Jalan Tol Solo–Ngawi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Jalan Tol Solo-Ngawi
SOWI
Jembatan-tol-solo-kertosono.jpeg
Jembatan Tol di kawasan Pandeyan, Ngemplak, Boyolali
Panjang 90 km
Pembangunan PT Jasa Marga (Persero)

PT Waskita Karya (Persero)

Pengelola PT Jasamarga Solo Ngawi
Informasi rute
Berdiri: 2012 – sekarang
Persimpangan besar
Jalan sabuk sekitar Jalan Tol Semarang-Solo
Dari: Banyudono, Kabupaten Boyolali
  Simpang Susun Kartasura
Simpang Susun Adi Sumarmo
Simpang Susun Solo
Simpang Susun Purwodadi
Simpang Susun Karanganyar
Simpang Susun Sragen
Simpang Susun Ngawi
Ke: Kabupaten Ngawi
Letak
Kota besar: Boyolali
Solo
Sragen
Karanganyar
Ngawi
Sistem jalan bebas hambatan
-

Jalan Tol Solo–Ngawi adalah jalan tol sepanjang 90 km yang menghubungkan Jawa Tengah dengan Jawa Timur yang melewati wilayah Kabupaten Boyolali, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen, dan Kabupaten Ngawi. Jalan tol ini merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa di mana menghubungkan ruas Motorway CZ.svg Jalan Tol Semarang-Solo yang sedang dalam tahap pembangunan dengan Motorway CZ.svg Jalan Tol Ngawi-Kertosono, sehingga pada beberapa artikel disebut sebagai Jalan Tol Solo-Kertosono.

Jalan tol ini dibangun mempunyai maksud dan tujuan untuk meningkatkan aksesibititas dan kapasitas jaringan jalan dalam melayani lalu lintas di koridor Trans Jawa; meningkatkan produktifitas melalui pengurangan biaya distribusi dan menyediakan akses ke pasar regional maupun internasional; merupakan salah satu koridor target MP3EI dengan penyelesaian sampai dengan 2014; menyediakan jaringan jalan yang efisien di Pulau Jawa; dan dapat berfungsi sebagai Solo Outer Ringroad.

Ruas Kartasura – Karanganyar merupakan seksi I ruas jalan tol ini dengan panjang jalan tol 20,9 kilometer dan 1,7 kilometer jalan akses. Ruas tersebut dibangun menggunakan dana pemerintah (APBN), bersama seksi II SaradanKertosono (40,1 km) di Provinsi Jawa Timur. Sedangkan ruas Karanganyar – Saradan (120 km) dikerjakan oleh investor dari Australia, PT Thiess Contractors Indonesia.

Tahun 2009 di ruas Colomadu – Karanganyar dengan dana 14 miliar telah dibangun jalan tol sepanjang 0,6 kilometer, pada tahun 2010 dibangun struktur bawah Jembatan Bengawan Solo sepanjang 300 meter dan Underpass Kemiri dengan anggaran sebesar 53 miliar, kemudian pada tahun 2011 dibangun struktur atas Jembatan Bengawan Solo sepanjang 300 m dan jalan tol sepanjang 2,075 kilometer serta 2 buah underpass dan 1 buah overpass.

Tahun 2012 ini dengan dana 105 Milyar akan dibangun jalan tol sepanjang 3,85 kilometer dan 3 buah overpass. Tambahan dana pada tahun 2012 diusulkan untuk paket pembangunan FO (FO kereta api, jalan pendekat), paket pembangunan IC Solo (struktur bawah IC Solo cable stayed, jalan akses, jalan pendekat dan pile slab), paket pembangunan jembatan sungai (Kali Pepe 1, Kali Pepe 3, Janpen, Akses IC), paket pembangunan jalan dan OP Tol Solo - Kertosono (1,9 km jalan tol, overpass dan underpass). Ruas Kartasura – Sragen sepanjang 35 kilometer telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 16 Juli 2018.

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Ruas yang sebelumnya:
Jalan Tol Semarang-Solo
Jalan Tol Yogyakarta-Solo (rencana)
Jalan Tol Trans Jawa Ruas yang berikutnya:
Jalan Tol Ngawi-Kertosono