Bayangan Adinda

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bayangan Adinda
Bayangan Adinda.jpg
PembuatKharisma Starvision Plus
SutradaraTebe Kamaluddin
PemeranAlyssa Soebandono
Haykal Kamil
Cindy Claudia Harahap
Nia Zulkarnaen
Tasya Kamila
Cantika Felder
Anissa Soebandono
Galabby Thahira
Tia Ivanka
Nurul Hidayati
Stanley Sagala
Acha Septriasa
Penata musikCindy Claudia Harahap
Negara asalIndonesia
Bahasa asliIndonesia
Jmlh. episode27[butuh rujukan]
Produksi
Produser eksekutifFiaz Servia
Raj Indra Singh
ProduserChand Parwez Servia
Shankar RS
Lokasi produksiJakarta
Semarang
Durasi1 Jam
Rilis
Jaringan asliSCTV
Format audioStereo
Dolby Digital 5.1
Tanggal tayang asli2002 –
2003
Kronologi
Dilanjutkan olehHantu Cilik

Bayangan Adinda merupakan sebuah sinetron yang ditayangkan di SCTV sejak 2002 hingga 2003. Pemain utama di sinetron ini ialah Alyssa Soebandono, Haykal Kamil, Cindy Claudia Harahap, dan masih banyak lagi. Jumlah episodenya ialah 27[butuh rujukan]. Sinetron ini diproduksi oleh Kharisma Starvision Plus.

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Pemeran Peran
Alyssa Soebandono Adinda
Amanda
Nia Zulkarnaen Mama Adinda & Amanda
Ponco Buwono Papa Adinda & Amanda
Nurdin Ali Adiknya Papa Adinda &Amanda
Cindy Claudia Harahap Tante Rita
Tasya Kamila Novi
Omaswati Omas
Eman Eman
Haykal Kamil Roni
Jourast Jordy Kiki
Annisa Soebandono Mimi
Cantika Felder Cempaka
Galabby Thahira Jasmine
Tia Ivanka Mama Kiki
Tengku Firmansyah Ayah Kiki
Deivy Zulyanti Mama Roni
Stanley Sagala Papa Roni
Nurul Hidayati Guru Amanda
Rifat Sungkar Teman sekolah Amanda
Adipura Prabahaswara
Torro Margens
Clara Jennifer Darren (cameo)

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Bayangan Adinda menceritakan tentang kisah anak kembar Adinda dan Amanda (11 tahun) yang diperankan oleh Alyssa Soebandono. Adinda dan Amanda adalah kakak beradik. Pada suatu hari keduanya sedang asyik bermain sepeda, akan tetapi keduanya mengalami kecelakaan. Sayang Adinda harus pergi untuk selamanya namun Amanda masih diberikan kesempatan hidup oleh Tuhan.

Amanda sebagai seorang kakak merasa bersedih karena kematian adiknya, dan kerap kali ia merasa bersalah atas kejadian yang menimpa Adinda. Tetapi dibalik semua yang telah terjadi roh Adinda tidak pernah berpisah dari Amanda, roh Adinda selalu datang membantu sang kakak setiap kali Amanda membutuhkannya dan sedang berada dalam masalah hingga akhirnya Adinda mengatakan pada Amanda bahwa tugasnya di dunia untuk menjaga sang kakak telah selesai dan ia harus pergi untuk selamanya meninggalkan Amanda.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]