Lompat ke isi

Perang Saudara Lebanon

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Perang Saudara Lebanon
Bagian dari Perang Dingin, Perang Dingin Arab, konflik Arab-Israel, dan konflik proksi Iran–Israel

Kiri ke kanan dari atas
Monumen di Alun-Alun Martir di kota Beirut; USS New Jersey menembakkan salvo di lepas pantai Lebanon; Kedutaan Besar Amerika yang hancur di Beirut tak lama setelah Pengeboman Hizbullah tahun 1983; Holiday Inn Beirut yang hancur tak lama setelah Pertempuran Hotel; aksi unjuk rasa Palestina mendukung Fatah di Beirut.
Tanggal13 April 1975 – 13 Oktober 1990[Note 1]
(15 tahun dan 6 bulan)
LokasiLebanon
Hasil
Perubahan
wilayah
Pihak terlibat

Tentara Lebanon Merdeka (hingga 1977)

SLA (dari 1978)
 Israel (dari 1978)
Milisi Harimau (hingga 1980)

Lebanon Gerakan Nasional Lebanon

(1975–1982)

PLO (1975–83)
ASALA


Hizbullah (1985–1990)
 Iran (dari tahun 1980, terutama IRGC dan Tentara unit paramiliter)
Korea Utara[3]


Islamic Unification Movement (dari 1982)

Suriah

(1976, 1983–1991)
Gerakan Amal
PNSF
Brigade Marada (meninggalkan LF pada tahun 1978; bersekutu dengan Suriah)

Angkatan Bersenjata Lebanon


UNIFIL (sejak 1978)
Pasukan Multinasional di Lebanon (1982–1984)


Pasukan Penghadang Arab (1976–1982)[4]

Daftar
Tokoh dan pemimpin

Bachir Gemayel 
Amine Gemayel
William Hawi 
Elie Hobeika
Samir Geagea
Etienne Saqr
Georges Adwan
Saad Haddad #
Antoine Lahad
Menachem Begin
Ariel Sharon
Rafael Eitan
Avigdor Ben-Gal


Dany Chamoun 

Kamal Jumblatt 
Walid Jumblatt
Inaam Raad
Abdallah Saadeh
Assem Qanso
George Hawi
Elias Atallah
Muhsin Ibrahim
Ibrahim Kulaylat
Ali Eid
Yasser Arafat
George Habash
Hagop Hagopian
Monte Melkonian


Subhi al-Tufayli
Abbas al-Musawi


Said Shaaban
Hafez al-Assad
Mustafa Tlass
Nabih Berri
Tony Frangieh 

Michel Aoun
Ibrahim Tannous


Emmanuel Erskine
William O'Callaghan
Gustav Hägglund
Timothy J. Geraghty
Kekuatan
30,000 pasukan
3,000+ pasukan (AFL)
5,000 pasukan (SLA)
78,000 pasukan
18,700 pasukan (1975)
18,000 pasukan
4,400 pasukan (LAA)
25,000 pasukan (1976)[4]
16,000 pasukan

50,000 pasukan


1.200 pasukan[4]
1.000 pasukan[4]
1.000 pasukan[4]
700 pasukan[4]
700 pasukan[4]
120.000-150.000 orang terbunuh[5]

Perang Saudara Lebanon (bahasa Arab: الحرب الأهلية اللبنانية) adalah perang saudara yang meletus di Lebanon. Perang ini berlangsung dari tahun 1975 hingga 1990 dan mengakibatkan 130.000 hingga 250.000 penduduk tewas.

Tidak ada konsensus di antara ahli dan peneliti mengenai apa yang menyebabkan Perang Saudara Lebanon. Keterlibatan Suriah, Israel, Amerika Serikat dan Organisasi Pembebasan Palestina memperburuk konflik. Setelah pertempuran berakhir sebentar pada tahun 1976 karena mediasi Liga Arab dan intervensi Suriah, perselisihan Palestina-Lebanon berlanjut, dengan pertempuran terpusat di Lebanon Selatan.

  1. Pertempuran terakhir terjadi adalah Pertempuran Sidon (1991) pada tanggal 2-6 Juli 1991 antara pemerintah Lebanon dan Organisasi Pembebasan Palestina karena penolakan pemerintah Lebanon terhadap Perjanjian Taif.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "The Taif Agreement" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 17 April 2018. Diakses tanggal 9 August 2017.
  2. Ranstorp, Magnus, Hizb'allah in Lebanon: The Politics of the Western Hostage Crisis, New York, St. Martins Press, 1997, p. 105
  3. "The Hizballah-North Korean Nexus" (PDF). Small Wals Journal.
  4. 1 2 3 4 5 6 7 Mays, Terry M. Historical Dictionary of Multinational Peacekeeping. Lanham, MD: Scarecrow Press, 1996, pp. 9–10
  5. World Political Almanac, 3rd ed., Chris Cook.

Bacaan lebih lanjut

[sunting | sunting sumber]