Cinta Laki-laki Biasa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Cinta Laki-Laki Biasa
seorang laki-laki mencintai seorang wanita, apakah salah jika ia hanya seorang lelaki biasa yang mempunyai cinta luar biasa....?
theaterical poster released
Sutradara Guntur Soeharjanto
Produser Chand Parwez Servia
Fiaz Servia
Penulis Alim Sudio
Asma Nadia
Berdasarkan karya fenomenal dari Asma Nadia
Pemeran Velove Vexia
Deva Mahenra
Nino Fernandez
Muhadkly Acho
Ira Wibowo
Dhini Aminarti
Cok Simbara
Agus Kuncoro
Dewi Rezer
Donita
Adi Nugroho
Uli Herdinansyah
Dewi Yull
Marwoto
Elkie Kwee
Mellya Baskarani
Yati Surachman
Angie Ang
Fanny Fabriana
Messi Gusti
Donna Harun
Yama Carlos
Karina Suwandi
Musik Andhika Triyadi
Sinematografi Rendra Yusworo
Penyunting Cesa David Luckmansyah
Perusahaan
produksi
Distributor Starvision Plus
Tanggal rilis
1 Desember 2016
Durasi
109 Menit
Negara  Indonesia
Bahasa Indonesia

Cinta Laki-Laki Biasa merupakan film drama romantis Indonesia yang akan dirilis pada 1 Desember 2016. Disutradarai oleh Guntur Soeharjanto dan dibintangi oleh Deva Mahenra, Velove Vexia, Nino Fernandez, Muhadkly Acho, Adi Nugroho, Donita, Uli Herdinansyah, Dhini Aminarti, dan lainnya. Film ini diadaptasi dari cerpen karya Asma Nadia. Ini merupakan kerja sama pertama antara Asma Nadia dengan Starvision Plus. Original Motion Pictures Soundtrack ini untuk pertama kalinya oleh Deva Mahenra mengisi lagu untuk film ini berjudul Cinta Laki-laki Biasa. Film ini menceritakan drama romantis tentang kesederhanaan akan cinta yang menawarkan unsur kedamaian yang disampaikan islam melalui cinta seorang laki-laki biasa bernama Rafli (Deva Mahenra) pada Nania (Velove Vexia).

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

CINTA LAKI-LAKI BIASA

Nania Dinda Wirawan (Velove Vexia) bertemu dengan Muhammad Rafli Imani (Deva Mahenra) di kala Rafli menjadi mentor saat Nania melakukan kerja praktek di proyek pembangunan rumah sederhana. Nania tidak saja mendapatkan bimbingan mengenai ilmu membangun rumah, tapi juga tuntunan untuk menjalani hidup yang lebih penuh arti, bahwa kebahagiaan tidak dibangun dalam kemewahan, tapi kesederhanaan yang diwarnai keakraban dan ketulusan.

Tidak ada yang mengira bahwa akhirnya Nania mau menerima lamaran Rafli. Padahal secara status sosial, mereka berbeda bagai bumi dan langit. Nania berasal dari keluarga terpandang. Sedangkan Rafli hanyalah laki-laki biasa. Tidak heran jika ibu Nania (Ira Wibowo) menentang keras, demikian juga ketiga kakak perempuannya (Dewi Rezer, Fanny Fabriana, Donita) yang sukses menikah dengan laki-laki yang mapan (Agus Kuncoro, Uli Herdinansyah, Adi Nugroho) secara bibit, bebet, bobot, dimata ibunya. Apalagi Nania sudah akan dijodohkan dengan Tyo Handoko (Nino Fernandez), seorang dokter yang memiliki jaminan masa depan yang sukses. Berbagai usaha, baik halus dan kasar dilancarkan untuk membatalkan niat Nania, tapi Nania tidak goyah, dia percaya bahwa hanya dengan Rafli, hidupnya akan bahagia.

Namun bahkan setelah Nania dan Rafli menikah, dan dikaruniai dua anak, Yasmin dan Yusuf, keduanya harus melalui berbagai tekanan dan cobaan yang tidak ada habisnya. Rafli harus berjuang untuk membuktikan pada Nania dan semua yang melecehkannya bahwa sekalipun dia hanya laki-laki biasa, tapi cinta yang dimilikinya adalah cinta luar biasa.

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Trivia[sunting | sunting sumber]

  • 1. Setelah mengangkat cerpen ke layar lebar lewat (Cinta di Saku Celana) - (2012) karya Fajar Nugros, Starvision kembali mengangkat cerpen ke layar lebar, lewat karya fenomenalnya Asma Nadia berjudul Cinta Laki-laki Biasa yang ditulis oleh Alim Sudio, yang turut dalam film Asma Nadia sebelumnya.
  • 2. Film bergenre Drama Romantis yang memuat unsur religi ini, dibuat novelnya oleh Asma Nadia, dirilis pada Agustus 2016 lalu, dan termuat pula cerita romantis karya pemenang Lomba Menulis Cinta dalam Aksara oleh Penerbit Asma Nadia. Diangkat berdasarkan realita masyarakat, bahwa ceritera ini masih banyak ditemukan.
  • 5. Film ke-3 Guntur Soeharjanto bersama Starvision (Purple Love) - (2011) dan (Kabayan Jadi Milyuner) - (2010), dan ke-3 bersama Asma Nadia, setelah Assalamualaikum Beijing (2014) dan Jilbab Travelers : Love Sparks in Korea (2016).
  • 6. Suntingan film dikerjakan oleh Cesa David Luckmansyah, Post Pro dikerjakan di Imagine Sea Malaysia dengan videographer Capluk dan tata suara oleh Khikmawan Santosa membuat karya ini layak diapresiasi.
  • 8. Karya pertama kolaborasi antara Asma Nadia dan Alim Sudio dengan Starvision. Akan dirilis pada 1 Desember 2016, yang akan menghiasi layar bioskop seluruh Indonesia.

Sosial Media[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]