Pembunuhan John F. Kennedy
| Pembunuhan John F. Kennedy | |
|---|---|
Presiden Kennedy, istrinya Jacqueline, gubernur Texas John Connally, dan istri Connally Nellie dalam limosin kepresidenan beberapa saat sebelum pembunuhan di Dallas | |
![]() | |
| Lokasi | Dealey Plaza di Dallas, Texas, Amerika Serikat |
| Tanggal | November 22, 1963 12.30 p.m. (CST) |
| Sasaran | John F. Kennedy |
| Senjata | Senapan Carcano Italia 6.5×52mm M91/38 (Kennedy) Revolver 38cal Smith & Wesson (Tippit) |
Korban tewas | John F. Kennedy J. D. Tippit |
Korban luka | John Connally James Tague |
| Pelaku | Lee Harvey Oswald |
| Tuntutan | Pembunuhan karena kebencian (2 dakwaan, dibunuh sebelum diadili) |
Pada tanggal 22 November 1963, John F. Kennedy, Presiden Amerika Serikat ke-35, dibunuh saat menumpangi iring-iringan mobil kepresidenan di Dealey Plaza, Dallas, Texas. Saat itu, Kennedy sedang berada di dalam mobil bersama istrinya, Jacqueline, John Connally (Gubernur Texas), dan istri Connally, Nellie. Pada kejadian tersebut, Kennedy ditembak oleh seorang mantan Marinir AS bernama Lee Harvey Oswald saat berada di dalam gedung Texas School Book Depository. Setelah kejadian penembakan, iring-iringan mobil presiden lalu bergegas ke Rumah Sakit Parkland Memorial. Di rumah sakit tersebut, Kennedy dinyatakan tewas sekitar 30 menit setelah penembakan. Di samping itu, Connally juga terluka dalam peristiwa penembakan ini, tetapi berhasil pulih. Wakil Presiden Lyndon B. Johnson dilantik menjadi Presiden dengan tergesa-gesa sekitar dua jam delapan menit setelah penembakan Kennedy.
Setelah menembak Kennedy, Oswald pulang ke rumahnya untuk mengambil pistol, dan tak lama kemudian menembak seorang polisi Dallas bernama J. D. Tippit. Sekitar 70 menit setelah penembakan Kennedy dan Connally, Oswald ditangkap oleh Kepolisian Dallas dan didakwa sesuai hukum negara bagian Texas atas pembunuhan Kennedy dan Tippit. Pada pukul 11.21 tanggal 24 November 1963, ketika kamera televisi meliput secara langsung pemindahan Oswald dari basemen Mabes Kepolisian Dallas, ia ditembak oleh seorang pemilik klub malam di Dallas bernama Jack Ruby. Sama seperti Kennedy, Oswald dilarikan ke Rumah Sakit Parkland Memorial dan tewas di sana. Ruby dijatuhi hukuman atas pembunuhan Oswald, tetapi putusan tersebut dibatalkan setelah ia mengajukan banding. Ruby tewas di penjara pada tahun 1967 selagi menunggu persidangan barunya.
Setelah melakukan penyelidikan selama 10 bulan, Komisi Warren menyimpulkan bahwa Kennedy dibunuh oleh Oswald, dan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Oswald maupun Ruby merupakan bagian dari konspirasi. Empat tahun kemudian, Jim Garrison, jaksa wilayah New Orleans, menggelar persidangan terhadap pengusaha Clay Shaw yang dinyatakan tidak bersalah. Persidangan tersebut merupakan satu-satunya persidangan yang digelar terkait pembunuhan Kennedy. Penyelidikan federal lainnya, seperti Komisi Rockefeller dan Komite Church, sepakat dengan hasil temuan Komisi Warren. Dalam laporannya pada tahun 1979, House Select Committee on Assassinations (HSCA) Amerika Serikat menyimpulkan bahwa Kennedy kemungkinan "terbunuh akibat konspirasi". HSCA tidak menyebutkan identitas para konspirator yang mungkin terlibat, tetapi menyimpulkan bahwa "kemungkinan besar ada dua orang penembak yang menembak Presiden". Kesimpulan demikian bersumber dari rekaman Dictabelt kepolisian, yang kemudian dibantah oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat.
Pembunuhan Kennedy masih diperdebatkan secara luas dan telah memunculkan banyak teori konspirasi serta skenario alternatif. Jajak pendapat menunjukkan bahwa mayoritas warga Amerika Serikat percaya adanya konspirasi dalam pembunuhan Kennedy. Peristiwa tersebut berdampak besar dan menjadi yang pertama dari empat pembunuhan tokoh nasional di Amerika Serikat pada tahun 1960-an. Pembunuhan Kennedy terjadi dua tahun sebelum pembunuhan Malcolm X pada tahun 1965, dan lima tahun sebelum pembunuhan Martin Luther King Jr. dan adik laki-laki Kennedy, Robert, pada tahun 1968. Kennedy adalah presiden Amerika Serikat keempat yang dibunuh setelah Abraham Lincoln, James Abram Garfield dan William McKinley, dan presiden terakhir yang tewas saat menjabat.
Latar belakang
[sunting | sunting sumber]Kennedy
[sunting | sunting sumber]Pada tahun 1960, John F. Kennedy, yang saat itu merupakan Senator AS dari Massachusetts, terpilih sebagai presiden Amerika Serikat ke-35 dengan Lyndon B. Johnson sebagai wakilnya.[1][2][3][4] Masa pemerintahan Kennedy bertepatan dengan puncak Perang Dingin, dan sebagian besar kebijakan luar negerinya bertujuan untuk melawan Uni Soviet dan komunisme.[5][6] Saat menjadi presiden, ia menyetujui operasi rahasia untuk menggulingkan pemerintahan komunis Fidel Castro di Kuba.[7] Kebijakan tersebut berpuncak pada Invasi Teluk Babi yang gagal pada tahun 1961. Dalam invasi tersebut, ia menolak pengerahan langsung pasukan Amerika Serikat.[8] Setahun kemudian, Kennedy berhasil meredakan Krisis Rudal Kuba, yang hampir menghantarkan umat manusia ke ambang kiamat nuklir.[9]
Pada tahun 1963, Kennedy memutuskan mengunjungi Texas untuk meredakan perselisihan internal Partai Demokrat antara Senator Ralph Yarborough yang liberal dan Gubernur John Connally yang konservatif.[10][11] Kunjungan tersebut pertama kali disepakati oleh Kennedy, Johnson, dan Connally dalam pertemuan di El Paso pada bulan Juni.[12] Rute yang akan ditempuh oleh iring-iringan mobil kepresidenan ditetapkan pada tanggal 18 November dan diumumkan tidak lama kemudian.[13] Kennedy juga menganggap kunjungannya ke Texas sebagai upaya kampanye tidak resmi sehubungan dengan pencalonan kembali dirinya dalam pemilu presiden 1964.[14]
Oswald
[sunting | sunting sumber]Lee Harvey Oswald (lahir 1939)[17] adalah mantan Marinir Amerika Serikat yang pernah bertugas di Jepang dan Filipina. Ia memeluk pandangan-pandangan komunis setelah membaca karya Karl Marx saat berusia 14 tahun.[18][19][20] Setelah tidak sengaja menembak sikunya sendiri dengan pistol ilegal dan berkelahi dengan seorang bintara, Oswald disidang oleh persidangan militer dan diturunkan pangkatnya.[19] Pada bulan September 1959, ia dibebaskan dari tugas militer setelah mengaku bahwa ibunya adalah penyandang disabilitas.[21] Saat berusia 19 tahun, Oswald menumpang kapal barang dari New Orleans menuju Prancis, lalu melanjutkan perjalanan ke Finlandia, tempat ia memperoleh visa Soviet.[22]
Oswald memutuskan untuk membelot ke Uni Soviet,[23][b] dan pada bulan Januari 1960 ia dipekerjakan di sebuah pabrik di Minsk, Belarus.[26][27] Pada tahun 1961, ia bertemu dengan seorang wanita Rusia bernama Marina Prusakova.[28] Keduanya kemudian menikah dan dikaruniai seorang anak.[29] Pada tahun 1962, ia kembali ke Amerika Serikat setelah diberi pinjaman repatriasi oleh Kedubes AS.[29] Ia menetap di kawasan Dallas/Fort Worth,[30] dan berteman dengan para emigran asal Rusia, termasuk George de Mohrenschildt, seorang informan CIA.[31][32] Pada bulan Maret 1963, sebuah peluru nyaris mengenai Jenderal Edwin Walker di kediamannya di Dallas. Saksi mata mengaku melihat dua orang pria mencurigakan. Dengan mengandalkan kesaksian Marina, catatan yang ditinggalkan oleh Oswald, dan barang bukti peluru, Komisi Warren mengaitkan percobaan pembunuhan tersebut dengan keterlibatan Oswald.[33]
Pada bulan April 1963, Oswald kembali ke kampung halamannya di New Orleans.[34] Di sana, ia mendirikan cabang independen organisasi Fair Play for Cuba Committee yang pro-Castro, dengan satu-satunya anggota adalah dirinya sendiri.[35][36] Saat membagikan selebaran pro-Castro bersama rekan-rekan seperjuangannya, Oswald ditangkap setelah berkelahi dengan warga eksil Kuba yang anti-Castro.[37][38][c] Pada akhir September 1963, Oswald bepergian ke Mexico City, dan menurut keterangan Komisi Warren, ia mengunjungi kedutaan Soviet dan Kuba.[40] Perjalanannya ke Mexico City ini memunculkan perdebatan, laporan internal House Select Committee on Assassinations (HSCA) menerangkan bahwa orang yang mengunjungi kedutaan bukanlah Oswald, melainkan seorang penyaru.[41][42][d] Pada tanggal 3 Oktober, Oswald kembali ke Dallas dan mendapat pekerjaan di Texas School Book Depository di Dealey Plaza.[44] Pada hari kerja, ia tinggal di sebuah rumah kos di Dallas tempat ia terpisah dari Marina.[45] Pagi hari menjelang terjadinya pembunuhan, ia terlihat membawa sebuah paket panjang (yang dikatakan olehnya kepada rekan kerjanya berisi batang gorden) ke tempat kerjanya.[46][e] Komisi Warren menduga bahwa paket tersebut berisi senapan Oswald yang belum dirakit.[49]
22 November
[sunting | sunting sumber]Kedatangan Kennedy di Dallas dan perjalanan ke Dealey Plaza
[sunting | sunting sumber]Pada tanggal 21 November, Air Force One tiba di Dallas Love Field pada pukul 23.07. Presiden Kennedy dan Ibu Negara datang ke Hotel Texas di pusat kota Fort Worth pada pukul 23.35.[50] Keesokan paginya, pada 22 November, Presiden Kennedy dan Ibu Negara menaiki sebuah limosin konvertibel Lincoln Continental 1961 untuk makan siang di Dallas Trade Mart.[51][13] Mobil Kennedy adalah mobil kedua dalam iring-iringan, yang juga ditumpangi oleh Agen Dinas Rahasia Bill Greer di kursi pengemudi, Agen Khusus Roy Kellerman di kursi penumpang depan, dan Gubernur Conally beserta istrinya Nellie, yang duduk tepat di depan Kennedy.[52][53] Empat sepeda motor kepolisian Dallas mengiringi limosin Kennedy.[54] Wakil Presiden Johnson beserta istrinya, Lady Bird, dan Senator Yarborough berada di limosin di belakangnya.[55]
Rute iring-iringan yang berkelok-kelok sepanjang 16 km melintasi Dallas dirancang agar Kennedy bisa disaksikan oleh banyak orang. Rute tersebut melewati kawasan pinggiran kota Dallas,[51][13] dan Main Street di Pusat Kota Dallas, kemudian berbelok ke kanan ke Houston Street. Setelah itu, iring-iringan akan berbelok ke kiri menuju Elm Street, melewati Dealey Plaza, dan melintasi sebagian kecil Stemmons Freeway menuju Trade Mart.[13] Rute yang direncanakan tersebut telah diberitakan di surat kabar beberapa hari sebelumnya.[13] Meskipun muncul kekhawatiran akan adanya aksi unjuk rasa—Duta Besar yang diutus Kennedy kepada PBB, Adlai Stevenson, diludahi di Dallas pada tahun 1961—Kennedy disambut dengan semarak oleh kerumunan warga Dallas yang antusias.[56][57][58]
Penembakan
[sunting | sunting sumber]Limosin Kennedy memasuki Dealey Plaza pada pukul 12.30.[3] Nellie Connally menoleh dan berkata kepada Kennedy yang duduk di belakangnya, "Bapak Presiden, sekarang Anda tidak bisa mengatakan bahwa Dallas tidak mencintai dan menghargai Anda," Jawaban Kennedy–"Tidak, tentu saja tidak"–menjadi kata-kata terakhirnya.[59]
Dari Houston Street, limosin hendak berbelok ke kiri menuju Elm Street, melewati Texas School Book Depository.[60] Saat limosin terus melaju di Elm Street, beberapa tembakan dilepaskan. Kira-kira 80% saksi mata bersaksi mendengar tiga suara tembakan.[61] Komisi Warren menyimpulkan bahwa tiga tembakan dilepaskan dan sebagian besar saksi mengungkapkan bahwa tembakan kedua dan ketiga dilontarkan hampir bersamaan.[62] Saat Kennedy sedang melambaikan tangan kepada kerumunan, beberapa saksi mendengar suara tembakan pertama, tetapi hanya segelintir orang di kerumunan maupun di iring-iringan mobil yang bereaksi, banyak yang mengira bahwa suara tersebut adalah suara petasan atau letusan knalpot mobil.[63][64][f]
Gubernur Connally dan, dalam sepersekian detik kemudian, Nyonya Kennedy mendadak menoleh ke samping.[67] Sebagai seorang pemburu berpengalaman, Connally langsung mengenali suara tersebut sebagai suara senapan dan menoleh ke kanan, tetapi tidak menemukan ada yang ganjil di belakangnya.[65] Ia mengungkapkan bahwa ia tidak bisa melihat Kennedy, sehingga ia kembali menoleh ke depan, dan ketika hendak menghadapkan kepala ke depan,[68] sebutir peluru yang tembakannya tidak didengarnya menghantamnya, tepat di punggung kanannya.[68][69] Ia lantas berteriak, "Ya Tuhan. Mereka akan membunuh kita semua!"[70]
Menurut Komisi Warren dan HSCA, Kennedy sedang melambai kepada kerumunan orang di sebelah kanannya ketika sebuah tembakan mengenai punggung atas dan menembus tenggorokannya tepat di bawah laring.[71][72] Ia mengangkat siku dan mengepalkan tangan di depan wajah dan lehernya, lalu mencondongkan tubuh ke depan dan ke kiri. Nyonya Kennedy menghadap ke arahnya dan memeluknya.[68][73][74] Meskipun mengalami luka serius, kemungkinan besar Kennedy masih bisa diselamatkan.[75]
Menurut teori satu peluru yang dikemukakan oleh Komisi Warren, yang kemudian dicemooh dengan sebutan "teori peluru ajaib" oleh para pendukung teori konspirasi, Gubernur Connally dihantam oleh peluru yang menembus leher Kennedy. Peluru tersebut menciptakan luka berbentuk oval di dekat bahu kanan Connally, mengenai dan meremukkan tulang rusuk kanannya, serta menembus dada tepat di bawah puting susu kanan, yang menusuk dan menghancurkan paru-parunya. Peluru yang sama kemudian menyambar lengannya tepat di atas pergelangan tangan kanan dan meretakkan tulang radius kanannya. Peluru tersebut tembus sampai ke bawah pergelangan tangan di sisi dalam telapak tangan kanan dan akhirnya bersarang di paha kirinya.[76][77][75]
Saat limosin melewati guguk berumput,[78] Kennedy dihantam peluru untuk kedua kalinya di kepala, sebuah tembakan yang fatal.[79] Komisi Warren tidak memastikan apakah ini peluru yang kedua atau ketiga, dan menyimpulkan bahwa tembakan kedua yang menyasar Kennedy mengenai bagian belakang kepalanya. Peluru menembus tengkoraknya, menciptakan lubang besar "berbentuk bulat telur" di sisi kanan kepala bagian belakang. Darah dan pecahan tengkoraknya berhamburan. Percikan otak dan darah Kennedy memencar hingga ke mobil milik Dinas Rahasia dan sepeda motor di belakangnya.[80][81][82][g]
Agen Dinas Rahasia Clint Hill berdiri di pijakan samping mobil tepat di belakang limosin Kennedy.[84] Hill mengungkapkan kepada Komisi Warren bahwa setelah mendengar suara tembakan, ia melompat ke jalan dan berlari menuju limosin untuk melindungi Kennedy. Hill menyatakan bahwa ia mendengar suara tembakan kedua saat ia tiba di limosin, "kira-kira lima detik" setelah ia mendengar tembakan pertama.[85] Setelah Kennedy tertembak di kepala, Nyonya Kennedy mulai memanjat bagasi limosin, tetapi ia kelak mengungkapkan bahwa ia tidak ingat pernah melakukan hal tersebut.[86] Hill meyakini bahwa Nyonya Kennedy telah meraup sepotong tengkorak Kennedy.[85] Ia melompat ke bumper limosin dan berpegangan pada mobil saat mobil tersebut keluar dari Dealey Plaza dan melaju ke Rumah Sakit Parkland Memorial. Setelah Nyonya Kennedy kembali ke kursinya, Gubernur dan Nyonya Connally mendengarnya berulang kali berkata: "Mereka telah membunuh suami saya. Otaknya ada di genggaman saya."[68][87][88]
Seorang penonton bernama James Tague menderita luka ringan di pipi, entah akibat peluru atau pecahan dari pembatas trotoar, saat ia tengah berdiri di dekat jalan lintas bawah tiga jalur.[89] Sembilan bulan kemudian, FBI menyingkirkan pembatas trotoar di jalur tersebut. Analisis spektrografi terhadap pembatas trotoar menunjukkan adanya residu logam yang serupa dengan inti peluru pada amunisi milik Oswald.[90] Tague memberikan kesaksiannya di hadapan Komisi Warren dan pada awalnya menyatakan bahwa dari tiga tembakan yang didengarnya, ia terluka akibat tembakan kedua atau ketiga. Ketika Komisi Warren mendesaknya untuk menjelaskan lebih spesifik, Tague bersaksi bahwa ia terluka akibat tembakan kedua.[91]
Kejadian setelahnya di Dealey Plaza
[sunting | sunting sumber]
Selepas iring-iringan mobil meninggalkan Dealey Plaza, sejumlah orang di kerumunan bergegas mencari perlindungan,[93] sedangkan yang lainnya dan polisi lari ke atas guguk berumput untuk mencari penembaknya.[78][94] Akan tetapi, di balik pagar kayu guguk berumput tersebut tidak ada penembaknya.[95] Dari 178 orang yang memberikan kesaksian kepada Komisi Warren, 78 di antaranya tidak mengetahui secara pasti dari mana tembakan tersebut berasal, sedangkan 49 orang yakin bahwa tembakan berasal dari gedung Depository, dan 21 orang mengira-ngira bahwa tembakan berasal dari guguk berumput.[96] Tidak ada saksi mata yang pernah melaporkan bahwa mereka melihat seseorang—dengan atau tanpa senapan—di balik pagar kayu pada saat terjadinya penembakan.[95]
Lee Bowers tengah berada di menara saklar dua tingkat, yang jaraknya 109 meter di balik pagar kayu saat penembakan terjadi. Ia sedang menyaksikan iring-iringan mobil lewat dan memiliki pandangan yang tidak terhalang terhadap satu-satunya jalur pelarian yang bisa digunakan penembak dari kawasan guguk berumput. Namun, ia tidak melihat seorang pun yang meninggalkan tempat kejadian.[95] Bowers mengungkapkan kepada Komisi Warren bahwa ada "satu atau dua" orang yang berdiri di antara dirinya dan pagar saat terjadinya pembunuhan, salah seorangnya adalah petugas parkir yang dikenalinya dan satu lagi mengenakan seragam seperti pegawai persidangan. Ia mengungkapkan bahwa ia menyaksikan "kegaduhan" di guguk berumput pada saat terjadinya pembunuhan Kennedy: "sesuatu yang tidak biasa, semacam kehebohan, tetapi sesuatu yang di luar kebiasaan telah terjadi di tempat khusus ini, yang menarik perhatian saya untuk alasan yang tidak saya ketahui".[97][i]
Pada pukul 12.36, seorang remaja bernama Amos Euins mendekati polisi Dallas, Sersan D.V. Harkness. Ia melaporkan telah melihat "seorang pria kulit berwarna ... bersandar pada jendela, memegang senapan" di lantai enam gedung Depository saat terjadinya pembunuhan. Sebagai tanggapan, Harkness memerintahkan untuk menutup gedung Depository.[99] Saksi Howard Brennan lantas mendekati seorang inspektur polisi untuk melaporkan bahwa ia telah melihat si penembak, seorang pria kulit putih mengenakan pakaian khaki, yang bersandar di jendela yang sama.[100][101] Polisi menyebarluaskan keterangan Brennan mengenai pria tersebut pada pukul 12.45.[102] Brennan menjelaskan bahwa setelah tembakan kedua, "Orang itu ... sedang membidik tembakan terakhirnya ... dan tampaknya berhenti sejenak seolah-olah meyakinkan dirinya bahwa ia telah mengenai sasarannya."[103] Saksi James R. Worrell Jr. juga melaporkan melihat laras senapan menyembul dari jendela di lantai enam gedung Depository.[104] Bonnie Ray Williams, yang tengah berada di lantai lima gedung Depository, mengungkapkan bahwa tembakan senapan terdengar sangat keras dan dekat sehingga plester langit-langit jatuh menimpa kepalanya.[105]
Kaburnya Oswald, Pembunuhan J. D. Tippit, dan penangkapan
[sunting | sunting sumber]Saat menggeledah lantai enam gedung Depository, dua polisi menemukan sebuah senapan Carcano Italia M91/38 bolt-action.[106][j] Oswald membeli senapan bekas tersebut pada bulan Maret yang lalu dengan memakai nama samaran "A. Hidell" dan mengirimkannya ke kotak pos miliknya di Dallas.[108] FBI menemukan sidik telapak tangan Oswald pada laras senapan,[109][110][k] dan serat yang ditemukan pada senapan cocok dengan bahan baju yang dikenakan Oswald pada saat kejadian.[113] Sebuah peluru yang ditemukan di jempana Gubernur Connally di rumah sakit dan dua pecahan peluru yang ditemukan di limosin juga dicocokkan dengan senapan Carcano secara balistik.[114]
Oswald kabur dari gedung Depository dan pulang ke rumah kosnya dengan menaiki bus. Di sana, ia mengambil jaket dan pistol.[115] Pada pukul 13.12, petugas polisi J. D. Tippit menyaksikan Oswald berjalan kaki di lingkungan perumahan Oak Cliff dan memanggilnya ke mobil patrolinya. Setelah menanyai Oswald, Tippit keluar dari mobilnya dan Oswald menembak Tippit tiga kali di dada. Ketika Tippit tergeletak di tanah, Oswald melontarkan tembakan terakhir ke pelipis kanan Tippit. Oswald lantas berjalan pergi dengan tenang, kemudian mulai berlari ketika para saksi mata muncul.[116]
Ketika polisi Dallas mengabsen karyawan gedung Depository, atasan Oswald, Roy Truly, menyadari bahwa Oswald tidak ada dan memberi tahu polisi.[117] Berbekal tanda pengenal palsu milik Oswald, polisi Dallas menggerebek sebuah perpustakaan di Oak Cliff sebelum menyadari kekeliruan tersebut.[118] Pada pukul 13.36, polisi menerima sebuah panggilan yang menjelaskan bahwa Oswald terlihat sedang berlarian dan menyelinap memasuki Texas Theatre tanpa membeli tiket.[119] Setelah pergulatan singkat, polisi Dallas membekuk Oswald saat ia tengah menonton film War Is Hell.[120] Oswald membantah telah menembak orang dan menyatakan bahwa dirinya dijadikan "kambing hitam" karena pernah tinggal di Uni Soviet.[121]
Kennedy dinyatakan tewas dan pelantikan Johnson
[sunting | sunting sumber]
Pada pukul 12.38, Kennedy tiba di ruang gawat darurat Rumah Sakit Parkland Memorial.[122] Meski Kennedy masih bernapas setelah ditembak, dokter pribadinya, George Burkley, menyadari bahwa nyawanya sudah tidak bisa diselamatkan.[123][124][125] Setelah para ahli bedah Parkland melakukan upaya pijat jantung dengan sia-sia, Kennedy dinyatakan tewas pada pukul 13.00, 30 menit setelah penembakan.[124] Pembawa acara CBS, Walter Cronkite, menyampaikan kabar duka tersebut melalui siaran langsung di televisi.[126][127]
Dinas Rahasia khawatir mengenai kemungkinan adanya komplotan yang lebih besar dan mendesak Johnson agar segera meninggalkan Dallas dan kembali ke Gedung Putih, tetapi Johnson menolak pergi tanpa adanya bukti kematian Kennedy.[128][l] Johnson akhirnya kembali ke Air Force One kira-kira pukul 13.30. Tidak lama kemudian, ia menerima panggilan telepon dari penasihat presiden, McGeorge Bundy dan Walter Jenkins, yang menyarankan agar ia lekas kembali ke Washington, D.C..[130] Johnson bersikeras bahwa ia tidak akan meninggalkan Dallas tanpa Jacqueline Kennedy, dan Jacqueline tidak akan pergi tanpa jenazah suaminya.[128][130] Menurut Esquire, Johnson "tidak ingin dikenang sebagai sosok yang menelantarkan janda cantik".[130]
Pada saat terjadinya pembunuhan Kennedy, pembunuhan seorang presiden tidak berada dalam kewenangan hukum federal.[131] Oleh sebab itu, dokter forensik Dallas County, Earl Rose, bersikukuh bahwa hukum Texas mengharuskannya untuk melakukan autopsi.[132][133] Terjadi perselisihan sengit antara para ajudan Kennedy dengan pejabat Dallas. Perselisihan tersebut nyaris berubah menjadi perkelahian sebelum pihak Texas akhirnya menyerah dan mengizinkan jenazah Kennedy diangkut ke Air Force One.[132][133][134] Pada pukul 14.38, didampingi Jacqueline Kennedy di sisinya, Johnson disumpah oleh hakim federal Sarah Tilghman Hughes di atas pesawat Air Force One sesaat sebelum berangkat ke Washington bersama peti mati Kennedy.[135]
Setelah penembakan
[sunting | sunting sumber]Autopsi
[sunting | sunting sumber]Saat membicarakan autopsi yang ceroboh, maka autopsi Presiden Kennedy adalah contoh utamanya.
— Dr. Michael Baden, kepala patologi forensik Komite Khusus DPR Amerika Serikat untuk Pembunuhan[136]
Proses autopsi Kennedy dilakukan di Rumah Sakit Angkatan Laut Bethesda di Maryland pada malam hari tanggal 22 November. Jacqueline Kennedy memilih rumah sakit angkatan laut sebagai tempat autopsi karena Presiden Kennedy pernah menjadi perwira angkatan laut semasa Perang Dunia II.[137][138] Autopsi dilakukan oleh tiga orang dokter, yakni komandan angkatan laut James Humes dan J. Thornton Boswell, dengan bantuan dari pakar luka balistik Pierre A. Finck; Humes bertindak sebagai ketua.[139] Di bawah tekanan dari keluarga Kennedy dan staf Gedung Putih untuk mempercepat prosedur autopsi, para dokter tersebut mengautopsi jenazah Kennedy dengan "terburu-buru" dan tidak lengkap.[140] Dokter pribadi Kennedy, Laksamana Muda George Burkley,[141] menandatangani akta kematian pada tanggal 23 November dan mencatat penyebab kematian Kennedy adalah luka tembak di tengkorak.[142][143]
Tiga tahun setelah autopsi dilakukan, otak Kennedy—yang diangkat dan disimpan untuk analisis lanjutan—didapati hilang ketika keluarga Kennedy memindahkan material ke Arsip Nasional.[144][145] Para teoretikus konspirasi seringkali mengklaim bahwa otak tersebut mungkin menunjukkan bahwa tembakan kepala berasal dari arah depan. Meskipun demikian, HSCA menyatakan bahwa seorang asisten Jaksa Agung Robert F. Kennedy, saudara presiden, kemungkinan mengambil peti kecil berisi otak dan material lainnya atas pengarahannya, dan ia "menghancurkan atau membuat material-material tersebut tak dapat diakses" untuk mencegah "penyalahgunaan" material tersebut atau menyembunyikan keberadaan penyakit kronis presiden dan pengobatan yang dijalaninya.[146][145] Sejumlah hasil rontgen dan foto autopsi juga hilang.[147]
Sebagian besar sejarawan berpendapat bahwa hasil autopsi Kennedy adalah bagian yang "paling kacau" dari penyelidikan pemerintah.[136] Panel patologi forensik HSCA menyimpulkan bahwa proses autopsi tersebut memiliki banyak kegagalan yang serius, termasuk mengambil foto yang layak, gagal menentukan titik keluar atau masuk peluru di kepala, tidak membedah bagian punggung dan leher, dan kegagalan menentukan sudut luka tembak terhadap sumbu tubuh.[148] HSCA juga menyimpulkan kedua dokter yang mengautopsi Kennedy tidak memenuhi syarat untuk melakukan autopsi forensik. Dokter forensik HSCA, Milton Helpern, berpendapat bahwa memilih Humes (yang hanya mengambil satu kuliah patologi forensik) untuk mengepalai proses autopsi "seperti mengirim seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun yang tiga kali ikut les biola ke New York Philharmonic dan mengharapkannya menampilkan simfoni Tchaikovsky".[149]
Pemakaman
[sunting | sunting sumber]
Setelah autopsi dilakukan, Kennedy disemayamkan di East Room Gedung Putih selama 24 jam.[150][151] Presiden Johnson mengeluarkan Proklamasi Kepresidenan 3561, yang menetapkan tanggal 25 November sebagai hari berkabung nasional,[152][153] dan hanya pekerja darurat penting yang tetap bertugas.[154] Peti mati Kennedy lalu dinaikkan ke kereta jenazah dan ditarik oleh enam kuda putih menuju Gedung Capitol untuk disemayamkan di sana. Ratusan ribu pelayat mengantre untuk melihat peti mati,[155][156] dan kurang lebih seperempat juta orang mendatangi rotunda selagi jenazah Kennedy disemayamkan di sana selama 18 jam.[155] Menurut keterangan Direktur FBI J. Edgar Hoover, di Uni Soviet, berita pembunuhan Kennedy "disambut dengan keterkejutan dan kebingungan besar. Lonceng gereja dibunyikan untuk mengenang Presiden Kennedy".[157][158]
Upacara pemakaman Kennedy diselenggarakan pada tanggal 25 November di Katedral St. Matthew Washington, D.C..[159] Misa Rekuiem dipimpin oleh Kardinal Richard Cushing.[159] Upacara tersebut dihadiri oleh kurang lebih 1.200 tamu, termasuk perwakilan lebih dari 90 negara.[160][161] Meskipun tidak ada pembacaan eulogi resmi,[162][163] Uskup Auksilier Philip M. Hannan membacakan kutipan pidato dan tulisan-tulisan Kennedy.[161] Usai upacara pemakaman, Kennedy dimakamkan di Pemakaman Nasional Arlington di Virginia.[164] Api abadi dinyalakan di makamnya pada tahun 1967.[165]
Pembunuhan Oswald
[sunting | sunting sumber]
Pada pukul 11.21 hari Minggu, 24 November, ketika Oswald sedang dikawal menuju mobil di basemen markas besar Kepolisian Dallas untuk dipindahkan dari penjara kota ke penjara county, ia ditembak oleh seorang pemilik klub malam di Dallas bernama Jack Ruby. Penembakan tersebut disiarkan langsung di televisi.[45] Robert H. Jackson dari Dallas Times Herald memotret penembakan tersebut. Karena foto tersebut, yang diberi judul Jack Ruby Menembak Lee Harvey Oswald, ia dianugerahi Penghargaan Pulitzer untuk Fotografi pada tahun 1964.[166]
Dalam keadaan setengah sadar, Oswald dilarikan dengan ambulans ke Rumah Sakit Parkland Memorial. Ia dirawat oleh ahli bedah yang sama yang dulu berupaya menyelamatkan Kennedy.[167] Peluru masuk ke dada kirinya di bagian bawah, tetapi tidak keluar. Pembuluh darah utama jantung seperti aorta dan vena cava inferior terputus, limpa, ginjal, dan hatinya juga terkena peluru.[168] Meskipun sudah menjalani operasi bedah dan defibrilasi, Oswald tewas pada pukul 13.07.[169]
Ruby ditangkap segera setelah penembakan. Ia bersaksi di hadapan Komisi Warren bahwa ia sangat terguncang atas kematian Kennedy, bahwa dengan membunuh Oswald, "Nyonya Kennedy akan terhindar dari ketidaknyamanan karena harus kembali ke persidangan". Ia juga menyatakan bahwa ia menembak Oswald secara mendadak begitu ada kesempatan, tanpa mempertimbangkan alasan kenapa ia melakukannya.[170] Pada awalnya, Ruby ingin membela dirinya sendiri dalam persidangan, tetapi sang pengacara, Melvin Belli, membujuk Ruby agar ia tidak melakukan hal tersebut. Belli berpendapat bahwa Ruby mengidap epilepsi psikomotorik dan oleh sebab itu tidak dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.[171] Ruby dinyatakan bersalah, tetapi putusan tersebut dibatalkan dalam proses banding. Selagi menunggu persidangan ulang pada tahun 1967,[172] Ruby tewas akibat emboli paru dan kanker. Sama halnya dengan Oswald dan Kennedy, Ruby juga dinyatakan tewas di Rumah Sakit Parkland.[173]
Film dan foto pembunuhan
[sunting | sunting sumber]Ya Tuhan, saya melihat semuanya. Saya melihat otak pria itu berhamburan dari kepalanya.

Seorang tukang jahit bernama Abraham Zapruder berdiri di atas dinding pergola, kira-kira berjarak 20 meter dari jalan raya.[174] Ia merekam peristiwa pembunuhan Kennedy dalam film 8 mm tanpa suara berdurasi 26 detik, yang dikenal sebagai film Zapruder.[175] Bingkai film 313 menangkap dengan tepat momen ketika kepala Kennedy meledak.[176] Majalah Life menerbitkan foto pembesaran beberapa bingkai dari film Zapruder, tidak lama berselang setelah pembunuhan Kennedy.[175][177] Rekaman tersebut pertama kali dipertunjukkan kepada publik dalam persidangan Clay Shaw pada tahun 1969, dan ditayangkan di televisi pada tahun 1975 oleh Geraldo Rivera.[178] Pada tahun 1999, sebuah panel arbitrase memerintahkan pemerintah federal untuk membayar $615.384 per detik film kepada ahli waris Zapruder, dengan nilai keseluruhan film mencapai $16 juta (setara dengan $28,2 juta pada 2022).[179][180]
Zapruder hanyalah satu dari setidaknya 32 orang di Dealey Plaza yang diketahui telah merekam film atau mengambil foto pada atau sekitar waktu penembakan.[181] Salah seorang fotografer yang paling dikenal adalah Mary Moorman, yang mengambil sejumlah foto Kennedy dengan kamera polaroid, termasuk satu foto Kennedy yang diambil kurang dari seperenam detik setelah tembakan di kepala.[182]
Selain Zapruder, Charles Bronson, Marie Muchmore, dan Orville Nix juga merekam pembunuhan tersebut, meskipun pada jarak yang lebih jauh dari Zapruder.[183][184] Dari ketiga orang tersebut, hanya Nix yang benar-benar merekam tembakan mematikan terhadap Kennedy. Nix merekam rekaman pembunuhan dengan menyorot area guguk berumput dari sisi berlawanan dengan Zapruder di seberang Elm Street.[184][185][m] Pada tahun 1966, Nix mengungkapkan bahwa setelah ia memberikan film tersebut kepada FBI, duplikat yang mereka kembalikan memiliki cuplikan yang "hilang" atau "rusak". Meskipun ada duplikat film dengan kualitas lebih rendah, film aslinya hilang sejak tahun 1978.[185] Rekaman yang sebelumnya tidak diketahui, yang dibuat oleh George Jefferies, dirilis pada tahun 2007.[186][187] Rekaman tersebut diambil beberapa blok sebelum lokasi penembakan dan memperlihatkan jas Kennedy yang mengerut. Hal ini menjelaskan perbedaan posisi lubang peluru di punggung dan di jas Kennedy..[188]
Sejumlah film dan foto memperlihatkan seorang wanita tak dikenal yang kelihatannya sedang merekam pembunuhan tersebut. Para peneliti menjulukinya “Babushka Lady” karena selendang yang menutupi kepalanya.[189] Pada tahun 1978, seorang pria bernama Gordon Arnold mengaku bahwa ia telah merekam pembunuhan Kennedy dari guguk berumput dan bahwa seorang polisi menyita filmnya.[190] Arnold tidak terlihat dalam satu pun foto yang diambil di kawasan tersebut. Vincent Bugliosi, penulis buku Reclaiming History, menyebut hal ini sebagai "bukti fotografi yang tidak terbantahkan bahwa kisah Arnold direkayasa".[191]
Penyelidikan resmi
[sunting | sunting sumber]Kepolisian Dallas
[sunting | sunting sumber]
Di markas besar Kepolisian Dallas, polisi menginterogasi Oswald terkait penembakan Kennedy dan Tippit. Interogasi yang terputus-putus tersebut berlangsung dalam waktu kurang lebih 12 jam dari pukul 14.30 tanggal 22 November sampai pukul 11.00 tanggal 24 November.[192] Selama interogasi tersebut, Oswald menyangkal keterlibatannya dan memberikan pernyataan yang kemudian terbukti tidak benar.[193]
Kapten J. W. Fritz dari Biro Pembunuhan dan Perampokan bertanggung jawab atas sebagian besar interogasi Oswald dan hanya mencatat hal-hal mendasar.[194][195] Beberapa hari kemudian, Fritz menulis laporan berdasarkan catatan yang ia buat setelah proses interogasi.[194] Tidak ada stenografi maupun perekaman suara. Sejumlah perwakilan dari lembaga penegak hukum lainnya juga turut hadir, termasuk FBI dan Dinas Rahasia, yang sesekali ikut serta menginterogasi.[193] Beberapa agen FBI yang hadir dalam proses interogasi menulis laporan pada saat itu juga.[196]
Pada malam tanggal 22 November, Kepolisian Dallas melakukan tes parafin pada tangan dan pipi kanan Oswald untuk menentukan apakah ia baru saja menembakkan senjata. Hasilnya positif pada tangan dan negatif pada pipi kanan. Hasil tes semacam itu tidak bisa diandalkan,[193][197] dan Komisi Warren tidak mengandalkan hasil tes tersebut.[193]
Kepolisian Dallas memaksa Oswald menggelar konferensi pers selepas tengah malam tanggal 23 November, dan ketika penyelidikan dimulai, banyak informasi yang telah bocor ke media. Tindakan tersebut membuat Johnson berang. Ia memerintahkan FBI meminta kepada media agar "berhenti menyebarluaskan kabar pembunuhan tersebut".[131] Setelah FBI menyatakan kekhawatiran mengenai keselamatan Oswald, Kepolisian Dallas meyakinkan FBI bahwa mereka akan memberinya perlindungan yang memadai.[198]
Penyelidikan FBI
[sunting | sunting sumber]
FBI segera mengadakan penyelidikan tidak lama setelah pembunuhan Kennedy, mengandalkan undang-undang yang melarang penyerangan terhadap petugas federal. Dalam waktu 24 jam setelah pembunuhan, Direktur FBI, Hoover, mengirimkan laporan awal kepada Presiden Johnson yang menerangkan bahwa Oswald adalah pelaku tunggal pembunuhan tersebut. Setelah Ruby membunuh Oswald, Johnson berpendapat bahwa penegak hukum Texas kurang kompeten, dan memerintahkan FBI untuk memimpin penyelidikan secara menyeluruh.[131]
Pada tanggal 9 Desember 1963, Komisi Warren menerima laporan penyelidikan FBI yang menyimpulkan bahwa tiga peluru telah ditembakkan: peluru pertama menghantam punggung atas Kennedy, peluru kedua mengenai Connally, dan peluru ketiga bersarang di kepala Kennedy.[200] FBI terus berperan sebagai badan penyelidik utama Komisi Warren di lapangan. Sebanyak 169 agen FBI menangani kasus tersebut, melakukan lebih dari 25.000 interogasi dan menulis lebih dari 2.300 laporan.[199]
Kesaksamaan penyelidikan FBI masih diperdebatkan. Bugliosi memuji mutu penyelidikan FBI dan merujuk pada ahli teori konspirasi Harrison Edward Livingstone, yang menghargai upaya FBI dalam menyelidiki semua petunjuk.[201] Dalam laporan pada tahun 1979, HSCA mengungkapkan bahwa penyelidikan FBI terhadap orang-orang Kuba yang pro dan anti-Castro, serta seluruh penyelidikan yang berhubungan dengan Oswald atau Ruby, tidak memadai.[199] HSCA juga menyatakan bahwa Hoover "kelihatannya bertekad [menjadikan Oswald sebagai pembunuh tunggal] dalam waktu 24 jam setelah pembunuhan Kennedy".[202]
Komisi Warren
[sunting | sunting sumber]
Pada tanggal 29 November, Presiden Johnson membentuk "Komisi Presiden untuk Pembunuhan Kennedy" dan memilih Ketua Mahkamah Agung Earl Warren untuk mengepalai penyelidikan, yang lebih dikenal dengan nama Komisi Warren.[203][131] Laporan akhir setebal 888 halaman diserahkan kepada Johnson pada tanggal 24 September 1964, dan dipublikasikan tiga hari kemudian.[204] Laporan tersebut menyimpulkan bahwa Lee Harvey Oswald bertindak sendiri dalam membunuh Kennedy dan melukai Connally, demikian juga Jack Ruby yang juga bertindak sendiri dalam membunuh Oswald.[205][206] Laporan tersebut tidak menarik kesimpulan mengenai motif Oswald membunuh Kennedy, meskipun menjelaskan bahwa meskipun mencatat bahwa ia memiliki pandangan Marxis, anti-otoritarian, kecenderungan kekerasan, kesulitan dalam membangun hubungan pribadi, serta keinginan untuk dikenang oleh sejarah.[207]
Setelah memeriksa film Zapruder, staf Komisi menyadari bahwa teori penembakan yang dikemukakan oleh FBI tidak masuk akal sama sekali. Waktu yang dibutuhkan Kennedy dan Connely untuk merespons tembakan tersebut teramat dekat sehingga tidak mungkin disebabkan oleh dua peluru berbeda. Rentang waktu reaksi kedua korban kurang dari 2,3 detik dan mustahil untuk memuat ulang peluru dalam waktu sesingkat itu.[208][209] Temuan ini menjadi salah satu temuan Komisi yang paling penting, bahwa Kennedy dan Connally ditembak oleh peluru yang sama. Teori tersebut dikenal dengan sebutan "teori satu peluru".[210][211] Pada bulan Mei 1964, seorang staf bernama Arlen Spectre melakukan reka ulang lintasan peluru tunggal di Dealey Plaza, dan jalur lintasan peluru tersebut sama persis dengan luka yang didapat oleh Kennedy dan Connally.[212]
Dari delapan anggota Komisi, tiga di antaranya (Hale Boggs, John Cooper dan Richard Russell) meragukan teori tersebut dan menganggapnya "tidak mungkin", tetapi keraguan tersebut tidak dituangkan dalam laporan akhir.[213] Para pendukung teori konspirasi menjuluki teori tersebut "teori peluru ajaib", dijuluki demikian karena kondisi peluru yang konon masih utuh dan tanpa cacat. Namun, Michael Baden dari HSCA mengungkapkan bahwa meskipun peluru tersebut tidak pecah, pada dasarnya peluru telah berubah bentuk.[76] Pada tahun 2023, Agen Dinas Rahasia Paul Landis mengungkapkan kepada The New York Times bahwa ialah yang memungut "peluru ajaib" dari belakang kursi Kennedy saat tiba di Parkland, dan ia juga yang meletakkannya di jempana Kennedy. Landis yakin peluru tersebut terlepas dari luka dangkal di punggung Kennedy.[214]
Selain menerbitkan 27 jilid laporan, Komisi Warren juga menyusun ratusan ribu halaman dokumen penyelidikan. Relman Morin menyatakan bahwa "Tidak pernah ada kejahatan yang diselidiki semendalam ini dalam sejarah". Bugliosi mengemukakan bahwa hasil temuan dasar Komisi Warren "tetap bertahan dengan sangat baik".[215] Menurut Gerald Posner, laporan Warren "dicemooh secara luas" oleh publik Amerika Serikat.[216] Sementara itu, Walter Cronkite berpendapat bahwa "Meskipun Komisi Warren memiliki kekuasaan penuh untuk melakukan penyelidikan secara mandiri, Komisi juga mengizinkan FBI dan CIA untuk melakukan penyelidikan sendiri, dan hal itu meninggalkan bayangan permanen atas hasil penyelidikannya.[217] Menurut laporan tahun 2014 yang disusun oleh Sejarawan Utama CIA, David Robarge, Direktur CIA saat itu, John A. McCone, melakukan sebuah "penyembunyian ringan" dengan menahan sebagian informasi dari Komisi.[218]
Persidangan Clay Shaw
[sunting | sunting sumber]
Pada tanggal 22 Maret 1967, Jaksa Wilayah New Orleans, Jim Garrison, menangkap dan mendakwa seorang pengusaha bernama Clay Shaw atas tuduhan berkonspirasi untuk membunuh Presiden Kennedy, dibantu oleh Oswald, David Ferrie, dan pihak lainnya.[219] Shaw adalah seorang pengusaha terpandang yang banyak membantu merenovasi dan melestarikan French Quarter,[219] dan digambarkan sebagai "penjahat paling tidak terduga sejak Oscar Wilde".[220] Shaw maupun Ferrie, yang dikenal neurotik dan anti-Castro garis keras, adalah anggota perkumpulan gay di New Orleans.[221] Ferrie meninggal, kemungkinan karena bunuh diri, empat hari setelah kabar penyelidikannya tersebar.[222] Dalam acara The Tonight Show Starring Johnny Carson pada tahun 1968, Garrison secara terbuka menuduh bahwa Shaw dan Ferrie telah menjadi bagian dari rencana besar CIA untuk membunuh Kennedy dan menjebak Oswald.[223] Dalam persidangan yang digelar selama 34 hari pada tahun 1969,[224] Garrison memutar film Zapruder dan berpendapat bahwa gerakan kepala Kennedy ke belakang setelah penembakan merupakan tanda bahwa ia ditembak dari depan guguk berumput.[225]
Setelah pertimbangan singkat, dewan juri memutuskan bahwa Shaw tidak bersalah.[224] Mark Lane mewawancarai para juri usai persidangan, dan terungkap bahwa sejumlah juri percaya Shaw kemungkinan besar terlibat dalam konspirasi, tetapi tidak ada bukti yang cukup untuk mendakwanya.[226][227] Pernyataan Lane tersebut dibantah oleh teman dekat Clay Shaw, James Kirkwood, yang mengungkapkan bahwa ia telah bertemu dengan beberapa anggota juri yang menyangkal pernah berbicara dengan Lane.[228][229] Kirkwood juga meragukan klaim Lane bahwa para juri percaya adanya konspirasi.[230] Ketua juri Sidney Hebert berkata kepada Kirkwood, "Sebelum persidangan, saya tidak terlalu percaya pada Laporan Warren. Sekarang, saya jauh lebih menghargainya daripada sebelumnya."[231]
Menurut akademisi E. Jerald Ogg, saat ini, persidangan Shaw dipandang sebagai "penodaan terhadap keadilan".[232] Kirkwood menyamakan persidangan tersebut dengan persidangan Inkuisisi Spanyol.[233] Pengamat lainnya memandang persidangan Shaw dilandasi oleh homofobia.[234] Persidangan tersebut masih menjadi satu-satunya persidangan yang digelar terkait pembunuhan Kennedy.[219] Pada tahun 1979, mantan Direktur CIA, Richard Helms, bersaksi bahwa Shaw pernah menjadi kontak tidak tetap di Layanan Kontak Domestik CIA, sebuah divisi tempat ia secara sukarela memberikan informasi dari perjalanan luar negerinya, terutama ke Amerika Latin. Namun, menurut Max Holland, ada sekitar 150.000 warga Amerika yang juga menjadi kontak CIA.[235] Pada tahun 1993, acara TV PBS Frontline berhasil mendapatkan foto kelompok dari tahun 1955 yang menampilkan Ferrie dan Oswald bersama dalam acara barbeku Civil Air Patrol, meskipun sebelumnya Ferrie menyangkal pernah mengenal Oswald.[236]
Panel Ramsey Clark
[sunting | sunting sumber]
Anggota Komisi Warren yang melihat hasil foto atau sinar-X autopsi Kennedy hanyalah Ketua Mahkamah Agung Warren. Menurut Warren, hal tersebut dilakukan untuk menghindari kewajiban merilis materi eksplisit itu kepada para pencari sensasi.[237] Karena spekulasi yang terus bermunculan, Jaksa Agung Ramsey Clark membentuk panel yang beranggotakan empat ahli medis untuk memeriksa foto dan sinar-X autopsi Kennedy pada bulan Februari 1968. Hasil temuan mereka selaras dengan temuan Komisi Warren: Kennedy terkena dua peluru, keduanya ditembakkan dari arah belakang.[238]
Komisi Rockefeller
[sunting | sunting sumber]
Pada tahun 1975, Presiden Gerald Ford, yang menjadi anggota Komisi Warren satu dekade yang lalu, membentuk Komisi Presiden atas Kegiatan CIA di Amerika Serikat, yang lebih dikenal dengan Komisi Rockefeller, dinamai sesuai nama ketuanya, Wakil Presiden Nelson Rockefeller.[239][240] Komisi tersebut bertugas menyelidiki apakah ada kegiatan CIA di dalam negeri yang melanggar hukum dan memberikan rekomendasi yang sesuai. Oleh karena itu, Komisi tersebut juga meninjau kembali pembunuhan Kennedy.[238]
Setelah melakukan penyelidikan selama lima bulan, Komisi Rockefeller menyerahkan laporannya kepada Presiden Ford.[241] Laporan tersebut meninjau bukti medis autopsi Kennedy, dan Komisi sepakat bahwa Kennedy tewas akibat dua tembakan dari belakang.[238] Komisi Rockefeller juga membantah pernyataan Garrison yang berpendapat bahwa gerakan kepala Kennedy ke belakang sebagaimana diperlihatkan dalam film Zapruder merupakan tanda bahwa si penembak berada di depan.[225] Komisi menyatakan bahwa "gerakan demikian disebabkan oleh pelurusan dan penegangan seluruh tubuh yang terjadi secara paksa akibat reaksi neuromuskuler terhadap kerusakan pusat saraf di otak".[242] HSCA kelak juga berpendapat bahwa "efek propulsif yang dihasilkan dari materi otak" yang menghambur dari luka luar bisa menyebabkan terjadinya hal demikian.[243] Ahli patologi Vincent Di Maio mengungkapkan kepada HSCA bahwa gagasan mengenai penembakan dari depan adalah hal yang tidak berdasar dan mungkin diilhami oleh "film-film Arnold Schwarzenegger".[242]
Komisi Rockefeller juga berupaya memastikan apakah agen CIA, khususnya E. Howard Hunt dan Frank Sturgis, berada di Dealey Plaza saat terjadinya pembunuhan, dan apakah mereka berdua termasuk dalam "tiga gelandangan" yang konon terlihat tak lama setelah pembunuhan. Komisi tidak menemukan bukti atas tuduhan tersebut.[240] Komisi juga menyelidiki dugaan adanya hubungan antara CIA dengan Oswald dan Ruby, tetapi tidak menemukan bukti dan menyimpulkan bahwa dugaan tersebut hanyalah "spekulasi tidak berdasar".[240] Komisi menjelaskan "tidak ada bukti terpercaya mengenai keterlibatan CIA [dalam pembunuhan Kennedy]".[238]
Komite Church
[sunting | sunting sumber]
Pada tahun 1975, setelah skandal Watergate dan pelanggaran CIA diungkap oleh Seymour Hersh melalui laporan yang dijuluki "Family Jewels", Senat Amerika Serikat membentuk Komite Terpilih Senat Amerika Serikat untuk Mengkaji Operasi Pemerintah Sehubungan dengan Kegiatan Intelijen, yang lebih dikenal dengan Komite Church, dinamai sesuai nama ketuanya, Senator Frank Church.[244][245][246] Komite Church bertugas menyelidiki seluruh tindakan tidak pantas dan melanggar hukum yang dilakukan oleh CIA dan FBI, baik di luar maupun di dalam negeri. Karena masih adanya berbagai teori tentang pembunuhan Kennedy, Komite Church kemudian membentuk subkomite yang beranggotakan Senator Richard Schweiker dan Gary Hart untuk meneliti tindakan CIA dan FBI yang berkaitan dengan pembunuhan tersebut.[247]
Dalam laporan akhirnya, Komite Church menyimpulkan bahwa tidak ditemukan bukti mengenai adanya konspirasi yang dikomandoi oleh CIA ataupun FBI.[247] Komite mengemukakan bahwa penyelidikan awal terhadap pembunuhan Kennedy dinilai "tidak memadai" dan mengkritik FBI dan CIA karena menyembunyikan informasi dari Komisi Warren. Laporan tersebut secara khusus mencatat bahwa pengetahuan tentang banyaknya upaya CIA yang gagal untuk membunuh Castro mungkin akan memengaruhi jalannya penyelidikan.[247][248] Di samping itu, Komite Church mengungkapkan bahwa CIA berkomplot dengan Mafia dalam rencana pembunuhan terhadap Castro.[247][249] Pengungkapan tersebut kembali meningkatkan perhatian publik terhadap pembunuhan Kennedy.[248]
Komite Khusus DPR Amerika Serikat untuk Pembunuhan
[sunting | sunting sumber]Akibat makin meningkatnya keraguan publik dan kongres atas temuan Komisi Warren dan kurangnya transparansi lembaga pemerintah,[248] Komite Khusus DPR Amerika Serikat untuk Pembunuhan (HSCA) dibentuk oleh Kongres pada tahun 1976. Komite tersebut bertugas menyelidiki pembunuhan Kennedy dan Martin Luther King, Jr.[251]
HSCA melakukan penyelidikan sampai tahun 1978 dan menerbitkan laporan terakhirnya setahun kemudian. Laporan tersebut menyimpulkan bahwa kemungkinan besar pembunuhan Kennedy adalah hasil konspirasi.[252] HSCA mengungkapkan adanya dugaan bahwa tembakan keempat dilepaskan dari arah guguk berumput, tetapi tembakan tersebut tidak mengenai Kennedy.[253] Berkaitan dengan dugaan konspirasi, empat dari dua belas anggota komite memiliki pendapat berbeda.[254]
HSCA juga menyimpulkan bahwa penyelidikan sebelumnya terhadap tanggung jawab Oswald bersifat "menyeluruh dan dapat diandalkan", tetapi tidak memeriksa dengan cukup kemungkinan adanya konspirasi. Komite juga menilai bahwa lembaga-lembaga federal menunjukkan tingkat kompetensi yang bervariasi.[255] Secara khusus, FBI dan CIA dikritik karena tidak membagikan informasi yang mereka miliki kepada Komisi Warren dan lembaga lainnya. Alih-alih memberikan semua informasi yang relevan, FBI dan CIA hanya menanggapi permintaan tertentu dan terkadang informasi yang diberikan kurang memadai.[256] Lebih lanjut, HSCA juga mengecam Dinas Rahasia karena tidak menganalisis dengan baik informasi yang mereka miliki menjelang pembunuhan, serta kurang siap dalam melindungi Kennedy.[254]
Alasan utama pernyataan "dugaan konspirasi" HSCA didasarkan oleh analisis akustik terhadap rekaman Dictabelt siaran kepolisian.[253][257][258] Atas saran HSCA, rekaman Dictabelt dan bukti akustik yang berkaitan dengan pembunuh kedua diperiksa ulang. Berdasarkan laporan-laporan penyelidikan dari Divisi Layanan Teknis FBI dan Komite Akademi Sains Nasional yang ditunjuk secara khusus untuk memeriksa rekaman tersebut, ditemukan bahwa "data akustik yang dapat diandalkan tidak mendukung kesimpulan adanya penembak kedua."[257] Departemen Kehakiman menyimpulkan bahwa "tidak ada bukti meyakinkan yang bisa mendukung teori konspirasi" dalam pembunuhan Kennedy.[258]
JFK Records Act dan Dewan Peninjau Arsip Pembunuhan
[sunting | sunting sumber]
Pada tahun 1991, film JFK karya Oliver Stone kembali membangkitkan minat publik terhadap pembunuhan Kennedy, khususnya terhadap berkas rahasia yang berkaitan dengan pembunuhan tersebut. Sebagai tanggapan, Kongres mengesahkan JFK Records Act, yang menginstruksikan Arsip Nasional untuk mengumpulkan dan merilis seluruh dokumen yang berkaitan dengan pembunuhan tersebut dalam waktu 25 tahun.[259][260][261] Undang-undang tersebut juga mengamanatkan pembentukan lembaga independen Dewan Peninjau Arsip Pembunuhan, yang bertugas meninjau kelengkapan dan kerahasiaan arsip yang diserahkan. Dari tahun 1994 sampai 1998, Dewan Peninjau Arsip Pembunuhan telah mengumpulkan dan membuka sekitar 60.000 dokumen yang terdiri atas lebih dari 4 juta halaman.[262][263]
Dalam laporannya pada tahun 1998, Dewan Peninjau Arsip Pembunuhan mengungkapkan bahwa foto-foto otak pada arsip pembunuhan kemungkinan bukanlah otak Kennedy. Otak tersebut dilaporkan mengalami kerusakan yang jauh lebih kecil daripada yang sebenarnya dialami Kennedy. Dr. Boswell membantah tuduhan tersebut.[264] Dewan Peninjau Arsip Pembunuhan juga menemukan bahwa bertentangan dengan foto-foto yang tidak menunjukkan cacat semacam itu, beberapa saksi (baik di rumah sakit Parkland maupun di tempat autopsi) mengatakan terdapat luka besar di bagian belakang kepala Kennedy.[265] Anggota Dewan Peninjau Arsip Pembunuhan, Jeremy Gunn, menekankan adanya masalah dalam pernyataan para saksi, dan menganjurkan masyarakat untuk menilai seluruh bukti dengan mempertimbangkan kesalahan manusia, bukannya menjadikan pernyataan tunggal sebagai "pembenaran" bagi suatu teori.[266]
Seluruh sisa arsip yang berkaitan dengan pembunuhan Kennedy dijadwalkan akan dirilis pada bulan Oktober 2017, dengan pengecualian dokumen yang disetujui untuk ditunda perilisannya oleh presiden berikutnya karena mengandung "bahaya yang dapat diidentifikasi ... berkaitan dengan militer, pertahanan, operasi intelijen, penegakan hukum, atau pelaksanaan hubungan luar negeri ... sedemikian seriusnya sehingga harus mengesampingkan keterbukaan demi kepentingan publik."[267][268] Presiden Donald Trump memberi pernyataan pada bulan Oktober 2017 bahwa ia tidak akan menghalangi perilisan dokumen-dokumen tersebut,[268] tetapi pada bulan April 2018—batas waktu yang ia tetapkan untuk perilisan semua arsip JFK—Trump menunda perilisan beberapa arsip sampai bulan Oktober 2021.[269][260] Presiden Joe Biden juga menunda perilisan arsip lebih lanjut dengan alasan pandemi COVID-19.[270][271] Biden akhirnya merilis 13.173 dokumen tanpa sensor atau tanpa penyuntingan pada tahun 2022.[272] Kumpulan arsip kedua dibuka untuk umum pada bulan Juni 2023, dan dengan demikian, 99 persen arsip pembunuhan Kennedy telah dibuka untuk umum.[272][273]
Tiga hari setelah memulai masa jabatan keduanya pada bulan Januari 2025, Trump menandatangani sebuah perintah eksekutif untuk mencabut status rahasia dokumen tersisa yang berkaitan dengan pembunuhan tersebut dalam 15 hari.[274] Lebih dari 60.000 dokumen dirilis dua bulan kemudian pada tanggal 18 Maret.[275][276]
Teori konspirasi
[sunting | sunting sumber]Pembunuhan Kennedy dikatakan sebagai "induk dari segala konspirasi".[277] Selama beberapa dekade, hasil jajak pendapat secara konsisten menunjukkan bahwa mayoritas warga Amerika memercayai adanya konspirasi dalam pembunuhan Kennedy.[278][279] Kurang lebih 1.000 sampai 2.000 buku telah ditulis mengenai pembunuhan Kennedy, sebagian besarnya mendukung adanya konspirasi.[280] Menurut bermacam-macam teori, peran Oswald dalam pembunuhan bervariasi, mulai dari anggota komplotan sampai tidak bersalah sama sekali.[281][282] Pihak-pihak yang sering dituduh adalah FBI, CIA, militer AS,[282] Mafia,[283] kompleks militer–industri,[283] Wakil Presiden Johnson, Castro, KGB, atau gabungan di antaranya.[284] Bugliosi memperkirakan sebanyak 42 kelompok, 82 pembunuh, dan 214 orang telah dituduh dalam beragam teori pembunuhan.[285]
Para penganut teori konspirasi beranggapan bahwa terdapat lebih dari satu penembak, dan bahwa tembakan fatal terhadap Kennedy dilontarkan dari guguk berumput dan mengenai kepala Kennedy di bagian depan.[286] Orang-orang yang berada di Dealey Plaza menjadi subjek beragam spekulasi, termasuk tiga gelandangan, pria berpayung, dan orang yang diduga sebagai Badge Man.[287][288][289] Para pendukung teori konspirasi berpendapat bahwa proses autopsi dan penyelidikan resmi memiliki banyak cacat, atau bahkan ikut terlibat dalam pembunuhan,[290] dan para saksi pembunuhan Kennedy tewas secara misterius dan mencurigakan.[291]
Teori konspirasi juga didukung oleh sejumlah tokoh terkemuka, seperti L. Fletcher Prouty, Komandan Operasi Khusus bagi Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat pada masa pemerintahan Kennedy. Ia meyakini bahwa militer dan intelijen AS berkonspirasi untuk membunuh presiden.[292] Gubernur Connally juga menyangkal teori satu peluru.[293][294] Presiden Johnson kabarnya juga meragukan temuan Komisi Warren.[295] Menurut Robert F. Kennedy Jr., ayahnya percaya bahwa Laporan Warren adalah "hasil karya yang dikerjakan dengan buruk" dan meyakini kakaknya dibunuh oleh sebuah konspirasi, yang diduga melibatkan warga eksil Kuba dan CIA.[296] Penguasa komunis seperti Castro dan pemimpin Soviet Nikita Khrushchev beranggapan bahwa Kennedy dibunuh oleh pihak sayap kanan Amerika.[297] Sementara mantan direktur CIA, R. James Woolsey, berpendapat bahwa pembunuhan Kennedy oleh Oswald adalah bagian dari konspirasi Soviet.[298]
Dampak
[sunting | sunting sumber]Dampak politik dan peringatan
[sunting | sunting sumber]
Pada tanggal 27 November, lima hari setelah pembunuhan Kennedy, Presiden Johnson menyampaikan pidato "Let Us Continue" di hadapan Kongres,[300] yang pada dasarnya menjadi pidato pelantikannya.[301] Dalam pidato tersebut, Johnson bertekad meneruskan kebijakan Kennedy, terutama mengenai hak-hak sipil. Upaya tersebut diwujudkan tak lama kemudian dengan disahkannya Undang-Undang Hak Sipil 1964.[302] Ketidakjelasan seputar proses suksesi Johnson sebagai presiden mendorong lahirnya Amendemen Kedua Puluh Lima Konstitusi Amerika Serikat, yang kemudian diberlakukan pada tahun 1967. Amendemen tersebut menegaskan bahwa wakil presiden otomatis menjadi presiden setelah presiden meninggal dunia.[303]
Pada tanggal 29 November, Presiden Johnson mengeluarkan Perintah Eksekutif 11129, mengubah nama Tanjung Canaveral di Florida, nama yang telah digunakan setidaknya sejak tahun 1530, menjadi Tanjung Kennedy.[304][n] Pusat Operasi Peluncuran NASA, yang juga terletak di Florida, diubah namanya menjadi Pusat Antariksa Kennedy.[306] Pemerintah federal mengenang Kennedy dengan cara lain, misalnya mengganti uang logam setengah dolar Franklin dengan setengah dolar Kennedy,[299] dan menamai Pusat Kebudayaan Nasional Washington, D.C. dengan John F. Kennedy Center for the Performing Arts.[307] Bandar udara utama di New York City juga diubah namanya menjadi Bandar Udara Internasional John F. Kennedy.[308]
Pembunuhan Kennedy juga berakibat pada dirombaknya struktur dan prosedur Dinas Rahasia. Limosin beratap terbuka ditiadakan, jumlah staf ditingkatkan, dan tim khusus seperti satuan kontra penembak jitu dibentuk. Anggaran lembaga tersebut juga meningkat, dari $5,5 juta pada tahun 1963 (setara dengan $56.500.000 pada 2024) menjadi lebih dari $1,6 miliar pada tahun 2013.[309]
Dampak budaya dan penceritaan
[sunting | sunting sumber]
- They say they can't believe it; It's a sacrilegious shame.
- Now, who would want to hurt such a hero of the game?
- But you know I predicted it; I knew he had to fall.
- How did it happen? Hope his suffering was small.
- Tell me every detail, for I've got to know it all,
- And do you have a picture of the pain?
— Lagu "Crucifixion" (1966) oleh Phil Ochs [310]
Pembunuhan Kennedy menjadi yang pertama dari empat pembunuhan besar pada tahun 1960-an. Pembunuhan Kennedy terjadi dua tahun sebelum pembunuhan Malcolm X pada tahun 1965, dan lima tahun sebelum pembunuhan Martin Luther King, Jr. dan Robert F. Kennedy pada tahun 1968.[311] Bagi banyak orang, pembunuhan Kennedy menjadikannya sosok yang heroik.[312] Meski banyak pakar yang menganggap Kennedy sebagai presiden yang biasa-biasa saja,[313] jajak pendapat publik secara konsisten menobatkannya sebagai presiden paling populer setelah Perang Dunia II.[313][314]
Pembunuhan Kennedy meninggalkan kesan mendalam bagi banyak orang di seluruh dunia. Sama seperti pengeboman Pearl Harbor 1941 dan serangan 11 September 2001, pertanyaan "Di mana Anda ketika mendengar kabar pembunuhan Presiden Kennedy?" menjadi topik yang banyak diperbincangkan pada masa itu.[315][316] Wartawan Dan Rather berpendapat bahwa pembunuhan Kennedy masih akan dibicarakan orang "seratus tahun yang akan datang, seribu tahun yang akan datang, dengan cara yang sama seperti membicarakan Ilias. Orang yang berbeda membaca penceritaan Homeros tentang perang itu dan menarik kesimpulan yang berbeda, hal demikian juga akan terjadi pada peristiwa kematian Kennedy."[317]
Selain film JFK karya Oliver Stone, pembunuhan Kennedy telah digambarkan dalam sejumlah film. Film pro-konspirasi Executive Action (1973), yang ditulis oleh Dalton Trumbo, merupakan film panjang pertama yang membahas pembunuhan Kennedy.[318] Meskipun memuat konten eksplisit, para kritikus beranggapan bahwa film Zapruder, yang telah diputar dalam banyak film dan acara televisi, turut mendorong perkembangan teknik cinéma vérité dan mengilhami penggambaran kekerasan yang lebih gamblang dalam perfilman Amerika.[176][319][320][321] Berbagai karya sastra juga mengulas pembunuhan tersebut, misalnya novel Libra (1988) karangan Don DeLillo, yang mengisahkan bahwa Oswald adalah seorang agen CIA,[322] American Tabloid (1995) karangan James Ellroy,[323] dan 11/22/63 (2011), novel mengenai perjalanan waktu karangan Stephen King.[324] Pembunuhan Kennedy juga telah mengilhami sejumlah karya musik, seperti Elegy for J.F.K. (1964) karya Igor Stravinsky, dan lagu "Crucifixion" (1966) oleh Phil Ochs,[325][326] yang kabarnya membuat Robert Kennedy menangis.[326][327] Lagu lainnya termasuk "Abraham, Martin and John" (1968) dan "Murder Most Foul" (2020) oleh Bob Dylan.[328][329]
Artefak, museum, dan lokasi
[sunting | sunting sumber]
Pada tahun 1993, Jawatan Taman Nasional menetapkan Dealey Plaza, bangunan di sekitarnya, jalan layang, dan sebagian sebagian dari rel kereta yang berdekatan sebagai Distrik Tengaran Bersejarah Nasional.[330] Gedung Depository dan Museum Lantai Enam, yang dikelola oleh pemerintah kota Dallas, dikunjungi oleh lebih dari 325.000 wisatawan setiap tahunnya.[331]
Pesawat Air Force One Boeing 707 yang ditumpangi Kennedy pada hari pembunuhan dipajang di Museum Nasional Angkatan Udara Amerika Serikat, sedangkan limosin Kennedy dipamerkan di Museum Henry Ford.[332] Bendosa Lincoln, tempat peti mati Kennedy disemayamkan di Capitol, saat ini dipamerkan di Capitol Visitor Center.[333] setelan jas merah jambu milik Jacqueline, rontgen autopsi, dan pakaian Presiden Kennedy yang berlumuran darah disimpan oleh Arsip Nasional, dengan akses dikendalikan oleh keluarga Kennedy. Barang-barang lain yang disimpan di Arsip Nasional meliputi peralatan Rumah Sakit Parkland, senapan, buku harian dan pistol milik Oswald, pecahan peluru, serta kaca depan limosin.[332] Badan Arsip Negara Bagian Texas menyimpan pakaian Connally yang berlubang akibat peluru, sedangkan senjata yang dipakai Ruby untuk membunuh Oswald dimiliki oleh saudara laki-laki Ruby, Earl, dan dijual pada tahun 1991 seharga $220.000 (setara dengan $405.000 pada tahun 2022).[334]
Atas perintah Robert F. Kennedy, beberapa barang yang terkait dengan pembunuhan dihancurkan. Peti mati yang membawa jenazah Kennedy dari Dallas ke Washington dibuang ke laut, karena "memamerkannya kepada publik akan sangat menyinggung dan bertentangan dengan kebijakan publik".[335]
Catatan dan referensi
[sunting | sunting sumber]Catatan
[sunting | sunting sumber]- ↑ Foto tersebut dan satu foto lainnya yang serupa dikenal sebagai "foto halaman belakang". Menurut Bugliosi, foto tersebut menjadi salah satu bukti yang paling memberatkan Oswald. Oswald mengatakan kepada kepolisian Dallas bahwa foto-foto tersebut tidak asli dan ada seseorang yang menyisipkan kepalanya.[15] Marina Oswald bersaksi bahwa ialah yang mengambil foto tersebut.[16]
- ↑ Pada tahun 1964, Agen KGB Yuri Nosenko membelot ke Amerika Serikat. Ia mengungkapkan bahwa intelijen Soviet mengawasi Oswald, menganggapnya tidak stabil secara mental, dan tidak memiliki hubungan dengannya.[24] Meskipun FBI memercayai Nosenko, CIA percaya bahwa ia adalah seorang mata-mata dan meyakinkan Komisi Warren agar tidak mewawancarainya.[25]
- ↑ Atas permintaan Oswald, ia bertemu dengan Agen Khusus FBI John Quigley saat berada dalam tahanan. Posner menyatakan hal tersebut sebagai bukti bahwa Oswald bukanlah agen pemerintah, karena dengan bertindak demikian akan "membuka kedoknya".[39]
- ↑ Silvia Odio bersaksi di hadapan Komisi Warren bahwa pada suatu malam di bulan September 1963, Oswald dan orang-orang Kuba yang anti-Castro mengunjungi rumahnya untuk meminta sumbangan bagi gerakan anti-Castro. Salah seorang dari mereka kemudian menelepon Odio dan mengungkapkan bahwa Oswald mengatakan akan lebih "mudah" untuk membunuh Kennedy dan hal tersebut seharusnya dilakukan setelah Invasi Teluk Babi. Vincent Bugliosi menuduh rekannya sesama ahli teori antikonspirasi seperti Gerald Posner bahwa mereka telah memutarbalikkan dan meremehkan kejadian tersebut dalam tulisan mereka, yang memberi Oswald motif kuat untuk membunuh Kennedy.[43]
- ↑ Jack Dougherty, satu-satunya saksi yang melihat Oswald memasuki gedung Depository pada pagi hari terjadinya pembunuhan, bersaksi di hadapan Komisi Warren bahwa ia tidak ingat pernah melihat Oswald membawa paket.[47] Bugliosi mempertanyakan keandalannya sebagai saksi. Ayah Dougherty mengatakan kepada agen FBI pada tanggal 23 November bahwa putranya "mengalami kesulitan besar dalam menyesuaikan keadaan mental dengan ucapannya".[48]
- ↑ Setelah tembakan pertama, saksi bernama Virgie Rachley, seorang karyawan Texas School Book Depository, melaporkan melihat percikan api di trotoar di belakang limosin presiden.[65]
- ↑ Seorang pelajar bernama Billy Harper kemudian menemukan pecahan tengkorak Kennedy di jalanan.[83]
- ↑ Para wartawan yang ada di foto tiba bersamaan dengan iring-iringan mobil yang melewati Dealey Plaza.[92]
- ↑ Bugliosi menjelaskan bahwa Lee Bowers Jr. tidak menyebutkan kata "kegaduhan" dalam pernyataan tertulis sebelumnya, saat Bowers diberi waktu untuk membuat daftar seluruh kejadian mencurigakan lainnya seperti mobil berstiker "Goldwater for '64" yang berputar-putar mengelilingi TKP. Selain itu, pendukung teori konspirasi Jim Moore mempertanyakan apakah Bowers bisa melihat kawasan tersebut secara langsung. Bowers mengungkapkan bahwa ia "mengirimkan [sinyal] merah" tepat setelah tembakan fatal, tetapi guguk berumput menghalanginya.[98]
- ↑ Tiga selongsong peluru ditemukan di lantai. Satu peluru tajam ditemukan di dalam senapan. Polisi Dallas memotret senapan tersebut secara menyeluruh sebelum membawanya.[107]
- ↑ Letnan Day dari Kepolisian Dallas memeriksa senjata tersebut sebelum disita oleh FBI. Dia menemukan dan memotret sidik jari di pelatuk senapan. Meskipun Day percaya bahwa sidik jari tersebut adalah jari tengah dan jari manis tangan kanan Oswald, sidik jari tersebut tidak cukup jelas untuk diidentifikasi secara pasti. Day kemudian menemukan bekas telapak tangan pada sebuah tong di bawah balok kayu. Ia mengidentifikasinya sebagai bekas telapak tangan Oswald, tetapi belum sempat memotret atau menganalisisnya lebih dalam ketika FBI menyita Carcano.[111] Di D.C., pakar sidik jari FBI, Sebastian Latona, berpendapat bahwa foto-foto dan jejak tangan yang ada "tidak cukup" untuk bisa disimpulkan. Senapan tersebut dikembalikan kepada kepolisian Dallas pada tanggal 24 November.[110] Lima hari kemudian, FBI mengidentifikasi bahwa jejak tersebut positif milik Oswald dengan memanfaatkan foto Day.[112]
- ↑ Pada saat pembunuhan Kennedy, sebagian besar anggota kabinet sedang bepergian ke Jepang.[129]
- ↑ Nix sendiri yakin bahwa tembakan berasal dari guguk berumput.[185]
- ↑ Pada tahun 1973, karena ketidakpuasan warga Florida terhadap perubahan nama tersebut, Gubernur Florida Reubin Askew menetapkan agar Tanjung Kennedy dikembalikan namanya menjadi Tanjung Canaveral di seluruh dokumen dan peta negara bagian. United States Board on Geographic Names menerima perubahan nama tersebut pada akhir tahun.[305]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- ↑ "John F. Kennedy". The White House.
- ↑ "John F. Kennedy: A Featured Biography". United States Senate.
- 1 2 Bugliosi (1998), hlm. xi.
- ↑ "1960 Electoral College Results". National Archives.
- ↑ "1960 The Cold War". John F. Kennedy Presidential Library and Museum.
- ↑ Sabato (2013), hlm. 422–423.
- ↑ Hinckle & Turner (1981), hlm. ix, 15, 18.
- ↑ Jones (2008), hlm. 41, 50, 94.
- ↑ Borger (2022)
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 13–16.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 17–23.
- ↑ Warren (1964), hlm. 28.
- 1 2 3 4 5 Warren (1964), hlm. 40.
- ↑ White (1965), hlm. 3.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 792.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 793.
- ↑ Pontchartrain (2019)
- ↑ Warren (1964), hlm. 683.
- 1 2 Posner (1993), hlm. 28.
- ↑ Posner (1993), hlm. 17–19.
- ↑ Posner (1993), hlm. 32–33.
- ↑ Posner (1993), hlm. 32–33, 46.
- ↑ Posner (1993), hlm. 46–53.
- ↑ Posner (1993), hlm. 34–36.
- ↑ Posner (1993), hlm. 38–39.
- ↑ Warren (1964), hlm. 697.
- ↑ Posner (1993), hlm. 53.
- ↑ McMillan (1977), hlm. 64–65.
- 1 2 Warren (1964), hlm. 712.
- ↑ Warren (1964), hlm. 714.
- ↑ Posner (1993), hlm. 82–83, 85, 100.
- ↑ Summers (2013), hlm. 152–160.
- ↑ Warren (1964), hlm. 183.
- ↑ Warren (1964), hlm. 403.
- ↑ Posner (1993), hlm. 125–127.
- ↑ Warren (1964), hlm. 728–729.
- ↑ Summers (2013), hlm. 211.
- ↑ Posner (1993), hlm. 151–152.
- ↑ Posner (1993), hlm. 153–155.
- ↑ Posner (1993), hlm. 172–190.
- ↑ Posner (1993), hlm. 173–189.
- ↑ Sabato (2013), hlm. 183–185.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. xxxvii.
- ↑ Warren (1964), hlm. 14–15.
- 1 2 Bagdikian (1963), hlm. 26.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 6, 165.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 819.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 820.
- ↑ Warren (1964), hlm. 130–135.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 23–24.
- 1 2 Testimony of Kenneth hlm. O'Donnell, Warren Commission Hearings.
- ↑ Blaine (2011), hlm. 196.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 25, 41.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 29.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 30.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 19–20, 30–38, 49.
- ↑ "November 22, 1963: Death of the President". John F. Kennedy Presidential Library and Museum.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 51.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 56–57.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 56, 58.
- ↑ McAdams (2012)
- ↑ Warren (1964), hlm. 110.
- ↑ Warren (1964), hlm. 49.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 58–60.
- 1 2 Bugliosi (2007), hlm. 39.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. xxix, 458.
- ↑ HSCA Appendix to Hearings, Vol VI. hlm. 29.
- 1 2 3 4 Testimony of Gov. John Bowden Connally, Jr, Warren Commission Hearings.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 61.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 62.
- ↑ Warren (1964), hlm. 18–19.
- ↑ Stokes (1979), hlm. 41–46.
- ↑ Testimony of Dr. Robert Roeder Shaw, Warren Commission Hearings.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 61–62.
- 1 2 Sabato (2013), hlm. 216.
- 1 2 Posner (1993), hlm. 335–336.
- ↑ Warren (1964), hlm. 85–96.
- 1 2 Testimony of Clyde A. Haygood, Warren Commission Hearings.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 63–64.
- ↑ Warren (1964), hlm. 111–115.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. xx, 501.
- ↑ Testimony of Bobby W. Hargis, Warren Commission Hearings.
- ↑ Summers (2013), hlm. 45.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 29.
- 1 2 Testimony of Clinton J. Hill, Special Agent, Secret Service, Warren Commission Hearings.
- ↑ Testimony of Mrs. John F. Kennedy, Warren Commission Hearings.
- ↑ Testimony of Mrs. John Bowden Connally, Jr, Warren Commission Hearings.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 42.
- ↑ Sabato (2013), hlm. 221.
- ↑ Holland (2014)
- ↑ Testimony of James Thomas Tague, Warren Commission Hearings.
- ↑ Trask (1994), hlm. 38–40.
- 1 2 Trask (1994), hlm. 76.
- ↑ Summers (2013), hlm. 56–57.
- 1 2 3 Bugliosi (2007), hlm. 852.
- ↑ Summers (2013), hlm. 35.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 898.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 898–899.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 80.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 81.
- ↑ Testimony of Howard Brennan, Warren Commission Hearings.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 64.
- ↑ Summers (2013), hlm. 62.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 60.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 40.
- ↑ Warren (1964), hlm. 645.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 86–87.
- ↑ Warren (1964), hlm. 118.
- ↑ Warren (1964), hlm. 122.
- 1 2 Bugliosi (2007), hlm. 801.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 800.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 801−802.
- ↑ Warren (1964), hlm. 124.
- ↑ Warren (1964), hlm. 79.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 110−111, 151.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 122–124, 127.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 93–94.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 94–95, 101.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 150–152.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 153.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 161.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 85.
- ↑ "Biographical sketch of Dr. George Gregory Burkley". Arlington National Cemetery.
- 1 2 Huber (2007), hlm. 380–393.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 93.
- ↑ "Walter Cronkite On The Assassination Of John F. Kennedy". NPR.
- ↑ Daniel (2007), hlm. 87, 88.
- 1 2 Boyd (2015), hlm. 59, 62.
- ↑ Ball (1982), hlm. 107.
- 1 2 3 Jones (2013)
- 1 2 3 4 Kurtz (1982), hlm. 2.
- 1 2 Munson (2012)
- 1 2 Stafford (2012)
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 110.
- ↑ "President Lyndon B. Johnson takes Oath of Office, 22 November 1963". John F. Kennedy Presidential Library and Museum.
- 1 2 Bugliosi (2007), hlm. 382.
- ↑ Associated Press (1963), hlm.. 29–31.
- ↑ Sabato (2013), hlm. 22.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm.. 139–140.
- ↑ Sabato (2013), hlm. 213.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm.. 137–138.
- ↑ "Oswald's Ghost". PBS
- ↑ Burkley (1963)
- ↑ Bugliosi (2007), p. 431.
- 1 2 Saner (2013)
- ↑ Bugliosi (2007), p. 432
- ↑ Kurtz (1982), p. 9.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm.. 382–383.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 384.
- ↑ Associated Press (1963), hlm. 36–37, 56–57, 68.
- ↑ The New York Times (2003), hlm. 197–201.
- ↑ Associated Press (1963), hlm. 40.
- ↑ American Heritage (1964), hlm. 52–53.
- ↑ "Government Offices Closed by President". The Washington Post.
- 1 2 White (1965), hlm. 16.
- ↑ NBC News (1966), hlm. 106–107, 110, 114–115, 119–123, 133–134.
- ↑ Neuman (2017)
- ↑ Hoover (1963)
- 1 2 White (1965), hlm. 17.
- ↑ Associated Press (1963), hlm. 93.
- 1 2 NBC News (1966), hlm. 126.
- ↑ Associated Press (1963), hlm. 94, 96.
- ↑ Spivak (1963)
- ↑ White (1965), hlm. 18.
- ↑ "President John Fitzgerald Kennedy Gravesite". Arlington National Cemetery.
- ↑ Fischer (2003), hlm. 206.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 450–451.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 451–452, 458–459.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 465.
- ↑ Testimony of Jack Ruby, Warren Commission Hearings.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 357.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 351, 1453.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 1019, 1484.
- ↑ Trask (1994), hlm. 59–61, 73.
- 1 2 Cosgrove (2011)
- 1 2 "How the JFK Zapruder film 'revolutionised' Hollywood". France24.
- ↑ Pasternack (2011)
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 371.
- ↑ Inverne (2004)
- ↑ Pasternack (2012)
- ↑ Bugliosi (1998), hlm. 291.
- 1 2 Bugliosi (2007), hlm. 885.
- ↑ Friedman (1963), hlm. 17.
- 1 2 Bugliosi (2007), hlm. 452.
- 1 2 3 Rose (2015)
- ↑ "George Jefferies Film". Sixth Floor Museum at Dealey Plaza.
- ↑ "Newly released film of JFK before assassination". Associated Press.
- ↑ MacAskill (2007)
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 1045.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 886–887.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 887.
- ↑ Warren (1964), hlm. 180.
- 1 2 3 4 Warren (1964), hlm. 180–195.
- 1 2 Report of Capt. J. W. Fritz, Dallas Police Department, Warren Commission Hearings.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 113–116, 126, 123–132.
- ↑ Reports of Agents of the Federal Bureau of Investigation (1964), Warren Commission Hearings.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 164–165.
- ↑ Pappalardo (2017)
- 1 2 3 Bugliosi (2007), hlm. 338.
- ↑ Associated Press (1963), hlm. 16.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 338–339.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 339.
- ↑ Baluch (1963)
- ↑ Roberts (1964)
- ↑ Lewis (1964), hlm. 1.
- ↑ Pomfret (1964), hlm. 17.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 359.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 454–457.
- ↑ Sabato (2013), hlm. 136.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. xx.
- ↑ Specter (2015)
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 355, 455.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 455–456.
- ↑ Baker (2023)
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. xxxii–xxxiii.
- ↑ Posner (1993), hlm. x.
- ↑ 'The Warren Report – Part 4 – Why Doesn't America Believe the Warren Report?". CBS.
- ↑ Shenon (2014)
- 1 2 3 Bugliosi (2007), hlm. 1347.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 1348.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 1348–1349.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 1399, 1401.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 1349.
- 1 2 Bugliosi (2007), hlm. 1351.
- 1 2 Bugliosi (2007), hlm. 371, 504, 1349.
- ↑ Lane (1991), hlm. 221.
- ↑ Davy (1999), hlm. 173.
- ↑ Kirkwood (1992), hlm. 510.
- ↑ Kirkwood (1968)
- ↑ Kirkwood (1992), hlm. 557.
- ↑ Kirkwood (1992), hlm. 511.
- ↑ Ogg (2004), hlm. 137.
- ↑ Ogg (2004), hlm. 139.
- ↑ Evica (1992), hlm. 18.
- ↑ Holland (2001)
- ↑ "Who Was Lee Harvey Oswald". PBS.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 426–427.
- 1 2 3 4 Bugliosi (2007), hlm. 369.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. xix, 369.
- 1 2 3 "U.S. President's Commission on CIA Activities within the United States Files, [1947-74] 1975". Gerald R. Ford Presidential Library and Museum.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 1214.
- 1 2 Reitzes (2013)
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 484.
- ↑ "Timeline of the C.I.A.'s 'Family Jewels'". The New York Times
- ↑ "Senate Select Committee to Study Governmental Operations with Respect to Intelligence Activities". US Senate.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 369–370.
- 1 2 3 4 Bugliosi (2007), hlm. 370.
- 1 2 3 Kurtz (1982), hlm. 8.
- ↑ Sabato (2013), hlm. 548.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 859.
- ↑ Stokes (1979), hlm. 9–16.
- ↑ Stokes (1979), hlm. 2.
- 1 2 Bugliosi (1998), hlm. xxii.
- 1 2 Stokes (1979), hlm. 483–511.
- ↑ Stokes (1979), hlm. 2–3.
- ↑ Stokes (1979), hlm. 239–261.
- 1 2 "Report of the Committee on Ballistic Acoustics". National Research Council.
- 1 2 Letter from Assistant Attorney General William F. Weld to Peter W. Rodino Jr., undated.
- ↑ Final Report of the Assassination Records Review Board, hlm. xxiii.
- 1 2 "National Archives Releases JFK Assassination Records". The National Archives.
- ↑ Hornaday (2021)
- ↑ Final Report of the Assassination Records Review Board, Chapter 4.
- ↑ Tunheim (2000).
- ↑ Lardner Jr. (1998).
- ↑ Stone (2013)
- ↑ "Clarifying the Federal Record on the Zapruder Film and the Medical and Ballistics Evidence". Federation of American Scientists.
- ↑ Bender (2013)
- 1 2 "Trump has no plan to block scheduled release of JFK records". Associated Press.
- ↑ Shapira (2018)
- ↑ Bender (2021)
- ↑ "Memorandum for the Heads of Executive Departments and Agencies on the Temporary Certification Regarding Disclosure of Information in Certain Records Related to the Assassination of President John F. Kennedy". The White House.
- 1 2 Matza (2022)
- ↑ Fossum (2023)
- ↑ Becket, Stefan. "Trump says he will release more JFK assassination files. Here's what we know about the declassification". CBS News. Diakses tanggal 12 Februari 2025.
- ↑ "JFK experts scour newly unsealed assassination files". BBC News. 2025-03-18. Diakses tanggal 2025-03-19.
- ↑ "Released JFK files reveal Social Security numbers of former staffers". ABC News. 2025-03-18. Diakses tanggal 2025-03-20.
- ↑ Broderick (2008), hlm. 203.
- ↑ "Majority in U.S. Still Believe JFK Killed in a Conspiracy: Mafia, federal government top list of potential conspirators". Gallup.
- ↑ Chinni (2017)
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. xiv, 974.
- ↑ Posner (1993), hlm. ix.
- 1 2 Assassination Records Review Board (1998), hlm. 6.
- 1 2 Bugliosi (2008), hlm. xlii.
- ↑ Summers (2013), hlm. 238.
- ↑ Patterson (2013)
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 390, 1012.
- ↑ "Oswald Didn't Kill Kennedy". New York Magazine.
- ↑ Michaud (2011)
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 903–904.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. xiv, 385, 440, 1057–1059.
- ↑ Bugliosi (2008), hlm. 1012.
- ↑ Carlson (2001)
- ↑ Ogg (2004), hlm. 134.
- ↑ Posner (1993), hlm. 333.
- ↑ Ogg (2004), hlm. 134–135.
- ↑ Shenon (2023)
- ↑ Sabato (2013), hlm. 29–30.
- ↑ Russo (2021)
- 1 2 "Minting a Legacy: The History of the Kennedy Half Dollar". NPS.
- ↑ Witherspoon (1987), hlm. 531—532.
- ↑ Witherspoon (1987), hlm. 536.
- ↑ Witherspoon (1987), hlm. 536—538.
- ↑ Bomboy (2022)
- ↑ Fantova (1964), hlm. 57–58, 62.
- ↑ "History of Cape Canaveral" Spaceline.
- ↑ "History of John F. Kennedy Space Center". NASA.
- ↑ Robertson (1971)
- ↑ "JFK International Marks Major Milestones in 2013 as 50th Anniversary of Airport Renaming Approaches". Port Authority of New York and New Jersey.
- ↑ Naylor (2013)
- ↑ Trask (1994), hlm. iix.
- ↑ Shahidullah (2015), hlm. 94.
- ↑ Ball (1982), hlm. 105.
- 1 2 Brinkley (2013)
- ↑ Dugan (2013)
- ↑ Brinkley (2003) hlm. 186.
- ↑ White (1965), hlm. 6.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. xliii–xliv.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 996.
- ↑ Wrone (2003), hlm. 47.
- ↑ Scott (2013)
- ↑ Cilento (2018) hlm. 149—178.
- ↑ Bugliosi (2007), hlm. 1356–1357; Lawson (2017); Thomas (1997)
- ↑ Goldstein (1995); Vollman (1995); Jordison (2019)
- ↑ Lawson (2011); Maslin (2011); Morris (2011)
- ↑ "Music: Stravinsky Leads; Composer Conducts at Philharmonic Hall". The New York Times.; Lengel; Payne (1965)
- 1 2 Gates (1998)
- ↑ Newfield (2002), hlm. 176–178.
- ↑ D'Angelo (2018); Margolick (2018); Paulson (2020)
- ↑ Dettmar (2020); Hogan (2020); Petridis (2020)
- 1 2 "Dealey Plaza Historic District". NPS.
- ↑ "Q: Why is it called The Sixth Floor Museum at Dealey Plaza?". Sixth Floor Museum at Dealey Plaza.
- 1 2 Keen (2009)
- ↑ "The Catafalque". Architect of the Capitol.
- ↑ "Jack Ruby's Gun Sold For $220,000". Associated Press.
- ↑ "Documents State JFK's Dallas Coffin Disposed At Sea". Associated Press.
Karya kutipan
[sunting | sunting sumber]Buku
[sunting | sunting sumber]- Boyd, John W. (2015). Parkland. Arcadia Publishing. ISBN 9781467134002.
- United Press International; American Heritage (1964). Four Days: The Historical Record of the Death of President Kennedy. American Heritage Pub. Co. OCLC 923323127.
- Brinkley, David (2003). Brinkley's Beat: People, Places, and Events That Shaped My Time. Knopf. ISBN 9780375406447.
- Bugliosi, Vincent (2008). Four Days in November: The Assassination of President John F. Kennedy. W.W. Norton & Co. ISBN 9780393332155.
- ——— (2007). Reclaiming History. W.W. Norton & Co. ISBN 9780393045253.
- Cilento, Fabrizio (2018). The Ontology of Replay: The Zapruder Video and American Conspiracy Films. Palgrave Macmillan. ISBN 9783030064891.
- Daniel, Douglass K. (2007). Harry Reasoner: A Life in the News. University of Texas Press. ISBN 9780292714779.
- Fischer, Heinz-D; Fischer, Erika J. (2003). The Pulitzer Prize Archive: A History and Anthology of Award-Winning Materials in Journalism, Letters and Arts. Vol. 17 Complete Historical Handbook of the Pulitzer Prize System 1917–2000. De Gruyter. ISBN 9783110939125.
- Hinckle, Warren; Turner, William W. (1981). The Fish is Red: The Story of the Secret War Against Castro. Harper & Row. ISBN 9780060380038.
- Jones, Howard (2008). The Bay of Pigs. Oxford University Press. ISBN 9780195173833.
- The New York Times (2003). Semple, Robert B. Jr. (ed.). Four days in November: The Original Coverage of the John F. Kennedy Assassination. St. Martin's Press. OCLC 1149162285.
- NBC News (1966). There Was a President. Random House. ASIN B000GOFC9O.
- Pett, Saul; Moody, Sidney C.; Henshaw, Tom (1963). The Torch Is Passed: The Associated Press Story of the Death of a President. Associated Press. OCLC 13554948.
- Newfield, Jack (2002). Somebody's Gotta Tell It: A Journalist's Life on the Lines. St. Martin's Press. ISBN 0312269005.
- Posner, Gerald (1993). Case Closed. Random House. ISBN 9780679418252.
- Shahidullah, Shahid M. (2015). Crime Policy in America: Laws, Institutions, and Programs. Rowman & Littlefield. ISBN 9780761866589.
- Sabato, Larry (2013). The Kennedy Half-Century: The Presidency, Assassination, and Lasting Legacy of John F. Kennedy. Bloomsbury USA. ISBN 9781620402801.
- Summers, Anthony (2013). Not in Your Lifetime. Open Road. ISBN 9781480435483.
- Trask, Richard B. (1994). Pictures of the Pain: Photography and the Assassination of President Kennedy. Yeoman Press. ISBN 9780963859501.
- White, Theodore H. (1965). The Making of the President, 1964. Atheneum Publishers. ASIN B003SAGZMQ.
- Wrone, David R. (2003). The Zapruder Film: Reframing JFK's Assassination. University Press of Kansas. ISBN 9780700612918.
Laporan dan dokumen pemerintah
[sunting | sunting sumber]- Hoover, J. Edgar (1 Desember 1963). Reaction of Soviet and Communist Party Officials to JFK Assassination (PDF) (Report). National Archives.
- Warren, Earl (1964). Report of the President's Commission on the Assassination of President Kennedy. United States Government Printing Office. ASIN B0065RJ63E.
- Clark, Ramsey (1968). 1968 Panel Review of Photographs, X-Ray Films, Documents and Other Evidence Pertaining to the Fatal Wounding of President John F. Kennedy on November 22, 1963, in Dallas, Texas (Report). United States Government Printing Office.
- Stokes, Louis (1979). Report of the Select Committee on Assassinations of the U.S. House of Representatives (Report). United States Government Printing Office. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 April 2020.
- HSCA Appendix to Hearings (Report). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Juli 2022 – via History Matters Archive.
- Assassination Records Review Board (30 September 1998). "Chapter 1: The Problem of Secrecy and the JFK Act" (PDF). Final Report of the Assassination Records Review Board. United States Government Printing Office. hlm. 6. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 11 Mei 2021.
- Report of the Committee on Ballistic Acoustics. National Research Council. 1982. doi:10.17226/10264. ISBN 9780309253727. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Desember 2013.
- Assassination Records Review Board (30 September 1998). Final Report of the Assassination Records Review Board (PDF) (Report). United States Government Printing Office. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 11 Mei 2021.
Testimoni, barang bukti, dan dokumen Komisi Warren
[sunting | sunting sumber]- Testimony of Gov. John Bowden Connally, Jr. Warren Commission Hearings (Report). Vol. IV. hlm. 129–146. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Maret 2013 – via Assassination Archives and Research Center.
- Testimony of Mrs. John Bowden Connally, Jr. Warren Commission Hearings (Report). Vol. IV. hlm. 146–149. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Maret 2013 – via Assassination Archives and Research Center.
- Testimony of Mrs. John F. Kennedy. Warren Commission Hearings (Report). Vol. V. 5 Juni 1964. hlm. 178–181. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Oktober 2013 – via Assassination Archives and Research Center.
- Testimony of Dr. Robert Roeder Shaw. Warren Commission Hearings (Report). Vol. IV. hlm. 101–117. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Juli 2013 – via Assassination Archives and Research Center.
- Notes of interview of Lee Harvey Oswald — Certified military pay records for Lee Harvey Oswald for the period October 24, 1956, to September 11, 1959. Warren Commission Hearings (Report). Vol. 22. hlm. 705. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Oktober 2007 – via Assassination Archives and Research Center.
- Warren Commission Hearings, Folsom Exhibit No. 1 (cont'd) (Report). Vol. XIX Folsom. hlm. 734. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Januari 2012.
- Testimony of James Thomas Tague. Warren Commission Hearings (Report). Vol. VII. July 23, 1964. hlm. 552–558. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Juli 2013 – via Assassination Archives and Research Center.
- Testimony of Clinton J. Hill, Special Agent, Secret Service. Warren Commission Hearings (Report). Vol. II. hlm. 132–144. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Oktober 2012 – via Assassination Archives and Research Center.
- Testimony of Bobby W. Hargis. Warren Commission Hearings (Report). Vol. VI. 8 April 1964. hlm. 293–296. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 September 2012 – via Assassination Archives and Research Center.
- Testimony of Clyde A. Haygood. Warren Commission Hearings (Report). Vol. VI. April 9, 1964. hlm. 296–302. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Juli 2013 – via Assassination Archives and Research Center.
- Commission Exhibit 2564 - Cuban visa application of Lee Harvey Oswald, September 27, 1963. Warren Commission Hearings (Report). Vol. 25. hlm. 418. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Januari 2012 – via Assassination Archives and Research Center.
- Testimony of Jack Ruby. Warren Commission Hearings (Report). Vol. V. hlm. 198–200. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-02-25 – via Assassination Archives and Research Center.
- Testimony of Kenneth hlm. O'Donnell. Warren Commission Hearings (Report). Vol. VII. hlm. 440–457. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Januari 2012 – via Assassination Archives and Research Center.
- Testimony of Howard Brennan. Warren Commission Hearings (Report). Vol. III. hlm. 144–145. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Juli 2018 – via Assassination Archives and Research Center.
- Testimony of Lee E. Bowers, Jr. Warren Commission Hearings (Report). Diarsipkan dari asli tanggal 26 Juni 2022. Diakses tanggal 18 September 2021.
- Report of Capt. J. W. Fritz, Dallas Police Department. Warren Commission Hearings (Report). hlm. 599–611. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Oktober 2012 – via Assassination Archives and Research Center.
- Reports of Agents of the Federal Bureau of Investigation. Warren Commission Hearings (Report). hlm. 612–625. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 September 2012 – via Assassination Archives and Research Center.
- "National Archives Releases JFK Assassination Records". 26 Oktober 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 April 2020.
- "Memorandum for the Heads of Executive Departments and Agencies on the Temporary Certification Regarding Disclosure of Information in Certain Records Related to the Assassination of President John F. Kennedy" (dalam bahasa American English). The White House. 2021-10-23. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Oktober 2021.
Artikel jurnal
[sunting | sunting sumber]- Ball, Moya Ann (Musim dingin 1994). "The Phantom of the Oval Office: The John F. Kennedy Assassination's Symbolic Impact on Lyndon B. Johnson, His Key Advisers, and the Vietnam Decision-Making Process". Presidential Studies Quarterly. 24 (1): 105–119. JSTOR 27551197.
- Evica, George Michael (1992). "Deconstructing the DA: The Garrison Image in JFK". Cinéaste. 19 (1): 17–19. JSTOR 41688060.
- Fantova, Johanna (Musim gugur 1964). Cape Canaveral to Cape Kennedy. The Princeton University Library Chronicle (Report). Vol. 26. Princeton University. hlm. 57–62. JSTOR 26402928.
- Holland, Max (2001). "The Lie That Linked CIA to the Kennedy Assassination". Studies in Intelligence. 45 (5).
- Huber, Patrick (Musim dingin 2007). "Father Oscar Huber, the Kennedy Assassination, and the News Leak Controversy: A Research Note". Southwestern Historical Quarterly. 110 (3): 380–393. doi:10.1353/swh.2007.0016. JSTOR 30240454. S2CID 143939686.
- Kurtz, Michael L. (November 1982). "The Assassination of John F. Kennedy: A Historical Perspective". The Historian. 45 (1): 1–19. doi:10.1111/j.1540-6563.1982.tb01568.x. JSTOR 24445228.
- Ogg, E. Jerald (Musim semi 2004). "Life and the Prosecution of Clay Shaw: A More Curious Silence". Louisiana History: The Journal of the Louisiana Historical Association. 45 (2): 133–149. JSTOR 4233998.
- Payne, Anthony (Musim panas 1965). "Stravinsky's 'Abraham and Isaac' and 'Elegy for J. F. K.'". Tempo. 73: 12–15. JSTOR 942857.
- Reitzes, David (Musim panas 2013). "JFK conspiracy theories at 50: how the skeptics got it wrong and why it matters". Skeptic. 18 (3).
- Stafford, Ned (13 Juli 2012). "Earl Rose: Pathologist prevented from performing autopsy on US President John F Kennedy" (PDF). BMJ. 345. doi:10.1136/bmj.e4768. S2CID 220100505. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 4 November 2014.
- Thomas, Glen (Musim semi 1997). "History, Biography, and Narrative in Don DeLillo's Libra". Twentieth Century Literature. 43 (1): 107–124. JSTOR 441866.
- Tunheim, John R. (Musim dingin 2000). "Assassination Records Review Board: Unlocking the Government's Secret Files on the Murder of a President". The Public Lawyer. 8 (1).
- Witherspoon, Patricia D. (Musin panas 1987). ""Let Us Continue:" The Rhetorical Initiation of Lyndon Johnson's Presidency". Presidential Studies Quarterly. 17 (3): 531–539. JSTOR 27550444.
Majalah
[sunting | sunting sumber]- Bagdikian, Ben H. (14 Desember 1963). Blair, Clay Jr. (ed.). "The Assassin". The Saturday Evening Post (44). The Curtis Publishing Company.
- Friedman, Rick (30 November 1963). "Pictures of the Assassination Fall to Amateurs on Street". Editor & Publisher.
- Kirkwood Jr., James (1 Desember 1968). "So here you are, Clay Shaw, twenty months and thousands of dollars after being charged with conspiracy in the worst crime of the century. What are you doing about it?". Esquire.
Situs web dan publikasi berita
[sunting | sunting sumber]- Baker, Peter (9 September 2023). "J.F.K. Assassination Witness Breaks His Silence and Raises New Questions". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 September 2023. Diakses tanggal 9 September 2023.
- Baluch, Jerry T. (30 November 1963). "Warren Heads Probe into Assassination". Pittsburgh Post-Gazette. Associated Press.
- Bender, Bryan (25 November 2013). "Troves of files on JFK assassination remain secret". The Boston Globe. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Februari 2015. Diakses tanggal 12 Februari 2015.
- "Biographical sketch of Dr. George Gregory Burkley, Arlington National Cemetery". Arlington National Cemetery. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Januari 2009. Diakses tanggal 28 April 2009.
- Bomboy, Scott (22 November 2022). "How JFK's assassination led to a constitutional amendment". National Constitution Center. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Maret 2023.
- Borger, Julian (27 Oktober 2022). "Cuban missile crisis, 60 years on: new papers reveal how close the world came to nuclear disaster". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Mei 2023. Diakses tanggal 5 Mei 2023.
- Brinkley, Alan (19 September 2013). "The Legacy of John F. Kennedy". The Atlantic. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Agustus 2016. Diakses tanggal 31 Mei 2023.
- Burkley, George Gregory (23 November 1963). Certificate of Death. National Archives and Records Administration. front side, back side. NAVMED Form N – via The President John F. Kennedy Assassination Records Collection.
- "The Catafalque". History of Capitol Hill. Architect of the Capitol. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Desember 2012. Diakses tanggal 26 November 2012.
- "A CBS News Inquiry: The Warren Report – Part 4 – Why Doesn't America Believe the Warren Report?". 28 Juni 1967. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 April 2023. Diakses tanggal 7 Juni 2023.
- Chinni, Dante (29 Oktober 2017). "The One Thing All Americans Agree On: JFK Conspiracy". NBC. Diakses tanggal 16 Agustus 2023.
- "Clarifying the Federal Record on the Zapruder Film and the Medical and Ballistics Evidence". Federation of American Scientists. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Februari 2021. Diakses tanggal 11 Januari 2023.
- "The Cold War". John F. Kennedy Presidential Library and Museum. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Mei 2023. Diakses tanggal 16 Mei 023.
- D'Angelo, Bob (3 Juni 2018). "Robert Kennedy assassination: Dion's 'Abraham, Martin and John' helped heal a nation in turmoil". The Atlanta Journal-Constitution. Diakses tanggal 6 September 2023.
- "Dealey Plaza Historic District". National Historic Landmarks Program. National Park Service. Diarsipkan dari asli tanggal 13 November 2012. Diakses tanggal November 26, 2012.
- Dettmar, Kevin (28 Maret 2020). "What Bob Dylan Is Doing in "Murder Most Foul"". The New Yorker.
- "Documents State JFK's Dallas Coffin Disposed At Sea". JFK Lancer Independent News Exchange. Associated Press. 1 Juni 1999. Diarsipkan dari asli tanggal 22 September 2012. Diakses tanggal 2 Oktober 2012.
- Dugan, Andrew; Newport, Frank (15 November 2013). "Americans Rate JFK as Top Modern President". Gallup. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Agustus 2016. Diakses tanggal 31 Mei 2023.
- Gates, Anita (7 Juni 1998). "The Private Side of a Political Story". The New York Times.
- Fossum, Sam (30 Juni 2023). "National Archives concludes review of JFK assassination documents with 99% made public". CNN. Diakses tanggal 9 Juli 2023.
- "George Jefferies Film". George Jefferies Collection. Sixth Floor Museum at Dealey Plaza. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Agustus 2019. Diakses tanggal 11 Agustus 2019.
- Goldberg, Barbara (26 Desember 1991). "Jack Ruby's Gun Sold For $220,000". Associated Press. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Januari 2023. Diakses tanggal 15 Februari 2013.
- Goldstein, Patrick (19 Februari 1995). "Welcome to Sleaze 101 : When James Ellroy starts explaining the Kennedy assassination, watch out". Los Angeles Times. Diakses tanggal 6 September 2023.
- "History of John F. Kennedy Space Center". National Aeronautics and Space Administration. 20 September 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 April 2023. Diakses tanggal 18 Mei 2023.
- Hogan, Mike (27 Maret 2020). "OK Boomer: How Bob Dylan's New JFK Song Helps Explain 2020". Vanity Fair. Diakses tanggal 6 September 2023.
- Holland, Max (20 November 2014). "The Truth Behind JFK's Assassination". Newsweek. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Februari 2016. Diakses tanggal 19 Mei 2023.
- Hornaday, Ann (22 Desember 2021). "'JFK' at 30: Oliver Stone and the lasting impact of America's most dangerous movie". The Washington Post. Diakses tanggal 15 Juli 2023.
- "How the JFK Zapruder film 'revolutionised' Hollywood". France24. 22 November 2013. Diakses tanggal 7 Juni 2023.
- Inverne, James (11 Juni 2004). "Think you know your film facts?". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Desember 2013. Diakses tanggal 6 Mei 2010.
- "JFK International Marks Major Milestones in 2013 as 50th Anniversary of Airport Renaming Approaches". Port Authority of New York and New Jersey. 17 Desember 2013. Diakses tanggal 2 Juli 2023.
- "John F. Kennedy: A Featured Biography". United States Senate. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 April 2023. Diakses tanggal 16 Maei2023.
- "John F. Kennedy". The White House. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Mei 2023. Diakses tanggal 5 Mei 2023.
- Jones, Chris (16 September 2013). "The Flight from Dallas". Esquire. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Agustus 2021. Diakses tanggal 12 Juni 2017.
- Jordison, Sam (7 Mei 2019). "American Tabloid by James Ellroy is our Reading group book for May". The Guardian. Diakses tanggal 6 September 2023.
- Keen, Judy (20 November 2009). "JFK 'relics' stir strong emotions". USA Today. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Februari 2010. Diakses tanggal 20 November 2009.
- Lane, Mark (22 November 1963). "Oswald Innocent? A Lawyer's Brief". National Guardian (dipublikasikan 19 Desember 1963). Diarsipkan dari asli tanggal 26 Januari 2013.
- Lawson, Mark (2 November 2011). "11.22.63 by Stephen King - review". The Guardian.
- Lawson, Mark (27 Oktober 2017). "The best books about the JFK assassination, from Norman Mailer to Don DeLillo". The Guardian.
- Lengel, Edward G. "Igor Stravinsky at the White House". The White House Historical Association. Diakses tanggal 6 September 2023.
- Lethbridge, Cliff. "History of Cape Canaveral". Spaceline. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 November 2022. Diakses tanggal 5 Juni 2023.
- "Letter from Assistant Attorney General William F. Weld to Peter W. Rodino Jr., undated" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 9 November 2021. Diakses tanggal 19 Oktober 2014.
- MacAskill, Ewan (20 Februari 2007). "New JFK film: 90 seconds to assassination". The Guardian.
- "Majority in U.S. Still Believe JFK Killed in a Conspiracy: Mafia, federal government top list of potential conspirators". Gallup, Inc. 15 November 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 1 Agustus 2016.
- Margolick, David (5 Juni 2018). "How Robert Kennedy Inspired 'Abraham, Martin and John'". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Mei 2023. Diakses tanggal 19 Mei 2023.
- Maslin, Janet (30 Oktober 2011). "Race Across Time to Stop Assassin and Fall in Love". The New York Times. Diakses tanggal 6 September 2023.
- Matza, Max (15 Desember 2022). "Thousands of unedited government JFK assassination files released". BBC. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Desember 2022. Diakses tanggal 19 Desember 2022.
- McAdams, John (22 November 1963). "The JFK Assassination Dallas Police Tapes: History in Real Time". The Kennedy Assassination. Marquette University. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 November 2011. Diakses tanggal 26 November 2012.
- Michaud, Jon (22 November 2011). "Updike, J.F.K., and the Umbrella Man". The New Yorker. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Juni 2023. Diakses tanggal 4 Juni 2023.
- Morris, Errol (10 November 2011). "Stephen King Goes to the Rescue of JFK". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 April l2023. Diakses tanggal 28 Mei 2023.
- Munson, Kyle (28 April 2012). "Munson: Iowan more than a footnote in JFK lore". The Des Moines Register. Indianapolis. Diarsipkan dari asli tanggal 10 April 2013. Diakses tanggal 3 November 2014.
- "Music: Stravinsky Leads; Composer Conducts at Philharmonic Hall". The New York Times. 7 Desember 1964. Diakses tanggal 28 Mei 2023.
- Naylor, Brian (7 November 2013). "How Kennedy's Assassination Changed The Secret Service". NPR. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 April 2023. Diakses tanggal 18 Mei 2023.
- Neuman, Scott (27 Oktober 2017). "Documents Offer Insight Into Soviet View Of JFK Assassination". NPR. Diakses tanggal 13 Juni 2023.
- "Newly released film of JFK before assassination". MSNBC (dalam bahasa Inggris). NBC News. Associated Press. 19 Februari 2007. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Januari 2018. Diakses tanggal 1 Mei 2017.
- "Oswald Didn't Kill Kennedy". New York Magazine. 25 November 2013. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Juni 2023. Diakses tanggal 4 Juni 2023.
- "Oswald's Ghost". American Experience. PBS. Diarsipkan dari asli tanggal 24 Februari 2017. Diakses tanggal 5 Januari 2014.
- Pappalardo, Joe (30 Oktober 2017). "'We Want Them to Shut Up': The Two Dallas Cops Who Earned Hoover's Ire After JFK Killing". Dallas Observer. Diakses tanggal 24 Juni 2023.
- Pasternack, Alex (22 November 2011). "Murder and Zapruder: Who Should Own the Rawest, Most Valuable Home Movie?". Vice. Diakses tanggal 11 Juni 2023.
- Pasternack, Alex (23 November 2012). "The Other Shooter: The Saddest and Most Expensive 26 Seconds of Amateur Film Ever Made". Vice. Diarsipkan dari asli tanggal 30 November 2012. Diakses tanggal 18 Juni 2016.
- Patterson, Thom (18 November 2013). "One JFK conspiracy theory that could be true". CNN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Oktober 2019. Diakses tanggal 12 Januari 2023.
- Paulson, Dave (11 September 2020). "Story Behind the Song: 'Abraham, Martin and John'". The Tennessean. Diakses tanggal 6 September 2023.
- "Phil Burleson, 61, Jack Ruby's Lawyer". The New York Times. 1 Juni 1995. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 September 2017. Diakses tanggal 19 September 2015.
- Pontchartrain, Blake (17 Juni 2019). "Blake Pontchartrain: Where was the French Hospital in New Orleans, and what's its story?". The Advocate. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 September 2019. Diakses tanggal 29 September 2019.
- "President John Fitzgerald Kennedy Gravesite". Arlington National Cemetery. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Juli 2022. Diakses tanggal 5 Mei 2023.
- "President Lyndon B. Johnson takes Oath of Office, 22 November 1963". John F. Kennedy Presidential Library and Museum. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Oktober 2018. Diakses tanggal 1 September 2016.
- Petridis, Alexis (27 Maret 2020). "Bob Dylan: Murder Most Foul review – a dark, dense ballad for the end times". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Mei 2023. Diakses tanggal 19 Mei 2023.
- "22 November 1963: Death of the President". John F. Kennedy Presidential Library and Museum. Diakses tanggal 15 Juni 2023.
- Saner, Emine (21 Oktober 2013). "The president's brain is missing and other mysteriously mislaid body parts". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Januari 2023.
- "Timeline of the C.I.A.'s 'Family Jewels'". The New York Times. 26 Juni 2007. Diakses tanggal 12 Juni 2023.
- Russo, Guy (25 Februari 2021). "Ex-CIA Chief Gives JFK Assassination Some QAnon-Style Spin". The Daily Beast. Diakses tanggal 10 Juni 2023.
- Scott, A.O. (15 November 2013). "Footage of Death Plays On in Memory". The New York Times. Diakses tanggal 6 September 2023.
- Shenon, Philip (12 Oktober 2014). "Was RFK a JFK Conspiracy Theorist?". Politico. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Maret 2023. Diakses tanggal 30 Mei 2023.
- Carlson, Michael (21 Juni 2001). "L Fletcher Prouty". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Juli 2020. Diakses tanggal 16 Mei 2023.
- "Q: Why is it called The Sixth Floor Museum at Dealey Plaza?". Frequently Asked Questions. Sixth Floor Museum at Dealey Plaza. Diarsipkan dari asli tanggal 17 November 2012. Diakses tanggal 26 November 2012.
- Roberts, Chalmers M. (28 September 1964). "Warren Report Says Oswald Acted Alone; Raps FBI, Secret Service". The Washington Post. hlm. A1.
- Robertson, Nan C. (6 September 1971). "At Last, the Performances Begin". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Agustus 2020. Diakses tanggal 18 Mei 2023.
- Shenon, Philip (6 Oktober 2014). "Yes, the CIA Director Was Part of the JFK Assassination Cover-Up". POLITICO. Diakses tanggal 2 Juli 2023.
- Specter, Shanin (8 November 2015). "Shanin Specter on His 50 Years With the Single Bullet Theory". The Daily Beast. Diakses tanggal 2 Juli 2023.
- Stone, Oliver. "JFK conspiracy deniers are in denial". USA Today. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 November 2013. Diakses tanggal 11 Januari 2023.
- "Senate Select Committee to Study Governmental Operations with Respect to Intelligence Activities". US Senate. Diakses tanggal 12 Juni 2023.
- Spivak, Alvin (26 November 1963). "Eternal flame burns at Kennedy gravesite". United Press International.
At the mass, the Most Reverend Philip Hannan, auxiliary bishop of Washington, read from the fallen president's inaugural address and from his favorite biblical passages. This was the closest approach to a eulogy in the funeral service.
- "Trump has no plan to block scheduled release of JFK records". Winston-Salem Journal. Associated Press. 21 Oktober 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 22 Oktober 2017. Diakses tanggal 21 Oktober 2017.
- Vollman, William T. (26 Februari 1995). "En Route to the Grassy Knoll". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Mei 2023. Diakses tanggal 27 Mei 2023.
- "Walter Cronkite On The Assassination Of John F. Kennedy". NPR. 22 November 2013. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Juni 2022. Diakses tanggal 7 Juni 2023.
- "Who Was Lee Harvey Oswald". Frontline. PBS. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 September 2007. Diakses tanggal 30 September 2007.
- "1960 Electoral College Results". National Archives. 5 November 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 April 2023. Diakses tanggal 16 Mei 2023.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- The Sixth Floor Museum di Dealey Plaza
- The President John F. Kennedy Assassination Records Collection – National Archives and Records Administration
- JFK Assassination:A look back at the death of President John F. Kennedy 50 years ago – CBS News
- "November 22, 1963: Death of the President". John F. Kennedy Presidential Library and Museum.
- "Weisberg Collection on the JFK Assassination" – Internet Archive
- LIFE Magazine 25 Nov. 1966
- Bantuan pencarian John F. Kennedy Assassination Collection di University of Texas at Arlington Libraries Special Collections melalui Texas Archival Resources Online (TARO)

