Wikipedia:Warung Kopi (Bahasa)/Arsip/Juni 2011

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

mirip dengan 2 di atas[sunting sumber]

Apa padanan bahasa Indonesia untuk en:macron dan en:caron ? Terima Kasih  Kururu  | Pembicaraan 16:57, 1 Juni 2011 (UTC)

Kalau mau diterjemahkan:
macron -> tanda-bunyi pemanjang
caron -> tanda-bunyi topi terbalik (inverted hat) / lengkung terbalik (inverted circumflex), tanda-bunyi baji (wedge)
Kevdave (bicara) 04:15, 2 Juni 2011 (UTC)

Bulan dan satelit[sunting sumber]

Kenapa kata "bulan" digunakan alih-alih kata "satelit"? Lihat: Kategori:Satelit alami. Setelah saya cek di KBBI ternyata bulan dan satelit memiliki pengertian yang berbeda. Dalam buku pelajaran Fisika untuk SMA juga demikian. Apakah mengikuti Wikipedia Bahasa Inggris yang mengganti istilah "Satelit Planet XX" dengan Moons of Planet XX? -- Adiputra बिचर -- 08:04, 5 Juni 2011 (UTC)

Dalam KBBI:
Bukankah dalam artikelnya juga sudah dibagi menjadi dua: 1. Bulan adalah satu-satunya satelit alami Bumi, ...; dan 2. Bulan sebagai penanda waktu? Sebenarnya ada satu makna lagi, yaitu satelit alami secara umum, misalnya dalam kalimat: Phobos dan Deimos adalah bulan-bulan (planet) Mars. Lalu yang diusulkan bagaimana?
βέννγλιν 17:05, 5 Juni 2011 (UTC)

Dalam KBBI, tidak ada pengertian bulan yang bermakna "satelit alami", sedangkan di wikipedia, kategori satelit alami memakai kata bulan. Asep Taufiq (bicara) 23:52, 5 Juni 2011 (UTC)

Jadi, maksud Anda menurut KBBI kita tidak dapat menggunakan kata "bulan" untuk Phobos dan Deimos? Bagaimana dengan KBBI 4, apakah ada perubahan/penambahan definisi?
βέννγλιν 02:24, 6 Juni 2011 (UTC)
KBBI yang saya sebutkan di atas adalah KBBI 4. Tidak dinyatakan bahwa bulan juga merupakan istilah untuk menyebut satelit alami. Saya juga cek buku Fisika saya semasa SMA (kurikulum 2004) bahwa bulan adalah satelit alami, tapi tidak saya temukan bahwa satelit alami bersinonim dengan bulan. -- Adiputra बिचर -- 04:28, 6 Juni 2011 (UTC)
Yang saya kutip dari KBBI 3. Saya cek di kamus Tesaurus juga tidak ada sinonim bulan dengan satelit alami. Mungkin ini othak-athik gathuknya Wikipediawan sendiri. :)
βέννγλιν 05:32, 6 Juni 2011 (UTC)
Mana yang lebih tepat untuk menyatakan gejala ini: kiasan, metafora, metonimia, simbolisme, atau (Indonesia) Arti kata - asosiasi: dalam kamus ?
βέννγλιν 05:43, 6 Juni 2011 (UTC)
Saya bandingkan dengan kamus bahasa Inggris, ternyata moon tidak hanya berarti bulan, melainkan sepadan dengan "satelit alami" (Sumber: Wiktionary, Dictionary.com, Kamus Oxford, The Free Dictionary, Answers.com). Jika dicari dalam KBBI (edisi 4 th 2008), jelas tidak ditemukan bahwa satelit alami = bulan, karena bahasanya berbeda. Saya telah mencoba mencari penerapan kata bulan dan satelit (tidak hanya berpatokan pada kamus). Buku-buku pelajaran IPA cenderung menyebut satelit (untuk satelit alami) daripada bulan.
Saya belum tahu gejala yang tepat untuk masalah ini. Menurut saya ini bukan masalah othak-athik gathuk atau permainan kata-kata semacamnya. Mungkin saja usaha penerjemahan yang terlalu berkiblat ke Wikipedia Bahasa Inggris.-- Adiputra बिचर -- 07:07, 6 Juni 2011 (UTC)

Tanggapan dan sanggahan dari pengguna lain diharapkan. Saya menantikannya. Mungkin saja ada pengguna yang akan mengatakan bahwa penggunaan kata "bulan" = "satelit alami" sudah ada dalam forum-forum diskusi ilmiah dan buku-buku pelajaran dari SD sampai SMA, cuma kurang sosialisasi. Atau mungkin saja definisi bulan = satelit akan ada dalam KBBI selanjutnya. Kalau demikian, berarti buku-buku pelajaran yang membedakan istilah satelit alami dan bulan juga akan direvisi dan itu juga dijadikan acuan.
Kalau dalam beberapa waktu (seminggu atau bahkan sebulan) ke depan diskusi ini tidak mendapat tanggapan, maka Wikipedia Indonesia menetapkan bahwa Bulan ≠ Satelit Alami (sesuai KBBI edisi ke-4), berbeda dengan konsep Wikipedia Bahasa Inggris karena dalam bahasa Inggris, Moon = natural satelite. Jadi, subkategori satelit alami (dan artikel tentang satelit alami) harus diawali (atau mengandung) kata satelit. -- Adiputra बिचर -- 11:31, 8 Juni 2011 (UTC)

Protein moonlighting[sunting sumber]

Ada yang tau bahasa Indonesia dari en:Protein moonlighting ? ESCa :-)/ 14:17, 7 Juni 2011 (UTC)

Protein moonlighting = gene sharing -> Secara harfiah: pembagian/perkongsian/bagi-pakai gen? Kevdave (bicara) 15:33, 7 Juni 2011 (UTC)
Thanks Kevdave. :-) Barangkali yang lain dapat menambahkan dengan istilah bahasa Indonesia yang lebih umum digunakan pada disiplin akademik ini. ESCa :-)/ 22:58, 7 Juni 2011 (UTC)
KBBI: sam·bi Jw v, me·nyam·bi v melakukan pekerjaan lain di samping pekerjaan pokok pd waktu senggang; melakukan kegiatan rangkap.
Moonlighting -> Penyambian. Protein moonlighting -> Penyambian protein. Kevdave (bicara) 04:30, 8 Juni 2011 (UTC)
Thanks again Kevdave. Anda agaknya tertarik dengan bidang biochemistry & molecular biology ya? Belum ada yang keberatan anda menyunting artikel di bidang ini kan. Salam. ESCa :-)/ 11:14, 8 Juni 2011 (UTC)
Saya sebenarnya tidak begitu tertarik dengan bidang biokimia & biologi molekular. Saya hanya suka membentuk istilah baru dgn menghindar penyerapan langsung dari bahasa asing sebisa-bisanya.Kevdave (bicara) 12:45, 8 Juni 2011 (UTC)

Kamus bahasa daerah[sunting sumber]

Perlu disusun kamus bahasa daerah masing-masing yang ada di Indonesia, ya kalau bisa masing2 provinsi Kevin kpk (bicara) 04:44, 9 Juni 2011 (UTC)

Silakan berkunjung ke Wiktionary/WikiKamus berbahasa Indonesia. Ada beberapa tulisan kamus bahasa daerah yang tercantum di situ. Keliling-keliling lah dulu melalui kotak pencarian. Ezagren mboo.. 05:03, 9 Juni 2011 (UTC)

Istilah "kabupaten" di negara lain[sunting sumber]

Apakah dibenarkan pemakaian istilah "kabupaten" untuk pembagian administratif setingkat itu di negara luar Indonesia? Setahu saya, "kabupaten" itu bahasa Inggrisnya "regency". Kok, ada beberapa artikel di sini yang di Wikipedia Inggris "county" atau "district" malah diterjemahkan kabupaten. Freizantine (bicara) 13:25, 10 Juni 2011 (UTC)

Contohnya? -- Adiputra बिचर -- 16:13, 10 Juni 2011 (UTC)
Hmmm... Mungkin, menurut saya, salah satunya adalah halaman ini: Palanga. Ada kata "kabupaten"-nya. --Ezagren βιςάṙầ 03:06, 11 Juni 2011 (UTC)

Sabak digital atau sabak bergana?[sunting sumber]

Berikut cuplikan dari Pembicaraan:Sabak_bergana:

Apa ada referensinya untuk pemindahan judul untuk Bahasa Indonesianya? Mikhailov Kusserow (bicara) 10:59, 13 Juni 2011 (UTC)

Simaklah catatan kaki. Kevdave (bicara) 14:40, 13 Juni 2011 (UTC)
Wikipedia jadi wadah pengenalan istilah baru? Semoga saja diikuti. Harusnya, referensi penerjemahan jangan setengah-setengah. istilah Duke untuk Adipati masih belum sepenuhnya diikuti media massa Ezagren βιςάṙầ 15:33, 13 Juni 2011 (UTC)
Hindari neologisme. Kata "digital" sudah diterima sebagai bahasa Indonesia. Pertama-tama, artikel ini dpindahkan dari "Komputer tablet" ke "Sabak digital" ke "Sabak bergana". Menurut saya, ini seperti usaha sengaja menghindari penyerapan istilah asing dari bahasa Inggris (sebenarnya usaha penyerapan itu lazim dilakukan karena adanya hubungan dengan Dunia Barat di era globalisasi ini) tanpa menyadari bahwa sudah ada ribuan kata-kata serapan yang sangat lazim (bahkan mungkin orang Indonesia sendiri lupa etimologinya karena terlalu sering diucapkan) dalam bahasa Indonesia (terutama dari bahasa Sanskerta, Arab, Portugis, Belanda), jauh sebelum berjalannya era globalisasi ini (kata serapan dari bahasa Inggris). Bahasa itu dinamis, jangan gunakan istilah-istilah khas Nusantara atau kata serapan dari wilayah Asia saja. -- Adiputra बिचर -- 15:46, 13 Juni 2011 (UTC)
Bagusnya ya "komputer tablet", lah! Nanti diketawai kalau bilang "sabak bergana" Referensi dari JPNN itu masih kurang mendukung, karena penamaan hanya opini subjek/objek berita. Ezagren βιςάṙầ 16:19, 13 Juni 2011 (UTC)
Saya rasa ini adalah masalah kebiasaan saja seperti unduh dan unggah. Jangan takut mensosialisasikan istilah baru demi pelestarian kata-kata bahasa Indonesia yang hanya terdapat di kamus. Kevdave (bicara) 16:32, 13 Juni 2011 (UTC)
Simaklah:
Kompas "... ikut membuat perangkat sabak digital yang setara dan bahkan lebih murah."
Tempo Interaktif "Sabak digital dengan warna ..." Kevdave (bicara) 16:41, 13 Juni 2011 (UTC)

Berikut cuplikan dari Pembicaraan saya, Kevdave:

Hindari neologisme, misalnya artikel dengan judul "Sabak bergana". Menurut saya, tidak perlu sampai segitunya supaya 100% berbahasa Indonesia. Seperti yang kita ketahui, dalam bahasa Indonesia, ada banyak kata serapan, bahkan jauh sebelum penduduk Nusantara menjalin hubungan dengan bangsa Eropa. Kata-kata seperti wahana, bukti, saksi, dosa, laba, pahala, karya, merdu, istri, suami, angsa, singa, dll merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta dalam bahasa Indonesia, karena penggunaan bahasa Sanskerta (mungkin) sama seperti penggunaan bahasa Inggris di Indonesia saat ini. Apakah karena tidak ada kata-kata asli Nusantara sehingga diperlukan kata serapan sebanyak itu? Menurut saya, tentu tidak. Justru memperkaya kosakata bahasa Indonesia. Salam. -- Adiputra बिचर -- 15:29, 13 Juni 2011 (UTC)

Bergana tidak saya anggap neologisme, tapi gabungan kedua kata (sabak + bergana) tersebut. Dicari di Google kok menampilkan 1 hasil saja ya? Mengenai judul, kenapa tidak Anda biarkan saja menjadi Komputer tablet? Saya rasa tidak bagus bila kita menghindari penyerapan istilah asing dari bahasa Inggris padahal dalam kosakata kita sendiri ada ribuan kata asing. Kecenderungan memakai istilah Sanskerta, Arab, dsb tapi menghindari istilah serapan dari bahasa Inggris terkesan "anti" bagi saya.
Jika ingin memperkenalkan istilah baru di bidang tertentu, sebaiknya Anda mengajukannya di Warung Kopi, agar didiskusikan terlebih dahulu. Istilah baru perlu didiskusikan. -- Adiputra बिचर -- 16:25, 13 Juni 2011 (UTC)

Balasan saya ke pengguna M. Adiputra:

Istilah "bergana" bukan hasil neologisme karena istilah itu sudah ada di kamus (http://books.google.com/books?hl=id&id=hVo2ZDYbL6gC&q=peri-#v=snippet&q=bergana&f=false Kamus Lengkap Indonesia-Inggris). Mungkin karena ketidaklaziman kata tersebut, istilah ini terdengar asing. Saya hanya mengikuti Pedoman Umum Pembentukan Istilah:

"Istilah baru dapat dibentuk lewat penyempitan dan peluasan makna kata yang lazim dan yang tidak lazim..."

Alasan kedua, saya sudah ringkaskan di halaman versi terdahulu: "Memperkenalkan istilah "bergana" alih-alih "digital" karena kerancuan pelafalan "digital" dalam bahasa Indonesia."

(Pelafalan yang manakah benar (baku) di antara diJital, diGital atau [mengikuti pelafalan bahasa Inggris:] diJitEl?) Kevdave (bicara) 15:56, 13 Juni 2011 (UTC)

Hanya main kata saja: Marilah kita meneologisme istilah neologisme jadi penawakataan ([dibubuhi imbuhan pe-an] < nawakata < nawa [berarti sembilan atau baru] + kata). Hehehehe. Salam, Kevdave (bicara) 16:08, 13 Juni 2011 (UTC)

Nah, bagaimana pendapat pengguna lain mengenai istilah sabak bergana?

Saya mengutip kata-kata Pak Revo:

Jangan bersikap anti istilah barat. Setahu saya, bahasa Indonesia menerima kata-kata serapan dari berbagai bahasa dan benua. Tidak semua kosakata Indonesia berasal dari bahasa pribumi Nusantara. Tanpa Anda sadari (mungkin ), beberapa kata yang Anda ucapkan (sehari-hari) merupakan warisan dari hasil penyerapan istilah asing (dan tidak semuanya berasal dari benua Asia) oleh penduduk pribumi Nusantara. -- Adiputra बिचर -- 16:53, 13 Juni 2011 (UTC)

Simaklah Kamus Istilah Geologi Kelautan, ERIXTRONIKA dan Indonesian Scientific Journal Database (ISJD) tentang penggunaan kata bergana. Omong-omong, saya rasa KBBI IV masih kurang lengkap. Sebuah kamus bertambah tebal setiap edisi baru, mungkin saja ada lema-lema yang belum tercatat di dalam KBBI IV. Kevdave (bicara) 16:58, 13 Juni 2011 (UTC)
Saya bukan anti istilah Barat. Masalah utamanya ada di pelafalannya. Kevdave (bicara) 17:02, 13 Juni 2011 (UTC)
Maksud saya, istilah "Sabak bergana" yang tidak lazim. Padahal sudah ada istilah yang lebih umum dan mudah dikenal (dan merupakan kosakata bahasa Indonesia), kenapa mesti susah-susah menukar kata serapan dari satu bahasa ke kata serapan dari bahasa lainnya? Atau ke istilah yang kurang lazim? -- Adiputra बिचर -- 17:04, 13 Juni 2011 (UTC)
Pelafalan digital, sesuai Alfabet Latin menurut orang Indonesia, adalah /digital/. Pelafalan /diʤitəl/ karena pengaruh bahasa Inggris. -- Adiputra बिचर -- 17:10, 13 Juni 2011 (UTC)

Kalau sabak, rasanya masih oke... karena memang betul tablet PC dengan stylus layaknya seperti sabak atau batu tulis jaman dulu.
Tapi kalau bergana. Waduh saya lebih memilih hidup di"Era Digital" dari pada hidup di"Era Bergana".  ‹› Iwan Novirion™ Kirim Pesan   17:15, 13 Juni 2011 (UTC)

Istilah "Sabak" juga terdengar lucu. Sabak digital, mungkin pemakaiannya setara dengan "kereta besi". Apakah itu makna peyoratif atau cuma metafora? -- Adiputra बिचर -- 17:24, 13 Juni 2011 (UTC)
Itu hanya masalah ketidakbiasaan saja. Lambat laun akan di terima masyarakat jika disosialisasikan seperti istilah unduh dan unggah. Kevdave (bicara) 17:35, 13 Juni 2011 (UTC)
Aku setuju "sabak digital" saja. Omong2 kereta api zaman sekarang tidak kelihatan berapi lagi ya (batu bara atau kayu), karena pakai listrik atau BBM. Tapi kita menyebutnya tetap kereta api.  Sanko  bicara  18:06, 13 Juni 2011 (UTC)
Mungkin sabak digital adalah istilah peyoratif. Sebaiknya, jangan menukar-nukar kata serapan. Jika diserap dari bahasa Inggris, kenapa tidak? Toh banyak kata serapan dari bahasa Inggris dalam bahasa Indonesia. Tidak perlu "menyingkirkan nuansa Inggris"-nya hanya untuk menggantinya dengan kata serapan yang tidak bernuansa Inggris . Hindari pula menggunakan istilah yang tidak lazim (demi menyingkirkan "nuansa Inggris"-nya) jika ada istilah yang lebih umum dan mudah dikenali (bisa kata serapan atau kosakata asli nusantara). Pengecualian diberikan jika istilah asing yang diserap itu memang bukan berasal dari bahasa Inggris. -- Adiputra बिचर -- 18:13, 13 Juni 2011 (UTC)
Baiklah, saya tidak akan mengungkit istilah bergana lagi. Tapi saya tetap ingin menggunakan istilah sabak digital alih-alih komputer tablet. Istilah sabak digital pejoratif?? Gimana bisa pejoratif? Saya rasa sah-sah saja. Kevdave (bicara) 18:56, 13 Juni 2011 (UTC)

Haruskah Wikipedia menjadi wadah pengenalan istilah kosa kata Indonesia baru yang belum lazim? Saya lebih suka jika oleh Pusba. --Ezagren βιςάṙầ 02:15, 14 Juni 2011 (UTC)

Tidak dapat dihindarkan lagi, WBI akan menjadi ajang kontestasi antara kedua kubu (yang ingin memakai WBI untuk melazimkan istilah baru dan yang lebih suka menggunakan kata yang sudah lazim), karena pencarian sebuah istilah atau konsep di mesin pencari selalu akan menampilkan hasil dari WBI di paling teratas kalau tidak sepuluh besar. Tinggal bagaimana kebijaksanaan kerumunan dalam mencermati perubahan kebahasaan bahasa Indonesia. вёӣйүӀіп 04:56, 14 Juni 2011 (UTC)

Kalau saya lebih suka komputer tablet, karena lebih umum di masyarakat. Di Wikipedia jangan membahas pendapat, tapi bahaslah otoritas rujukan. Kalau salah satu istilah lebih valid/kuat rujukannya, itu yang jadi judul artikel. Kalau dua-dua istilah sama valid rujukannya, saran saya kedua istilah ditulis di artikel (+ pranala rujukannya) di awal artikel, dan gunakan salah satu istilah secara konsisten di seluruh artikel. Jadi yang perlu dibahas adalah seberapa kuat otoritas rujukan-rujukan yang dipakai, sebagai penentu judul mana yang digunakan. Salam, Naval Scene (bicara) 11:14, 14 Juni 2011 (UTC)

Beberapa alasan mengapa saya lebih suka istilah sabak digital:
  • Lebih berbau Indonesia.
  • Istilah sabak yang kini sudah tidak begitu lazim dipergunakan kembali demi pengayaan/pemantapan istilah melalui peluasan makna.
  • Pengadaptasian kosakata asing tidak diperlukan karena sudah dapat diterjemahkan secara sempurna ke dalam bahasa Indonesia. (Intinya, jangan suka mengadaptasi istilah asing [gejala nginggris atau mungkin karena kesejagatan].)
  • Istilah sabak digital sudah mulai digunakan dalam surat kabar terkemuka di Indonesia sebagai pengganti tablet computer.
  • Istilah sabak lebih unik dibanding istilah Inggrisnya.
Kevdave (bicara) 23:25, 15 Juni 2011 (UTC)
Bila ditinjau dari rujukannya, istilah sabak digital[1][2] maupun komputer tablet[3][4] sama-sama digunakan di situs media maya tekno.kompas dan tempointeraktif. Sabak bergana yang sepertinya tidak ada rujukan sama sekali. Jadi istilah sabak digital maupun komputer tablet bisa diterima sebagai judul artikel. Hanya saja rujukan yang menyatakan istilah komputer tablet lebih populer daripada sabak digital tidak ada, demikian pula sebaliknya. Yang jelas jangan sabak bergana. Salam, Naval Scene (bicara) 05:03, 16 Juni 2011 (UTC)
Ini pendapat pribadi saya yang sudah memakai PC sejak 1983 ketika masih berupa Casio PC kemudian Sinclair. Sabak Digital yang diceritakan dalam artikel sebenarnya adalah sebuah Komputer Tablet yang dirancang menjadi dan berpenampilan sebagai sabak lengkap dengan stylus sebagai pengganti kapur tulis. Jadi "sabak digital" adalah "komputer tablet" sedangkan "komputer tablet" belum tentu sebuah "sabak digital", karena "komputer tablet" itu bisa sebuah iPad, Galaxy Tab, ePad, dan segala merk lainnya. Semuanya masuk dalam kelompok "komputer pribadi" (PC).  Sanko  bicara  06:31, 16 Juni 2011 (UTC)

Apakah perlu diadakan konsensus ?  ‹› Iwan Novirion™ Kirim Pesan   08:36, 16 Juni 2011 (UTC)

Untuk Bung Sanko: Oooh... ternyata begitu. Jadi karena bentuknya sabak maka dijuluki "Sabak digital". Berarti Sabak digital itu istilah peyoratif, ya.. karena komputer disamakan dengan batu tulis. Sebaiknya Bung Kevdave memberi rujukan berupa semacam Kamus Istilah Komputer, agar kelak tidak terjadi kesalahan yang sama seperti diskusi tentang istilah kedokteran di bawah (kecuali komputer memang bidangnya Bung Kevdave sehingga tidak berdalih lagi bahwa itu bukan bidangnya). Saya baca artikelnya di Wikipedia Bahasa Inggris, salah satu bagian Form Factor-nya ada Slate. Mungkinkah itu yang dianggap "Sabak digital"? Sejujurnya saya kurang mengenal ragam komputer. -- Adiputra बिचर -- 19:07, 19 Juni 2011 (UTC)

Dalam alasan yang dikemukan olehnya, Bung Kevdave tidak memberi alasan mengapa Tablet Computer tepat diterjemahkan sebagai Sabak Digital. Maksud saya, dari sejarah, fitur, fungsi dan penggunaannya, apakah Tablet Computer layak disebut "Sabak"? Pertanyaan penting: Apakah di Indonesia disebut "Sabak" karena telah diciptakan model Komputer Tablet berbentuk sabak? Kapan (tahun berapa) model itu diciptakan? Saya kurang paham dengan istilah Slate computers, Booklet computers, dan Convertible notebook dalam artikel Tablet computer. Bagi pengguna yang mengetahui/paham di bidang ilmu komputer, mohon memberikan penjelasan. -- Adiputra बिचर -- 19:40, 19 Juni 2011 (UTC)

Menurut saya, istilah "kesejagatan" yang dipakai Kevdave tidak cocok untuk penerjemahan dari serapan "globalisasi". Saya pikir, imbuhan asing "-isasi" atau "-asi" itu lebih cocok kepada "pe-an". Jadi, yang benar itu "penyejagatan". Spartanica ███ 05:57, 20 Juni 2011 (UTC)

Sori, telat bales. Saya setuju, globalisasi itu penyejagatan dan bukan kesejagatan (= globalisme).
Jangan terlalu sempit pikiran. Istilah sabak tidak seharusnya jadi pejoratif. Kevdave (bicara) 15:09, 21 Juni 2011 (UTC)
Anda belum menjawab pertanyaan saya dan ada hal-hal penting yang Anda lewatkan. -- Adiputra बिचर -- 15:29, 21 Juni 2011 (UTC)

Setelah membaca artikel Tablet computer di Wikipedia bahasa Inggris, mungkin yang dimaksud bung Kevdave sebagai sabak digital itu adalah Slate computer (tertulis bahwa Slate computers, which resemble writing slates, are tablet computers without a dedicated keyboard). Menurut saya sebaiknya pindahkan saja Sabak digital ke Komputer Tablet, karena mungkin Sabak digital itu Slate computers sehingga tidak semua Sabak digital termasuk Komputer tablet (demikian, seperti yang dikatakan Bung Sanko). Jika melihat kategori Tablet computer, tidak semuanya seperti sabak. Sebaiknya Bung Kevdave memberi rujukan berupa semacam Kamus Istilah Komputer, agar kelak tidak terjadi kesalahan yang sama seperti diskusi tentang istilah kedokteran di bawah (kecuali komputer memang bidangnya Bung Kevdave sehingga tidak berdalih lagi bahwa itu bukan bidangnya). -- Adiputra बिचर -- 16:06, 21 Juni 2011 (UTC)

Bidang saya sebetulnya bahasa Jepang. Rujukan saya tertera di atas. Kevdave (bicara) 22:14, 21 Juni 2011 (UTC)
Saya mengusulkan padanan berikut:
Slate computer = sabak digital
Tablet computer = lambaran digital
Jangan suka mengadaptasi istilah asing dahulu sebelum riset. Kevdave (bicara) 22:29, 21 Juni 2011 (UTC)
Jangan makin mengacaukan arti komputer jelas-jelas tidak sama dengan digital. Ingat ada komputer yang digital, juga ada komputer yang bukan digital.  Sanko  bicara  23:57, 21 Juni 2011 (UTC)
hmm.... saya sependapat dengan Bung Sanko. sebaiknya Bung Kevdave yang perlu melakukan riset. -- Adiputra बिचर -- 00:44, 22 Juni 2011 (UTC)

Diskusi ini harus diselesaikan. Kepada pengurus, mohon pindahkan Sabak digital/bergana kembali ke Komputer tablet, dengan alasan:

  • Sesuai pendapat Bung Sanko, yang memang pernah bekerja di bidang komputer: "sabak digital" adalah "komputer tablet" sedangkan "komputer tablet" belum tentu sebuah "sabak digital", karena "komputer tablet" itu bisa sebuah iPad, Galaxy Tab, ePad, dan segala merk lainnya. Semuanya masuk dalam kelompok "komputer pribadi" (PC).
  • Inkonsistensi bung Kevdave yang memang kurang mengetahui bidang komputer. Sebelum mengetahui adanya istilah Slate computer, dia menyamaratakan seluruh Komputer tablet (Tablet computer) sebagai komputer berbentuk sabak. Akhirnya Sabak digital dipakai padanan untuk Slate computer dan Lambaran digital untuk Tablet computer.
  • Bung Kevdave memadankan istilah komputer dengan digital, yang jelas tidak sama.
-- Adiputra बिचर -- 00:51, 23 Juni 2011 (UTC)
Wa ampun, pemakaian istilah digital di sini mempunyai makna kiasan. Kalau mau terjemahkan tablet computer jadi komputer lambaran juga gpp. Tapi lebih keren lambaran digital kan?? Kevdave (bicara) 22:34, 23 Juni 2011 (UTC)
Membalas poin berikut: Inkonsistensi bung Kevdave yang memang kurang mengetahui bidang komputer. Sebelum mengetahui adanya istilah Slate computer, dia menyamaratakan seluruh Komputer tablet (Tablet computer) sebagai komputer berbentuk sabak. Akhirnya Sabak digital dipakai padanan untuk Slate computer dan Lambaran digital untuk Tablet computer.
Wah saya tidak merekacipta istilah sabak digital media massalah yang menciptakannya. Cermatilah balasan di atas dahulu sebelum membalas. Kevdave (bicara) 22:49, 23 Juni 2011 (UTC)
Media massa kan juga bisa salah. Rujukan utama dalam bidang bahasa Indonesia itu Kamus Besar Bahasa Indonesia dan Glosarium Badan Bahasa (dahulu bernama Pusat Bahasa) bukan media massa. (Seandainya di sini ada Ivan Lanin yang meluruskan permasalahan ini) ·· KℇℵℭK 03:19, 24 Juni 2011 (UTC)
Peran yang mana yang lebih signifikan: media massa atau Badan Bahasa? Walaupun Badan Bahasa mempunyai wewenang terhadap bahasa Indonesia tapi peran media massa untuk memasyarakatkan istilah baru sangatlah kuat. Kevdave (bicara) 03:43, 24 Juni 2011 (UTC)
Pembicaraan harap jangan menyimpang kepada pembahasan peran lembaga. Kembali ke laptop. Saya simpulkan, yang sudah ada rujukan adalah istilah komputer tablet dan sabak digital. Sabak bergana, komputer lambaran, dan lambaran digital tidak ada rujukan, jadi tidak akan dipakai. Komputer tablet adalah nama sub-kategori, terjemahan dari tablet computer. Sabak digital adalah nama sejenis komputer tablet, yaitu terjemahan dari slate computer. Seandainya tidak ada rujukan baru lagi, secara logis kebijakan Wikipedia, itulah yang jadi digunakan di WBI saat ini (komentar tambahan lain-lain sejauh ini adalah riset asli/opini, maaf itu tidak bisa dipakai). Salam, Naval Scene (bicara) 19:13, 24 Juni 2011 (UTC)
Tunggu.... Saya kutip dari pengguna Kenrick: "Menurut Wikipedia:Kopi darat/Pertemuan tertutup 30 Juli 2007#Kebijakan penggunaan Bahasa Indonesia untuk Wikipedia Bahasa Indonesia, "2. Dalam kasus tidak ditemukannya istilah Bahasa Indonesia yang sesuai sebagai padanan pengganti istilah asing, maka komunitas bebas untuk menentukan istilah baru secara mandiri dalam Bahasa Indonesia yang umum sesuai dengan kaidah penyerapan istilah, dengan mengajukan; definisi, argumentasi, melakukan musyawarah, dan pengambilan suara." Kevdave (bicara) 00:09, 26 Juni 2011 (UTC)
Komentar Komentar Itu dilakukan jika tidak ditemukan istilah bahasa Indonesia yang sesuai sebagai padanan pengganti istilah asing. Nah, kalau Komputer Tablet bagaimana? Kata komputer dan tablet adalah kata-kata dalam bahasa Indonesia. Saya tanya apa itu komputer tablet pada mahasiswa TI, dan mereka tahu. Artinya itu sudah lazim diketahui, dan kini Anda mengutak-atik istilah tersebut dengan rujukan dari media massa, yang belum tentu penulisnya tahu apa itu komputer tablet (mungkin tahu setengah-setengah), dan mereka menyamaratakan seluruh komputer tablet dengan "sabak digital" (taunya cuma yang bentuk sabak ). Jika ingin rujukan yang netral dan bonafide, seharusnya tanya orang yang memang bekerja atau mempelajari bidang itu, dan cari rujukan dari buku tentang bidang bersangkutan. Saya sudah membaca rujukan yang Anda berikan, yang ternyata hanya dari media massa, bukan berasal dari situs/buku tentang bidang bersangkutan. Tidak konsisten, menyebut Sabak digital tapi juga menyebut Tablet PC (personal computer). Menurut saya, itu bukan sumber tepercaya. Mungkinkah penulis artikel di koran menciptakan istilah itu untuk menjuluki komputer berbentuk sabak? Apakah mereka tahu sejarah bentuk komputer tablet? Pertanyaan pertama pasti jawabannya "mungkin", dan yang kedua pasti "tidak". Oh iya, dulu Anda bilang sebelum menerjemahkan harus riset dulu. Apakah Anda sudah melakukan wawancara dengan mahasiswa/dosen TI, menyebarkan angket, dan membuka kamus istilah komputer? Untuk sesuatu yang bukan bidang kita, sebaiknya jangan mengusik yang sudah "terlanjur tidur dengan tenang" dan serahkan pada yang berpengalaman. -- Adiputra बिचर -- 15:38, 26 Juni 2011 (UTC)
Stop! Anda sudah mengaku bidang Anda adalah Bahasa Jepang, kenapa harus mengutak-atik penterjemahan istilah-istilah komputer yang tidak Anda kuasai? Di bagian lain Anda juga sudah merusak artikel dengan judul istilah-istilah medis sehingga merepotkan Pengurus untuk mengembalikannya. Mengapa istilah yang sudah umum dipakai harus diubah-ubah lagi dengan arti yang salah? Anda sendiri sudah mencampur aduk istilah komputer dan digital. Padahal jelas ada komputer digital juga ada komputer analog.  Sanko  bicara  02:57, 26 Juni 2011 (UTC)
Jangan jadi panas/emosi dong. Tenang tenang... Sebenarnya saya tidak merusak artikel medis karena istilah yang gantikan ada dalam KBBI tapi mungkin tidak terdapat dalam kamus kedokteran. Masalah komputer dan digital: saya tidak mengutak-utik istilah tersebut. Harap cermatilah balasan saya sebelum membalas. Kevdave (bicara) 03:07, 26 Juni 2011 (UTC)
Amarah tidak dapat menyelesaikan masalah. Kita harus sabar hingga masalah tersebut terselesaikan. Kevdave (bicara) 03:11, 26 Juni 2011 (UTC)

Walah, yang marah itu siapa? Saya minta diskusi ini Stop saja tidak perlu sampai lebih jauh. Rasanya Anda sudah memaksakan kehendak melawan pendapat mayoritas dalam diskusi yang tidak setuju dengan istilah-istilah yang Anda buat dan ingin mempopulerkannya melalui WBI. WBI akan menjadi berbahaya jika menghadirkan istilah yang akan disalin di banyak website lain (termasuk blog, Facebook, bahkan koran). Silakan Anda terlibat di lembaga yang resmi khusus untuk mendiskusikan bahasa. Anda sudah mengutip Kenrick di atas, tapi yang terjadi sebelum ini sudah terjadi Pemindahan dan Pengalihan artikel yang merepotkan Pengurus (saya bukan Pengurus). Rujukan Anda ke media massa juga sudah salah dan sudah saya jelaskan di atas. Ingat wartawan tidak ahli secara khusus tentang suatu artikel yang ditulisnya, untuk harian, waktu periksa editor juga cuma hitungan jam sebelum naik cetak. Jadi saya pikir diskusi ini di stop karena sudah terlihat mulai menyimpang, termasuk saya ikut menanggapi diskusi yang sudah melebar ini. Lihat lagi di atas Komputer Tablet tidak sama dengan Sabak Digital.  Sanko  bicara  04:01, 26 Juni 2011 (UTC)

Ooo. Saya salah paham. Saya kira Anda marah karena menggunakan tanda seru (!). Kevdave (bicara) 05:15, 26 Juni 2011 (UTC)
Harap jelaskan dengan mendetail: "Rujukan Anda ke media massa juga sudah salah dan sudah saya jelaskan di atas." Kevdave (bicara) 05:20, 26 Juni 2011 (UTC)
Baca penjelasan saya mengenai definisi komputer tablet -> 06:31, 16 Juni 2011 (UTC), perbedaan arti digital dan komputer, juga rujukan yang ada di artikel yang Anda pindahkan yang berasal dari harian Jawa Pos. Saya belum punya waktu menterjemahkan secara detil istilah-istilah yang ada dari artikelnya di Bahasa Inggris yang terkait yaitu: Tablet PC dan Tablet computer yang Anda pindahkan jadi Sabak bergana.  Sanko  bicara  05:44, 26 Juni 2011 (UTC)

Serahkan urusan ini pada orang yang pernah atau sedang bekerja di bidang komputer, atau pada pengguna yang pernah belajar ilmu komputer. Kalau tahu setengah-setengah, "begitulah" jadinya. Saya menyimpulkan begini: Sabak digital/slate computer itu bagian dari jenis komputer tablet yang berbentuk sabak (mungkin ini yang dibahas media massa), tetapi tanpa mereka ketahui, IPad juga termasuk komputer tablet. Dan seperti yang saya katakan, kalau tahu setengah-setengah, begitulah jadinya.
Untuk Bung Sanko: saya mendukung usaha Anda untuk menerjemahkan artikel bertopik komputer agar tidak ada kerancuan lagi. Selain itu, Anda pernah bekerja di bidang komputer, jelas punya pengalaman di bidang ini. -- Adiputra बिचर -- 08:11, 26 Juni 2011 (UTC)

Baiklah. Tapi sebelum masalah penamaan judul ini dirampungkan. Mari adakan pemberian suara terdahulu. Kevdave (bicara) 21:10, 26 Juni 2011 (UTC)

Saya berkeberatan jika kata digital kita gunakan sebagai kata kiasan (kenapa tidak menggunakan makna sesungguhnya saja). Anda tentu tahu bahwa jika tidak ada padanan kata yang pas, saat itulah berhak dilakukan pembentukan istilah yang baru dan dilakukan pemungutan suara (mungkin untuk kasus county). Untuk kasus Tablet computer, jelas-jelas bisa diterjemahkan menjadi Komputer Tablet, karena kata komputer dan tablet sudah ada dalam KBBI. Selain itu, istilah ini lazim, resmi, dan mudah dikenali. Anda sendiri berkata bahwa sebelum menerjemahkan harus melakukan riset, tapi mungkin saja Anda belum menanyakan mahasiswa TI atau membuka buku tentang komputer. Seperti yang sudah dikatakan pengguna Sanko, jangan mengutak-atik istilah itu jika didasari opini yang jelas-jelas itu bukan bidang Anda. Tanyakan dulu pada orang-orang di bidangnya, jangan hanya menjadikan media massa sebagai rujukan, karena mungkin saja penulisnya cuma tahu setengah-setengah, atau cuma memberi makna kiasan.
O iya, saya memberi komentar saat Anda mengutip tanggapan dari Kenrick (lihat di atas). -- Adiputra बिचर -- 01:48, 27 Juni 2011 (UTC)

Menanggap poin berikut: "Seperti yang sudah dikatakan pengguna Sanko, jangan mengutak-atik istilah itu jika didasari opini yang jelas-jelas itu bukan bidang Anda."
Saya tidak mengutak-atik istilah, hanya ingin memasyarakatkannya. Bukankah para wartawan berhak untuk membentuk istilah baru? Mengapa mereka menulis artikel tentang sabak digital jika mereka tidak mendalaminya? Kevdave (bicara) 09:19, 27 Juni 2011 (UTC)
Seperti yang sudah saya katakan, itu bisa saja cuma makna kiasan. Tentu itu gaya bahasa para wartawan. Mereka juga tidak konsisten, menyebut sabak digital tapi juga menyebut tablet PC. Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, juga dikatakan oleh Pak Revo dan Pak Ivan, gunakan saja yang lebih umum, sudah diserap dan mudah dikenali. Saya kira Anda sudah mengerti setelah diberi penjelasan oleh mereka. Gunakan saja Sabak digital sebagai istilah kedua. Tinjau juga dalam perkuliahan Mahasiswa TI. Kalau dalam perkuliahan para dosen menyebut Sabak digital daripada Komputer tablet, saya akan kaget. Terkejut. -- Adiputra बिचर -- 09:47, 27 Juni 2011 (UTC)
Ini hanya masalah ketidakbiasaaan saja. Kevdave (bicara) 23:17, 27 Juni 2011 (UTC)

lam·bar Jw n alas; lapik Kevdave (bicara) 04:04, 28 Juni 2011 (UTC)

Istilah Inggris lebih keren ya?? Kevdave (bicara) 04:04, 28 Juni 2011 (UTC)
Keren atau tidak itu bersifat relatif, tidak ada hubungannya dengan perkembangan bahasa. Bahasa itu bersifat dinamis, tergantung para penuturnya, bukan usaha seseorang saja. Mungkin seperti evolusi, tidak ada kata final dalam perkembangannya selama penuturnya masih ada. Kita bisa lihat pada bahasa-bahasa di Asia dan Eropa yang memiliki rentang sejarah yang panjang. -- Adiputra बिचर -- 08:20, 28 Juni 2011 (UTC)
Itu bukan maksud saya. Anda tahu sendirilah. Saya tidak mau berdebat lagi. Kevdave (bicara) 11:26, 29 Juni 2011 (UTC)

Pemungutan suara[sunting sumber]

Pemungutan suara ini akan diadakan pada 27 Juni - 1 Juli 2011.
Padanan untuk tablet computer
Lambaran digital Komputer lambaran Komputer tablet
  • Setuju Kevdave (bicara) 21:21, 26 Juni 2011 (UTC)
  • Tidak setuju istilah ini tidak didasari rujukan dan kurang populer. Langsung saja terjemahkan jadi "Komputer tablet" (ingatlah kata-kata Gus Dur, "Gitu aja kok repot?" ) -- Adiputra बिचर -- 10:57, 27 Juni 2011 (UTC)
  • Tidak setuju istilahnya jadi bias karena kita ada pula kata l(e)mbaran yang jauh lebih populer membuat hal yang sangat mungkin orang jadi salah mengartikan. J.a.i.m (bicara) 02:50, 28 Juni 2011 (UTC)
  • Tidak setuju kurang sedap didengar bagi saya Kevdave (bicara) 23:13, 27 Juni 2011 (UTC)
    • Komentar Komentar Anda yang menciptakan sendiri, tapi tidak setuju sendiri -- Adiputra बिचर -- 02:24, 28 Juni 2011 (UTC)
  • Tidak setuju ini lebih-lebih lagi.  J.a.i.m (bicara) 02:50, 28 Juni 2011 (UTC)
  • Setuju Setuju ·· KℇℵℭK 08:20, 27 Juni 2011 (UTC)
  • Setuju Setuju  Sanko  bicara  10:13, 27 Juni 2011 (UTC)
  • Setuju Setuju alasannya sudah saya jelaskan di atas. mohon dipahami. -- Adiputra बिचर -- 10:57, 27 Juni 2011 (UTC)
  • Setuju Setuju Saya kok lebih kenalnya komputer tablet ya.. RaymondSutanto (bicara) 11:09, 27 Juni 2011 (UTC)
    • Komentar Komentar makanya, gunakan istilah yang lazim, sudah diserap, terkenal, dan mudah dikenali. -- Adiputra बिचर -- 12:14, 27 Juni 2011 (UTC)
  • Tidak setuju Sebenarnya ini adalah serapan yang paling umum digunakan, meskipun kurang tepat karena hanya menyerapnya begitu saja, sama seperti halnya kata kapabilitas, kata dasarnya apakah kapabel? ada yang pernah melihat penggunaan kata kapabel dalam kalimat?  J.a.i.m (bicara) 02:50, 28 Juni 2011 (UTC)
    • Komentar Komentar menurut KBBI: kapabel mampu; cakap; pandai; sanggup: ia dianggap -- memangku jabatan itu (sumber: KBBI IV). Maksud kata tablet di sini adalah bidang datar seperti papan kayu (tidak harus papan kayu karena ada juga yang disebut tablet uji air). -- Adiputra बिचर -- 03:41, 28 Juni 2011 (UTC)
      • Komentar Komentar Ok, Trims atas penjelasannya.  J.a.i.m (bicara) 06:16, 28 Juni 2011 (UTC)
  • Istilah ini lebih tepat dan sering saya dengar pula. Albertus Aditya (bicara) 03:47, 28 Juni 2011 (UTC)
  • Asep Taufiq (bicara) 03:53, 28 Juni 2011 (UTC)
  • Setuju  J.a.i.m (bicara) 06:16, 28 Juni 2011 (UTC)
  • Setuju. Istilah ini sudah sering dipakai. Naval Scene (bicara) 09:01, 28 Juni 2011 (UTC)
  • Setuju Rinto Jiang (bicara) 13:50, 28 Juni 2011 (UTC)
  • Setuju Ezagren (kirim pesan) 14:15, 28 Juni 2011 (UTC)
  • Setuju вёӣйүӀіп 17:06, 28 Juni 2011 (UTC)
Padanan untuk slate computer
Sabak digital Komputer sabak
  • Setuju ingat digital di sini mempunyai makna kiasan Kevdave (bicara) 21:21, 26 Juni 2011 (UTC)
Komentar Komentar kok ada istilah ketiga?  Sanko  bicara  10:13, 27 Juni 2011 (UTC)
  • Tidak setuju kenapa harus pakai kata kiasan? langsung saja "Komputer sabak" supaya tak rancu lagi. -- Adiputra बिचर -- 10:57, 27 Juni 2011 (UTC)
Komentar Komentar Ya itu, sdh buat istilah tambahan, alasannya kiasan untuk menghindari bahwa komputer tidak sama dengan digital. Ini istilah teknis bukan sastra, kok jadi tambah melenceng artinya.  Sanko  bicara  23:13, 27 Juni 2011 (UTC)
  • Tidak setuju Ini sebenarnya jauh lebih mengena, hanya saja digital-nya yang kurang tepat artiannya karena digital belum tentu adalah komputer. sementara komputer tablet sudah pasti digital.  J.a.i.m (bicara) 02:50, 28 Juni 2011 (UTC)
  • Asep Taufiq (bicara) 03:55, 28 Juni 2011 (UTC)
  • Setuju. Sudah mulai dipakai di media massa (setidaknya ada rujukan/bukan riset asli). Naval Scene (bicara) 09:01, 28 Juni 2011 (UTC)
    • Komentar Komentar Istilah komputer sabak juga dipakai dalam artikel bertopik teknologi.[5][6][7] -- Adiputra बिचर -- 09:42, 28 Juni 2011 (UTC)
    • Hmm.. Rujukan dari health.bubunews.com & sharingvision.biz menurut saya masih agak kurang kuat dibandingkan tekno.kompas.com atau www.tempointeraktif.com. Naval Scene (bicara) 04:56, 29 Juni 2011 (UTC)
      • Kalau sempat, saya akan cari rujukan dari sumber primer, bisa dari perpustakaan atau buku pelajaran ilmu komputer. Supaya tidak mengandalkan sumber sekunder saja. -- Adiputra बिचर -- 09:29, 29 Juni 2011 (UTC)
  • Tidak setuju kurang sedap didengar bagi saya Kevdave (bicara) 23:13, 27 Juni 2011 (UTC)
    Jika ingin sedap, pakai MSG. Ezagren (kirim pesan) 14:15, 28 Juni 2011 (UTC)
    Haha, rupanya "enak" juga kata asing yang perlu dihindari *wink*. вёӣйүӀіп 17:06, 28 Juni 2011 (UTC)
  • Setuju Setuju Secara harfiah memang artinya begitu. Kalau Anda kurang sedap mendengarnya, "itu masalah kebiasaan" atau "kurang terbiasa saja". -- Adiputra बिचर -- 02:24, 28 Juni 2011 (UTC)
  • Setuju Ini yang rasanya kombinasi serapan yang paling tepat menggantikan computer tablet.  J.a.i.m (bicara) 02:50, 28 Juni 2011 (UTC)
Komentar terkait (pemungutan suara di atas)
  • Seharusnya, jika ada pemungutan suara berganda seperti ini, suara Tidak setuju tidak diperlukan. Ezagren (kirim pesan) 14:15, 28 Juni 2011 (UTC)

masih boleh vote? maklum sudah lama nggak ngewiki --  Matema  talk  10:45, 2 Juli 2011 (UTC)

Maaf nggak lihat tanggalnya.. saya sih lebih pilih komputer tablet dan sabak digital (walaupun tidak diikutsertakan dalam voting). -  Matema  talk  10:48, 2 Juli 2011 (UTC)

Masalah penamaan judul terselesaikan[sunting sumber]

Tablet computer = Komputer tablet
Slate computer = Sabak digital
Selesai Selesai Kevdave (bicara) 22:55, 3 Juli 2011 (UTC)

Antraks bukan radang limpa[sunting sumber]

Berkaitan juga dengan pengalihan artikel yang dilakukan oleh saudara Kevdave, saya juga mengajukan keberatan terhadap pengalihan nama penyakit yang dilakukan saudara Kevdave. Hal ini dikarenakan penggunaan istilah medis untuk nama penyakit bertujuan untuk menghindari ambiguitas dan kesalahan perujukan penyakit bergejala sama namun disebabkan oleh dua atau lebih sebab yang berbeda. Selain itu, nama istilah medis bersifat spesifik dan tidak bersifat umum.

Kesalahan pengalihan nama yang dilakukan saudara Kevdave:

1. Antraks dialihkan menjadi Radang limpa

Antraks secara definitif adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthraci. Bakteri ini dapat tidak hanya menyebabkan radang limpa, melainkan juga dapat menyebabkan gejala seperti flu, diare, radang usus, dll. Peradangan pada limpa hanyalah salah satu gejala yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthraci dan bukan nama lain dari antraks itu sendiri. Dalam bidang medis, radang limpa secara umumnya, disebut sebagai splenomegali. Penggunaan radang limpa untuk merujuk pada penyakit antraks tidaklah tepat.
Meninges bukan hanya sekadar selaput

2. Meningitis dialihkan menjadi Radang selaput otak

Meningitis adalah peradangan pada meninges, meninges itu sendiri merujuk pada sistem membran yang membungkus sistem syaraf pusat. Otak hanya merupakan salah satu organ yang diselaputi oleh meninges. Meninges bukan cuma selaput, tetapi sekumpulan membran yang terdiri dari dura mater, arachnoid mater, dan pia mater. Penggunaan nama radang selaput otak tidaklah tepat.
Letak faring manusia

3. Faringitis dialihkan menjadi Radang hulu kerongkongan

Istilah medis untuk faring merujuk pada daerah pertemuan esofagus ("kerongkongan") dengan laring ("pangkal tenggorokan"). Istilah radang hulu kerongkongan kurang tepat, karena walaupun secara sehari-hari faring adalah hulu kerongkongan, dalam medis, ia bukanlah bagian dari kerongkongan.

4. Konjungtivitis dialihkan menjadi Radang selaput mata

Istilah konjungtiva secara spesifik merujuk pada membran mukosa yang menyelaputi sklera (bagian putih mata) dan bagian dalam kelopak mata. Konjungtiva hanyalah salah satu dari selaput/membran pada mata.
Nefron dalam ginjal

5. Nefritis dialihkan menjadi Radang ginjal

Nefritis adalah peradangan pada nefron yang berada dalam ginjal. Walaupun istilah nefron berasal dari bahasa Yunani yang berarti ginjal, dalam istilah medis, nefron merujuk pada satuan organ fungsional dalam ginjal dan bukan merujuk pada ginjal itu secara keseluruhan.

6. Bronkitis dialihkan menjadi Radang cabang tenggorok

Bronkitis adalah peradangan pada membran mukosa bronkus, bukan peradangan pada bronkus itu sendiri.

7. Kelenjar tiroid dialihkan menjadi Kelenjar gondok

Gondok itu sendiri merujuk pada penyakit pembesaran pada tiroid. Gondok bukanlah organ, sehingga tidak tepat disebut kelenjar gondok.

Saya harap pengalihan ini dapat dibatalkan segera oleh para pengurus karena penggunaan nama yang tidak tepat. Hand15 (bicara) 04:43, 14 Juni 2011 (UTC)

Komentar Komentar Pemindahan judul itu terlalu dipaksakan demi menghindari judul yang bernuansa kebarat-baratan. Anti-Barat? Kok cenderung memakai kata serapan/kosakata timur? Bukankah perkembangan bahasa Indonesia tidak sekaku itu? Saya belum memahami apa gagasan Bung Kevdave sehingga dia menghindari "itu". -- Adiputra बिचर -- 16:36, 15 Juni 2011 (UTC)

O, kalau begitu pindahkan saja kembali, tidak ada yang melarang. Bidang medis bukan keahlian saya. Pertamanya, saya hanya ingin menerjemahkan istilah medis yang diakhiri oleh "-itis" menjadi "radang" karena maknanya sama. Semenjak lihat-lihat di kamus KBBI, saya terkesan dengan istilah dalam KBBI yang diawali dengan "radang" seperti "radang limpa", "radang susu", "radang otak", "radang tenggorok", "radang tulang" dsb. (ruj. Kateglo). Terus saya terheran-heran, mengapa harus diadaptasi? istilah Indonesianya sudah ada. Kevdave (bicara) 18:02, 15 Juni 2011 (UTC)
Saya bukan anti-Inggris . Menurut saya, istilah baru tidak perlu diserap apabila dapat diterjemahkan "secara sempurna" (maksudnya: dengan menggunakan lema yang sudah ada dalam bahasa Indonesia dari dulu) sehingga kata-kata lama dapat dilestarikan. Pengadaptasian istilah asing saya rasa sah-sah saja apabila tak dapat diterjemahkan secara tepat dalam bahasa Indonesia. Intinya, jangan gampangin menerjemah. Penerjemahan bukan hal yang mudah, para penerjemah harus mengetahui banyak istilah dan ungkapan asing sebelum menerjemahkan suatu wacana. Biasanya, tanpa upaya apa pun, para penerjemah langsung saja mengadaptasi istilah asing (gampangin) tanpa meneliti kekayaan kosakata yang sudah ada. Saya setuju dengan Anda, bahwa setiap bahasa menyerap istilah dari bahasa asing dan gejala ini tak dapat dihindari karena kesejagatan (globalisasi). Kevdave (bicara) 18:02, 15 Juni 2011 (UTC)

Tidak semua istilah asing perlu dan harus di Indonesiakan, banyak istilah yang terkait teknis, medis, dan hal ilmiah lain harus tetap menggunakan istilah yang telah umum dipakai dalam profesi masing-masing yang menggunakan istilah tersebut. Mohon para Pengurus bisa membalik Pemindahan artikel di atas karena tidak bisa dilakukan oleh Pengguna biasa.  Sanko  bicara  23:18, 15 Juni 2011 (UTC)

Saya setuju dengan Anda dan saya harap para pengurus dapat memindahkannya kembali. Kevdave (bicara) 23:30, 15 Juni 2011 (UTC)
Sudah Selesai Selesai dpindahkan kembali. Ezagren (kirim pesan) 13:44, 16 Juni 2011 (UTC)

Anakdaerah[sunting sumber]

Bagaimana kalau istilah county dipadankan dengan anakdaerah? (Dibentuk menurut analogi anakbenua [subcontinent]). Kevdave (bicara) 01:06, 17 Juni 2011 (UTC)

Saya tidak melihat hubungannya sama sekali dengan analogi yang diberikan... вёӣйүӀіп 03:50, 17 Juni 2011 (UTC)
Maksud saya, county biasanya berstatus di bawah provinsi, negara bagian (sub-federal state), dsb. Maka dari itu, saya mengusulkan istilah anakdaerah. Rujukan: Wikipedia Bahasa Inggris Kevdave (bicara) 09:36, 17 Juni 2011 (UTC)
Tinggi mana tingkatannya dibanding karisidenan atau kabupaten? Apakah "anakdaerah" juga punya "kepala anakdaerah"?  Sanko  bicara  11:48, 17 Juni 2011 (UTC)
Mungkin setingkat dengan karesidenan dan berada di atas kabupaten Indonesia. Tetapi ini juga tergantung pada negara masing-masing. Kevdave (bicara) 12:38, 17 Juni 2011 (UTC)
Membahas tentang padanan kata county, ada baiknya melihat diskusi-diskusi terdahulu (ada banyak sekali). Pertanyaan yang tidak bisa terlepas dari itu adalah: apa padanan untuk kata "count"? вёӣйүӀіп 14:29, 17 Juni 2011 (UTC)
Tergantung negaranya juga. Ada 29 negara di en.wiki yang saat ini mempunyai pembagian administratif (sebagian diterjemahkan menjadi) "county". Dulu sih saya pernah usul karena bingung menerjemahkannya, ya diserap sajalah sebagai "Kanti", toh ada lebih dari 500 artikel di id.wiki yang menggunakan kata "asing" itu. Kemudian silakan dilanjutkan berpusing ria menerjemahkan County · County administratif · County borough · County otonom · County metropolitan · Munisipalitas county regional · Viscounty dari {{Macam pembagian negara}}. вёӣйүӀіп 15:46, 17 Juni 2011 (UTC)
Padanan istilah beberapa macam pembagian negara:
  • Administrative county = Anakdaerah administratif
  • County borough = Wilayah khusus anakdaerah (borough = wilayah khusus menurut Kateglo)
  • Autonomous county = Anakdaerah swatantra
  • Metropolitan county = Anakdaerah kotaraya
  • Regional county municipality = Kotamadya anakdaerah wilayahan
  • Viscounty = Upaanakdaerah (upa-[sub-] + anakdaerah)
Kevdave (bicara) 22:21, 17 Juni 2011 (UTC)
Menurut saya, tidak perlu dipaksakan diterjemahkan kalau belum ada sosialisasi. Simak saja di en.wiki pun mereka masih ada banyak meminjam istilah pembagian administratif. Istilah-istilah "asing" dalam bahasa non-Inggris ini pun perlu kita cermati. Bagaimana menerjemahkan pembagian administratif negara lain "Amt · Arrondissement · Bairro · Bakhsh · Baladiyah · Barangay · Bezirk / Regierungsbezirk · Comarca · Comune · Daïra · Deme · Frazione · Freguesia · Gmina · İl · Judeţ · Kommun · Località · Mahalle · Megye · Nome · Oblast · Okrug (Autonomous okrug) · Ostān · Powiat · Raion · Ranchería · Shabiyah · Shahr · Shahrestān · Sýsla · Taluka · Tehsil · Vingtaine · Voivodeship · Woreda", dll. Langkah konkrit pertama adalah memperbarui {{macam pembagian negara}} menjadi istilah-istilah dalam bahasa Indonesia dan non-Indonesia, kemudian di artikel istilah non-Indonesia, dijelaskan bahwa ini adalah istilah asing. вёӣйүӀіп 17:50, 21 Juni 2011 (UTC)
Kembali, mulai dulu dari menerjemahkan gelar bangsawan "count" itu apa? Kata "county" kan asalnya dari sana, bukan serta-merta ada. Kalau "duke" kan udah dipadanankan dengan "adipati" dan nilai rasanya memang cocok, dan "duchy"/"dukedom" menjadi "kadipaten". "King" -> raja, dan "kingdom" -> kerajaan, "Prince" -> pangeran, dan "principality"/"princedom" -> kepangeranan, dll. (walaupun ada perkecualian kata yang diserap: "monarchy/monarch" -> "monarki/penguasa kerajaan") Kalau mau mencari padanannya, lihat hierarki/jenjang gelar bangsawan yang aslinya dulu, lalu temukan perbendaharaan kata dalam bahasa Indonesia/Melayu yang cocok. вёӣйүӀіп 17:55, 21 Juni 2011 (UTC)

┌─────────────────────────────────┘

Jadi kesimpulan awal, istilah "anakdaerah" tidak bisa dijadikan terjemahan untuk "county" karena pengusul pun tidak bisa memposisikannya dengan tepat terhadap istilah yang sudah umum sebelumnya seperti karisidenan, kabupaten dan masih banyak lagi di sistem pemerintahan banyak negara. Menterjemahkan tidak bisa dengan asal mengganti kata atau mencari padanan kata.  Sanko  bicara  20:36, 17 Juni 2011 (UTC)

Maaf, atas ketidaktegasan saya di balasan sebelumnya. Saya tidak mengasal membentuk istilah anakdaerah–ini berdasarkan riset. Anakdaerah setingkat dengan karesidenan dan berstatus di atas kabupaten di Indonesia.(titik) Sekarang saya minta maaf jika telah menyinggung para pengguna lain karena kelugasan saya. Kevdave (bicara) 21:54, 17 Juni 2011 (UTC)
Di Kateglo muncul administrative county = kawasan kecamatan, sumbernya Pusba.  Sanko  bicara  07:45, 18 Juni 2011 (UTC)
Saya lebih senang jika Bung Kevdave melamar pekerjaan di Pusat Bahasa, karena Wikipedia menghindari neologisme, apalagi berdasarkan riset pribadi yang belum dipublikasikan. Pusat bahasa lebih tepercaya karena ada para ahli yang berdiskusi di sana. Pertanyaan Bung Sanko pun tidak dijawab karena asyik "menerjemahkan". -- Adiputra बिचर -- 18:50, 19 Juni 2011 (UTC)
Ada yang tahu gimana dan di mana bisa melamar pekerjaan di Badan Bahasa??? Kevdave (bicara) 15:10, 21 Juni 2011 (UTC)
Saya rasa, Badan Bahasa kurang kreatif, tidak seperti Dewan Bahasa Malaysia yang mengutamakan penggunaan istilah yang sudah ada dalam membentuk istilah baru. Kevdave (bicara) 15:12, 21 Juni 2011 (UTC)
Bisa riset masa tidak bisa menemukan ini Badan Bahasa? Jika dianggap kurang kreatif, silakan sampaikan disana.  Sanko  bicara  19:03, 21 Juni 2011 (UTC)
Anda bilang, "mengutamakan istilah yang sudah ada." Bagaimana jika istilah itu belum ada? Ingat, bahasa memiliki keterbatasan. Contohnya, istilah Adipati dan Bupati itu dari bahasa Sanskerta. Kata "Daerah" itu sendiri dari bahasa Arab. Mengapa harus dari bahasa asing? Kalau dipikir-pikir, kenapa orang Indonesia dulu tidak (mau?) pakai bahasa Melayu atau yang serumpun untuk sesuatu yang sepadan dengan "Daerah", "Kadipaten", atau "Kabupaten"? Apakah karena tidak ada? Dan mengenai pertanyaan dari Bung Bennylin, mungkin kata count yang harus dipadankan terlebih dahulu. -- Adiputra बिचर -- 18:57, 21 Juni 2011 (UTC)
Anda salah tanggap, maksud saya: gunakan istilah yang sudah dari dulu ada sebelum mengadaptasi istilah asing. Jika istilah county dipadankan dengan anakdaerah maka istilah count dapat dipandankan dengan kepala anakdaerah. Kevdave (bicara) 22:00, 21 Juni 2011 (UTC)

┌─────────────────────────────────┘

Sedikit penyelidikan mengenai etimologi kata "count" dalam bahasa Inggris:

  • setara dengan peerage atau gelar earl di Britania Raya
  • berasal dari bahasa bahasa Latin (comitem) via bahasa Perancis Kuna (comte)
  • dalam bahasa Latin, cŏmĭtem adalah bentuk akusatif dari cŏmes (plural comitēs), yang berpadanan dengan companion, escort, comrade, partner, constable dalam bahasa Inggris (konteks: pengawal bersenjata), mungkin masih sekeluarga dengan bahasa Indonesia "komite"(?) dan masih berhubungan dengan count (hitung, mungkin jumlah companion-nya) dan turunannya: counter, compute, computer
  • Padanan kata count dalam bahasa lain: earl, graf, comte, conte, conde, comite, komis.

Sedangkan county mungkin atau mungkin juga tidak juga berasal dari akar Latin dan Perancis Kuna comté dalam bahasa Perancis dari bahasa Latin comitatus вёӣйүӀіп 10:48, 22 Juni 2011 (UTC)

Yang dilakukan oleh Kevdave adalah menerjemahkan istilah county terlebih dahulu menjadi "anakdaerah", kemudian istilah count diartikan "kepala anakdaerah", tanpa memberikan penjelasan historis dan etimologinya. Sedangkan Pak Bennylin memberikan penjelasan mengenai penggunaan dan etimologi istilah count, tapi belum menyatakan padanan istilah tersebut. -- Adiputra बिचर -- 01:04, 23 Juni 2011 (UTC)

Sudah, walaupun hanya separuh serius: disesuaikan ejaannya menjadi kanti. вёӣйүӀіп 03:55, 23 Juni 2011 (UTC)
Tidak ada salahnya jika kita membentuk istilah baru, anakdaerah, karena istilah ini belum terdapat dalam bahasa Indonesia. Selain itu, yang mengepalai rukun warga, rukun tetangga, dsb. adalah ketua RT, ketua RW. Kevdave (bicara) 22:41, 23 Juni 2011 (UTC)
Menurut Wikipedia:Kopi darat/Pertemuan tertutup 30 Juli 2007#Kebijakan penggunaan Bahasa Indonesia untuk Wikipedia Bahasa Indonesia, "2. Dalam kasus tidak ditemukannya istilah Bahasa Indonesia yang sesuai sebagai padanan pengganti istilah asing, maka komunitas bebas untuk menentukan istilah baru secara mandiri dalam Bahasa Indonesia yang umum sesuai dengan kaidah penyerapan istilah, dengan mengajukan; definisi, argumentasi, melakukan musyawarah, dan pengambilan suara."
Menurut saya istilah "anakdaerah" kurang cocok, sebab sebuah daerah itu kan bisa benua, negara, prefektur, provinsi, kabupaten, kota, kecamatan, kelurahan, desa, dll. Di berbagai negara, county itu posisinya di bawah provinsi dan prefektur; sementara di beberapa negara, county itu setingkat dengan provinsi. ·· KℇℵℭK 03:31, 24 Juni 2011 (UTC)
Anda telah membuktikan bahwa istilah daerah sah-sah saja karena kerancuan istilah daerah. :) Kevdave (bicara) 03:40, 24 Juni 2011 (UTC)
Sebaiknya ada penjelasan dari sisi sejarah, etimologi, dan penggunaannya di negara lain sebelum menerjemahkan county menjadi "anakdaerah". Dan bahas pula tentang gelar count itu, dari sisi sejarah dan penggunaannya, agar bisa tahu apakah county itu berasal dari istilah count, atau sebaliknya. -- Adiputra बिचर -- 08:21, 26 Juni 2011 (UTC)

Saya "anak daerah". Ezagren (kirim pesan) 08:38, 26 Juni 2011 (UTC)

Maksudnya "anak (daerah) Samarinda" ya? Kalau Obama "anak Menteng". (cuma selingan). -- Adiputra बिचर -- 11:10, 26 Juni 2011 (UTC)
Saya anakkota *numpangOOT* вёӣйүӀіп 12:27, 26 Juni 2011 (UTC)
Kata "daerah" yang saya maksud merujuk kepada istilah "kedaerahan". Ezagren (kirim pesan) 14:04, 26 Juni 2011 (UTC)
Koq pada masih kekanak-kanakan sih. Simaklah pedoman pembentukan istilah. Kevdave (bicara) 21:24, 26 Juni 2011 (UTC)

Chartered Institute of Management Accountants[sunting sumber]

Terjemahan untuk Chartered Institute of Management Accountants kira-kira apa ya? Aldo samulo (bicara) 08:51, 17 Juni 2011 (UTC)

Akuntan Manajemen Lembaga Berkanun. Kevdave (bicara) 09:43, 17 Juni 2011 (UTC)
Dalam keuangan, chartered artinya "resmi", "terdaftar", atau "berizin". Secara spesifik, Chartered Institute of Management Accountants mendapatkan Royal Charter (Piagam Kerajaan) dari kerajaan Inggris yang memberikan kekuasaan tertentu kepada badan atau lembaga tersebut. Hand15 (bicara) 10:48, 17 Juni 2011 (UTC)

SXM/TNCM[sunting sumber]

en:Princess Juliana International Airport, diterjemahkan menjadi Bandar Udara Internasional Princess Juliana atau Bandar Udara Internasional Putri Juliana?  Kururu  | Pembicaraan 07:07, 19 Juni 2011 (UTC)

Bagaimana dengan Bandar Udara Prinses Juliana (prinses bahasa Belanda)? Gombang (bicara) 08:02, 19 Juni 2011 (UTC)
Nama dalam Bahasa aslinya: nl:Princess Juliana International Airport. Maka dalam bahasa Indonesianya: Bandar Udara Internasional Princess Juliana Hand15 (bicara) 13:03, 19 Juni 2011 (UTC)
Saya lebih setuju jika Putri saja, karena "Princess" bukanlah nama yang tidak diterjemahkan. Salam. Albertus Aditya (bicara) 13:13, 19 Juni 2011 (UTC)
Dalam kasus ini, Princess merupakan bagian tak terpisahkan dari nama bandara tersebut. Dalam Bahasa Belandanya saja, Princess masih dipertahankan dalam bentuk Inggrisnya dan tidak terjemahkan. Kalau anda mencari di google Belanda dan mengetik Princess Juliana, yang muncul adalah halaman yang merujuk pada Bandara Udara itu: http://www.google.nl/#q=princess+juliana&hl=nl&lr=lang_nl&tbs=lr:lang_1nl&prmd=ivnsm&ei=fvn9TaPALY-KuAO8_uj_Bw&start=0&sa=N&bav=on.2,or.r_gc.r_pw.&fp=c7b2209157651416&biw=1280&bih=883, sebaliknya kalau anda mengetik Prinses Juliana, yang muncul adalah Putri Juliana. Hand15 (bicara) 13:31, 19 Juni 2011 (UTC)
ja: menggunakan Purinsesu (プリンセス) sementara vi: dan hu: tetap Princess. Di lain pihak, pt: menggunakan princesa, fi: menggunakan prinsessa, tr: menggunakan prenses.  Kururu  | Pembicaraan

Nama tetap nama donk, jangan diubah. Siapa yang bisa nunjukin tempat kalo ada turis di Jakarta yang nanya "Do you know Clover Bridge?". Tapi kalau si turis bertanya, "Do you know Semanggi Bridge?" semua orang Jakarta pasti tahu dimana letak Jembatan Semanggi.  ‹› Iwan Novirion™ Kirim Pesan   17:16, 19 Juni 2011 (UTC)

Bung Iwan, untuk kasus Clover Bridge sepertinya agak berbeda. Di Indonesia putri tersebut sudah dikenal sebagai "Putri Juliana". Karena ini WBI, maka saya mencari di Google versi bahasa Indonesia. Pencarian "Bandar Udara Putri Juliana" menghasilkan 173.000 hasil, "Bandar Udara Princess Juliana" 2.070 hasil. Jadi yang lebih umum adalah yang diterjemahankan keseluruhannya. Naval Scene (bicara) 07:21, 20 Juni 2011 (UTC)

Jadi, bagaimana? Princess, Putri, atau Prinses?  Kururu  | Pembicaraan 07:57, 20 Juni 2011 (UTC)

@Naval Scene karena ini adalah nama bandara, maka seharusnya nama asli yang dipertahankan, sama dengan kota. Misalnya "Mexico City", bukankah City itu bisa diterjemahkan jadi "Kota Meksiko?". Tapi karena nama aslinya "Ciudad de Mexico", maka WBI memakai Ciudad de Mexico, seberapapapun tidak populernya nama itu di Indonesia... Ingat mayoritas belum tentu benar  Mimihitam  09:58, 21 Juni 2011 (UTC)
Masalahnya di Nederlands yang digunakan full Inggris. Dengan Princess sampai Airport alih-alih menggunakan Luchthaven  Сэрсан Маёр Куруру  | ᮕᮨᮙ᮪ᮘᮤᮎᮛᮃᮔ᮪ 17:02, 21 Juni 2011 (UTC)
Hai Bung Mimihitam. Pemakaian nama Ciudad de Mexico menurut saya juga tanpa rujukan, lho! Bila melihat ke sini: Pedoman penamaan/Lokasi_geografis#Pedoman umum#Pedoman 8 (nama_internasional) pada No. 6, maka yang benar malah Kota Meksiko. Saya memakai Google sebagai jalan pintas saja untuk melihat mana yang lebih populer di media maya berbahasa Indonesia. Di Wikipedia bukanlah masalah benar atau salah (atau mayoritas-minoritas) yang penting, tetapi ada tidaknya rujukan (Wikipedia:Pemastian). Kalau tidak ada rujukan, lalu digunakanlah konsensus atau voting. Untuk Bung Sersan Mayor Kururu, menurut saya konteks Indonesia lebih penting daripada mengacu pada penamaan versi bahasa asing, karena pemakai WBI adalah orang Indonesia. Salam, Naval Scene (bicara) 11:46, 23 Juni 2011 (UTC)

Wife selling (English custom)[sunting sumber]

Kira-kira terjemahan yang tepat dari judul artikel ini apa ya? Aldo samulo (bicara) 10:05, 21 Juni 2011 (UTC)

"Penjualan istri (adat Ingggris)" ? ·· KℇℵℑℭK 16:10, 21 Juni 2011 (UTC)

Global Maritime Distress Safety System[sunting sumber]

Terjemahan yang tepat untuk Global Maritime Distress Safety System apa? Aldo samulo (bicara) 01:48, 22 Juni 2011 (UTC)

Terjemahan bebas: Sistem keamanan bahaya kelautan global. RaymondSutanto (bicara) 19:18, 25 Juni 2011 (UTC)
Safety = Keselamatan; Security = Keamanan, jadi terjemahannya adalah: Sistem Bahaya dan Keselamatan Maritim Global. Hand15 (bicara) 21:08, 25 Juni 2011 (UTC)
Sistem Keselamatan Kecemasan Bahari Sejagat Kevdave (bicara) 21:49, 26 Juni 2011 (UTC)

Global dan Maritim khan sudah menjadi kata serapan Indonesia? Di KBBI daring ada koq. Jadi kenapa juga harus diterjemahkan yang mungkin malah menambah bingung yang membacanya. Tujuan berbahasa itu khan untuk saling mengerti.  ‹› Iwan Novirion™ Kirim Pesan   10:32, 27 Juni 2011 (UTC)

Kan, istilah Inggrisnya juga dapat ditulis sesudah istilah Indonesianya: Sistem Keselamatan Kecemasan Bahari Sejagat (bahasa Inggris: Global Maritime Distress Safety System). Kalau tdk mau pake istilah bahari gunakan saja kelautan (lebih lazim daripada maritim). Kevdave (bicara) 23:11, 27 Juni 2011 (UTC)
Benar. Saya setuju. Yang penting mudah dimengerti. Artikel Truk pernah dipindahkan jadi Prahoto, tapi akhirnya dipindahkan lagi menjadi truk. Meskipun ada dalam KBBI, gunakanlah istilah yang lazim, baku, sudah diserap, terkenal, dan mudah dikenali. Gus Dur bilang, "Gitu aja kok repot?" -- Adiputra बिचर -- 11:22, 27 Juni 2011 (UTC)
Duh, jadi kepingin sekali kerja di Badan Bahasa. Kevdave (bicara) 23:07, 27 Juni 2011 (UTC)

Mesin?[sunting sumber]

Saya bingung, mesin itu bahasa inggrisnya machine atau engine ya? RaymondSutanto (bicara) 13:14, 22 Juni 2011 (UTC)

"An engine or motor is a machine designed to convert energy into useful mechanical motion.", jadi kemungkinan besar, "machine" = mesin, "engine" = motor listrik. ·· KℇℵℑℭK 15:06, 22 Juni 2011 (UTC)
Lah, kalau motor listrik kan bahasa inggris (interwiki)nya electric motor. Kalau memang mesin diinggriskan menjadi machine, apa terjemahan untuk engine? Masalahnya, sangat menyedihkan kalau artikel engine tersebut sudah banyak memiliki interwiki ke banyak bahasa, tapi bahasa Indonesia belum ada. Saya ingin buat artikelnya. RaymondSutanto (bicara) 15:23, 22 Juni 2011 (UTC)
Menurut saya, "Engine" = Motor (mesin). Asep Taufiq (bicara) 01:26, 23 Juni 2011 (UTC)
Yah, saya sependapat. Karena disebutkan An engine or motor... -- Adiputra बिचर -- 01:42, 23 Juni 2011 (UTC)
Tambahan: dalam Wikipedia Belanda, engine disebut Motor, dan kemungkinan kata motor dalam bahasa Indonesia dipungut dari sana. -- Adiputra बिचर -- 01:45, 23 Juni 2011 (UTC)
Ok, kalau begitu saya pakai motor saja. Kelihatannya lebih simpel. RaymondSutanto (bicara) 03:01, 23 Juni 2011 (UTC)
Menurut saya, pindahkan saja halaman motor ke motor (disambiguasi), lalu terjemahkan artikel engine di halaman motor, agar judulnya tidak "Motor (mesin)". -- Adiputra बिचर -- 04:00, 23 Juni 2011 (UTC)

Saya sudah buat artikel dengan judul Motor untuk hasil dari penerjemahan engine', dan saya juga sudah memindahkan motor ke motor (disambiguasi). Tapi, yang saya bingung lagi ketika menerjemahkan adalah, bagaimana dengan Mesin pembakaran dalam dan Mesin uap? Mereka kan diterjemahkan dari Internal combustion engine dan Steam engine, bukan dari Internal combustion machine dan Steam machine. Apakah dibiarkan saja? RaymondSutanto (bicara) 04:20, 23 Juni 2011 (UTC)

Menurut saya, sebaiknya kita tidak hanya membandingkan dengan bahasa Inggris, karena bukan bahasa Inggris saja yang berpengaruh dalam kosakata Indonesia. Dalam bahasa Belanda, mesin uap disebut stoommachine, tapi mesin pembakaran dalam disebut verbrandingsmotor. Jika ada rujukan dari pusat bahasa, dibiarkan saja. Misalnya air engine menjadi mesin udara, dan turbojet engine menjadi mesin turbojet. Sebenarnya engine sudah diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi "enjin" (KBBI 4). Butuh sosialisasi agar tidak terdengar asing lagi. -- Adiputra बिचर -- 05:34, 23 Juni 2011 (UTC)
Bung RaymondSutanto, istilah "internal combustion machine" tidak ada, karena itu tidak usah bingung dan lanjutkan saja artikel anda. Dan, dari dulu "steam engine" selalu diterjemahkan sebagai mesin uap. Salam dan tetap semangat, Naval Scene (bicara) 07:00, 24 Juni 2011 (UTC)

Nanya lagi nih...[sunting sumber]

Halo semua... Saya mau nanya lagi, apakah Enrich uranium sama artinya dengan pengayaan uranium? Soalnya saya gak yakin... RaymondSutanto (bicara) 19:12, 25 Juni 2011 (UTC)

Enriched uranium maksudnya? Uranium yang diperkaya?  Sanko  bicara  04:19, 26 Juni 2011 (UTC)
Iya, apakah uranium yang diperkaya sama artinya dengan pengayaan uranium? Karena jika saya baca dari artikelnya, mungkin artinya sama. RaymondSutanto (bicara) 11:32, 26 Juni 2011 (UTC)
Pengayaan uranium menghasilkan uranium yang diperkaya. Kata kerja menghasilkan kata benda. Dalam pengarahan wikifikasi ke artikel yang sama sih boleh-boleh saja (menurut saya), tapi untuk pemberian judul artikel harus sesuai dengan isi artikelnya.  Sanko  bicara  11:39, 26 Juni 2011 (UTC)
Oh, jadi enrich itu uraniumnya ya. OK deh, terima kasih Pak Sanko. RaymondSutanto (bicara) 12:31, 26 Juni 2011 (UTC)
Enrichment = Pemerkayaan Kevdave (bicara) 21:44, 26 Juni 2011 (UTC)
Enriched = Teperkaya Kevdave (bicara) 21:54, 26 Juni 2011 (UTC)
Enrichment: Pengayaan.
Enriched: Terkayakan. Alfarq (bicara) 04:31, 27 Juni 2011 (UTC)

Wah, terima kasih atas semua pendapatnya. Tapi sepertinya saya akan memakai "uranium yang diperkaya" saja (untuk "enriched uranium"), agar lebih enak didengar. RaymondSutanto (bicara) 04:36, 27 Juni 2011 (UTC)

Sebagai pembanding:
  • Enlightment: Pencerahan. Pemercerahan?.
  • Enlighted: Tercerahkan. Tepercerah?, dipercerah? Alfarq (bicara) 09:00, 27 Juni 2011 (UTC)
  • Enlightenment: Pencerahan
  • Enlightened: Tecerahkan Kevdave (bicara) 09:24, 27 Juni 2011 (UTC)
Bukannya enlightenment dan enlightened? -- Adiputra बिचर -- 09:27, 27 Juni 2011 (UTC)
Tergantung kata dasarnya, enlight atau enlighten. Alfarq (bicara) 10:30, 27 Juni 2011 (UTC)
Saya ragu bahwa enlight termasuk kosakata bahasa Inggris. Di kamus Oxford tidak ada. Di wiktionary juga. -- Adiputra बिचर -- 12:01, 27 Juni 2011 (UTC)

Tunggu. Bukankah bagian ini sudah selesai? Kok jadi kemana-mana? RaymondSutanto (bicara) 12:10, 27 Juni 2011 (UTC)

Memang seharusnya selesai. -- Adiputra बिचर -- 13:02, 27 Juni 2011 (UTC)
FYI, di Wikipedia Inggris ada Enlight Software. Alfarq (bicara) 04:08, 28 Juni 2011 (UTC)
Enlight Software jangan diterjemahkan. Kevdave (bicara) 04:22, 28 Juni 2011 (UTC)
Kalaupun ada yang menerjemahkan, itu bukan saya. Alfarq (bicara) 07:43, 2 Juli 2011 (UTC)

Bingung[sunting sumber]

Saya teramat bingung kali ini, mau tanya terjemahan. Baseline artinya apa ya? Ada yang tahu?  tatasport  bicara  07:10, 27 Juni 2011 (UTC)

Garis dasar? (Kateglo) ·· KℇℵℭK 08:32, 27 Juni 2011 (UTC)
Bisa jadi. Konteksnya adalah, di lapangan. Terus, cara bermain seseorang juga kadang disebut baseliner, kadangkala offensive baseliner atau defensive baseliner.  tatasport  bicara  08:44, 27 Juni 2011 (UTC)
"Pemain garis"? ·· KℇℵℭK 09:09, 27 Juni 2011 (UTC)
Itu istilah dari cabang olahraga apa? -- Adiputra बिचर -- 09:21, 27 Juni 2011 (UTC)
@Kenrick: pemain garis? kalau pemainnya mungkin iya. Nah ini, kalau di lapangannya.
@M. Adiputra: olahraga tenis.  tatasport  bicara  09:26, 27 Juni 2011 (UTC)
Menurut saya, sebaiknya Tata bertanya pada forum peminat tenis, karena mereka tentu lebih tahu. Cara lainnya yaitu mencari di situs tentang olahraga tenis atau di buku tentang tenis. -- Adiputra बिचर -- 09:35, 27 Juni 2011 (UTC)

Kalau mengacu pada pola permainan seseorang dalam suatu pertandingan, baseliner bisa di artikan "teknik dasar". (IMHO)  ‹› Iwan Novirion™ Kirim Pesan   10:20, 27 Juni 2011 (UTC)

garis servis panjang, garis pinggir ganda, garis belakang ganda, garis tengah, garis servis pendek Reindra (bicara) 11:59, 27 Juni 2011 (UTC)
Berarti, baseline mengacu pada garis lapangan, sedang baseliner (offensive/defensive baseliner) mengacu pada pola permainan (teknik dasar)?  ‹› Iwan Novirion™ Kirim Pesan   12:22, 27 Juni 2011 (UTC)
Baseliner = hakim garis? Reindra (bicara) 12:30, 27 Juni 2011 (UTC)
@Reindra: Kalau garis servis panjang sih bisa. Tapi kalau baseliner diartikan hakim garis, itu salah. Karena itu mengacu pada pola permainan.
@Iwan Novirion: Betul sekali.
Saya ingin memperjelas pengertiannya sedikit (agar tidak menyimpang). Setahu saya, untuk pemain baseline di tenis lapangan (baik offensive atau defensive), itu bermainnya cenderung di belakang. Yang penting memposisikan bola yang sulit-sulit dari jarak jauh. Contohnya misalnya Björn Borg dan Andre Agassi. Biasanya lawannya ialah yang bermain serve and volley, yaitu suka maju-maju ke depan net dan secepatnya melepas pukulan volley mematikan sehingga lawan tidak berkutik. Contohnya Boris Becker atau Martina Navratilova. Maaf tidak banyak membantu dalam istilah terjemahannya. Mungkin sebaiknya tidak diterjemahkan. Salam, Naval Scene (bicara) 10:30, 28 Juni 2011 (UTC)
Baseliner = Pemain kebelakang?
Bukan "ke belakang" tapi "kebelakang" (tanpa spasi). Kevdave (bicara) 23:09, 3 Juli 2011 (UTC)
Offensive/defensive baseliner = (Pemain) penyerang/bertahan kebelakang

Penggunaan huruf arab[sunting sumber]

Saya melihat artikel ini STAIN Jurai Siwo Metro dalam setiap sub artikelnya ada tulisan dalam bahasa arabnya, apakah ini bisa dikatakan layak, mengingat saya yg melihatnya aja sedikit merasa aneh. F1fans | Alonsista 17:17, 27 Juni 2011 (UTC)

Setuju, penggunaan sepanjang memang diperlukan saya kira tidak masalah, hanya saja huruf arab yang ada di sana menurut saya berlebihan, dan hampir dalam semua bagian yang menggunakan huruf arab tersebut sebenarnya tidak diperlukan di WBI.  J.a.i.m (bicara) 17:23, 27 Juni 2011 (UTC)
Komentar Komentar mungkin alangkah baiknya jika yg dikasih huruf arab-nya hanya nama sekolahnya saja atau/dan motto/slogan sekolah, sementara yang lain2nya memakai standar penulisan seperti biasanya: dalam huruf yg biasa kita pakai (latin). F1fans | Alonsista 17:41, 27 Juni 2011 (UTC)

Sudah saya mulai buang. Hal seperti itu tidak dapat dimasukkan ke WBI. Albertus Aditya (bicara) 01:41, 28 Juni 2011 (UTC)

ok, saya bisa ikut serta membantu merapikannya.  J.a.i.m (bicara) 02:29, 28 Juni 2011 (UTC)

kumpulan versi sejarah[sunting sumber]

Ada yang tau kaga kata yang artinya adalah "kumpulan versi sejarah" (misal sejarahnya Ronald McDonald ada versinya Willard Scott & ada versinya George Voorhis/Terry Teene) Itu aja, makasi --Erik 01:13, 28 Juni 2011 (UTC)

Ingin mencari definisi atau padanan dalam bahasa Inggris atau sinonimnya?  tatasport  bicara  13:55, 28 Juni 2011 (UTC)