Wikipedia:Warung Kopi (Bahasa)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Warung Kopi - diskusi bahasa   kirim topik baru

Bagian ini digunakan untuk mendiskusikan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bahasa Indonesia di Wikipedia berpedoman kepada Ejaan Bahasa Indonesia. Lihat pula:

Ingat beri tanda tangan dan tanggal pada akhir pesan Anda dengan cara mengetikkan ~~~~. Harap menambahkan topik baru hanya di bagian bawah halaman ini.
Warung Kopi
Kebijakan
Usulan
Teknis
Bahasa
Berita
Lain-lain
Komunitas
Semua
Kembali ke atas

Iryna Vereshchuk[sunting sumber]

@Willy2000: "Dia mengklaim dia akan memilih dia karena 'Dia berbuat baik untuk Rusia.'" Ini "dia" 1 "dia" 2 siapa tolong diperjelas dan diberi rujukan. Ini terjemahan dari sini ya? "She claimed she would vote for him because 'He does good for Russia.'". Rujukannya juga bisa direview lagi jangan salin tempel. Seluruh kalimat yang belum dilengkapi rujukan silakan dilengkapi. RXerself (bicara) 15 April 2022 09.59 (UTC)Reply[balas]

Ini terjemahan mesin? RXerself (bicara) 15 April 2022 10.01 (UTC)Reply[balas]
Bukan. Ini terjemahan asli dari Google Translate. Willy2000 (bicara) 30 April 2022 04.56 (UTC)Reply[balas]

Jennifer Morrison: Ini terjemahan mesin? "minat cinta" di sini maksudnya "love interest" ya? Ini tidak perlu diterjemahkan tidak apa-apa, cukup perannya aja sebagai apa di seri apa. Lalu, "Dia membuat debut sutradara film fitur dengan Sun Dogs (2017)." Ini bisa diterjemahkan lagi. Gunakan tanda koma sebelum kata "dan" di kalimat pertama dan sebelum dan sesudah "Jesse Spencer". RXerself (bicara) 15 April 2022 10.07 (UTC)Reply[balas]

Artikel dan beberapa artikel lainnya saya hapus karena tidak ada tanggapan untuk pesan ini. RXerself (bicara) 29 April 2022 17.27 (UTC)Reply[balas]
Sudah ditulis ulang. Willy2000 (bicara) 30 April 2022 05.07 (UTC)Reply[balas]

Pembenahan istilah kepangkatan militer bintang lima[sunting sumber]

Barusan saya membenahi istilah kepangkatan militer yang (menurut saya) agak berantakan.

Saya juga ingin membenahi kepangkatan bintang lima lainnya, tapi masih agak bingung. Field Marshal sudah diterjemahkan jadi "Marsekal lapangan", tapi sepertinya General of the Army lebih susah dicari padanannya. Belum lagi pangkat bintang enam seperti Generalissimo. Gombang (bicara) 23 April 2022 18.02 (UTC)Reply[balas]

Setuju belum ada keberatan dari saya Azmi1995 (bicara) 23 April 2022 22.49 (UTC)Reply[balas]
Iya, tanda kepangkatan memang tidak mudah dicari padanannya, karena tidak ada sistem universal. Misalnya, di AS: "it is widely believed the US Armed Forces never adopted the rank of Field Marshall, opting for the five-star "General of the Army" instead, because George Marshall was the first person promoted to the rank and "Marshall Marshall" sounded undignified. en:Field_marshal#United_States". ꦱꦭꦩ꧀Bennylin komen 26 Mei 2022 17.04 (WIB)

Penamaan dan Romanisasi Slavia Timur (Kuno, Rusia, Ukraina, Belarus, dll)[sunting sumber]

Banyak nama-nama tempat dan tokoh Slavia Timur memakai kaidah nama dan romanisasi bahasa Rusia, padahal konsep negara dan bangsa yang umum di zaman modern ini belum eksis pada saat itu, perbedaan bahasa-bahasa Slavia Timur belum terlalu beda seperti sekarang, dan juga banyak tokoh-tokoh dahulu yang lahir di tempat yang sekarang bagian dari Ukraina dan Belarus, malah memakai kaidah penamaan Rusia (salah satunya Vladimir I yang asalnya dari Kyiv tetapi malah memakai kaidah Rusia).

Untuk mengurangi "Rusia-sentris", apakah sebaiknya tokoh-tokoh dahulu dan nama-nama tempat yang sekarang bukan bagian Rusia diganti menjadi nama dengan sesuai kaidah romanisasi setempat seperti Ukraina dan Belarus (salah satunya seperti pemindahan nama Kyiv ini dari Kiev: Istimewa:Diff/20748005)? Atau juga nama-nama tokoh Slavia Timur terdahulu memakai romanisasi Slavia Timur Kuno, jadinya kasus seperti Vladimir I diganti menjadi Volodimer I (Володимѣръ І), bukan Volodymyr I (Володимир I)?

Bagaimana pendapat kawan-kawan? -- Ivan Humphrey (bicara) 27 April 2022 18.42 (UTC)Reply[balas]

Nama Vladimir sudah menjadi standar baku sebutan Indonesia sedangkan Volodimer ataupun Volodymyr bukan standar baku. Jadi, saya tidak setuju Azmi1995 (bicara) 29 April 2022 00.21 (UTC)Reply[balas]
Menurut saya, jika nama orang sepatutnya dikecualikan dalam ejaan baku (pengecualian lagi untuk ejaan nama-nama tokoh yang sangat terkenal di Indonesia yang berbeda nama/ejaan aslinya, seperti nabi-nabi Samawi), dan nama tempat memang harus ada penamaan bakunya, tetapi beberapa kasus seperti ejaan "Kiev" yang lebih umum (karena pengaruh Soviet berbahasa Rusia yang lebih kuat di Indonesia dan dunia) tidak dipakai lagi karena ada permintaan dari Pemerintah Ukraina untuk lebih menggunakan Romanisasi bahasa Ukraina dan gerakan KyivNotKiev, bukan hanya untuk kasus Kyiv, tetapi juga untuk hal-hal yang berkaitan dengan Ukraina. Jadi untuk kasus ejaan Vladimir/Volodimer/Volodymyr disesuaikan dengan romanisasi bahasa aslinya. -- Ivan Humphrey (bicara) 29 April 2022 08.19 (UTC)Reply[balas]
Setuju dengan Ivan Humphrey khusus untuk kasus ini, dengan pemahaman bahwa baik bentuk Vladimir malupun Volodimer sama-sama boleh dipakai. Untuk kasus-kasus lain secara umum, perlu disadari bahwa bangsa-bangsa Eropa tidak punya masalah "menerjemahkan" atau "menyesuaikan" nama diri tokoh ke dalam bahasa, dialek, maupun ejaan lokal. Masalah "nama baku atau tidak baku" ini muncul karena ada kaidah kebahasaan di Indonesia untuk "tidak menerjemahkan nama diri".Stephanus Victor (bicara) 3 Mei 2022 09.10 (UTC)Reply[balas]
Hi @Stephanus Victor: hmmm boleh tanya ya, secara spesifik "kaidah kebahasaan di Indonesia" yang mana yang anda maksud (ada pranala kah)? Kalau kaidah itu tidak/belum menjadi bagian dari panduan/kebijakan menyunting di Wikipedia, maka tidak/belum dapat dijadikan alasan untuk diterapkan di Wikipedia. Saya tanyakan ini dengan asumsi niat baik ya, supaya kita terhindar dari penyamaran opini. Salam, Naval Scene (bicara) 9 Agustus 2022 14.13 (UTC)Reply[balas]
Terima kasih Bung Naval yang jeli sehingga langsung tahu bahwa kalimat terakhir saya sesungguhnya adalah penyamaran opini. Saya harap penggunaan tanda kutip sudah memperjelas maksud saya bahwa aturan itu sama sekali tidak ada, oleh karena itu jangan diada-adakan, bentuk penulisan nama diri yang dipakai di wikipedia bahasa Inggris tidak perlu dipertahankan mati-matian, dan tidak ada standar baku sebutan Indonesia untuk Vladimir. Stephanus Victor (bicara) 10 Agustus 2022 03.54 (UTC)Reply[balas]
Artikel menarik: Volodymyr (Zelensky) vs. Vladimir (Putin): How rival statues explain the Russia-Ukraine conflict ꦱꦭꦩ꧀Bennylin debat 2 Juni 2022 22.48 (WIB)

Pengguna yang gemar menambah istilah aneh buatan dia sendiri[sunting sumber]

Ada seorang pengguna yang hobi menambah kata dan istilah aneh buatannya sendiri. Misalnya dilatasi waktu dia menambahkan "pemekaran waktu" dan yang lainnya. Padahal tidak ada yang salah dengan istilah dilatasi waktu dan memang sudah umum dipakai di bidang fisika atau relativitas. Dia juga menambah, "kebagaimanadenganan" dan "bagaimanadenganisme" ke artikel whataboutisme. Mohon supaya diawasi pengguna tersebut. 180.254.13.214 6 Juni 2022 06.40 (UTC)

@180.254.13.214: Izin nimbrung, saya gak terlalu ahli dalam fisika, namun berdasarkan penelusuran yang saya peroleh, dilatasi waktu disebut juga sebagai pemekaran waktu, [1] Untuk "pelebaran waktu", saya kurang tahu apakah definisi di [2] sama dengan pengertian dilatasi waktu. Silahkan diperiksa kalau ada yang salah. Salam, Dedhert.Jr (bicara) 7 Juni 2022 04.17 (UTC)Reply[balas]

Data Sipebi untuk WP:AWB/Typos[sunting sumber]

Saya berpikir untuk melengkapi Wikipedia:AutoWikiBrowser/Typos dengan data Sipebi yang telah dibuka sejak beberapa waktu yang lalu. (dan mungkin lain waktu saya bisa jalankan AWB sendiri). Namun, saya belum tahu apa datanya dapat digunakan di WBI. Mungkin ada dari pembaca yang dapat membantu saya mengenai hal ini?

Mungkin tentang secara teknis, bisa dilakukan nanti. Bingung juga apa maksud dari "Dapat Diubah" Hans5958 bicara 7 Juni 2022 08.56 (UTC)Reply[balas]

Saya tidak ahli dalam AWB. Mungkin @Eddy bf dan Bennylin:? dwadieff 30 Juni 2022 10.36 (UTC)Reply[balas]
ada apa ini? Eddy bf (bicara) 16 Juli 2022 13.41 (UTC)Reply[balas]
WP:BAHASA? ꦱꦭꦩ꧀Bennylin bincang 1 Juli 2022 15.25 (WIB) 1 Juli 2022 08.25 (UTC)Reply[balas]
Saya rasa itu dapat kita gunakan untuk melengkapi Wikipedia:AutoWikiBrowser/Typos dahulu, namun sebenarnya pertanyaan saya mengenai apakah data Sipebi ini dapat digunakan di WBI, terutama di Wikipedia:AutoWikiBrowser/Typos. Hans5958 bicara 1 Juli 2022 13.39 (UTC)Reply[balas]

Judul artikel[sunting sumber]

Halo, saya ingin menerjemahkan artikel Checker shadow illusion. Sebaiknya artikel ini diberi judul 'Ilusi bayangan papan catur', 'Ilusi bayangan papan kotak-kotak' atau apa ya? Terima kasih. —Klrfl— B ¦ K 14 Juni 2022 04.53 (UTC) en:Checker shadow illusionReply[balas]

@Klrfl: Izin menjawab, kalau dilihat dari konteksnya, harusnya diartikan sebagai "ilusi bayangan papan catur". Karena ada ilusi bayangan di papan catur. Barangkali bisa lihat di situs lain, seperti [3], khususnya di [4]. Mohon maaf kalau ada yang salah. Salam, Dedhert.Jr (bicara) 14 Juni 2022 14.09 (UTC)Reply[balas]

Terjemahan kata "Vicar"[sunting sumber]

Halo, ada yang bisa membantu untuk menemukan padanan kata en:Vicar? Soalnya, jika lihat halaman en:Vicar of Christ diartikan sebagai Vikar Kristus, sedangkan saat saya cari di KBBI, tidak ada yang namanya "vikar". Barangkali bisa dibantu. Salam, Dedhert.Jr (bicara) 14 Juni 2022 14.11 (UTC)Reply[balas]

Lebih cocok bila diterjemahkan ke wakil kristus Azmi1995 (bicara) 16 Juni 2022 03.48 (UTC)Reply[balas]

Khusus jabatan seperti vikar jenderal e.g. Keuskupan Bandung, itu memang sudah kesepakatan komuniti kristian di Indonesia Azmi1995 (bicara) 16 Juni 2022 03.50 (UTC)Reply[balas]

Di beberepa gereja protestan Batak, mereka menggunakan istilah "Vikar" dan/atau "Vikaris". Setelah saya cek di KBBI, memang tidak ditemukan kata "Vikar", namun ada untuk "Vikaris". Silakan cek disini dan disini. Salam, 27christian11 (bicara) 16 Juni 2022 04.12 (UTC)Reply[balas]

Terjemahan kata "Partners"[sunting sumber]

Kira-kira padanan yang benar-benar tepat untuk kata "partners" di templat {{Kotak info tokoh}} apa ya? Saat ini padanan terjemahannya adalah "pasangan serumah" tapi apakah kira-kira bisa diganti jadi "pasangan" saja? F1fans (bicara) 25 Juni 2022 03.44 (UTC)Reply[balas]

Setuju – komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 25 Juni 2022 06.07 (UTC)Reply[balas]
Setuju juga, yang penting ditulis konsisten berbeda antara "pasangan" dengan misalnya "pasangan calon gubernur" atau "pasangannya dalam pemilihan x". cmiiw. Handarii (bicara) 27 Juni 2022 08.11 (UTC)Reply[balas]
Saya setuju pasangan saja karena konteksnya tetap pasangan sejoli Agus Damanik (bicara) 27 Juni 2022 08.52 (UTC)Reply[balas]
Btw... bagaimana nih pendapat para rekan2 lain @Symphonium264 @Azmi1995 @Medelam @Dedhert.Jr @Veracious @Klrfl @Gervant of Shiganshina @NFarras F1fans (bicara) 29 Juni 2022 11.48 (UTC)Reply[balas]
Setuju Setuju per @Aris riyanto. Meskipun saya bukan ahli bahasa, namun kalau dilihat dari sudut pandang saya juga, kata "partner" dalam kotak info tokoh, konteksnya dipadankan sebagai "pasangan". Dari yang saya baca, penjelasan parameter mengatakan
Hal ini mengartikan bahwa partner dipadankan sebagai pasangan (dari kehidupan tokoh yang belum menikah). Mohon maklumkan dan beritahu saya secepatnya jika saya melakukan kesalahan. Salam, Dedhert.Jr (bicara) 29 Juni 2022 11.55 (UTC)Reply[balas]
Saya rasa kata 'partner' bisa diterjemahkan menjadi pasangan, mungkin bisa juga kompanyon (tapi saya ga tau istilah kompanyon dipakai secara luas atau tidak). —Klrfl— B ¦ K 29 Juni 2022 12.08 (UTC)Reply[balas]
@Klrfl: Menurut saya tidak masalah menggunakan kata "kompanyon". Meski kata ini dipakai luas atau tidak, namun kalau menurut pendapat saya, hal ini juga memperkaya kosakata bagi pembaca umum. Salam, Dedhert.Jr (bicara) 29 Juni 2022 13.36 (UTC)Reply[balas]
Setuju kalau diartikan sebagai "pasangan" saja. Naufal Farrasbicara 29 Juni 2022 13.44 (UTC)Reply[balas]
Setuju pasangan sahaja Azmi1995 (bicara) 29 Juni 2022 23.59 (UTC)Reply[balas]

Buat para pengurus, apakah hasil diskusi ini sudah bisa dijadikan pedoman untuk merevisi kata "partners" (diterjemahkan sebagai "pasangan serumah") di {{Kotak info tokoh}}? F1fans (bicara) 7 Juli 2022 11.09 (UTC)Reply[balas]

@F1fans Dari diskusi ini justru sebagian besar setuju diterjemahkan menjadi "pasangan" saja. Naufal Farrasbicara 7 Juli 2022 11.14 (UTC)Reply[balas]
 Selesai sudah diganti menjadi "pasangan" saja. Naufal Farrasbicara 7 Juli 2022 13.01 (UTC)Reply[balas]

Kastil Kastel Puri[sunting sumber]

Ejaan "kastil" salah menurut KBBI.

Apakah semua kategori harus ganti nama ke "kastel" atau "puri"? Taylor 49 (bicara) 27 Juni 2022 16.52 (UTC)Reply[balas]

Izin menjawab. Kedua kata tersebut, sebenarnya, bisa dipakai. Namun kalau dilihat lagi subkategorinya, kebanyakan menggunakan kata "kastel". Jadi lebih baik menggunakan kata "kastel" saja. Dedhert.Jr (bicara) 27 Juni 2022 17.28 (UTC)Reply[balas]
Sudah: AABot Taylor 49 (bicara) 28 Juni 2022 15.13 (UTC)Reply[balas]
Ada kemajuan drastis:
Taylor 49 (bicara) 29 Juni 2022 16.18 (UTC)Reply[balas]
@Taylor 49 Menurut saya, lebih menggunakan kata "kastil" untuk halaman Kastel. Jadi bisa ditulis begini saja:

Kastil atau puri (atau dalam bentuk kata bakunya, kastil) ...

Karena "kastil" juga banyak dipakai orang, menurut saya, maka tinggal beri saja penegasannya "dalam bentuk kata bakunya". Salam, Dedhert.Jr (bicara) 4 Juli 2022 01.37 (UTC)Reply[balas]
Saya sudah menambahkan bentuk tidak baku ke halaman: Kastel atau puri (atau bentuk kata tidak baku tetapi sering digunakan: Kastil) adalah jenis bangunan pertahanan. Taylor 49 (bicara) 4 Juli 2022 01.47 (UTC)Reply[balas]
@Taylor 49 Saya sudah perbaiki. Jangan pakai kapital sama tanda titik, saya ubah jadi tanda koma dan tanpa huruf kapital. Dedhert.Jr (bicara) 5 Juli 2022 07.07 (UTC)Reply[balas]

Year 1 dan Year 6[sunting sumber]

Pada kalimat "Year 1 and Year 6 of the England education system", apakah sebaiknya diterjemahkan secara harfiah untuk kata "Year 1" dan "Year 6" menjadi "Tahun 1 dan Tahun 6 berdasarkan sistem pendidikan di Inggris"? Mohon maaf bila saya kurang ahli dalam bidang seperti ini. Dedhert.Jr (bicara) 30 Juni 2022 10.33 (UTC)Reply[balas]

"Tahun 1 dan Tahun 6" menurut saya baik. dwadieff 30 Juni 2022 10.34 (UTC)Reply[balas]
@David Wadie Fisher-Freberg Terima kasih sarannya, tapi saya baru kepikiran apakah bisa menggunakan "tahun pertama" dan "tahun keenam"? Dedhert.Jr (bicara) 30 Juni 2022 11.09 (UTC)Reply[balas]

Lebih setuju tahun pertama dan kedua dan ketiga, @Dedhert.Jr:

Azmi1995 (bicara) 30 Juni 2022 17.36 (UTC)Reply[balas]

Padanan "hook" untuk DYK[sunting sumber]

Pada saat saya membaca halaman en:WP:DYK, saya menemukan kata "hook" di halaman tersebut, khususnya ketika sedang membahas sistem pengusulan TA. Berdasarkan Merriam-Webster, "hook" berarti

a device especially in music or writing that catches the attention

Sayangnya, pada kasus ini, saya tidak menemukan padanan yang tepat. Barangkali ada yang dapat membantu. Salam, Dedhert.Jr (bicara) 1 Juli 2022 10.01 (UTC)Reply[balas]

Sepertinya, ciri khas, kekhasan, penarik perhatian, atau yang menarik perhatian bisa jadi padanannya. Menurut Cambridge Dictionary, salah satu arti kata hook adalah sebagai berikut:
  • (dalam lagu) a repeated part of a song or piece of music that is particularly pleasing and easy to remember
  • (dalam pemasaran) something that is used to attract customers' attention, and encourage them to buy a product or service
Muhammad Rifqi Priyo Susanto (bicara) 4 Juli 2022 09.00 (UTC)Reply[balas]

Major third[sunting sumber]

Sejujurnya setelah melakukan penelusuran di Google, saya tidak menemukan padanan dari istilah "major third". Jangankan "major third", apalagi "just major third". Dedhert.Jr (bicara) 5 Juli 2022 07.05 (UTC)Reply[balas]

Google cukup buruk. Di halaman Interval_(musik) sudah ada istilah "mayor ketiga" yang rupanya sama sekali salah. Mungkin "ketiga mayor" atau "interval ketiga mayor" https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/mayor. Harus menemukan seorang musikus. Taylor 49 (bicara) 5 Juli 2022 16.11 (UTC)Reply[balas]
@Taylor 49 Hmm... setelah saya periksa lagi. Ternyata di https://id.eferrit.com/ketiga/ menyebutnya sebagai "Mayor ketiga". Meski ini tiada mengandung bahasa sumber dengan bahasa sasaran, namun pengertiannya sama. Kalau berdasarkan id.efferit: Sama dengan empat setengah langkah ; jarak antara G - B adalah sepertiga besar. Sedangkan menurut https://www.musictheory.net/lessons/31,

A minor interval has one less semitone than a major interval. For example: since C to E is a major third (4 half steps)

Saya rasa bahwa "major third" dapat dipadankan sebagai "mayor ketiga", yang berarti padanan "major third" di halaman Interval (musik) sudah benar. Sekarang masalah lainnya adalah padanan untuk "just major third". Apakah sebaiknya ini diterjemahkan harfiah saja, melalui hukum diterangkan-menerangkan? Dedhert.Jr (bicara) 6 Juli 2022 10.04 (UTC)Reply[balas]
@Pengguna:Dedhert.Jr "id.eferrit.com" ternyata sebuah sumber yang sama sekali tidak bagus:
Angle Akut - Ukuran sudut dengan ukuran antara 0 ° dan 90 ° atau dengan kurang dari 90 ° radian.
Cylinder - A Tiga dimensi bentuk dengan lingkaran paralel dan masing-masing ujung dan bergabung dengan permukaan melengkung.
Rupanya semua halaman diterjemahkan dari bahasa Inggris secara literal:
"a tree-dimensional form" -> "A Tiga dimensi bentuk" -- sebaiknya "bentuk berdimensi tiga"
"musictheory.net" mungkin bagus tetapi tidak dalam bahasa Indonesia. Saya mengusulkan istilah "ketiga mayor" sesuai "Hukum D-M", bukan "mayor ketiga", sama dengan "media sosial", bukan "sosial media". Untuk "just major third", halaman Just_intonation harus diterjemahkan dulu.
Malangnya hampir semua teks di internet yang kelihatannya dalam bahasa Indonesia sesungguhnya diterjemahkan dari bahasa Inggris secara otomatis dan literal. :-( Taylor 49 (bicara) 7 Juli 2022 19.20 (UTC)Reply[balas]
@Taylor 49 Sayang sekali. Mau tidak mau harus menggunakan padanan berbahasa asing. Tapi kalau bung usulkan menggunakan Hukum D-M, mungkin mau tidak mau "just major third" diterjemahkan saja menjadi "hanya ketiga mayor". Sejujurnya, saya tidak mau menerjemahkan langsung pakai hukum D-M, akan lebih baik diteruskan cari padanannya yang tepat. Dedhert.Jr (bicara) 8 Juli 2022 03.48 (UTC)Reply[balas]
Memang ... "just" (adverbia) -> "hanya"
kata "just" dalam istilah "just major third" -> ??? saya tidak tahu ... mungkin bukan "hanya" ... sumber berkualitas tinggi untuk terjemahan istilah "just intonation" harus ditemukan dulu
Taylor 49 (bicara) 9 Juli 2022 19.10 (UTC)Reply[balas]

"Piza" vs "Pizza"[sunting sumber]

Mengusulkan pemindahan Kategori:Pizza ke Kategori:Piza. Alasan: ejaan baku dan halaman Piza. Taylor 49 (bicara) 17 Juli 2022 10.12 (UTC)Reply[balas]

Kategori sudah dipindahkan, dan Templat:Pizza -> Templat:Piza juga, serta diperbaiki. Taylor 49 (bicara) 19 Juli 2022 18.14 (UTC)Reply[balas]

Padanan wine-gauger[sunting sumber]

Ada satu kalimat yang mengandung kata "wine-gauger". Sepertinya saya kesulitan menemukan padanannya. Adakah yang bisa memberikan bantuan terkait hal ini? Dedhert.Jr (bicara) 18 Juli 2022 07.02 (UTC)Reply[balas]

bunyi kalimat/paragrafnya seperti apa, yah?
ustad abu gosok (bicara) 18 Juli 2022 15.57 (UTC)Reply[balas]
@Ustad abu gosok Nih contohnya, The numerals were used by wine-gaugers in the Bruges area at least until the early eighteenth century. Sejujurnya, konteksnya mengacu pada alat, menurut saya, soalnya karena web di sini. Dedhert.Jr (bicara) 19 Juli 2022 13.04 (UTC)Reply[balas]
Komentar dari saya, jika melihat konteks dari pranala tersebut, gauger merujuk kepada orangnya. "...The city employed men to do the measuring, and Leeuwenhoek was appointed in 1679 as wine gauger (wijnroeier)". Mungkin dapat diartikan sebagai "para pengukur anggur" atau hanya "pengukur anggur". Mohon maaf bila tidak berkenan atau ada padanan lain. Henri Ngopi Lur? 19 Juli 2022 13.48 (UTC)Reply[balas]
@Henri Aja Aku awalnya juga berpikiran begitu. Namun adakah kata lain untuk "anggur" pada "wine", atau hanya itu saja? Dedhert.Jr (bicara) 19 Juli 2022 15.07 (UTC)Reply[balas]
Dalam konteks kalimat wine-gauger diatas, menurut saya, sepertinya belum ada padanan lain dari "wine" selain anggur, karena yang diukur memang minuman anggur dalam tong. Mungkin dapat ditambahkan catatan kaki singkat ({{efn}}), di belakang kata "pengukur anggur", yang menjelaskan tentang seseorang yang melakukan pengukuran volume anggur dalam tong, agar memudahkan pembaca dalam memahami konteks si "pengukur anggur" ini. Demikian pendapat saya, mohon dimaklumi jika ada padanan lain yang lebih sesuai. Henri Ngopi Lur? 19 Juli 2022 15.35 (UTC)Reply[balas]
Memang "pengukur anggur" atau "pengukur volume anggur" sesuai. Taylor 49 (bicara) 19 Juli 2022 17.21 (UTC)Reply[balas]

Penerjemah lieutenant governor[sunting sumber]

Ini cuma masalah kecil, cuma saya ingin bertanya. Bukankah lebih tepat lieutenant governor diartikan sebagai "letnan gubernur" daripada "gubernur letnan" seperti yang terlihat di halaman Gubernur jenderal.

Rasionalisasinya berasal dari "gubenur jenderal" itu dipahamkan sebagai gubernur keseluruhan (wilayah), sedangkan letnan adalah pangkat penanda bahwa pemegang ialah wakil/naib/deputi dari pemegang di atasnya. Maka dari itu, kalau diartikan "gubenur letnan" akan dipahami sebagai gubernur para letnan bukan wakil dari gubernur jenderal. Penggunaan lieutenant governor, juga didasari dengan keberadaan gubernur jenderal di India, yaitu atasan Thomas Raffles. FirmanNstLogo.jpg Firman.Nst  ✉  22 Juli 2022 11.39 (UTC)Reply[balas]

setuju, pak @Firman.Nst:!
ustad abu gosok (bicara) 29 Juli 2022 02.15 (UTC)Reply[balas]

Setuju per @Ustad abu gosok: – komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 29 Juli 2022 02.28 (UTC)Reply[balas]

Setuju Setuju Letnan Gubernur merupakan terjemahan yang tepat untuk lieutenant governor Urang Depok (Silakan Bertamu) 29 Juli 2022 02.53 (UTC)Reply[balas]

Fonetis vs Fonetik[sunting sumber]

Halaman Alfabet Fonetis Internasional dipindahkah ke Alfabet Fonetik Internasional tanpa mencantumkan alasan (atau mungkin ada namun saya tidak tahu). Jika melihat istilahnya dalam bahasa Inggris, "Phonetic" merupakan adjektiva dan berfungsi sebagai pewatas dari "Alphabet". Entri untuk "fonetis" tidak tercantum dalam Kamus Linguistik Kridalaksana yang saya punya, namun definisi "fonetis" di KBBI ini cukup sepadan dengan definisi phonetic dalam bahasa Inggris: sesama adjektiva dan definisinya serupa. Sementara definisi "fonetik" di KBBI sepertinya lebih cocok sebagai padanan untuk phonetics. Salam. Mbee-wiki (bicara) 30 Juli 2022 05.30 (UTC)Reply[balas]

Setuju untuk fonetis. Lebih dekat dengan bahasa Belandanya fonetisch. Banyak kata sifat serapan di bahasa Indonesia yang berakhiran -is itu dari bahasa Belanda -isch. RXerself (bicara) 4 Agustus 2022 13.39 (UTC)Reply[balas]

Esa=Satu? (KBBI vs Bhagavant.com)[sunting sumber]

Begini, kasus ini sebetulnya sempat saya majukan pada Wikipedia:Artikel pilihan/Usulan/Piagam Jakarta, tapi saya tergelitik lagi untuk membahasnya ketika bung SV rupa-rupanya membuat dan menerjemahkan artikel en:Oneness Pentecostalism menjadi Pentakosta Keesaan. Nah, yang saya persoalkan apakah tepat "Oneness" bisa diterjemahkan jadi "Keesaan" ? Pasalnya saya jadi ingat dengan pernyataan dari website Bhagavant.com berikut ini:

Mayoritas masyarakat Indonesia percaya bahwa kata “esa” dalam kalimat “Ketuhanan Yang Maha Esa” berarti “satu” (mengacu pada bilangan). Jika mengacu pada KBBI, “esa” memang berarti satu, tunggal. Tapi harus diakui bahwa kata “esa” juga kata “maha” diambil dari bahasa Sanskerta, yang kemudian diadopsi oleh KBBI.

Kata “maha” dalam KBBI berarti 1. sangat; amat; teramat; 2. besar. Namun dalam bahasa Sanskerta ataupun bahasa Pali (satu keluarga dengan bahasa Sanskerta), kata “maha” juga berarti “agung”.

Kata “esa” itu sendiri dalam bahasa Sanskerta maupun bahasa Pali bukan berarti “satu” atau “tunggal”, tapi berasal dari kata “etad” yang berarti “ini” (Inggris: this), sebuah kata tunjuk, terutama yang menunjuk pada apa yang paling dekat dengan si pembicara (Sanskrit-English Dictionary, oleh M. Monier William dan Pali-English Dictionary, TW Rhys Davids, William Stede, ). Kata dalam bahasa Sanskerta yang berarti “tunggal” atau “satu” adalah kata “eka”.

Berikut contoh penerapan kata “esa” yang berarti “ini” dalam bahasa Sanskerta: esa mama sakhi (Skt: एषा मम सखी; baca: esha mam sakhee). Artinya: Ini teman saya.

Penerapan kata “esa” dalam bahasa Pali: “Tasmātihānanda, eseva hetu etaṃ nidānaṃ esa samudayo esa paccayo jarāmaraṇassa, yadidaṃ jāti” (Oleh karena itu Ānanda, ini adalah akar, ini adalah penyebab, asal-mula, kondisi bagi penuaan-dan-kematian—yaitu kelahiran) – Mahānidāna Sutta (Dīgha Nikāya 15. Tipitaka Pali).

Tidak diketahui sejak kapan kata “esa” yang bermakna “ini” menjadi berarti “satu” dalam bahasa Indonesia. Dan pada akhirnya, mengartikan kata “esa” sebagai “satu” yang mengacu pada bilangan, akan menimbulkan kontradiksi.

Ada kemungkinan kata yang dimaksud bukan kata “esa” tetapi sebenarnya adalah kata “eesha” (Skt: ईशा ;baca: isha) dari kata “eesh” (Skt: ईश ;baca: ish) yang terdengar hampir sama dengan kata “esa”. Kata “eesha” sendiri bisa berarti berkuasa, unggul, atau kuat, yang semuanya merupakan kata sifat.

Dari sudut pandang filsafat atau ajaran agama yang meyakini adanya sesuatu yang tidak bisa dilihat dan tidak berbentuk, tindakan memberikan atribut “esa” yang diartikan sebagai “satu” dalam pengertian bilangan, tentu merupakan suatu kesalahan tersendiri. Jika sesuatu dapat dihitung jumlahnya maka sesuatu tersebut berarti dapat dilihat dan ini menyalahi ajaran tersebut.

Secara filsafat keagamaan tersebut di atas jelas kata “esa” tidak mengacu pada arti “satu” dalam hal jumlah (bilangan).

Jika mengacu pada arti dalam KBBI maka “maha esa” berarti “sangat/teramat satu/tunggal” atau “sungguh-sungguh/hanya ada satu/tunggal”.

Berbeda jika kata “esa” yang dimaksud adalah kata “eesha” sehingga jika dipasangkan dengan kata “maha” menjadi maha berkuasa (sangat berkuat), maha unggul (sangat unggul), maha kuat (sangat kuat).

Dan jelas dalam bahasa Sanskerta tentu saja “maha esa” bukan berarti “sangat/teramat/sungguh-sungguh/hanya satu”, tetapi menunjuk pada keberadaan apa adanya.

Lalu juga ada ulasan dari Kaskus:

Nah masih banyak yang gagal paham soal pancasila terlebih sila pertama yg berbunyi, "Ketuhanan yang maha esa". Seharusnya, pahami dahulu bagaimana perumusan pancasila ini. Sejarah awalnya bagaimana, dan konteks ketuhanan yg dimaksud itu apa. Lalu arti ESA dalam kalimat tersebut itu maksudnya apa.

Singkatnya, esa dalam pancasila sila pertama bukan lah merujuk pada definisi bilangan yang berarti 1. Melainkan Esa adalah sifat tuhan dengan segala Maha nya. Esa berasal dari bahasa sansekerta yaitu estad atau isa yang berarti mutlak dan maha kuasa yg menunjukkan sifat bukan jumlah / bilangan, nah kalau jumlah itu ika atau eka seperti pada bhinneka tunggal ika yang artinya satu atau tunggal. Definisi Esa sebagai bilangan 1 ini adalah kbbi terbitan pemerintahan Orde Baru.

Padahal, definisi kata Esa dalam pancasila mengambil dari bahasa sansekerta bukan dari kbbi. Jika yang dimaksud tuhan dengan bilangan maksudnya 1 tuhan, maka seharusnya yang dipakai adalah Eka bukannya Esa.

— Kaskus

Nah, yang jadi pertanyaannya, apakah perlu judul Pentakosta Keesaan perlu diubah misalnya jadi "Pentakosta Kesatuan" atau "Pentakosta Manunggal" --Glorious Engine (bicara) 9 Agustus 2022 05.29 (UTC)Reply[balas]

Keberatan Keberatan Saya kurang setuju dengan usulan bung karena saya beranggapan begini. Keesaan sekarang ini telah diartikan secara resmi oleh KBBI sebagai "sifat yang satu". Meskipun, pemahaman "Esa" dahulu berbeda dengan sekarang, kita tidak bisa mengubah apa yang sudah dipahami oleh tidak hanya khalayak ramai, tetapi juga oleh lembaga resmi bahasa seenak hati. Karena demikian, saya merasa lebih baik mempertahankan penerjemahan Oneness ke "Keesaan", sebab akan sesuai dengan pemahaman khalayak dan lembaga resmi. FirmanNstLogo.jpg Firman.Nst  ✉  9 Agustus 2022 05.47 (UTC)Reply[balas]
Tidak setuju Tidak setuju saya sependapat dengan Firman.Nst bahwa kata Oneness artinya keesaan sedangkan Unity berarti kesatuan jadi judulnya tidak perlu diganti Urang Depok 🏠 9 Agustus 2022 07.36 (UTC)Reply[balas]
Tidak setuju Tidak setuju "kesatuan" dan "keesaan" memiliki makna yang berbeda. Walaupun kata "esa" yang ada di KBBI sudah bergeser makna asal-nya menjadi kata "1" (satu), dan bukan sesuai makna asli dalam bahasa Sansekerta, toh masalahnya di mana? Bukannya bahasa itu fleksibel ya? Beberapa kali KBBI direvisi pun karena ada beberapa makna yang bergeser, kan? – komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 9 Agustus 2022 10.50 (UTC)Reply[balas]

Lha, kalo KBBI "hanya mengikuti pergeseran makna", maka ini apa: Ternyata Masih Banyak yang Salah Mengartikan Kata-Kata Ini, Gan!. Ada istilah "canggih" yang tetap diartikan dalam KBBI sebagai "rumit" (karena jaman dulu komputer "canggih" itu rumit) tapi tidak diganti "modern" dalam pengartian saat ini, ada juga kata "acuh" yang tetap diartikan dalam KBBI sebagai "peduli" tapi tidak diganti jadi "tidak peduli" (antonimnya malah) dalam pengartian saat ini, dan masih banyak lagi --Glorious Engine (bicara) 9 Agustus 2022 11.11 (UTC)Reply[balas]

Memang ada kata-kata yang belum diganti karena kemungkinan belum diperhatikan sama redaksi. Kalau masalah seperti itu mending kita coba usulkan perubahan lewat KBBI daring. Kita keberatan karena sudah lama "keesaan" dipahami sebagai sifat Tuhan yang bermakna satu, kalau kita lihat dari tulisan-tulisan perihal akidah (teologi Islam) juga memaknai "esa" sebagai satu, seperti contohnya di "Aqidatul-Awam" terjemahan bahasa Indonesia yang diterbitkan oleh NU menerjemahkan "Wahdaniat"/"Wahid" menjadi "esa/satu". Maka alasan kami keberatan dengan perubahan penerjemahan bisa dirangkum:
1. Esa sudah lama dipahami sebagai "satu"
2. Pemahaman ahli akidah agama
3. Pemahaman khalayak ramai
4. Pengukuhan tersebut oleh KBBI

FirmanNstLogo.jpg Firman.Nst  ✉  9 Agustus 2022 12.35 (UTC)Reply[balas]

Betul kata bung @Firman.Nst:, jika ada kata-kata yang ada di KBBI yang tidak sesuai dengan penggunaan "umum" silakan usulkan perubahan, toh bahasa itu fleksibel. Yang pasti, jangan mengumumkan via Wikipedia, karena Wikipedia bukan tempat untuk mempopulerkan suatu istilah. Kalau kita kembali ke topik "esa", kata yang anda usulkan (1) tidak umum (2) tidak sesuai kaidah KBBI. Maka usul saya, (1) bisa populerkan via media lain, misal Kaskus yang anda kutip, (2) usulkan via KBBI perubahan makna dari kata "esa". Jika kedua hal tersebut terpenuhi, maka Wikipedia bisa mengikuti kaidah yang umum dan baku. Kalau saya boleh mengutip, saya setuju dengan statement bung Firman:

– komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 9 Agustus 2022 22.32 (UTC)Reply[balas]

Grenadier Guards dan sebagainya[sunting sumber]

Saya bingung mana yang lebih tepat untuk penerjemahan "Grenadier Guards", "Pengawal Penggranat" atau "Penggranat Pengawal". Saya ada kawan yang mengatakan "guards" itu bisa dimaknai sebagai "pasukan", tetapi kenyataannya Grenadier Guards itu berasal dari gabungan pasukan pengawal, sehingga disebut "pengawal". Istilah "penggranat" dari peng- (orang) dan granat, karena itu memang terjemahan langsung untuk istilah "grenadier", kalau memang sudah ada padanannya mohon diberitahukan. Kembali kepada masalah pokok, saya ragu menerjemahkannya ke "Pengawal Penggranat" karena bisa disalahpahami sebagai pengawalnya penggranat, karena "pengawal presiden" dipahami sebagai pengawalnya presiden.

FirmanNstLogo.jpg Firman.Nst  ✉  9 Agustus 2022 12.49 (UTC)Reply[balas]

"Guards" itu kata jamak dari "Guardian" yang berarti penjaga sedangkan "grenadiers" artinya granat maka kalau kita rangkai menjadi penjaga granat. Bagaimana menurutmu bung? Urang Depok 🏠 9 Agustus 2022 13.01 (UTC)Reply[balas]

Grenadier itu bukan berarti "granat", bung. Grenadier itu berarti pasukan yang menggunakan granat, karna itu kuterjemahkan menjadi penggranat sebab setahu saya enggak ada padanannya dalam bahasa Indonesia. FirmanNstLogo.jpg Firman.Nst  ✉  10 Agustus 2022 03.39 (UTC)Reply[balas]