Lompat ke isi

Pembunuhan Abraham Lincoln

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pembunuhan Abraham Lincoln
Peta
LokasiTeater Ford, Washington, D.C., Amerika Serikat
Tanggal14 April 1865; 161 tahun lalu (1865-04-14)
10:15 PM
Sasaran
Jenis serangan
  • Pembunuhan politik
  • Penembakan
  • Penikaman
Senjata
TewasAbraham Lincoln
Luka
PelakuJohn Wilkes Booth dan konspirator lainnya
MotifPembalasan atas kekalahan Konfederasi Amerika

Pada 14 April 1865, Abraham Lincoln, presiden ke-16 Amerika Serikat, ditembak di Teater Ford di Washington, D.C., satu bulan setelah ia dilantik untuk masa jabatan keduanya dan menjelang akhir Perang Saudara Amerika. Lincoln sedang menonton pertunjukan drama Our American Cousin bersama istrinya Mary Todd, Mayor Henry Rathbone, dan tunangan Rathbone, Clara Harris, ketika John Wilkes Booth, seorang aktor dan pendukung Konfederasi, menembaknya di kepala. Lincoln dibawa ke Petersen House di seberang jalan, di mana ia meninggal keesokan harinya.

Lincoln adalah presiden Amerika Serikat ketiga yang wafat saat menjabat, dan yang pertama dari empat yang dibunuh, yaitu James A. Garfield, William McKinley dan John F. Kennedy.[1] Sebuah upaya gagal dibuat terhadap Andrew Jackson pada 30 tahun sebelumnya, pada 1835, dan Lincoln sendiri telah menjadi subjek dari sebuah upaya pembunuhan terdahulu oleh seorang penyerang tak dikenal pada Agustus 1864. Pembunuhan Lincoln direncanakan dan dilakukan oleh aktor panggung terkenal John Wilkes Booth, sebagai bagian dari sebuah konspirasi besar dalam sebuah tawaran untuk membangkitkan sebab Konfederasi

Para konspirator dari Booth adalah Lewis Powell dan David Herold, yang ditugaskan untuk membunuh Sekretaris Negara William H. Seward, dan George Atzerodt, yang ditugaskan untuk membunuh Wakil Presiden Andrew Johnson. Dengan menyingkirkan tiga orang papan atas dalam pemerintahan tersebut, Booth dan para konspiratornya berharap bisa mengganggu pemerintahan Amerika Serikat.

Saat Presiden sedang menonton drama, Booth menembak Lincoln dari belakang dengan jarak tiga atau empat kaki,[2] menyerangnya di bagian belakang kepalanya. Pada pukul 7:22 a.m. keesokan harinya, Lincoln wafat di Petersen House di seberang jalan dari teater tersebut.[3] Sisa rencana para konspiratornya gagal; Powell hanya melukai Seward, sementara Atzerodt, yang akan membunuh Johnson, hilang rimbanya dan kabur. Booth melakukan pelarian dramatis, yang menyebabkan pemburuan manusia yang berakhir dengan kematiannya. Beberapa konspirator lainnya kemudian diadili dan digantung. Pemakaman dan penguburan Abraham Lincoln menjadi masa berkabung nasional.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Lincoln Shot at Ford's Theater".
  2. Abel, E. Lawrence (2015). A Finger in Lincoln's Brain: What Modern Science Reveals about Lincoln, His Assassination, and Its Aftermath. ABC-CLIO. hlm. 63. Diakses tanggal March 14, 2017. Forensic evidence clearly indicates Booth could not have fired at point-blank range. ... At a distance of three or more feet, the gunshot would not leave any stippling or any other resides on the surface of Lincoln's head. ... Dr. Robert Stone, the Lincoln's' family physician, was explicit: "The hair or scalp (on Lincoln's head) was not in the least burn[t]."
  3. Richard A. R. Fraser, MD (February–March 1995). "How Did Lincoln Die?". American Heritage. 46 (1).

Bacaan tambahan

[sunting | sunting sumber]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]