir-pikir saya mengartikan grenadiers guards sebagai pasukan penggranat. Bagaimana menurut kalian @Agus Damanik, Firman.Nst, dan Ekirahardian:? Urang Depok 🏠 21 Agustus 2022 14.29 (UTC)Balas[balas]

Bagaimana dengan "Garda Penggranat"? FirmanNstLogo.jpg Firman.Nst  ✉  21 Agustus 2022 14.42 (UTC)Balas[balas]

Kalau begitu saya setuju untuk memadankan grenadiers guards sebagai garda penggranat seperti usulan @Agus Damanik dan Firman.Nst: UrangDepok Monggo mampir 22 Agustus 2022 14.22 (UTC) Balas[balas]

Padanan yellow-back[sunting sumber]

A yellow-back or yellowback is a cheap novel which was published in Britain in the second half of the 19th century. Setelah saya membaca ini, saya memikirkan padanan bahasa Indonesia untuk kata "yellowback". Namun sayangnya, saya tidak dapat menemukan padanan di mesin penelusur. Dedhert.Jr (bicara) 15 Agustus 2022 03.44 (UTC)Balas[balas]

@Dedhert.Jr Dilihat dari karakteristiknya yang selalu menggunakan kertas kuning dengan teknik cetak kromoksilografi, saya punya kesimpulan untuk padanannya: Novel kuning, novel sampul kuning, dan sampul kuning. Ketiganya tidak ada di dalam indeks artikel, jadinya punya potensi untuk dibuat artikel baru tanpa ambigu.
Kalau kamu tanya mengapa, karena saya coba memadankan kata dengan menggunakan pendekatan karakteristik daripada literal (yang akan menghasilkan punggung kuning) yang cukup lucu untuk didengar. Toh istilah ini eksklusif di Britania aja, kan. Kita punya artikel sampul kertas tipis yang merujuk ke paperback. 𝐋𝐖𝐌𝐘𝐑𝐄𝐍 🅿🅰🅽🅳🅸🆁 31 Agustus 2022 02.30 (UTC)Balas[balas]

Dedhert.Jr Saya beranggapan bahwa yellow-back istilah bagi buku yang diterbitkan dengan dijual murah pada paruh kedua abad ke-19 sesuai dengan sebutan bahasa inggris yang anda jelaskan bung Urang Depok 🏠 21 Agustus 2022 14.34 (UTC)Balas[balas]

Padanan numeral[sunting sumber]

Saya mulai mempertanyakan tentang padanan kata "numeral". Biasanya numeral system dipadankan sebagai "sistem bilangan", tetapi untuk numeral yang terdapat asal-usul daerah (katakan Sundanese numerals = angka Sunda). Pertanyaan saya, apakah untuk kasus ini juga dipadankan sebagai "bilangan Sunda"? Atau contoh lain, "Cistertian numerals" sebagai "bilangan Sistersien"? Dedhert.Jr (bicara) 16 Agustus 2022 10.08 (UTC)Balas[balas]

Setuju untuk menggunakan "bilangan..." sebagai terjemahan "numerals". JohnThorne (Bicara) 17 Agustus 2022 01.55 (UTC)Balas[balas]
Kenapa tidak pakai kata numeral saja. Soalnya baku juga di KBBI. Agus Damanik (bicara) 18 Agustus 2022 03.31 (UTC)Balas[balas]
@Agus Damanik Saya kurang setuju menggunakan kata "numeralia". Meski baku di KBBI, tetapi menurut saya tidak cocok untuk "numeralia Sunda" atau "numeralia Sistersien". Dedhert.Jr (bicara) 18 Agustus 2022 04.55 (UTC)Balas[balas]
Tidak. Maksud saya kata numeral saja, tanpa harus menggunakan akhiran lia. Tapi, kenapa tidak mau menggunakan kata numeral, adakah alasan linguistik? Selain perasaan subyektif tidak enak dibaca? Agus Damanik (bicara) 18 Agustus 2022 06.35 (UTC)Balas[balas]
Kalau menurut saya numeral kita padankan menjadi bilangan, seperti halnya Sundanese numerals (bilangan Sunda) atau seperti Cistertian numerals dipadankan menjadi "bilangan Sistersien" Urang Depok 🏠 18 Agustus 2022 07.39 (UTC)Balas[balas]
Untuk kasus ini, saya coba berharap untuk meminta saran dari @Ärkhézja. Izin memanggil. Dedhert.Jr (bicara) 21 Agustus 2022 09.24 (UTC)Balas[balas]
Setuju Setuju dengan bung Dedhert dan UrangD, penggunaan "bilangan" saya rasa lebih cocok untuk Numeral ketimbang numeral sendiri. Kata "numeral" biasanya lebih cocok untuk kegunaan unsur ketatabahasaan (e.g. Numerical noun), sementara penggunaan numeral disini lebih ke arah bilangan ketimbang ketatabahasaan. Ärkhézja • Sört hoztal? 21 Agustus 2022 15.09 (UTC)Balas[balas]
Setuju Setuju Bila dengan alasan ini. Saya juga setuju bila diganti menjadi bilangan Agus Damanik (bicara) 22 Agustus 2022 11.00 (UTC)Balas[balas]
Menurut definisi di KBBI, demikian pula artikel-artikel di Wikipedia Inggris, maka dapat saya simpulkan:
  • Numeral = angka
  • Number = bilangan
  • Numeral system = sistem angka.
Mari kita lihat contoh dalam tabel:
Bilangan
(Number)
Angka (Numeral)
Hindu-Arab Devanagari Tionghoa Romawi Jawa
Sembilan 9 IX

Demikian. -- Adiputra बिचर -- 22 Agustus 2022 13.58 (UTC)Balas[balas]

Sekadar perbandingan antara bilangan dan angka:
Jenis-jenis bilangan (materi pelajaran matematika di sekolah)
  • Bilangan bulat, bilangan cacah, bilangan prima, bilangan irasional, bilangan imajiner, dsb.
Jenis-jenis angka (sama seperti jenis-jenis huruf)
  • Angka Arab, angka Romawi, angka Devanagari, angka Korea, angka Jawa, dsb.
Dalam angka terdapat simbol-simbol individual yang disebut digit, sama halnya dengan dalam setiap aksara (Latin, Jepang, Jawa, Arab, dll) ada simbol-simbol individual yang disebut huruf.
-- Adiputra बिचर -- 22 Agustus 2022 14.05 (UTC)Balas[balas]

@M. Adiputra: maaf saya tidak setuju dengan anda karena seharusnya numeral dapat diartikan dengan bilangan, number adalah angka dan numeral system adalah sistem bilangan UrangDepok Monggo mampir 23 Agustus 2022 04.28 (UTC) Balas[balas]

Padanan bilangan dalam bahasa Inggris adalah number.
Apa itu bilangan? Seperti yang saya kutip dari Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut, "Bilangan adalah suatu konsep matematika yang digunakan untuk pencacahan dan pengukuran. Simbol ataupun lambang yang digunakan untuk mewakili suatu bilangan disebut sebagai angka atau lambang bilangan. Dalam matematika, konsep bilangan selama bertahuntahun lamanya telah diperluas untuk meliputi bilangan nol, bilangan negatif, bilangan rasional, bilangan irasional, dan bilangan kompleks.".
Saya menyarankan, kita harus memahami dahulu konsepnya sebelum menerjemahkan, karena ini bukan sekadar masalah "lebih cocok". -- Adiputra बिचर -- 30 Agustus 2022 08.10 (UTC)Balas[balas]
@M. Adiputra Adanya tabel tersebut, berarti disimpulkan bahwa untuk padanan yang saya sebelumnya, Sundanese numeral dan Cistertian numeral dipadankan menjadi Angka Sunda dan Angka Sistersien? Dedhert.Jr (bicara) 3 September 2022 02.02 (UTC)Balas[balas]
Tepat sekali. Contoh logikanya begini: ada suatu bilangan yaitu "Lima ratus lima puluh". Cara menuliskan bilangan tersebut dapat memakai angka Sunda, Arab, Jawa, Bali, bahkan Cistertian. -- Adiputra बिचर -- 5 September 2022 03.43 (UTC)Balas[balas]
@M. Adiputra Bagaimana dengan sistem bilangan abjad? Apakah nantinya akan dialihkan ke "Angka Abjad"? Plus, baru-baru ini saya baca di halaman en:Cisterian numerals, dan tentu saja saya mulai sedikit bingung perbedaan dengan angka dan digit, yang nantinya akan kubahas di bagian baru. Dedhert.Jr (bicara) 9 September 2022 08.20 (UTC)Balas[balas]
Iya. Seharusnya dipindahkan ke Angka Abjad. Sebagaimana Wikipedia Bahasa melayu (Angka Abjad). -- Adiputra बिचर -- 11 September 2022 05.00 (UTC)Balas[balas]
@M. Adiputra Saya mulai sedikit ragu untuk numeral system dipadankan dengan sistem angka. Kalaupun binary numeral system diartikan sebagai sistem angka biner, apakah ini sudah menjadi umum bagi para kalangan? Terlebih lagi, kebanyakan menggunakan sistem bilangan biner ketimbang angka. Dedhert.Jr (bicara) 26 September 2022 03.20 (UTC)Balas[balas]
Sepertinya penjelasan untuk kebingungan Anda harus dirujuk ke matematika. Terutama definisi "bilangan" dan "lambang bilangan". -- Adiputra बिचर -- 26 September 2022 07.02 (UTC)Balas[balas]

Padanan Autopilot[sunting sumber]

Halo, jadi saat saya menyunting artikel, saya menemukan bahwa terdapat satu bahasa yang antara "sulit" atau "tidak ada" untuk diterjemahkan berdasarkan Eyd. Kata tersebut adalah "autopilot", kata tersebut jika diterjemahkan menjadi "pilot automatis" ataupun "pilot otomatis", tetapi kata tersebut mungkin tidak sesuai dengan Eyd. Jadi saya meminta pendapat apakah saya harus menulis tersebut dengan bahasa aslinya atau dengan bahasa terjemahannya?, atau memungkinkan ada bahasa alternatifnya, terima kasih :)

Judul yang dipermasalahkan: https://en.wikipedia.org/wiki/Tesla_Autopilot


Pinkie Hangout 23 Agustus 2022 04.14 (UTC)Balas[balas]

Bagaimana jika kita artikan menjadi "pilot otomatis"? UrangDepok Monggo mampir 23 Agustus 2022 04.24 (UTC) Balas[balas]

Judul artikelnya tidak perlu diterjemahkan karena termasuk nama diri. Contoh lain: en:Tesla Bot. — RianHS (bicara) 23 Agustus 2022 08.42 (UTC)Balas[balas]
@RianHS: Tesla Bot bisa kita artikan menjadi Robot Tesla UrangDepok Monggo mampir 23 Agustus 2022 10.07 (UTC)Balas[balas]
Kata "autopilot" menurut glosarium, dapat diterjemahkan menjadi kata "pilot-otomatis"
– komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 23 Agustus 2022 10.37 (UTC)Balas[balas]

Pertama, saya setuju dengan Bung RianHS: judul tidak perlu diterjemahkan karena termasuk nama produk. Misalnya, Biore Pore Pack Black dan Biore Pore Pack Cherry Blossom. Di BPOM [6][7], mereka terdaftar sebagai "Pore Pack ...", demikian mereka tertera di kemasan (silakan google sendiri hehe) dan demikian mereka tertera di media yang ditinjau oleh nakes [8][9] meskipun ada istilah "plester pengangkat komedo"[10].

Kedua, saya tidak setuju dengan "pilot otomatis", saya menyarankan penggunaan "pengendara otomatis" (kalau perlu) dalam tubuh artikel seperti di [11][12] atau "pengendara otonom" dari "kendaraan otonom" seperti di [13][14]. Mengapa? Konteks yang ada yaitu produk itu adalah robot untuk mobil hehe (pilot berkonotasi dengan penerbang pesawat). Handarii (bicara) 24 Agustus 2022 13.30 (UTC)Balas[balas]

Oke baiklah atas bantuannya :), maaf telat respon saya Pinkie Hangout 24 Agustus 2022 15.53 (UTC)Balas[balas]
saya setuju dengan usul Handarii, namun perihal artikel Tesla-Automatic, saya lebih setuju penamaan tetap karena nama diri. Agus Damanik (bicara) 25 Agustus 2022 08.32 (UTC)Balas[balas]
Oh ya, mohon maaf, Bung. Yep, di kepala saya nama produk dimaksudkan sebagai nama diri. Handarii (bicara) 2 September 2022 01.39 (UTC)Balas[balas]

Kata "beliau"[sunting sumber]

Bisakah Wikipedia Bahasa Indonesia melarang penggunaan kata "beliau" dan menggunakan bot untuk menggantinya dengan kata panggil "ia"? "Beliau" menandakan penghormatan, sedangkan Wikipedia wajib bersikap netral terhadap konten setiap artikelnya. Penggunaan kata "beliau" juga menunjukkan bahwa pembuat artikel adalah penggemar tokoh terkait. Ditambah lagi, di beberapa tempat musim kampanye sedang berlangsung dan hal ini dapat memicu kecurigaan media massa daerah bahwa Wikipedia mendukung tokoh tertentu. Terima kasih. Hysocc, Let's talk 23 Agustus 2022 07.35 (UTC)Balas[balas]

Setuju! Cc @Hysocc:
ustad abu gosok (bicara) 23 Agustus 2022 09.25 (UTC)Balas[balas]
Setuju Setuju kata "ia" lebih netral untuk semua pengguna UrangDepok Monggo mampir 23 Agustus 2022 10.04 (UTC)Balas[balas]
Setuju Setuju per Urang Depok, untuk mengganti kata panggil "beliau" menjadi kata "ia", agar lebih netral. Mungkin nanti ada yang mengembangkan bot khusus untuk hal ini, akan lebih baik. Henri ngopi lur? 25 Agustus 2022 11.24 (UTC)Balas[balas]
Setuju Setuju! @Hysocc: Kata "beliau" termasuk dalam ragam kata hormat dan sejatinya tidak cocok dengan nada ensiklopedis yang ditulis banyak orang dari beragam usia di sini. Memang bagus kalau mau pakai "ia". Namun, pemblokiran harus terbatas di ranah Utama aja karena takutku akan berdampak ke ranah Pembicaraan yang pada dasarnya boleh berbahasa hormat. Ayolah, Wikipedia bukan biografi digital di internet yang ditulis oleh satu orang. 𝐋𝐖𝐌𝐘𝐑𝐄𝐍 🅿🅰🅽🅳🅸🆁 31 Agustus 2022 01.34 (UTC)Balas[balas]

Tidak setuju Tidak setuju untuk pemblokiran dan pelarangan kata tersebut. Selain mengusung konsep "kenetralan", Wikipedia juga mengusung konsep "kebebasan" dalam artian selama tidak merusak; maka tidak perlu dilakukan pelarangan dan pemblokiran. Karena jika hal-hal seperti ini saja diblokir, maka ke depan akan muncul pemblokiran kata-kata serupa yang justru akan merusak dan "mencoreng" citra Wikipedia sebagai ensiklopedia bebas. Usul saya, cukup dirapikan kosmetikanya menggunakan bot untuk mengganti kata "beliau" dengan "ia" atau dengan kata sejenisnya, tanpa perlu dilakukan pelarangan dan pemblokiran. – komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 23 Agustus 2022 10.30 (UTC)Balas[balas]

Abstain Abstain, per komentar bung @Aris riyanto, apabila diblokir, citra Wikipedia sebagai ensiklopedia bebas bisa hilang. Mungkin bot-bot semacam itu lebih baik di-coding ulang agar kenetralan dengan kata dia/ia tetap terjaga. ▪ Fazoffic ( ʖ╎ᓵᔑ∷ᔑ) 23 Agustus 2022 10.39 (UTC)Balas[balas]

Ganti aja kalo lagi jalan2 ketemu beliau WP:BELIAU DennyRG (bicara) 25 Agustus 2022 16.20 (UTC)Balas[balas]

Ternyata orang-orang terdahulu pernah bahas ini juga. – komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 26 Agustus 2022 05.50 (UTC)Balas[balas]
Setuju Setuju Kata "ia" ("dia"?) lebih netral untuk semua pengguna dan semua subyek artikel. Taylor 49 (bicara) 11 September 2022 13.17 (UTC)Balas[balas]

BSD[sunting sumber]

Saya berencana untuk membuat artikel mengenai pengembang dari kawasan Bumi Serpong Damai, yakni PT Bumi Serpong Damai Tbk. Nah, berhubung namanya sama persis, bagaimana sebaiknya untuk membedakan nama dari artikelnya? Apakah Bumi Serpong Damai (perusahaan) cukup baik untuk digunakan? Ardfeb (bicara) 27 Agustus 2022 11.51 (UTC)Balas[balas]

@Ardfeb: Cukup baik. Silakan dilanjutkan. Be bold: kerjakan dahulu, lalu perbaiki kemudian. ··· 🌸 Rachmat04 · 27 Agustus 2022 11.58 (UTC)Balas[balas]

"Dalam kata lain" vs. "Dengan kata lain"[sunting sumber]

Aku penasaran, apakah "dalam kata lain" umum dipakai selain pengguna frasa "dengan kata lain"? Secara pribadi, saya lebih ketimbang menggunakan "dengan kata lain", sedangkan frasa "dalam kata lain" cukup terdengar asing bagi saya. Dedhert.Jr (bicara) 2 September 2022 08.51 (UTC)Balas[balas]

Sepertinya, dalam kata lain terpengaruh dari pola bahasa Inggris (in other words). Penutur bahasa Indonesia menggunakan dengan kata lain. Muhammad Rifqi Priyo Susanto (bicara) 2 September 2022 12.42 (UTC)Balas[balas]
menurut saya 'dengan kata lain' adalah kalimat yang tepat dibandingkan 'dalam kata lain' UrangDepok Monggo mampir 2 September 2022 13.12 (UTC)Balas[balas]

Angka dan Digit[sunting sumber]

Pertanyaan ini berkaitan dengan #Padanan numeral. Apa sih yang membedakan "angka" dengan "digit"? Apakah kita perlu membahas ini pula? Karena setelah saya membaca di KBBI, angka berarti tanda atau lambang sebagai pengganti bilangan; nomor, sedangkan digit berarti letak angka pada bilangan dan angka Arab dari 0–9; setiap angka yang terdapat dalam deret angka yang tidak merujuk kepada sistem desimal, misalnya nomor telepon. Dedhert.Jr (bicara) 9 September 2022 08.25 (UTC)Balas[balas]

Dalam pengertian yang sederhana
  • Bilangan: suatu jumlah, hitungan, atau pengukuran, contohnya "satu", "sepuluh", "lima ratus", dsb.
  • Angka: cara kita menuliskan bilangan.
  • Digit: simbol terkecil yang membentuk suatu angka.
Penjelasan:
  • Jumlah angka tidak terbatas, contohnya dalam angka Arab yaitu: 4, 75, 134, 8299, 34267, 664513, 3427763, dan lain-lain. Contoh dalam sistem angka yang lain yaitu: MCMXLV, ٢٣٤, 五十, ꧓꧒, ૩૪૫૬, ൧൨൩൪
  • Jumlah digit (simbol individual) dalam angka Arab hanya ada sepuluh, yaitu: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 0
  • Contoh kasus: bilangan "Seratus dua puluh tiga" dapat ditulis dengan angka 123, १२३, CXXIII, ௧௨௩
  • Contoh kasus: Angka 3 terdiri dari 1 digit, yaitu "3". Angka 66 terdiri dari 2 digit, yaitu "6" dan "6". Angka १२३ terdiri dari 3 digit, yaitu "१", "२" dan "३". Angka ൧൨൩൪ terdiri dari 4 digit. Angka 15677824 terdiri dari 8 digit.
Sebagai perbandingan, Wikipedia bahasa Melayu memiliki artikel yang menjelaskan definisi nombor (bilangan) dan sistem angka secara tepat. -- Adiputra बिचर -- 11 September 2022 04.55 (UTC)Balas[balas]
@M. Adiputra Untuk halaman Angka dan Digit, apa sebaiknya dibikin terpisah saja, atau tetap digabungkan? Dedhert.Jr (bicara) 11 September 2022 10.00 (UTC)Balas[balas]
@User:Dedhert.Jr: Angka mengalihkan ke Digit ... kurang bagus ... ada 13 (angka) ... harus dipindahkan ke 13 (bilangan) ??
Bilangan: jenis objek matematika (seperti Bilangan kompleks, atau Pi: Bilangan π), ditulis dengan kata ("sejuta tiga puluh ribu"), atau dengan digit ("1'030'000", , "5+3i", ...)
Digit: karakter yang merepresentasi satu nilai dari dua atau lebih, dan bisa membentuk suatu angka (0,1 -- 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9 -- 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F)
Numeralia = kata bilangan Numeralia (linguistik): nol, tujuh, beberapa, tetapi tidak "tujuh belas"
Angka: ??
Taylor 49 (bicara) 11 September 2022 13.39 (UTC)Balas[balas]
Artikel "Angka", sebaiknya dipisah dengan "Digit". Jadikan dua artikel terpisah: Sistem Angka (Numeral system) dan Digit. -- Adiputra बिचर -- 12 September 2022 06.56 (UTC)Balas[balas]
Hem... setidaknya akan saya coba usul pemindahan angka ke bilangan untuk daftar-daftar bilangan. Dedhert.Jr (bicara) 28 September 2022 00.53 (UTC)Balas[balas]

Kolam vs Telaga sejak tahun 2013[sunting sumber]

Apakah halaman harus dipindahkan atau tidak? Taylor 49 (bicara) 11 September 2022 13.52 (UTC)Balas[balas]
Kolam kalau yang saya amati secara nyata pasti bentuknya kecil. Telaga sebaliknya, luasnya beragam dari kecil sampai besar. Saya cenderung setuju kalau dipindahkan lagi ke telaga F1fans (bicara) 15 September 2022 02.02 (UTC)Balas[balas]

Kerongkongan[sunting sumber]

Itu laring atau esofagus (halaman minum)?
Taylor 49 (bicara) 11 September 2022 14.28 (UTC)Balas[balas]
@Taylor 49: Kerongkongan = esofagus. — RianHS (bicara) 12 September 2022 04.08 (UTC)Balas[balas]

Penulisan kata depan Nabi pada artikel Nabi[sunting sumber]

Saya menemukan seorang pengguna memindahkan artikel Muhammad menjadi Nabi Muhammad.

Apakah ini bisa jadi pemicu kedepannya semua artikel nabi dipindahkan menjadi Nabi A, Nabi B dst. (misal tadinya Ibrahim jadi Nabi Ibrahim, Yahya jadi Nabi Yahya, dst.) F1fans (bicara) 15 September 2022 03.54 (UTC)Balas[balas]

Saya setuju nama nabi tidak diberi embel-embel "Nabi" agar lebih netral. – komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 15 September 2022 04.07 (UTC)Balas[balas]
Itu poin yg saya maksud bung @Aris riyanto. Kalau pakai kata depan Nabi saya melihatnya jadi terkesan kurang netral, dengan pemindahan artikel Muhammad diatas bisa jadi kedepannya akan ada yang memindahkan artikel nabi2 lainnya mengikuti format tsb F1fans (bicara) 15 September 2022 04.11 (UTC)Balas[balas]
@Aris riyanto: Jika gelar "Nabi" di depan nama seorang nabi terkesan kurang netral, apakah hal serupa juga berlaku untuk gelar "Permaisuri" contohnya di Permaisuri Michiko, atau gelar "Pangeran" seperti di Pangeran Louis dari Wales? Pengetik-AM (bicara) 15 September 2022 06.29 (UTC)Balas[balas]

Oh iya sekalian juga, gelar "Santo" dalam nama-nama tokoh Kristen apakah perlu dihapus juga? seperti di Santo Blasius? Pengetik-AM (bicara) 15 September 2022 06.29 (UTC)Balas[balas]

Aleksandria atau Iskandariyah[sunting sumber]

Saya menemukan beberapa nama paus/santo dari Mesir yang menggunakan nama kota, seperti "Sirilus dari Aleksandria". Namun jika saya lihat nama kota itu sekarang, dieja menjadi Iskandariyah, sesuai ejaan bahasa Arab Mesir. Apakah nama kota Aleksandria tetap dipertahankan, atau diganti menjadi ejaan setempat (Iskandariyah) yang digunakan di zaman modern? Pengetik-AM (bicara) 15 September 2022 07.15 (UTC)Balas[balas]

Gelar Sir pada Azyumadri Azra[sunting sumber]

Tadinya saya ingin mencoba meng-edit artikelnya tapi mungkin malah akan jadi perang suntingan antara yang pro dan kontra

Langsung saja, saya mencoba mencari tahu soal orang non-Britania yang mendapat gelar penghormatan. Menurut link ini, ini dan ini jika ada orang diluar Britania dan pesemakmurannya yang mendapat gelar kehormatan maka masuknya ke honorary award dan si penerimanya tidak bisa menuliskan gelar Sir di depan namanya

Masalahnya sekarang, apalagi tokohnya baru saja wafat, media di negara kita rame-rame memberitakan bahwa Azyumadri Azra adalah pemegang gelar Sir pertama diluar orang Britania/Persemakmuran.

Saya meminta pendapat apakah untuk artikel ybs tetap akan ditampilkan gelar Sir (walaupun keliru) atau kita di Wikipedia mencoba meluruskan hal tersebut. F1fans (bicara) 20 September 2022 08.35 (UTC)Balas[balas]

Padanan peer-to-peer[sunting sumber]

Istilah peer-to-peer dipadankan ke rekan-ke-rekan, tepat saat Pengetik-AM menimpa pengalihan halaman yang lama. Akan tetapi, halaman ini kemudian dipindahkan lagi ke klien-ke-klien. Jujur, saya tidak dapat menemukan klien-ke-klien, walaupun ini sudah dibahas oleh NawanP. Meski begitu saya bukan ahli komputer, tetapi saya menemukan beberapa padanan lain untuk peer-to-peer, yaitu ujung-ke-ujung. Saya kurang begitu yakin bila ini diterjemahkan ke klien-ke-klien, tetapi banyak sumber buku yang saya dapatkan memakai istilah yang saya sebutkan tadi. Dedhert.Jr (bicara) 26 September 2022 03.17 (UTC)Balas[balas]

@Dedhert.Jr: Kita gunakan opsi 1, istilah resmi Glosarium Pusat Bahasa, "jaringan rakan ke rakan", (padahal sudah ada F2F) membingungkan? Memang. Karena bagi kita yang terbiasa dengan istilah universal, akan merasa aneh dengan alih bahasa di bidang teknologi, maka dari itu opsi kedua adalah tetap gunakan istilah asli sampai istilah berbahasa Indonesia menjadi populer. – komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 26 September 2022 04.27 (UTC)Balas[balas]
@Aris riyanto: Saya tidak habis pikir kenapa Glosarium Pusat Bahasa menggunakan istilah "rakan ke rakan", apakah "rakan" mengambil dari Bahasa Melayu? Tetap saja istilah "rakan ke rakan" atau "rekan ke rekan" terdengar tidak masuk akal bagi saya. Ini seperti menerjemahkan download sebagai "muat turun" alih-alih "unduh". Kalau menyoal kenapa istilah peer digunakan dalam konteks P2P alih-alih client semata untuk menegaskan bahwa klien memiliki kedudukan yang setara, karena istilah client dalam konteks client-server mengindikasikan bahwa kedudukan klien lebih rendah daripada peladen (server) dari sisi sumber daya, komputasi, dan kecepatan internet. Saya merasa klien-ke-klien lebih tepat karena berhasil menggambarkan struktur dalam P2P yang idealnya tidak ada yang secara eksklusif bertindak sebagai peladen. Tapi saya setuju dengan Anda bahwa istilah "rekan ke rekan" atau "rakan ke rakan" berpotensi membuat bingung pembaca, bukan hanya karena istilah tersebut kurang populer, tetapi juga karena terlalu literal. NawanP Aiga mail.png 26 September 2022 13.22 (UTC)Balas[balas]
@NawanP Yang saya temukan selain rekan-ke-rekan adalah ujung-ke-ujung. Tapi, dari persepsi bung, apakah ini juga agak harfiah? Dedhert.Jr (bicara) 27 September 2022 13.41 (UTC)Balas[balas]

Dominasi bahasa Inggris[sunting sumber]

Banyak sekali ditemukan artikel (tidak usah tanya yang mana) yang menggunakan tata bahasa/grammar bahasa Inggris: yang tentunya membuat saya resah. Saya pribadi hanya bisa berbahasa Inggris secara pasif, dan cukup mengandalkan Google Terjemahan. Namun, saya memiliki ide ingin membuat sebuah templat khusus, yang mengelompokkan artikel-artikel yang terlalu Inggris, atau bahkan salin-tempel-terjemah saja. Templatnya mungkin akan menampilkan informasi seperti:

[Artikel ini kemungkinan disalin-tempel dari Wikipedia bahasa Inggris.]

Kurang lebih seperti ini. Cuman saya kurang ngerti templat.– komentar tanpa tanda tangan oleh Pengetik-AM (bk).

Tidak perlu, di sini sudah ada templat {{terjemah}} dan untuk terjemahan buruk gunakan templat {{hapus}} – komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 26 September 2022 07.57 (UTC)Balas[balas]
@Aris riyanto Hmm, kalau terjemahan buruk, kenapa tidak diberi templat {{terjemah}} alih-alih menggunakan A2? Dedhert.Jr (bicara) 27 September 2022 13.45 (UTC)Balas[balas]
@Dedhert.Jr: Buruk atau tidak, itu relatif. Tergantung pengusul memberikan pendapat, apakah pantas diperbaiki atau memang harus dimusnahkan. Toh hanya usul, karena setiap pengguna berhak memberikan usulan. – komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 27 September 2022 22.28 (UTC)Balas[balas]
@Aris riyanto Hmm, aku sekarang mulai kepikiran, apakah kita tidak buat templat terjemah, khusus untuk subbagian-subbagian tertentu? Karena tujuannya adalah untuk menandakan bahwa ada subbagian yang perlu diperhalus, tetapi sisanya sudah selesai diterjemahkan. Dedhert.Jr (bicara) 28 September 2022 00.51 (UTC)Balas[balas]
@Dedhert.Jr:sudah ada {{Terjemah-bagian}} untuk memberi tanda pada bagian tertentu yang belum diterjemahkan sempurna, ketika bagian yang lain sudah selesai diterjemahkan. Selengkapnya ada di sini. – komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 28 September 2022 08.41 (UTC)Balas[balas]