Jalan Tol Semarang–Solo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Motorway CZ.svg

Jalan Tol Semarang-Solo
Informasi rute
Panjang:72.64 km (45,14 mi)
Persimpangan besar
Ujung Selatan:Surakarta
Ujung Utara:Semarang
Sistem jalan bebas hambatan

Jalan Tol di Indonesia

Gerbang Tol Banyumanik

Motorway CZ.svg

Jalan Tol Kayuagung-Palembang-Betung
Informasi rute
Panjang:111.6 km (69,3 mi)
Persimpangan besar
Ujung Selatan:Kayu Agung
Ujung Utara:Betung
Sistem jalan bebas hambatan

Jalan Tol di Indonesia

Pemandangan Jalan Tol Semarang-Solo di Interchange Ungaran

Jalan Tol Semarang–Solo adalah jalan tol di provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Jalan Tol Semarang–Solo menghubungkan Kota Semarang, Salatiga, dan Surakarta serta melewati 3 kabupaten, yaitu Kabupaten Semarang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Sukoharjo.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Tol ini mulai dibangun tahun 2009 oleh Jasa Marga dengan total lintasan sepanjang 72,64 km [1] dan sampai saat ini pembangunannya masih berlangsung. Tol ini berada di pegunungan sehingga jalannya naik-turun dan juga mempunyai banyak jembatan yang panjang dan tinggi. Jalan tol ini merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Jawa yang menghubungkan Motorway CZ.svg Jalan Tol Semarang dengan Motorway CZ.svg Jalan Tol Solo-Ngawi

Seksi[sunting | sunting sumber]

Tol ini terbagi menjadi lima seksi:[2]

No
Seksi
Panjang
Status
1 Seksi 1 (Tembalang - Ungaran) Nasional14.png 16.3 km
Beroperasi
2 Seksi 2 (Ungaran - Bawen) Nasional14.png 11.3 km
Beroperasi
3 Seksi 3 (Bawen - Salatiga) Nasional16.png 17.6 km
Beroperasi
4 Seksi 4 (Salatiga - Boyolali) Nasional16.png 22.4 km
Beroperasi
5 Seksi 5 (Boyolali - Kartosuro)Nasional16.png 11.1 km
Beroperasi

Pembangunan Motorway CZ.svg Jalan Tol Semarang–Solo membutuhkan biaya investasi sebesar 6,1 triliun rupiah, biaya konstruksi 2,4 triliun rupiah, dan biaya pengadaan tanah 800 miliar rupiah.[3] Konstruksi tol seksi I Semarang (Tembalang)-Ungaran dimulai pada awal tahun 2009. Seksi I (Semarang-Ungaran) telah beroperasi sejak 11 November 2011, sedangkan untuk seksi II Ungaran-Bawen sudah beroperasi sejak 4 April 2014. Untuk Seksi III Bawen-Salatiga sudah beroperasi sejak 25 September 2017, sedangkan seksi IV Salatiga-Boyolali dan seksi V Boyolali-Kartasura sudah beroperasi sejak 20 Desember 2018.[4]

Jembatan Tol[sunting | sunting sumber]

SEKSI I (TEMBALANG-UNGARAN)

  • Jembatan Banyumanik 1 (170 m)
  • Jembatan Banyumanik 2 (384 m)
  • Jembatan Gedawang (470 m)
  • Jembatan Susukan (470 m)
  • Jembatan Penggaron (400 m)

SEKSI II (UNGARAN-BAWEN)

  • Jembatan Tinalun (335 m)
  • Jembatan Lemah Ireng I (879 m)
  • Jembatan Lemah Ireng II (300 m)

SEKSI III (BAWEN-SALATIGA)

  • Jembatan Tuntang (330 m)
  • Jembatan Senjoyo (170 m)

SEKSI IV (SALATIGA-BOYOLALI)

  • Jembatan Kali Kenteng (500 m)
  • Jembatan Kali Cemoro (202 m)
  • Jembatan Kali Butak (163 m)
  • Jembatan Kali Cengger (340 m)
  • Jembatan Kali Kiringan (37 m)
  • Jembatan Kali Putih 1 (122 m)
  • Jembatan Kali Putih 2 (73 m)
  • Jembatan Akses Road Kali Putih (120 m)

SEKSI V (BOYOLALI-KARTASURA)

  • Jembatan Sungai Grenjeng (73 m)
  • Jembatan Sungai Putih (81 m)
  • Jembatan Sungai Pleret (42 m)
  • Jembatan Kali Pepe (89 m)

Rute[sunting | sunting sumber]

Motorway CZ.svg Jalan Tol Semarang–Solo saat ini telah beroperasi, sehingga secara langsung terhubung dengan Motorway CZ.svg Jalan Tol Semarang Seksi B di Tembalang dan Motorway CZ.svg Jalan Tol Solo–Ngawi. Berikut adalah detail ruas Motorway CZ.svg Jalan Tol Semarang–Solo :

Km Persimpangan Asal/Tujuan Keterangan
419+400 Simpang Susun Tembalang Motorway CZ.svg Jalan Tol Semarang Seksi B

UTARA
Motorway CZ.svg Jalan Tol Semarang
Jatingaleh/Krapyak
Kaligawe/Pelabuhan Tanjung Emas
Nasional1.png Jakarta
Nasional1.png Demak/Surabaya
Half Trumpet Interchange
Motorway CZ.svg JALAN TOL SEMARANG
Jasa Marga.png Batas Operasional PT. Jasa Marga, Tbk.

Jalan Tol Berawal/Berakhir
Motorway CZ.svg JALAN TOL SEMARANG-SOLO
Batas Operasional PT. Trans Marga Jateng

Jalan Tol Berawal/Berakhir
420+000 Ramp Jalan Tirto Agung Jalan Tirto Agung

UTARA
Tembalang
Universitas Diponegoro

SELATAN
Nasional14.png Banyumanik/Jatingaleh
Nasional14.png Ungaran/Bawen
GERBANG TOL BANYUMANIK
Sistem Tol Gerbang Tertutup

Bayar Tol : Non Tunai
Indonesia New Road Sign 1w.png Jembatan Banyumanik I
Panjang Jembatan : 170 m
Jembatan Banyumanik II
Panjang Jembatan : 384 m
Jembatan Gedawang
Panjang Jembatan : 470 m
Jembatan Susukan
Panjang Jembatan : 384 m
Lambang Kota Semarang.png
Batas Wilayah Kota Semarang
Kecamatan Banyumanik
LOGO KABUPATEN SEMARANG.png
Batas Wilayah Kabupaten Semarang
Kecamatan Ungaran Timur
Indonesia New Road Sign 1w.png Jembatan Penggaron
Panjang : 400 m
Indonesian Road Sign Info 5F1.pngIndonesian Road Sign Info 6a1.pngIndonesian Road Sign Info 6b4.pngIndonesia Road Sign Info 6c2.pngIndonesian Road Sign Info 6c3.png TEMPAT PERISTIRAHATAN
Km 429 A Jalan Tol Semarang-Solo
430+600 Simpang Susun Ungaran GERBANG TOL UNGARAN
Sistem Gerbang Tol Tertutup

Bayar Tol : Non Tunai
Kota Ungaran

UTARA
Nasional14.png Banyumanik/Semarang

SELATAN
Nasional14.png Bawen/Ambarawa
Nasional14.png Magelang/Yogyakarta
Nasional16.png Salatiga/Solo
Trumpet Interchange
Indonesia New Road Sign 1w.png Jembatan Tinalun
Panjang : 335 m
Jembatan Lemah Ireng I
Panjang : 879 m
Jembatan Terpanjang di Jalan Tol Semarang-Solo
Jembatan Lemah Ireng II
Panjang : 300 m
442+400 Simpang Susun Bawen GERBANG TOL BAWEN
Sistem Gerbang Tol Tertutup

Bayar Tol : Non Tunai
TIMUR
Nasional16.png Salatiga/Solo

BARAT
Persimpangan Bawen
UTARA
Nasional14.png Ungaran
Nasional14.png Banyumanik/Semarang

SELATAN
Nasional14.png Ambarawa
Nasional14.png Magelang/Yogyakarta
Motorway CZ.svg Jalan Tol Bawen-Magelang-Yogyakarta (rencana)
Trumpet Interchange
Indonesia New Road Sign 1w.png Jembatan Tuntang
Panjang : 330 m
Jembatan Senjoyo
Panjang : 170 m
LOGO KABUPATEN SEMARANG.png
Batas Wilayah Kabupaten Semarang
Lambang Kota Salatiga.png
Batas Wilayah Kota Salatiga
459+800 Simpang Susun Salatiga GERBANG TOL SALATIGA
Sistem Gerbang Tol Tertutup

Bayar Tol : Non Tunai
SELATAN
Persimpangan Tingkir
TIMUR
Suruh
Boyolali via Simo
Nasional15.png Sragen

BARAT
Nasional16.png Salatiga

Kawasan Wisata Kopeng via Nasional16.pngSalatiga
Nasional16.png Boyolali

Trumpet Interchange
Lambang Kota Salatiga.png
Batas Wilayah Kota Salatiga
LOGO KABUPATEN SEMARANG.png
Batas Wilayah Kabupaten Semarang
Indonesia New Road Sign 1w.png Jembatan Kali Kenteng
Panjang : 500 m
Jembatan Kali Cemoro
Panjang : 202 m
LOGO KABUPATEN SEMARANG.png
Batas Wilayah Kabupaten Semarang
Kabupaten Boyolali.png
Batas Wilayah Kabupaten Boyolali
Indonesia New Road Sign 1w.png Jembatan Kali Butak
Panjang : 163 m
Jembatan Kali Cengger
Panjang : 340 m
Jembatan Kali Kiringan
Panjang : 37 m
Jembatan Kali Putih 1
Panjang : 122 m
Jembatan Kali Putih 2
Panjang : 73 m
Jembatan Akses Road Kali Putih
Panjang : 120 m
482+200 Simpang Susun Boyolali 'GERBANG TOL BOYOLALI
Sistem Gerbang Tol Tertutup

Bayar Tol : Non Tunai
BARAT
Persimpangan Kragilan
UTARA
Objek Wisata Tlatar
Kaliwungu, Semarang
Simo, Boyolali

SELATAN
Nasional16.png Boyolali
Jatinom
Klaten
Trumpet Interchange
Indonesia New Road Sign 1w.png Jembatan Sungai Grenjeng
Panjang : 73 m
Jembatan Sungai Putih
Panjang : 81 m
Jembatan Sungai Pleret
Panjang : 42 m
Jembatan Sungai Pepe
Panjang : 89 m
Motorway CZ.svg JALAN TOL SEMARANG—SOLO
Batas Operasional PT. Trans Marga Jateng

Jalan Tol Berawal/Berakhir
Motorway CZ.svg JALAN TOL SOLO—NGAWI
Batas Operasional PT. Jasamarga Solo Ngawi

Jalan Tol Berawal/Berakhir
493+000 Simpang Susun Colomadu Motorway CZ.svg Jalan Tol Solo–Ngawi

TIMUR
Motorway CZ.svg Jalan Tol Solo–Ngawi
Motorway CZ.svg Jalan Tol Ngawi–Kertosono
Motorway CZ.svg Jalan Tol Mojokerto–Kertosono
Motorway CZ.svg Jalan Tol Surabaya–Mojokerto
Surabaya
Pasuruan
Malang
Nasional1.png Banyuwangi


SELATAN
Persimpangan Kartasura
BARAT
Nasional16.png Banyudono, Boyolali

TIMUR
Nasional15.png Kartasura
Nasional15.png Klaten
Nasional15.png DI Yogyakarta
Half Trumpet Interchange
GERBANG TOL COLOMADU
Sistem Tol Gerbang Tertutup

Bayar Tol : Non Tunai

Rencana[sunting | sunting sumber]

Pembangunan ini mendapat sambutan baik dari Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo. Dia merasakan bahwa dengan adanya jalan tol ini akan membantu kesuksesan pembanguan proyek jalan tol Semarang-Solo sebagai program pengembangan jaringan jalan di Jawa Tengah. Semarang sebagai ibukota provinsi memiliki peran besar untuk mendorong kegiatan perekonomian daerah, di mana jalan tol ini akan memperkuat transportasi darat, khususnya akses jalan Semarang menuju Jogjakarta dan Solo, ataupun sebaliknya.[5] Sementara itu, pemerintah Kota Salatiga meminta simpang susun (interchange) tol Semarang-Solo di sekitar pusat kota untuk mengantisipasi kemungkinan Salatiga menjadi kota mati akibat realisasi tol ini.[6]

Lihat Pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Ruas sebelumnya:
Jalan Tol Semarang
Jalan Tol Trans Jawa Ruas berikutnya:
Jalan Tol Solo-Ngawi

Templat:Jalan Tol Semarang-Solo