Batalyon Infanteri 407

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Batalyon Infanteri 407/Padma Kusuma
Yonif 407.png
Lambang Yonif 407/Padma Kusuma
Dibentuk 27 Oktober 1964
Negara Indonesia
Cabang TNI Angkatan Darat
Tipe unit Satuan Tempur Infanteri
Markas Batalyon Ujung Rusi, Tegal
Julukan Yonif 407/PK
Moto Padma Kusuma
Warna Baret Hijau
Komandan tempur
Komandan Batalyon Mayor Inf Abi Kusnianto [1]

Batalyon Infanteri 407/Padma Kusuma atau (Yonif 407/PK) merupakan batalyon infanteri di bawah Brigade Infanteri 4/Dewa Ratna, Kodam IV/Diponegoro. Markas Batalyon berkedudukan di Desa Ujung Rusi, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal.[2] Sementara itu Kompi Senapan C berada di Wonopringgo, Pekalongan. Batalyon ini sebelumnya berada dalam komdano Korem Korem 071/Wijayakusuma, akan tetapi saat ini dibawah komando Alih komando Brigif 4/Dewa Ratna. Alih komando dilakukan Yonif 407/PK beserta Yonif 405/SK dan Yonif 406/CK setelah Brigif 4/Dewa Ratna diresmikan kembali bersamaan 4 Brigif lainnya oleh KASAD Jenderal TNI Djoko Santoso di Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah pada tanggal 12 April 2007.

Dalam Peristiwa G 30 S/PKI, Yonif/407 berhasil menangkap D.N. Aidit, sehingga beberapa personelnya dianugerahi Tanda Jasa berupa Bintang Sakti. Mereka adalah; Letda Inf Ning Prayitno, Letda Inf Soedarsono, Sertu Idit Sukardi, Praka Eling Saputra, Praka B.Harjo Wijatno.

Sejarah singkat[sunting | sunting sumber]

Cikal bakal yonif ini adalah gabungan Yonif 434 dan Yonif 435 dari Korem 071 yang kemudian bernama Yonif-G/Brigif-4 yang dilaksanakan pada tanggal 27 Oktober 1964 berdasarkan Keputusan Pangdam VII/Dip Nomor : Kep-62/10/1964, Tanggal 19 Oktober 1964 Tentang Pembentukan Yonif E, F, G. Pada tanggal 27 Oktober resmi digunakan sebagai hari berdirinya Yonif 407. Sedang nama Yonif 407 mulai dipakai berdasar Kep Pangdam IV no 8/2/1966 tanggal 7 Februari 1966 dimana Yonif G diganti dengan Yonif 407.

Tugas & Operasi[sunting | sunting sumber]

  • Tahun 1965 : Penugasan Operasi Dwikora Dibawah Kendali Kopur II/Rencong Di Sumatera Utara.
  • Tahun 1965/1966 : Penumpasan G 30 S/pki Di Eks Karisidenan Surakarta.
  • Tahun 1975/1976 : Operasi Seroja Ke-1 di Timor-timor.
  • Tahun 1977/1978 : Operasi Seroja Ke-2 di Timor-timor.
  • Tahun 1983/1993 : Operasi Penumpasan GPK di Timor-timor Sebanyak Empat Kali.
  • Tahun 1996/1998 : Operasi Tatoli II di Timor-timor.
  • Tahun 2000/2001 : Operasi Pam Konflik Horizontal di Maluku Ambon.
  • Tahun 2002/2003 : Operasi Pam Perbatasan NTT – Timor Leste di NTT
  • Tahun 2004/2005 : Operasi Pam Rah Rawan Aceh
  • Tahun 2006/2007 : Operasi Pam Perbatasan Papua - PNG
  • Tahun 2012/2013 : Operasi Pam Perbatasan RI - Malaysia di Kalimantan Timur

Komandan[sunting | sunting sumber]

  1. Letkol Inf Joppye Onesimus Wayangkau (2000-2002)
  2. Letkol Inf Sugiyo, SIP (-2009)
  3. Letkol Inf R Rudi Martiandi (2009-2011)
  4. Letkol Inf Yudi Pranoto SH (2011-2012)
  5. Mayor Inf Ari Aryanto (2012-2013)
  6. Letkol Inf Andri Amijaya Kusumah, S.Sos (2014-2015)

Referensi[sunting | sunting sumber]