Jalan Tol Ujung Pandang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Rambu petunjuk 4a.svg

Jalan Tol Ujung Pandang
Informasi rute
Dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Panjang:21.92 km (13,62 mi)
Berdiri:13 April 1998; 23 tahun lalu (1998-04-13) – sekarang
Persimpangan besar
Ujung barat:Pelabuhan Soekarno-Hatta
 Simpang Susun Tallo
Ujung timur/
selatan:
Simpang Lima Mandai, Makassar
Selatan Jalan A.P. Pettarani, Makassar
Letak
Kota besar:Makassar
Sistem jalan bebas hambatan

Jalan Tol Ujung Pandang merupakan jalan tol yang berada di Kota Makassar, yang menghubungkan beberapa tempat penting di Kota Makassar seperti Pelabuhan Soekarno-Hatta, pusat kota, pusat komersial Panakkukang, Kawasan Industri Makassar, dan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin yang dioperasikan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Tol ini terdiri dari 4 seksi dengan panjang total yakni 21,92 km dan mempunyai satu simpang susun.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Jalan Tol Ujung Pandang pertama kali diresmikan pada tahun 1998, yaitu seksi I dan II, yang dikenal dengan sebutan Tol Reformasi karena diresmikan pasca masa reformasi. Jalan Tol Reformasi memiliki panjang 6,05 km dan menghubungkan kawasan Pelabuhan dan Kawasan Komersial Panakkukang.

Ruas Jalan Tol Seksi IV mulai dibangun pada Mei 2007 dan diresmikan pada 26 September 2008 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Jalan tol ini memiliki panjang 11,57 km dengan lebar 2 x 2 x 3,5 meter. Artinya dua jalur, yang masing-masing dua lajur dengan lebar 3,5 meter. Proyek tersebut menghubungkan jalan tol Seksi I dan II sepanjang enam kilometer yang telah beroperasi sejak tahun 1999.[1]

Ruas Jalan Tol Ujung Pandang Seksi III mulai dibangun pada April 2018 dan dinamakan Jalan Tol Layang A.P. Pettarani. Jalan tol ini dikelola oleh BUJT PT. Margautama Nusantara melalui anak usahanya PT Makassar Metro Network (MMN) dengan nilai investasi sebesar Rp 2,24 triliun. Jalan tol ini dilengkapi dengan 74 pier pada jalan utama, 55 pier pada ramp dengan jumlah box girder sebanyak 2.752 box. Jalan tol ini dibangun untuk melengkapi ruas tol eksisting Jalan Tol Ujung Pandang Seksi I, II, dan IV. Jalan tol ini beroperasi dengan sistem terbuka dengan Ruas Jalan Tol Seksi I dan II dengan total panjang 10,4 km dengan jumlah lajur jalan 2 x 2, lebar 3,50 meter. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, meresmikan Jalan Tol A.P. Pettarani sepanjang 4,30 km pada 18 Maret 2021. Jalan tol ini memiliki dua on-off ramp, tepatnya sebelum Jl. Boulevard dan Jl. Sultan Alauddin.[2]

Seksi Tol[sunting | sunting sumber]

Jaringan Jalan Tol Ujung Pandang terdiri dari 4 seksi, yakni:[3]

Tahap Nama Jalan Ruas Panjang Tahun Selesai Operator/BUJT
Seksi I[4] Tol Reformasi Barat-Selatan Ujung Tanah – Simpang Susun Tallo 3 km 1998 PT Bosowa Marga Nusantara
Seksi II[4] Simpang Susun Tallo – Fly Over Pettarani 3,05 km 1998
Seksi III Tol Layang A.P. Pettarani Fly Over Pettarani – Jl. Sultan Alauddin 4,30 km 2021
Seksi IV Tol Ir. Sutami Barat-Timur Simpang Susun Tallo – Simpang Lima Mandai 11,57 km 2008

Gerbang Tol dan Simpang Susun[sunting | sunting sumber]

Gerbang Tol[sunting | sunting sumber]

Gerbang Tol KM Arah Keluar
Tol Seksi I dan II (Tol Reformasi)
Gerbang Tol Cambaya 1,6 Simpang Susun Tallo, Panakkukang, Gunung Sari
Gerbang Tol Kaluku Bodoa 3,7 Pelabuhan, Simpang Susun Tallo
Tol Seksi IV (Tol IR Sutami)
Selatan-Utara
Ramp Tallo Barat 0,1 Parangloe, Tamalanrea, Unhas, BTP, Kima, Mandai,

Maros, Bandara Sultan Hasanuddin

Gerbang Tol Tamalanrea 2,8
Ramp Bira Timur 4,6 Mandai, Maros, Bandara Sultan Hasanuddin
Utara-Selatan
Gerbang Tol Biringkanaya 9,8 Kima, BTP, Unhas, Simpang Susun Tallo
Ramp Bira Barat 5,6 Parangloe, Simpang Susun Tallo
Gerbang Tol Parangloe 3,6 Simpang Susun Tallo
Ramp Tallo Timur 1

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Presiden Resmikan Bandara Sultan Hasanuddin dan Jalan Tol". Kompas.com. 26/09/2008. Diakses tanggal 18/03/2021. 
  2. ^ Yanwardhana, Emir (19 Maret 2021). "Makin Wuzz.. Tol Layang Ujung Padang Seksi 3 Resmi Beroperasi". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 19 Maret 2021. 
  3. ^ "Groundbreaking Jalan Tol Ujung Pandang Seksi 3 (Jalan Tol Layang A.P. Pettarani) dan Peresmian Underpass Simpang Mandai oleh Menteri PUPR". BPJT PU. 19 Oktober 2017. Diakses tanggal 18 Maret 2021. 
  4. ^ a b "Jl. Tol Ujung Pandang Seksi I dan II". Knight Frank Map.