Imelda Marcos

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Imelda Marcos
photograph
Marcos pada 1984 saat peringatan pendaratan Jenderal MacArthur 1944 di Pantai Merah
Ibu Negara Filipina
Masa jabatan
30 Desember 1965 – 25 Februari 1986
Presiden Ferdinand Marcos
Didahului oleh Eva Macapagal
Digantikan oleh Lowong (Ballsy Aquino-Cruz, de facto)
Gubernur Metro Manila
Masa jabatan
27 Februari 1975 – 25 Februari 1986
Presiden Ferdinand Marcos
Didahului oleh Jabatan dibentuk
Digantikan oleh Jejomar Binay
Anggota Dewan Perwakilan Filipina dari Distrik Pertama Leyte
Masa jabatan
30 Juni 1995 – 30 Juni 1998
Presiden Fidel Ramos
Didahului oleh Cirilo Roy Montejo
Digantikan oleh Alfred Romuáldez
Anggota Dewan Perwakilan Filipina dari Distrik Kedua Ilocos Norte
Petahana
Mulai menjabat
30 Juni 2010
Presiden Benigno Aquino III
Didahului oleh Ferdinand Marcos Jr.
Informasi pribadi
Lahir
  • Imelda Remedios Visitación
  • Romuáldez y Trinidad

2 Juli 1929 (umur 87)
Manila, Kepulauan Filipina
Kebangsaan Filipina
Partai politik Nacionalista (1965 – 1978; 2009 – sekarang)
Afiliasi politik
lain
Kilusang Bagong Lipunan (1978 – 2013)
Suami/istri Ferdinand Marcos (m. 1954; d. 1989)
Anak
Tempat tinggal Makati

Imelda Romuáldez Marcos (kelahiran 2 Juli 1929) adalah janda dari diktator Filipina Ferdinand Marcos, presiden ke-10.[1] Ia menjabat sebagai Ibu Negara dari 1965 sampai 1986 pada masa kediktatoran suaminya. Ia masih menjadi salah satu politikus terkaya di Filipina melalui koleksi pakaian, karya seni, dan perhiasan miliknya, bersama uang di akun-akun bank di bawah pseudonim "Jane Ryan". Akibatnya, ia disebut sebagai kleptokrat oleh para pengkritiknya yang menuduhnya penjarah.[2]

Marcos lahir di Manila namun berpindah ke Tacloban sebelum Perang Dunia II setelah kematian ibunya. Ia kembali ke Manila pada 1950 untuk menjalani kariernya sebagai penyanyi dan ratu kecantikan. Pada 1954, ia menikah dengan Ferdinand Marcos, yang menjadi presiden Filipina pada 1965, dan pada 1972 mendeklarasikan hukum bela diri. Sebagai ibu negara, ia membangun pengembangan di dalam dan di sekitaran metropolis Manila sementara menghabiskan sebagian waktunya ke luar negeri untuk kunjungan negara dan berbelanja.

Pembunuhan pemimpin oposisi Benigno Aquino Jr. pada 1983 menyebabkan massa berunjuk rasa yang kemudian berujung pada Revolusi Kekuatan Rakyat. Keluarga Marcos terpaksa mengasingkan diri, dan janda Aquino Corazon diangkat sebagai presiden. Setelah kematian suaminya Ferdinand, ia pulang ke Filipina dan kemudian terpilih empat kali dalam Dewan Perwakilan sebagai anggota kongres untuk Leyte pada 1995 dan untuk Ilocos Norte pada 2010, 2013 dan 2016.

Marcos dikenal karena sifat borosnya. Hal tersebut meliputi kepemilikan lebih dari seribu pasang sepatu, beberapa diantaranya sekarang disimpan di sebuah museum di Marikina. Ia bekerja sebagai perancang mode dan peragawati. Ia terkadang dijuluki sebagai "Kupu-Kupu Baja".[3]

Kehidupan awal[sunting | sunting sumber]

Imelda Remedios Visitación Romuáldez y Trinidad lahir pada 2 Juli 1929,[4] di Manila, Filipina dari pasangan Remedios Trinidad (meninggal pada 1938) dan Vicente Romuáldez.[5] Pamannya adalah Hakim Asosiasi Dewan Tinggi Filipina Norberto Romuáldez.[6] Leluhur pihak ayah Romuáldez berasal dari keluarga pemilik lahan di Tolosa, Leyte dengan darah campuran Visayan dan Spanyol.[7] Ia memiliki lima saudara lainnya, termasuk Benjamin Romualdez (1930–2012).[8] Setelah ibunya meninggal pada 1938, keluarganya berpindah ke Tacloban.[9] Ia mengklaim bahwa ia bertemu dengan Douglas MacArthur ketika ia mendarat di Tacloban pada akhir Perang Dunia II.[10] Ia dapat berbicara dalam bahasa Tagalog dan Inggris, bahasa-bahasa di Manila, serta Waray, bahasa di Tacloban.[3] Ia adalah penganut Katolik Roma.[11][12]

Ia kembali ke Manila pada 1950 atas permintaan sepupunya Daniel Z. Romualdez, dimana ia bekerja di sebuah toko musik di jalan Escolta sebagai penyanyi untuk menghibur para pelanggan.[13] Ia ikut kontes kecantikan Miss Manila dimana ia meraih peringkat kedua namun dijuluki Muse dari Manila setelah meraih hasilnya.[14][15] Ia sempat berkencan dengan Benigno Aquino, Jr. pada awal 1950an sebelum ia bertemu dengan calon suaminya.[13] Pada 1 Mei 1954, ia menikah dengan Ferdinand Marcos, seorang anggota Partai Nacionalista dari Ilocos Norte.[16][17] Pernikahan tersebut dikaruniai empat anak: Imee (lahir pada 12 November 1955), Ferdinand Jr. (lahir pada 13 September 1957), dan Irene (lahir pada 16 September 1960),[18] dan seorang putri angkat yang bernama Aimee.[19][20]

Ibu Negara[sunting | sunting sumber]

Marcos menjabat sebagai Ibu Negara setelah suaminya Ferdinand terpilih pada 9 November 1965 sebagai Presiden Filipina ke-10.[21][22] Perannya dalam kepresidenan sebagian kontroversial karena ia terlibat dalam pergumulan dengan selebriti-selebriti.[23] Salah satunya dengan The Beatles ketika band tersebut dituduh melecehkan undangannya untuk makan malam negara di istana presidensial.[24] Peristiwa yang lainnya adalah dengan Dovie Beams karena tuduhan hubungan aktris tersebut dengan Ferdinand.[25][26] Pada 23 September 1972, Ferdinand mendeklarasikan hukum bela diri dan menulis ulang konstitusi di negara tersebut.[27][28]

Sebagai Ibu Negara, ia menjadi "setengah bagian lainnya dari kediktatoran suami-istri."[1][29] Ia menuai kontroversi setelah sebuah upaya pembunuhan terhadap dirinya yang terjadi pada 7 Desember 1972, ketika seorang ajudan berusaha untuk menusuknya dengan sebuah pisau bolo namun ditembak oleh polisi.[30] Motifnya dikatakan karena perannya dalam kepresidenan suaminya namun pembangkang hak asasi manusia percaya bahwa peristiwa tersebut diatur oleh pemerintah.[31][32]

Marcos mengadakan acara-acara publik menggunakan kas negara untuk meningkatkan citra dirinya dan suaminya.[33][34] Ia menyelenggarakan kontes kecantikan Miss Universe 1974 di Manila,[35] yang memerintahkan pembangunan Folk Arts Theater dalam waktu kurang dari tiga tahun.[36][37] Ia menyelenggarakan Kasaysayan ng Lahi,[38] sebuah festival yang menampilkan sejarah Filipina.[38] Ia juga menyelenggarakan program-program sosial, seperti Revolusi Hijau,[39] yang ditujukan untuk mencegah kelaparan dengan meminta masyarakat untuk menanam di taman-taman rumah,[39] dan membuat program keluarga berencana nasional.[40] Pada awal 1970an, ia mengambil kendali distribusi roti yang disebut nutribun, yang sebenarnya datang dari Agensi Amerika Serikat untuk Pembangunan Internasional (USAID).[41][42]

Pada 1978, ia terpilih menjadi anggota Batasang Pambansa (Kongres Nasional) Sementara mewakili Kawasan IV-A.[43] Ia juga terpilih sebagai Duta Besar Berkuasa Penuh dan Luar Biasa,[44] membuatnya dapat melakukan perjalanan ke Amerika Serikat, Uni Soviet, Yugoslavia, dan Kuba.[45][44][46] Sepanjang perjalanannya, ia berteman dengan Richard Nixon,[47] Muammar Gaddafi, Saddam Hussein, Fidel Castro, dan Joseph Tito.[44][46] Ia berkunjung ke Irak untuk mengamankan minyak dan ke Libya untuk sebuah traktat perdamaian dengan Front Pembebasan Nasional Moro.[44][48]

Imelda Marcos memegang jabatan Menteri Pemukiman Manusia, membuatnya dapat memerintahkan pembangunan Pusat Kebudayaan Filipina, Pusat Jantung Filipina, Pusat Paru-Paru Filipina, Pusat Konvensi Internasional Filipina, Istana Kelapa, Pusat Film Manila,[49] dan Taman Safari Calauit.[50] Ia membeli properti di Manhattan pada 1980an, yang meliputi Crown Building seharga US$51 juta,[51][52] Woolworth Building di 40 Wall Street, dan Herald Centre seharga US$60 juta.[53] Ia menolak untuk membeli Empire State Building karena menurutnya "terlalu membuang-buang uang."[54][55]

Perjuangan kekuasaan[sunting | sunting sumber]

Imelda Marcos merupakan instrumental dalam pengasingan pemimpin oposisi Benigno Aquino, Jr. pada 1980, yang terkena serangan jantung pada saat ia ditahan.[56] Hukum bela diri di Filipina kemudian dikeluarkan pada 1981 namun Ferdinand Marcos tetap menjadi presiden.[57] Ketika suaminya mulai terkena lupus erythematosus, ia secara efektif menggantikan tempatnya.[58] Aquino pulang pada 1983 namun dibunuh di Bandar Udara Internasional Manila saat kedatangannya.[59] Karena tuduhan terhadap Imelda meningkat, Ferdinand membuat Komisi Agrava, sebuah komite pencari fakta, untuk menyelidikinya, yang pada akhirnya menyatakan bahwa Imelda tidak bersalah.[60][61][62]

Pada 7 Februari 1986, pemilihan snap diadakan antara Ferdinand Marcos dan Corazon Aquino, janda Benigno Aquino Jr.[57] Meskipun suaminya mengklaim kemenangan atas pemilihan tersebut, kebocoran jumlah suara menyebabkan protes massal yang kemudian dikenal sebagai Revolusi Kekuatan Rakyat.[57] Pada 25 Februari, keluarga Marcos melarikan diri ke Hawaii. Setelah ia meninggalkan Istana Malacañang, ia diketahui meninggalkan 15 mantel bulu, 508 gaun, 1,000 tas tangan, dan pasang sepatu.[63] Jumlah sepatu yang ia simpan diyakini mencapai 7,500 pasang.[64] Namun, Time mengabarkan bahwa jumlahnya hanya 1,060 pasang.[63] Lokasi penyimpanan sepatu dan perhiasan miliknya dihancurkan dan isi-isinya dicuri.[65][57]

Pada Oktober 1988, Ferdinand dan Imelda Marcos,[66] bersama dengan delapan orang sejawatnya (termasuk Adnan Khashoggi, seorang pengusaha dan penyeludup senjata Arab Saudi yang diyakini terlibat dengan rezim suaminya), terindikasi oleh juri besar federal di Manhattan atas dakwaan pemerasan,[67] persekongkolan, kecurangan dan menghalangi pencari keadilan.[68][69] Pewaris lahan tembakau Doris Duke didakwa memberikan $5 juta untuk mantan Ibu Negara tersebut.[70][71] Tim pembela pasangan Marcos dipimpin oleh jaksa pertahanan kejahatan Gerry Spence.[72][73] Aktor George Hamilton, seorang persekongkol tak terindikasi, yang memberikan pernyataan di sebuah pengadilan di bawah hak imunitas, menyatakan bahwa ia meraih $5.5 juta dari seorang teman sejawatnya.[74] Pada Juli 1990, setelah pengadilan selama tiga bulan, ia terbebas dari seluruh dakwaan.[73] Pada waktu itu, Ferdinand meninggal dalam pengasingan di Hawaii pada 28 September 1989.[60][75][76]

Tahun-tahun berikutnya[sunting | sunting sumber]

Marcos dipersilahkan untuk pulang ke Filipina oleh Corazon Aquino pada 4 November 1991.[77][78] Pada tahun berikutnya, ia maju untuk jabatan presiden dalam pemilihan presiden pada 11 Mei 1992, yang berakhir dengan meraih peringkat ke-5 dari 7 kandidat.[79] Pada 8 Mei 1995, ia terpilih sebagai anggota kongres Leyte, mewakili distrik pertama, disamping menghadapi diskualifikasi perkara hukum dimana Pengadilan Tinggi menguntungkannya.[80] Ia kembali maju untuk jabatan presiden pada 11 Mei 1998, namun kemudian mengundurkan diri untuk mendukung pemenangnya Joseph Estrada dam ia meraih peringkat ke-9 dari 11 kandidat.[81][82] Pada November 2006, ia memulai usahanya sendiri, sebuah label mode yang meliputi perhiasan yang dirancang.[83][84] Pada Maret 2008, ia didakwa atas tuduhan mengambil yang secara tak sah dari negara tersebut oleh Dewan Pengadilan Kawasan Manila karena alasan yang diragukan.[85][86]

Marcos maju untuk distrik kedua Ilocos Norte dalam pemilihan pada 10 Mei 2010 untuk menggantikan putranya,[87] Ferdinand Jr., yang maju untuk Senat di bawah naungan Partai Nacionalista.[88][89] Pada masa jabatannya, ia menyandang jabatan ketua Tujuan Pembangunan Milenium di Dewan Rendah.[90][91] Pada 2011, Divisi Kelima Sandiganbayan memerintahkannya untuk mengembalikan US$280,000 ke dalam kas pemerintah yang diambil olehnya dan suaminya dari Otoritas Pangan Nasional.[92] Ia memenangkan pemilihan ulang pada 14 Mei 2013 dalam tawaran untuk mengulang masa jabatannya.[93][94] Pada 9 Mei 2016, ia terpilih kembali untuk masa jabatan ketiga dan terakhirnya.[95][96]

Kekayaan[sunting | sunting sumber]

photograph
Marcos menyaksikan dampak longsor lumpur Leyte Selatan 2006

Marcos dianggap memiliki aset sebesar US$10 miliar.[97] Pada suatu kali, ia didenda $2,000 karena mengunyah permen karet di Bandar Udara Internasional San Francisco dan, pada waktu lain, ia memaksa pesawat untuk berbalik saat tengah mengudara karena ia lupa membeli keju di Roma.[55] Koleksi sepatunya,[98][99][100] sekarang sebagian disimpan di Museum Nasional Filipina dan sebagian lagi disimpan di sebuah museum sepatu di Marikina.[101][102][103] Topan Haiyan (Yolanda) menghancurkan rumah leluhurnya di Tacloban, yang juga dijadikan sebuah museum,[104] meskipun ia masih memiliki beberapa rumah di Ilocos Norte dan Makati, dimana ia tinggal.[2]

Ia dituduh memiliki akun bank Swiss dengan pseudonim "Jane Ryan".[105][106] Ia mengklaim bahwa kekayaannya datang dari emas Yamashita, sebuah harta karun semi-mistis yang dipercaya di Filipina merupakan bagian dari rampasan Jepang pada Perang Dunia II.[107][108] Propertinya meliputi perhiasan dan 173 karya seni,[109] yang meliputi karya-karya buatan Michelangelo, Botticelli, Canaletto, Raphael,[110] serta L'Église et La Seine à Vétheuil (1881) karya Monet, Langland Bay (1887) karya Alfred Sisley, dan Le Cyprès de Djenan Sidi Said (1946) karya Albert Marquet.[111][112]

Pengadilan federal Swiss menyatakan pada Desember 1990 bahwa tabungan di bank-bank Swiss hanya dapat dikembalikan ke pemerintah Filipina jika pengadilan Filipina mendakwanya.[113][114][115] Pada Maret 2008, seorang hakim di Manila, Filipina mendakwa bahwa ia melakukan 32 kali transfer tabungan secara tak sah ke akun-akun bank Swiss antara 1968 dan 1976, menyatakan bahwa pemerintah telah gagal untuk menyinggung kasus tersebut.[116] Pada 2012, ia mendeklarasikan bahwa kekayaan bersihnya mencapai US$22 juta dan ia meraih peringkat sebagai politikus Filipina terkaya kedua setelah petinju dan politikus Manny Pacquiao.[117][118][119]

Pada 17 Oktober 2013, upaya penjualan dua lukisan Claude Monet,[120] L'Eglise de Vetheuil dan Le Bassin Aux Nymphéas, menjadi subyek kasus hukum di New York melawan Vilma Bautista, orang yang sempat menjadi ajudan Imelda Marcos.[121][122] Bautista dikenai hukuman 2–6 tahun penjara pada 2014 karena berupaya menjual "mahakarya berharga yang masuk ke negaranya".[123][124][125] Pada 13 Januari 2014, tiga koleksi perhiasan milik Imelda Marcos:[126] koleksi Malacanang, koleksi Roumeliotes, dan koleksi Hawaii; bersama dengan lukisan-lukisan Claude Monet disita oleh pemerintah Filipina.[127][128] Pada 2015, sebuah berlian merah jambu seharga $5 juta ditemukan dalam koleksi perhiasannya.[129][130] Pada 16 Februari 2016, pemerintah Filipina mengumumkan bahwa tiga koleksinya yang seharga sekitar $21 juta, dilelang sebelum akhir masa jabatan Benigno Aquino III pada 30 Juni 2016.[131][132]

Warisan[sunting | sunting sumber]

Marcos mempengaruhi mode di Filipina,[60][133][134] meskipun perannya sebagai pelindung seni rupa dan mode masih kontroversial.[135][136][137] Track kedua dari album 1996 Mark Knopfler Golden Heart, merupakan sebuah lagu sindiran tentangnya.[138] Ia merupakan subyek dari film dokumenter 2003, Imelda.[139][140][141] Pada 2010, Produser Inggris Fatboy Slim dan musisi David Byrne merilis sebuah album konsep mengenai kehidupannya yang berjudul Here Lies Love,[142] yang kemudian menjadi sebuah musikal rock.[143] Di Manila, artis penampilan lokal Carlos Celdran menyelenggarakan tur kelilingnya dengan nama Living La Vida Imelda,[133][144] yang juga tampil di Dubai pada 2012.[145][146]

Penghargaan kehormatan luar negeri

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Mijares 1976, hlm. 1–10.
  2. ^ a b Tully, Shawn (9 Januari 2014). "My afternoon with Imelda Marcos". Fortune. Diakses tanggal 7 Juni 2016. 
  3. ^ a b Ellison 1988, hlm. 1–10.
  4. ^ Garcia 1969.
  5. ^ Ellison 1988, hlm. 13.
  6. ^ Ellison 1988, hlm. 86.
  7. ^ Ellison 1988, hlm. 24.
  8. ^ "Kokoy Romualdez, powerful younger brother of Imelda Marcos, dies at 81". GMA News. Februari 2012.
  9. ^ Ellison 1988, hlm. 19–26.
  10. ^ Ellison 1988, hlm. 5.
  11. ^ "Former Philippine First Lady Imelda Marcos Attends Pope Francis' Mass". NBC News. 17 Januari 2015. Diakses tanggal 23 Maret 2015. 
  12. ^ Quah 2011, hlm. 111–112.
  13. ^ a b Ellison 1988, hlm. 29.
  14. ^ Ellison 1988, hlm. 32.
  15. ^ 'I'm a magpie for beauty'. Chicago Tribune. 6 November 2006.
  16. ^ Ellison 1988, hlm. 36.
  17. ^ Staycation guide: Overnight stay in Quiapo. ABS-CBN News. 6 Januari 2014.
  18. ^ Powers 2012, hlm. 354.
  19. ^ "A dynasty on steroids". The Sydney Morning Herald. 24 November 2012.
  20. ^ Senauth 2012, hlm. 98.
  21. ^ Ellison 1988, hlm. 7–10.
  22. ^ The best books on the Philippines: start your reading here. The Guardian. 15 Januari 2014
  23. ^ Ellison 1988, hlm. 78–79.
  24. ^ "Beatles to avoid Philippines". Saskatoon Star-Phoenix. Associated Press. 8 Juli 1966. Diakses tanggal 22 Mei 2012. 
  25. ^ Ellison 1988, hlm. 107–110.
  26. ^ Philandering dictator added Hollywood star to conquests. The Sun-Herald, 4 Juli 2004.
  27. ^ Tarling 2000, hlm. 191.
  28. ^ "Proclamation 1081 and Martial Law". Country Studies: Philippines, Departemen Negara Amerika Serikat.
  29. ^ Pineda, DLS (22 Februari 2014). "So you think you love Marcos?". The Philippine Star. Diakses tanggal 4 Oktober 2015. 
  30. ^ Ellison 1988, hlm. 134.
  31. ^ Ellison 1988, hlm. 140.
  32. ^ "Waiting for the other shoe(s) to drop", Philippine Daily Inquirer. 29 Maret 2016.
  33. ^ Ellison 1988, hlm. 89–93.
  34. ^ "Ferdinand Marcos, Former Philippines Dictator, Forced Generals To Perform Drag Show, According To WikiLeaks". The Huffington Post. 9 April 2013.
  35. ^ Powers 2012, hlm. 302.
  36. ^ Ellison 1988, hlm. 139.
  37. ^ Ellison 1988, hlm. 280.
  38. ^ a b Senauth 2012, hlm. 137.
  39. ^ a b Ellison 1988, hlm. 119.
  40. ^ Ellison 1988, hlm. 180.
  41. ^ Masagana 99, Nutribun, and Imelda's 'edifice complex' of hospitals. GMA News. 20 September 2012.
  42. ^ Nutrition and Related Services Provided to the Republic of the Philippines. Virginia Polytechnic Institute and State University. September 1979.
  43. ^ Get to know former First Lady Imelda Marcos on Powerhouse. Power House. GMA Network. 8 Juli 2013.
  44. ^ a b c d Senauth 2012, hlm. 136.
  45. ^ Ellison 1988, hlm. 16.
  46. ^ a b Powers 2012, hlm. 106.
  47. ^ Ellison 1988, hlm. 93–97.
  48. ^ Powers 2012, hlm. 153.
  49. ^ "An insider's guide to Manila: where brutalism meets bamboo", The Guardian. 14 Maret 2016.
  50. ^ At Philippine Safari Park, Serengeti on South China Sea. Bloomberg Businessweek. 3 Desember 2013.
  51. ^ "Witness ties Imelda Marcos to Buildings." The Spokesman-Review. 30 Januari 1986.
  52. ^ "Real Estate Agent Gives Evidence of Marcos Buys."The Bulletin. 10 April 1986.
  53. ^ "Manila After Marcos: Managing a Frail economy; Marco's Mansion Suggests Luxury". The New York Times. 28 Februari 1986.
  54. ^ "Bling Ring". The New Yorker. Diakses tanggal 6 Maret 2016. 
  55. ^ a b "5 Shopping Sprees So Wild, They Made History". New York Magazine. Diakses tanggal 6 Maret 2016. 
  56. ^ Imelda Marcos TalkAsia Transcript. CNN. 24 Januari 2007.
  57. ^ a b c d Pedrosa 2013.
  58. ^ Ellison 1988, hlm. 58.
  59. ^ "Filipino Women Protest Mrs. Marcos' Extravagance." Telegraph Herald. 28 Oktober 1983.
  60. ^ a b c The Steel Butterfly Still Soars. The New York Times. 6 Oktober 2012.
  61. ^ "Sandiganbayan ruling on Ninoy assassination" (PDF). Philippine Consortium for Investigative Journalism. Diakses tanggal 30 Agustus 2013. 
  62. ^ "Creating a Fact-Finding Board with Plenary Powers to Investigate the Tragedy Which Occurred on August 21, 1983". Presidential Decree No. 1886. Malacanang Palace. Diakses tanggal 30 Agustus 2013. 
  63. ^ a b "Imeldarabilia: A Final Count". Time. 23 Februari 1987. Diakses tanggal 30 Desember 2006. 
  64. ^ "The day in numbers: $100". CNN. 7 November 2006. 
  65. ^ Morrow, Lance (31 Maret 1986). "Essay: The Shoes of Imelda Marcos". New York Times. 
  66. ^ "Marcos' Wife Also Pleads 5th in Probe", Los Angeles Times. 2 Oktober 1986.
  67. ^ "Imelda Marcos Racketeering Case Goes to Trial". The Christian Science Monitor. 19 Maret 1990.
  68. ^ Judge Delays Hearing for Marcos, Not Wife. The New York Times. 28 Oktober 1988.
  69. ^ Lubasch, Arnold (22 Oktober 1988). "Marcos and wife, 8 others : Charged by US with fraud". The New York Times. Diakses tanggal 30 Agustus 2013. 
  70. ^ Doris Duke Putting Up $5 Million Bail for Her Friend Imelda Marcos, Associated Press (2 November 1988).
  71. ^ Celestine Bohlen, Doris Duke Offers Mrs. Marcos's Bail, New York Times (3 November 1988).
  72. ^ Craig Wolff, The Marcos Verdict; Marcos Is Cleared of All Charges In Racketeering and Fraud Case. The New York Times. 3 Juli 1990.
  73. ^ a b "From the archive, 3 Juli 1990: Tears and cheers as Imelda cleared". The Guardian. 2 Juli 2015. Diakses tanggal September 11, 2015. 
  74. ^ William C. Rempel & Kristina M. Luz, Imelda Marcos Saved Mother, Hamilton Says, Los Angeles Times (16 Mei 1990).
  75. ^ Manila Journal;Queen of the Quirky, Imelda Marcos Holds Court. The New York Times. 4 Maret 1996.
  76. ^ Imelda Marcos among Newsweek's greediest people. ABS-CBN News. 5 April 2009.
  77. ^ Imelda Marcos Fast Facts. CNN. October 10, 2015.
  78. ^ Imelda Marcos Has an $829 Billion Idea. Bloomberg Businessweek. 24 Oktober 2013.
  79. ^ "Anti-Corruption Campaigner and General Lead in Early Philippine Returns". The New York Times. 13 Mei 1992. Diakses tanggal 11 September 2015. 
  80. ^ Imelda Romualdez Marcos v. Crilo Roy Montejo. Republik Filipina: Pengadilan Tinggi. 18 September 1995.
  81. ^ "Faces of the week." BBC News. 10 November 2006.
  82. ^ Imelda's crown jewels to go under the hammer BBC News, 13 Mei 2003
  83. ^ Imelda Marcos comes into fashion. BBC. 7 November 2006.
  84. ^ Rowan, Roy (29 Maret 1979). "Orchid or Iron Butterfly, Imelda Marcos Is a Prime Mover in Manila". People. Diakses tanggal 23 Juli 2006. 
  85. ^ Sandigan OKs Imelda bid for daily hearings on graft cases. GMA News. 21 September 2007.
  86. ^ Imelda Marcos innocent of dollar salting. United Press International. 10 Mei 2008.
  87. ^ "Imelda Marcos bids for seat as Philippine race begins." BBC News. 26 Maret 2010.
  88. ^ An audience with the one and only Imelda Marcos. BBC. 27 Mei 2010.
  89. ^ "INTREVIEW [sic] – Philippines' Marcos fights to get wealth back". Reuters. 13 Mei 2010. 
  90. ^ Imelda Marcos stays as MDG committee chair. ABS-CBN News. 15 September 2010.
  91. ^ Unthinkable: Guess who came to Enrile book launch. Philippine Daily Inquirer. 29 September 2012.
  92. ^ Unthinkable: State lawyers want to know where Marcos funds went Philippine Daily Inquirer. 29 Agustus 2012.
  93. ^ Imelda seeks second term, files COC. ABS-CBN News. 3 Oktober 2012.
  94. ^ Hranjski, Hrvoje; Gomez, Jim (14 Mei 2013). "Ex-Philippine president wins mayoral race in Manila, Imelda Marcos gets 2nd congressional term". Fox News (Fox News Network, L.L.C.). Diakses tanggal 16 Februari 2016. 
  95. ^ "Bongbong Marcos, Imelda and family pray for 'poll integrity'". Philippine Daily Inquirer. 15 Mei 2016. Diakses tanggal 26 Mei 2016. 
  96. ^ "Imelda, Imee poised for re-election in Ilocos Norte". ABS-CBN News. 9 Mei 2016. Diakses tanggal 26 Mei 2016. 
  97. ^ "The $10bn question: what happened to the Marcos millions?". The Guardian. 7 Mei 2016. Diakses tanggal 25 Mei 2016. 
  98. ^ "Imeldific: Aquino gives guided tour of Palace". Philippine Daily Inquirer. 29 Mei 2016. Diakses tanggal 7 Juni 2016. 
  99. ^ Homage to Imelda's shoes. BBC News. 16 Februari 2001.
  100. ^ "Global Corruption Report" (PDF). Transparency International. Diakses tanggal 6 Agustus 2009. 
  101. ^ "Imelda Marcos's shoe collection gathers mould after years of neglect". The Guardian. 23 September 2012. Diakses tanggal 9 Juni 2016. 
  102. ^ "Imelda Marcos shoe collection survives Typhoon Ketsana". The Guardian. 8 Oktober 2009. Diakses tanggal 9 Juni 2016. 
  103. ^ Manila: 10 Things to Do 7. Marikina Shoe Museum majalah Time. 21 Januari 2010.
  104. ^ Yolanda destroys Imelda's ancestral house in Leyte. GMA News. 19 November 2013.
  105. ^ "Some Are Smarter Than Others & The Collection of Jane Ryan and William Saunders: Pio Abad's exploration of the Marcos horde", The Philippine Star. 18 September 2014.
  106. ^ Witness Say Imelda Marcos Used Pseudonym to Open Account, The Daily News, 19 April 1990
  107. ^ Marcos widow claims wealth due to 'Yamashita treasure'. The Bulletin. 3 Februari 1993.
  108. ^ "On Petition For A Writ Of Certiorari To The United States Court Of Appeals For The Ninth Circuit: Petition For A Writ Of Certiorari." Diakses pada 12 Juni 2016.
  109. ^ Marcoses' Silver Sets Record At Auction. The New York Times. 11 Januari 1991.
  110. ^ Marcoses' Raphael Sold To Italy for $1.65 Million. The New York Times. 12 Januari 1991.
  111. ^ Buettner, Russ (20 November 2012). "Imelda Marcos's Ex-Aide Charged in '80s Art Theft". The New York Times. Diakses tanggal 30 Agustus 2013. 
  112. ^ Shoes, jewels, and Monets: recovering the ill-gotten wealth of Imelda Marcos. Foreign Policy. 16 Januari 2014.
  113. ^ "Marcos convicted of graft in Manila". The New York Times. 24 September 1993. Diakses tanggal 30 Agustus 2013. 
  114. ^ Gender Policies And Responses Towards Greater Women Empowerment In The Philippines. Universitas Filipina.
  115. ^ The Political Economy of Corruption. Universitas Hawaii. Juli 1997.
  116. ^ Imelda Marcos Acquitted, Again. The New York Times. 11 Maret 2008.
  117. ^ Imelda Marcos claims net worth of US$22 million. Taipei Times. 6 Mei 2012.
  118. ^ Imelda camp mum on Newsweek's 'greediest' tag. GMA News. 6 April 2009.
  119. ^ What happened to the Marcos fortune?. BBC News. 24 Januari 2013.
  120. ^ "Imelda Marcos's Ex-Aide Charged in '80s Art Theft." The New York Times. 20 November 2012.
  121. ^ Ex-Imelda Marcos aide on trial in NYC for selling Monet work. Philippine Daily Inquirer. 17 Oktober 2013. Diakses pada 17 Oktober 2013.
  122. ^ PCGG: Gov't, not Marcos victims, owns Monet painting Philippine Daily Inquirer. 21 Juli 2013. Diakses pada 17 Oktober 2013.
  123. ^ Aide to former Philippine First Lady sentenced to prison for trying to sell country's art. New York Daily News. 14 Januari 2014.
  124. ^ Ex-Imelda Marcos secretary to be sentenced by NY court. GMA News. 6 Januari 2014.
  125. ^ Marcos jewels could be sold after court rules they were 'ill-gotten'. The Japan Times. 14 Januari 2014.
  126. ^ Imelda loses jewels in the Marcos crown. The Age. 17 September 2005.
  127. ^ Show me the Monet: Philippines seeks return of Marcos paintings. Reuters. 14 Januari 2014
  128. ^ Philippines Seeks Return of Marcos Paintings. Voice of America. 14 Januari 2014.
  129. ^ "Philippines revalues jewellery seized from Imelda Marcos in 1986". The Guardian. 24 November 2015. Diakses tanggal 17 Desember 2015. 
  130. ^ Plucinska (25 November 2015). "Rare 25-Carat Pink Diamond Discovered in Jewelry Once Owned by Imelda Marcos". Time magazine. Diakses tanggal 17 Desember 2015. 
  131. ^ Perry, Juliet (16 Februari 2016). "Philippines to sell Imelda Marcos's 'ill-gotten' jewels, worth millions". CNN (Turner Broadcasting System). Diakses tanggal 16 Februari 2016. 
  132. ^ "Philippines to sell jewellery confiscated from Imelda Marcos". The Telegraph. 16 Februari 2016. Diakses tanggal 27 Maret 2016. 
  133. ^ a b Fitzpatrick, Liam (7 Maret 2005). "Walk the Talk". majalah Time (Time Inc.). Diakses tanggal 16 September 2010. 
  134. ^ "The Marcos years: 'Golden age' of PH fashion". Philippine Daily Inquirer. 27 September 2015. Diakses tanggal 7 Juni 2016. 
  135. ^ The day I met Imelda Marcos. BBC News. 31 Oktober 2000.
  136. ^ "The Life of Imelda Marcos, in PowerPoint and Plastic." The New York Times. 21 Maret 2006.
  137. ^ "Imelda Marcos and the 'terno' of her affections". Philippine Daily Inquirer. Diakses tanggal 19 November 2015. 
  138. ^ Golden Heart. Warner Music Group. 26 Maret 1996.
  139. ^ Review: 'Imelda'. Variety. 17 Maret 2004.
  140. ^ For a Regal Pariah, Despite It All, the Shoe Is Never on the Other Foot. The New York Times. 9 Juni 2004.
  141. ^ Director fights for Imelda movie. BBC News. 7 Juli 2004.
  142. ^ The Imelda Marcos Story — As Told by David Byrne majalah Time. 10 April 2010.
  143. ^ Brantley, Ben. "A Rise to Power, Disco Round Included", The New York Times, 23 April 2013, diakses pada 9 Juni 2016
  144. ^ Whaley, Floyd (12 Oktober 2012). "In Manila, 'Livin' La Vida Imelda!'". New York Times. Diakses tanggal 14 Oktober 2012. 
  145. ^ "Celdran held, questioned over Imelda Marcos art in Dubai". Philippine Daily Inquirer. 7 April 2012. Diakses tanggal 9 Juni 2016. 
  146. ^ "Censored in Dubai, Carlos Celdran cancels Imelda show". GMA News. 23 Maret 2012. Diakses tanggal 9 Juni 2016. 
  147. ^ "President's Week in Review: March 1 – March 9, 1976". Official Gazette of the Republic of the Philippines. 
  148. ^ "President's Week in Review: April 7 – April 13, 1975". Official Gazette of the Republic of the Philippines. 
  149. ^ "The Order of pro Merito Melitensi". Official Gazette of the Republic of the Philippines. Diakses tanggal 12 Juni 2016. 
  150. ^ Boletín Oficial del Estado. Pemerintah Spanyol.

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

Gelar kehormatan
Didahului oleh:
Evangelina Macapagal
Ibu Negara Filipina
1965–1986
Lowong
Selanjutnya dijabat oleh
Amelita Ramos
Didahului oleh:
Tidak ada
sebagai jabatan dibettuk
Gubernur Manila
1975–1986
Diteruskan oleh:
Jejomar Binay
sebagai Ketua Otoritas Pengembangan Metropolitan Manila (MMDA)
Kursi majelis
Didahului oleh:
Cirilo Roy C. Montejo
Anggota Dewan Perwakilan dari Distrik Pertama Leyte
1995–1998
Diteruskan oleh:
Alfred S. Romualdez
Didahului oleh:
Ferdinand Marcos, Jr.
Anggota Dewan Perwakilan Filipina dari Distrik Kedua Ilocos Norte
2010–sekarang
Petahana