Devolusi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Devolusi adalah pelimpahan kekuasaan dari pemerintah pusat dari suatu negara berdaulat kepada pemerintah pada tingkat subnasional, seperti tingkat regional, lokal, atau negara bagian. Devolusi dapat diberikan terutama karena alasan keuangan, misalnya melimpahkan penyusunan anggaran daerah yang sebelumnya dikelola oleh pemerintah pusat. Namun, kekuatan untuk membuat undang-undang yang relevan bagi daerah juga dapat dijadikan alasan pemberian devolusi.

Devolusi berbeda dengan federalisme. Dalam federalisme, kekuasaan yang dilimpahkan kepada daerah hanya bersifat sementara dan pada akhirnya kekuasaan tetap berada di tangan pemerintah pusat. Badan Legislatif berhak membentuk parlemen atau dewan terdevolusi, namun parlemen ini dapat dicabut atau diamandemen oleh pemerintah pusat. Devolusi ini juga berbeda dengan desentralisasi, yang pelimpahan kekuasaannya tidak terbatas, atau hanya dibatasi pada bidang-bidang tertentu saja, seperti politik, hukum, keamanan, hubungan luar negeri, dan sebagainya.

Daftar negara kesatuan dengan devolusi[sunting | sunting sumber]

Year State Government type Subdivisions article Main regional units Other regional units
1995  Azerbaijan Negara presiden partai dominan Administratif divisi Azerbaijan 10 autonomous regions, 66 rayons and 77 cities Autonomous republic: Nakhchivan
2009  Bolivia Republik Konstitusional Departmen Bolivia 9 departments
1980  Chile Republik Region Chile 15 regions
1949  China Republik Rakyat Administratif division China 22 provinces (Taiwan is claimed as the 23rd province), 5 autonomous regions and 4 municipalities 2 special administrative regions: Hong Kong and Macau
1991  Colombia Republik Departmen Colombia 33 departments
1849  Denmark Monarki Konstitusional Region Denmark 5 regions 2 autonomous territories: Greenland and Faroe Islands
1919  Finlandia Republik Region Finlandia 19 regions Åland Islands
1958  Perancis Republik Region Perancis 27 regions, of which 6 have a special degree of autonomy
1991  Georgia Republik Administratif divisi Georgia 9 regions (one of them declared de facto independence: Abkhazia (1999)), 1 city, and 2 autonomous republics (one of them also declared de facto independence: South Ossetia (2006)) Adjara and South Ossetia (Tskinvali region)
1975  Yunani Republik Administratif division Yunani 13 regions Mount Athos
1950  Indonesia Republik Provinsi Indonesia 34 provinces which 5 have special status Provinces with special status: Aceh, Jakarta, Yogyakarta, Papua, and West Papua
1946  Italy Republik Region Italia 20 regions, of which 5 have a special degree of autonomy 2 autonomous provinces
1947  Jepang Monarki Konstitusional Prefectures of Japan 47 prefectures
1964  Kenya Republik Presidensial Konti Kenya 47 counties based on 47 districts, with 47 elected governors, recognized by 2010 Constitution[1]
1991  Moldova Republik Administratif divisi Moldova 32 districts and 3 municipalities 2 provinces: Gagauzia and Transnistria. Transnistaria is a de facto independent state.
1954  Belanda Monarki Konstitusional Provinsi Belanda 12 provinces and 3 special municipalities Aruba, Curaçao and Sint Maarten
1986  Selandia Baru Kerajaan persemakmuran Region Selandia Baru 16 regions Two territories in free association: Cook Islands and Niue and two dependencies: Tokelau and Ross
1986  Nikaragua Republik Departmen Nikaragua 15 departaments Two autonomous regions: North Atlantic and South Atlantic
1975  Papua Nugini Kerajaan Persemakmuran Provinsi Papua Nugini 20 provinces 1 capital territory: National Capital District and 1 autonomous region: Bougainville
1993  Peru Republik Region Peru 25 regions 1 province at the first order: Lima
1987  Filipina Republik Administratif divisi Filipina 17 regions, 81 provinces, 144 cities, 1,491 municipalities, and 42,028 barangays Autonomous Region in Muslim Mindanao
1976  Portugal Republik Administratif divisi Portugal 308 municipalities Azores and Madeira
2006  Serbia Republik Administratif divisi Serbia 138 municipalities and 23 cities Vojvodina and Kosovo and Metohija (Serbia does not recognize the independence of Kosovo)
1978  Kepulauan Solomon Kerajaan Persemakmuran Provinces of the Solomon Islands 9 provinces 1 capital territory: Honiara
1996  Afrika Selatan Republik Provinsi Afrika Selatan 9 provinces
1948  Korea Selatan Republik Administratif divisi Korea Selatan 8 provinces and 6 cities One special city, one special self-governing city and one special self-governing province
1978  Spanyol Monarki Konstitusional Otonomi Komunitas Spanyol
(nasionalitas dan region Spain)
17 autonomous communities of which 2 have a special degree of tax raising autonomy 2 autonomous cities
1992  Tajikistan Republik Provinsi Tajikistan 2 provinces, 1 autonomous province (Gorno-Badakhshan) and a zone of direct central rule (Districts of Republican Subordination). 1 autonomous city
1977  Tanzania Republik Region Tanzania 30 regions Zanzibar
1976  Trinidad dan Tobago Republik Administratif divisi Trinidad dan Tobago 9 regions and 5 municipalities Tobago
1996  Ukraina Republik Administratif divisi Ukraine 24 oblasts (provinces) and one autonomous republic Crimea
1922  Britania Raya Kerajaan Persemakmuran Negara Britania Raya
(Home Nations)
4 constituent countries, of which 3 have devolved governments
1991  Uzbekistan Republik Provinsi Uzbekistan 9 provinces and one independent city Qaraqalpaqstan

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Constitutions of Kenya website.