Perang Vietnam

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Perang Vietnam
Bagian dari Perang Dingin
Suasana Perang Vietnam
Suasana Perang Vietnam.
Tanggal (1)1954 - 1965
(2)1966 - 30/4/1975
Lokasi Asia Tenggara
Hasil Kemenangan Komunis

Pemerintah Komunis berkuasa di seluruh Vietnam, Kamboja, dan Laos.

Perubahan
wilayah
Bersatunya Vietnam.
Pihak yang terlibat
Flag of South Vietnam.svg Vietnam Selatan
 Amerika Serikat

=Didukung oleh=
Flag of the Khmer Republic.svg Republik Khmer
Flag of Laos (1952-1975).svg Kerajaan Laos
 Korea Selatan
 Thailand
 Filipina
 Australia
 Selandia Baru
Flag of North Vietnam.svg Vietnam Utara
FNL Flag.svg Viet Cong

=Didukung oleh=
Flag of Democratic Kampuchea.svg Khmer Rouge
Flag of Laos.svg Pathet Lao
 Indonesia
Flag of Burma (1948-1974).svg Burma
 India
Komandan
Flag of South Vietnam.svg Ngo Dinh Diem
Flag of South Vietnam.svg Nguyen Van Thieu
Flag of South Vietnam.svg Duong Van Minh
Flag of the United States.svg John F. Kennedy
Flag of the United States.svg Richard Nixon
Flag of the Khmer Republic.svg Lon Nol
Flag of Laos (1952-1975).svg Sisavang Vatthana
Flag of Thailand.svg Thanom Kittikachorn
Flag of North Vietnam.svg Ho Chi Minh
Flag of North Vietnam.svg Vo Nguyen Giap FNL Flag.svg Tran Van Tra
FNL Flag.svg Le Duc Anh
FNL Flag.svg Hoang Van Thai
Flag of Democratic Kampuchea.svg Pol Pot
Flag of Laos.svg Kaysone Phomvihane
Flag of Indonesia.svg Sukarno
Flag of Indonesia.svg Suharto
Kekuatan
~1.230.000 (1968)
Flag of South Vietnam.svg:~100.000
Flag of the United States.svg:~830.000
Flag of South Korea.svg:~5.000
Flag of Thailand.svg:~2.000
Flag of the Philippines.svg:~1.000
Flag of Australia.svg:~500
Flag of New Zealand.svg:~200
~781.000 (1968)
FNL Flag.svg:~120.000
Flag of North Vietnam.svg:~160.000
Flag of Indonesia.svg:~10.000
Flag of Burma (1948-1974).svg:~5.000
Flag of India.svg:~2.000
Korban
Flag of South Vietnam.svg Republik Vietnam
Tewas: 2357 - 1.000
Terluka: 70.000
 Amerika Serikat
Tewas: 58.209
terluka: 153.303
Flag of North Vietnam.svg FNL Flag.svg Republik Demokratik Vietnam/FNKV
Tewas: 600.000
Terluka: 600.000
Sipil (Warga Vietnam): 1.000.000

Perang Vietnam, juga disebut Perang Indocina Kedua, adalah sebuah perang yang terjadi antara dari 1954 sampai 1975 di Vietnam. Perang ini merupakan bagian dari Perang Dingin antara dua kubu ideologi besar, yakni Komunis dan Liberal.

Dua kubu yang saling berperang adalah Republik Vietnam (Vietnam Selatan) dan Republik Demokratik Vietnam (Vietnam Utara). Amerika Serikat, Korea Selatan, Thailand, Australia, Selandia Baru dan Filipina bersekutu dengan Vietnam Selatan, sedangkan Indonesia mendukung Vietnam Utara yang berideologi komunis.

Jumlah korban yang meninggal diperkirakan lebih dari 280.000 jiwa di pihak Vietnam Selatan dan lebih dari 1.000.000 jiwa di pihak Vietnam Utara.

Perang ini mengakibatkan eksodus besar-besaran warga Vietnam ke negara lain, terutamanya Amerika Serikat, Australia dan negara-negara Barat lainnya, sehingga di negara-negara tersebut bisa ditemukan komunitas Vietnam yang cukup besar.

Setelah berakhirnya perang ini, kedua Vietnam tersebut pun bersatu pada tahun 1976.

Salah satu korban paling terkenal dari Perang Vietnam ini adalah Kim Phuc.

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Vietnam dijajah oleh Tiongkok sejak tahun 110 SM sampai mencapai kemerdekaan pada tahun 938. Setelah bebas dari belenggu penjajahan Tiongkok, Vietnam selalu menentang dan mengecam serangan pihak asing.

Pada abad ke-19, Vietnam menjadi wilayah jajahan Perancis. Perancis menguasai Vietnam setelah melakukan beberapa perang kolonial di Indochina mulai dari tahun 1840-an. Ekspansi kekuasaan Perancis disebabkan keinginan untuk menyaingi kebangkitan Britania Raya dan kebutuhan untuk mendapatkan hasil bumi seperti rempah-rempah untuk menggerakkan industri di Perancis untuk menyaingi penguasaan industri Britania Raya.

Semasa pemerintahan Perancis, golongan rakyat Vietnam dibakar semangat nasionalisme dan ingin merdeka dari Perancis. Beberapa pemberontakan dilakukan oleh banyak kelompok-kelompok nasionalis, tetapi usaha mereka gagal. Pada tahun 1919, semasa Perjanjian Versailles dirundingkan, Ho Chi Minh meminta untuk bersama-sama membuat perundingan agar Vietnam dapat merdeka. Permintaan tersebut ditolak dan Vietnam beserta seluruh Indochina terus menjadi jajahan Perancis.

Kelompok Viet Minh akhirnya mendapat dukungan populer dan berhasil mengusir Perancis dari Vietnam. Selama Perang Dunia II, Vietnam dikuasai oleh Jepang. Pemerintah Perancis Vichy bekerjasama dengan Jepang yang mengantar tentara ke Indochina sebagai pasukan yang berkuasa secara de facto di kawasan tersebut. Pemerintah Perancis Vichy tetap menjalankan pemerintahan seperti biasa sampai tahun 1944 ketika Perancis Vichy jatuh setelah tentara sekutu menaklukan Perancis dan jendral Charles de Gaulle diangkat sebagai pemimpin Perancis.

Setelah pemerintah Perancis Vichy tumbang, pemerintah Jepang menggalakkan kebangkitan pergerakan nasionalis di kalangan rakyat Vietnam. Pada akhir Perang Dunia II, Vietnam diberikan kemerdekaan oleh pihak Jepang. Ho Chí Minh kembali ke Vietnam untuk membebaskan negaranya agar tidak dijajah oleh kekuasaan asing. Ia menerima bantuan kelompok OSS yang akan berubah menjadi CIA nantinya.

Pada akhir Perang Dunia II, pergerakan Viet Minh di bawah pimpinan Ho Chí Minh berhasil membebaskan Vietnam dari tangan penjajah, tetapi keberhasilan itu hanya untuk masa yang singkat saja. Pihak Jepang menangkap pemerintah Perancis dan memberikan Vietnam satu bentuk “kemerdekaan” sebagai sebagian dari rancangan Jepang untuk "membebaskan" bumi Asia dari penjajahan barat. Banyak bangunan diserahkan kepada kelompok-kelompok nasionalis.

Beberapa peristiwa[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]