Jalan Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Jalan Tol Becakayu
Panjang21,04 km
Dibangun1996-1998, 2014-2018
PengelolaPT Kresna Kusuma Dyandra Marga

Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (disingkat Becakayu) adalah jalan tol berkonstruksi layang yang dibangun di atas sungai Kalimalang di kota Jakarta Timur dan Bekasi untuk mengurai kemacetan di sekitar Kalimalang. Jalan tol ini dimulai pembangunannya pada tahun 1996 oleh PT Kresna Kusuma Dyandra Marga, namun terhenti dua tahun kemudian akibat krisis moneter yang melanda. Jalan tol Becakayu menelan biaya investasi Rp 7,2 triliun, biaya konstruksi Rp 4,785 triliun, biaya pembebasan tanah Rp 449 miliar, dan masa konsesi 45 tahun (sejak SPMK). Investor dan pengelola Tol Becakayu adalah PT Waskita Toll Road, anak usaha dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk yang memegang 98,97 persen saham PT Kresna Kusuma Dyandra Marga. Jalan tol ini dikabarkan akan selesai pada pertengahan 2018.[1][2]

Pada 3 November 2017, Presiden Joko Widodo meresmikan Seksi IB dan IC Tol Becakayu ruas Cipinang Melayu-Jakasampurna bersama dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar.[3] Setelah peresmiannya, tol ini tidak dikenakan tarif selama 2 pekan, setelah masa gratis tersebut berakhir ruas tol tersebut dikenakan tarif Rp14.000,00 untuk Golongan I.[4][5] Rencananya tol tersebut akan ditambah sepanjang 2 km dan akan diperpanjang hingga Tambun.[6]

Seksi[sunting | sunting sumber]

Gerbang Tol[sunting | sunting sumber]

Arah timur[sunting | sunting sumber]

KM Arah Gerbang tol Berbatasan dengan Tujuan
0 Masuk Kampung Melayu Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono
1 Jalan KH Abdullah Syafei
Jalan Jend. Basuki Rachmat
3 Masuk Cipinang Jalan Kalimalang
7 Masuk Jatiwaringin Jalan Raya Jatiwaringin
8 Keluar Pondok Kelapa Jalan Pondok Kelapa Raya Pondok Kelapa, Pondok Kopi, Jatibening
Masuk
10 Keluar Jakasampurna Jalan KH Noer Ali

Jalan Caman Raya

Jakasampurna, Kranji, Jatibening
>10 kelanjutan dalam rencana

Arah barat[sunting | sunting sumber]

KM Arah Gerbang tol Berbatasan dengan Tujuan
>11 kelanjutan dalam rencana
11 Masuk Jakasampurna Jalan KH Noer Ali
9 Keluar Pondok Kelapa Jalan Pondok Kelapa Raya Pondok Kelapa, Pondok Kopi, Jatibening
Masuk
7 Keluar Jatiwaringin Jalan Raya Jatiwaringin Jatiwaringin, Pondok Gede, Pondok Bambu
4 Keluar Cipinang Jalan Kalimalang Halim, Cipinang, Cawang
1 Keluar Kampung Melayu Jalan DI Panjaitan Jatinegara, Kampung Melayu, Casablanca
0 Jalan KH Abdullah Syafei

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Arimbi Ramadhiani (3 November 2017). "20 Tahun Mangkrak, Begini Tampilan Tol Becakayu Sekarang". Kompas.com. Diakses tanggal 4 November 2017. 
  2. ^ Arimbi Ramadhiani (3 November 2017). "Juli 2018, Konstruksi Tol Becakayu Rampung Seluruhnya". Kompas.com. Diakses tanggal 4 November 2017. 
  3. ^ Dani Prabowo (3 November 2017). "Setelah Diresmikan Jokowi, Tol Becakayu akan Dibuka secara Gratis". Kompas.com. Diakses tanggal 4 November 2017. 
  4. ^ Arimbi Ramadhiani (3 November 2017). "Tol Becakayu Gratis sampai 2 Minggu ke Depan". Kompas.com. Diakses tanggal 4 November 2017. 
  5. ^ Arimbi Ramadhiani (3 November 2017). "Basuki Teken Tarif Tol Becakayu Rp 14.000". Kompas.com. Diakses tanggal 4 November 2017. 
  6. ^ Arimbi Ramadhiani (3 November 2017). "Tol Becakayu Bakal Ditambah 2 Kilometer". Kompas.com. Diakses tanggal 4 November 2017.