Lompat ke isi

Partai Republik (Amerika Serikat)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Partai Republik
Republican Party
SingkatanGOP
Ketua umumMichael Whatley
Mahkamah tinggiKomite Nasional Partai Republik (RNC)
Presiden Amerika SerikatDonald Trump
Wakil Presiden Amerika SerikatJD Vance
Ketua DPR Amerika Serikat Mike Johnson
Pimpinan SenatJohn Thune
Pimpinan MajelisSteve Scalise
DibentukMaret 20, 1854; 171 tahun lalu (1854-03-20)
Didahului olehPartai Whig
Kantor pusat310 First Street SE
Washington, D.C. 20003
Sayap pelajarCollege Republicans
Sayap pemudaYoung Republicans
Teenage Republicans
Sayap wanitaNational Federation of Republican Women
Sayap luar negeriRepublicans Overseas
Keanggotaan (2020)33.284.020
IdeologiKonservatisme
Ekonomi liberal
Liberalisme klasik
Populisme Sayap-kanan
Afiliasi nasionalAmerika Serikat
WarnaMerah
Spektrum politikSayap kanan
Jumlah kursi di Senat
53 / 100
Jumlah kursi di DPR
218 / 435
Jumlah Gubernur Negara Bagian
27 / 50
Lambang pemilu
Situs web
www.gop.com

Partai Republik (bahasa Inggris: Republican Party), sering disingkat GOP yang merupakan singkatan dari "Grand Old Party" (Partai Tua Besar), adalah salah satu dari dua partai politik besar di Amerika Serikat. GOP adalah partai sayap kanan yang konservatif di antara dua partai besar, partai besar lainnya adalah Partai Demokrat yang beraliran liberalisme dan menjadi musuh bebuyutan GOP.

Partai yang didirikan di Ripon, Wisconsin pada 30 Maret 1854, sebagai sebuah partai yang melawan perbudakan dalam wilayah baru. Partai ini berbeda dengan Partai Demokratik-Republik dan Partai Nasional Republik.

Konvensi pertama Partai Republik diadakan pada 6 Juli 1854 di Jackson, Michigan. Banyak dari kebijakan awalnya terinspirasi dari Partai Whig. Banyak dari anggota awalnya berasal dari Partai Tanah Bebas (Free Soil Party) dan Partai Amerika. Sejak didirikan, oposisi utamanya adalah Partai Demokrat.

Simbol resmi Partai Republik adalah gajah. Meski gajah telah sering dikaitkan dengan partai tersebut, sebuah kartun politik karya Thomas Nast, yang diterbitkan di Harper's Weekly pada 7 November 1874, dianggap penggunaan penting pertama simbol tersebut.[1] Pada awal abad ke-20, simbol tradisional Partai Republik di negara-negara bagian barat tengah seperti Indiana dan Ohio adalah elang, berlawanan dengan ayam jantan yang digunakan Demokrat. Simbol ini masih tampil dalam kertas suara di Indiana. Saat ini, Partai Republik memenangi suara mayoritas dalam Pemilihan Umum Amerika Serikat tahun 2016, baik di kursi parlemen hingga pemilihan presiden. Donald Trump merupakan Presiden Amerika Serikat ke-45 dari Partai Republik.

Nama dan lambang

[sunting | sunting sumber]

Para pendiri Partai Republik memilih nama tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai republikanisme yang digaungkan oleh Partai Demokrat-Republik, di mana pendiri mereka Thomas Jefferson memanggilnya sebagai "Partai Republik".[2] Ide nama ini berasal dari editorial yang ditulis oleh humas partai, Horace Greeley, yang menyerukan "nama sederhana seperti 'Republik' [yang] akan lebih tepat untuk merujuk pada mereka yang bersatu untuk mengembalikan Uni ke misi sejatinya sebagai juara dan penyebar kebebasan daripada propagandis perbudakan."[3] Nama ini mencerminkan nilai-nilai republik tahun 1776 tentang kebajikan sipil dan perlawanan terhadap aristokrasi dan korupsi.[4] "Republik" memiliki beragam makna di seluruh dunia, dan Partai Republik telah berkembang sedemikian rupa sehingga maknanya tidak lagi selalu selaras.[5][6]

Secara tradisional, partai ini tidak memiliki warna resmi.[7][8][9] Warna merah tersebut menjadi terkenal sebagai Partai Republik setelah pemilihan presiden tahun 2000. Selama dan setelah pemilu, jaringan siaran utama menggunakan skema warna yang sama untuk peta elektoral: negara bagian yang dimenangkan oleh calon dari Partai Republik George W. Bush diwarnai merah dan negara bagian yang dimenangkan oleh calon dari Partai Demokrat Al Gore diwarnai biru. Akibat perselisihan hasil pemilu yang berlangsung selama berminggu-minggu, asosiasi warna ini menjadi sangat melekat dan bertahan di tahun-tahun berikutnya. Meskipun pemberian warna kepada partai politik bersifat tidak resmi dan informal, media telah mulai merepresentasikan partai politik masing-masing dengan menggunakan warna-warna ini. Partai dan para kandidatnya juga mulai menggunakan warna merah.[10]

Posisi politik

[sunting | sunting sumber]

Posisi Ekonomi Partai Republik seringkali bergeser walau tidak meninggalkan filosofi konservatisme. Partai Republik yang dipimpin Ronald Reagan pada tahun 1980an pernah dikenal dengan filosofi neoliberalisme dan pasar bebas. Teori ekonomi terkenal seperti ekonomi sisi permintaan dan kurva laffer lahir dari administrasi Ronald Reagan.[12]

Salah satu komponen penting dalam pemerintahan Donald Trump adalah menetapkan tarif tinggi terhadap impor asing yang sebagian besar dibayar oleh bisnis dalam negeri, mengingat konsumen pada umumnya tidak mengimpor barang asing secara langsung.[13] Dengan menaikkan tarif ke tingkat tertinggi sejak Zaman Keemasan, Trump memberlakukan salah satu kenaikan pajak terbesar yang pernah dilakukan oleh presiden Republik mana pun.[14] Klausul Impor-Ekspor Konstitusi mengharuskan bahwa hanya pemerintah federal yang diizinkan untuk memungut pendapatan tarif dari impor.[15]

Partai Republik adalah penganut pasar bebas dan prestasi individu (meritokrasi) adalah faktor utama di balik kemakmuran ekonomi.[16] Pengurangan pajak penghasilan terhadap masyarakat kelas menengah dan berpenghasilan tinggi[17][18] adalah sebuah komponen utama dalam kebijakan fiskal mereka.[19]

Perwakilan dari partai dalam Pemilu Presiden AS

[sunting | sunting sumber]
[1] Dibunuh.
[2] Lincoln digantikan oleh seorang Demokrat, Andrew Johnson yang maju dengan partai Persatuan dengannya pada 1864.
[3] Meninggal ketika menjabat dan tidak digantikan.
[4] Meninggal.
[5] Mengundurkan diri.
Tahun pemiluHasilKandidat dan penjabatPresiden
PresidenWakil Presiden#Masa bakti
1856KalahJohn Charles FrémontWilliam Lewis Dayton
1860MenangAbraham Lincoln[1]Hannibal Hamlin1618611865
1864MenangAndrew Johnson[2]
1868MenangUlysses Simpson GrantSchuyler Colfax1818691877
1872MenangHenry Wilson[3]
1876MenangRutherford Birchard HayesWilliam Almon Wheeler1918771881
1880MenangJames Abram Garfield[1]Chester Alan Arthur201881
Chester Alan Arthurtidak ada2118811885
1884KalahJames Gillespie BlaineJohn Alexander Logan
1888MenangBenjamin HarrisonLevi Parsons Morton2318891893
1892KalahWhitelaw Reid
1896MenangWilliam McKinley[1]Garret Augustus Hobart[3]2518971901
1900MenangTheodore Roosevelt
Theodore Roosevelttidak ada2619011909
1904MenangCharles Warren Fairbanks
1908MenangWilliam Howard TaftJames Schoolcraft Sherman[3]2719091913
1912KalahNicholas Murray Butler
1916KalahCharles Evans HughesCharles Warren Fairbanks
1920MenangWarren Gamaliel Harding[4]John Calvin Coolidge2919211923
John Calvin Coolidgetidak ada3019231929
1924MenangCharles Gates Dawes
1928MenangHerbert Clark HooverCharles Curtis3119291933
1932Kalah
1936KalahAlfred Mossman LandonWilliam Franklin Knox
1940KalahWendell Lewis WillkieCharles Linza McNary
1944KalahThomas Edmund DeweyJohn William Bricker
1948KalahEarl Warren
1952MenangDwight David EisenhowerRichard Milhous Nixon3419531961
1956Menang
1960KalahRichard Milhous NixonHenry Cabot Lodge, Jr.
1964KalahBarry Morris GoldwaterWilliam Edward Miller
1968MenangRichard Milhous Nixon[5]Spiro Theodore Agnew[5]3719691974
1972Menang
Gerald Rudolph Ford, Jr.tidak ada3819741977
1976KalahRobert Joseph Dole
1980MenangRonald Wilson ReaganGeorge Herbert Walker Bush4019811989
1984Menang
1988MenangGeorge Herbert Walker BushJames Danforth Quayle III4119891993
1992Kalah
1996KalahRobert Joseph DoleJack French Kemp
2000MenangGeorge Walker BushRichard Bruce Cheney4320012009
2004Menang
2008KalahJohn Sidney McCain IIISarah Louise Palin
2012KalahMitt RomneyPaul Ryan
2016MenangDonald TrumpMike Pence452017-2021
2020Kalah
2024MenangJD Vance472025-sekarang

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "The Third-Term Panic". harpweek.com. HarpWeek, LLC. Diakses tanggal 5 Juni 2013.
  2. Rutland, RA (1996). The Republicans: From Lincoln to Bush. University of Missouri Press. hlm. 2. ISBN 0826210902.
  3. "The Origins of the Republican Party". UShistory.org. July 4, 1995. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 30, 2012. Diakses tanggal October 25, 2012.
  4. Gould, pp. 14–15
  5. "Republican Party | political party, United States [1854–present]". Encyclopædia Britannica. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal May 5, 2017. Diakses tanggal May 9, 2017.
  6. Joyner, James. "The Changing Definition of 'Conservative'". The Atlantic. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal May 25, 2017. Diakses tanggal May 9, 2017.
  7. Bump, Philip (November 8, 2016). "Red vs. Blue: A history of how we use political colors". The Washington Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 7, 2017. Diakses tanggal October 30, 2017.
  8. Drum, Kevin (November 13, 2004). "Red State, Blue State". Washington Monthly. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 7, 2017. Diakses tanggal October 30, 2017.
  9. Drum, Kevin (November 14, 2004). "Red States and Blue States ... Explained!". Washington Monthly. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 7, 2017. Diakses tanggal October 30, 2017.
  10. Bump, Philip. "Red vs. Blue: A history of how we use political colors". The Washington Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 22, 2021. Diakses tanggal November 8, 2018.
  11. "The Third-Term Panic". Cartoon of the Day. November 7, 2003. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 21, 2011. Diakses tanggal September 5, 2011.
  12. Niskanen, William A. “Reaganomics.” The Concise Encyclopedia of Economics, edited by David R. Henderson, Liberty Fund, 2008.
  13. Swan, Jonathan; Haberman, Maggie; Swanson, Ana (March 17, 2025). "Trump's Unwelcome News to Auto Chiefs: Buckle Up for What's to Come". The New York Times. President Trump's approach to tariffs has unsettled many corporate leaders who believed he would use the levies as a negotiating tool. As it turns out, he sees them as an end in themselves.
  14. Duehren, Andrew (April 5, 2025). "Republicans Like to Cut Taxes. With Tariffs, Trump Is Raising Them". The New York Times. Diakses tanggal April 5, 2025. President Trump's tariffs are scrambling the Republican plan for the economy, long centered on tax cuts and growth.
  15. Lua error in package.lua at line 80: module 'Module:Cite/config' not found.
  16. Mair, Patrick; Rusch, Thomas; Hornik, Kurt (November 27, 2014). "The grand old party – a party of values?". SpringerPlus. 3 697. doi:10.1186/2193-1801-3-697. PMC 4256162. PMID 25512889.
  17. "Trump tax cuts, if made permanent, stand to benefit highest income earners, Treasury analysis shows". Associated Press News. January 10, 2025.
  18. "A Distributional Analysis of Donald Trump's Tax Plan". Institute on Taxation and Economic Policy. October 7, 2024.
  19. "How Tax Cuts Became Central to the Republican Party". www.russellsage.org.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]