Jalan Tol Yogyakarta–Solo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Jalan Tol Yogyakarta-Solo
Informasi rute
Dikelola oleh PT Jogja Solo Marga Makmur
Panjang:96 km (60 mi)
Persimpangan besar
Ujung timur:Motorway CZ.svg Jalan Tol Semarang-Solo
Motorway CZ.svg Jalan Tol Solo-Ngawi
 Simpang Susun Colomadu
Simpang Susun Banyudono
Simpang Susun Karanganom
Simpang Susun Klaten
Simpang Susun Prambanan
Simpang Susun Manisrenggo
Simpang Susun Purwomartani
Ramp on/off Maguwoharjo
Ramp on/off UPNVYK
Ramp on/off Monjali
Ramp on/off Trihanggo
Simpang Susun Sleman
Simpang Susun Gamping
Simpang Susun Sentolo
Simpang Susun Wates
Simpang Susun NYIA Kulonprogo
Ujung barat:Motorway CZ.svg Jalan Tol Yogyakarta-Cilacap (rencana)
Motorway CZ.svg Jalan Tol Yogyakarta-Magelang-Bawen (rencana)
Letak
Kota besar:Kulon Progo
Yogyakarta
Sleman
Klaten
Boyolali
Solo
Sistem jalan bebas hambatan
AH 2

Jalan Tol Yogyakarta–Solo atau Jalan Tol Joglo (bahasa Jawa: ꦢꦭꦤ꧀​ꦠꦺꦴꦭ꧀​ꦔꦪꦺꦴꦒꦾꦏꦂꦠ​ꦱꦸꦫꦏꦂꦠ, translit. Dalan Tol Ngayogyakarta-Surakarta) adalah jalan tol di Yogyakarta dan Jawa Tengah yang menghubungkan Kota Yogyakarta menuju Surakarta, Jawa Tengah. Jalan tol ini merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Jawa. Jalan tol ini akan memulai pembangunannya pada tahun 2020.

Jalur Tol[sunting | sunting sumber]

Jalan tol ini membentang dari wilayah Kecamatan Gamping di Kabupaten Sleman, DIY[1] di sebelah barat hingga ke Kecamatan Banyudono Boyolali di sebelah timur. Dari situ jalan tol akan tersambung di Simpang Susun Colomadu dan akan tersambung ke Jalan Tol Semarang–Solo dan Jalan Tol Solo-Ngawi[2][3]. Sedangkan di barat, jalan tol akan terhubung ke Bandara Internasional Yogyakarta yang menajdi bagian Jalan Tol Yogyakarta-Cilacap[4][5], serta jalan toll Yogyakarta-Semarang.

Tol ini dibangun melayang (elevated) di sepanjang Ring Road Utara Yogyakarta (kecuali di simpang jalan Monjali/Palagan yang akan dibuat ongrade), kemudian berlanjut sepanjang Selokan Mataram hingga sampai ke simpang susun di daerah Maguwoharjo[6].


Dari simpang susun Purwomartani, alan ini berbelok ke utara lalu timur laut menuju wilayah Kabupaten Klaten di sekitar perbatasan kecamatan Prambanan dan Manisrenggo. Dari sana jalan tol melewati beberapa kecamatan di Kabupaten Klaten yaitu Jogonalan, Karangnongko, Kebonarum, Ngawen, Karanganom, Klaten Utara, Ceper, Polanharjo dan Delanggu. Kemudian jalan tol melewati wilayah Kabupaten Boyolali di Kecamatan Banyudono dan Sawit[2][7][8].

Toi ini akan dilanjutkan sampai ke Bandara NYIA Kulon Progo yang membentang dari Simpang Susun Sleman sejauh 30,77 km. Diharapakan akan menjadi akses dari Bandara YIA Kulon Progo menuju Yogyakarta.

Seksi[sunting | sunting sumber]

Jalan tol ini terbagi menjadi 3 seksi:[9]

No Seksi Panjang
1 Seksi 1 (Kartasura-Purwomartani) 42,37 km
2 Seksi 2 (Purwomartani-Gamping) 23,42 km
3 Seksi 3 (Gamping-Purworejo) 30,77 km

Wilayah yang dilintasi[sunting | sunting sumber]

No Kabupaten Kecamatan Kelurahan / Desa
1 Kabupaten Karanganyar Colomadu Ngasem
2 Kabupaten Boyolali Banyudono Batan, Banyudono, Jembungan, Kuwiran, Sambon
Sawit Guwokajen, Bendosari, Jatirejo, Kateguhan
3 Kabupaten Klaten Delanggu Sidomulyo, Mendak
Polanharjo Kranggan, Sidoharjo, Keprabon, Polan, Kauman, Kapungan, Glagah Wangi
Ceper Kuncen
Klaten Utara Kelurahan Bareng Lor, Kelurahan Gergunung, Jebugan
Karanganom Ngabeyan, Brangkal, Beku, Tarubasan, Kadirejo, Jungkare
Ngawen Kwaren, Manjungan, Tempursari, Pepe, Kahuman, Ngawen, Senden, Gatak, Duwet
Kebonarum Malangjiwan, Karangduren, Menden
Karangnongko Karangnongko, Demak Ijo, Jagalan, Gumul
Jogonalan Tambakan, Tangkisan Pos, Prawatan, Somopuro, Joton, Wonoboyo, Granting, Dompyongan
Manisrenggo Borangan, Barukan, Nangsri, Taskombang
Prambanan Joho, Kebondalem Lor, Kokosan
4 Kabupaten Sleman Prambanan Bokoharjo
Kalasan Tamanmartani, Selomartani, Tirtomartani, Purwomartani
Depok Maguwoharjo, Condongcatur, Caturtunggal
Ngaglik Sariharjo
Mlati Sinduadi, Sendangadi, Tlogoadi, Tirtoadi.
Gamping Trihanggo

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Al Khasni, Iwan (19 November 2019). "Jalan Tol Solo-Yogya-Bawen, Wilayah Sleman Ada 4 Exit Tol On/Off dan 2 Simpang Susun". Diakses tanggal 25 Januari 2020. 
  2. ^ a b Ajiyanto, Ragil (1 Agustus 2019). "Proyek Tol Yogya-Solo Bakal Terjang 9 Desa di Boyolali". Diakses tanggal 25 Januari 2020. 
  3. ^ Ludiyanto, Akhmad (26 Juli 2019). "Persimpangan Tol Solo-Yogyakarta Bakal di Banyudono dan Colomadu". Diakses tanggal 25 Januari 2020. 
  4. ^ Iswinarno, Chandra (29 Agustus 2019). "Gubernur DIY Sebut Bakal Ada Tol Jogja-Cilacap yang Akan Dibangun BUMN". Diakses tanggal 25 Januari 2020. 
  5. ^ Al Khasni, Iwan (13 November 2019). "Trase Jalan Tol Bawen-Yogyakarta-Kulonprogo-Cilacap Hingga Solo Masuk RTRW Provinsi". Diakses tanggal 25 Januari 2020. 
  6. ^ Hamied, Abdul (20 November 2019). "Inilah Gambaran Tol Solo-Jogja-Bawen, Bakal Susuri Ring Road". Diakses tanggal 25 Januari 2020. 
  7. ^ Suseno, Ponco (23 Januari 2020). "Daftar 50 Desa Di Klaten Dilintasi Tol Solo-Jogja". Diakses tanggal 25 Januari 2020. 
  8. ^ Kusuma, Wijaya (18 Oktober 2019). "Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen". Diakses tanggal 25 Januari 2020. 
  9. ^ Mediatama, Grahanusa (2020-09-09). "Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo ditargetkan beroperasi penuh tahun 2024". kontan.co.id. Diakses tanggal 2020-09-23. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Ruas yang sebelumnya:
Jalan Tol Cilacap-Yogyakarta (rencana)
Jalan Tol Yogyakarta-Magelang-Bawen (rencana)
Jalan Tol Trans Jawa Ruas yang berikutnya:
Jalan Tol Semarang-Solo
Jalan Tol Solo-Ngawi