Wikipedia:Warung Kopi (Bahasa)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Warung Kopi - diskusi bahasa   kirim topik baru

Bagian ini digunakan untuk mendiskusikan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bahasa Indonesia di Wikipedia berpedoman kepada ejaan yang disempurnakan. Lihat pula:

Ingat beri tanda tangan dan tanggal pada akhir pesan Anda dengan cara mengetikkan ~~~~. Harap menambahkan topik baru hanya di bagian bawah halaman ini.
Warung Kopi
Kebijakan
Usulan
Teknis
Bahasa
Berita
Lain-lain
Facebook
Semua
Kembali ke atas
Pengguna yang berulang tahun hari ini, Minggu, 1 Mei 2016
Tidak ada yang berulang tahun hari ini.

Akhiran vora → vor[sunting sumber]

Ketika saya cek di KBBI dan Kateglo (sesuai saran), saya temukan bahwa istilah biologi–zoologi dengan akhiran ~vore seharusnya diserap dengan akhiran ~vor bukan ~vora. Karena saya tidak tahu apakah mungkin karena sudah ada konsensus sebelumnya di idwiki tentang penulisan ini, saya tanyakan dulu di sini. Namun jika belum, sebaiknya artikel-artikel berikut ini dipindahkan:

Juga bagaimana sebaiknya tentang penyerapan istilah ~vore yang lainnya di idwiki (sejauh ini KBBI dan Kateglo hanya mencantumkan 4 istilah di atas)? Misalnya:

  • Piscivore → Piscivor(?), Piskivor(?), Piscivora(?), Piskivora(?)

KIDE777 23 Februari 2016 04.04 (UTC)

Mungkin hal tersebut agar sesuai dengan Pedoman EYD bagian "Penulisan Unsur Serapan". Coba lihat bagian paling akhir:
  • "-oir(e) menjadi -oar"
  • "-or, -eur (Belanda) menjadi -ur, -ir"
  • "-or tetap -or"
Tidak dijelaskan mengenai -vore.
Tapi saya kira kemungkinan besar ini merupakan serapan dari bahasa Belanda dan bukan bahasa Inggris. Dengan kata lain, dari -voor, misalnya nl:Omnivoor, sehingga cukup logis kalau jadi -vor. Mungkin @IvanLanin: dapat membantu. ·· Kℇℵ℟ℑℭK 23 Februari 2016 04.11 (UTC)
Kalau memang dari bahasa Belanda ~voor saya semakin menganjurkan halaman-halaman tersebut dipindahkan saja ke akhiran ~vor. Karena dari SD hingga kuliah hampir semua literatur dan guru menggunakan akhiran ~vora, saya tanyakan dulu di sini siapa tahu sudah ada keputusan sebelumnya. Jika seandainya belum ada dan rekan-rekan yang lain setuju, saya akan pindahkan ke akhiran ~vor. (Syukur-syukur ada yang mau memindahkan. Hahaha...)
KIDE777 23 Februari 2016 05.17 (UTC)
Dan juga seperti kata Hiperbola diganti Hiperbol.

AYST201 (bicara) 1 April 2016 08.17 (UTC)

Acqui-hire[sunting sumber]

Saya ingin menambahkan artikel tentang bisnis dan manajemen baru dari wikipedia english yang berjudul Acqui-hiring, yaitu istilah yang dibuat dari kalimat acquisition (akuisisi) dan hire (perekrutan pekerjaan) yang merupakan kondisi dimana sebuah perusahaan mengakuisisi perusahaan lain untuk merekrut staf-stafnya. Sebaiknya bagaimana ya penerjemahan istilah ini? Hape~idwiki (bicara) 14 Maret 2016 09.18 (UTC)

"Rekrut-akuisisi"? Muhraz (bicara) 15 Maret 2016 08.48 (UTC)
Kalau saya boleh usul, bisa pakai judul "Perekrutan melalui akuisisi" terlebih dulu. Ya, walaupun agak panjang, tapi minimal maknanya lebih jelas. ardhan (bicara) 18 Maret 2016 07.32 (UTC)

Pemenggalan kata 'citra'[sunting sumber]

Menurut EYD, kata 'citra' apabila dipenggal menurut suku katanya menjadi apa ya? 118.137.130.95 20 Maret 2016 12.42 (UTC)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia yang benar adalah /cit-ra/, /men-cit-ra-kan/, /cit-ra-an/. JohnThorne (Bicara) 22 Maret 2016 14.55 (UTC)
Kata 'citra' itu dibaca 'ci tra', dan menurut KBBI pemenggalannya 'cit ra'. Soalnya mau membuat program yang bisa memenggal suku kata Bahasa Indonesia (menggunakan spasi), dan salah satu testing kata-nya adalah 'citra'. Jadi, jika kata 'citra' dipenggal sesuai suku katanya dengan menggunakan spasi (bukan tanda hubung), jadinya apa? 139.195.29.152 22 Maret 2016 15.44 (UTC)
Mengenai aturan pemenggalan kata dalam dilihat di situs ini, antara lain: /trans-mig-ra-si/. JohnThorne (Bicara) 22 Maret 2016 17.11 (UTC)

Kata dasarnya 'penyetaraan'[sunting sumber]

Sebenarnya, kata dasarnya 'penyetaraan' itu apa? Katanya guru SMA bahasa Indonesia saya sih 'setara' tetapi katanya kateglo itu 'tara'. Jadi, kata dasarnya 'penyetaraan' yang benar itu apa? 'Setara' atau 'Tara'? Terima kasih. 111.94.163.17 22 Maret 2016 22.29 (UTC)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia kata dasar "setara" adalah "tara". Silakan dilihat pranala ini. JohnThorne (Bicara) 22 Maret 2016 23.47 (UTC)
Pertanyaannya lebih jelasnya: Kata 'penyetaraan' jika dihilangkan semua imbuhannya (stemming) menjadi apa? Apakah 'setara' itu understemming, ataukan 'tara' yang overstemming? Jadi agak bingung sih. http://indodic.com juga mengatakan kata dasarnya 'tara'. 111.94.163.17 22 Maret 2016 23.57 (UTC)
Dalam bahasa Indonesia, stemming "penyetaraan" menghasilkan "tara", dari: pe + se + tara + an. Kata "tara" tidak bisa diperkecil lagi, sehingga merupakan akar kata. Jika dilihat dari maknanya, maka "tara" mengandung arti "yang sama (tingkatnya, kedudukannya, dan sebagainya). Kemudian "setara" dibentuk dari "satu" + "tara", yaitu "satu tingkatan" atau "sejajar", "sama tingkatnya". Selanjutnya, penambahan imbuhan "pe-" dan "-an" menghasilkan "penyetaraan" yaitu cara atau proses untuk menghasilkan "tara" yang sama ("setara"). JohnThorne (Bicara) 23 Maret 2016 00.10 (UTC)

Ketidakkonsistenan pemenggalan kata dalam KBBI[sunting sumber]

(Diskusi ini menggunakan spasi sebagai tanda pemenggalan kata) Dalam KBBI, kata 'kaidah' dipenggal menjadi 'ka i dah', namun kata 'kaisar' dipenggal menjadi 'kai sar'. Jadi bingung. Apakah itu benar? Juga dalam KBBI, kata 'putra' dipenggal menjadi 'put ra' namun kata 'sutra' dipenggal menjadi 'su tra'. Kata 'transmigrasi' dipenggal menjadi 'trans mig ra si' namun dibaca sebagai 'trans mi gra si'. Kata 'caplak' dipenggal menjadi 'cap lak' namun dibaca sebagai 'ca plak'. Namun, kata 'kilogram' dipenggal sebagai 'ki lo gram', sesuai dengan pembacaannya. Aturannya di sini: http://dhewiqu-bbi.blogspot.com/2013/04/pemenggalan-kata-dasar-menurut-eyd.html. Jadi, bagaimana? Menurut konsensus pengguna, kata 'citra' dipenggal (menggunakan spasi) menjadi apa? 111.94.163.80 24 Maret 2016 04.24 (UTC)

Mungkin boleh merujuk ke Pedoman_Umum_Ejaan_Bahasa_Indonesia_yang_Disempurnakan#E._Suku_Kata. Butir (d) menyebutkan Jika di tengah kata dasar ada dua huruf konsonan yang berurutan, pemenggalannya dilakukan di antara kedua huruf konsonan itu., jadi berdasarkan aturan ini, "citra" menjadi "cit ra". Ini pun konsisten dengan entri di KBBI Daring yang menuliskannya sebagai "cit·ra". Mengenai pembacaan sesuai kenyataan dan sesuai aturan, mungkin saja bisa berbeda, karena menurut saya, KBBI/EYD itu disusun oleh para ahli bahasa yang menginginkan bahasa yang konsisten dengan aturan yang mereka buat, sementara orang awam tidak begitu peduli dengan aturan-aturan tersebut. ·· Kℇℵ℟ℑℭK 24 Maret 2016 05.48 (UTC)
Kalau begitu mengapa "bunga" dipenggal menjadi "bu nga", dan "bunyi" dipenggal menjadi "bu nyi"? Masih agak bingung sedikit, karena tidak tahu apakah kata "citra" juga termasuk perkecualian di atas. Di KBBI, kata "putra" menjadi "put ra", namun kata "sutra" menjadi "su tra". Selain itu, kata "birokrat" dipenggal menjadi "bi ro krat", namun kata "cakrawala" dipenggal menjadi "cak ra wa la". Jadi, menurut aturan bahasa Indonesia yang baku sesuai EYD, apakah pemenggalan suku kata untuk "citra" itu (menggunakan spasi untuk pemenggalan suku kata)? 111.94.163.17 24 Maret 2016 06.39 (UTC)
"Birokrat" dipenggal demikian karena merupakan kata serapan; secara etimologis merupakan gabungan kata dasar bureau (Perancis) dan akhiran -kratia (Yunani). Sama halnya dengan kata serapan "transmigrasi" dan "kilogram" seperti yang dicontohkan di atas. "Bunga" dan "bunyi" dipenggal demikian karena "ng" dan "ny" merupakan gabungan huruf konsonan satu suara (selain "sy" dan "kh"; selengkapnya silakan baca di sini). Menurut aturan yang baku (KBBI pastinya), tetap "cit ra". Soal anomali "su tra" saya belum menemukan alasannya, namun bahasa Inggris juga memenggalnya seperti itu; mungkin perlu diperiksa lagi sampai ke akar katanya dalam bahasa Sanskerta. cc: Ivan LaninFarrasLa Poste 30 Maret 2016 18.50 (UTC)
Kalau "penyelia" bagaimana? Gunakan spasi untuk tanda pemenggalannya. 122.200.1.151 1 April 2016 07.50 (UTC)
pe nye lia ([1]) — FarrasLa Poste 1 April 2016 14.45 (UTC)
Kalau "putri" bagaimana? Itu kata serapan dari bahasa Sansekerta. Rasanya ada anomali di dalam kata ini. Gunakan spasi untuk memenggalnya. 122.200.1.151 2 April 2016 02.27 (UTC)

Istilah kebahasaan[sunting sumber]

Mengingat istilah-istilah kebahasaan ini sudah memiliki padanannya dalam bahasa Indonesia, maka kiranya pengurus dapat memindahkan artikel berikut ke artikel tujuan masing-masing:

Terima kasih. Hanamanteo Halaman pembicaraan saya 3 April 2016 03.36 (UTC)

KEHARYAPATIHAN[sunting sumber]

selamat siang rekan2 semua, saya ingin menanyakan mengenai istilah KEHARYAPATIHAN merujuk arti dari grand dutche / grand duchy sebagai bentuk pemerintahan luxenburg. mohon maaf sebelumnya, saya juga awam di bidang bahasa, ketika saya cari makna KEHARYAPATIHAN di kbbi.we.id , saya tidak menemukan satu pun kata yang mendekati. apakah istilah ini perubahan dari bentuk baku kepatihan (patih) atau berdiri sendiri sebagai sebuah kosa kata?

atas jawabannya saya ucapkan terimakasih.

Thoms kyoto


203.99.243.242 11 April 2016 07.10 (UTC)