Muammar al-Qaddafi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Muammar al-Gaddafi)
Jump to navigation Jump to search
Kolonel
Muammar al-Qaddafi
معمر محمد أبو منيار القذافي
Muammar al-Gaddafi at the AU summit.jpg
Muammar al-Qaddafi saat tengah menghadiri pertemuan puncak Uni Afrika ke-12 di Addis Ababa pada tanggal 2 Februari 2009
Pemimpin dan Penuntun Revolusi Libya
Masa jabatan
1 September 1969 – 20 Oktober 2011[a]
Presiden
Perdana Menteri
Pendahulu Jabatan dibentuk
Pengganti Mustafa Abdul Jalil (Ketua Dewan Transisi Nasional)
Ketua Dewan Komando Revolusioner Libya
Masa jabatan
1 September 1969 – 2 Maret 1977
Perdana Menteri Mahmud Sulayman al-Maghribi
Abdessalam Jalloud
Abdul Ati al-Obeidi
Pendahulu Idris (Raja)
Pengganti Dirinya sendiri (Sekretaris Jenderal Muktamar Umum Rakyat)
Sekretaris Jenderal Muktamar Umum Rakyat
Masa jabatan
2 Maret 1977 – 2 Maret 1979
Perdana Menteri Abdul Ati al-Obeidi
Pendahulu Dirinya sendiri (Ketua Dewan Komando Revolusioner)
Pengganti Abdul Ati al-Obeidi
Perdana Menteri Libya
Masa jabatan
16 Januari 1970 – 16 Juli 1972
Pendahulu Mahmud Sulayman al-Maghribi
Pengganti Abdessalam Jalloud
Ketua Uni Afrika
Masa jabatan
2 Februari 2009 – 31 Januari 2010
Pendahulu Jakaya Kikwete
Pengganti Bingu wa Mutharika
Informasi pribadi
Lahir Muammar Muhammad Abu Minyar al-Gaddafi
kr. 1940–1943
Qasr Abu Hadi, Libya Italia
Meninggal dunia 20 Oktober 2011 (aged 68–71)
Surt, Libya
Partai politik Persatuan Sosialis Arab (1971–77)
Independen (1977–2011)
Pasangan Fatiha al-Nuri (1969–70)
Safia el-Brasai (1970–2011)
Anak
Alma mater Universitas Libya
Akademi Universitas Militer Benghazi
Agama Islam Sunni
Tanda tangan
Dinas militer
Pihak  Kerajaan Libya (1961–69)
 Republik Arab Libya (1969–77)
 Jamahiriya Arab Libya (1977–2011)
Dinas/cabang Angkatan Darat Libya
Masa dinas 1961–2011
Pangkat Kolonel
Komando Angkatan Bersenjata Libya
Pertempuran/perang Kudeta Libya 1969
Perang Libya-Mesir
Konflik Chad-Libya
Perang Uganda–Tanzania
Pengeboman Libya oleh Amerika Serikat 1986
Perang Saudara Libya

Muammar Muhammad Abu Minyar al-Qaddafi atau Gaddafi (bahasa Arab: معمر القذافي Mu`ammar al-Qadhdhāfī) adalah seorang tokoh revolusi dan politikus asal Libya. Ia berkuasa di Libya sebagai Kepala Revolusioner Republik Arab Libya dari tahun 1969 hingga 1977, dan kemudian sebagai "Pemimpin dan Penuntun Revolusi" Jamahiriya Arab Libya dari tahun 1977 hingga 2011. Ia awalnya memperjuangkan nasionalisme dan sosialisme Arab, tetapi kemudian mengikuti ideologinya sendiri yang disebut Teori Internasional Ketiga.

Ia dilahirkan di Surt pada masa penjajahan Italia di keluarga Badui yang miskin. Gaddafi mulai menganut nasionalisme Arab saat masih mengenyam pendidikan di Sebha, dan kemudian ia masuk ke Akademi Militer Kerajaan di Benghazi. Saat berkiprah di militer, ia mendirikan sebuah kelompok revolusioner yang kemudian melengserkan pemerintahan Raja Idris selama peristiwa kudeta Libya 1969. Setelah naik ke tampuk kekuasaan, Gaddafi mengubah Libya menjadi sebuah republik yang diperintah oleh Dewan Komando Revolusioner. Ia memerintah melalui dekret dan mengusir orang-orang Italia dan pangkalan-pangkalan militer Barat. Ia juga memperkuat hubungannya dengan pemerintahan-pemerintahan nasionalis Arab, khususnya pemerintahan Gamal Abdel Nasser di Mesir. Ia turut memperjuangkan penyatuan negara-negara Arab, tetapi upaya ini tidak membuahkan hasil. Selain itu, ia adalah seorang modernis Islam yang memberlakukan hukum syariah dan mendukung "sosialisme Islam". Ia menasionalisasi industri minyak bumi dan menggunakan keuntungannya untuk memperkuat militer, mendanai kelompok-kelompok revolusi di luar negeri, dan memberlakukan program-program sosial yang mementingkan pembangunan perumahan, penyediaan layanan kesehatan, dan pendidikan. Pada tahun 1973, ia memprakarsai "Revolusi Rakyat" dengan membentuk Muktamar Asasi Rakyat yang disajikan sebagai sistem demokrasi langsung, tetapi ia masih tetap mengendalikan proses pengambilan keputusan yang penting. Pada tahun yang sama, ia mulai mengemukakan Teori Internasional Ketiga-nya yang diterbitkan di dalam Buku Hijau.

Gaddafi menjelmakan Libya menjadi sebuah negara sosialis yang disebut Jamahiriya ("negara rakyat") pada tahun 1977. Ia secara resmi mengambil peranan simbolis dalam pemerintahan, tetapi ia masih menjadi kepala militer dan Komite Revolusioner yang bertanggung jawab menegakkan hukum dan membungkam para pembangkang. Pada dasawarsa 1970-an dan 1980-an, Libya terlibat dalam konflik perbatasan dengan Mesir dan Chad, tetapi Libya mengalami kekalahan. Pada masa tersebut, Libya juga mendukung kelompok-kelompok militan asing dan merupakan dalang pengeboman Lockerbie di langit Skotlandia, alhasil Libya menjadi pariah di dunia internasional. Hubungan mereka dengan Amerika Serikat (AS), Britania Raya, dan Israel sangatlah buruk, sampai-sampai AS melancarkan pengeboman udara di Libya dan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengganjar sanksi ekonomi. Semenjak tahun 1999, Gaddafi mulai menjauhi ideologi sosialisme Arab dan menggalakkan privatisasi ekonomi, perbaikan hubungan dengan negara-negara Barat, dan Pan-Afrikanisme. Ia bahkan pernah menjadi ketua Uni Afrika dari tahun 2009 hingga 2010. Namun, selama peristiwa kebangkitan dunia Arab pada tahun 2011, meletus demonstrasi di Libya timur yang menentang korupsi dan tingkat pengangguran yang tinggi. Keadaan terus memburuk hingga Perang Saudara Libya berkecamuk, dan NATO kemudian melakukan campur tangan militer yang memihak Dewan Transisi Nasional (DTN) yang anti-Gaddafi. Pada akhirnya, pemerintahan Gaddafi dijatuhkan, dan Gaddafi melarikan diri ke kota asalnya di Surt, tetapi di situ ia ditangkap dan dibunuh oleh para militan DTN.

Gaddafi adalah tokoh yang kontroversial. Ia merajai politik Libya selama empat dasawarsa dan menjadi subjek kultus kepribadian. Ia mendapatkan berbagai penghargaan dan menuai pujian karena ia memiliki pandangan anti-imperialis dan mendukung kesatuan Arab (dan kemudian berubah menjadi kesatuan Afrika), serta karena ia telah meningkatkan taraf hidup rakyatnya. Di sisi lain, kelompok fundamentalis Islam sangat menentang reformasi sosial dan ekonominya. Selain itu, ia juga dikutuk sebagai seorang diktator yang telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia dan mendanai terorisme di luar negeri.

Kehidupan awal[sunting | sunting sumber]

Masa kecil: 1942/43–50[sunting | sunting sumber]

Muammar al-Qaddafi lahir di sebuah tenda di dekat Qasr Abu Hadi, sebuah kawasan pedesaan di luar kota Surt di gurun Tripolitania, Libya barat.[5] Keluarganya berasal dari kelompok suku kecil yang tak berpengaruh yang disebut Qadhadhfa,[6] yang merupakan Berber yang di-Arabisasi dalam hal warisan.[7] Ibunya bernama Aisha (meninggal 1978), dan ayahnya, Mohammad Abdul Salam bin Hamed bin Mohammad, yang dikenal sebagai Abu Meniar (meninggal 1985) dan meraih pendapatan sebagai penggembala kambing dan unta.[6] Sebagai Bedouin nomadik, mereka buta huruf dan tak memiliki catatam kelahiran.[8] Sehingga, tanggal lahir Gaddafi tidak diketahuu dengan jelas, dan sumber-sumber menyebutkan tahun 1942 atau pada musim semi 1943,[8] meskipun biografernya David Blundy dan Andrew Lycett menyatakan bahwa itu terjadi sebelum tahun 1940.[9] Sebagai putra tinggal dari orangtuanya, ia memiliki tiga kakak perempuan.[8] Pengajaran budaya Bedouin yang didapat Gaddafi mempengaruhi cita rasa pribadinya selama sepanjang hidupnya. Ia selalu mengekspresikan ketertarikannya terhadap gurun du kotanya dan berkunjung ke gurun untuk berlibur.[10]

Dari masa kecil, Gaddafi menyadari keterlibatan para kolonialis Eropa di Libya; negaranya diduduki oleh Italia, dan pada masa Kampanye Afrika Utara pada Perang Dunia II, ia menyaksikan konflik antara pasukan Italia dan Inggris.[11] Menurut klaim-klaim berikutnya, kakek pihak ayah Gaddafi, Abdessalam Bouminyar, dibunuh oleh Tentara Italia pada masa invasi Italia 1911.[12] Saat akhir Perang Dunia II pada 1945, Libya diduduki oleh pasukan Inggris dan Perancis. Meskipun Inggris dan Perancis memutuskan untuk membagi negara tersebut antar kekaisaran mereka, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendeklarasikan bahwa negara tersebut meraih kemerdekaan politik.[13] Pada 1951, PBB membuat Kerajaan Bersatu Libya, sebuah negara federal di bawah kepemimpinan penguasa monarki pro-barat, Idris, yang melarang partai-partai politik dan mendirikan sebuah monarki absolut.[13]

Pendidikan dan aktivitas politik: 1950–63[sunting | sunting sumber]

Pendidikan terawal Gaddafi berasal dari alam relijius, terutama oleh seorang guru Islam lokal.[14] Kemusian berpindah ke dekat Sirte untuk masuk SD, ia masuk kelas enam dalam empat tahun.[15] Pendidikan di Libya tidak gratis, namun ayahnya sangat membiayai putranya meskipun mengalami kesulitan keuangan. Pada hari-hari biasa, Gaddafi tidur di sebuah masjid, dan pada akhir pekan berjalan 20 mil untuk mengunjungi orangtuanya. Ditindas karena ia seorang Bedouin, ia bangga akan identitasnya dan meraih sanjungan dari anak Bedouin lainnya.[15] Dari Sirte, ia dan keluarganya berpindah ke kota pasar Sabha, Fezzan, selatan-tengah Libya, dimana ayahnya bekerja sebagai pemberi jasa untuk kepala suku sementara Muammar masuk SMP.[16] Gaddafi populer di sekolah; beberapa temannya kelak diberi pekerjaan penting dalam pemerintahannya, terutama sahabatnya Abdul Salam Jalloud.[17]

Presiden Mesir Nasser adalah pahlawan politik Gaddafi

Beberapa guru di Sabha adalah orang Mesir, dan untuk pertama kalinya Gaddafi memiliki akses ke surat kabar pan-Arab dan suara radio, terutama Voice of the Arabs yang berbasis di Kairo.[18] Seiring berjalannya waktu, Gaddafi menyaksikan peristiwa-peristiwa penting di dunia Arab, yang meliputi Perang Arab-Israel 1948, Revolusi Mesir 1952, Krisis Suez 1956, dan keberadaan jangka pendek Republik Arab Bersatu antara 1958 dan 1961.[19] Gaddafi meminati perubahan politik yang diimplementasikan di Republik Arab Mesir di bawah kepemimpinan pahlawannya melakukan, Presiden Gamal Abdel Nasser.[20] Nasser menunjung nasionalisme Arab; menolak kolonialisme, neo-kolonialisme, dan Zionisme; dan sebuah transisi dari kapitalisme ke sosialisme. Buku Nasser, Filsafat dari Revolusi, adalah pengaruh penting pada Gaddafi; yang menjabarkan bagaimana mengadakan sebuah kudeta, karya tersebut disebut sebagai "inspirasi dan cetak biru dari revolusi [Gaddafi]."[20]

Gaddafi menyelenggarakan unjuk rasa dan menyebarkan poster-poster yang mengkritik monarki.[21] Pada Oktober 1961, ia memimpin sebuah unjuk rasa yang memprotes pemisahan Suriah dari Republik Arab Bersatu. Pada saat itu, mereka merusak jendela-jendela sebuah hotel lokal yang dituduh menyajikan alkohol. Mendapatkan perhatian dari pemerintah, mereka memindahkan keluarganya dari Sabha.[22] Gaddafi berpindah ke Misrata, dimana ia masuk SMA Misrata.[23] Mengutamakan kepentingannya dalam aktivitas nasionalis Arab, ia menolak untuk bergabung dengan partai politik aktif manapun yang dicekal di kota tersebut – yang meliputi Gerakan Nasionalis Arab. Partai Ba'ath Sosialis Arab, dan Ikhwanul Muslimin – dengan mengklaim bahwa ia menolak faksionalisme.[24] Ia membacakan tentang subyek-subyek Nasser dan Revolusi Perancis 1789, serta karya-karya pakar teori politik Suriah Michel Aflaq dan biografi-biografi Abraham Lincoln, Sun Yat-sen, dan Mustafa Kemal Atatürk.[24]

Pelatihan militer: 1963–66[sunting | sunting sumber]

Gaddafi belajar Sejarah di Universitas Libya, Benghazi, sebelum keluar untuk bergabung dengan militer.[25] Meskipun catatan polisinya, pada 1963 ia mulai berlatih di Akademi Militer Kerajaan, Benghazi, bersama dengan beberapa teman berpikiran serupa dari Misrata. Pasukan bersenjata hanya menawarkan kesempatan untuk memajukan mobilitas sosial untuk rakyat Libya, dan Gaddafi mengakuinya sebagai instrumen perubahan politik potensial.[26] Di bawah pemerintahan Idris, pasukan bersenjata Libya dilatih oleh militer Inggris; hal ini membuat Gaddafi murka, yang memandang Inggris sebagai imperialis, dan ia menolak mempelajari bahasa Inggris dan bersikap kasar kepada para perwira Inggris, yang menyebabkan ia gagal ujian.[27] Para pelatih Inggris melaporkan bahwa ia membangkang dan bertingkah senonoh, yang membuat merek menuduh bahwa ia terlibat dalam pembunuhan komandan akademi militer pada 1963. Laporan semacam itu diabaikan dan Gaddafi dengan cepat menyelesaikan kursusnya.[28]

Dengan sekelompok kader loyal, pada 1964 Gaddafi mendirikan Komite Pusat Gerakan Perwira Bebas, sebuah grup revolusioner yang mengambil nama dari pendahulu Mesir-nya yang dipimpin oleh Nasser. Ripimpin oleh Gaddafi, mereka bertemu secara diam-diam dan terbentuk dalam sistem sel tersembunyi, yang menawarkan gaji-gaji mereka dalam seumbangan tunggal.[29] Gaddafi mengunjungi seluruh Libya menemui intelijensi dan mengembangkan hubungan dengan para simpatisan, namun layanan intelijensi pemerinah mengabaikannya, menganggapnya ancaman kecil.[30] Lulus pada Agustus 1965,[31] Gaddafi menjadi pejabat komunikasi dalam korps sinyal tentara.[31]

Pada April 1966, ia dikirim ke Britania Raya untuk pelatihan lebih lanjut; lebih dari 9 bulan ia mengikuti kursus bahasa Inggris di Beaconsfield, Buckinghamshire, kursua insteuktur sinyal Army Air Corps di Bovington Camp, Dorset, dan kursus instruktur sinyal infanteri di Hythe, Kent.[32] Disamping rumor-rumor yang berseberangan, ia tidak masuk Royal Military Academy Sandhurst.[30] Direktur kursus sinyal Bovington melaporkan bahwa Gaddafi berhasil memecahkan masalah-masalah dalam memahami bahasa Inggris, mendirikan sebuah komando firma dari prosedur suara. Menyatakan bahwa hobi kesukaan Gaddafi adalah membaca dan bermain sepak bola, ia menganggapnya sebagai seorang "perwira yang lucu, selalu riang, pekerja keras dan teliti."[33] Gaddafi tidak suka Inggris, mengklaim bahwa para perwira British Army menghinanya secara rasial dan menyadari bahwa sulit untuk berselaras dengan budaya negara tersebut; dalam mempertahankan identitasnya di London, ia berjalan-jalan di Piccadilly mengenakan jubah Libya tradisional.[34] Ia kemudian menyatakan bahwa saat ia berkunjung ke Inggris meyakininya lebih maju ketimbang Libya, ia pulang ke rumah dengan "lebih percaya diri dan bangga dengan nilai-nilai, gagasan-gagasan dan karakter sosial kami."[34]

Diplomasi Washington[sunting | sunting sumber]

Tahun 1951, Amerika Serikat mendukung kemerdekaan Libya dan disusul peningkatan hubungan sampai tingkat kedutaan. Hubungan Libya-Amerika Serikat terhenti ketika Kapten Muammar Khadafi memimpin Revolusi Al Fatah untuk menyingkirkan Raja Idris pada 1969. Setelah berkuasa, Khadafi yang telah berpangkat kolonel melancarkan revolusi budaya yang mengandung inti penyingkiran semua ideologi dan pengaruh yang berbau asing, seperti kapitalisme dan komunisme. Ia kemudian mengembangkan masyarakat baru berdasarkan prinsip-prinsip sosialisme Libya dengan semboyan "sosialisme, persatuan, dan kebebasan". Semenjak ini hubungan kedua negara semakin memburuk dan mencapai titik terendah. Massa yang anti-AS menggelar demonstrasi pro-Iran pada Desember 1979. Massa membakar gedung Kedutaan Besar AS di Tripoli menjadi akhir dari demonstrasi tersebut.

Masih pada tahun 1979, pesawat-pesawat tempur AS menembak jatuh dua pesawat tempur Libya di atas Teluk Sidra. Insiden itu memperburuk hubungan kedua negara. Setelah menyatakan bahwa Libya sebagai "negara sponsor terorisme", AS menutup kedutannya di Tripoli pada Februari 1980. Sementara, Libya juga menutup kedutaannya di Washington. Pada Januari 1986, Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan memerintahkan penghentian hubungan dagang dan ekonomi dengan Libya. Langkah ini disusul dengan pembekuan aset-aset Libya di AS. Bukan hanya menutup diplomatik, keuangan dan perdagangan, tapi juga berusaha menyingkirkan Khadafi. Pesawat-pesawat tempur AS memborbardir Tripoli, Benghazi, dan rumah Khadafi pada April 1986.

Gaddafi menandatangani kesepakatan pembentukan Federasi Arab dengan Anwar Sadat dan Hafez al-Assad. (1970)

Tindakan itu sebagai balasan atas pengeboman sebuah diskotek di Berlin Barat yang dipakai sebagai tempat hiburan tentara AS. Gempuran pesawat tempur AS menewaskan setidaknya 15 orang, termasuk putri Khadafi yang masih kanak-kanak. Posisinya dengan Libya makin tersudut menyusul terjadinya ledakan pesawat Pan AM dengan nomor penerbangan 103 pada Desember 1988. Pesawat yang berangkat dari London menuju New York meledak di atas Lockerbie (Skotlandia) dan menewaskan 259 orang di pesawat serta 11 orang lainnya tewas di darat. Akibat tindakan itu, Dewan Keamanan PBB menerbitkan resolusi 748 dan 883 pada tahun 1992/1993. Ini resolusi itu adalah menjatuhkan sanksi atas Libya, membekukan aset-aset, dan mengembargo perlengkapan penambangan minyak secara selektif.

Tahun 1999, Libya menyatakan bertanggung jawab atas tragedi Lockerbie. Tripoli menyerahkan dua terdakwa peledakan pesawat untuk diadili di Belanda dan bersedia membayar ganti rugi kepada keluarga korban senilai 2,7 miliar dollar AS pada tahun 2003. Atas langkah ini, Dewan Keamanan PBB mencabut sanksi dan didukung AS. Sikap Washington berubah ketika Khadafi mengakui bahwa Libya mengembangkan senjata pemusnah massal dan segera memusnahkan semua program pada Desember 2003. Pengakuan dan tekad tersebut mencairkan kebekuan hubungan Tripoli-Washington.

Sejak kedua negara meningkatkan kontrak dan berusaha menyingkirkan hambatan hubungan diplomatik, perusahaan-perusahaan minyak masuk kembali ke Libya. Keputusan Washington pada 15 Mei 2006 untuk memulihkan kembali hubungan diplomatik memang mengejutkan karena Libya dinilai membantu terorisme. Tetapi, ada faktor politik dan positif di balik mencairnya hubungan Khadafi dan Presiden George W Bush.

Keluarga[sunting | sunting sumber]

Khadafi menikah dengan:

Dia juga dikatakan telah mengadopsi dua anak, yaitu:

Kutipan[sunting | sunting sumber]

"Ronald Reagan bermain dengan api! Baginya dunia itu adalah panggung sandiwara".

"Tanpa memedulikan konflik dengan Amerika, sudah menjadi kewajiban manusia untuk menunjukkan simpati dengan rakyat Amerika dan bersatu dengan mereka pada masa peristiwa mengerikan seperti ini yang pasti akan membangkitkan kesadaran manusia." — 11 September 2001

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Muammar Gaddafi: How he died". BBC News. 31 October 2011. Diarsipkan dari versi asli tanggal 24 March 2016. Diakses tanggal 6 October 2017. 
  2. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama INDtncofficialgov
  3. ^ Staff (23 Agustus 2011). "Libya Live Blog: Tuesday, 23 Agustus 2011 – 16:19". Al Jazeera. Dijangkau 23 Agustus 2011.
  4. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama taipeitimmes20110826
  5. ^ Blundy & Lycett 1987, hlm. 33; Kawczynski 2011, hlm. 9; Bruce St. John 2012, hlm. 135.
  6. ^ a b Blundy & Lycett 1987, hlmn. 33; Kawczynski 2011, hlm. 9.
  7. ^ Harris 1986, hlm. 45.
  8. ^ a b c Blundy & Lycett 1987, hlmn. 35; Kawczynski 2011, hlm. 9; Bruce St. John 2012, hlm. 135.
  9. ^ Blundy & Lycett 1987, hlm. 35.
  10. ^ Kawczynski 2011, hlm. 9; Bruce St. John 2012, hlm. 135.
  11. ^ Blundy & Lycett 1987, hlmn. 35–37; Bruce St. John 2012, hlm. 135.
  12. ^ Bianco 1975, hlm. 4; Blundy & Lycett 1987, hlm. 37; Kawczynski 2011, hlm. 4.
  13. ^ a b Blundy & Lycett 1987, hlmn. 38–39; Kawczynski 2011, hlmn. 7–9, 14; Bruce St. John 2012, hlm. 108.
  14. ^ Bianco 1975, hlm. 5; Bruce St. John 2012, hlmn. 135–136.
  15. ^ a b Bianco 1975, hlmn. 5–6, 8–9; Blundy & Lycett 1987, hlm. 39; Kawczynski 2011, hlm. 10; Bruce St. John 2012, hlm. 136.
  16. ^ Blundy & Lycett 1987, hlmn. 39; Kawczynski 2011, hlmn. 10–11; Bruce St. John 2012, hlm. 136.
  17. ^ Blundy & Lycett 1987, hlmn. 39–40; Kawczynski 2011, hlm. 11.
  18. ^ Blundy & Lycett 1987, hlm. 40; Kawczynski 2011, hlmn. 11–12; Bruce St. John 2012, hlm. 136.
  19. ^ Bruce St. John 2012, hlm. 136.
  20. ^ a b Blundy & Lycett 1987, hlm. 40; Vandewalle 2008, hlm. 10; Kawczynski 2011, hlmn. 11–12; Bruce St. John 2012, hlm. 136. Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; nama "FOOTNOTEBlundyLycett198740Vandewalle200810Kawczynski201111–12Bruce St. John2012136" didefinisikan berulang dengan isi berbeda
  21. ^ Blundy & Lycett 1987, hlmn. 42–43; Kawczynski 2011, hlmn. 11–12; Bruce St. John 2012, hlm. 136.
  22. ^ Blundy & Lycett 1987, hlmn. 42–43; Kawczynski 2011, hlm. 11; Bruce St. John 2012, hlm. 136.
  23. ^ Blundy & Lycett 1987, hlm. 44; Kawczynski 2011, hlmn. 11; Bruce St. John 2012, hlm. 137.
  24. ^ a b Bruce St. John 2012, hlm. 137.
  25. ^ Harris 1986, hlmn. 46–47; Bruce St. John 2012, hlm. 138.
  26. ^ Blundy & Lycett 1987, hlm. 45; Kawczynski 2011, hlmn. 12; Bruce St. John 2012, hlm. 138.
  27. ^ Blundy & Lycett 1987, hlm. 45.
  28. ^ Blundy & Lycett 1987, hlmn. 46, 48–49.
  29. ^ Blundy & Lycett 1987, hlmn. 47–48; Kawczynski 2011, hlmn. 12–13.
  30. ^ a b Kawczynski 2011, hlm. 13.
  31. ^ a b Bruce St. John 2012, hlm. 138.
  32. ^ Blundy & Lycett 1987, hlmn. 49–50; Kawczynski 2011, hlm. 13; Bruce St. John 2012, hlm. 138.
  33. ^ Bruce St. John 2012, hlm. 138–139.
  34. ^ a b Blundy & Lycett 1987, hlmn. 49–50; Kawczynski 2011, hlm. 13; Bruce St. John 2012, hlm. 139.

Lihat juga[sunting | sunting sumber]

Bacaan lebih lanjut[sunting | sunting sumber]

  • Ricardo, David Akhmad (2011). Khadafi Jagoan Tanah Arab. Makassar: Arus Timur. ISBN 602-9057-16-4 Periksa nilai: checksum |isbn= (bantuan).  (Indonesia)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Kesalahan pengutipan: Ditemukan tag <ref> untuk kelompok bernama "lower-alpha", tapi tidak ditemukan tag <references group="lower-alpha"/> yang berkaitan, atau </ref> penutup tidak ada