Wikipedia:Pedoman penyerapan istilah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Pedoman gaya

Ejaan dan kata
Kesalahan eja yang umum
Huruf kapital
Tanda baca
Tanggal dan angka
Singkatan dan akronim
Tata letak

Pedoman penamaan

Kategori
Organisme
Karya
Tokoh
Ilmu dan teknologi
Organisasi
Lokasi geografis
Kapitalisasi

Penyerapan

Penyerapan istilah
Alih aksara Arab ke Latin
Alih aksara Hangul ke Latin
Alih aksara Sirilik ke Latin

Bahasa Indonesia menyerap unsur dari berbagai bahasa lain, baik dari bahasa daerah di Indonesia maupun dari bahasa asing seperti Inggris, Belanda, Arab, dan Sanskerta. Unsur pinjaman tersebut dapat dikelompokkan menjadi dua kelompok besar: unsur pinjaman yang belum sepenuhnya terserap, serta unsur pinjaman yang pengucapan dan penulisannya disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia. Halaman ini memuat pedoman penyerapan istilah tersebut di Wikipedia bahasa Indonesia. Sebagian besar pedoman mengikuti rujukan resmi (lihat bagian rujukan dan pranala luar) dan sebagian lagi merupakan rangkuman dari konsensus yang terbentuk dari hasil diskusi para Wikipediawan.

Penyesuaian ejaan[sunting]

Penyesuaian fonem[sunting]

Tanpa perubahan[sunting]

  1. ae jika tidak bervariasi dengan e. Contoh: aerobe → aerob.
  2. ai
  3. au
  4. e
  5. ea
  6. ei
  7. eo
  8. eu
  9. f
  10. i jika di awal suku kata di muka vokal. Contoh: ion → ion.
  11. ie jika lafalnya bukan i. Contoh: variety → varietas.
  12. kh (Arab)
  13. ng
  14. ps
  15. pt
  16. u
  17. ua
  18. ue
  19. ui
  20. uo
  21. v
  22. x, jika di awal kata. Contoh: xenon → xenon.
  23. y, jika lafalnya y. Contoh: yen → yen.
  24. z.

Dengan perubahan[sunting]

  1. aa (Belanda) → a. Contoh: octaaf → oktaf.
  2. aee, jika bervariasi dengan e. Contoh: haemoglobin → hemoglobin.
  3. ck, jika di muka a, u, o, dan konsonan. Contoh: crystal → kristal.
  4. cs, jika di muka e, i, oe, dan y. Contoh: cylinder → silinder.
  5. cck, jika di muka o, u, dan konsonan. Contoh: accumulation → akumulasi.
  6. ccks, jika di muka e dan i. Contoh: accent → aksen.
  7. ch dan cchk, jika di muka a, o, dan konsonan. Contoh: saccharin → sakarin.
  8. chs, jika lafalnya s atau sy. Contoh: machine → mesin.
  9. chc, jika lafalnya c. Contoh: check → cek.
  10. ç[1] (Sanskerta) → s. Contoh: çāstra → sastra.
  11. ee (Belanda) → e. Contoh: systeem → sistem.
  12. ghg. Contoh: sorghum → sorgum.
  13. guege
  14. ie (Belanda) → i, jika lafalnya i. Contoh: politiek → politik.
  15. oe, oi (Yunani) → e
  16. oo (Belanda) → o. Contoh: komfoor → kompor.
  17. oo (Inggris) → u. Contoh: cartoon → kartun.
  18. oo (vokal ganda) tetap. Contoh: zoology → zoologi.
  19. phf. Contoh: phase → fase.
  20. qk
  21. rhr. Contoh: rhetoric → retorika.
  22. scsk, jika di muka a, o, u, dan konsonan. Contoh: scriptie → skripsi.
  23. scs, jika di muka e, i, dan y. Contoh: scenography → senografi.
  24. schsk, jika di muka vokal. Contoh: schema → skema.
  25. ts, jika di muka i. Contoh: ratio → rasio.
  26. tht. Contoh: methode → metode.
  27. uuu. Contoh: vacuum → vakum.
  28. v (Sanskerta) → w atau v
  29. xks, jika tidak di awal kata. Contoh: exception → eksepsi.
  30. xcksk, jika di muka a, o, u, dan konsonan. Contoh: excavation → ekskavasi.
  31. yi, jika lafalnya i. Contoh: dynamo → dinamo.
  32. konsonan ganda menjadi konsonan tunggal, kecuali jika dapat membingungkan. Contoh: effect → efek, mass → massa.

Penyesuaian akhiran[sunting]

Tanpa perubahan[sunting]

  1. -anda, -andum, -endum
  2. -ar
  3. -ase, -ose
  4. -ein
  5. -ein. Contoh: protein → protein.
  6. -et
  7. -or. Contoh: dictator → diktator.
  8. -ot

Dengan perubahan[sunting]

Jika kata nama seluruhnya berbahasa Inggris, terjemahkanlah seluruhnya atau jangan serap sama sekali!
  1. -(a)tion, -(a)tie (Belanda) → -(a)si. Contoh: action, actie → aksi.
  2. -aat (Belanda) → -at. Contoh: plaat → pelat.
  3. -able, -ble-bel
  4. -ac-ak
  5. -acy, -cy-asi, -si
  6. -age-ase. Contoh: percentage → persentase.
  7. -air-er
  8. -al, -eel (Belanda), -aal (Belanda) → -al. Contoh: formeel → formal.
  9. -ance, -ence-ans, -ens (yang bervariasi dengan -ancy, -ency)
  10. -ancy, -ency-ansi, -ensi (yang bervariasi dengan -ance, -ence)
  11. -ant-an. Contoh: accountant → akuntan.
  12. -archy, -archie (Belanda) → -arki. Contoh: anarchy, anarchie → anarki.
  13. -ary, -air (Belanda) → -er. Contoh: primary, primair → primer.
  14. -asm-asme
  15. -ate-at
  16. -ck-k. Contoh: check → cek.
  17. -eel (Belanda) → -el, jika tak ada padanan dalam bahasa Inggris.
  18. -end-en
  19. -ete, -ette-et
  20. -eur (Belanda), -or-ur, -ir. Contoh: director, directeur → direktur.
  21. -eus (Belanda) → -us
  22. -ic, -ics-ique -iek, -ica (Belanda) → -ik, -ika. Contoh: logic, logica → logika.
  23. -ic, -isch (Belanda) → -ik. Contoh: elektronic → elektronik
  24. -icle-ikel
  25. -id, -ide-ida
  26. -iel (Belanda), -ile, -le-il. Contoh: percentile → persentil.
  27. -ific-ifik
  28. -isch, -ical-is. Contoh: optimistisch, optimistical → optimistis
  29. -ism, -isme (Belanda) → -isme. Contoh: modernism, modernisme → modernisme. Beberapa perkecualian: prism->prisma, schism->skisma, astigmatism->astigmatisma
  30. -ist-is. Contoh: egoist → egois.
  31. -ite-it
  32. -ity-itas
  33. -ive, -ief (Belanda) → -if. Contoh: descriptive, descriptief → deskriptif.
  34. -logue-log. Contoh: dialogue → dialog.
  35. -logy, -logie (Belanda) → -logi. Contoh: analogy, analogie → analogi.
  36. -loog (Belanda) → -log. Contoh: epiloog → epilog.
  37. -oid, -oïde (Belanda) → -oid. Contoh: hominoid, hominoide → hominoid.
  38. -oir(e)-oar. Contoh: trottoir → trotoar.
  39. -ous ditanggalkan
  40. -sion, -tion-si
  41. -sy-si
  42. -ter, -tre-ter
  43. -ty, -teit-tas [2]. Contoh: university, universiteit → universitas.
  44. -ure, -uur-ur. Contoh: premature, prematuur → prematur.

Penyesuaian awalan[sunting]

Tanpa perubahan[sunting]

  1. a-, ab-, abs- ("dari", "menyimpang dari", "menjauhkan dari")
  2. a-, an- ("tidak", "bukan", "tanpa")[3]
  3. am-, amb- ("sekeliling", "keduanya")
  4. ana-, an- ("ke atas", "ke belakang", "terbalik")
  5. ante- ("sebelum", "depan") [4]
  6. anti-, ant- ("bertentangan dengan")
  7. apo- ("lepas", "terpisah", "berhubungan dengan")
  8. aut-, auto- ("sendiri", "bertindak sendiri")[5]
  9. bi- ("pada kedua sisi", "dua")[6]
  10. de- ("memindahkan", "mengurangi")
  11. di- ("dua kali", "mengandung dua ...")
  12. dia- ("melalui", "melintas")
  13. dis- ("ketiadaan", "tidak")
  14. em-, en- ("dalam", "di dalam")
  15. endo- ("di dalam")
  16. epi- ("di atas", "sesudah")
  17. hemi- ("separuh", "setengah")
  18. hemo- ("darah")
  19. hepta- ("tujuh", "mengandung tujuh") [7]
  20. hetero- ("lain", "berada")
  21. im-, in- ("tidak", "di dalam", "ke dalam")
  22. infra- ("bawah", "di bawah", "di dalam")
  23. inter- ("antara", "saling")[8]
  24. intro- ("dalam", "ke dalam")
  25. iso- ("sama")
  26. meta- ("sesudah", "berubah", "perubahan")
  27. mono- ("tunggal", "mengandung satu")[9]
  28. pan-, pant-, panto ("semua", "keseluruhan")
  29. para- ("di samping", "erat berhubungan dengan", "hampir")
  30. penta- ("lima", "mengandung lima")[10]
  31. peri- ("sekeliling", "dekat", "melingkupi")
  32. pre-("sebelum", "sebelumnya", "di muka")[11]
  33. pro- ("sebelum", "di depan")
  34. proto- ("pertama", "mula-mula")
  35. pseudo-, pseud- ("palsu")
  36. re- ("lagi", "kembali")[12]
  37. retro- ("ke belakang", "terletak di belakang")
  38. semi- ("separuhnya", "sedikit banyak")
  39. sub-[13]("bawah", "di bawah", "agak", "hampir")
  40. super-, sur- ("lebih dari", "berada di atas")
  41. supra- ("unggul", "melebihi")
  42. tele- ("jauh", "melewati", "jarak")
  43. trans- ("ke/di seberang", "lewat", "mengalihkan")
  44. tri- ("tiga")
  45. ultra- ("melebihi", "super")
  46. uni- ("satu", "tunggal")

Dengan perubahan[sunting]

  1. ad-, ac-ad-, ak- ("ke", "berdekatan dengan", "melekat pada")
  2. cata-kata- ("bawah", "sesuai dengan")
  3. co-, com-, con-ko-, kom-, kon- ("dengan", "bersama-sama", "berhubungan dengan")
  4. contra-kontra- ("menentang", "berlawanan")
  5. ec-, eco-ek-, eko- ("lingkungan hidup")
  6. ex-eks- ("sebelah luar", "mengeluarkan")
  7. exo-, ex-ekso-, eks- ("di luar")
  8. extra-ekstra- ("di luar")
  9. hexa-heksa- ("enam", "mengandung enam")
  10. hyper-hiper- ("di atas", "lewat", "super")
  11. hypo-hipo- ("bawah", "di bawah")
  12. poly-poli- ("banyak", "berkelebihan")
  13. quasi-kuasi- ("seolah-olah", "kira-kira")
  14. syn-sin- ("dengan", "bersama-sama", "pada waktu")

Penyerapan dengan penerjemahan[sunting]

  1. a-tak-. Contoh: asymetrictak simetri
  2. ante-purba-. Contoh: antedatepurbatanggal
  3. anti-prati-. Contoh: antibioticspratirasa
  4. auto-swa-. Contoh: autobiographyswariwayat
  5. de-awa-. Contoh: demultiplexingawa-pemultipleksan
  6. bi-dwi-, bi-. Contoh: bilingualdwibahasa
  7. inter-antar-, inter-. Contoh: internationalantarbangsa
  8. mal-mal-, mala-. Contoh: malnutritionmalagizi, malnutrisi
  9. post-pasca-. Contoh: postgraduatepascasarjana
purna-. Contoh: purnawirawan
  1. pre-pra-. Contoh: prehistoryprasejarah
  2. re--ulang. Contoh: recalculate → hitung ulang
  3. -blelaik-. Contoh: ediblelaik-santap
  4. -likelir-, bak-. Contoh: jelly-likeliragar
  5. -lessnir-, awa-, mala-, tan-. Contoh: seedlessnirbiji; colourlessawawarna, tanwarna

Aturan penyerapan imbuhan[sunting]

Aturan-aturan imbuhan serapan dari bahasa asing mengikuti aturan yang kurang lebih sama dengan aturan pembentukan kata berimbuhan lain.

  1. Disambung jika menggunakan kata dasar. Contoh: dwiwarna, pascasarjana.
  2. Dipisah jika menggunakan kata bentukan atau turunan. Contoh: pra pemilu.
  3. Diberi tanda hubung jika kata dasar berawalan huruf kapital. Contoh: non-Indonesia, anti-Israel.

KATA SERAPAN Berdasarkan taraf integrasinya, unsur serapan dalam bahasa Indonesia dapat dibagi menjadi dua kelompok besar. Pertama, unsur asing yang belum sepenuhnya terserap ke dalam bahasa Indonesia, seperti reshuffle, shuttle cock, dande l'homme par l'homme. Unsur-unsur itu dipakai dalam konteks bahasa Indonesia, tetapi cara pengucapan dan penulisannya masih mengikuti cara asing. Kedua, unsur asing yang penulisan dan pengucapannya disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia. Dalam hal itu, diusahakan ejaannya disesuaikan denganPedoman Umum Pembentukan Istilah Edisi Ketiga agar bentuk Indonesianya masih dapat dibandingkan dengan bentuk asalnya. Kaidah ejaan yang berlaku bagi unsur serapan itu adalah sebagai berikut. a (ain Arab dengan a) menjadi 'a 'asr asar sa'ah saat manfa'ah manfaat ' (ain Arab) di akhir suku kata menjadi k ra'yah rakyat ma'na makna ruku' rukuk aa (Belanda) menjadi a Paal pal Baal bal Octaaf oktaf ae tetap ae jika tidak bervariasi dengan e Aerobe aerob aerodinamics aerodinamika ae, jika bervariasi dengan e, menjadi e haemoglobin hemoglobin haematite hematit ai tetap ai trailer trailer caisson kaison au tetap au audiogram audiogram autotroph autotrof tautomer tautomer hydraulic hidraulik caustic kaustik c di muka a, u, o, dan konsonan menjadi k calomel kalomel construction konstruksi cubic kubik coup kup classification klasifikasi crystal kristal c di muka e, i, oe, dan y menjadi s central sentral cent sen cybernetics sibernetika circulation sirkulasi cylinder silinder coelom selom cc di muka o, u, dan konsonan menjadi k accomodation akomodasi acculturation akulturasi acclimatization aklimatisasi accumulation akumulasi acclamation aklamasi cc di muka e dan i menjadi ks accent aksen accessory aksesori vaccine vaksin cch dan ch di muka a, o, dan konsonan menjadi k saccharin sakarin charisma karisma cholera kolera chromosome kromosom technique teknik ch yang lafalnya s atau sy menjadi s echelon eselon machine mesin ch yang lafalnya c menjadi c chip cip voucher vocer China Cina ck menjadi k check cek ticket tiket ç (Sanskerta) menjadi s çabda sabda çastra sastra d (Arab) menjadi d darurat darurat fardu fardu hadir hadir e tetap e effect efek description deskripsi synthesis sintesis ea tetap ea idealist idealis habeas habeas ee (Belanda) menjadi e stratosfeer stratosfer systeem sistem ei tetap ei eicosane eikosan eidetic eidetik einsteinium einsteinium eo tetap eo stereo stereo geometry geometri zeolite zeolit eu tetap eu neutron neutron eugenol eugenol europium europium f (Arab) menjadi f faqīr fakir mafhum mafhum saf saf f tetap f fanatic fanatik factor faktor fossil fosil gh menjadi g sorghum sorgum gue menjadi ge igue ige gigue gige h (Arab) menjadi h hakim hakim tahmid tahmid ruh roh i pada awal suku kata di muka vokal tetap i iambus iambus ion ion iota iota ie (Belanda) menjadi i jika lafalnya i politiek politik riem rim ie tetap ie jika lafalnya bukan i variety varietas patient pasien efficient efisien kh (Arab) tetap kh khusus khusus akhir akhir ng tetap ng contingent kontingen congres kongres linguistics linguistik oe (oi Yunani) menjadi e oestrogen estrogen oenology enologi foetus fetus oo (Belanda) menjadi o komfoor kompor provoost provos oo (Inggris) menjadi u cartoon kartun proof pruf pool pul oo (vokal ganda) tetap oo zoology zoologi coordination koordinasi ou menjadi u jika lafalnya u gouverneur gubernur coupon kupon contour kontur ph menjadi f phase fase physiology fisiologi spectograph spektograf ps tetap ps pseudo pseudo psychiatry psikiatri psychic psikis psychosomatic psikosomatik pt tetap pt pterosaur pterosaur pteridology pteridologi ptyalin ptialin q menjadi k aquarium akuarium frequency frekuensi equator ekuator q (Arab) menjadi k qalbu kalbu haqiqah hakikah haqq hak rh menjadi r rhapsody rapsodi rhombus rombus rhythm ritme rhetoric retorika s (Arab) menjadi s salj salju asiri asiri hadis hadis s (Arab) menjadi s subh subuh musibah musibah khusus khusus sc di muka a, o, u, dan konsonan menjadi sk scandium skandium scotopia skotopia scutella skutela sclerosis sklerosis scriptie skripsi sc di muka e, i, dan y menjadi s scenography senografi scintillation sintilasi scyphistoma sifistoma sch di muka vokal menjadi sk schema skema schizophrenia skizofrenia scholasticism skolastisisme t di muka i menjadi s jika lafalnya s ratio rasio actie aksi patient pasien t (Arab) menjadi t ta'ah taat mutlaq mutlak Lut Lut th menjadi t theocracy teokrasi orthography ortografi thiopental tiopental thrombosis trombosis methode (Belanda) metode u tetap u unit unit nucleolus nukleolus structure struktur institute institut ua tetap ua dualisme dualisme aquarium akuarium ue tetap ue suede sued duet duet ui tetap ui equinox ekuinoks conduite konduite uo tetap uo fluorescein fluoresein quorum kuorum quota kuota uu menjadi u prematuur prematur vacuum vakum v tetap v vitamin vitamin television televisi cavalry kavaleri w (Arab) tetap w jadwal jadwal marwa marwa taqwa takwa x pada awal kata tetap x xanthate xantat xenon xenon xylophone xilofon x pada posisi lain menjadi ks executive eksekutif taxi taksi exudation eksudasi latex lateks xc di muka e dan i menjadi ks exception eksepsi excess ekses excision eksisi excitation eksitasi xc di muka a, o, u, dan konsonan menjadi ksk excavation ekskavasi excommunication ekskomunikasi excursive ekskursif exclusive eksklusif y tetap y jika lafalnya y yakitori yakitori yangonin yangonin yen yen yuan yuan y menjadi i jika lafalnya i yttrium itrium dynamo dinamo propyl propil psychology psikologi z tetap z zenith zenit zirconium zirkonium zodiac zodiak zygote zigot z (Arab) menjadi z zalim zalim hafiz hafiz Konsonan ganda menjadi tunggal, kecuali kalau dapat membingungkan. Misalnya: gabbro gabro accu aki effect efek commission komisi ferrum ferum salfeggio salfegio ummat umat tammat tamat Tetapi: mass massa Catatan: 1. Unsur serapan yang sudah lazim dieja sesuai dengan ejaan bahasa Indonesia tidak perlu lagi diubah. Misalnya: bengkel, kabar, nalar, paham, perlu, sirsak 2. Sekalipun dalam ejaan yang disempurnakan huruf q dan x diterima sebagai bagian abjad bahasa Indonesia, unsur yang mengandung kedua huruf itu diindonesiakan menurut kaidah yang dipaparkan di atas. Kedua huruf itu dipergunakan dalam penggunaan tertentu saja, seperti dalam pembedaan nama dan istilah khusus. Di samping pegangan untuk penulisan unsur serapan tersebut di atas, di bawah ini didaftarkan juga akhiran-akhiran asing serta penyesuaiannya dalam bahasa Indonesia. Akhiran itu diserap sebagai bagian kata yang utuh. Kata seperti standardisasi, efektif, dan implementasi diserap secara utuh di samping kata standar, efek, dan implemen. -aat (Belanda) menjadi -at advocaat advokat

-age menjadi -ase percentage persentase etalage etalase

-al (Inggris), -eel (Belanda), -aal (Belanda) menjadi -al structural, structureel struktural formal, formeel formal normal, normaal normal

-ant menjadi -an accountant akuntan informant informan

-archy, -archie (Belanda) menjadi -arki anarchy, anarchie anarki oligarchy, oligarchie oligarki

-ary, -air (Belanda) menjadi -er complementary, complementair komplementer primary, primair primer secondary, secundair sekunder

-(a)tion, -(a)tie (Belanda) menjadi -asi, -si action, actie aksi publication, publicatie publikasi

-eel (Belanda) menjadi -el ideëel ideel materieel materiel moreel morel

-ein tetap -ein casein kasein protein protein

-i (Arab) tetap -i haqiqi hakiki insani insani jasmani jasmani

-ic, -ics, -ique, -iek, -ica (Belanda) menjadi -ik, -ika logic, logica logika phonetics, phonetiek fonetik physics, physica fisika dialectics, dialektica dialektika technique, techniek teknik

-ic, -isch (adjektiva Belanda) menjadi -ik electronic, elektronisch elektronik mechanic, mechanisch mekanik ballistic, ballistisch balistik

-ical, -isch (Belanda) menjadi -is economical, economisch ekonomis practical, practisch praktis

logical, logisch logis

-ile, -iel menjadi -il percentile, percentiel persentil mobile, mobiel mobil

-ism, -isme (Belanda) menjadi -isme modernism, modernisme modernisme communism, communisme komunisme

-ist menjadi -is publicist publisis egoist egois

-ive, -ief (Belanda) menjadi -if descriptive, descriptief deskriptif demonstrative, demonstratief demonstratif

-iyyah, -iyyat (Arab) menjadi -iah alamiyyah alamiah aliyyah aliah ilmiyyah ilmiah

-logue menjadi -log catalogue catalog dialogue dialog

-logy, -logie (Belanda) menjadi -logi technology, technologie teknologi physiology, physiologie fisiologi analogy, analogie analogi

-loog (Belanda) menjadi -log analoog analog epiloog epilog

-oid, -oide (Belanda) menjadi -oid hominoid, hominoide hominoid anthropoid, anthropoide antropoid

-oir(e) menjadi -oar trotoir trotoar repertoire repertoar

-or, -eur (Belanda) menjadi -ur, -ir director, directeur direktur inspector, inspecteur inspektur amateur amatir formateur formatur

-or tetap -or dictator diktator corrector korektor

-ty, -teit (Belanda) menjadi -tas university, universiteit universitas quality, kwaliteit kualitas

-ure, -uur (Belanda) menjadi -ur structure, struktuur struktur premature, prematuur prematur

Kata serapan untuk istilah teknis[sunting]

  • Gunakanlah glosarium bahasa Indonesia (misalnya terbitan Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional RI) untuk istilah serapan yang sudah dibakukan. Lihat versi elektronik (tidak lengkap) glosarium Pusat Bahasa.
  • Di bidang komputer/internet, lihat Istilah Internet Indonesia. Untuk istilah singkatan seperti TCP/IP, FTP sebaiknya tetap ditulis dalam bentuk aslinya (tidak diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi PKT/PI dan PTA atau PTB--Protokol Transfer Berkas).

Rujukan dan pranala luar[sunting]

Catatan kaki[sunting]

  1. ^ Dalam penulisan modern biasa dieja sebagai ś
  2. ^ Tidak semua akhiran -ty bahasa Inggris dialih-bahasakan menjadi -tas walaupun tak dimungkiri bahwa mayoritasnya demikian, dalam hal ini berlaku kata-kata seperti sekuriti dan properti (bukan propertas), tetapi Kamus Besar Bahasa Indonesia juga memuat lema baik untuk 'sekuritas' maupun 'sekuriti'. Kata-kata lainnya misalnya kuantitas memang menggunakan penerjemahan -tas.
  3. ^ sering diterjemahkan dengan awalan tak-, Contoh: takpadan (asimetri)
  4. ^ sering diterjemahkan dengan awalan purba-, Contoh: purbatanggal (antedate)
  5. ^ sering diterjemahkan dengan awalan swa-, Contoh: swadidik (autodidak)
  6. ^ sering diterjemahkan dengan awalan dwi-, Contoh: dwibahasa (bilingual)
  7. ^ sering diterjemahkan dengan awalan sapta-, Contoh: saptamarga
  8. ^ sering diterjemahkan dengan awalan antar-, Contoh: antarnegara (internasional), antarbagian (interseksi)
  9. ^ sering diterjemahkan dengan awalan eka-, Contoh: ekatuhan (monoteis)
  10. ^ sering diterjemahkan dengan awalan panca-, Contoh: pancasila
  11. ^ sering diterjemahkan dengan awalan pra-, Contoh: pratayang, prasangka, praduga
  12. ^ sering diterjemahkan dengan awalan ulang-, Contoh: ulangsusun, ulangbuat
  13. ^ sering diterjemahkan dengan awalan anak-, Contoh: anakjenis, anakbenua