Jalan Tol Semarang–Demak

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Motorway CZ.svg

Jalan Tol Semarang-Demak (Semak)
Informasi rute
Dikelola oleh PT Jasa Marga
PT Waskita Karya(Persero).Tbk
Panjang:24.74 km (15,37 mi)
Persimpangan besar
Ujung timur:menuju Kudus, Tuban, Surabaya
Ujung barat:Jalan Tol Semarang
Letak
Kota besar:Semarang
Demak
Sistem jalan bebas hambatan
AH 2

Jalan Tol di Indonesia

Jalan Tol Semarang–Demak atau Jalan Tol Semak adalah rencana jalan tol yang terbentang sepanjang 24 kilometer yang menghubungkan daerah Jalan Tol Semarang.

Pembangunan[sunting | sunting sumber]

Konsorsium PT PP dan Wijaya Karya keluar sebagai pemenang tender proyek tol Semarang-Demak mengalahkan konsorsium PT Jasa Marga, Waskita Toll Road, Adhi Karya, dan Brantas Abipraya. Pembangunan jalan tol dengan nilai investasi sekitar Rp15,3 triliun ini bisa dimulai pada tahun 2019 dan ditargetkan akan berlangsung selama 2 tahun.[1] Pembangunan jalan tol ini terbagi menjadi 2 seksi:

  • Seksi I: Kota Semarang
    • Kec. Genuk: Kel. Terboyo Wetan, Terboyo Kulon & Tirtomulyo
  • Seksi II: Kabupaten Demak
    • Kec. Sayung: Desa Sriwulan, Bedono, Purwosari, Sidogemah, Sayung. Loireng & Tambakroto
    • Kec. Karangtengah: Desa Batu, Wonokerto, Kedunguter, Dukun, Karangsari, Pulosari & Grogol
    • Kec. Wonosalam: Desa Karangrejo, Wonosalam & Kendal Doyong
    • Kec. Demak Kota: Kel. Kadilangu

Ruas utama[sunting | sunting sumber]

  • Genuk km 453+000
    • tujuan: Terminal Terboyo, R.S. Sultan Agung, Kaligawe
  • Sayung km 462+000
    • tujuan: Sayung, Onggorawe, Mranggen, Perum. Pucang Gading
  • Karangtengah km 471+000
    • tujuan: Karangawen, Tegowanu, Grobogan, Kedungjati, Salatiga
  • Kadilangu km 478+000
    • tujuan: Makam Sunan Kalijaga, Purwodadi, Solo, Blora

Tujuan[sunting | sunting sumber]

Tujuannya supaya meminimalisir kemacetan yang berada di jalur pantura Semarang-Demak-Surabaya dan juga untuk menuju kota wisata berada di Demak yaitu Makam Kadilangu/Sunan Kalijaga dan Masjid Agung Demak, serta juga untuk mengatasi banjir rob yang ada di sepanjang pantai utara sebagai tanggul laut penahan rob.[2]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Kinanti, Krizia Putri (18 April 2019). "Konsorsium PT PP dan Wijaya Karya Menangi Proyek Tol Semarang-Demak". Bisnis.com. Diakses tanggal 29 April 2019. 
  2. ^ Nurdin, Nazar (18 Juni 2017). "2018, Jalan Tol Semarang-Demak Dibangun". Kompas. Diakses tanggal 29 April 2019. 
Ruas sebelumnya:
Jalan Tol Semarang
Jalan Tol Trans Jawa Ruas berikutnya:
Jalan Tol Demak - Tuban - Gresik (rencana)