Batalyon Infanteri 715
| Batalyon Infanteri 715/Motuliato | |
|---|---|
Lambang Yonif 715/Motuliato | |
| Dibentuk | 2012 |
| Negara | Indonesia |
| Cabang | Infanteri |
| Tipe unit | Satuan Tempur |
| Peran | Pasukan Gerak Cepat Lintas Medan |
| Bagian dari | Brigade Infanteri 22/Ota Manasa |
| Markas | Anggrek, Gorontalo Utara, Gorontalo |
| Julukan | Yonif 715/MTL |
| Moto | Trengginas cepat tuntas |
| Baret | Hijau Lumut |
| Ulang tahun | 06 Desember |
| Tokoh | |
| Komandan | |
| Wakil Komandan | |
Batalyon Infanteri 715/Motuliato awalnya merupakan Batalyon Infanteri berkualifikasi Kostrad yang berada di bawah Komando Brigade Infanteri 22/Ota Manasa, dengan nama Yonif 221/Motuliato, Yonif 222/Mootahangi, Yonif 223/Moea. Personel awal berasal dari pergeseran pasukan (serpas) dari Divisi Infanteri 1/Kostrad dan Divisi Infanteri 2/Kostrad.
Markas batalyon berkedudukan di Motilango, Anggrek, Gorontalo Utara. Komandan Batalyon yang pertama dijabat oleh Letkol Inf Dendi Suryadi.
Pada 28 Agustus 2012, demi efektivitas dan efisiensi rentang kendali dan administrasi, Brigif 22/Ota Manasa Kostrad yang berada di Gorontalo Utara dialihkodalkan (alih komando dan pengendalian) ke komando kewilayahan Kodam VII/Wirabuana sekarang Kodam XIV/Hasanuddin di Makassar. Dengan demikian Yonif 221, 222, dan 223 selanjutnya disatukan menjadi Yonif 715/Motuliato dan bersama dengan Batalyon Infanteri 711/Raksa Tama di bawah naungan Brigif 22/Ota Manasa, pada tanggal 20 Desember 2016 setelah peresmian Kodam XIII/Merdeka di Manado karena dibekukan pada tahun 1986 dan sekaligus menandakan jajaran Brigif 22/Ota Manasa beralih kodal di bawah naungan Kodam XIII/Merdeka .
Satuan
[sunting | sunting sumber]Batalyon 715/Motuliato terdiri dari :
- Kompi Markas berada di Desa Tolongio
- Kompi Bantuan berada di Desa Tolongio
- Kompi Senapan A berada di Desa Motilango
- Kompi Senapan B berada di Desa Motilango
- Kompi Senapan C berada di Desa Tolongio.
Yonif 715/Motuliato merupakan Batalyon termuda di jajaran TNI AD, tetapi Prestasi yang diraih dari Prajurit Yonif 715/Motuliato tidak bisa dipandang sebelah mata .
Logo
[sunting | sunting sumber]Makna dan arti yang terkandung di dalam lambang Kesatuan, secara terperinci dapat diartikan sebagai berikut :
1. BUSUR BERSAYAP MELAMBANGKAN “ KEMAMPUAN FISIK YANG TANGGUH, CEPAT DAN CEKATAN ”.
2. PADI DAN KAPAS MELAMBANGKAN “ SIFAT YANG RENDAH HATI ”.
3. BINTANG BERSUDUT LIMA DIARTIKAN PANCASILA SEBAGAI DASAR FALSAFAH NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAN JUGA SEBAGAI SIMBOL/LAMBANG TNI-AD YANG TERKANDUNG DALAM LIMA KEBULATAN TEKAD DALAM SUMPAH PRAJURIT.
4. HIJAU MELAMBANGKAN “ KESUBURAN DAN KEMAKMURAN ”.
5. MERAH MELAMBANGKAN “ KEBERANIAN ”
6. BENTUK SEGI TIGA DIARTIKAN SEBAGAI KETEGASAN DALAM SEGALA HAL.
7. TULISAN “ MOTULIATO ” MERUPAKAN BAHASA DAERAH GORONTALO YANG MENGANDUNG ARTI “ TRENGGINAS ”.
8. SELOKA YONIF 715/MOTULIATO YANG BERARTI BAHWA “ PRAJURIT YONIF 715/MOTULIATO MEMILIKI KEMAMPUAN FISIK YANG TANGGUH, CEPAT, TEPAT DAN TRENGGINAS SERTA RENDAH HATI DAN BERANI DALAM MELAKSANAKAN TUGAS DI SEGALA MEDAN ”.
Mars
[sunting | sunting sumber]KAMI PRAJURIT 715 KAMI PRAJURIT YANG TERPILIH KAMI DATANG DARI SEGALA PENJURU, SIAP MEMBELA NUSA DAN BANGSA
DENGAN SEMANGAT BERKOBAR DI DADA KAMI TAK PERNAH GENTAR RELA KORBANKAN JIWA DAN RAGA, YAKINLAH TUHAN BERSAMA KITA
MOTULIATO... MOTULIATO ITULAH SEMBOYAN KAMI DI MEDAN LAGA DI MEDAN PERTEMPURAN MOTULIATO PANTANG MUNDUR
MOTULIATO... MOTULIATO ITULAH SEMBOYAN KAMI DI MEDAN LAGA DI MEDAN PERTEMPURAN MOTULIATO TETAP JAYA
Hymne
[sunting | sunting sumber]DIBAWAH DWI WARNA KAMI BERDIRI PRAJURIT RAIDER NAN GAGAH BERANI MOTULIATO SEMBOYAN YANG SUCI SETIA MENGAWAL IBU PERTIWI
715 (TUJUH SATU LIMA) KEBANGGAAN KAMI SATRIA WIBAWA DAN RENDAH HATI SAPTA MARGA PEDOMAN ABADI YANG TERPATRI DIDALAM HATI
WALAU JASAD KAN HANCUR LEBUR NAMUN JIWAKU PANTANG MUNDUR DEMI KEAGUNGAN NEGARA INDONESIA TERCINTA RELA BERKORBAN JIWA DAN RAGA, MOTULIATO TETAP JAYA
Latihan Pembentukan Raider
[sunting | sunting sumber]Sebanyak 750 orang Personel TNI-AD asal Gorontalo dan Sulawesi Utara, Kamis (30/01/2020) pukul 08.15 Wita bertolak ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
Para Prajurit terpilih yang diberangkatkan itu terdiri dari 100 Personel Denma Brigif 22/Ota Manasa, Gorontalo Utara, 550 orang Prajurit Yonif 715/Motuliato, Gorontalo Utara, dan 100 orang Personel Yonif Raider 712/Wiratama, Manado. Para personel TNI-AD itu nantinya akan melaksanakan Latihan Pembentukan Raider Tahun Anggaran 2020, di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Kopassus selama kurang lebih tiga bulan.[1]
Sebanyak 650 prajurit TNI Yonif 715/Motoliato tiba di Gorontalo, setelah mengikuti latihan pembentukan Batalyon Raider, di Bandung, Jawa Barat, sejak bulan Januari 2020, Pasukan yang dipimpin oleh Danyonif Raider 715/Motoliato, Letkol Inf Agus Ariyanto itu, akan menjalani pemeriksaan rapid test serta isolasi selama 14 hari di Markas Brigadir Infanteri 22 Ota Manasa, yang terletak di Desa Motilango, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara.[2]
Komandan
[sunting | sunting sumber]- Letkol Inf Dendi Suryadi⭐
- Letkol Inf Jusriadi, S.Ag. (2016)
- Letkol Inf Gunarto, S.H. (2016-2017)
- Letkol Inf Farid Yudis Purwanto, S.H., M.I.Pol. (2017-2019)
- Letkol Inf Agus Ariyanto (2019-2021)
- Letkol Inf Dedi Akhiruddin (2021-2023)
- Letkol Inf Dwi Hertanto, S. Sos (2023 - 2025)
- Letkol Inf Prawito (2025 - Sekarang)
Penugasan
[sunting | sunting sumber]- Satgas Pamtas RI-PNG Papua TA. 2013
- Satgas Pamtas RI-RDTL Timor Leste TA. 2018
- Satgas Pamtas Mobile Papua TA. 2020-2021
- Satgas Pamputer RI-FILIPINA TA 2022-2023
- Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Papua TA. 2024-2025
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ ""Ikut Latihan Raider, 750 Orang Prajurit TNI Bertolak ke Makopassus"". Diarsipkan dari asli tanggal 2020-06-27. Diakses tanggal 2020-05-11.
- ↑ "Tiba di Gorontalo, 650 Prajurit TNI Yonif 715/Motoliato Disambut Protokol Penanganan COVID-19"