Pendudukan negara-negara Baltik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Pendudukan negara-negara Baltik adalah pendudukan militer dari tiga negara BaltikEstonia, Latvia dan Lithuania—oleh Uni Soviet di bawah naungan Pakta Molotov–Ribbentrop pada 14 Juni 1940[1][2] disusul oleh pemasukan mereka dalam USSR sebagai republik konstituen, yang tak diakui oleh kebanyakan kekuatan Barat.[3][4] Pada 22 Juni 1941, Jerman Nazi menyerang USSR dan selama berpekan-pekan menduduki kawasan Baltik. Pada Juli 1941, kawasan Baltik dimasukkan ke Reichskommissariat Ostland dari Reich Ketiga. Akibat Serangan Baltik tahun 1944, Uni Soviet mencaplok kembali sebagian besar negara Baltik dan menjebak sisa-sisa pasukan Jerman di kantung Courland sampai mereka secara resmi menyerah pada Mei 1945.[5] "pendudukan aneksasi" Soviet (Annexionsbesetzung atau pendudukan sui generis)[6] terhadap negara-negara Baltik berlangsung sampai Agustus 1991, saat negara-negara Baltik meraih kemerdekaan.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Kutipan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Taagepera, Rein (1993). Estonia: return to independence. Westview Press. hlm. 58. ISBN 978-0-8133-1199-9. 
  2. ^ Ziemele, Ineta (2003). "State Continuity, Succession and Responsibility: Reparations to the Baltic States and their Peoples?". Baltic Yearbook of International Law. Martinus Nijhoff. 3: 165–190. doi:10.1163/221158903x00072. 
  3. ^ Kaplan, Robert B.; Jr, Richard B. Baldauf (2008-01-01). Language Planning and Policy in Europe: The Baltic States, Ireland and Italy (dalam bahasa Inggris). Multilingual Matters. hlm. 79. ISBN 9781847690289. Most Western countries had not recognised the incorporation of the Baltic States into the Soviet Union, a stance that irritated the Soviets without ever becoming a major point of conflict. 
  4. ^ Kavass, Igor I. (1972). Baltic States. W. S. Hein. The forcible military occupation and subsequent annexation of the Baltic States by the Soviet Union remains to this day (written in 1972) one of the serious unsolved issues of international law 
  5. ^ Davies, Norman (2001). Dear, Ian, ed. The Oxford companion to World War II. Michael Richard Daniell Foot. Oxford University Press. hlm. 85. ISBN 978-0-19-860446-4. 
  6. ^ Mälksoo (2003), p. 193.

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

Bacaan tambahan[sunting | sunting sumber]

Artikel akademik dan media[sunting | sunting sumber]