Wikipedia:Warung Kopi (Bahasa)/Arsip/2020

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Arsip Diskusi
2004 Tahun 2020:
2005 Kebijakan
2006 Usulan
2007 Teknis
2008 Bahasa
2009 Lain-lain
2010 Semua
2011
2012
2013
2014
2015
2016
2017
2018
2019
2020
2021
Diskusi Terkini



Arsip Desember 2020

Capitanía General de Santo Domingo

Istilah Capitanía General de Santo Domingo, Capitanía General de Cuba, Capitanía General de Venezuela dll kira-kira apakah cocok untuk diterjemahkan jadi "kekapitenjenderalan", atau malah tergolong neologisme? Danu Widjajanto (bicara) 6 Desember 2020 16.48 (UTC)

Dengan logika Attorney General jadi Jaksa Agung, Captain General mungkin bisa jadi Kapiten Agung yang memimpin sebuah Kekapitenan Agung? dwf² (runding) 17 Desember 2020 11.56 (UTC)
Bagaimana kalau dengan "Jenderal Kekaptenan" alih-alih menyambungkannya? Astronommica 23 Desember 2020 10.49 (UTC)

Judul halaman gerhana

Bagaimana sebenarnya konvensi penulisan judul halaman astronomi di Wikipedia? Saya telah mengajukan pertanyaan ini pada bulan September silam dan mendapatkan kesimpulan bahwa benda langit seperti Bumi, Bulan, dan Matahari merupakan nama diri yang penulisannya diawali dengan huruf kapital. Meskipun demikian, hari ini saya menemukan bahwa mulai tahun 2013 Wikipedia menuliskan "Gerhana matahari" pada judul halaman, bukan "Gerhana Matahari." Hal yang sama juga terjadi pada halaman-halaman gerhana Bulan.

Apakah kata "Matahari" dan "Bulan" bukan lagi nama diri ketika dikaitkan dengan gerhana? Atau adakah pengecualian khusus, mengingat nama diri tidak perlu ditulis dalam huruf kecil pada pedoman penamaan? Naufal Farrasbicara 16 Desember 2020 12.14 (UTC)

Aduh... sulit nih. Kalo di wp.en kan sudah jelas solar eclipse; yang mana solar itu sendiri adalah adjektiva dari Matahari. Dalam kasus ini, matahari itu adalah adjektiva jadi sepertinya tidak perlu dikapitalkan. Tapi mengingat Matahari adalah nama diri, saya malah bingung jadinya. Ada pendapat lain? --Nicholas Michael Halim (bicara) 17 Desember 2020 02.45 (UTC)

Cile

Per saran 8 bulan lalu, Chili akan diubah menjadi Cile tapi belum juga diubah dan sekarang dikutip di halaman utama. RXerself (bicara) 23 Desember 2020 01.53 (UTC)

Chili digunakan dalam KBBI. Sebenarnya sudah sempat diubah, namun dikembalikan lagi karena KBBI menggunakan 'Chili'. Medelam (bicara) 23 Desember 2020 02.01 (UTC)

Kamus bahasa fiktif di wikibooks

Halo, ini tentang Wikibuku, karena gak ada yang aktif jadi saya tulis disini, siapa tahu ada pengurus yang aktif disini, akhir2 ini ada pengguna-pengguna yang sangat aneh seperti b:Istimewa:Kontribusi_pengguna/Anta_Samsara_2.1, b:Istimewa:Kontribusi_pengguna/Anta_Samsara_2.0 dan tulisanya juga aneh banget. Contoh nya b:Kamus Bahasa Adami, bahkan gak dikasih keterangan apakah itu bahasa artifisial atau cuma bahasa fiktif. Saya cari di literatur manapun gak ada tentang bahasa ini. Saya melihat dan memaklumi bahwa pengguna ini mungkin punya skizofrenia. Namun bagaimana kalau kontribusinya justru tidak sesuai fakta dan menimbulkan misinformasi dan kesalahpahaman? Karena saya lihat pengguna ini juga berkontribusi di WBI Istimewa:Kontribusi_pengguna/Anta_Samsara_2.1 --36.81.69.92 24 Desember 2020 07.16 (UTC)

Arsip November 2020

Wikipedia:Gambar pilihan/77 2020

Wikipedia:Gambar pilihan/77 2020 seharusnya menggunakan huruf kapital "K" pada kata "Kota". RXerself (bicara) 2 November 2020 16.15 (UTC)

Kata baku

Halo! Kalo boleh tau kata Handal dan Andal ituh mana yah yang baku. Mohon jawabannya. Salam, FBN122645Negosiasi 9 November 2020 03.37 (UTC)

andal Muhammad Rifqi Priyo Susanto (bicara) 9 November 2020 08.39 (UTC)
@S Rifqi: Terima kasih atas jawabannya. FBN122645Negosiasi 9 November 2020 08.43 (UTC)

Lain kali untuk mengecek kata baku atau tidak, cukup buka KBBI ya. – komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 12 November 2020 02.22 (UTC)

Kata

Bagaimana penggunaan kata strategi, strategis dan Stratejik, mohon masukannya agar bermanfaat Yasanto Lase (bicara) 12 November 2020 07.38 (UTC)

Usulan perubahan istilah pada halaman-halaman badai

Halaman-halaman badai di WPID sebagian besar menggunakan istilah badai, seperti Badai Harvey dan Badai Katrina. Padahal, tidak semua nama peristiwa tersebut berawalan storm, melainkan ada yang menggunakan istilah hurricane dan typhoon. Oleh karena itu, saya mengusulkan perubahan judul pada halaman badai menjadi:

  1. Hurikan [nama badai] untuk badai bernama Hurricane [nama]
  2. Topan [nama badai] untuk badai bernama Typhoon [nama]

Hurikan dan Topan sudah ada di KBBI.
Catatan: Untuk badai bernama Typhoon [nama], saya sebenarnya masih ragu apakah harus menggunakan istilah Topan atau Taifun karena Taifun sebenarnya lebih cocok digunakan pada kasus ini. Naufal Farrasbicara 13 November 2020 04.33 (UTC)

Seingat saya (dari beberapa sumber bacaan yang saya sudah lupa di mana), taifun khusus dipakai buat badai yang tercipta di sekitar Asia, sedangkan topan dapat digunakan secara umum untuk badai yang muncul atau terjadi di selain wilayah Asia. ··· 🌸 Rachmat04 · 25 November 2020 13.56 (UTC)
Benar. Typhoon yang saya maksud adalah badai yang melintasi wilayah Filipina atau Asia Timur. Naufal Farrasbicara 26 November 2020 08.26 (UTC)

Beberapa masalah bahasa

"makna" vs "arti" (en: meaning)

Kata EN "meaning" memiliki beberapa arti (makna?), atau sedikitnya 2 arti (makna?) utama yang cukup berbeda:

  • (tentang kata)
  • (tentang hidup dsb) (EN: juga "significance" | ID: kepentingan)

KBBI sama sekali tidak berguna. Apakah kata "makna" dan "arti" sinonim yang sempurna? Taylor 49 (bicara) 20 November 2020 11.42 (UTC)

Hmmm, dari yang saya lihat "arti" itu digunakan sangat sering sekali dalam kehidupan, dan kalo "makna" saya lebih sering menemukannya dalam karya-karya fiksi kayak novel-novel yang banyak menggunakan kata-kata kiasan... --Nicholas Michael Halim (bicara) 22 November 2020 08.19 (UTC)

"pandemi" vs "pandemik" (en: pandemic)

Kata EN "pandemic" memiliki dua kelas kata yang berbeda:

  • kata benda / nomina
  • kata sifat / adjektiva

Dalam bahasa SV ada 2 kata yang terpisah: "pandemi" (nomina) dan "pandemisk" (adjektiva). KBBI sama sekali tidak berguna. Apakah Kategori:Pandemik salah dan harus dipindahkan ke Kategori:Pandemi ? Taylor 49 (bicara) 20 November 2020 11.42 (UTC)

KBBI sama sekali tidak berguna? – komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 22 November 2020 06.31 (UTC)
Menurut saya—betulkan aku jika salah—pandemik itu contohnya: "Vaksin pandemik, institusi pandemik" Kalo dalam bahasa Inggris, ya kayak star yang menjadi stellar (contoh: stellar classification, stellar black hole, stellar mass) atau moon menjadi lunar (contoh: lunar phase). Sementara kalo pandemi kayak begini: "Virus tersebut telah mengakibatkan sebuah pandemi". Itu pendapat saya... Kalau masalah kategori pandemik, saya setuju kalo itu dipindahkan ke pandemi... --Nicholas Michael Halim (bicara) 22 November 2020 08.16 (UTC)
"Kategori:Pandemik" sudah dikosongkan. Taylor 49 (bicara) 22 November 2020 18.57 (UTC)

Mengembalikan judul halaman Wangsa Syailendra

Judul pada halaman Wangsa Sailendra untuk dikembalikan kembali ke judul sebelumnya, yaitu Wangsa Syailendra. Berdasarkan pemeriksaan saya dalam KBBI kata bahasa Sanskerta: Śailendra ditulis sebagai Syailendra. Śa dibaca Sya, sama seperti mengeja kosakata: Syin, Syeikh, Syarat, Syarif, Syariat, Syukur dll.

Śa adalah Aksara Tālawya yang bila dieja kedalam bahasa Indonesia berbunyi Sya. Sedangkan Sa (biasa) adalah Aksara Dantya yang bila dieja kedalam bahasa Indonesia tetap dibaca Sa. Jadi ejaan yang benar menurut KBBI adalah Syailendra. Karena Wikipedia bahasa Indonesia adalah ensiklopedia yang menggunakan bahasa Indonesia saya mengajak untuk menggunakan ejaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar pada artikel yang tersedia pada Wikipedia bahasa Indonesia.

Terima kasih atas perhatiannya,

Syzyszune (bicara) 28 November 2020 08.57 (UTC)

Sekadar saran, lebih baik memakai acuan ejaan yang lazim dipakai, daripada mengacu kepada penyesuaian IAST.
Contohnya, kalau mengacu kepada penyesuaian IAST, maka kata Sri dan Sriwijaya semestinya diubah menjadi Syri dan Syriwijaya.
Kalau memakai acuan ejaan yang lazim dipakai, maka kata Sri dan Sriwijaya tetap ditulis demikian.
Dengan demikian, berarti penyesuaian IAST bukanlah acuan yang mutlak. Ternyata prinsip kelaziman lebih diutamakan.
-- Adiputra बिचर -- 28 November 2020 09.57 (UTC)
@M. Adiputra: Karena ini Wikipedia sebuah situs ensiklopedia yang menggunakan bahasa Indonesia saya ingin memberikan ajakan bagi siapa saja untuk menyesuaikan apa yang sudah ditetapkan pada kamus ekabahasa resmi bahasa Indonesia yang disusun oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan diterbitkan oleh Balai Pustaka. Sebagai acuan tertinggi bahasa Indonesia yang baku.
Dalam kasus Syailendra oleh KBBI ditulis sebagai Syailendra. Hal ini juga berlaku pada pronunciation pada bahasa Inggris ditulis sebagai Shailendra. Tidak semua aksara Talawya oleh KBBI ditulis dengan ejaan Sya. Contohnya saja Sriwijaya oleh KBBI tetap ditulis Sriwijaya dan dalam bahasa Inggrispun tetap sama. Jadi tidak perlu repot untuk mentranslisasi kata yang menggunakan aksara Talawya secara keseluruhan. Di sini kita hanya menyesuaikan Kamus Besar Bahasa Indonesia. Syzyszune (bicara) 14.09, 28 November 2020 (UTC)
Syzyszune, apakah alasan usulan Bung ini berdasarkan yang lebih sesuai KBBI, atau berdasarkan aturan transliterasi bahwa Śa ditransliterasikan menjadi "sya"? Soalnya di awal sepertinya alasannya berkaitan dengan aturan transliterasi, tetapi jawaban terbaru di atas menyebut bahwa tidak harus mentransliterasi aksara Talawya secara keseluruhan. Agar lebih fokus kita bahas yang mana. Dan kalau boleh tahu, di mana ditemukan "Syailendra" di KBBI? Soalnya aku cari di versi daring tidak ada. HaEr48 (bicara) 28 November 2020 17.27 (UTC)
@HaEr48: Berdasarkan Ejaan Bahasa Indonesia yang benar adalah 'Syailendra' atau dalam bahasa Inggris ditulis sebagai 'Shailendra'. Hal ini mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Sumber: https://kbbi.web.id/wangsa https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/wangsa. Serta buku-buku sejarah yang diterbitkan Kemdikbud dan Perpusnas. Berbagai jurnal yang diterbitkan oleh Balai Arkeologi: https://sangkhakala.kemdikbud.go.id/index.php/SBA/article/view/102 https://onesearch.id/Search/Results?lookfor=syailendra&type=AllFields
Kasus yang sama adalah nama wangsa Iśana, dalam bahasa Indonesia ditulis sebagai Isyana (artikel terkait Wangsa Isyana) dan dalam bahasa Inggris ditulis sebagai Ishana. Begitu pula Śailendra dalam bahasa Indonesia ditulis Syailendra atau dalam bahasa Inggris ditulis Shailendra.
IAST ke bahasa Inggris
  • Śailendra menjadi Shailendra
  • Iśana menjadi Ishana
IAST ke bahasa Indonesia
  • Śailendra menjadi Syailendra
  • Iśana menjadi Isyana
Syzyszune (bicara) 23.51, 28 November 2020 (UTC)
Sebaiknya fokusnya ke buku sejarah saja, bukan ke IAST. Saya yakin penyusun KBBI pun rujukannya ke buku-buku yang sesuai dengan kata bersangkutan. Kesampingkan IAST, lalu kumpulkan rujukan yang menyatakan bahwa penulisannya memang demikian. Kalau Anda fokus ke IAST, Anda tidak akan menemukan konsistensi. Apalagi masalah penulisan Śa dan Sha menjadi Sya. Kelihatannya saja berusaha konsisten, tapi tetap saja mengacu pada penulisan yang lebih lazim. Tidak hanya dalam penyerapan bahasa Sanskerta; dalam penyerapan bahasa asing yang lain pun demikian, tidak konsisten. Memakai prinsip kelaziman, atau rujukan sumber tepercaya.
Lebih baik kumpulkan buku-buku atau sumber yang menyatakan bahwa ejaannya memang demikian. -- Adiputra बिचर -- 29 November 2020 02.36 (UTC)
"Tidak semua aksara Talawya oleh KBBI ditulis dengan ejaan Sya."
Nah, dari sini sudah jelas bahwa IAST bukanlah acuan mutlak. -- Adiputra बिचर -- 29 November 2020 02.41 (UTC)
@Syzyszune: Baik dalam transkripsi bahasa Hindi dan Sanskerta dengan IAST, fonem sya (sa + virama + ya, स्य) TIDAK SAMA DENGAN śa (श) apalagi ṣa (ष). Kalau judulnya diubah menjadi Syailendra, maka saya jadi bingung, ini maksudnya sya atau śa. Mohon dibedakan. RaFaDa20631 (bicara) 29 November 2020 02.50 (UTC)
Dari yang saya pahami, śa (Dev: श , IPA: ʃa) ingin ditulis sebagai sya. Jadi bukan mengalihaksarakan स्य menjadi sya. Inilah yang memicu inkonsistensi sebab kata Sri juga ditulis dengan श. Akhirnya bakal cherry-picking belaka.
Lebih baik mengumpulkan buku-buku topik terkait yang menyatakan bahwa ejaannya memang harus demikian, daripada pakai rumus IAST ke Indonesia yang tak konsisten dan cherry-picking. -- Adiputra बिचर -- 29 November 2020 03.50 (UTC)
@RaFaDa20631: Judul sebaiknya menggunakan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar karena ini Wikipedia yang menggunakan bahasa Indonesia, bukan ensiklopedia yang inkosisten. Keterangan IAST bisa ditambahkan di dalam isi artikel, tanpa repot-repot. Banyak terjadi inkosisten pada artikel yang serupa contohnya Wangsa Isyana kalau ditulis dengan ejaan yang lazim maka judulnya menjadi Wangsa Isana. Bandingkan artikel di Wikipedia bahasa Inggris, mereka menyesuaikan pada pronunciation yang berlaku pada bahasa Inggris. Syzyszune (bicara) 05.38, 29 November 2020
Kalau Wikipedia Inggris menyesuaikan pada pronunciation pada bahasa Inggris, apakah Wikipedia Indonesia menyesuaikan pronounciation yang berlaku pada bahasa Indonesia? Hmmm....
Kasus yang bertolak belakang dengan pernyataan di atas, terjadi pada pemindahan artikel Siwa menjadi Syiwa. Padahal kalau mengikuti pengucapan bahasa Indonesia, seharusnya ejaannya menjadi Siwa. Berarti ini hal yang kontradiktif dengan kata-kata yang digarisbawahi: tidak mau ikuti pronunciation.
Kalau kukuh bahwa श harus dialihaksarakan menjadi sya, ini sebenarnya tidak sesuai dengan pronunciation beberapa kata yang sudah telanjur diucapkan masyarakat. Ambil contoh, kata Sri maupun Siwa di Indonesia tidak diucapkan dengan fonem /ʃ/ (sh atau sy). Para editor KBBI mungkin biasa mendengar kata Sri, tapi tidak biasa mendengar kata Siwa (karena non-Hindu), sehingga terjadi cherry-picking.
Saya lebih setuju menerapkan prinsip kelaziman (apa yang lazim diucapkan) dan mampu menyertakan banyak link buku agama Hindu, bahwa ejaan yang dipakai adalah Siwa bukan Syiwa, sebagaimana Sri Wisnu bukan Syri Wisnu. Kesimpulannya: menyesuaikan pronunciation.
Ini hanya perbandingan kasus saja jika mau menerapkan "penyesuaian pronunciation". -- Adiputra बिचर -- 29 November 2020 14.36 (UTC)
Kembali ke topik utama. Jika menerapkan "penyesuaian pronunciation", sekarang tergantung para ahli dan peminat dan penekun sejarah, mana yang biasa diucapkan. Sailendra atau Syailendra? -- Adiputra बिचर -- 29 November 2020 14.41 (UTC)

Arsip Oktober 2020

Terjemahkan

"This gives me a level of detachment from the proceedings and yet a lot of attachment. It has released a plethora of unexplored emotions in my head." Kalo kalimat tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, enaknya kayak gimana ya...? (Sumber) --Nicholas Michael Halim (bicara) 6 Oktober 2020 08.13 (UTC)

@Nicholas Michael Halim: bukannya menyinggung anda, tetapi Warung Kopi Bahasa bertujuan untuk membantu para pengguna mengenai kaidah kebahasaan istilah, dan lain lain bukan meminta terjemahan paragraf atau kalimat.

Catatan:Jika anda meminta terjemahan paragraf B.Inggris, saran Saya sih menggunakan google terjemahan atau aplikasi terjemahan inggris atau meminta kepada pengguna yang berpengalaman menggunakan B. Inggris (sekalian uji Ilmu kebahasaan inggrisnya 😅😅😅). ♣️Ďīśtörïñg♣️ᮍᮧᮘᮁᮧᮜ᮪? 6 Oktober 2020 14.41 (UTC)

Mungkin lebih tepat di halaman Wiktionary:Wiktionary:Translation requests . —―Rex AurōrumDisputātiō 6 Oktober 2020 22.19 (UTC)

Pemuliaan

Awalnya artikel ini membahas 'ilmu pemuliaan'. Lalu dipindah ke 'pemulian'. Maksud pemindah agar yang dibahas aktivitasnya saja. Interwikinya sekarang terhubung dengan artikel mengenai pengembangbiakan atau pembudidayaan di bahasa lain.

Setelah saya telusuri, di salah satu literatur ternyata 'ilmu pemuliaan' merujuk ke animal breeding. Istilah 'pemuliaan' digunakan di bidang pemuliaan tanaman dan pemuliaan hewan dengan makna pembudidayaan atau pengembangbiakan secara spesifik.

Apa tidak sebaiknya artikel ini dipindah dan diubah isinya agar cakupannya menjadi lebih luas?

Rex AurōrumDisputātiō 12 Oktober 2020 02.09 (UTC)>

mengenai kata "tepercaya"

Halo, Saya sering sekali lihat kata "tepercaya" yang menurut saya seharusnya "terpercaya" lebih tepatnya, kenapa ya diubah? Ada yang tau. ♣️Ďīśtörïñg♣️ᮍᮧᮘᮁᮧᮜ᮪? 10 Oktober 2020 13.08 (UTC)

Yang tepat adalah "tepercaya". Ter- jadi te- jika kata dasar diawali r atau suku awal diakhiri -er-. --Gervant of Shiganshina (bicara) 10 Oktober 2020 13.15 (UTC)
Kalo menurut KBBI, yang bener adalah tepercaya bukannya terpercaya... --Nicholas Michael Halim (bicara) 10 Oktober 2020 14.05 (UTC)
Ok, Terima kasih atas penjelasannya. ♣️Ďīśtörïñg♣️ᮍᮧᮘᮁᮧᮜ᮪? 11 Oktober 2020 07.19 (UTC)

Undang-Undang Cipta Kerja

Kayaknya judul halaman Undang-Undang Cipta Kerja salah deh, bukannya semestinya Undang-undang Cipta Kerja..? Kalo semisal saya salah, tolong kasih tau ya... --Nicholas Michael Halim (bicara) 9 Oktober 2020 03.01 (UTC)

Nama artikel undang-undang masih belum konsisten. Memang mayoritasnya dikapitalkan (Undang-Undang) tetapi masih ada yang belum. Nih, contohnya:
Mungkin bisa (sekalian) semuanya dikapitalkan? ―Rex AurōrumDisputātiō 9 Oktober 2020 05.55 (UTC)

Idealnya "Undang-undang" itu merujuk pada sebuah produk hukum peraturan perundang-undangan secara umum, dan "Undang-Undang" merujuk kepada peraturan perundang-undangan RI sebagaimana diatur oleh UU Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. Bagi UU RI, kapitalkan saja. dwf² (runding) 9 Oktober 2020 15.16 (UTC)

Kata ulang pada nama dikapitalisasi. UU yang sudah disahkan masuk dalam kategori nama. ꦱꦭꦩ꧀Bennylin dialog 15 Oktober 2020 22.11 (WIB)
Kalau Garis-garis Besar Haluan Negara itu bagaimana? Hanif Al Husaini (bicara) 16 Oktober 2020 07.41 (UTC)

Padanan kata territorial extent

Padanan kata untuk "territorial extent" yang tepat dalam konteks perundang-undangan apa ya? "Taraf wilayah" atau "jangkauan wilayah"? Atau ada saran lain? ⚜️ Fulgur 픽리 〰️yuk ngobrol ngab 13 Oktober 2020 17.49 (UTC)

@Fulgur Fiqri: setelah saya tinjau di internet, kata territorial extent bisa berarti "jangkauan teritorial" atau "jangkauan wilayah", kalo untuk "Taraf wilayah" saya kurang tau sih. ♣️Ďīśtörïñg♣️ᮍᮧᮘᮁᮧᮜ᮪? 15 Oktober 2020 05.44 (UTC)
Kalau konteksnya hukum internasional, saya rasa "jarak jangkau wilayah". Memanggil: @Danu Widjajanto:. dwf² (runding) 15 Oktober 2020 05.59 (UTC)

Templat:User id-4

Saya usul perubahan pada templat terkait.

Asal: Pengguna ini mampu bersumbangsih dengan bahasa Indonesia mendekati penutur ibu.

Menjadi: Pengguna ini mampu bersumbangsih dengan bahasa Indonesia setara penutur ibu.

Bandingkan dengan Wiktionary:Template:User ms-4: Pengguna ini dapat menyumbang dengan Bahasa Melayu bertaraf semacam bahasa ibunda.Rex AurōrumDisputātiō 14 Oktober 2020 04.29 (UTC)

@Rex Aurorum: kalo menurut saya sih lebih baik yang bagian paling atas (maksudnya tidak usah dirubah), "setara" bisa berarti "sama" kayak sinonim (ini berarti sama dengan {{id-N}} seharusnya kalimat yang benar atau saran saya dirubahnya:

Pengguna ini mampu bersumbangsih dengan bahasa indonesia "mendekati" penutur ibu.

Ituh menurut pendapat saya. Salam, ♣️Ďīśtörïñg♣️ᮍᮧᮘᮁᮧᮜ᮪? 15 Oktober 2020 05.39 (UTC)

Templat xx-4 itu biasanya ditujukan untuk penutur bahasa tertentu yang kefasihannya setara penutur asli tetapi bukan penutur asli. Jadi, sefasih apapun penutur itu ia tetap menggunakan templat xx-4 kalau ia bukan penutur asli.
Solusinya lainnya tetap pakai kata 'mendekati' tetapi ditambah kata yang menunjukkan level seperti: tingkat, taraf, dsb. ―Rex AurōrumDisputātiō 15 Oktober 2020 15.32 (UTC)

Hubungan Indonesia dengan [xyz] atau Hubungan [xyz] dengan Indonesia?

Di Templat:Hubungan luar negeri Indonesia masih belum standar. Manakah yang lebih tepat? ꦱꦭꦩ꧀Bennylin cakap 15 Oktober 2020 22.12 (WIB)

Izin mengajukan pendapat. Karena sudut pandangnya adalah hubungan luar negeri Indonesia dengan negara lain, sebaiknya dibakukan menjadi "Hubungan Indonesia dengan [xyz]". Salam Knucklepuff (bicara) 15 Oktober 2020 15.17 (UTC)
Dalam hal ini saya berpendapat kedua negara harus dipandang seimbang, karena Hubungan Indonesia dengan Amerika Serikat ialah sama dengan Hubungan Amerika Serikat dengan Indonesia. Entah ini sumbernya dari mana, tetapi setahu saya umumnya kedua negara diurutkan secara alfabetis, sehingga artikel yang saya tunjukkan di atas, AS disebut dahulu daripada Indonesia. Bandingkan dengan Hubungan Indonesia dengan Tiongkok, maka Indonesia disebut dahulu daripada Tiongkok. Memang, sekali lagi, ini tidak ada sumber atau rujukan kenapa harus demikian, tetapi saya rasa baik saja untuk diterapkan. Salam. Medelam (bicara) 15 Oktober 2020 16.07 (UTC)
Kalo menurut saya sih negara yang ingin berhubungan dengan negara itu yang lebih dulu, jadi nama pertama negara X yang ingin berhubungan negara K, ituh menurut pendapat saya tetapi bukan lewat alfabet sih. Salam, ♣️Ďīśtörïñg♣️ᮍᮧᮘᮁᮧᮜ᮪? 15 Oktober 2020 23.17 (UTC)
Sepertinya praktik di enwiki menggunakan urutan alfabetis, jadi yang nama negaranya lebih dulu secara alfabetis disebut lebih dulu, seperti en:Australia–Indonesia relations, en:Hungary–Indonesia relations, en:Indonesia–Lebanon relations, en:Indonesia–United States relations. Hanif Al Husaini (bicara) 16 Oktober 2020 07.47 (UTC)

Penggunaan kata "circa"

Apakah penggunaan kata "circa" sebaiknya digunakan? Saya pernah memeriksa artikel Alun-alun dan mengubah kata "circa" pada deskripsi gambar. Akan tetapi, salah seorang rollback mengembalikan revisi, begitu pula saya dan termasuk FBN122645 dan hampir berakibat perang suntingan. Apakah sebaiknya saya ubah atau mengalah saja (jika itu benar).Star Astromvix (bicara) 10 Oktober 2020 01.38 (UTC)

memanggil @Labdajiwa: untuk memberikan pernyataan atau Jawaban untuk pertanyaan ini. ♣️Ďīśtörïñg♣️ᮍᮧᮘᮁᮧᮜ᮪? 10 Oktober 2020 02.08 (UTC)
Kata "circa" boleh digunakan di Wikipedia. Kata "kira-kira" mungkin bisa dipakai sebagai pengganti "circa". Ada pendapat yang lain? Blue Sonic [ ꦉꦩ꧀ꦧꦸꦒ꧀ ] 10 Oktober 2020 02.12 (UTC)
Iya, circa juga sudah ada di KBBI. Saya juga sering menemukan penggunaan "circa" dalam Wikipedia bahasa Indonesia. Terkait foto ini, deskripsi dan tanggal pembuatannya pun tertulis "...Yogyakarta, Indonesia - circa 1857-1874" dan "1857 - 1874". Kalau diubah menjadi "diambil pada tahun 1857" atau "citra 1857" malah dikira foto jepretan pada tahun tersebut. Jadi, menurutku penggunaan "circa" adalah penggunaan yang sudah tepat untuk merujuk kepada sekitar tahun berapa jepretan tersebut diambil. — Labdajiwa (bicara) 10 Oktober 2020 02.17 (UTC)
kalo menurut Saya sih agar lebih dimengerti lebih baik menggunakan kata "sekitar" atau "Kira kira" agar pembaca halaman mengerti dan tau maksudnya. ♣️Ďīśtörïñg♣️ᮍᮧᮘᮁᮧᮜ᮪? 10 Oktober 2020 02.21 (UTC)
Mungkin tergantung konteksnya. Kalau untuk deskripsi gambar, saya rasa 'circa' lebih tepat digunakan. Naufal Farrasbicara 10 Oktober 2020 02.27 (UTC)
Saya sih setuju dengan pengguna FBN, sebab kata itu tidak umum dan mungkin banyak yang belum tahu. Saya sarankan untuk menggunakan kata yang lebih mudah dimengerti dan dipahami asalkan baku dan cukup umum. Star Astromvix (bicara) 10 Oktober 2020 02.31 (UTC)

Saya sudah memeriksa kata circa dalam kamus KBBI dan tidak ada kata "circa". Circa itu adalah kata dalam bahasa Inggris yang berarti "sekitar", "kira-kira", atau "kurang lebih". Mungkin penggunaan kata "circa" hanya umum digunakan di Wikipedia Bahasa Indonesia, dan saya lebih mengutakan penggunaan bahasa Indonesia yang benar dan baku. Para pembaca WBI pasti bingung dengan kata tersebut. Kalaupun digunakan, pasti ditulis ca. Star Astromvix (bicara) 10 Oktober 2020 08.35 (UTC)

Ada kok. dwf² (runding) 10 Oktober 2020 09.16 (UTC)
Ada kok. Stephanus Victor (bicara) 17 Oktober 2020 02.48 (UTC)

Artikel "Lawakan tunggal"

Saat saya sedang memeriksa artikel, saya melihat artikel Lawakan tunggal. Sepertinya ada kesalahan, artikel tersebut hasil pindahan dari "Pelawak tunggal". Menurut saya ini salah, kata Lawakan mengacu pada hasil pelawakannya, sementara pelawak pada penggunanya. Apakah sebaliknya batalkan revisi pengguna Rex Aurorum yang memindahkan artikel? Star Astromvix (bicara) 19 Oktober 2020 03.46 (UTC)

Tadinya saya mau berkomentar untuk memindahkan judul ke "Komika" saja. Tapi setelah saya cek artikel tersebut memang membahas tentang konsep lawakan dan bukan pelawaknya. Jadi itu sudah benar. N Joyer (pesan) 21 Oktober 2020 01.37 (UTC)

Simmering dan Poaching

Minta saran buat penerjemahan judul en:Simmering dan en:Poaching (cooking) --Glorious Engine (bicara) 26 Oktober 2020 00.24 (UTC)

Untuk simmering mungkin bisa diartikan pendidihan atau perebusan. Saya juga gak nyangka WBI belum punya artikel tentang "perebusan". (Artikel rebusan membahas tentang makanan dan artikel mendidih juga bukan tentang teknik memasak). N Joyer (pesan) 26 Oktober 2020 03.03 (UTC)

Wikipedia:Gambar pilihan/76 2020

Wikipedia:Gambar pilihan/76 2020 seharusnya memakai kata "foto" bukan "fotografi". Tanda koma juga seharusnya digunakan sebelum kata "dan". RXerself (bicara) 27 Oktober 2020 01.45 (UTC)

Mana yang benar?

Ada yang tau tidak perbedaan antara Bibliografi - Daftar pustaka-Bacaan lanjut? Soalnya saya sering sekali lihat perbedaan judul catatan suatu artikel di Wikipedia namun gaya isinya mirip. Mohon penjelasannya. Salam, ♣️໓iŞt໐riຖງ♣️ᦔⅈડ𝕜ꪊડⅈ? 27 Oktober 2020 03.15 (UTC)

  1. Makna bibliografi di KBBI adalah: daftar buku atau karangan yang merupakan sumber rujukan dari sebuah tulisan atau karangan atau daftar pustaka
  2. Bibliografi adalah suatu daftar pustaka yang mencangkup isi serta deskripsi dari sebuah buku, hal tersebut meliputi, judul, pengarang, edisi, cetakan, kota penerbit, nama penerbit, tahun terbit, jumlah halaman dan ukuran tinggi buku serta ISBN
Kesimpulannya adalah secara teknis: Bibliografi=Daftar rujukan=daftar buku=daftar pustaka; yang dikutip atau dirujuk dari sebuah pernyataan yang ada di artikel Wikipedia.
Sedangkan bacaan lanjutan; biasanya merupakan link, judul buku yang bisa dibaca lebih lanjut mengenai topik yang dibahas, tidak melihat apakah sumber bacaan tersebut dikutip atau dirujuk dalam sebuah artikel Wikipedia. – komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 27 Oktober 2020 03.47 (UTC)

Ok terima kasih atas penjelasannya. Salam, ♣️໓iŞt໐riຖງ♣️ᦔⅈડ𝕜ꪊડⅈ? 27 Oktober 2020 07.30 (UTC)

Arsip September 2020

Kata "Laik huni" dan "Layak huni"

Halo. Mungkin masalah kaya "Laik huni" dan "Layak huni" mungkin pernah dibicarakan. Kenapa kata layak huni diubah menjadi laik huni?. Dalam kamus KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) tidak ada kata laik huni dan sebaliknya hanya ada kata layak huni. Mungkin beberapa sumber menyebutnya laik huni huni tetapi belum tentu itu benar. Kata Layak huni dan Laik huni merupakan kata dari layak dan laik. Pernakah kata "laik" pernah digunakan? Mohon untuk ditindaklanjuti mengenai penggunaan kata tersebut, dan boleh disarankan, sebaiknya pakailah kata layak huni. – komentar tanpa tanda tangan oleh Astrom Geo (bk).

Kata laik sudah digunakan pada istilah laik terbang dan laik jalan. Menurut saya, kata laik juga tepat digunakan pada kelaikhunian karena menurut KBBI, laik berarti "memenuhi persyaratan yang ditentukan atau yang harus ada". Saya juga ingin mengutip pernyataan @Akmal agassi: bahwa KBBI dapat dijadikan patokan, namun jangan terlalu bergantung pada KBBI. Kasus seperti ini sering terjadi ketika saya dan rekan-rekan Wikipediawan lainnya merintis artikel bertopik penerbangan antariksa dan perkeretaapian. Kedua topik tersebut memiliki banyak istilah yang tidak ada atau bahkan tidak sesuai dengan KBBI sehingga konten artikel terpaksa sedikit "melanggar" aturan di KBBI. Naufal Farrasbicara — 8 September 2020 02.57 (UTC)
@Astrom Geo: Alasan pengubahan layak huni menjadi laik huni telah dibahas di sini. Anda bisa membacanya dahulu, lalu bertanya jika ada yang Anda rasa kurang jelas. Metal Zero-1 (bicara) 8 September 2020 12.34 (UTC)

Wikidata

Apakah keintiman bener untuk di-wikidata-kan ke en:Partnership? Saya baca isinya beda banget loh... --Nicholas Michael Halim (bicara) 12 September 2020 12.45 (UTC)

Ya, mungkin bisa dipindahkan saja ke d:Q736922. RXerself (bicara) 16 September 2020 13.28 (UTC)
Kalau mau dipindah ke d:Q736922, topik utama artikelnya harus membahas "hubungan intim" bukan "keintiman". —―Rex AurōrumDisputātiō 18 September 2020 12.40 (UTC)

WWW dan kategorinya

WBI telah memiliki artikel Waring Wera Wanua (sebelumnya World Wide Web, log pemindahan). Namun, kategori yang dipakai masih Kategori:World Wide Web. Apakah kategori tersebut bisa langsung dipindah dan perlukah kategori tersebut dipindah? Muhammad Rifqi Priyo Susanto (bicara) 6 September 2020 15.00 (UTC)

Sudah yakin artikelnya enggak dipindah-pindah lagi? Ada 9 pengguna yang pernah memindahkan judul sejak artikel itu dibuat, yaitu: Aris riyanto, Kenrick95, Wongso J, IvanLanin, Gunarto adam, Imanuel NS Uen, Kevdave, Bennylin, dan Rex Aurorum (ternyata saya juga pernah). —―Rex AurōrumDisputātiō
Harapan saya, artikel tersebut tidak dipindah lagi dan tetap menggunakan Waring Wera Wanua (lema di KBBI, entah kapitalisasinya). Muhammad Rifqi Priyo Susanto (bicara) 19 September 2020 08.00 (UTC)

Penyeragaman akhiran pada nama skala masa geologi.

Silakan lihat. Nama-nama skala geologi masih belum seragam. Ada yang menggunakan serapan dari bahasa Inggris dan ada yang menggunakan serapan dari bahasa Latin.

Berikut akhiran yang masih belum konsisten:

b. Inggris b. Latin b. Indonesia (via b. Inggris) b. Indonesia (via b. Latin)
-ian -ium -ian -ium
-ean -aicum -ean -aikum
-ic -icum -ik -ikum

N.B. 1. Tabel tidak mencantumkan akhiran -gen dan -sen. 2. Yang dimaksud akhiran pada pembahasan ini adalah bentuk terikat dan bentuk terikat semu.

Kita perlu mengacu ke bahasa Latin atau Inggris?

Kalau saya lebih condong ke bahasa Latin. Karena untuk nama-nama skala geologi yang sudah 'umum' bentukannya lebih dikenal dengan serapan dari bahasa Latin, contohnya: Paleolitikum. —―Rex AurōrumDisputātiō 25 September 2020 10.18 (UTC)

Saya setuju jika mengacu ke Latin, mengingat bahwa nama-nama skala masa geologi (terutama yang berakhiran -ikum) telah lama ada sebelum istilah-istilah Inggris hadir di segala ranah pengetahuan. Saya pikir istilah Latin di Indonesia telah diperkenalkan lewat bahasa Belanda.
Saya sedikit mengoreksi akhirannya, ke kata yang lebih tepat, yaitu -an dan -icum. -- Adiputra बिचर -- 25 September 2020 12.32 (UTC)
Memang sengaja saya tulis begitu. Makanya di n.b. saya tulis semu. —―Rex AurōrumDisputātiō 28 September 2020 18.23 (UTC)

Babi rusa

KBBI mencatat babi rusa dengan spasi (lema di KBBI). Namun, WBI masih menggunakan babirusa yang disambung: Babirusa, Babirusa buru, Babirusa sulawesi-utara, Babirusa togean, Babirusa bolabatu, dll. Perlukah artikel-artikel tersebut dipindahkan? Muhammad Rifqi Priyo Susanto (bicara) 19 September 2020 08.00 (UTC)

Perlu. Dalam kaidah kata majemuk bahasa Indonesia, kata penyusun pada kata majemuk harus ditulis terpisah kecuali ia dianggap padu. Atau mungkin bisa diadakan pemungutan suara. ―Rex AurōrumDisputātiō 19 September 2020 23.17 (UTC)
Wah, sepertinya Babi rusa sudah menjadi pengalihan ke Babirusa. Apakah bisa dipindah lagi? Juga, apakah ada bot yang dapat memperbaiki artikel-artikel yang menyebut tentang babi rusa (atau perbaikan lain yang sejenis)? Muhammad Rifqi Priyo Susanto (bicara) 29 September 2020 03.10 (UTC)

 Selesai – komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 23 Oktober 2020 05.45 (UTC)

Ketonggeng, Tungau

  • Ketonggeng itu nama ilmiahnya Thelyphonida atau Heterometrus cyaneus?
  • Tungau itu mites atau Acari?

—―Rex AurōrumDisputātiō 28 September 2020 19.49 (UTC)

Subkelas Acari/Acarina terdiri atas mites (tungau) dan ticks (caplak). Halaman tungau saya pindahkan dari acari (wikidata:Q19137) ke mite (wikidata:Q2441993). — RianHS (bicara) 2 Oktober 2020 07.44 (UTC)
Baik. Saya sudah perbaiki definisi tungau dan caplak di English Wiktionary. Tinggal ketonggeng saja yang masih belum selaras. —―Rex AurōrumDisputātiō 6 Oktober 2020 12.44 (UTC)
@Rex Aurorum: FYI, Ketonggeng adalah bentuk tidak baku, yang baku adalah ketungging. – komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 16 Oktober 2020 04.10 (UTC)

Odading dan variasi nama makanan daerah

Video Odading Mang Oleh mengingatkan saya bahwa nama suatu makanan bisa berbeda-beda antardaerah, terlebih setelah Uda Ivan mengetwit tentang variasi nama odading (utas). Di WBI, apakah ada ketentuan/konvensi mengenai pemilihan judul artikel utama bila tiada nama dalam bahasa Indonesia? Saat ini, judul artikel yang dipakai untuk odading adalah Bolang Baling (bolang-baling?). Muhammad Rifqi Priyo Susanto (bicara) 29 September 2020 03.45 (UTC)

Untuk pemilihan judul, ada beberapa opsi:
  1. gunakan Bahasa Indonesia sesuai KBBI, jika tidak ada
  2. gunakan Bahasa Melayu, karena sejatinya Bahasa Indonesia adalah dialek/bentuk baku dari Bahasa Melayu, jika tidak ada
  3. gunakan Bahasa Jawa, karena Bahasa Jawa paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia (setelah Bahasa Indonesia), jika tidak ada
  4. gunakan istilah yang paling umum digunakan.
– komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 27 Oktober 2020 03.56 (UTC)
NB: pernyataan di atas bukan konsensus atau kebijakan. Hanya saran. – komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 27 Oktober 2020 04.03 (UTC)

Penulisan huruf kapital pada judul artikel benda langit

Halo. Maaf jika pertanyaan ini sudah pernah diajukan sebelumnya
Apakah judul pada artikel-artikel yang mencantumkan benda langit seperti "atmosfer bumi", "suar matahari", dan sebagainya ditulis menggunakan huruf kapital atau dibiarkan dengan huruf kecil saja?

Naufal Farrasbicara 30 September 2020 15.55 (UTC)

@NFarras: Kalo misalkan Matahari, Bumi, Bulan, itu semuakan benda langit, maka harus diawali dengan huruf kapital. Sebaliknya, kalo atmosfer, luminositas, itu diawali dengan huruf kecil (pengecualian kalo kata-kata tersebut terletak di awal kalimat). --Nicholas Michael Halim (bicara) 1 Oktober 2020 01.00 (UTC)
Setuju Setuju♣️Ďīśtörïñg♣️ᮍᮧᮘᮁᮧᮜ᮪? 2 Oktober 2020 05.52 (UTC)
Bumi, Matahari, atau Bulan adalah nama diri, jadi harusnya sih pakai huruf kapital. Blue Sonic [ ꦉꦩ꧀ꦧꦸꦒ꧀ ] 6 Oktober 2020 08.24 (UTC)

Arsip Agustus 2020

Arktik vs Arktika

Halo. Dalam bahasa Inggris, istilah arctic dapat dipakai untuk menyebut wilayah di Kutub Utara, nama lintang, nama laut, dan nama sifat yang berkaitan dengannya. Namun, istilah antarctic hanya dipakai untuk menyebut wilayah di Kutub Selatan. Istilah antarctica dipakai untuk menyebut benuanya.

Dalam bahasa Indonesia (per KBBI V), istilah antarktika dipakai untuk menyebut benuanya. Namun, istilah antarktik bersinonim dengan antarktika. Yang lebih membuat bingung, kata arktik tidak tercatat dan hanya ada kata arktika.

Di WBI, istilah arktika dipakai untuk menyebut wilayah di Kutub Utara dan yang terkait dengannya. Namun, istilah arktik juga dipakai dalam nama Samudra Arktik.

Jadi, apakah ada kesepakatan pemakaian empat istilah tersebut (arktik, arktika, antarktik, dan antarktika)? Muhammad Rifqi Priyo Susanto (bicara) 12 Agustus 2020 00.10 (UTC)

Pemakaian pada WBI sudah tepat sesuai kesepakatan penggunaan, yaitu: Antarktika, Arktika dan Samudra Arktik. Kata "Antarktik" tidak lazim dipakai. JohnThorne (Bicara) 1 September 2020 03.03 (UTC)

Saran

Minta saran untuk bob cut, bagaimana penerjemahannya ya? Apakah potongan bob sudah benar? --Nicholas Michael Halim (bicara) 12 Agustus 2020 06.49 (UTC)

Di situs kecantikan biasanya disebut "Potongan rambut bob" atau "Gaya rambut bob".Hand15 (bicara) 12 Agustus 2020 18.43 (UTC)

Play (theatre)

Dalam konteks teater, play itu padanan bahasa Indonesianya apa ya? Apakah sandiwara, lakon, permainan teater, permainan drama, drama atau lainnya? --Nicholas Michael Halim (bicara) 14 Agustus 2020 13.36 (UTC)

"Sandiwara" atau "lakon" paling cocok menurut saya. dwf² (runding) 15 Agustus 2020 20.05 (UTC)
Tapi artikel sandiwara sudah ada, dan lakon dialihkan ke sandiwara. Jadi gimana nih confused? Soalnya pas saya mau buat artikel, eh ternyata udh dibikin orang lain... :( --Nicholas Michael Halim (bicara) 16 Agustus 2020 04.00 (UTC)
Nicholas Michael Halim: Menurut saya pribadi lebih cocok jika diterjemahkan menjadi "Pertunjukan teater" atau "Pertunjukan drama". Tapi, bisa juga Anda tambahkan saja di artikel yang sudah ada itu, tinggal tambahkan bagian baru. Aviel Dase (Kirim Pesan) 17 Agustus 2020 12.09 (WITA)

Judul artikel raja/sultan

Kalau mengacu ke Wikipedia:Pedoman penamaan/Tokoh, gelar tidak perlu ditulis, kan? Berarti artikel-artikel yang masih memuat gelar seperti Sultan Mahmud Badaruddin II bisa dipindahkan langsung ya. Terus aku juga mau nanya soal penggunaan "dari [nama kerajaan/kesultanan]" untuk pertalan "of [nama kerajaan/kesultanan]". Ini lazim dipakai dalam bahasa Inggris, tapi rasanya kurang natural kalau dipakai dalam bahasa Indonesia. Aku masih bisa terima kalau dipakai untuk disambiguasi, misalnya Muhammad I dari Granada vs. Muhammad I dari Kordoba. Tapi untuk penguasa yang gelarnya tidak lazim dan dapat langsung dikenali, sepertinya tidak perlu menambahkan keterangan ini. Bagaimana? Masjawad99💬 15 Agustus 2020 18.09 (UTC)

Setuju dengan kedua poinnya, judul penguasa seperti Raja dan Sultan tidak perlu ditambahkan di judul, dan nama penguasa yang sudah unik dan dapat langsung dikenali (seperti misal Hayam Wuruk, Baabullah) tidak perlu ditambahkan "dari X". HaEr48 (bicara) 15 Agustus 2020 18.22 (UTC)

Tempurung Angulyagra misamisensis

Pada kolom gambar pilihan di halaman utama hari ini saya membaca frasa "Tempurung Angulyagra misamisensis". Apakah "tempurung" adalah istilah yang tepat, alih-alih "cangkang"? Jika yang ditampilkan adalah gambar kulit lokan, istilah "tempurung" (dalam arti menyerupai tempurung) mungkin masih terasa wajar, tetapi pemakaian istilah "tempurung" pada caption gambar yang sama sekali tidak menyerupai tempurung menimbulkan rasa ganjil. Stephanus Victor (bicara) 20 Agustus 2020 14.37 (UTC)

Kalau menurut definisi formal (kamus) memang lebih tepat memakai cangkang. Namun, sehari-hari istilah tempurung cukup sering digunakan untuk konteks tersebut. ―Rex AurōrumDisputātiō 24 Agustus 2020 05.53 (UTC)

Arsip Juli 2020

Jogging

Apa padanan kata untuk en:Jogging? ꦱꦭꦩ꧀Bennylin cerita 1 Juli 2020 11.53 (WIB)

Lari santai --What a joke (bicara) 1 Juli 2020 05.17 (UTC)
Joging atau Lari laun Hand15 (bicara) 1 Juli 2020 20.08 (UTC)
+1 Lari laun. Admin WBI juga pernah ngetwit lari laun. — Labdajiwa (bicara) 2 Juli 2020 07.49 (UTC)
Kalau mengikuti KBBI sih... pakai kata joging. — 808 (bicara) 2 Juli 2020 08.04 (UTC)
Sprint (lari cepat) juga ada di KBBI. — Labdajiwa (bicara) 2 Juli 2020 08.24 (UTC)

Federal v Persekutuan

Mohon pendapat di Pembicaraan:Mahkamah Persekutuan Malaysia, tentang istilah manakah yang dapat dipergunakan (Mahkamah Persekutuan v Mahkamah Federal). dwf² (runding) 2 Juli 2020 11.04 (UTC)

Antivirus vs antiviral

Istilah "Obat antivirus" sepertinya memang lebih umum digunakan. Namun kalau merujuk KBBI (lihat entri "antiviral"), sepertinya "obat antiviral" jauh lebih tepat. Selain itu, antivirus dalam KBBI merujuk pada istilah yang berkaitan dengan komputer (lihat entri "antivirus"). Dalam jurnal/penulisan ilmiah penggunaannya berbeda beda-beda, "obat antiviral" (111 hasil) vs "obat antivirus" (261 hasil). Silakan jika ada yang ingin berkomentar. Terima kasih --Hidayatsrf (bicara) 7 Juli 2020 03.00 (UTC)

Memanggil sdr. RianHS dan sdri. ‎Anya Iziatanaf :D. — 808 (bicara) 7 Juli 2020 03.14 (UTC)
Sepertinya entri antivirus dan antiviral di KBBI dimaksudkan untuk menekankan perbedaan antara istilah di bidang komputer dan di bidang biologi. Padahal, jika menilik dari jenis katanya, virus termasuk nomina, sedangkan viral tergolong adjektiva. Di glosarium kedokteran halaman 52, antiviral tetap diterjemahkan sebagai antiviral, sedangkan antiviral drugs diterjemahkan menjadi obat antivirus.
Untuk zat antiinfeksi, bahasa Inggris memakai versi adjektiva: antiviral, antibacterial, antiparasitic, antiprotozoal, dan antifungal. Bahasa Indonesia sendiri lebih sering memakai versi nomina: antivirus, antibakteri, antiparasit, dan antijamur/antifungi. Sementara versi adjektiva lebih sering dipakai untuk menyatakan sifat dan bukan zat/obatnya, misalnya efek antibakterial, potensi antibakterial, aktivitas antibakterial, dsb.
KBBI belum konsisten, ada entri antibakteri, antikuman, dan antijamur (pakai nomina); ada juga antiviral dan antiretroviral (pakai adjektiva); serta ada antihipertensi dan antihipertensif (pakai nomina dan adjektiva, meskipun definisinya sama). Sejauh ini, saya juga tidak tahu, mau ikut konsistensi atau mau ikut KBBI. :D -- RianHS (bicara) 7 Juli 2020 09.03 (UTC)

Nama tempat huruf besar ya

Tahukah Anda hari ini, "... bahwa air di danau Great Salt Lake, di negara bagian Utah, Amerika Serikat, empat kali lebih asin daripada air di samudra manapun di dunia?", nama tempatnya huruf besar ya dan Great Salt Lake sudah ada kata danaunya jadi tidak usah ditambah danau lagi. "... bahwa air di Great Salt Lake, di Negara Bagian Utah, Amerika Serikat, empat kali lebih asin daripada air di samudra manapun di dunia?" RXerself (bicara) 7 Juli 2020 12.47 (UTC)

Midstream

Mohon saran untuk padanan/terjemahan dari frase "midstream" pada industri minyak bumi. "Upstream" telah diterjemahkan ke Hulu (industri minyak bumi), sementara "downstream" telah diterjemahkan ke Hilir (industri minyak bumi). ardhan (bicara) 13 Juli 2020 08.41 (UTC)

Industri antara Hand15 (bicara) 14 Juli 2020 00.22 (UTC)
Baik, terima kasih. Saya sebelumnya kepikiran pake "industri tengah", tapi sepertinya "industri antara" memang lebih cocok :) ardhan (bicara) 17 Juli 2020 01.35 (UTC)

Padanan untuk "diversity"

Glosarium Kemendikbud memadankan diversity dengan "keanekaragaman" (dalam konteks biologi dan perhutanan) serta "diversitas" dan "keberagaman" (dalam konteks pendidikan). "Keragaman", "kemajemukan" dan "kebinekaan" sepertinya juga sering dipakai. Semuanya ada di KBBI. Kalau dari pengamatan sekilas di internet, sepertinya "keberagaman", "kemajemukan" dan "kebinekaan" biasanya dipakai dalam konteks sosiologi, sedangkan "keanekaragaman" lebih lazim dipakai dalam konteks biologi. Tapi saya perlu memilih salah satunya untuk menerjemahkan konsep superdiversity. Kira-kira bagusnya pakai apa ya? Masjawad99💬 15 Juli 2020 06.00 (UTC)

Diversitas aja, Masjawad99. Super dan diversitas sama-sama dari bahasa Latin, dan KBBI punya lema "super-". تابيق ~ Japra (obrol) 17 Juli 2020 05.53 (UTC)

Spacewalk

Saya cukup kebingungan dalam menerjemahkan istilah spacewalk. Di artikel kegiatan luar kendaraan, spacewalk diterjemahkan menjadi "perjalanan antariksa". Menurut saya, penerjemahan ini ambigu karena jika diterjemahkan kembali ke bahasa Inggris maknanya dapat berbeda. Kata perjalanan lebih banyak diterjemahkan menjadi travel, trip, atau voyage (definisi kedua dalam KBBI: kepergian (perihal bepergian) dari suatu tempat ke tempat yang lain). Sebenarnya, ada beberapa alternatif dari kata dasar jalan seperti:

  1. edar-->peredaran= gerakan (perjalanan dan sebagainya) berkeliling (berputar); keadaan beredar
  2. (me)rapah= menjelajah; mengembara (tidak ada bentuk pe-an)
  3. (me)langlang= meronda; mengembara (tidak ada bentuk pe-an)
  4. (me)rodong= mengembara ke mana-mana (tidak ada bentuk pe-an)

Adakah pendapat mengenai hal ini? Metal Zero-1 (bicara) 16 Juli 2020 17.57 (UTC)

Akmal agassi Menurutku "berjalan" sudah cukup mewakili, asal konteksnya jelas. Misalnya di Wikipedia:Gambar pilihan/86 2020 takarir (caption) nya adalah : "Michael L. Gernhardt berjalan di luar angkasa selagi masih terhubung dengan lengan robotik Pesawat ulang-alik Endeavour pada tahun 1995". Kalau masih kurang jelas, bisa di tambah "di luar angkasa" atau "di luar wahananya", tergantung konteks kalimat. Mengenai tidak ada bentuk pe-an, untuk penerjemahan kalimat bisa diakali agar kalimatnya menggunakan bentuk aktif (berjalan) alih-alih melibatkan pe-an. Seperti halnya contoh diatas yang tidak menyebut "Perjalanan Gernhardt di luar angkasa ...", karena akan menjadi ambigu dan kurang natural. HaEr48 (bicara) 16 Juli 2020 18.29 (UTC)
Menurut saya terjemahan spacewalk adalah kegiatan luar kendaraan. Mengingat istilah teknis yang sering dipakai adalah extravehicular activity.--Adhiwangsa (bicara) 29 Juli 2020 04.25 (UTC)
Adhiwangsa Tetap butuh padanan/terjemahan langsung dari spacewalk sebagai ragam istilah karena di Wikipedia bahasa Inggris sendiri penggunaan istilah spacewalk tetap jamak ditemukan sekalipun artikelnya telah dialihkan ke extravehicular activity. Untuk sementara, saya pikir terjemahan yang paling tepat adalah "berjalan di luar angkasa" seperti saran Bung HaEr48, meski menurut saya frasa ini masih terlampau panjang. Metal Zero-1 (bicara) 30 Juli 2020 13.24 (UTC){

Deep state

Saya rasa istilah negara dalam sebagai padanan deep state kurang cukup menangkap esensi katanya, selain terlalu literal. Media kita juga tidak konsisten menerjemahkannya (CNN). Saya mengajukan tiga opsi istilah baru:

  1. Negara dalam negara: dari state within a state, Kompasiana
  2. Negara bayangan: juga disebut pada artikel Kompasiana di atas dan Geotimes
  3. Daulat terpendam: perubahan dari daulah terpendam dari bahasa Melayu, diajukan oleh Hishamuddin Rais di Malaysiakini.
    Btw, kata daulat disini juga sepadan dengan devlet dari istilah Turki (derin devlet) yang menjadi dasar istilah bahasa Inggris. HaEr48 (bicara) 20 Juli 2020 16.36 (UTC)

Mohon pendapatnya. dwf² (runding) 20 Juli 2020 10.02 (UTC)

Setuju kalau "negara dalam" terlalu literal dan tidak menangkap esensinya. Di penjelasan en.wp ada istilah kratos en kratei (Yunani) dan imperium in imperio (Latin) untuk konsep yang sama, jadi aku rasa kita bisa memakai "negara dalam negara" dengan dasar ini, dan lebih mudah dipahami. HaEr48 (bicara) 20 Juli 2020 16.36 (UTC)
Saya pribadi suka dengan "daulat terpendam". Dekat dengan istilah asli Turki-nya, dan cukup estetis (?) sebagai sebuah kata Melayu-Indonesia. dwf² (runding) 20 Juli 2020 17.32 (UTC)

Lebih suka negara bayangan, kalau "negara dalam negara" terlalu ambigu, contohnya Kesultanan Yogyakarta itu seperti negara dalam negara pada masa Hindia Belanda, begitu pula dengan Kerajaan Mysore di Kemaharajaan Britania. Kalau istilah "daulat terpendam" kekhawatiranku cuma satu: istilahnya cuma dipake dalam bahasa Melayu dan tidak dalam bahasa Indonesia. Danu Widjajanto (bicara) 21 Juli 2020 08.23 (UTC)

Postal service

Mohon saran dalam menerjemahkan frase "postal service", misalnya pada kalimat berikut: "In Russia, registered mail may be sent by several postal services". Apakah menggunakan "layanan pos" seperti pada Layanan Pos Amerika Serikat atau sebaiknya diganti dengan frase lain? Saya sih sebenernya lebih sreg kalo pake frase "jawatan pos". ardhan (bicara) 22 Juli 2020 12.30 (UTC)

"Jawatan pos"/"dinas pos". dwf² (runding) 22 Juli 2020 12.32 (UTC)
Baiklah kalau begitu, untuk saat ini saya akan pakai frase "jawatan pos" saja.
Lalu untuk frase "chain of custody" mungkin ada saran? Frase tersebut merujuk pada "pencatatan semua aktivitas serah terima yang terjadi selama pengiriman pos", misal untuk pengiriman dari Jember ke Jakarta, maka "chain of custody"-nya adalah dari pengirim ke Kantor Pos Jember, lalu dari Kantor Pos Jember ke Kantor Pos Surabaya, dst. Saya cuma kepikiran pake "rangkaian serah terima" atau "bukti serah terima", tapi kayaknya kurang cocok 😅 ardhan (bicara) 23 Juli 2020 07.51 (UTC)
chain of custody = riwayat kronologis pos? ―Rex AurōrumDisputātiō 24 Agustus 2020 05.49 (UTC)

Kalimat (terjemahan)

Ada yang bisa menerjemahkan kalimat ini?: The marketing and distribution team took the decision to shift the release keeping in mind the post exam scenario for students and families. Terima kasih.--Nicholas Michael Halim (bicara) 23 Juli 2020 11.10 (UTC)

Tim pemasaran dan distribusi "sesuatu" memutuskan untuk menunda/menggeser (tanggal) perilisan "sesuatu" atas pertimbangan situasi pasca ujian para siswa dan keluarga. "Sesuatu" diganti dengan kata yang tepat sesuai konteks dalam paragraf atau kalimat sebelumnya. Hand15 (bicara) 23 Juli 2020 20.24 (UTC)

Tagline

Saya mau membuat artikel tagline, tapi tidak tahu terjemahan bahasa Indonesianya yang tepat apa... Apakah itu artinya kalimat tagar, atau yang lain..? --Nicholas Michael Halim (bicara) 24 Juli 2020 03.52 (UTC)

Digabung ke slogan saja mungkin? Merujuk ke pernyataan IvanLanin berikut. Atau memang terpaksa sekali harus menyerap, mungkin slogan dagang/slogan pemasaran, namun hal ini rasanya tidak lazim. Salam. Medelam (bicara) 24 Juli 2020 07.42 (UTC)

Line producer

Line producer (dalam perfilman) itu artinya apa ya? Apakah produser lini, produser garis atau lainnya..? --Nicholas Michael Halim (bicara) 27 Juli 2020 12.28 (UTC)

Ada yang berpendapat menjadi "produser pelaksana", namun jika memang tidak lazim diserap apa adanya saja menurut pendapat saya. Salam. Medelam (bicara) 27 Juli 2020 13.44 (UTC)

"laik huni" vs "layak huni"

Artikel Kelayakhunian planet dan Templat:Astrobiologi menggunakan terminologi "layak huni" dan "kelayakhunian" untuk mendeskripsikan planet yang dapat mendukung kehidupan. Meskipun demikian, beberapa situs web yang secara khusus membahas masalah ini (langitselatan, Infoastronomy, dan Bosscha) menggunakan terminologi "laik huni" dan "kelaikhunian". Setelah saya cek di KBBI daring dan situs web langitselatan, "laik huni" lebih cocok diterapkan karena kata "laik" berarti 'pantas setelah memenuhi syarat-syarat yang ditentukan', namun istilah tersebut tidak ada di KBBI dan "layak huni" justru ada.

Jadi, apakah istilah tersebut sebaiknya diganti atau tidak? — Naufal Farras (bicara) 29 Juli 2020 11.21 (UTC)

NFarras Saya rasa dalam kasus ini kita tidak perlu terlalu terpaku pada KBBI, sebab KBBI berfungsi sebagai pencatat bahasa yang digunakan oleh masyarakat. Belum terdaftar di KBBI bukan berarti kata/frasa tersebut keliru, toh nyatanya setiap tahun KBBI diperbaharui dua kali. Saya usul istilahnya disamakan menjadi laik huni saja, mengikuti penggunaan istilah tersebut pada beberapa artikel di internet. Mungkin jadinya seperti konsensus kata Prancis dan Perancis sebelum KBBI membakukan kata Prancis. Metal Zero-1 (bicara) 23 Agustus 2020 11.31 (UTC)
Istilah laik huni biasanya dipakai untuk keadaan teknis (memenuhi syarat tertentu) sedangkan layak huni lebih luas cakupannya (tidak harus memenuhi syarat teknis tertentu). ―Rex AurōrumDisputātiō 24 Agustus 2020 05.37 (UTC)
Kalau begitu, istilah laik huni lebih tepat jika digunakan pada konteks ini. Sebab planet habitability memiliki syarat-syarat teknis yang terperinci. @NFarras:, silakan mengubah artikel dan templatnya. Metal Zero-1 (bicara) 24 Agustus 2020 12.50 (UTC)
Artikel dan templat sudah saya pindahkan dan perbaharui. Terima kasih jawabannya — Naufal Farras (bicara) 24 Agustus 2020 14.03 (UTC)
Tambahan info sedikit. (Mungkin) kata majemuk yang mengandung laik memang ditujukan untuk hal teknis. Saya sering menjumpai contoh sehari-hari yang memerlukan sertifikasi khusus agar dapat menjadi "laik", yaitu laik jalan dan laik terbang. ―Rex AurōrumDisputātiō 25 Agustus 2020 02.34 (UTC)

Padanan kata "Flight Engineer"

Saya cukup bingung mengenai padanan kata untuk "Flight Engineer" seperti pada artikel en:Soyuz MS-17? --Adhiwangsa (bicara) 30 Juli 2020 02.00 (UTC)

Teknisi Penerbangan. Kalau tidak bisa, diserap langsung saja. --Gervant of Shiganshina (bicara) 30 Juli 2020 02.38 (UTC)

Arsip Juni 2020

Tanda baca dalam {{GP}} dan {{GP/2}}

Saya menemukan bahwa terdapat tanda titik dua (:) setelah kata oleh dalam {{GP}} dan {{GP/2}}. Menurut pedoman penulisan tanda titik dua, seharusnya tidak perlu ada tanda titik dua.

Berikut beberapa usulan saya:

  • Gambar oleh Andi dan Budi (penyunting)
  • Gambar oleh Andi dan Budi (penyunting dan pengunggah)
  • Gambar oleh Andi, Budi (penyunting), dan Cecek (pengunggah)
  • Pembuat: Andi, penyunting: Budi, pengunggah: Cecek
  • Pemilik: Andi, penyunting: Budi, pengunggah: Cecek

Terima kasih sebelumnya. Muhammad Rifqi Priyo Susanto (bicara) 1 Juni 2020 12.10 (UTC)

Bukankah memang spasi setelah tanda titik dua masih digunakan, ya? Yang tidak boleh kan sebelum, kecuali pada penulisan angka (misal 1:2). Albertus Aditya (bicara) 1 Juni 2020 12.17 (UTC)
Terima kasih atas balasan cepatnya. Maaf, maksud saya bukan spasi, melainkan tanda titik dua. Pada {{GP/2}}, setelah kata oleh terdapat tanda titik dua (:). Misalnya contoh GP edisi kali ini.

"Oleh: John Masterson, CSIRO, restorasi oleh Bammesk"

Terlihat bahwa terdapat tanda titik dua (:) setelah kata oleh. Muhammad Rifqi Priyo Susanto (bicara) 1 Juni 2020 15.30 (UTC)

Black Lives Matter Logo in different languages

Please help to translate the Black Lives Matter Logo for this wikipedia.
Follow this Link to get to the request. Thank you --Mrmw (bicara) 7 Juni 2020 17.42 (UTC)


Tampaknya permintaan ini telah dibatalkan per Pembicaraan:Black Lives Matter. (saya sembunyikan) ꦱꦭꦩ꧀Bennylin bicara 1 Juli 2020 11.55 (WIB)

COVID-19 dan Penyakit koronavirus 2019

Diskusi mengenai penamaan halaman ini memang sudah didiskusikan bulan Februari, tapi karena ada pemindahan besar-besaran oleh MRZQ dengan memindahkan "Penyakit koronavirus 2019" menjadi "COVID-19" karena alasan lebih populer, maka saya diskusikan kembali. Menurut pengguna-pengguna Wikipedia, lebih baik gunakan "Penyakit koronavirus 2019" atau "COVID-19"? Panggil: @MRZQ dan RianHS: Dzaky Adinata (bicara) 15 Juni 2020 00.09 (UTC)

Terima kasih kepada Blue Sonic karena telah membuka diskusinya. Ada dua halaman yang sudah dipindah oleh @MRZQ: Pandemi koronavirus 2019–2020 (menjadi Pandemi COVID-19 dan Pandemi koronavirus di Indonesia (menjadi Pandemi COVID-19 di Indonesia), sementara puluhan halaman lainnya masih menggunakan judul koronavirus (termasuk kategori dan templat). Saya juga sudah meninggalkan pesan di halaman pembicaraannya.
COVID-19 memang nama umum yang dipakai di mana-mana, termasuk Kemenkes RI (en:WP:COMMONNAME). Jika menilik Wikipedia:Pedoman penamaan, apa COVID-19 tergolong dalam subjudul Pedoman Umum nomor 3, seperti FIFA? Namun, saya agak ragu untuk mengubah judul halaman menjadi COVID-19 karena tulisan dan penyebutannya dalam bahasa Indonesia berbeda (huruf C, sebutan K). Singkatan lain seperti FIFA, SARS, dan MERS, tidak masalah karena penulisan dan penyebutannya sama. KBBI daring sendiri sudah memasukkan lema koronavirus dan dalam contoh kalimatnya malah menuliskan KOVID-19, yang tidak umum dipakai.
Saya juga meminta pendapat pengguna yang lebih berpengalaman dan lebih paham kebijakan Wikipedia, termasuk @Bennylin: yang membuat Wikipedia:Panduan menyunting artikel koronavirus dan @Kevdave: yang memberi saran waktu diskusi bulan Februari lalu. Terima kasih. -- RianHS (bicara) 15 Juni 2020 03.26 (UTC)
Menurut saya, ada baiknya id.wp menggunakan frase 'COVID-19' hingga ada terjemahan / sebutan yang resmi dirilis oleh pemerintah, karena frase 'koronavirus' sebenarnya merujuk pada hal yang lebih umum. ardhan (bicara) 16 Juni 2020 06.04 (UTC)

Kalau merujuk kepada pedoman penamaan di Wikipedia bahasa Inggris, ada lima pertimbangan utama untuk memilih judul artikel: 1) recognizability (mudah dikenali), 2) naturalness (tidak terkesan dibuat-buat), 3) precision (mengidentifikasi kontennya dengan tepat), 4) conciseness (tidak perlu panjang-panjang), dan 5) consistency (selaras dengan penamaan artikel serupa di Wikipedia).

Berdasarkan pertimbangan kelima unsur di atas, penggunaan istilah seperti "pandemi COVID-19" sepertinya lebih tepat dibandingkan dengan "pandemi (penyakit) koronavirus (2019) 2019–2020". Penggunaan istilah "COVID-19" di sini akan membuat judulnya lebih mudah dikenali, topiknya teridentifikasi dengan jelas, tidak terlalu panjang, dan konsisten dengan penamaan artikel bertopik serupa seperti wabah SARS 2002–2004 (bukan "wabah koronavirus 2002–2004" atau "wabah sindrom pernafasan akut berat 2002–2004").

Halaman mengenai penyakitnya sendiri tidak masalah jika ingin tetap dibiarkan "penyakit koronavirus 2019", karena di situ penyakitnya adalah topik utama artikel. Soal bahwa penyebutan dan tulisan berbeda juga tidak masalah menurut saya, karena secara teknis memang ini singkatan asing jadi tidak mengikuti kaidah fonologi bahasa Indonesia (bedanya singkatan tidak dimiringkan jika ditulis). Malah contoh yang memakai "KOVID-19" itu aneh menurut saya karena kesannya jadi setengah-setengah terjemahannya ("koronavirus disease"?). Mending sekalian pakai "PENKOR-19" ahahaha. Masjawad99💬 19 Juni 2020 13.41 (UTC)

Untuk istilah PENKOR-19 bisa diusulkan di kbbi.kemdikbud.go.id/entri/koronavirus atau di entrinya sendiri, siapa tahu diterima. — Labdajiwa (bicara) 20 Juni 2020 02.24 (UTC)
Setuju dengan Masjawad99, sepertinya nama COVID-19 sudah sesuai dengan lima pertimbangan tersebut. HaEr48 (bicara) 20 Juni 2020 02.43 (UTC)
Sebenarnya penulisan yang benar itu COVID-19 (penulisan gaya WHO) atau Covid-19 seperti yang banyak dituliskan di media massa? Contoh kasus misalnya artikel Iwan Dwiprahasto. Atau, Budi Karya Sumadi#Masalah kesehatan saat saya pertama kali ikut menulis tentang dampak Covid-19 terhadap transportasi khususnya transportasi rel. Jika memang yang benar COVID-19, dipersilakan untuk memperbaikinya dengan bot, karena mungkin ada artikel lain yang menuliskan "Covid-19". Terima kasih. Alqhaderi Aliffianiko (bicara) 20 Juni 2020 02.48 (UTC)
@Alqhaderi Aliffianiko: Sebetulnya jika merujuk pada PUEBI[1], semestinya malah huruf kecil semua ("covid-19", lihat II.H.8.) karena itu bukan nama diri dan terdiri dari gabungan suku kata alih-alih huruf pertama setiap unsur (kayak "SARS" misalnya, lihat II.H.2.b.). Tapi balik lagi, menurut saya ini singkatan asing, jadi kaidah bahasa Indonesia tidak perlu diaplikasikan dengan kaku di sini. Contohnya Indonesian Asian Games 2018 Organizing Committee kemarin yang sering disingkat "INASGOC". Padahal kalau memakai kaidah ejaan bahasa Indonesia, nama diri yang singkatannya terdiri dari gabungan suku kata cukup awalnya saja yang kapital ("Inasgoc", lihat II.H.7.). Di pemberitaan media massa kedua variasi ini dipakai[2], tapi "INASGOC" jauh lebih umum. Masjawad99💬 20 Juni 2020 03.24 (UTC)

Wuih, terima kasih atas ulasannya, Masjawad99. Kalau memang tidak ada lagi yang keberatan, mungkin halaman-halamannya bisa mulai kita pindahkan. — RianHS (bicara) 20 Juni 2020 08.02 (UTC)

Skots vs Scots

Artikel Bahasa Scots menggunakan kata "Scots", tetapi artikel Dialek-dialek Skots Ulster menggunakan kata "Skots", mana yang sebaiknya diubah? Ekirahardian (bicara) 24 Juni 2020 20.52 (UTC)

@Ekirahardian: Kalau dicari di Google Books sama Google Scholar, kayaknya yang banyak dipakai malah "bahasa Skot" (tanpa 's') atau "bahasa Skotlandia". Aku cenderung pakai "bahasa Skotlandia", tapi kalau misalnya dianggap problematik karena Skotlandia tidak hanya berisi penutur "Scots language", mungkin bisa pakai "bahasa Skot". Masjawad99💬 25 Juni 2020 15.02 (UTC)

Saran saya kalau memang lebih banyak buku yang memakai "Skot" lebih baik nama "Scots" dan "Skots" diubah ke "Skot" saja, kalau "bahasa Skotlandia" takutnya malah ambigu dengan bahasa Gaelik Skotlandia. Ekirahardian (bicara) 27 Juni 2020 10.54 (UTC)

Perkembangan dan Pengembangan

Di Wikipedia bahasa Inggris, ada halaman disambiguasi untuk kata "development". Halaman-halaman di dalamnya kalau di WBI diterjemahkannya ada yang jadi "perkembangan" (child developmentperkembangan anak), "pengembangan" (software developmentpengembangan perangkat lunak), dan "pembangunan" (land developmentpembangunan lahan). Kalau di sini, ada halaman disambiguasi untuk "perkembangan", dan "pembangunan" dialihkan ke situ. Saya ragu-ragu – apakah halaman-halaman mengenai "pengembangan" sebaiknya dimasukkan ke halaman disambiguasi tersebut juga, atau buat halaman disambiguasi baru? Daud 26 Juni 2020 02.46 (UTC)

Halaman Pengembangan dapat dijadikan halaman disambiguasi. ··· 🌸 Rachmat04 · 1 Juli 2020 23.19 (UTC)
Oke, terima kasih. Daud 4 Juli 2020 01.49 (UTC)

Arsip Mei 2020

Cile vs Chili

Menyambung diskusi Wikipedia:Warung_Kopi_(Bahasa)/Arsip/2020/4#Cile yang sudah diarsipkan, saya baru saja mengecek KBBI V yang telah diperbarui pada bulan April lalu dan "Chili" sudah dimasukkan ke KBBI. Mohon di-review lagi. @Hanamanteo, IvanLanin, dan Albertus Aditya: Diki Ananta Bicara 3 Mei 2020 08.47 (UTC)

Hmm, menarik :) Dan kini sudah ada di KBBI. Albertus Aditya (bicara) 3 Mei 2020 09.11 (UTC)
Jika tidak ada komentar dalam 3 hari, maka pemindahan (kembali) dari Cile ke Chili mungkin bisa dilakukan mulai Senin tanggal 11, ya? Salam. Albertus Aditya (bicara) 7 Mei 2020 13.43 (UTC)

Pemindahan kategori Masakan ke Hidangan

Per Wikipedia:Warung_Kopi (Bahasa)/Arsip/2019/6#Padanan "cuisine", banyak Kategori:Masakan menurut negara yang sudah dipindahkan ke Kategori:Hidangan menurut negara. Tapi di subkategori Kategori:Hidangan Indonesia dan Kategori:Masakan Indonesia menurut provinsi belum dipindahkan. Apakah saya boleh mengganti dari "Masakan" ke "Hidangan" dengan bot? Sebab kategori-kategori tersebut memuat banyak artikel. Diki Ananta Bicara 4 Mei 2020 04.59 (UTC)

Silahkan saja --What a joke (bicara) 4 Mei 2020 05.38 (UTC)

Harpsichord atau Harpsikord

Kira-kira yang sesuai untuk judul Harpsichord apa ya? Di mesin pencarian Google menjadi Harpsikord, sedangkan di situs web lektur.id menjadi piano kuno. Mohon masukannya. Symphonium264 (bicara) 4 Mei 2020 14.21 (UTC)

harpsikord kedengarannya. Syman51 7 Mei 2020 13.46 (UTC)

Batalyon vs Batalion

Hampir mirip dengan kasus Cile vs Chili, saya melakukan pengecekan di KBBI. Hasilnya adalah Batalion adalah bentuk baku dari Batalyon. Namun penggunaan kata "Batalyon" lebih umum digunakan oleh instansi militer di Indonesia alih-alih menggunakan Batalion. Selain itu penggunaan kata Batalyon juga sesuai jika nama instansi menjadi disingkat, misalnya Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur), Batalyon Infanteri (Yonif). Saya sudah memindahkan berapa artikel dengan menggunakan kata baku "Batalion", namun saya menjadi sedikit ragu karena singkatan instansinya menjadi rancu atau kurang pas, jika menggunakan suka kata terakhir dari Batalion. Untuk itu saya mohon pendapat/pandangan dari rekan semua. Terima kasih, Bozky (bicara) 25 Mei 2020 03.39 (UTC)

KBBI pun beberapa kali berubah, seperti dalam kasus Chili vs Cile. Menurut saya, karena kata "batalyon" digunakan dalam nama lembaga, maka penamaan lembaga tetap mengikuti Batalyon, atau Batalion jika lembaga tersebut memang menggunakan Batalion. Namun demikian, untuk penyebutan batalion sebagai jenis, bisa saja menggunakan batalion. Salam. Albertus Aditya (bicara) 25 Mei 2020 05.17 (UTC)

Lord Lieutenant

Permisi, apa terjemahan dalam bahasa Indonesia untuk Lord Lieutenant, dalam artikel en:Lord Lieutenant of Ireland?

Terima kasih Rizal Febri (bicara) 26 Mei 2020 07.53 (UTC)

@Rizal Febri: Gelar asing yang tidak mempunyai padanan dalam bahasa Indonesia tidak perlu diterjemahkan. JohnThorne (Bicara) 8 Juni 2020 22.23 (UTC)

New normal

Kata new normal menjadi hal yang sedang hangat pada kondisi sekarang. Kira-kira apakah sesuai jika transliterasinya menjadi kenormalan baru (sebagaimana yang sudah tertulis di sini)? Atau mungkin menggunakan istilah kewajaran baru (sebagaimana yang digunakan oleh beberapa media massa)? — S264 (bicara) 27 Mei 2020 08.21 (UTC)

Tambahan, Presiden Jokowi menyebutnya tatanan kehidupan baru. Apa mungkin ikut nomenklatur kebijakan pemerintah?  RahmatdenasMengecat   27 Mei 2020 09.11 (UTC)
Kenormalan tidak ada di KBBI. Normal saja cukup. Presiden Widodo diberitakan juga menggunakan istilah itu, jika memang merujuk ke sana. Tatanan kehidupan baru adalah definisinya. Salam. Albertus Aditya (bicara) 27 Mei 2020 09.28 (UTC)
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa sudah mengenalkan istilah kenormalan baru sebagai padanan new normal (twit, berita 1, berita 2). Muhammad Rifqi Priyo Susanto (bicara) 1 Juni 2020 09.49 (UTC)

Arsip April 2020

Efek Wikipedia terhadap bahasa Indonesia

Seperti apa ya, efek Wikipedia terhadap bahasa Indonesia? Misalnya debat antara Prancis dan Perancis, subjek dan obyek, dan seterusnya. Saya sendiri penasaran karena editor Wikipedia cenderung puris pada bahasa Indonesia yang baku dan dekat KBBI.

Kita sendiri tahu:

  • kadang-kadang anak sekolah suka salin-tempel dari artikel Wikipedia untuk tugas sekolah mereka.
  • kadang-kadang saya sendiri kalau cari padanan bahasa Indonesia untuk suatu kata, saya cari artikelnya. Atau cari artikel Inggrisnya, kemudian cari terjemahan artikel Indonesianya.

Ada yang tahu? Atau ada yang pernah punya telitian atau sumber telitian tentang hal ini mungkin? Sepertinya menarik untuk dibahas. — ѯн00бит / bicara // 1 April 2020 10.36 (UTC)

@Xn00bit Penelitiannya belum ada sih. Aku rasa kalau bicara Wikipedia, golongan pembacanya bisa dibagi dua. Pembaca Indonesia yang bisa bahasa Inggris sering sesumbar kalau mereka pakai versi Inggrisnya karena "versi Indonesianya tidak lengkap" (memang benar sih heheheh). Pembaca Indonesia yang tidak bisa bahasa Inggris ya harus pakai versi Indonesianya, dan untuk yang ini aku nggak tahu sejauh mana efeknya terhadap anak sekolah. Kalau dicari secara daring, yang kelihatan yang cuma salin-tempel untuk tugas. Kalau untuk yang benar-benar membaca secara serius, memang belum ada penelitiannya.  Mimihitam  5 April 2020 07.34 (UTC)

Pemindahan halaman

Saya baru saja tidak sengaja menemukan ada salah satu pengguna yang cukup sering memindahkan halaman bahkan beserta perubahan isi artikelnya, yaitu Bebasnama. (Terus terang saya jadi teringat kasus Kevdave dulu). Beberapa contoh halaman yang dipindahkannya:

  • Ambiguitas dipindah ke Ketaksaan, dan Narasi dipindah ke Kisahan. Untuk ini, keduanya sudah terdaftar dalam KBBI, namun saya rasa ambigu lebih populer daripada taksa, begitu pula dengan narasi dan kisahan.
  • Istilah keilmuan populer seperti Nasalisasi, Kolonisasi, Ionisasi, Kloning juga dipindahkan masing-masing ke Penasalan, Pengolonian, Pengionan dan Pengklonan. Selain terdengar agak asing, bahkan ada yang tidak terdaftar di KBBI, seperti penasalan dan pengolonian (kalau nasalisasi dan kolonisasi malah ada di KBBI).
  • Penjermanan juga pindahan dari Jermanisasi. Saya sendiri perlu waktu lebih banyak untuk menerka kata dasarnya. Untuk yang terkait dengan nama-nama negara ini, keduanya memang belum ada di KBBI. Tetapi kita akan menemui urbanisasi dan bukan pengurbanan di KBBI. Jadi, sepertinya istilah dengan -isasi akan lebih familier.

Bagaimana pendapat rekan-rekan sekalian? Terima kasih. Salam, William Surya Permana (), 5 April 2020 00.39 WIB.

Aku setuju kalau contoh-contoh yang disebutkan diatas dikembalikan saja. Setuju dengan alasan bung William Surya Permana. HaEr48 (bicara) 4 April 2020 21.29 (UTC)
Terima kasih pendapatnya. Adakah yang berminat memeriksa semua halaman yang dia pindahkan dan mengembalikan jika memang dirasa tepat? Soalnya jumlahnya banyak sekali. Saya lihat tadi Mimihitam sudah mengembalikan artikel di atas. Namun, sebenarnya ada banyak turunan dari contoh di atas, misalnya Pengawataksaan makna, Pengolonian Mars, Pemolandiaan, dsb. Ada juga yang lainnya seperti Makkah Metro -William Surya Permana (), 5 April 2020 08.09 WIB.

@William Surya Permana banyak yang sudah aku kembalikan, silakan dicek lagi yang -isasi kira-kira semua sudah dikembalikan atau belum.  Mimihitam  5 April 2020 07.13 (UTC)

@Mimihitam. Terima kasih banyak atas bantuannya. Saya tadi ambil sampel acak dari riwayat kontribusinya, rata-rata yang -isasi sudah kembali ke istilah awalnya. Saya hanya menemukan Pemelayuan saja yang bertahan. Saya tak benar-benar cek satu per satu sih, bisa saja ada yang lain juga. -William Surya Permana (), 5 April 2020 18.18 WIB.

Cile

Menurut Daftar Nama Negara menurut KBBI IV (214 Negara) yang ditulis ulang Ivan Lanin di Scribd, kata yang baku adalah "Cile" bukan "Chile" apalagi "Chili" yang sampai saat ini masih digunakan di artikel, sebagaimana "Cina" bukan "China" (WBI menggunakan "Tiongkok"). Sementara itu, ada ketimpangan antara penggunaan "Cile" dan "Chile" bahkan di situs web resmi milik pemerintah, semisal Kedutaan Besar Republik Indonesia dan Pasar Amerika & Eropa yang menggunakan "Chile", manakala Kementerian Sekretariat Negara dan Kantor Staf Presiden menggunakan "Cile". Hanamanteo Halaman pembicaraan saya 11 April 2020 10.45 (UTC)

Diskusi yang berkaitan:

Kita sepakati saja. Saya mendukung "Cile" sesuai dengan KBBI. –IvanLanin (bicara) 20 April 2020 15.31 (UTC)
Terima kasih Mas Ivan atas pencerahannya. Jika tidak ada tanggapan lagi mungkin mulai tanggal 24 akan dapat dieksekusi untuk pemindahan dan penataannya. Salam. Albertus Aditya (bicara) 21 April 2020 09.24 (UTC)

Intercity bus & coach

Saya berniat mengalihkan laman bus antarkota ke bus antarkota dalam provinsi, sementara coach (bus) pada en.wp akan saya terjemahkan ke bus antarkota antarprovinsi.

Karena yang saya pahami, coach juga merujuk pada bus antarkota, tapi dengan jarak yang lebih jauh daripada intercity bus

Mohon pendapatnya :) ardhan (bicara) 15 April 2020 09.20 (UTC)

Boxing the compass

Apa nama yang cocok untuk artikel Boxing the compass. Judulnya masih dalam bahasa Inggris. DzakyAdinata Bicara 17 April 2020 04.15 (UTC)

@DzakyAdinata: menurut saya lebih baik pakai judul "Penamaan titik utama kompas", kalau dipaksa di indonesiakan malah jadi aneh. --Hidayatsrf (bicara) 17 April 2020 10.12 (UTC)

Saran memindahkan halaman Hakka (linguistik) ke Bahasa Hakka

Saya menyarankan halaman Hakka (linguistik) dipindahkan saja ke Bahasa Hakka supaya selaras dengan halaman Bahasa Gan, Bahasa Mandarin, Bahasa Hokkien, dll. Ekirahardian (bicara) 26 April 2020 16.33 (UTC)

Bambooze

Hello and sorry for English. In RuWiki we have an article ru:Бамбузе (bambooze, or bamboese) about "Indonesian traditional alcohol drink". We have doubts that this article is mystification. Do you know this word and sources? Фред-Продавец звёзд (bicara) 28 April 2020 18.52 (UTC)

Delegation & Delegate

Saya minta saran donk untuk penerjemahan kata Delegation & Delegate, apakah keduanya harus sama-sama diterjemahkan menjadi Delegasi atau harus dibedakan, misal Delegate harus diterjemahkan jadi Delegat atau Delegatus gitu --Glorious Engine (bicara) 30 April 2020 08.47 (UTC)

Kateglo sendiri mengartikan delegation dan delegate dengan "delegasi", "perutusan", atau "perwakilan". Hanamanteo Halaman pembicaraan saya 2 Mei 2020 09.50 (UTC)

Arsip Maret 2020

Tim dan Klub

Halo. Saya memiliki pandangan bahwa kata "tim" dan "klub" perlu diberi pemisahan definisi, sebagaiman dilakukan di en.wp. Tim biasanya merujuk kepada tim nasional, dan dapat juga merujuk kepada klub (contoh: tim nasional Indonesia, tim Persija, tim Manchester United [masih cukup dapat diterima tetapi agak janggal], dst). Sebaliknya, klub tidak dapat merujuk kepada tim nasional (contoh: klub nasional Indonesia [tidak pernah didengar], Manchester United [sering dikenal sebagai klub]), tetapi tetap merupakan tim. Jika hal ini disepakati, maka secara entri di Wikidata dan kategori perlu distandarkan. Namun demikian, saya agak ragu juga untuk langsung melakukan eksekusi, karena 1) kategori/halaman yang perlu diubah cukup banyak, dan 2) entri di KBBI mengenai tim dan klub (bagi saya) tidak terlalu jelas pembedanya.

Mohon pendapat dari rekan-rekan sekalian. Salam. Albertus Aditya (bicara) 6 Maret 2020 15.38 (UTC) Cc: Bennylin, Eddy bf

Setuju. Daftarkan saja di sini, bisa diubah oleh bot. ꦱꦭꦩ꧀Bennylin mufakat 22 Maret 2020 19.19 (WIB)
Saran saya dan sudah saya lakukan, ketika bicara timnas menggunakan tim, ketika bicara klub ya menggunakan klub, memepermudah perbedaan saja. --Eddy bf (bicara) 22 Maret 2020 14.53 (UTC)
Sip. Kita sudah dapat kesimpulannya. Salam. Albertus Aditya (bicara) 22 Maret 2020 15.52 (UTC)

Putri atau Wanita?

Halo. Saya ingin menanyakan apakah kita bisa menyeragamkan penggunaan entah "putri" atau "wanita", secara khusus dalam konteks olahraga. Agaknya topik ini sudah pernah dibahas, seperti di sini dan situ. Secara definisi wanita hanya menunjuk kepada yang dewasa, sehingga dalam konteks kategori umur (di bawah 20 tahun atau di bawah 17 tahun), mungkin akan menjadi tidak relevan. Di satu sisi, kata putri mungkin lebih sering didengar sebagai "teman" dari putra. Ada tiga hal yang saya lihat dari penggunaan putri: wanita agaknya lebih umum daripada putri dalam konteks Piala Dunia Wanita FIFA; 2) putri lebih merujuk kepada anak raja (tingkat tinggi) -- merujuk ke definisi 1 pada KBBI; 3) wanita sudah banyak digunakan di artikel Wikipedia, walau memang bisa diubah.

Demikian beberapa hal yang saya angkat agar dapat mendapat tanggapan/komentar dari pengguna lainnya. Salam. Albertus Aditya (bicara) 6 Maret 2020 18.07 (UTC)

Pada prakteknya di media memang tidak seragam kan? Sepertinya penggunaan "putri" di olahraga lebih umum daripada "wanita" (pengecualian memang di sepak bola). Sementara mungkin dibiarkan dulu saja. Gombang (bicara) 13 Maret 2020 18.57 (UTC)
Suka Albertus Aditya (bicara) menyukai ini.
Baik Mas Gombang. Selain untuk konteks Piala Dunia Wanita dan sepak bola pada umumnnya, akan saya mulai gunakan putri. Terima kasih. Albertus Aditya (bicara) 18 Maret 2020 15.45 (UTC)

Britania Raya

Sebelumnya, saya terbiasa menggunakan Wikipedia Inggris, dimana mereka punya fitur en:WP:RM untuk mendiskusikan pemindahan judul halaman, karena di sini gak ada jadi saya pikir mungkin bisa dibahas di lapak Bahasa Warung Kopi ini. Oke kembali ke topik, judul artikel Britania Raya ini sudah lama diperbebatkan namun tidak pernah ada konsensus atau kesepakatan yg jelas. Bagi saya status quo bukanlah pilihan yang tepat.

Britania Raya (Great Britain) adalah istilah yg salah untuk menyebut United Kingdom karena Britania Raya hanya merupakan sebuah pulau yang mencakup England, Wales, dan Scotland, tidak termasuk Northern Ireland. Disini saya mengusulkan perubahan judul artikel:

  • Pilihan 1: menjadi Britania — Alasannya karena denonym negara ini adalah British (Britain). Nama kepulauan yang mencakup Britania Raya dan Irlandia adalah Kepulauan Britania (bukan "Kepulauan Britania Raya"). Nama imperiumnya adalah Imperium Britania (British Empire), bukan "Imperium Britania Raya". Nama bangsanya adalah Bangsa Britania (British people), bukan "Bangsa Britania Raya". Nama bahasa nasionalnya adalah Bahasa Inggris Britania (British English), bukan "Bahasa Inggris Britania Raya".
  • Pilihan 2: menjadi Inggris Raya — Alsannya karena sesuai dengan istilah "Inggris Raya" yang dipakai oleh KBRI London[1][2] dan Kementerian Luar Negeri[3][4]. Selain itu, warga Indonesia lebih familiar dengan kata "Inggris" untuk menyebut United Kingdom, sehingga istilah "Inggris Raya" masih masuk akal, sama halnya dengan istilah "Bandung Raya" atau "Solo Raya" yang memasukan kabupaten2 sekitarnya.
  • Pilihan 3: tetap Britania Raya.

Sekian dan terima kasih. blue§atellite 14 Maret 2020 04.04 (UTC)

Diskusi

Situs web gov.uk menyebutkan bahwa Britania juga mengacu kepada Britania Raya. Diki Ananta Bicara 28 Maret 2020 17.01 (UTC)
  • Pilihan 2. Saya lebih memilih nama Inggris Raya sebagai padanan United Kingdom, dan Inggris sebagai padanan British, mengacu kepada versi bahasa Indonesia dari laman situs web Kedutaan Besar Inggris di Jakarta (British Embassy Jakarta). Menurut saya Britania Raya lebih tepat digunakan sebagai padanan Great Britain (bahasa Latin: Britannia Maior, Britania Besar). Istilah Britannia Maior digunakan dalam naskah Historia Regum Britanniae untuk membedakan Pulau Britania Raya dengan daerah Bretagne (bahasa Latin: Britannia Minor, Britania Kecil) di Prancis. Nama kedua tempat ini sama-sama berasal dari kata Latin Britannia atau Brittania yang berarti "negeri orang Briton", dan memang memiliki kaitan sejarah yang erat. Lagipula istilah Britania Raya dalam WBI sekarang ini sudah rancu (menurut saya) karena digunakan sebagai padanan Great Britain maupun United Kingdom. Dengan demikian menurut saya Bangsa Britania sebaiknya diganti menjadi "Bangsa Inggris Raya", Imperium Britania menjadi "Kekaisaran Inggris", Kepulauan Britania menjadi "Kepulauan Inggris", dan Bahasa Inggris Britania menjadi "Bahasa Inggris di Inggris Raya/Bahasa Inggris versi Inggris Raya/Bahasa Inggris negara Inggris Raya".تابيق ~ Japra (obrol) 15 Maret 2020 01.42 (UTC)
Saya lebih suka menggunakan Inggris Raya daripada Britania Raya. Hal ini karena masyarakat Indonesia lebih familiar dengan Inggris daripada Britania. Saya juga setuju dengan bung Japra Jayapati. Sonic Speedy (rembug) 15 Maret 2020 02.23 (UTC)
Saya dukung juga untuk pilihan 2 ini. -William Surya Permana (), 5 April 2020 01.10 WIB.
Literal translate tidak bisa dipakai dalam kasus ini. Karena dengan logika yang sama, Amerika Serikat harusnya adalah Negara Bersatu (United States). Kalau di en.wiki, WP:COMMONNAME (nama yg dikenal umum) yang seharusnya dipakai. blue§atellite 24 Maret 2020 12.35 (UTC)
Wah Uni Emirat Arab seharusnya jadi Keamiran Arab Bersatu dong, haha تابيق ~ Japra (obrol) 19 April 2020 11.15 (UTC)
  • Pilihan 5. Tidak diterjemahkan, jadi tetap United Kingdom. Kita tidak perlu memaksakan diri untuk menerjemahkan suatu istilah jika memang tidak ada padanannya, apalagi jika terjemahannya justru membuat salah kaprah. Untuk teknisnya aplikasinya:
    1. Bagian judul gunakan United Kingdom.
    2. Bagian di badan artikel juga gunakan United Kingdom.
    3. Untuk bagian di badan artikel yang sangat berkaitan istilah (biasanya di bagian pembuka artikel), buat agar kalimatnya bisa dicerna pembaca bahasa Indonesia, jangan diterjemahkan langsung dari wiki Inggris, atau buat bab khusus terkait ini. Hafidh Wahyu P (bicara) 24 Maret 2020 12.56 (UTC)

Geniunely shortage

Permisi, apakah arti dari Geniunely shortage dalam bahasa Indonesia dan apakah itu "semacam" idiom. Saya menanyakan untuk merevisi suatu halaman yang saya buat, Pembelian panik—–salah satu artikel yang saya terjemahkan dari Bahasa Inggris, Panic buying, silahkan untuk meneliti keabsahan artikel tersebut.

Terima kasih rizal (bicara) 14 Maret 2020 15.16 (UTC)

@Rizal Febri Penulisannya salah tuh secara tata bahasa. Geniunely [sic] shortage itu tidak tepat; genuinely adalah adverbia, jadi tidak bisa dipakai buat memodifikasi kata benda. Maksudnya genuine shortage kali? Kalau genuine shortage itu bukan idiom, itu secara harfiah artinya "kondisi kekurangan yang sesungguhnya", bukan "kekurangan asli". Terjemahan Anda di artikel pembelian panik sudah saya perbaiki.  Mimihitam  15 Maret 2020 22.25 (UTC)

Social distancing

Kemarin, saya membuat artikel menjaga jarak sosial sebagai terjemahan dari en:social distancing, karena melihat pranala merah pada tantangan kolaborasi di bagian kanan halaman utama. Bagaimana kalau sebaiknya social distancing diterjemahkan dengan frasa yang diawali kata benda, bukannya "menjaga" yang merupakan kata kerja? Penerjemahan ini memang sedang didiskusikan warganet dengan berbagai pendapatnya.

Sebagai tambahan, dalam UU No 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan (klik di sini) dikenal istilah "Pembatasan sosial berskala besar", yang didefinisikan dalam Pasal 1 angka 11, dan diuraikan lebih lanjut pada Pasal 59. Apakah kita bisa mengadopsi "pembatasan sosial" saja sebagai terjemahan social distancing?

Tambahan info lagi, konteks "Pembatasan sosial berskala besar" juga ada di sini: Tindakan_karantina#Tindakan_kekarantinaan_kesehatan. Tag @Anya Iziatanaf: yang memiliki latar belakang medis. Terima kasih. -- RianHS (bicara) 16 Maret 2020 02.03 (UTC)

Kalau dalam konteks arti, menjaga jarak mungkin lebih tepat. Cuma saya nggak tahu pemberian judul dengan kata kerja apakah boleh.
Tapi kalau saya melihatnya konteks tujuannya yang lebih penting: mengendalikan penyebaran penyakit dengan MEMBATASI perpindahan orang. So, kalau saya pribadi, lebih setuju "pembatasan jarak" Anya Iziatanaf (bicara) 16 Maret 2020 05.39 (UTC)

Berdasarkan kiriman dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, padanan dari social distancing yang tepat adalah pembatasan sosial. Metal Zero-1 (bicara) 19 Maret 2020 03.00 (UTC)

Pekan Olahraga Nasional

Halo. Saya berencana akan memindahkan artikel-artikel PON, seperti dari Pekan Olahraga Nasional XIX ke Pekan Olahraga Nasional 2016. Sebagai perbandingan, Olimpiade Musim Panas juga menggunakan tahun alih-alih nomor edisi seperti Olimpiade Musim Panas 2016, bukannnya Olimpiade Musim Panas XXXI. Wikipedia bahasa Inggris juga menggunakan tahun. Jika tidak ada komentar, setelah akhir pekan akan saya mulai eksekusi untuk pemindahannya. Salam. Albertus Aditya (bicara) 18 Maret 2020 15.49 (UTC)

Silakan. ꦱꦭꦩ꧀Bennylin negosiasi 22 Maret 2020 19.22 (WIB)

"Pembunuhan kehormatan"?

Saya bingung dengan judul artikel Pembunuhan kehormatan? Sepertinya terjemahan yang sedikit kasar dari bahasa Inggris, honor killing. Sepanjang pengetahuan saya dalam sintaksis bahasa Indonesia, frasa itu salah arah. Harusnya "pembunuhan demi kehormatan".

Sebagai perbandingan juga, di Google Search:

  • "pembunuhan kehormatan" - 1.520 hasil
  • "pembunuhan demi kehormatan" - 4.200 hasil termasuk tag Detikcom

Bagaimana kalau dipindahkan saja halamannya?

xn00bit / bicara // 22 Maret 2020 16.32 (UTC)

 Selesai. ꦱꦭꦩ꧀Bennylin dialog 22 Maret 2020 23.52 (WIB)

Anonim >> awanama

Saya berencana akan memindahkan laman anonimitas ke awanama, sesuai rujukan KBBI. Mohon saran dan komentar dari wikipediawan sekalian.

Nb: jika tidak ada tanggapan dalam 3 hari, maka akan saya pindahkan. – komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 26 Maret 2020 22.56 (UTC)

KBBI memiliki entri untuk anonimitas dan awanama. Menurut pendapat pribadi, saya lebih cenderung kepada "anonimitas" saja. Salam. Albertus Aditya (bicara) 27 Maret 2020 01.05 (UTC)
Lebih baik gunakan anonimitas. Untuk "awanama" dibuat saja halaman pengalihan ke anonimitas. DzakyAdinata (diskusi) 27 Maret 2020 02.21 (UTC)
Jika keduanya merupakan bentuk baku di KBBI, menurut saya sebaiknya menggunakan salah satu yang umum digunakan, dalam hal ini "anonim", "anonimitas". Supaya tidak menimbulkan kebingungan. Kecuali untuk kata atau istilah yang memang belum di indonesiakan seperti dalam "Pengawakutuan". --Hidayatsrf (bicara) 27 Maret 2020 02.42 (UTC)
 Selesai. Banyak yang ingin mempertahankan anonimitas. Diki Ananta Bicara 5 April 2020 09.29 (UTC)

Germ theory of disease > Teori jasad renik

Halo, ada sebuah artikel penting di Wikipedia English yang saya rasa perlu untuk ada versinya dalam bahasa Indonesia. Belum ada, atau setidaknya belum masuk di Wikidata (jadi saya tidak tahu), artikel Teori jasad renik. Saya bermaksud menerjemahkan artikel bahasa Inggrisnya dan ingin tahu apakah "teori jasad renik" adalah terjemahan yang tepat/umum digunakan untuk germ theory of disease. Terima kasih xn00bit / bicara // 27 Maret 2020 22.53 (UTC)

Yang aku pernah dengar "teori kuman penyakit" atau "teori kuman sebagai penyebab penyakit". Sekalian tag RianHS dan Anya Iziatanaf. HaEr48 (bicara) 27 Maret 2020 22.59 (UTC)
Saya sepakat dengan Bung HaEr48. Jasad renik biasanya merujuk pada mikroorganisme. Tidak semua mikroorganisme bersifat patogenik (bisa menimbulkan penyakit). — RianHS (bicara) 27 Maret 2020 23.15 (UTC)
OK, terima kasih semua. Berarti "teori kuman penyakit" ini berterima, ya. @RianHS @HaEr48 @Anya Iziatanaf. xn00bit / bicara // 28 Maret 2020 07.52 (UTC)

Udah dijawab sama Mas Rian, ya. Btw, mikroba bukan kata baku. Yang baku itu mikrob (keluar topik, habis klik artikel mikroorganisme :D Anya Iziatanaf (bicara) 27 Maret 2020 23.50 (UTC)

GIIAS dan IIMS

Mohon saran, berhubung artikel "Indonesia International Auto Show" di en.wp di-interwiki-kan ke Pameran Mobil Internasional Indonesia, lalu untuk artikel "Indonesia International Motor Show" di en.wp sebaiknya dibikinkan artikel baru dengan judul apa, ya? Apakah Pameran Otomotif Internasional Indonesia?

Atau sebaiknya kedua artikel tersebut dikembalikan saja ke nama resminya (yang berbahasa Inggris)? ardhan (bicara) 29 Maret 2020 01.10 (UTC)

Ardfeb, Saya sendiri lebih setuju untuk menggunakan bahasa Inggris sebagai judulnya karena itu yang digunakan panitia dan dikenal umum. Kalau mau diterjemahkan, masukkan di dalam kurung saja beserta singkatan umumnya. Tidak tahu pengguna lain bagaimana, tunggu konsensus dulu. — ѯн00бит / bicara // 30 Maret 2020 16.00 (UTC)
 Selesai -William Surya Permana (), 5 April 2020 01.32 WIB.

RNA untai tunggal atau unting tunggal? Apa itu sens?

Saya menemukan bahwa positive-sense single-stranded RNA virus (Q9094478) belum diterjemahkan. Pada entri tersebut saja, sudah ada dua istilah yang ingin saya bahas, yaitu positive-sense dan single-stranded. Di Glosarium Pusba, istilah strand dipadankan dengan unting (KBBI V). Namun, sudah banyak yang menerjemahkannya (termasuk di WBI) dengan untai atau untaian. WBI memakai sense untuk memadankan sense.

Istilah Asing Glosarium Pusba Masyarakat (+WBI)
single-stranded berunting tunggal beruntai tunggal
double-stranded berunting rangkap beruntai ganda
positive-sense sens positif sense-positif
sense
negative-sense sens negatif sense-negatif
antisense
sense codon kodon bermakna -
nonsense codon kodon nonsens -
sense strand unting bermakna -
nonsense strand
antisense strand
unting takbermakna,
unting antisens
-

Bagaimana sebaiknya istilah-istilah tersebut dipakai di WBI? Apakah ada pendapat? Muhammad Rifqi Priyo Susanto (bicara) 31 Maret 2020 15.45 (UTC)

Biasanya kalau Glosarium Pusba ada beberapa, aku pilih yang lebih mudah dimengerti masyarakat umum. Dalam hal ini, sens maupun makna ada di Pusba, aku cenderung memilih "makna". Mengenai unting/untai. Misalnya kita anggap "unting" sebagai padanan pun, bukan berarti penggunaan untai salah, karena bisa juga dipakai dalam kalimat deskripsi yang bukan terjemahan kata-per-kata, misalnya kalau ada kalimat seperti ini "RNA virus ini tersusun dalam satu untaian saja" aku rasa tidak masalah. HaEr48 (bicara) 31 Maret 2020 16.14 (UTC)
DI KBBI, ada lema unting tunggal dan unting rangkap. Tergantung konsensus saja, kata mana yang mau digunakan secara umum di berbagai artikel. Saya lebih tertarik mencari padanan kata sense. Artikel Sense (biologi molekuler) belum terlalu lengkap, jadi lebih baik kita melihat artikel bahasa Inggrisnya: en:Sense (molecular biology). Ada dua konteks penggunaan sense, yang pertama untuk kodon DNA/RNA secara umum, yang kedua (lebih spesifik), sebagai metode pengelompokan virus berdasarkan klasifikasi Baltimore. Untuk yang pertama, saya setuju memakai kodon bermakna & kodon takbermakna. Penggunaan kedua, sebagaimana yang ditanyakan Bung S Rifqi, menarik untuk dibahas.
Grup IV: positive-sense single-stranded RNA virus (Q9094478) -- alternatif terjemahan:
  1. Virus RNA untai/unting tunggal bermakna-positif → selain di Pusba, belum dapat contoh penggunaannya
  2. Virus RNA untai/unting tunggal-positif → contoh: di sini dan di sini (hlm. 97–99)
  3. Virus RNA untai/unting tunggal-plus → contoh: di sini
  4. Virus RNA untai/unting tunggal (+)
Grup V: negative-sense single strand RNA virus (Q9285327) -- alternatif terjemahan:
  1. Virus RNA untai/unting tunggal bermakna-negatif
  2. Virus RNA untai/unting tunggal-negatif
  3. Virus RNA untai/unting tunggal-minus
  4. Virus RNA untai/unting tunggal (-)
  5. Virus RNA untai/unting tunggal takbermakna
Nanti disunting lagi, sambil mencari contohnya. -- RianHS (bicara) 1 April 2020 04.05 (UTC)

Arsip Februari 2020

Arti

Ada yang tau bahasa Indonesianya typecast. --Nicholas Michael Halim (bicara) 2 Februari 2020 06.08 (UTC)

Kalau istilah seperti itu, tidak perlu diterjemahkan. Mungkin ada komentar dari pengguna lain? Sonic Speedy (bicara) 2 Februari 2020 06.32 (UTC)

Penamaan virus

Sehubungan dengan wabah virus korona yang sedang merebak, saya ingin meminta pendapat tentang penulisan coronavirus/koronavirus/virus korona. Mohon maaf jika tulisan saya ini agak panjang.

Sudah ada dua diskusi berbeda di halaman Pembicaraan:Wabah koronavirus baru 2019–2020#Penamaan dan Pembicaraan:Coronavirus#Penamaan. Beberapa pengguna, termasuk saya, kurang setuju dengan penulisan koronavirus. Artikel Koronavirus pun kini telah dialihkan ke Coronavirus. Sekarang tinggal artikel "Wabah koronavirus baru 2019–2020", apakah mau dipindahkan juga? Saya membuka diskusi di sini mengingat artikel tersebut sedang banyak dikunjungi.

Perlu diketahui, coronavirus bukanlah nama takson. Menurut situs web ICTV di sini, tingkatan klasifikasinya yaitu ordo Nidovirales, subordo Cornidovirineae, keluarga Coronaviridae, dan subkeluarga Orthocoronavirinae yang terdiri atas empat genus. Sebagai spesies virus, 2019-nCoV ditempatkan dalam genus Betacoronavirus.

Menurut pemahaman saya, coronavirus merupakan sebutan bagi kelompok virus yang berada dalam keluarga Coronaviridae (referensinya misalnya di sini dan di sini). Jadi, coronavirus = coronaviridae. Bedanya, coronaviridae merupakan nama takson, sedangkan coronavirus bukan, hanya sebutan populer.

Kembali ke pertanyaan awal saya, bagaimana pemberian nama artikel dan penulisan teks secara umum untuk coronavirus di WBI? Apakah tetap memakai versi bahasa Inggrisnya, coronavirus (sebagaimana yang dipakai situs web Kemenkes), atau memakai versi bahasa Indonesianya, virus korona?

Colek @Sonic Speedy: dan @M. Adiputra: yang sempat berkomentar sebelumnya. Terima kasih -- RianHS (bicara) 2 Februari 2020 11.02 (UTC)

@RianHS:@Sonic Speedy:@M. Adiputra: Sepertinya istilah “koronavirus” sudah tercantum di sini (walau belum tercantum dalam KBBI Daring): Glosarium Badan Bahasa. Berarti bukannya sudah dibakukan oleh Badan Bahasa? Lihat pula: PRPM. Kevdave (bicara) 2 Februari 2020 11.19 (UTC)
Terima kasih. Saya baru tahu ada situs web glosarium Badan Bahasa. Artinya, koronavirus bisa digunakan? -- RianHS (bicara) 2 Februari 2020 11.30 (UTC)
@RianHS, Sonic Speedy, dan M. Adiputra:
Istilah “koronavirus” juga terdapat dalam bahasa lain. Lebih kentara kalau pakai tampilan ponsel. Kevdave (bicara) 2 Februari 2020 11.53 (UTC)
@RianHS: Ya. Dari glosarium Pusba, beberapa istilah seperti koronavrius penamaannya memang seperti itu. Diki Ananta Bicara 2 Februari 2020 14.36 (UTC)
Rasanya “upafamilia”-nya bukan coronavirus (nama umum dalam bahasa Inggris), melainkan orthocoronavirinae. Ada biolog di sini? Kevdave (bicara) 2 Februari 2020 14.57 (UTC)

──────────────────────────────────────────────────────────────────────────────────────────────────── Terima kasih atas penjelasannya. Wikipediawan memang perlu rujukan profesional, yang layak. -- Adiputra बिचर -- 3 Februari 2020 11.39 (UTC)

Sudah ada rujukan dari glosarium pusba "koronavirus", sesuai kaidah pedoman penamaan, mari gunakan istilah dalam bahasa Indonesia. Back to Koronavirus. Aris riyanto (bicara) 3 Februari 2020 14.11 (UTC)
@RianHS, Aris riyanto, dan M. Adiputra: Setuju Setuju Kevdave (bicara) 4 Februari 2020 07.07 (UTC)
Saya setuju kalau dipindahkan lagi ke "Koronavirus" karena sudah ada di glosarium yang dikeluarkan badan bahasa. Jika ingin dipindahkan lagi, sepertinya butuh bantuan pengurus. Sonic Speedy (bicara) 4 Februari 2020 08.28 (UTC)
@Sonic Speedy: Untuk penghapusan teknis? Sepertinya pengalihannya bisa ditimpa kembali. Diki Ananta Bicara 4 Februari 2020 10.36 (UTC)
Oiya, lupa kalau pengalihanya bisa ditimpa Sonic Speedy (bicara) 4 Februari 2020 12.38 (UTC)
Permisi. Bagaimana dengan paragraf pembuka 2019-nCoV (pembicaraan terkait)? Apakah kalimat tersebut menjadi, "Koronavirus baru ...," seperti kesepakatan di atas? Muhammad Rifqi Priyo Susanto (bicara) 4 Februari 2020 15.50 (UTC)

Terima kasih atas semua usulan dan bantuannya. RianHS (bicara) 5 Februari 2020 22.04 (UTC)

Aesthetics?

Mau tanya dong, bahasa indonesianya Indian Aesthetics itu apa ya?, apakah Estetika India atau Estetika di India, atau adakah yang lebih tepat?. Terima kasih. Salam. ❀ Dimas Laksani ❀ |10 Februari 2020 03.29 (UTC)

Pakai "Estetika India" atau "Estetika gaya India" karena mengarah ke India sebagai budaya atau masyarakat (bukan tempat). Dalam Wikipedia bahasa Inggris, jika mengarah ke suatu tempat, akan dipakai Aesthetics in India. Muhammad Rifqi Priyo Susanto (bicara) 13 Februari 2020 14.35 (UTC)

Saluran YouTube atau Kanal YouTube ?

Saya mau tanya, terjemahan dari "YouTube channel" itu saluran YouTube atau kanal YouTube ? Saya lihat di televisi banyak yang pake istilah kanal YouTube --Glorious Engine (bicara) 13 Februari 2020 08.37 (UTC)

Menurut saya, lebih baik pakai kanal YouTube. Sonic Speedy (rembug) 13 Februari 2020 09.47 (UTC)
Saluran aja biar lebih puris. Kanal kayak banjir. RXerself (bicara) 14 Februari 2020 11.11 (UTC)
Karena dalam hal ini channel sudah tersedia padanannya yaitu "saluran", jadi utamakan "saluran" alih-alih kanal. Hanamanteo Halaman pembicaraan saya 15 Februari 2020 05.08 (UTC)
Kanal. ꦱꦭꦩ꧀Bennylin rembuk 22 Maret 2020 19.23 (WIB)

Skadron atau skuadron?

Baik KBBI Edisi 3 maupun Edisi 5 menyebut istilah "skuadron" baku sementara "skadron" tidak. Apakah berarti dapat langsung dipindah ke judul yang seharusnya? Hanamanteo Halaman pembicaraan saya 15 Februari 2020 10.35 (UTC)

Langsung sikat! – komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk).
Dengan catatan, untuk istilah resmi seperti skadron utara 1 tidak usah dipindah, tapi cukup diberikan judul miring karena menggunakan istilah tidak baku. – komentar tanpa tanda tangan oleh aris riyanto (bk). 19 Februari 2020 01.46 (UTC)

Penerjemahan Modul:Infobox/bakpasir

Saya hendak menerjemahkan teks-teks yang ada dalam Modul:Infobox/bakpasir, terutama teks berbahasa Katala. Berikut daftar terjemahannya.

Baris Teks Asli Teks Terjemahan
197 Substituït per renderLinkWikidata() Substitusi untuk renderLinkWikidata()
212 Crea un enllaç a Wikidata en la part inferior Buat tautan ke Wikidata di bagian bawah
219 Modifica les dades a Wikidata Ubah data tentang ini di Wikidata
224 Enllaceu a Wikidata per obtenir les dades globals Tautkan ke Wikidata untuk mendapatkan data global
321 Hi ha un valor no-taula per a la taula de prefix Terdapat nilai nontabel untuk tabel awalan.
324 Hi ha un valor numèric (step) que no és vàlid Terdapat nilai langkah (step) yang tidak sah.
330 Hi ha una entrada que no és vàlida per a la taula de prefix preprocessArgs Terdapat entri yang tidak sah untuk tabel awalan preprocessArgs.
337 El valor del paràmetre "depend" detectat en preprocessArgs no és vàlid Nilai parameter "depend" yang diterima preprocessArgs tidak sah.

Apakah ada pendapat? Muhammad Rifqi Priyo Susanto (bicara) 20 Februari 2020 07.30 (UTC)

Saya sudah menerjemahkan modul sesuai tabel di atas. (beda) Muhammad Rifqi Priyo Susanto (bicara) 20 Maret 2020 07.30 (UTC)

Idiom atau bukan?

"it’s so much more fun playing the foil with a Kishore Kumar!". Apakah kata-kata yang saya miringkan tersebut merupakan suatu idiom? --Nicholas Michael Halim (bicara) 22 Februari 2020 12.29 (UTC)

Saya dapat ini: en:Foil (literature) dan [5].
You can serve as a foil to someone if you show them to be better than you by contrast. If you can't dance but your friend Lisa can, you can be a foil to Lisa's grace.
If you're having trouble remembering this definition, think about a shiny piece of tin foil. It reflects an image back to you, so if you're a foil to someone, their image is reflected off of you in a positive light. Your brother's mediocre grades might serve as a foil to your intelligence.
"menjadi pemeran pendukung"? ꦱꦭꦩ꧀Bennylin celoteh 22 Maret 2020 19.30 (WIB)

Arsip Januari 2020

Host star

Saya mau tanya, bahasa Indonesia yang benar dari Host star apa ya? Menurut Google Translate, artinya Bintang tuan rumah. Tapi saya kurang yakin. Salam, Sonic Speedy (bicara/talk) 2 Januari 2020 07.00 (UTC)

Bintang induk mungkin Nicholas Michael Halim (bicara) 2 Januari 2020 13.20 (UTC)
Sepertinya yang tepat "Bintang induk". Terima kasih. Sonic Speedy (bicara/talk) 2 Januari 2020 13.29 (UTC)

Ventricular septal defect

Ventricular septal defect artinya yang tepat apa ya? Nicholas Michael Halim (bicara) 2 Januari 2020 13.15 (UTC)

@Nicholas Michael Halim: Defek septum ventrikel mungkin? Sonic Speedy (bicara/talk) 3 Januari 2020 10.18 (UTC)

Tag @Ardzun. @Nicholas Michael Halim di situs alodokter sih kelihatannya diserap mentah-mentah. Di jurnal ini juga sama.  Mimihitam  6 Januari 2020 23.05 (UTC)

Betul, di Indonesia memadankannya dengan Defek septum ventrikel. Banyak istilah kedokteran yang jika diindonesiakan memang seperti ini polanya, seperti istilah Infark Miokard Akut untuk padanan Acute Myocardial Infarction. Ardzun (bicara)
Ok sip Nicholas Michael Halim (bicara) 8 Januari 2020 11.26 (UTC)

Crypt

Minta saran buat penerjemahan en:Crypt --Glorious Engine (bicara) 3 Januari 2020 09.52 (UTC)

Ini merupakan contoh kasus untranslatability karena kita tidak mengenalnya dalam kacamata budaya Nusantara. Tidak ada arsitektur yang serupa dengan crypt dalam budaya Nusantara secara umum, maka padanan katanya pun tidak ketemu. Solusinya adalah penyerapan kata. -- Adiputra बिचर -- 4 Januari 2020 05.17 (UTC)
Untuk kata yang sama (memiliki akar kata dan ejaan yang sama) tetapi bermakna (sense) berbeda, kata ini telah diserap ke bahasa Indonesia menjadi kripta. ―Rex AurōrumDisputātiō 12 Januari 2020 05.57 (UTC)

Remix, mix, dan cover

Halo, saya mau bertanya, apakah ada padanan yang sesuai dalam bahasa Indonesia untuk istilah remix, mix, dan cover dalam konteks musik? Terima kasih. Aviel Dase (Kirim Pesan) 8 Januari 2020 09.32 (WITA)

Kata-kata itu dipertahankan saja biasanya --What a joke (bicara) 8 Januari 2020 10.50 (UTC)
@What a joke: Menurut saya, mungkin alangkah baiknya dicari padanan katanya daripada dipertahankan, karena sangat sulit jika ingin menambahkan imbuhan untuk ketiga kata tersebut. Aviel Dase (Kirim Pesan) 9 Januari 2020 18.37 (WITA)
Kalau cover sih, menurut saya sampul. Contoh: sampul album. Nicholas Michael Halim (bicara) 8 Januari 2020 11.27 (UTC)
@Nicholas Michael Halim: Cover yang saya maksud di sini itu bukan sampul album, tapi kayak menyanyikan ulang, misalnya artis A punya lagu terus ada artis B meng-cover lagu tersebut untuk albumnya. Aviel Dase (Kirim Pesan) 9 Januari 2020 18.37 (WITA)

Literature and Systematic Review

Salam, dalam menerjemahkan artikel di bidang kesehatan, saya menjumpai banyak ketentuan dalam memutuskan alur penggunaan obat. Biasanya hal ini berdasarkan systematic review. Saya ingin menanyakan, dalam bahasa Indonesia, literature review dan systematic review diterjemahkan menjadi apa, ya? Terima kasih. Handarii (bicara) 11 Januari 2020 04.16 (UTC)

Dalam salah satu bidang diterjemahkan menjadi tinjauan pustaka dan tinjauan sistematis. ―Rex AurōrumDisputātiō 12 Januari 2020 04.01 (UTC)
@Rex Aurorum: Jadi, apakah wikipedia akan menyetujui penggunaan konsisten tinjauan sistematis mengingat litbang kemenkes masih menggunakan istilah "systematic review" [6] dan terjemahan systematic review di wikipedia Indonesia belum ada? Jujur, dalam bidang penelitian dan statistika saya kurang paham. Terima kasih.

Genre

Coming-of-age film itu bahasa Indonesianya apa ya? Nicholas Michael Halim (bicara) 11 Januari 2020 11.20 (UTC)

Kalau secara harfiah dapat diterjemahkan menjadi film menjelang dewasa atau film menyambut dewasa. ―Rex AurōrumDisputātiō 12 Januari 2020 03.55 (UTC)
@Nicholas Michael Halim: Arti yang benar dari coming-of-age film adalah "Film beranjak dewasa". Aviel Dase (Kirim Pesan) 18 Januari 2020 04.48 (WITA)
@Nicholas Michael Halim dan Aviel Dase: Bukannya Coming-of-age film = "Film Remaja"? تابيق ~ Japra (obrol) 29 Januari 2020 02.44 (UTC)
Coming-of-age story is a genre of literature, film, and video that focuses on the growth of a protagonist from youth to adulthood ("coming of age"). Tampaknya ini tidak mencakup cerita remaja saja. Cerita horor seperti It pun termasuk coming-of-age, karena menceritakan perjalanan tokohnya dari kecil hingga dewasa. -- Adiputra बिचर -- 29 Januari 2020 10.44 (UTC)
@M. Adiputra:Apa bisa dikatakan Coming-of-age film = "Film akil balig"?
Dari defenisi yang diberi di atas, frasa akil balig saya rasa tidak menggambarkan proses peralihan. Istilah ini sudah ada artikelnya: keberanjakan dewasa.  RahmatdenasMengecat   2 Februari 2020 17.42 (UTC)
@Rahmatdenas: Kamu yakin kalau akil balig tidak sama dengan coming of age, sehingga coming of age tidak bisa diterjemahkan menjadi akil balig?تابيق ~ Japra (obrol) 7 Februari 2020 04.35 (UTC)
Iya, karena bayangan saya frasa coming-of-age penekanannya "kisah". Cross referense di ar.wiki artikelnya ar:قصة البلوغ.  RahmatdenasMengecat   7 Februari 2020 05.55 (UTC)
Sesudah membaca jawaban saudara-saudara sekalian, akhirnya saya sadar bahwa saya goblok.تابيق ~ Japra (obrol) 8 Februari 2020 06.26 (UTC)

Asian Festival of First Films

Asian Festival of First Films itu bahasa Indonesianya apa ya? Apakah Festival Film Pertama Asia atau lebih baik tidak perlu diterjemahkan. --Nicholas Michael Halim (bicara) 12 Januari 2020 04.54 (UTC)

@Nicholas Michael Halim: Tidak perlu diterjemahkan. Aviel Dase (Kirim Pesan) 18 Januari 2020 04.50 (WITA)

Kalimat

Known for pioneering a change in the portrayal of women in Hindi cinema with her roles in female-led films. Kata-kata yang saya miringin itu artinya apa yah??? Nicholas Michael Halim (bicara) 12 Januari 2020 10.01 (UTC)

Nah ini juga: However, the first of the films she had signed on for was indefinitely postponed, and she was replaced with other actresses in each subsequent project. Nicholas Michael Halim (bicara) 12 Januari 2020 10.02 (UTC)
female-led films: film-film yang bertokoh[-]utama[kan] wanita atau film-film yang berpemeran[kan] utama wanita.―Rex AurōrumDisputātiō 12 Januari 2020 17.33 (UTC)
Namun, film pertama dari semua film yang ia tanda-tangani ditunda tanpa batas waktu, dan ia digantikan oleh aktris-aktris lain di setiap proyek setelahnya. ―Rex AurōrumDisputātiō 12 Januari 2020 17.46 (UTC)

Kalimat

Some of the special honours were awarded to the films released in 2009, as there was no ceremony in 2010. Nah kata-kata yang dimiringkan itu artinya apa? Nicholas Michael Halim (bicara) 17 Januari 2020 10.11 (UTC)

as there was no ceremony in 2010: karena tidak ada upacara penghargaan [isi dengan nama acara/rujukan kata] pada tahun 2010. Kalau konteksnya adalah acara penghargaan film, saya rasa terjemahannya adalah demikian. Metal Zero-1 (bicara) 17 Januari 2020 10.47 (UTC)

Hudhud vs Hupo

KBBI V mencatat entri hudhud. Namun, WBI masih menggunakan hupo untuk Upupa epops. Baru ada satu artikel dengan judul yang menggunakan kata hupo, yaitu Hupo tunggal. Perlukah halaman tersebut dipindah atau cukup ditambahkan istilah hudhud dalam artikel tersebut? Muhammad Rifqi Priyo Susanto (bicara) 18 Januari 2020 17.05 (UTC)

Langsung pindahkan saja Hupo ke Hudhud, sesuai pedoman penamaan. Hupo adalah padanan tidak baku dari kata Hoopo dalam bahasa Inggris. Aris riyanto (bicara) 19 Januari 2020 00.16 (UTC)
Aris riyanto (bicara) 19 Januari 2020 00.24 (UTC)
Terima kasih. Muhammad Rifqi Priyo Susanto (bicara) 20 Januari 2020 13.50 (UTC)

Kalimat

Rani plays to the gallery with ease, ada yang bisa menerjemahkan kalimat tersebut. Nicholas Michael Halim (bicara) 19 Januari 2020 05.29 (UTC)

Sama ini: As a Geeta Poppins, she's one-dimensional, either darting full blast smiles or tetchy scowls. Her costumes, too, are uneasy-on-the-eyes. Nicholas Michael Halim (bicara) 19 Januari 2020 08.14 (UTC)

Penerjemahan akan lebih baik jika disertai konteks yang memadai, mungkin Anda bisa memberi kami artikel aslinya untuk konfirmasi. Akan tetapi saya akan coba dengan asumsi terbatas.
Play to the gallery adalah sebuah idiom yang kurang lebih bermakna "upaya mengikuti selera atau kesenangan/gaya populer (sehingga memenangkan suara dan opini masyarakat) ketimbang melakukan sesuatu yang lebih terencana atau sesuatu yang dipikir seseorang (itu) benar. Dalam definisi Collins Dictionary, idiom tersebut dimengerti sedikit peyoratif, dengan proses menarik perhatian masyarakat populer dimengerti dengan cara yang kasar (crude, rough, bukan violent) dan tidak esoterik.
Sementara itu, one-dimensional merujuk pada suatu kondisi yang merujuk pada karakteristik (biasanya) mental yang menggambarkan selayaknya spektrum garis lurus atau bahkan berkarakteristik kontras hitam–putih. Seperti bidang satu dimensi, karakteristik seseorang digambarkan seperti garis lurus dan polar yang superfisial dan tanpa kedalaman. Dalam kalimat yang diberikan, Greta Poppins digambarkan sebagai spektrum bipolar yang ditunjukkan dalam dua sisi hitam–putih pada …either darting full blast smiles or tetchy scowls yang menunjukkan Poppins biasa/dapat menampilkan dirinya dalam dua titik ekstrem yang sedemikian kontrastif.
Jika ada koreksi atau masukan lebih baik sangat direkomendasikan. Creutzen (bicara) 21 Januari 2020 03.36 (UTC)

Nama umum objek astronomi

Dalam pedoman penamaan, tertulis bahwa nama umum lebih diutamakan daripada nama ilmiah (jika ada). Namun, masih terdapat beberapa artikel yang masih memakai judul nama ilmiah, antara lain Beta Leonis (Denebola) dan Beta Geminorum (Pollux). Artikel-artikel tersebut juga mengalihkan artikel dengan judul nama umum ke artikel dengan judul nama ilmiah. Artikel-artikel lain sudah menggunakan nama umum, misalnya Regulus (Alpha Leonis), TRAPPIST-1 (2MASS J23062928-0502285), dan Galaksi Andromeda (NGC 224). Saya menemukan permasalahan ini ketika menerjemahkan Dofida dan Noifasui. Ada penyelesaian? Muhammad Rifqi Priyo Susanto (bicara) 20 Januari 2020 16.48 (UTC)

Pembaruan: Artikel Beta Leonis sudah dipindahkan ke Denebola (revisi 16472126). Muhammad Rifqi Priyo Susanto (bicara) 23 Januari 2020 12.15 (UTC)

Royal Air Force

Permisi, ada sebuah pertanyaan dari Mulyo777, manakah terjemahan yang tepat bagi Royal Air Force? Apakah "Angkatan Udara Kerajaan" atau "Angkatan Udara Britania Raya". Summon: mimihitam Akmal_agassi mouche HaEr48. flixwito ^(•‿•)^ 21 Januari 2020 03.44 (UTC)

Menurutku disebut negaranya saja. Dalam bahasa Inggris Royal Air Force sudah jadi ungkapan yang spesifik artinya, tetapi kalau di bahasa Indonesia malah jadi tidak jelas "kerajaan" mana. HaEr48 (bicara) 21 Januari 2020 03.50 (UTC)

Setuju dengan Angkatan Udara Britania Raya. Kita tidak perlu menerjemahkan harfiah, sama seperti dlm bahasa Indonesia kita tdk terjemahkan Luftwaffe jadi "Senjata Udara".  Mimihitam  21 Januari 2020 11.33 (UTC)

Di berbagai artikel WBI termasuk yang saya tulis, yang digunakan adalah Angkatan Udara Britania Raya. Sepertinya sudah menjadi konsensus di sini juga, saya pernah melihat pembahasannya dalam peninjauan artikel pilihan, tapi terlupa untuk artikel apa. Metal Zero-1 (bicara) 21 Januari 2020 13.06 (UTC)

Kalimat

Ada yang bisa menerjemahkan I'm-recovering-from-a-bad-cold. Nicholas Michael Halim (bicara) 24 Januari 2020 06.35 (UTC)

"Aku pulih dari dingin yang buruk". Sonic Speedy (bicara) 24 Januari 2020 07.08 (UTC)
@Sonic Speedy: Maaf, terjemahannya salah, harusnya "flu berat" bukan "dingin yang buruk". Aviel Dase (Kirim Pesan) 28 Januari 2020 10.26 (WITA)
@Nicholas Michael Halim: Terjemahan yang benar adalah "Aku pulih dari flu berat". Salam. Aviel Dase (Kirim Pesan) 28 Januari 2020 10.26 (WITA)
@Nicholas Michael Halim: Sebaiknya diterjemahkan "Aku sedang pulih dari masuk angin berat", karena dalam bahasa Inggris ada juga "flu" untuk "influenza", serta "cold" untuk "masuk angin". JohnThorne (Bicara) 30 Januari 2020 00.42 (UTC)

Kalau dalam medis sih biasanya common cold = pilek atau selesma (yang biasa disebabkan oleh Rhinovirus), kalau flu atau influenza itu dipicu oleh virus influenza dan lebih parah.  Mimihitam  2 Februari 2020 17.06 (UTC)

Idiom

full of beans, apakah kalimat tersebut merupakan sebuah idiom. --Nicholas Michael Halim (bicara) 25 Januari 2020 05.55 (UTC)

@Nicholas Michael Halim: Iya, itu adalah idiom yang berarti "energik" dan "penuh antusias" atau "sangat berantusias". Aviel Dase (Kirim Pesan) 28 Januari 2020 10.26 (WITA)

terus ini steals the thunder from under very high noses indeed.--Nicholas Michael Halim (bicara) 25 Januari 2020 08.00 (UTC)

@Nicholas Michael Halim: stealing thunder merupakan idiom yang berarti "mencuri ide/karya seseorang" dan dapat juga berarti "mendahului seseorang yang ingin melakukan sesuatu". Alangkah baiknya saudara bisa mencari terlebih dahulu di Google mengenai idiom-idiom atau hal-hal lainnya. Karena banyak pertanyaan Anda yang bisa dicari terlebih dahulu jawabannya di Google. Terima kasih. Salam. Aviel Dase (Kirim Pesan) 28 Januari 2020 10.26 (WITA)